WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Sinergi Pengelolaan ZIS dan Perluasan Program Sosial, Gubernur Kaltim Beri Arahan Strategis untuk BAZNAS Kaltim
Sinergi Pengelolaan ZIS dan Perluasan Program Sosial, Gubernur Kaltim Beri Arahan Strategis untuk BAZNAS Kaltim
SAMARINDA — Jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar audiensi bersama Gubernur Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21/07/2026). Pertemuan strategis ini diselenggarakan untuk bersilaturahmi, memaparkan laporan kinerja semester berjalan, sekaligus memohon bimbingan, evaluasi, serta arahan langsung dari Gubernur selaku pimpinan pemegang kebijakan tertinggi di daerah. Suasana pertemuan yang berlangsung di ruang kerja gubernur tersebut tampak begitu hangat, cair, dan penuh keakraban. Gubernur tampak antusias berdialog interaktif dengan jajaran pimpinan BAZNAS dan manajemen rumah sakit, menyelipkan beberapa gurauan ringan yang mencairkan suasana namun tetap sarat akan makna dan evaluasi konstruktif. Agenda penting ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Aji Muhammad Fitra Firnanda, S.T., M.M., serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Timur Dr. Hj. Dasmiah, S.Pd., M.A.P. Hadir pula Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H., Kepala Dinas Kesehatan Dr. dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ., M.Kes., MARS, serta Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan drg. Ahmad Jais, M.H., MARS beserta jajaran. Dalam pemaparannya, pimpinan BAZNAS Kaltim menyampaikan capaian penghimpunan dana ZIS yang telah mencapai Rp18,6 miliar dengan realisasi pendistribusian menyentuh angka Rp19,1 miliar, yang ditopang dari sisa saldo tahun sebelumnya guna mengantisipasi kebutuhan momentum Ramadan. Selain itu, BAZNAS Kaltim turut melaporkan raihan Indeks Zakat Nasional (IZN) tertinggi secara nasional dengan skor 0,90 berkategori sustainable dari BAZNAS RI, serta rencana strategis pembangunan rumah singgah di Balikpapan bagi pasien RSKD beserta keluarga. Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Kaltim menyambut baik berbagai ikhtiar dan program kemaslahatan yang dihadirkan, sekaligus membagikan banyak masukan konstruktif sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat di Benua Etam. "Kita tentu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur yang selalu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat. Terkait rencana pembangunan rumah singgah, kita menyambut baik dan perlu berdiskusi mengenai peletakannya agar rumah ini bukan sekadar tempat bermalam, tetapi menghadirkan harapan bagi pasien dan keluarganya untuk berjuang mendapatkan kesembuhan," ujar Gubernur. Gubernur juga menekankan agar BAZNAS Kaltim ke depan dapat memperluas cakupan pendekatan, tidak terbatas pada jalur religius semata, melainkan merambah ke ranah sosial-ekonomi yang lebih luas melalui mapping program yang matang di mana BAZNAS berperan aktif dalam menghimpun data di lapangan. Guna mengoptimalkan potensi zakat korporasi—khususnya dari sektor perkebunan berskala besar dan pertambangan—Gubernur berharap BAZNAS Kaltim dapat dilibatkan dan membersamai seluruh agenda serta rangkaian kegiatan kunjungan kerja kepala daerah bersama dinas teknis terkait. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan mendalam atas waktu, perhatian, serta seluruh arahan berharga yang telah diberikan oleh Gubernur beserta jajaran pemprov. