WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur secara aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Pemberdayaan Zakat & Wakaf Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI ini dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (14/04/2026). Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP, hadir langsung memberikan pandangan strategis guna memastikan program nasional ini dapat terimplementasi dengan baik di wilayah Kalimantan Timur. Beliau menyoroti tiga aspek utama sebagai acuan daerah: tahapan koordinasi, pelaksana program, dan pemetaan wilayah. Tahapan Koordinasi dan Target Program mengacu pada rencana strategis yang menargetkan peningkatan kesejahteraan melalui dana sosial keagamaan. Target kinerja untuk tahun 2026 mencakup: Penyaluran manfaat bagi sekitar 700.800 jiwa penduduk miskin Islam (3% dari total nasional), dan Target kolaborasi program pendayagunaan zakat dan pengembangan wakaf sebesar 12,00%. Siapa Pelaksana Program? (Skema Kolaborasi) Implementasi program 2026 mengedepankan sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) melalui pembagian titik lokasi kolaborasi. Skema kontribusi yang disiapkan meliputi: BAZNAS: Target 1.000 titik secara nasional, di mana BAZNAS Provinsi (termasuk Kaltim) diharapkan berkontribusi pada 170 titik. LAZ: Target 1.000 titik, dengan kontribusi LAZ Provinsi sebanyak 210 titik. Program Khusus: Pengembangan program "Kampung Zakat" yang mengintegrasikan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah, dan ekoteologi. Daerah Terprogram dan Fokus Pemberdayaan Fokus utama program tahun 2026 meliputi finalisasi usulan titik lokasi di daerah-daerah strategis. Di Kalimantan Timur, koordinasi mencakup seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Selain Kampung Zakat, program unggulan lainnya yang menjadi sorotan adalah: BeZakat (Beasiswa Zakat Indonesia): Beasiswa sarjana S1 full funded untuk 8 semester bagi mustahik (fakir, miskin, sabilillah) yang lulus di PTN/PTKIN terpilih. Pemberdayaan Ekonomi: Pendayagunaan zakat untuk usaha produktif dengan kriteria prioritas bagi kepala keluarga dengan tanggungan usia sekolah dan mustahik yang memiliki keterbatasan akses perbankan. "Kejelasan mengenai siapa melakukan apa dan di daerah mana sangat penting agar BAZNAS Kaltim dapat menyusun rencana tindak lanjut yang konkret. Kami ingin memastikan partisipasi aktif daerah mampu mengakselerasi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal," tegas Dr. H. Abdurrahman dalam diskusi tersebut. Rapat ini menjadi pijakan bagi BAZNAS Kaltim untuk mensinkronkan data dan menetapkan lokasi kolaborasi guna menyongsong tahun 2026 yang lebih berdampak bagi umat
15/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat
JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen terus memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat guna memastikan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam mendampingi jajaran pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Berau melakukan audiensi strategis ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (13/4/2026). Rombongan dari Kalimantan Timur diterima langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., didampingi Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Meeting Ketua Lantai 2 ini memfokuskan pembahasan pada legalitas dan status kepemilikan aset Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan langkah penting untuk memastikan program-program unggulan di daerah memiliki payung hukum dan manajemen aset yang kuat. > "Kami hadir untuk memastikan sinergi antara BAZNAS RI, Provinsi, dan Kabupaten berjalan selaras. RSB Berau adalah aset luar biasa bagi umat di Kalimantan Timur, sehingga kejelasan status kepemilikan dan tata kelolanya sangat krusial agar manfaatnya bagi para mustahik dapat terus berlanjut secara profesional dan berkelanjutan," ujar Ahmad Nabhan. RSB Berau bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Pembangunannya yang dimulai sejak 2019 merupakan buah kolaborasi nyata antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, serta PT Berau Coal. Sejak dilakukan soft opening pada 27 Juli 2024 lalu di Jl. SA Maulana, Tanjung Redeb, RSB ini telah mencatatkan sejarah sebagai Rumah Sehat BAZNAS terbesar di Indonesia dan yang pertama di Pulau Kalimantan. Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, meliputi layanan UGD, dokter umum dan spesialis, rawat inap, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans dan edukasi kesehatan. Seluruh layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu (mustahik). Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menambahkan bahwa pertemuan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi pimpinan baru BAZNAS Berau. "Dengan kepemimpinan yang baru di Berau, kami ingin memperkuat koordinasi agar pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, semakin optimal. RSB Berau adalah bukti nyata bahwa zakat dapat dikelola menjadi program produktif di bidang kesehatan yang inklusif," ungkapnya. Dalam audiensi tersebut, turut hadir jajaran internal BAZNAS RI untuk memberikan masukan teknis, di antaranya Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Hartanto, Kepala Bagian URT dan Manajemen Aset Atika Astuti, serta perwakilan Divisi Kesehatan Siti Masturoh. Sementara dari jajaran BAZNAS Berau, hadir Ketua BAZNAS Berau Ir. H. Muhammad Gazali, S.IP., M.M., bersama Wakil Ketua II Jul Amri Putra, S.Pd., dan Wakil Ketua IV Suparman, S.Pkp., M.Ap.
