WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Bantu Biaya Pengobatan Anak Perantau yang Kritis Akibat Keracunan

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan untuk Khairil, seorang anak dari keluarga perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang tengah berjuang melewati masa kritis di ruang ICU, Senin (13/04/2026).

Khairil dilarikan ke rumah sakit setelah tidak sengaja meminum cairan obat rumput. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan luka serius dan pembengkakan pada bagian kerongkongan serta tenggorokan dalam, sehingga memerlukan perawatan intensif jangka panjang.

Orang tua Khairil, Bapak Nasarudin, menuturkan bahwa dirinya baru menetap beberapa bulan di Kalimantan Timur sebagai buruh kebun. Keterbatasan administrasi menjadi kendala utama saat ia berupaya mencari bantuan ke Dinas Sosial sebelumnya, karena belum memiliki KTP dan KK domisili Kalimantan Timur..

Merespons aduan tersebut, BAZNAS Kaltim segera melakukan verifikasi dan memberikan bantuan biaya pengobatan guna melunasi tunggakan serta memastikan Khairil tetap mendapatkan tindakan medis yang diperlukan.

Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk implementasi dari program Kaltim Sehat. Meski terdapat kendala administrasi kependudukan, aspek keselamatan nyawa tetap menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan darurat.

"Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki inilah yang menjadi jembatan penyelamat bagi saudara-saudara kita yang kesulitan seperti Bapak Nasarudin. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan ananda Khairil bisa segera pulih," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Khairil masih dalam pemantauan medis secara intensif. BAZNAS Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Khairil dan terus mendukung gerakan zakat agar lebih banyak jiwa yang dapat terbantu.

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur secara aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Pemberdayaan Zakat & Wakaf Tahun 2026Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI ini dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (14/04/2026).

Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP, hadir langsung memberikan pandangan strategis guna memastikan program nasional ini dapat terimplementasi dengan baik di wilayah Kalimantan Timur. Beliau menyoroti tiga aspek utama sebagai acuan daerah: tahapan koordinasi, pelaksana program, dan pemetaan wilayah.

Tahapan Koordinasi dan Target Program mengacu pada rencana strategis yang menargetkan peningkatan kesejahteraan melalui dana sosial keagamaan. Target kinerja untuk tahun 2026 mencakup: Penyaluran manfaat bagi sekitar 700.800 jiwa penduduk miskin Islam (3% dari total nasional), dan Target kolaborasi program pendayagunaan zakat dan pengembangan wakaf sebesar 12,00%.

Siapa Pelaksana Program? (Skema Kolaborasi) Implementasi program 2026 mengedepankan sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) melalui pembagian titik lokasi kolaborasi. Skema kontribusi yang disiapkan meliputi: BAZNAS: Target 1.000 titik secara nasional, di mana BAZNAS Provinsi (termasuk Kaltim) diharapkan berkontribusi pada 170 titikLAZ: Target 1.000 titik, dengan kontribusi LAZ Provinsi sebanyak 210 titikProgram Khusus: Pengembangan program "Kampung Zakat" yang mengintegrasikan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah, dan ekoteologi.

Daerah Terprogram dan Fokus Pemberdayaan Fokus utama program tahun 2026 meliputi finalisasi usulan titik lokasi di daerah-daerah strategisDi Kalimantan Timur, koordinasi mencakup seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Selain Kampung Zakat, program unggulan lainnya yang menjadi sorotan adalah: BeZakat (Beasiswa Zakat Indonesia): Beasiswa sarjana S1 full funded untuk 8 semester bagi mustahik (fakir, miskin, sabilillah) yang lulus di PTN/PTKIN terpilihPemberdayaan Ekonomi: Pendayagunaan zakat untuk usaha produktif dengan kriteria prioritas bagi kepala keluarga dengan tanggungan usia sekolah dan mustahik yang memiliki keterbatasan akses perbankan.

"Kejelasan mengenai siapa melakukan apa dan di daerah mana sangat penting agar BAZNAS Kaltim dapat menyusun rencana tindak lanjut yang konkret. Kami ingin memastikan partisipasi aktif daerah mampu mengakselerasi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal," tegas Dr. H. Abdurrahman dalam diskusi tersebut.

Rapat ini menjadi pijakan bagi BAZNAS Kaltim untuk mensinkronkan data dan menetapkan lokasi kolaborasi guna menyongsong tahun 2026 yang lebih berdampak bagi umat

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat

JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen terus memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat guna memastikan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam mendampingi jajaran pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Berau melakukan audiensi strategis ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (13/4/2026).

Rombongan dari Kalimantan Timur diterima langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., didampingi Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Meeting Ketua Lantai 2 ini memfokuskan pembahasan pada legalitas dan status kepemilikan aset Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan langkah penting untuk memastikan program-program unggulan di daerah memiliki payung hukum dan manajemen aset yang kuat. 

> "Kami hadir untuk memastikan sinergi antara BAZNAS RI, Provinsi, dan Kabupaten berjalan selaras. RSB Berau adalah aset luar biasa bagi umat di Kalimantan Timur, sehingga kejelasan status kepemilikan dan tata kelolanya sangat krusial agar manfaatnya bagi para mustahik dapat terus berlanjut secara profesional dan berkelanjutan," ujar Ahmad Nabhan.

RSB Berau bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Pembangunannya yang dimulai sejak 2019 merupakan buah kolaborasi nyata antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, serta PT Berau Coal. Sejak dilakukan soft opening pada 27 Juli 2024 lalu di Jl. SA Maulana, Tanjung Redeb, RSB ini telah mencatatkan sejarah sebagai Rumah Sehat BAZNAS terbesar di Indonesia dan yang pertama di Pulau Kalimantan.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, meliputi layanan UGD, dokter umum dan spesialis, rawat inap, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans dan edukasi kesehatan. Seluruh layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu (mustahik).

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menambahkan bahwa pertemuan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi pimpinan baru BAZNAS Berau. "Dengan kepemimpinan yang baru di Berau, kami ingin memperkuat koordinasi agar pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, semakin optimal. RSB Berau adalah bukti nyata bahwa zakat dapat dikelola menjadi program produktif di bidang kesehatan yang inklusif," ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir jajaran internal BAZNAS RI untuk memberikan masukan teknis, di antaranya Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Hartanto, Kepala Bagian URT dan Manajemen Aset Atika Astuti, serta perwakilan Divisi Kesehatan Siti Masturoh.

Sementara dari jajaran BAZNAS Berau, hadir Ketua BAZNAS Berau Ir. H. Muhammad Gazali, S.IP., M.M., bersama Wakil Ketua II Jul Amri Putra, S.Pd., dan Wakil Ketua IV Suparman, S.Pkp., M.Ap.

 

 

13/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur

SAMARINDA – Sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Acara yang diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur ini berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kaltim, Selasa (7/4/2026).

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust).