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan langsung dari Bapak Gubernur. Seluruh masukan dan evaluasi yang disampaikan menjadi momentum penting bagi kami di BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS, serta memperluas jangkauan kolaborasi agar manfaat zakat semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Timur," ungkap H. Badrus Syamsi. Kehangatan pertemuan tersebut kemudian berlanjut ketika azan berkumandang. Gubernur bersama seluruh tamu undangan dan jajaran BAZNAS beranjak bersama menuju Masjid Nurul Mukminin di lingkungan kompleks kantor gubernur untuk melaksanakan sholat berjamaah. Usai menunaikan ibadah, Gubernur menjamu seluruh rombongan untuk menikmati makan siang bersama di ruang VIP Odah Etam. Di sela-sela santap siang yang penuh kekeluargaan tersebut, suasana diskusi tetap mengalir cair. Pembicaraan kemudian dilanjutkan kembali secara lebih mendalam guna memantapkan rencana teknis pembangunan Rumah Singgah di RSKD Balikpapan, sebelum akhirnya rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kaltim 2026 yang dijadwalkan pada Agustus mendatang. Seluruh rangkaian agenda ini semakin mempertegas komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
21/07/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Fondasi Ekonomi Umat, BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara Syariah Hadirkan Layanan Perbankan bagi UMKM
Perkuat Fondasi Ekonomi Umat, BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara Syariah Hadirkan Layanan Perbankan bagi UMKM
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus mengakselerasi kemandirian ekonomi para mustahik melalui program unggulan Z-Chicken. Guna meningkatkan profesionalisme usaha serta digitalisasi layanan bagi para pelaku UMKM binaan, BAZNAS Kaltim menggandeng Bankaltimtara Syariah dalam sinergi strategis yang dituangkan dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Lantai 2 BAZNAS Kaltim, Kamis (09/10/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Direktur Pelaksana Munawarah. S.Sos.I, Kepala Divisi Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan Resti Amalia Ulfah, M.E, Staff Pelaksana Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Catur Rofiqol Ilma Islamiyah, S. Biotek, serta perwakilan dari Bankaltimtara Syariah, Shanto Priyo. Dalam arahannya, H. Badrus Syamsi menyampaikan optimisme tinggi terhadap keberlanjutan program Z-Chicken. Menurutnya, kolaborasi dengan perbankan syariah merupakan langkah krusial untuk mentransformasi pelaku usaha kecil menjadi lebih modern dan akuntabel. "Kami menggandeng Bankaltimtara Syariah untuk menjadi mitra pendukung utama bagi para mustahik UMKM kita. Fokus utama dari kerja sama ini adalah memfasilitasi pembukaan rekening bagi setiap mustahik serta penerapan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS," ujar Badrus Syamsi. Lebih lanjut, Badrus menekankan bahwa bantuan modal bukan satu-satunya tujuan. Pihaknya ingin memastikan setiap mustahik mendapatkan pendampingan literasi keuangan, termasuk pelatihan penggunaan QRIS dan mobile banking agar pengelolaan usaha mereka jauh lebih efisien dan modern. Menanggapi inisiatif tersebut, perwakilan Bankaltimtara Syariah, Shanto Priyo, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung ekosistem ekonomi umat ini. Pihaknya siap hadir tidak hanya dalam penyediaan layanan perbankan, tetapi juga mendukung keberlanjutan administratif para mustahik. "Kami berkomitmen untuk menyiapkan laporan keuangan melalui rekening koran setiap bulannya bagi masing-masing mustahik. Hal ini bertujuan agar para pelaku usaha dapat memantau arus kas usahanya secara transparan," jelas Shanto. Tidak hanya di sektor perbankan, Bankaltimtara Syariah juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung dari sisi branding. Pihaknya bersedia melakukan co-branding pada gerobak Z-Chicken milik mustahik sebagai wujud nyata dukungan perbankan terhadap pertumbuhan UMKM di Kalimantan Timur. Proses pembukaan rekening bagi setiap mustahik dijadwalkan akan dilakukan secara masif saat seremoni kick-off program nantinya. Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara Syariah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi para mustahik, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang pesat dan pada akhirnya mampu mengangkat derajat mereka menjadi muzakki (pembayar zakat) di masa mendatang. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tidak hanya disalurkan dalam bentuk konsumtif, tetapi dikelola secara produktif dengan standar manajemen yang profesional demi terwujudnya kesejahteraan umat yang berkelanjutan.