13/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur
SAMARINDA – Sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Acara yang diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur ini berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kaltim, Selasa (7/4/2026). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust). "BAZNAS adalah lembaga pengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang bersifat sangat sensitif. Tanpa transparansi, mustahil kita bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari muzaki. Melalui penguatan PPID ini, kita menargetkan seluruh BAZNAS se-Kaltim mampu bertransformasi menjadi lembaga dengan kualifikasi 'Informatif'," tegas Ahmad Nabhan saat membuka acara. Untuk memberikan pemahaman mendalam, BAZNAS Kaltim menghadirkan tiga pakar dari Komisi Informasi Kaltim sebagai pemateri. Hajaturamsyah, S.Hut., M.M. Wakil Ketua KI Kaltim, Juraidah, S.P., M.AP. Koordinator Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik dan Wesley L. Hutasoit, S.Sos., M.SP. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Tata Kelola. Materi yang disampaikan meliputi urgensi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), tata cara penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), hingga aspek teknis pengujian konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan. Salah satu agenda utama dalam Bimtek ini adalah sesi praktik pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk persiapan monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026. Para peserta dibimbing langsung dalam melakukan simulasi pengisian e-monev yang mencakup enam indikator besar, yaitu: * Informasi yang wajib diumumkan secara berkala. * Informasi yang wajib tersedia setiap saat. * Standar pelayanan informasi publik. * Ketersediaan sarana dan prasarana. * Digitalisasi melalui media sosial dan website. * Komitmen organisasi dan dukungan anggaran PPID. Semangat kolaborasi terlihat dari kehadiran perwakilan tim PPID dari 10 Kabupaten/Kota, mulai dari Berau hingga Mahakam Ulu. Dengan total peserta yang hadir, kegiatan ini diharapkan menghasilkan keseragaman standar layanan informasi di seluruh tingkatan BAZNAS se-Kaltim. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa tindak lanjut dari Bimtek ini adalah pendampingan intensif bagi daerah agar setiap BAZNAS kabupaten/kota segera menetapkan SK PPID dan mengalokasikan anggaran khusus untuk keterbukaan informasi. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan mudah diakses oleh publik melalui kanal-kanal digital yang kita miliki," pungkasnya.
07/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peluncuran Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan: Optimalkan Pengumpulan Lewat Inovasi Layanan
Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peluncuran Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan: Optimalkan Pengumpulan Lewat Inovasi Layanan
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Ahmad Nabhan, menghadiri pembukaan layanan Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan yang digelar di Lapangan Eks Bandara Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (25/02/2026). Kegiatan yang diresmikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Samarinda dan BAZNAS Kota Samarinda guna menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus memfasilitasi kemudahan beribadah di bulan suci. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim, Dr. H. Ahmad Nabhan, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap inovasi Drive Thru Zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kota Samarinda. Menurutnya, inovasi ini adalah langkah cerdas dalam melakukan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di era modern. "Kami sangat mendukung layanan Drive Thru Zakat ini. Ini adalah solusi nyata untuk mempermudah masyarakat. Para pengguna jalan kini tidak perlu lagi bersusah payah mencari tempat parkir atau turun dari kendaraan; cukup melintas, mereka sudah bisa menunaikan kewajiban zakatnya dengan cepat dan nyaman," ujar Dr. H. Ahmad Nabhan. Beliau menambahkan bahwa kemudahan akses fisik yang dipadukan dengan sistem pembayaran digital (QRIS) akan sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi umat untuk berbagi di bulan Ramadan. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan tahun ini harus menjadi momentum bergeraknya "Sirkel Ekonomi" dan "Sirkel Kebaikan" secara bersamaan. Kampung Ramadan yang melibatkan sekitar 50 tenant UMKM binaan BAZNAS dan pelaku ekonomi kreatif ini diharapkan tidak hanya mencari keuntungan materi, tetapi juga keberkahan akhirat. Sebagai bentuk kepedulian nyata, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis: Penyaluran Bantuan: 50 paket sembako diserahkan kepada para mustahik di wilayah Kecamatan Sungai Pinang. Pemberdayaan UMKM: Pelibatan aktif UMKM binaan BAZNAS untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, Kepala BAZNAS Kota Samarinda Syahir Idsir, perwakilan Kementerian Agama, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkot Samarinda. Layanan Drive Thru Zakat di Eks Bandara Temindung ini akan melayani masyarakat setiap hari mulai pagi hingga pukul 22.00 WITA selama bulan Ramadan. Dengan sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kota, diharapkan target pengumpulan zakat tahun ini dapat tercapai maksimal demi kemaslahatan umat di Kalimantan Timur.

