Foto: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERSAMA BANK INDONESIA DORONG DIGITALISASI KEUANGAN DI PESANTREN SAMARINDA
27/02/2025 | Humas BAZNAS KaltimBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia Kpw Kalimantan Timur ajak 54 pondok pesantren se kota Samarinda untuk turut serta dalam membangun pemberdayaan ekonomi di lingkungan pondok pesantren. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bagi santri mustahik melalui berbagai program pemberdayaan.
Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengungkapkan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan taraf hidup santri yang berasal dari keluarga kurang mampu. Salah satunya adalah program pendidikan.
“Program yang kami lakukan yaitu dengan membantu santri yang tidak bisa membayar uang sekolahnya, jangan sampai karena tidak bayar uang sekolah santri tersebut di keluarkan dari pondok pesantren tersebut” ujarnya pada sambutan di acara Sosialisai Program BAZNAS Kaltim, Kamis (27/02).
Ahmad Nabhan juga menyampaikan, dalam mengelola pondok pesantren jangan hanya menjadi mustahik, tetapi juga harus bisa menjadi muzaki. Bantuan-bantuan yang sifatnya kepada ponpes, itu harus kembali lagi ke ponpes manfaatnya.
Dalam program ini, Bank Indonesia juga memperkenalkan sistem pembayaran digital berbasis QRIS untuk meningkatkan efisiensi transaksi keuangan di lingkungan pesantren.
Kepala perwakilan kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Hartanto menjelaskan, dengan penerapan QRIS, para santri dan pesantren dapat melakukan transaksi keuangan dengan lebih mudah, cepat, dan aman.
“Perkembangan saat ini sudah mengarah pada teknologi digital, hal ini yang mendorong kami dalam program pemberdayaan pesantren, kami bantu dengan teknologi agar lebih maju.” Ujar nya.
Budi Hartanto juga berharap melalui program ini dapat mengembangkan ekosistem ekonomi berbasis pesantren di Kaltim.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS dan Bank Indonesia, para santri tidak hanya akan menjadi individu yang religius, tetapi juga mampu berkontribusi dalam sektor ekonomi dan pembangunan masyarakat.