09/07/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Berau Gelar Khitanan Massal bagi 300 Anak
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Berau Gelar Khitanan Massal bagi 300 Anak
BERAU – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Berau menyelenggarakan kegiatan khitanan massal gratis. Aksi sosial yang menyasar 300 anak dari keluarga prasejahtera ini berlangsung di Rumah Sehat BAZNAS Berau (RSB), Berau. Program kemanusiaan ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor yang melibatkan dukungan strategis dari Berau Coal serta tenaga medis profesional dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi berkelanjutan yang dilakukan oleh BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Berau dalam menghadirkan program-program sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Khitanan massal ini bukan sekadar pemenuhan syariat Islam, melainkan juga langkah preventif untuk menjaga kesehatan anak sejak dini. Kami sangat mengapresiasi BAZNAS yang telah hadir meringankan beban orang tua yang terkendala biaya. Harapan pemerintah, tidak ada lagi anak yang tertunda menjalankan kewajiban ini hanya karena persoalan ekonomi,” ujar Gamalis. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa momentum libur sekolah dimanfaatkan sebaik mungkin agar proses pemulihan anak dapat terpantau dengan optimal. Sejak pagi, para peserta didampingi orang tua telah memadati lokasi untuk mengikuti tahapan registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga tindakan khitan yang ditangani langsung oleh tim medis berpengalaman dari PPNI. “Selain layanan khitan gratis, setiap anak juga menerima paket bingkisan berisi kaos, sarung, peci, serta makanan ringan. Kami ingin anak-anak merasa senang dan nyaman dalam mengikuti proses ini,” ungkap Ahmad Nabhan. Lebih lanjut, Ahmad Nabhan menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus memperluas jangkauan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah diamanahkan oleh para muzaki. “Ke depannya, BAZNAS akan terus memaksimalkan pendayagunaan zakat tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan lainnya yang dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat, tidak hanya di Kabupaten Berau, tetapi di seluruh wilayah Kalimantan Timur,” tambahnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kaltim Makmur HAPK, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau Kobul Budiono, serta jajaran pengurus BAZNAS. Pelaksanaan khitanan massal ini diharapkan menjadi spirit baru bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, untuk terus bergerak menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera sejalan dengan semangat hijrah di tahun baru Islam.
05/07/2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Agenda Pimpinan

Evaluasi Kinerja, BAZNAS Kaltim Dorong Pemenuhan Standar SDM dan Administrasi BAZNAS Mahulu
Evaluasi Kinerja, BAZNAS Kaltim Dorong Pemenuhan Standar SDM dan Administrasi BAZNAS Mahulu
UJOH BILANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur melanjutkan rangkaian agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyelenggaraan pengelolaan zakat di wilayah perbatasan. Kali ini, kunjungan kerja dilakukan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), bertempat di Ruang Rapat Ballroom Kantor Bupati Mahakam Ulu, Jumat (10/07/2026). Delegasi BAZNAS Kaltim yang dipimpin oleh Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, bersama Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P, dan Kepala Divisi Pengumpulan Muhammad Mulyono, S.H., diterima langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Mahulu. Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten I Setdakab Mahulu drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.Kes, Plt. Kabag Kesra Agnes Luaq, S.Pd.SD, Kabid Kesbangpol Wehelmus, Kepala Kantor Kemenag Mahulu Longginus, serta Ketua MUI H. M. Yassin. Dalam sambutannya, drg. Agustinus Teguh Santoso menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam mendukung eksistensi BAZNAS sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Ia mengungkapkan bahwa dukungan tersebut diwujudkan nyata melalui pembiayaan operasional, termasuk dukungan honorarium pengurus, guna memastikan roda organisasi tetap berjalan lancar. "Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu memberikan dukungan penuh. Kami juga berterima kasih kepada Kantor Kemenag Mahulu yang selama ini sangat membantu dalam pemenuhan tenaga administrasi, mengingat keterbatasan SDM di BAZNAS saat ini," ungkap Agustinus. Ia pun menyoroti pentingnya regenerasi pengurus BAZNAS di Mahulu. Mengingat adanya kekosongan jabatan pasca meninggalnya salah satu pengurus tahun lalu, ia mendorong