"BAZNAS adalah lembaga pengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang bersifat sangat sensitif. Tanpa transparansi, mustahil kita bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari muzaki. Melalui penguatan PPID ini, kita menargetkan seluruh BAZNAS se-Kaltim mampu bertransformasi menjadi lembaga dengan kualifikasi 'Informatif'," tegas Ahmad Nabhan saat membuka acara.

Untuk memberikan pemahaman mendalam, BAZNAS Kaltim menghadirkan tiga pakar dari Komisi Informasi Kaltim sebagai pemateri. Hajaturamsyah, S.Hut., M.M. Wakil Ketua KI Kaltim, Juraidah, S.P., M.AP. Koordinator Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik dan Wesley L. Hutasoit, S.Sos., M.SP. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Tata Kelola.

Materi yang disampaikan meliputi urgensi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), tata cara penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), hingga aspek teknis pengujian konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan.

Salah satu agenda utama dalam Bimtek ini adalah sesi praktik pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk persiapan monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026. Para peserta dibimbing langsung dalam melakukan simulasi pengisian e-monev yang mencakup enam indikator besar, yaitu:

* Informasi yang wajib diumumkan secara berkala.

* Informasi yang wajib tersedia setiap saat.

* Standar pelayanan informasi publik.

* Ketersediaan sarana dan prasarana.

* Digitalisasi melalui media sosial dan website.

* Komitmen organisasi dan dukungan anggaran PPID.

Semangat kolaborasi terlihat dari kehadiran perwakilan tim PPID dari 10 Kabupaten/Kota, mulai dari Berau hingga Mahakam Ulu. Dengan total peserta yang hadir, kegiatan ini diharapkan menghasilkan keseragaman standar layanan informasi di seluruh tingkatan BAZNAS se-Kaltim.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa tindak lanjut dari Bimtek ini adalah pendampingan intensif bagi daerah agar setiap BAZNAS kabupaten/kota segera menetapkan SK PPID dan mengalokasikan anggaran khusus untuk keterbukaan informasi.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan mudah diakses oleh publik melalui kanal-kanal digital yang kita miliki," pungkasnya.

07/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BAZNAS Kaltim Lakukan Pembaruan Sistem PPID Melalui Kerja Sama Strategis

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat komitmennya dalam keterbukaan informasi publik melalui langkah strategis digitalisasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama pembangunan Website Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) bersama ZETA (Zenith Engineering & Tech Alliance) pada Rabu (18/03/2026).

Dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Pelaporan, dan Amil, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I.

Kerja sama ini bertujuan untuk membangun sistem digital yang komprehensif, mencakup pelayanan informasi secara daring, pengelolaan konten yang edukatif, serta pengembangan infrastruktur digital lembaga yang lebih modern dan akuntabel.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E menjelaskan bahwa keberadaan website PPID yang mumpuni merupakan instrumen vital dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat di era digital.

"Layanan PPID secara online ini adalah kunci. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik melalui pengelolaan data yang profesional. Target kami jelas, tahun ini BAZNAS Kaltim harus meraih predikat Informatif," ujar Badrus Syamsi.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) menempatkan BAZNAS Kaltim pada kategori "Menuju Informatif". Dengan adanya sistem baru ini, diharapkan standar keterbukaan informasi lembaga akan meningkat signifikan.

Selain penguatan di tingkat provinsi, BAZNAS Kaltim juga berharap langkah ini menjadi stimulus bagi BAZNAS di tingkat kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur.

"Kami mendorong BAZNAS daerah untuk memaksimalkan hal yang sama. Minimal, semua bisa mencapai kategori 'Menuju Informatif' dalam pengelolaan informasi dan data," tambahnya.

Langkah digitalisasi ini juga ditegaskan sebagai manifestasi dari implementasi prinsip 3A yang menjadi ruh pengelolaan zakat di Indonesia.

"Transparansi ini adalah bagian dari upaya kita untuk tetap teguh pada prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Masyarakat harus tahu bagaimana dana umat dikelola dan didistribusikan secara transparan," tutupnya.

Melalui kemitraan dengan ZETA, website PPID BAZNAS Kaltim diharapkan dapat segera beroperasi penuh untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses data, laporan keuangan, hingga program-program pemberdayaan secara cepat dan akurat.