25-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Perbaiki Diri dan Optimalkan ZIS
BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Perbaiki Diri dan Optimalkan ZIS
SAMARINDA – Memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus aktif melakukan syiar dakwah dan literasi zakat ke berbagai instansi pemerintah. Pada Selasa (24/02/2026), Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., hadir memberikan Tausiyah Ramadhan di hadapan jajaran pegawai RSJD Atma Husada Mahakam, Kaltim. Dalam ceramah agama yang berlangsung khidmat tersebut, Dr. Abdurrahman mengusung tema sentral "Bulan Tarbiyah: Momentum Perbaikan Diri". Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan madrasah (sekolah) untuk memperbaiki kualitas spiritual dan profesionalisme kerja. Ramadhan sebagai Madrasah Karakter Dr. Abdurrahman menjelaskan bahwa esensi dari Tarbiyah adalah proses pendidikan dan pengasuhan jiwa. Bagi para pegawai di lingkungan rumah sakit jiwa, momentum ini sangat relevan untuk memperkuat rasa empati dan kesabaran dalam melayani masyarakat. "Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk melakukan evaluasi total. Perbaikan diri dimulai dari hati yang bersih, tutur kata yang terjaga, dan tindakan yang bermanfaat bagi sesama. Inilah esensi dari menjadi pribadi yang bertakwa," ujar Dr. Abdurrahman dalam tausiyahnya. Zakat Sebagai Penyempurna Ibadah Selain fokus pada perbaikan akhlak, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim ini juga mengingatkan para jamaah mengenai kewajiban mal (harta). Beliau mengajak seluruh pegawai RSJD Atma Husada untuk tidak melewatkan kesempatan melipatgandakan pahala melalui menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Beliau menjelaskan bahwa ZIS yang dikelola secara profesional oleh BAZNAS akan disalurkan kembali untuk membantu masyarakat Kaltim yang membutuhkan, termasuk program-program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan semangat kemanusiaan di rumah sakit. Memperkuat Sinergi Kemanusiaan Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara BAZNAS Kaltim dan RSJD Atma Husada, sekaligus meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan ASN dan tenaga medis. Dengan semangat "Bulan Tarbiyah", diharapkan muncul komitmen baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik secara spiritual maupun sosial. "Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai titik balik. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah, dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia melalui sedekah," tutupnya.

24-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kaltim Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TP PKK Kaltim
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kaltim Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TP PKK Kaltim
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menghadiri pembukaan Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltim di halaman Kantor TP PKK Kaltim, Jalan M. Yamin, Samarinda, Sabtu (21/02/2026). Acara ini dibuka secara resmi oleh Penasihat TP PKK Kaltim, Rusmilawati M. Ali, yang hadir mewakili Ketua TP PKK Kaltim, Sarifah Suraidah Harum. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam agenda ini menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung sinergi lintas sektor demi percepatan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur melalui pemberdayaan ekonomi umat. Dalam sambutan Ketua TP PKK Kaltim yang dibacakan oleh Rusmilawati, ditekankan bahwa Bazar Ramadan ini merupakan wujud nyata peran PKK dalam memperkuat ekonomi keluarga. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan ruang promosi bagi produk UMKM lokal agar lebih berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kaltim menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pengembangan UMKM adalah pilar penting dalam strategi pengentasan kemiskinan. "Sinergi antara BAZNAS dan PKK memiliki tujuan yang selaras, yaitu membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan mendukung UMKM binaan, kita sedang berupaya memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat ekonomi para mustahik menjadi lebih mandiri," ujar beliau. Bazar yang berlangsung hingga 14 Maret 2026 ini diikuti oleh sekitar 30 tenant dari Pokja 1 hingga Pokja 4, serta didukung oleh Bankaltimtara, Perusda Bara Kaltim Sejahtera, dan berbagai OPD terkait. Menariknya, seluruh stan disediakan secara gratis bagi pelaku usaha untuk mendorong pendapatan keluarga. Selain aspek ekonomi, acara ini juga menyediakan layanan sosial yang sejalan dengan program kemanusiaan BAZNAS, yakni pemeriksaan kesehatan gratis (kolesterol, gula darah, asam urat, dan risiko diabetes) oleh Pokja IV, serta layanan kemitraan lainnya. Kerja sama strategis antara BAZNAS Kaltim dan TP PKK Kaltim telah lama terjalin melalui berbagai program yang berdampak langsung pada masyarakat rentan, antara lain: Program Belanja Anak Yatim: Memberikan santunan dan keceriaan bagi anak yatim. Bantuan Sembako Dhuafa: Penyaluran bantuan pangan untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera. Dukungan Kesehatan: Bantuan bagi penderita kanker di RSUD AWS Samarinda. Melalui kehadiran dalam Bazar Ramadan ini, BAZNAS Kaltim berharap kolaborasi dengan TP PKK dan mitra kerja lainnya terus konsisten dilakukan setiap tahun. Hal ini diharapkan menjadi ladang amal sekaligus solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur secara menyeluruh.