adanya diskusi mekanis agar struktur organisasi kembali lengkap dan mampu memenuhi standar minimal dalam menjalankan program-program umat. Menanggapi arahan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, menyampaikan bahwa kehadiran tim provinsi bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis agar tata kelola zakat di Mahulu semakin profesional. Fokus utamanya adalah penguatan Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai instrumen ukur keberhasilan. "IZN bukan sekadar angka, melainkan acuan agar setiap program yang dijalankan memiliki dampak terukur. Kami berharap seluruh pengurus BAZNAS Mahulu dapat memanfaatkan hasil Monev ini sebagai bahan pembenahan internal, baik dari sisi administrasi maupun strategi penghimpunan," ujar Miswan. Ia menambahkan, sinergi lintas sektor—antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, dan para pemangku kepentingan lainnya—menjadi kunci utama keberhasilan. Miswan optimis, dengan koordinasi yang solid, BAZNAS Mahakam Ulu akan mampu menjalankan amanah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan secara transparan dan akuntabel. Kegiatan Monev ini ditutup dengan diskusi interaktif mengenai pemetaan tantangan di lapangan serta langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Mahakam Ulu agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

10-07-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim dan RSKD Balikpapan Perkuat Sinergi Kesehatan melalui Pengelolaan ZIS
BAZNAS Kaltim dan RSKD Balikpapan Perkuat Sinergi Kesehatan melalui Pengelolaan ZIS
BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan akses layanan kesehatan yang inklusif bagi masyarakat kurang mampu. Upaya ini diwujudkan melalui sinergi strategis bersama RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Kaltim Sehat dan Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) RSKD. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Rapat Anggrek Hitam, Lantai 3 RSKD Balikpapan, Rabu (08/07/2026), dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., bersama Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I. Kehadiran delegasi BAZNAS Kaltim disambut langsung oleh Direktur RSKD, drg. Ahmad Jais, M.H., MARS, didampingi Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Rosjidah Rahmawati, SKM, serta jajaran manajemen rumah sakit. Wakil ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan manifestasi nyata dari pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang tepat sasaran. Fokus utama dalam rapat koordinasi tersebut adalah pemantapan program Kaltim Sehat yang mencakup pendistribusian bantuan rutin bagi keluarga dhuafa berdasarkan usulan dari pengurus UPZ RSKD sepanjang tahun 2026. Salah satu agenda krusial yang kembali dibahas adalah kelanjutan bakti sosial operasi celah bibir dan langit-langit. Program ini tercatat sukses dilaksanakan pada tahun 2025 dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur. "Berkaca dari keberhasilan tahun sebelumnya, BAZNAS Kaltim akan kembali memberikan dukungan penuh, tidak hanya terbatas pada biaya operasi dan perawatan medis, tetapi juga mencakup bantuan transportasi bagi pasien beserta pendamping. Ini adalah bentuk kepedulian kami agar masyarakat yang membutuhkan tidak terhambat aksesnya karena kendala biaya perjalanan," ujar H. Badrus Syamsi. Guna meningkatkan kualitas layanan bagi keluarga pasien yang berasal dari luar daerah, rapat ini juga menyepakati rencana strategis pembangunan Rumah Singgah di area RSKD. Pihak RSKD berkomitmen untuk segera mengagendakan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur guna mendapatkan arahan serta izin prinsip terkait pembangunan fasilitas tersebut. "Kami sangat menyambut baik kehadiran BAZNAS Kaltim sebagai mitra strategis. Sinergi ini adalah kebutuhan bersama demi mengoptimalkan pelayanan kepada umat. Pengelolaan dana ZIS melalui UPZ RSKD ini adalah komitmen nyata kami untuk terus menggulirkan program Kaltim Sehat agar jangkauan manfaatnya semakin luas," tutur Direktur RSKD, drg. Ahmad Jais, M.H., MARS. Tidak hanya fokus pada program berjalan, pertemuan ini juga merancang kegiatan sosial jangka menengah. RSKD berencana menyelenggarakan khitanan massal yang akan dijadwalkan pada masa libur sekolah atau akhir tahun 2026. Selain itu, kedua belah pihak mulai memetakan berbagai program bakti sosial lainnya yang akan dipersiapkan untuk agenda tahun 2027 mendatang. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim dan RSKD dr. Kanujoso Djatiwibowo berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan, memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik, khususnya dalam mendapatkan hak dasar atas layanan kesehatan yang layak dan manusiawi.