18/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS Kaltim Bantu Biaya Pengobatan Anak Perantau yang Kritis Akibat Keracunan
BAZNAS Kaltim Bantu Biaya Pengobatan Anak Perantau yang Kritis Akibat Keracunan
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan untuk Khairil, seorang anak dari keluarga perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang tengah berjuang melewati masa kritis di ruang ICU, Senin (13/04/2026). Khairil dilarikan ke rumah sakit setelah tidak sengaja meminum cairan obat rumput. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan luka serius dan pembengkakan pada bagian kerongkongan serta tenggorokan dalam, sehingga memerlukan perawatan intensif jangka panjang. Orang tua Khairil, Bapak Nasarudin, menuturkan bahwa dirinya baru menetap beberapa bulan di Kalimantan Timur sebagai buruh kebun. Keterbatasan administrasi menjadi kendala utama saat ia berupaya mencari bantuan ke Dinas Sosial sebelumnya, karena belum memiliki KTP dan KK domisili Kalimantan Timur.. Merespons aduan tersebut, BAZNAS Kaltim segera melakukan verifikasi dan memberikan bantuan biaya pengobatan guna melunasi tunggakan serta memastikan Khairil tetap mendapatkan tindakan medis yang diperlukan. Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk implementasi dari program Kaltim Sehat. Meski terdapat kendala administrasi kependudukan, aspek keselamatan nyawa tetap menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan darurat. "Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki inilah yang menjadi jembatan penyelamat bagi saudara-saudara kita yang kesulitan seperti Bapak Nasarudin. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan ananda Khairil bisa segera pulih," pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, Khairil masih dalam pemantauan medis secara intensif. BAZNAS Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Khairil dan terus mendukung gerakan zakat agar lebih banyak jiwa yang dapat terbantu.
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur secara aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Pemberdayaan Zakat & Wakaf Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI ini dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (14/04/2026). Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP, hadir langsung memberikan pandangan strategis guna memastikan program nasional ini dapat terimplementasi dengan baik di wilayah Kalimantan Timur. Beliau menyoroti tiga aspek utama sebagai acuan daerah: tahapan koordinasi, pelaksana program, dan pemetaan wilayah. Tahapan Koordinasi dan Target Program mengacu pada rencana strategis yang menargetkan peningkatan kesejahteraan melalui dana sosial keagamaan. Target kinerja untuk tahun 2026 mencakup: Penyaluran manfaat bagi sekitar 700.800 jiwa penduduk miskin Islam (3% dari total nasional), dan Target kolaborasi program pendayagunaan zakat dan pengembangan wakaf sebesar 12,00%. Siapa Pelaksana Program? (Skema Kolaborasi) Implementasi program 2026 mengedepankan sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) melalui pembagian titik lokasi kolaborasi. Skema kontribusi yang disiapkan meliputi: BAZNAS: Target 1.000 titik secara nasional, di mana BAZNAS Provinsi (termasuk Kaltim) diharapkan berkontribusi pada 170 titik. LAZ: Target 1.000 titik, dengan kontribusi LAZ Provinsi sebanyak 210 titik. Program Khusus: Pengembangan program "Kampung Zakat" yang mengintegrasikan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah, dan ekoteologi. Daerah Terprogram dan Fokus Pemberdayaan Fokus utama program tahun 2026 meliputi finalisasi usulan titik lokasi di daerah-daerah strategis. Di Kalimantan Timur, koordinasi mencakup seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Selain Kampung Zakat, program unggulan lainnya yang menjadi sorotan adalah: BeZakat (Beasiswa Zakat Indonesia): Beasiswa sarjana S1 full funded untuk 8 semester bagi mustahik (fakir, miskin, sabilillah) yang lulus di PTN/PTKIN terpilih. Pemberdayaan Ekonomi: Pendayagunaan zakat untuk usaha produktif dengan kriteria prioritas bagi kepala keluarga dengan tanggungan usia sekolah dan mustahik yang memiliki keterbatasan akses perbankan. "Kejelasan mengenai siapa melakukan apa dan di daerah mana sangat penting agar BAZNAS Kaltim dapat menyusun rencana tindak lanjut yang konkret. Kami ingin memastikan partisipasi aktif daerah mampu mengakselerasi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal," tegas Dr. H. Abdurrahman dalam diskusi tersebut. Rapat ini menjadi pijakan bagi BAZNAS Kaltim untuk mensinkronkan data dan menetapkan lokasi kolaborasi guna menyongsong tahun 2026 yang lebih berdampak bagi umat
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat
JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen terus memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat guna memastikan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam mendampingi jajaran pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Berau melakukan audiensi strategis ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (13/4/2026). Rombongan dari Kalimantan Timur diterima langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., didampingi Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Meeting Ketua Lantai 2 ini memfokuskan pembahasan pada legalitas dan status kepemilikan aset Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan langkah penting untuk memastikan program-program unggulan di daerah memiliki payung hukum dan manajemen aset yang kuat. > "Kami hadir untuk memastikan sinergi antara BAZNAS RI, Provinsi, dan Kabupaten berjalan selaras. RSB Berau adalah aset luar biasa bagi umat di Kalimantan Timur, sehingga kejelasan status kepemilikan dan tata kelolanya sangat krusial agar manfaatnya bagi para mustahik dapat terus berlanjut secara profesional dan berkelanjutan," ujar Ahmad Nabhan. RSB Berau bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Pembangunannya yang dimulai sejak 2019 merupakan buah kolaborasi nyata antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, serta PT Berau Coal. Sejak dilakukan soft opening pada 27 Juli 2024 lalu di Jl. SA Maulana, Tanjung Redeb, RSB ini telah mencatatkan sejarah sebagai Rumah Sehat BAZNAS terbesar di Indonesia dan yang pertama di Pulau Kalimantan. Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, meliputi layanan UGD, dokter umum dan spesialis, rawat inap, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans dan edukasi kesehatan. Seluruh layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu (mustahik). Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menambahkan bahwa pertemuan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi pimpinan baru BAZNAS Berau. "Dengan kepemimpinan yang baru di Berau, kami ingin memperkuat koordinasi agar pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, semakin optimal. RSB Berau adalah bukti nyata bahwa zakat dapat dikelola menjadi program produktif di bidang kesehatan yang inklusif," ungkapnya. Dalam audiensi tersebut, turut hadir jajaran internal BAZNAS RI untuk memberikan masukan teknis, di antaranya Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Hartanto, Kepala Bagian URT dan Manajemen Aset Atika Astuti, serta perwakilan Divisi Kesehatan Siti Masturoh. Sementara dari jajaran BAZNAS Berau, hadir Ketua BAZNAS Berau Ir. H. Muhammad Gazali, S.IP., M.M., bersama Wakil Ketua II Jul Amri Putra, S.Pd., dan Wakil Ketua IV Suparman, S.Pkp., M.Ap.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur
SAMARINDA – Sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Acara yang diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur ini berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kaltim, Selasa (7/4/2026). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust). "BAZNAS adalah lembaga pengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang bersifat sangat sensitif. Tanpa transparansi, mustahil kita bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari muzaki. Melalui penguatan PPID ini, kita menargetkan seluruh BAZNAS se-Kaltim mampu bertransformasi menjadi lembaga dengan kualifikasi 'Informatif'," tegas Ahmad Nabhan saat membuka acara. Untuk memberikan pemahaman mendalam, BAZNAS Kaltim menghadirkan tiga pakar dari Komisi Informasi Kaltim sebagai pemateri. Hajaturamsyah, S.Hut., M.M. Wakil Ketua KI Kaltim, Juraidah, S.P., M.AP. Koordinator Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik dan Wesley L. Hutasoit, S.Sos., M.SP. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Tata Kelola. Materi yang disampaikan meliputi urgensi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), tata cara penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), hingga aspek teknis pengujian konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan. Salah satu agenda utama dalam Bimtek ini adalah sesi praktik pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk persiapan monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026. Para peserta dibimbing langsung dalam melakukan simulasi pengisian e-monev yang mencakup enam indikator besar, yaitu: * Informasi yang wajib diumumkan secara berkala. * Informasi yang wajib tersedia setiap saat. * Standar pelayanan informasi publik. * Ketersediaan sarana dan prasarana. * Digitalisasi melalui media sosial dan website. * Komitmen organisasi dan dukungan anggaran PPID. Semangat kolaborasi terlihat dari kehadiran perwakilan tim PPID dari 10 Kabupaten/Kota, mulai dari Berau hingga Mahakam Ulu. Dengan total peserta yang hadir, kegiatan ini diharapkan menghasilkan keseragaman standar layanan informasi di seluruh tingkatan BAZNAS se-Kaltim. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa tindak lanjut dari Bimtek ini adalah pendampingan intensif bagi daerah agar setiap BAZNAS kabupaten/kota segera menetapkan SK PPID dan mengalokasikan anggaran khusus untuk keterbukaan informasi. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan mudah diakses oleh publik melalui kanal-kanal digital yang kita miliki," pungkasnya.
BERITA07/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BAZNAS Kaltim Lakukan Pembaruan Sistem PPID Melalui Kerja Sama Strategis
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BAZNAS Kaltim Lakukan Pembaruan Sistem PPID Melalui Kerja Sama Strategis
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat komitmennya dalam keterbukaan informasi publik melalui langkah strategis digitalisasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama pembangunan Website Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) bersama ZETA (Zenith Engineering & Tech Alliance) pada Rabu (18/03/2026). Dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Pelaporan, dan Amil, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I. Kerja sama ini bertujuan untuk membangun sistem digital yang komprehensif, mencakup pelayanan informasi secara daring, pengelolaan konten yang edukatif, serta pengembangan infrastruktur digital lembaga yang lebih modern dan akuntabel. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E menjelaskan bahwa keberadaan website PPID yang mumpuni merupakan instrumen vital dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat di era digital. "Layanan PPID secara online ini adalah kunci. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik melalui pengelolaan data yang profesional. Target kami jelas, tahun ini BAZNAS Kaltim harus meraih predikat Informatif," ujar Badrus Syamsi. Optimisme ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) menempatkan BAZNAS Kaltim pada kategori "Menuju Informatif". Dengan adanya sistem baru ini, diharapkan standar keterbukaan informasi lembaga akan meningkat signifikan. Selain penguatan di tingkat provinsi, BAZNAS Kaltim juga berharap langkah ini menjadi stimulus bagi BAZNAS di tingkat kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur. "Kami mendorong BAZNAS daerah untuk memaksimalkan hal yang sama. Minimal, semua bisa mencapai kategori 'Menuju Informatif' dalam pengelolaan informasi dan data," tambahnya. Langkah digitalisasi ini juga ditegaskan sebagai manifestasi dari implementasi prinsip 3A yang menjadi ruh pengelolaan zakat di Indonesia. "Transparansi ini adalah bagian dari upaya kita untuk tetap teguh pada prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Masyarakat harus tahu bagaimana dana umat dikelola dan didistribusikan secara transparan," tutupnya. Melalui kemitraan dengan ZETA, website PPID BAZNAS Kaltim diharapkan dapat segera beroperasi penuh untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses data, laporan keuangan, hingga program-program pemberdayaan secara cepat dan akurat.
BERITA18/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Indonesia Bagikan 74.228 Makanan Berbuka Puasa kepada Warga Palestina di Bulan Ramadan
BAZNAS Indonesia Bagikan 74.228 Makanan Berbuka Puasa kepada Warga Palestina di Bulan Ramadan
BAZNAS RI telah menyalurkan 74.228 porsi hidangan berbuka puasa kepada warga Palestina yang tinggal di kamp-kamp pengungsian di Jalur Gaza selama bulan Ramadan. Bantuan makanan siap saji ini diberikan untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat yang terkena dampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut. Program kemanusiaan yang diluncurkan oleh BAZNAS RI ini telah didistribusikan di beberapa wilayah di Jalur Gaza, termasuk Khan Yunis, Deir al-Balah, Al Mawasi, Al Musaddar, dan Al Buraij. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, mencakup tenda pengungsian dan masyarakat yang terdampak konflik serta kesulitan mengakses kebutuhan dasar. Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Deputi II BAZNAS RI, menyatakan bahwa pembagian hidangan berbuka puasa kepada warga Palestina merupakan bagian dari agenda kemanusiaan rutin yang dilakukan BAZNAS setiap Ramadan. Tujuan program ini adalah untuk membantu warga Gaza dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan layak. BAZNAS RI senantiasa berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terkena dampak konflik dan krisis kemanusiaan. Selain bantuan makanan berbuka puasa, BAZNAS juga menyediakan program dukungan lain seperti paket pangan, layanan kesehatan, air bersih, pakaian, tenda, selimut, dan fasilitas pendidikan darurat untuk anak-anak. Masyarakat Indonesia dihimbau untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina dengan menyumbangkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar bantuan dapat terus sampai kepada mereka yang membutuhkan. Sumber: BAZNAS RI. “Selama Ramadan, BAZNAS RI Distribusikan 74.228 Porsi Hidangan Berbuka Puasa untuk Warga Palestina.” Dipublikasikan pada 12 Maret 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kaltim Gandeng Media: Wujudkan Transparansi dalam Pengelolaan Dana Umat
BAZNAS Kaltim Gandeng Media: Wujudkan Transparansi dalam Pengelolaan Dana Umat