21-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Artikel Terbaru

Memahami Zakat Mal: Definisi, Ketentuan, dan Cara Penunaian
Memahami Zakat Mal: Definisi, Ketentuan, dan Cara Penunaian
Secara etimologi, kata Mal berakar dari bahasa Arab (al-amwal) yang bermakna kekayaan atau harta benda—yakni segala sesuatu yang ingin dimiliki dan disimpan oleh manusia. Dalam pandangan Islam, harta adalah sesuatu yang dapat dikuasai dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan pemiliknya. Oleh karena itu, Zakat Mal merupakan kewajiban atas harta yang dimiliki seseorang, selama zat dan cara perolehannya sejalan dengan prinsip syariah. Tujuan utamanya adalah untuk menyucikan jiwa dan membersihkan harta, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an: "Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka..." (QS. At-Taubah: 103). Jenis-Jenis Harta yang Wajib Di-zakatkan Berdasarkan klasifikasi dari Syaikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi serta regulasi UU No. 23 Tahun 2011, cakupan zakat mal meliputi berbagai aset, di antaranya: 1. Logam Mulia: Emas, perak, dan logam mulia lainnya. 2. Keuangan: Uang tunai, surat berharga, saham, dan obligasi. 3. Sektor Ekonomi: Hasil perniagaan, industri, serta jasa atau pendapatan profesi. 4. Hasil Alam: Pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan, hingga hasil laut/perikanan. 5. Lainnya: Hasil ternak, penyewaan aset, serta penemuan harta karun (Rikaz). Syarat Wajib Harta dalam Zakat Mal Agar sebuah harta wajib dikenakan zakat, terdapat kriteria tertentu yang harus dipenuhi: 1. Kepemilikan Penuh: Harta berada di bawah kuasa penuh pemiliknya. 2. Halal: Baik sumber maupun zat hartanya tidak melanggar syariat. 3. Produktif: Harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang atau memberikan manfaat. 4. Mencapai Nisab: Telah memenuhi batas minimum jumlah harta wajib zakat. 5. Bebas Hutang: Pemilik tidak memiliki kewajiban hutang yang mendesak. 6. Kepemilikan Satu Tahun (Haul): Telah dimiliki selama 12 bulan (kecuali untuk hasil tani yang dizakatkan saat panen). Panduan Menunaikan Zakat di BAZNAS Kaltim Menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kaltim tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga membantu penguatan program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan umat. Berikut adalah langkah praktis membayar zakat melalui BAZNAS Kaltim: 1. Hitung dengan Kalkulator Zakat: Pastikan jumlah zakat Anda akurat dengan menggunakan fitur kalkulator di situs resmi BAZNAS Kaltim. Fitur ini memudahkan Anda menghitung kewajiban sesuai kaidah syariah. 2. Pembayaran Online: Anda bisa langsung menuju platform digital di kaltim.baznas.go.id/bayarzakat untuk memilih kategori zakat. Sistem BAZNAS Kaltim akan memprosesnya secara otomatis dan cepat. 3. Transfer Bank & Konfirmasi: Jika lebih nyaman dengan transfer manual, Anda dapat mengirimkan dana ke rekening resmi BAZNAS Kaltim. Pastikan untuk melakukan konfirmasi melalui layanan WhatsApp resmi BAZNAS Kaltim agar pencatatan zakat Anda terverifikasi dengan baik.
29/01/2026 | Humas BAZNAS Kaltim