09-07-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Jalin Kemitraan Strategis, BAZNAS Kaltim Apresiasi Dukungan Pemkab Kukar terhadap Pengelolaan Zakat
Jalin Kemitraan Strategis, BAZNAS Kaltim Apresiasi Dukungan Pemkab Kukar terhadap Pengelolaan Zakat
TENGGARONG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja dalam rangka agenda monitoring dan evaluasi (monev) ke BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (8/7/2026). Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Sekretariat Daerah Kantor Bupati Kukar ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan pemerintah daerah. Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim H. Miswan Thahadi, S.Pd.I, M.E, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P, serta Kepala Divisi Pengumpulan M. Mulyono, S.H. Kehadiran delegasi provinsi disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kukar Muhammad Syafik Avicenna, Wakil Ketua I Muhammad Zain, S.H.I., M.E., Wakil Ketua II Hj. Wiwik Angranti, S.Sos., M.Pd., beserta jajaran staf. Hadir pula perwakilan dari Dinas Sosial Kukar, Kabid Rehabilitasi Sosial Sunarko, SST, M.Si, serta Kabid Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kukar, Yulius Rakhman, S.T., M.T. Dalam paparannya, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, S.Pd.I, M.E., menyoroti hasil Indeks Zakat Nasional (IZN) di Kabupaten Kutai Kartanegara yang berada pada kategori stabil dengan nilai 0,43. Menurutnya, terdapat ketimpangan yang perlu menjadi catatan bersama. "Secara dimensi makro, Kukar sudah sangat baik dengan nilai 0,69, yang membuktikan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat sangat kuat. Namun, pada dimensi mikro atau sisi tata kelola lembaga dan efektivitas pendayagunaan, kita masih berada di angka 0,31 atau kategori kurang baik," ungkap Miswan. Miswan menegaskan bahwa angka ini menjadi sinyal untuk melakukan pembenahan internal. "Ke depan, kita harus lebih fokus pada penguatan tata kelola dan optimalisasi pendayagunaan agar manfaat zakat lebih terasa bagi mustahik. Harapan kami, Pemkab Kukar terus memberikan dukungan, terutama agar program BAZNAS ke depan semakin selaras dengan kebijakan pemerintah daerah, Dinas Sosial, dan Bappeda. Mari kita sinergikan program agar dampaknya nyata dan berkelanjutan," tambahnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., turut menegaskan bahwa BAZNAS adalah mitra resmi pemerintah. "Sinergi, koordinasi, dan komunikasi yang intensif adalah kunci agar zakat dapat menjadi instrumen efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Abdurrahman. Ia juga memberikan apresiasi khusus atas dukungan luar biasa Pemkab Kukar terhadap operasional BAZNAS yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Kalimantan Timur. Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Fathul Alamin, S.STP., menegaskan bahwa komitmen Pemkab Kukar telah terintegrasi dalam dokumen RPJMD dan RPJPD. "Kami tidak melihat BAZNAS hanya sebagai pengumpul zakat, tetapi sebagai mitra strategis. Bahkan, indikator penghimpunan zakat telah kami masukkan ke dalam indikator kinerja perangkat daerah," jelas Fathul. Menurut Fathul, kehadiran BAZNAS mampu mengisi celah pendanaan yang tidak terakomodasi oleh APBD. "Jika ada program prioritas sosial yang belum sepenuhnya tercover, di situlah dana zakat hadir untuk melengkapinya sesuai ketentuan syariah," tambahnya. Pertemuan ini juga menekankan pentingnya akurasi data mustahik. BAZNAS bersama Bappeda kini tengah mengupayakan sinkronisasi basis data agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan menjadi rujukan utama dalam program pengentasan kemiskinan di Kutai Kartanegara. Sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, BAZNAS Kukar diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Di akhir pertemuan, Abdurrahman menyampaikan optimisme bahwa dengan kekompakan internal dan dukungan penuh stakeholder, BAZNAS akan semakin dipercaya sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan transparan.