SAMARINDA – Kepercayaan masyarakat (public trust) adalah nyawa bagi lembaga pengelola zakat. Menyadari hal tersebut, BAZNAS Kalimantan Timur melakukan langkah progresif dengan merangkul insan pers sebagai "benteng" sekaligus "kaca transparan" dalam pengawasan pengelolaan, pelaporan, hingga pendistribusian dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, menegaskan bahwa komitmen transparansi BAZNAS Kaltim tidak hanya sebatas angka di atas kertas, tetapi juga keberanian untuk dikoreksi. Beliau memandang wartawan sebagai mitra kritis yang dapat membantu menjaga integritas lembaga. "Kami tidak ingin media hanya memberitakan yang manis-manis saja. Jika rekan-rekan menemukan ada yang tidak beres, ada kejanggalan dalam pengelolaan, atau laporan keuangan yang dirasa tidak sinkron, ayo kita duduk bersama. Koreksi kami, benahi bersama, agar pengelolaan dana umat ini semakin sempurna," tegas Badrus dalam momentum silaturahmi di Samarinda (16/3/2026). Komitmen transparansi ini dituangkan ke dalam tiga aspek krusial yang dipaparkan kepada media: Pengelolaan & Pelaporan yang Akuntabel: BAZNAS Kaltim telah membuktikan kepatuhan administrasinya melalui opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2025. Badrus menekankan bahwa laporan keuangan harus bisa dibaca secara utuh oleh publik agar tidak terjadi misinformasi. Pendistribusian yang Berdampak: Hingga pertengahan Maret 2026, distribusi dana telah mencapai Rp5,7 miliar (termasuk program unggulan Ramadan Bahagia senilai Rp3 miliar). Media diajak untuk melihat langsung bagaimana dana zakat dikonversi menjadi solusi bagi mustahik (penerima zakat). Integritas Operasional: Untuk menjaga kemurnian dana zakat, BAZNAS memastikan kegiatan seremonial seperti buka puasa bersama tidak menyentuh dana zakat sepeser pun, melainkan menggunakan dana operasional resmi (APBD/Hak Amil) yang diaudit secara ketat oleh Satuan Audit Internal. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim ingin memastikan seluruh aktivitasnya selaras dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dengan menggandeng media sebagai mitra syiar, BAZNAS Kaltim tidak hanya bertujuan mengejar target pengumpulan sebesar Rp25 miliar di tahun 2026, tetapi juga ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh muzakki (pembayar zakat) dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka, profesional, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gandeng Insan Pers: Jadilah Mata dan Telinga Publik dalam Mengawal Dana Umat
BAZNAS Kaltim Gandeng Insan Pers: Jadilah Mata dan Telinga Publik dalam Mengawal Dana Umat
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa transparansi bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus dikawal bersama. Dalam agenda silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers di Harris Hotel Samarinda (16/3/2026), BAZNAS Kaltim secara terbuka mengajak media di Kalimantan Timur untuk menjadi mitra kritis dalam pengawasan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menekankan bahwa lembaga tidak anti-kritik. Media diharapkan tidak hanya menyoroti keberhasilan program, tetapi juga berani menyuarakan kejanggalan jika ditemukan. "Jika ada yang dirasa kurang tepat, mari kita benahi bersama. Kami ingin media menjadi mitra yang mengoreksi agar tata kelola kami semakin sempurna," ujar Badrus. BAZNAS Kaltim mengajak wartawan untuk membantu masyarakat memahami cara membaca laporan keuangan lembaga zakat. Hal ini penting agar tidak terjadi salah tafsir terkait arus kas dan distribusi dana, sehingga kepercayaan publik yang tengah tumbuh pesat tetap terjaga. Di tengah tren kenaikan pengumpulan dana yang signifikan—dari Rp6,7 miliar (2022) hingga mencapai Rp20,5 miliar (2025)—BAZNAS Kaltim menegaskan bahwa sinergi dengan media adalah kunci untuk menjaga Prinsip 3A: Aman Syar'i: Pengelolaan sesuai syariat Islam. Aman Regulasi: Kepatuhan terhadap hukum negara (terbukti dengan predikat WTP tercepat). Aman NKRI: Memastikan dana zakat memperkuat keutuhan bangsa. Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menegaskan kepada media bahwa kegiatan operasional dan silaturahmi seperti ini tidak menggunakan dana zakat sedikitpun, melainkan menggunakan pos hak amil atau dukungan APBD. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap rupiah dana zakat dari muzzaki benar-benar sampai ke tangan mustahik yang berhak. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kaltim berharap media massa di Kalimantan Timur berperan sebagai "mata dan telinga" masyarakat. Dengan pengawasan yang ketat dari pers, BAZNAS optimis target pengumpulan Rp25 Miliar di tahun 2026 dapat tercapai dengan tetap menjaga akuntabilitas yang tinggi.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Tuntaskan Safari Ramadhan, BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kutai Barat dan Mahakam Ulu
Tuntaskan Safari Ramadhan, BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kutai Barat dan Mahakam Ulu
KUTAI BARAT – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyelesaikan rangkaian agenda Safari Ramadhan 1447 H bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Titik akhir perjalanan ini dipusatkan di dua lokasi strategis, yakni Masjid Islamic Center Melak Ulu, Kutai Barat, dan Masjid Baitul Muttaqin, Mahakam Ulu. Dalam agenda yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan paket "Ramadhan Bahagia" kepada masing-masing 150 Kepala Keluarga (KK) di kedua wilayah tersebut. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan bantuan menjangkau kawasan terjauh di Kalimantan Timur. Hadir mendampingi Wakil Gubernur, Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H. Ia menegaskan bahwa rute Kutai Barat dan Mahakam Ulu ini menjadi penutup yang sangat berkesan dalam rangkaian syiar zakat tahun ini. Dalam keterangannya, Achmad Suparno menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian distribusi bantuan di seluruh penjuru Bumi Etam. "Agenda di Kutai Barat dan Mahakam Ulu ini menjadi titik penutup rangkaian Safari Ramadhan kami tahun ini. BAZNAS Kaltim secara konsisten melakukan penyaluran paket Ramadhan melalui koordinasi intensif dengan BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh wilayah," ujar Achmad Suparno, S.H saat kunjungan di Mahulu Minggu, (15/03/2026) lalu. Lebih lanjut, Achmad Suparno menjelaskan bahwa program "Ramadhan Bahagia" tahun 1447 H ini telah berhasil menjangkau seluruh pelosok Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim memastikan bahwa keberkahan zakat dirasakan secara merata di tingkat provinsi. "Secara keseluruhan, BAZNAS Kaltim telah mendistribusikan total 1.720 paket bantuan yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para mustahik dan membawa kebahagiaan bagi mereka dalam menyambut hari kemenangan," pungkasnya. Dengan berakhirnya agenda di Mahakam Ulu, BAZNAS Kaltim kini fokus pada optimalisasi pengumpulan Zakat Fitrah dan Zakat Maal menjelang Idul Fitri, guna memastikan seluruh dana yang terhimpun dapat segera disalurkan sesuai syariat dan tepat sasaran.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadhan melalui program "Bahagia Anak Yatim". Sebanyak 200 anak yatim dhuafa di wilayah Samarinda menerima santunan pada Kamis (12/03/2026) di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (PPT) MAN 2 Samarinda. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kaltim dalam memuliakan anak yatim serta memastikan mereka merasakan kegembiraan di bulan penuh berkah. Penyaluran tahun ini turut didukung oleh mitra perbankan, yakni Maybank Syariah dan OCBC Syariah. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa total dana yang disalurkan dalam agenda ini mencapai Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah). "Setiap anak mendapatkan manfaat berupa uang tabungan sebesar Rp 500.000,- yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing, ditambah dengan paket souvenir dan kaos senilai Rp 145.000,-. Kami ingin memastikan bantuan ini memberikan manfaat bagi kebutuhan mereka," ujar Achmad Suparno. Achmad Suparno juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat luar biasa, di mana kuota pendaftaran telah terpenuhi jauh sebelum batas waktu yang ditentukan. Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan agar jangkauan manfaat bagi umat semakin luas. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., dalam tausiyahnya memberikan penguatan spiritual kepada para pendamping dan anak-anak yang hadir. Ia berpesan agar para pendamping terus membimbing anak-anak dalam jalur ketaatan, seperti menjaga sholat, puasa, dan mengaji agar senantiasa dalam naungan Rahmatan Lil 'Alamin. "Anak-anakku, teruslah belajar agar menjadi manusia yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Jangan lupa kirimkan doa terbaik untuk orang tua yang telah tiada. Kita harus menanamkan rasa syukur dan semangat juang agar tidak terus berada dalam lingkaran kemiskinan. Ingatlah, sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat, bukan sekadar meminta," pesan Dr. Abdurrahman. Acara ditutup dengan doa bersama untuk para muzaki (donatur) agar senantiasa diberikan keberkahan harta dan kesehatan.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia Salurkan 150 Paket Bahagia serta Perkuat Literasi Digital Lansia
BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia Salurkan 150 Paket Bahagia serta Perkuat Literasi Digital Lansia
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur menggelar aksi kolaborasi bertajuk "BUBUHAN PeKA" (NgaBUburit dan BUka Bersama BubuHAN PeKA) di Kantor BI Kaltim, Jumat (13/03/2026). Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kaltim menyalurkan 150 Paket Ramadan Bahagia (PRB) yang dikhususkan bagi para lansia dhuafa di Kota Samarinda. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi bantuan pangan, tetapi juga dibekali dengan edukasi perlindungan konsumen dan keamanan transaksi digital bagi kelompok rentan. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, dalam sambutannya mengapresiasi kemitraan kokoh yang telah terjalin antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini telah melahirkan berbagai program berdampak luas bagi masyarakat Kaltim. "Kolaborasi kami dengan Bank Indonesia sudah sangat mendalam dan mencakup berbagai pilar. Di sektor ekonomi, kita telah membangun Workshop Manik Kaltim untuk mendukung UMKM pengrajin khas Dayak agar naik kelas. Di sektor kesehatan, sinergi kita terwujud melalui khitanan massal, sementara di sektor pendidikan kita telah mengupayakan pengadaan fasilitas belajar berupa meja kursi untuk beberapa sekolah di Kalimantan Timur," papar Ahmad Nabhan. Semnetara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Jajang Hermawan menambahkan bahwa di era digital ini, pemberian bantuan sosial harus dibarengi dengan proteksi literasi. "Dukungan kepada masyarakat perlu disertai edukasi agar saudara-saudara kita, terutama para lansia, terhindar dari berbagai modus penipuan transaksi digital," kata Jajang saat memberikan sambutan. Dalam sesi edukasi, para penerima manfaat diajarkan cara menjaga keamanan data pribadi serta mengenali indikasi penipuan daring (online). Sinergi ini merupakan wujud nyata kepedulian negara dan lembaga zakat dalam mendorong pemberdayaan kelompok dhuafa agar semakin cerdas dan aman dalam memanfaatkan layanan keuangan. Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, serta perwakilan dari MUI, Muhammadiyah, dan Dinas Sosial ini ditutup dengan khidmat melalui doa bersama dan buka puasa. Penyerahan 150 Paket Ramadan Bahagia secara simbolis menjadi penanda bahwa zakat dan instrumen kebijakan moneter dapat berjalan beriringan dalam menciptakan kesejahteraan sosial. Diharapkan, Paket Ramadan Bahagia ini mampu meringankan kebutuhan pokok para lansia dhuafa di sepuluh hari terakhir bulan suci.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Penyaluran Zakat Karyawan Bankaltimtara Senilai Rp3,6 Miliar
BAZNAS Kaltim Terima Penyaluran Zakat Karyawan Bankaltimtara Senilai Rp3,6 Miliar
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menerima amanah besar dari keluarga besar PT BPD Kaltim Kaltimtara. Dalam agenda resmi yang digelar pada Rabu (11/03/2026), dilakukan penyerahan zakat dari jajaran Komisaris, Direksi, dan Pegawai Bankaltimtara dengan nilai total mencapai Rp3.684.946.474,00. Secara simbolis, dana tersebut diserahkan kepada BAZNAS Kaltim sebagai bentuk kepatuhan dan kepedulian sosial karyawan perbankan daerah terhadap kesejahteraan umat. Pada momen yang sama, BAZNAS Kaltim juga langsung mendistribusikan kembali dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp1.850.191.216,00 untuk para mustahik di lingkungan PT BPD Kaltimtara yang diserahkan langsung kepada Direktur Syariah Bankaltimtara, Muhammad Edwin. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, didampingi Wakil Ketua III H. Barus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Direktur Pelaksana Munawarah S.Sos.I. Dampak Nyata Zakat Sepanjang 2025 Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bankaltimtara. Ia memaparkan bahwa amanah zakat yang dikelola BAZNAS telah memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur melalui 5 Pilar Program Utama. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kaltim mencatatkan capaian penyaluran sebagai berikut: Pilar Program Jumlah Penerima Manfaat Total Anggaran Kaltim Peduli 9.501 orang Rp10,44 Miliar Kaltim Makmur 516 orang Rp6,79 Miliar Kaltim Taqwa 2.558 orang Rp1,75 Miliar Kaltim Sehat 2.574 orang Rp1,73 Miliar Kaltim Cerdas 194 orang Rp224,69 Juta Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki Ahmad Nabhan menekankan bahwa pendayagunaan zakat kini lebih difokuskan pada program pemberdayaan ekonomi. Beberapa keberhasilan yang disoroti meliputi Sektor seperti peternakan domba di Paser serta ayam petelur di Balikpapan dan Samarinda. UMKM pemberian bantuan motor dan gerobak jualan di berbagai kabupaten/kota. Kesehatan & Sosial: Operasi celah bibir, khitan massal, dan santunan anak yatim. Semnetara itu Pendidikan berupa bantuan biaya sekolah, UKT (Uang Kuliah Tunggal), hingga fasilitas meja dan kursi sekolah. "Kami berharap kolaborasi dengan Bankaltimtara terus berlanjut dan berkembang. Kedepannya, penyaluran tidak hanya terbatas bagi mustahik di lingkungan internal bank, namun bisa merambah lebih luas ke program-program pemberdayaan produktif agar manfaat zakat ini semakin luas dirasakan masyarakat Kaltim," ujar Ahmad Nabhan. Dengan sinergi yang kuat antara lembaga keuangan dan lembaga pengelola zakat, BAZNAS Kaltim optimis visi untuk menyejahterakan umat dan mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) dapat segera terwujud.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
SAMARINDA – Semangat berbagi di bulan suci terus bergulir. Kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggandeng Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kaltim dalam agenda kolaboratif bertajuk "Rasa Ramadan". Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan di kawasan Lempake pada Selasa, (10/03/2026). Sebanyak 200 Paket Ramadan Bahagia (PRB) disalurkan secara serentak untuk 200 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga wilayah secara bertahap, yaitu: Kecamatan Palaran Kecamatan Samarinda Ilir Kecamatan Samarinda Utara Ketua YJI Kaltim, Hj. Wahyu Seno Aji, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya penyaluran bantuan ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat prasejahtera di momen Ramadan. "Kami sangat bersyukur dapat menyalurkan bantuan ini secara langsung kepada warga. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada BAZNAS Kaltim yang telah membuka ruang kolaborasi dengan YJI. Semoga sinergi ini membawa keberkahan bagi para penerima manfaat," ujar Hj. Wahyu Seno Aji. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa menggandeng komunitas dan yayasan sosial seperti YJI adalah strategi efektif untuk memastikan zakat menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan secara lebih luas. "Kolaborasi adalah kunci. Dengan menggandeng YJI, kami dapat menyisir mustahik di berbagai kecamatan seperti Palaran dan Samarinda Ilir dengan lebih akurat. Ini adalah amanah dari para muzakki yang harus kami sampaikan dengan penuh rasa tanggung jawab," ungkap H. Ahmad Nabhan. Penyaluran 200 paket di Lempake ini menjadi bagian dari target besar BAZNAS Kaltim dalam program Ramadan Bahagia tahun ini. Angka 200 paket ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan kepedulian bahwa negara dan lembaga zakat hadir di tengah kesulitan masyarakat.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
SAMARINDA – Semangat berbagi di bulan suci terus bergulir. Kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggandeng Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kaltim dalam agenda kolaboratif bertajuk "Rasa Ramadan". Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan di kawasan Lempake pada Selasa, (10/03/2026). Sebanyak 200 Paket Ramadan Bahagia (PRB) disalurkan secara serentak untuk 200 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga wilayah strategis, yaitu: Kecamatan Palaran Kecamatan Samarinda Ilir Kecamatan Samarinda Utara Apresiasi dari Yayasan Jantung Indonesia Ketua YJI Kaltim, Hj. Wahyu Seno Aji, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya penyaluran bantuan ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat prasejahtera di momen Ramadan. "Kami sangat bersyukur dapat menyalurkan bantuan ini secara langsung kepada warga. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada BAZNAS Kaltim yang telah membuka ruang kolaborasi dengan YJI. Semoga sinergi ini membawa keberkahan bagi para penerima manfaat," ujar Hj. Wahyu Seno Aji. Komitmen BAZNAS Kaltim dalam Kolaborasi Kebaikan Sementara itu, Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa menggandeng komunitas dan yayasan sosial seperti YJI adalah strategi efektif untuk memastikan zakat menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan secara lebih luas. "Kolaborasi adalah kunci. Dengan menggandeng YJI, kami dapat menyisir mustahik di berbagai kecamatan seperti Palaran dan Samarinda Ilir dengan lebih akurat. Ini adalah amanah dari para muzakki yang harus kami sampaikan dengan penuh rasa tanggung jawab," ungkap H. Ahmad Nabhan. Menebar Manfaat, Menjaga Amanah Penyaluran 200 paket di Lempake ini menjadi bagian dari target besar BAZNAS Kaltim dalam program Ramadan Bahagia tahun ini. Angka 200 paket ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan kepedulian bahwa negara dan lembaga zakat hadir di tengah kesulitan masyarakat. Dengan semangat Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pihak guna memaksimalkan potensi zakat demi kesejahteraan umat di Kalimantan Timur.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Hadirkan Senyum di Bulan Suci, BAZNAS Kaltim Salurkan 25 Paket Ramadan Bahagia di RS Atma Husada Mahakam
Hadirkan Senyum di Bulan Suci, BAZNAS Kaltim Salurkan 25 Paket Ramadan Bahagia di RS Atma Husada Mahakam
SAMARINDA – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Aula Bahempas RS Atma Husada Mahakam, Rabu (18/3/2026). Di tengah momentum bulan suci yang penuh berkah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menebar kemaslahatan melalui agenda penyerahan Paket Ramadan Bahagia (PRB). Sebanyak 25 paket sembako disalurkan khusus bagi para mustahik yang berada di lingkungan sekitar RS Atma Husada Mahakam. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur RS Atma Husada Mahakam, dr. Indah Puspitasari, MARS. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaboratif yang diinisiasi oleh BAZNAS Kaltim. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian BAZNAS Kaltim kepada warga di lingkungan rumah sakit kami. Sinergi ini membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan ini," ujar dr. Indah. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan, penyaluran 25 paket ini merupakan bagian dari rangkaian program unggulan BAZNAS Kaltim selama bulan suci. “Sebagaimana diketahui, BAZNAS Kaltim menargetkan pendistribusian ribuan paket serupa di seluruh wilayah Kalimantan Timur baik melalui BAZNAS Kabupaten/Kota, UPZ, dan langsung perorangan” jelasnya. Penyerahan paket dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat, diikuti dengan doa bersama untuk keberkahan para muzakki (pembayar zakat) dan kemajuan pembangunan di Kalimantan Timur. Senyum merekah dari para penerima manfaat menjadi bukti bahwa dana zakat yang dikelola dengan amanah mampu menghadirkan dampak nyata. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltim kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), memastikan setiap bantuan tepat sasaran kepada mereka yang berhak. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban kebutuhan pokok masyarakat sekitar RS Atma Husada Mahakam dapat terbantu, sehingga mereka dapat menjalani sisa bulan Ramadan dengan lebih tenang dan bahagia.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Kemanusiaan: BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadan Bahagia di Lingkungan DLH
Sinergi Kemanusiaan: BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadan Bahagia di Lingkungan DLH
SAMARINDA – Mengawali pekan kedua bulan suci, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar agenda penyaluran Paket Ramadan Bahagia (PRB) sekaligus buka puasa bersama di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, serta jajaran pimpinan Dinas Lingkungan Hidup. Kehadiran BAZNAS di tengah keluarga besar DLH ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk mendistribusikan dana zakat secara tepat sasaran kepada para mustahik di lingkungan instansi pemerintahan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Joko Istanto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian BAZNAS Kaltim terhadap para mustahik di lingkungannya. Menurutnya, bantuan ini hadir di waktu yang sangat tepat. "Kami sangat mengapresiasi bantuan dari BAZNAS Kaltim. Paket Ramadan Bahagia ini tentu sangat bermanfaat bagi para penerima manfaat di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, terlebih di tengah momentum Ramadan yang penuh berkah ini," ujar Joko Istanto. Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, menjelaskan bahwa program PRB ini dirancang untuk memastikan kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan secara merata. Penyaluran di DLH ini merupakan salah satu titik dari rangkaian distribusi besar yang dilakukan BAZNAS Kaltim sepanjang bulan suci. "Kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan amanah dari para muzakki. Kami berharap paket ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita dalam menjalankan ibadah puasa," tutur Miswan. Acara penyaluran yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama. Momen ini menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat hubungan antara pengelola zakat dan instansi pemerintah, guna mewujudkan tata kelola filantropi Islam yang harmonis di Kalimantan Timur. Dengan terlaksananya penyaluran ini, BAZNAS Kaltim kembali menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang transparan dan profesional mampu menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan umat, sejalan dengan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Dalam Bulan Ramadan, BAZNAS RI Salurkan 100.000 Liter Air Bersih ke Warga Gaza Palestina
Dalam Bulan Ramadan, BAZNAS RI Salurkan 100.000 Liter Air Bersih ke Warga Gaza Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan 100.000 liter air bersih di Al Jalaa region, Gaza, Palestina, dalam upaya membantu warga Palestina yang membutuhkan air bersih akibat krisis air. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengungkapkan kebahagiaannya atas berhasilnya penyaluran air bersih ini sebagai respons dari masyarakat Indonesia yang berkomitmen memberikan bantuan kepada Palestina. "Alhamdulillah penyaluran air bersih telah dilaksanakan, kebutuhan air bersih adalah hal yang mendesak terutama dalam situasi darurat dan bulan suci Ramadan," ungkap Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS RI akan terus mengirimkan bantuan air bersih untuk membantu warga Gaza menghadapi krisis air yang mereka alami. Program distribusi air bersih ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palestina dan memperkuat solidaritas antara Indonesia dan Palestina. Warga Gaza menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas bantuan air bersih yang diberikan. Kiai Noor menekankan bahwa BAZNAS RI akan terus memantau situasi di Gaza dan memastikan kebutuhan dasar seperti pangan, air, dan layanan kesehatan tetap terpenuhi. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan bantuan melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS untuk meringankan beban yang dirasakan oleh warga Palestina. Untuk mendukung aksi kemanusiaan ini, Anda dapat berdonasi melalui kanal resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dilink: https://kaltim.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