08-07-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Artikel Terbaru

Memahami Zakat Mal: Definisi, Ketentuan, dan Cara Penunaian
Memahami Zakat Mal: Definisi, Ketentuan, dan Cara Penunaian
Secara etimologi, kata Mal berakar dari bahasa Arab (al-amwal) yang bermakna kekayaan atau harta benda—yakni segala sesuatu yang ingin dimiliki dan disimpan oleh manusia. Dalam pandangan Islam, harta adalah sesuatu yang dapat dikuasai dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan pemiliknya. Oleh karena itu, Zakat Mal merupakan kewajiban atas harta yang dimiliki seseorang, selama zat dan cara perolehannya sejalan dengan prinsip syariah. Tujuan utamanya adalah untuk menyucikan jiwa dan membersihkan harta, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an: "Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka..." (QS. At-Taubah: 103). Jenis-Jenis Harta yang Wajib Di-zakatkan Berdasarkan klasifikasi dari Syaikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi serta regulasi UU No. 23 Tahun 2011, cakupan zakat mal meliputi berbagai aset, di antaranya: 1. Logam Mulia: Emas, perak, dan logam mulia lainnya. 2. Keuangan: Uang tunai, surat berharga, saham, dan obligasi. 3. Sektor Ekonomi: Hasil perniagaan, industri, serta jasa atau pendapatan profesi. 4. Hasil Alam: Pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan, hingga hasil laut/perikanan. 5. Lainnya: Hasil ternak, penyewaan aset, serta penemuan harta karun (Rikaz). Syarat Wajib Harta dalam Zakat Mal Agar sebuah harta wajib dikenakan zakat, terdapat kriteria tertentu yang harus dipenuhi: 1. Kepemilikan Penuh: Harta berada di bawah kuasa penuh pemiliknya. 2. Halal: Baik sumber maupun zat hartanya tidak melanggar syariat. 3. Produktif: Harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang atau memberikan manfaat. 4. Mencapai Nisab: Telah memenuhi batas minimum jumlah harta wajib zakat. 5. Bebas Hutang: Pemilik tidak memiliki kewajiban hutang yang mendesak. 6. Kepemilikan Satu Tahun (Haul): Telah dimiliki selama 12 bulan (kecuali untuk hasil tani yang dizakatkan saat panen). Panduan Menunaikan Zakat di BAZNAS Kaltim Menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kaltim tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga membantu penguatan program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan umat. Berikut adalah langkah praktis membayar zakat melalui BAZNAS Kaltim: 1. Hitung dengan Kalkulator Zakat: Pastikan jumlah zakat Anda akurat dengan menggunakan fitur kalkulator di situs resmi BAZNAS Kaltim. Fitur ini memudahkan Anda menghitung kewajiban sesuai kaidah syariah. 2. Pembayaran Online: Anda bisa langsung menuju platform digital di kaltim.baznas.go.id/bayarzakat untuk memilih kategori zakat. Sistem BAZNAS Kaltim akan memprosesnya secara otomatis dan cepat. 3. Transfer Bank & Konfirmasi: Jika lebih nyaman dengan transfer manual, Anda dapat mengirimkan dana ke rekening resmi BAZNAS Kaltim. Pastikan untuk melakukan konfirmasi melalui layanan WhatsApp resmi BAZNAS Kaltim agar pencatatan zakat Anda terverifikasi dengan baik.
29/01/2026 | Humas BAZNAS Kaltim