BAZNAS Kaltim Salurkan Rp124 Juta untuk Korban Kebakaran di Paser Bersama Gubernur
BAZNAS Kaltim Salurkan Rp124 Juta untuk Korban Kebakaran di Paser Bersama Gubernur
PASER – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan kepedulian nyata bagi masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran di Desa Muara Adang, Kabupaten Paser. Penyaluran bantuan ini dilakukan bertepatan dengan kunjungan kerja dan peninjauan langsung Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., ke lokasi kejadian pada pada Rabu, (04/03/2026) Dalam agenda tersebut, BAZNAS Kaltim hadir melalui Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., yang turut mendampingi Gubernur serta Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, guna memastikan bantuan bagi warga terdampak tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Melalui program Paket Ramadan Bahagia (PRB), BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan kepada 207 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban musibah kebakaran. Total nilai bantuan yang digelontorkan mencapai Rp124.200.000, di mana setiap keluarga mendapatkan paket bantuan senilai Rp600.000 untuk membantu meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok di bulan Ramadan. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di lokasi bencana merupakan komitmen lembaga untuk selalu hadir di tengah kesulitan umat. "Penyaluran ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki. Di tengah suasana Ramadan, kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di Desa Muara Adang tetap merasakan kebahagiaan dan memiliki harapan untuk bangkit kembali," ujar H. Badrus Syamsi. Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas'ud, dalam arahannya saat peninjauan mengapresiasi langkah responsif BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Kabupaten Paser. Beliau menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat sangat krusial dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga yang mengalami musibah. Gubernur berharap bantuan Paket Ramadan Bahagia ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga untuk menopang kebutuhan harian selama masa pemulihan pascabencana. Penyaluran bantuan ini juga turut didampingi oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Paser, di antaranya Wakil Ketua II/IV Ustadz H. Nasruddin, Lc., M.Pd., dan Wakil Ketua I Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M. Kolaborasi lintas tingkat ini memastikan bahwa koordinasi pendataan di lapangan berjalan akurat, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan. BAZNAS Kaltim terus berkomitmen untuk mengawal proses pemulihan sosial ekonomi bagi para penyintas bencana di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Berikan Layanan Prima, BAZNAS Kaltim Jemput Zakat General Manager Hotel Bumi Senyiur
Berikan Layanan Prima, BAZNAS Kaltim Jemput Zakat General Manager Hotel Bumi Senyiur
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan bagi para muzakki untuk menunaikan kewajiban Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Pada Rabu (04/03/2026), BAZNAS Kaltim melaksanakan layanan jemput zakat langsung kepada General Manager Hotel Bumi Senyiur di Hotel Bumi Senyiur Samarinda. Hadir memimpin langsung layanan tersebut adalah Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, S.Sos.I. Langkah jemput bola ini merupakan bagian dari strategi BAZNAS Kaltim untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para profesional dan muzakki perorangan yang memiliki kesibukan tinggi. H. Miswan Thahadi menyampaikan bahwa layanan jemput zakat ini adalah bentuk treatment khusus dan apresiasi BAZNAS Kaltim kepada para muzakki. Menurutnya, kenyamanan muzakki dalam menyalurkan dana ZIS menjadi prioritas utama lembaga. "Layanan jemput zakat ini menjadi bentuk komitmen kami dalam mengelola dana ZIS secara profesional. Kami ingin memastikan bahwa setiap muzakki mendapatkan pelayanan yang terbaik, mudah, dan transparan tanpa harus mengganggu aktivitas keseharian mereka," ujar H. Miswan. Meskipun antusiasme berzakat meningkat tajam di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kaltim menegaskan bahwa layanan jemput zakat ini tersedia sepanjang tahun. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini kapan saja untuk menunaikan zakat mal, zakat profesi, maupun sedekah lainnya. Sejauh ini, layanan jemput zakat BAZNAS Kaltim telah menyasar berbagai sektor, antara lain: Unit Pengumpul Zakat (UPZ): Dinas-dinas dan instansi pemerintah di lingkungan Pemprov Kaltim. Sektor Swasta: Perhotelan, perusahaan, dan pelaku usaha. Muzakki Perorangan: Masyarakat umum yang menghendaki layanan di rumah atau kantor. Dengan semakin masifnya layanan jemput zakat, BAZNAS Kaltim berharap pengumpulan dana umat dapat dioptimalkan. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program unggulan untuk membantu mustahik dan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur. Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, BAZNAS Kaltim menyediakan saluran komunikasi yang responsif agar tim jemput zakat dapat segera menjangkau lokasi muzakki.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Peringati Nuzulul Qur'an, BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Jadikan Al-Qur'an Pedoman Hidup dan Berbagi
Peringati Nuzulul Qur'an, BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Jadikan Al-Qur'an Pedoman Hidup dan Berbagi
SAMARINDA – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus aktif melakukan syiar dakwah dan penguatan literasi zakat di lingkungan instansi pemerintah. Pada Selasa (03/03/2026), Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., hadir memberikan ceramah agama di hadapan jajaran pegawai RSJD Atma Husada Mahakam, Samarinda. Dalam tausiyah yang berlangsung khidmat tersebut, H. Miswan Thahadi mengangkat tema sentral mengenai "Peringatan Nuzulul Qur'an: Mengambil Hikmah dan Petunjuk untuk Kesalehan Sosial." Dalam paparannya, H. Miswan Thahadi menjelaskan bahwa momentum turunnya Al-Qur’an (Nuzulul Qur’an) merupakan peringatan bagi setiap muslim untuk kembali menjadikan kalamullah sebagai pedoman utama dalam berperilaku, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. "Nuzulul Qur'an adalah saat di mana cahaya kebenaran diturunkan. Bagi para tenaga medis dan pegawai di RSJD Atma Husada, Al-Qur'an mengajarkan kita tentang kesabaran, kasih sayang, dan ketulusan dalam melayani sesama. Menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman berarti meningkatkan kualitas kerja kita sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT," ujar H. Miswan Thahadi. Selain menekankan aspek spiritual, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim ini juga mengingatkan bahwa Al-Qur'an selalu menyandingkan perintah shalat dengan perintah zakat. Hal ini menunjukkan bahwa kesalehan seorang hamba tidak sempurna tanpa adanya kepedulian sosial melalui penunaian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Beliau mengajak seluruh pegawai RSJD Atma Husada untuk menyempurnakan ibadah Ramadan dengan membersihkan harta melalui BAZNAS. Dana ZIS yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui program-program strategis, termasuk bantuan kesehatan bagi masyarakat dhuafa yang membutuhkan layanan medis namun terkendala biaya. Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS Kaltim dan RSJD Atma Husada dalam misi kemanusiaan. Dengan semangat Nuzulul Qur'an, diharapkan muncul komitmen baru di kalangan ASN dan tenaga medis untuk menjadi pribadi yang lebih qur'ani—pribadi yang tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga bermanfaat secara sosial. "Mari kita jadikan peringatan Nuzulul Qur'an ini sebagai titik balik untuk lebih gemar membaca, merenungi, dan yang paling penting adalah mengamalkan isi Al-Qur'an, salah satunya dengan gemar berbagi melalui zakat dan sedekah," tutup beliau.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →