WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut berpartisipasi dalam agenda Pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan logistik serta kelancaran distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BAZNAS Kaltim hadir dalam kegiatan tersebut melalui Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas respons kemanusiaan melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Pembentukan klaster logistik kebencanaan bertujuan membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam pengelolaan logistik bencana. Melalui mekanisme tersebut, ketersediaan dan distribusi bantuan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Klaster ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, memperkuat sistem informasi logistik, serta mengatasi kesenjangan dan hambatan distribusi bantuan. Dengan demikian, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, dan akuntabel.

Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam pembentukan klaster logistik sejalan dengan pelaksanaan program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yaitu program kebencanaan BAZNAS yang berperan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat terdampak sesuai kapasitas dan kebutuhan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, BTB tidak hanya berfokus pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapan personel, peralatan, koordinasi, serta dukungan logistik agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD dan unsur terkait menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan fungsi dan sumber daya yang saling melengkapi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan dalam klaster logistik juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi mengenai kebutuhan di lapangan, mekanisme mobilisasi bantuan, serta dukungan sumber daya yang dapat dioptimalkan ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap dan responsif.

“Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Melalui partisipasi ini, kami berharap peran BAZNAS Tanggap Bencana semakin terintegrasi dalam upaya kemanusiaan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.

Ia menambahkan, kesiapan logistik dan koordinasi sejak sebelum bencana terjadi dapat membantu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan melalui BTB serta menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pembentukan klaster logistik juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kebencanaan tidak hanya tersedia, tetapi dapat dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi. Informasi mengenai kebutuhan, ketersediaan barang, jalur distribusi, dan kondisi wilayah terdampak menjadi unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan saat keadaan darurat.

Perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembentukan klaster logistik diharapkan memperkuat kerja sama lintas sektor, sehingga pengelolaan bantuan dapat dilakukan secara lebih terencana dan hambatan distribusi dapat diminimalkan.

“Melalui klaster logistik, koordinasi antarinstansi dan mitra kebencanaan diharapkan semakin kuat. Dengan informasi yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas, ketersediaan serta distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan resmi BPBD.

Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam agenda ini diharapkan memperkuat hubungan kerja dengan BPBD dan mitra kebencanaan lainnya, khususnya dalam mendukung kesiapan logistik, respons darurat, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar Evaluasi dan Bimtek Perencanaan 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dengan Arah Pembangunan Nasional

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan 2027 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi program, serta sinkronisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan BAZNAS RI dan pembangunan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak seluruh jajaran BAZNAS di Kalimantan Timur untuk menjadikan evaluasi sebagai momentum perbaikan bersama. Hal-hal yang belum berjalan baik perlu diperbaiki, sementara capaian dan praktik yang sudah baik harus dipertahankan serta terus ditingkatkan.

“Yang belum baik mari kita perbaiki. Apa yang sudah baik mari bersama kita pertahankan dan semakin lebih baik lagi. Jangan sampai hanya hitam di atas putih, tetapi perlu adanya tindak lanjut yang signifikan,” pesannya.

Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa dokumen perencanaan harus disusun selaras dengan kebijakan dan arah perencanaan BAZNAS RI, namun tetap mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah. Dengan demikian, target dan program yang direncanakan dapat disusun secara realistis dan memungkinkan untuk direalisasikan.

Ia turut mengajak seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan berdiskusi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, materi bimbingan teknis disampaikan oleh Syaidah, staf Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 sekaligus mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan zakat untuk tahun 2027.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS memiliki keterkaitan dengan siklus perencanaan pembangunan nasional. Dokumen perencanaan BAZNAS disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Siklus tersebut mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pada tingkat daerah, Renstra dan Renja BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota menjadi pedoman dalam menyusun program dan anggaran yang sesuai dengan arah kebijakan serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyusunan dokumen tersebut juga perlu memperhatikan keterkaitannya dengan dokumen pembangunan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024. RPJPN menjadi arah pembangunan jangka panjang Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Materi tersebut turut menjelaskan bahwa visi Indonesia 2045 diarahkan pada terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Arah pembangunan ini berlandaskan pada kekuatan modal dasar Indonesia, perkembangan megatrend global, serta capaian pembangunan periode sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, zakat memiliki peran strategis sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan sosial syariah. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, mengatasi kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat diharapkan mampu memperkuat redistribusi ekonomi secara adil dan produktif. Dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik serta mendukung program pemberdayaan ekonomi, sejalan dengan upaya memperkuat perlindungan sosial yang adil dan berbasis nilai keagamaan.

Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI memberikan sejumlah arahan yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di antaranya mengisi Form Evaluasi Perencanaan 2026 dan Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027.

Selain itu, masing-masing BAZNAS diminta menyusun rancangan awal atau draf dokumen LK dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027, dengan memprioritaskan penyusunan RKAT 2027 terlebih dahulu. Penyusunan tersebut perlu mengacu pada dokumen pendukung, meliputi Renstra, Renja, RKAT, petunjuk teknis, contoh dokumen yang telah terisi, serta target nasional tahun 2027.

Dalam arahannya, BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno pimpinan sebelum Bimtek. Setiap bidang di lingkungan BAZNAS harus berkontribusi dalam penyusunan dokumen perencanaan, sementara bagian perencanaan bertindak sebagai koordinator proses penyusunannya.

Dokumen perencanaan selanjutnya perlu dibahas dan disepakati bersama melalui rapat pleno yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua. Langkah ini diperlukan agar perencanaan yang disusun menjadi hasil kesepahaman bersama dan mencerminkan kebutuhan serta prioritas lembaga.

Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, BAZNAS Kaltim berharap seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat koordinasi ant bidang, serta menyusun program dan anggaran tahun 2027 secara terarah, terukur, dan realistis.

Dengan perencanaan yang matang, selaras dengan arah pembangunan nasional, serta didukung tindak lanjut yang nyata, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dan akuntabel. Lebih dari itu, zakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pencapaian kesejahteraan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Sanitasi bagi Korban Kebakaran di Dua Lokasi di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sanitasi kepada warga terdampak kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan di RT 33 Kelurahan Melayu serta wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H. Bantuan ini merupakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan dan sanitasi warga, melengkapi bantuan bahan pangan yang telah diterima dari berbagai pihak.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Berdasarkan informasi yang diterima, bantuan berupa sembako, termasuk beras dan bahan pangan lainnya, telah banyak disalurkan. Karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan dukungan dalam bentuk paket sanitasi agar kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi.

“BAZNAS Kaltim membantu di dua titik lokasi kebakaran. Kami mendapatkan informasi bahwa bantuan sembako, beras, dan kebutuhan pangan lainnya sudah cukup banyak disalurkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan berupa paket sanitasi dengan total bantuan Rp22.989.500 untuk 112 kepala keluarga, di luar bantuan sembako yang telah tersedia,” jelas Achmad Suparno.

Setiap paket sanitasi berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi dan sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi dan keluarga selama menjalani masa pemulihan.

Achmad Suparno juga berharap kolaborasi antara BAZNAS Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Tim Penggerak PKK, dan berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, PKK, dan BAZNAS selalu terjalin untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam penyaluran bantuan dan mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam membantu masyarakat.

Sarifah Suraidah Harum juga menguatkan warga agar tetap tabah menghadapi musibah dan tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.

“Bapak dan Ibu tidak sendirian. Kita akan bersama-sama melewati masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” pesannya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

Di Kelurahan Melayu, kebakaran dilaporkan berdampak terhadap 75 kepala keluarga, dengan 35 rumah dan 277 jiwa terdampak. Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak pada 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Andi Deezca Pravidhia Aulia, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warga terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan dan menata kembali kehidupan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutai Kartanegara terus melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan, seperti surat-menyurat dan akta kelahiran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Kalimantan Timur, KORMI Kalimantan Timur, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sediakan Kuota bagi 300 Mahasiswa Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah tahun 2026. Program ini ditujukan bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, BAZNAS menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui kegiatan mentoring setiap bulan, serta dukungan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Dalam peluncuran BCB Timur Tengah 2026 yang berlangsung di Kairo, Mesir, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026), Sodik menjelaskan bahwa program ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan beasiswa selama 24 bulan, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program bagi 300 mahasiswa penerima beasiswa.

Pendaftaran BCB Timur Tengah 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari petunjuk teknis serta mengunduh format dokumen persyaratan melalui tautan berikut:

Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang berminat mengikuti program BCB Timur Tengah 2026 perlu memenuhi sejumlah ketentuan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  2. Beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

  3. Berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4, yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku dari perguruan tinggi.

  4. Diutamakan mahasiswa jenjang S1, dengan kesempatan mendaftar yang juga terbuka bagi mahasiswa S2.

  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.

  7. Memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

  8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

  9. Menyerahkan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2026, BAZNAS berharap dapat memperluas akses dukungan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Pendidikan Rp25 Juta untuk 50 Santri pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

SAMARINDA – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta kepada 50 santri dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Penyerahan bantuan disaksikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., dan Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diimbangi dengan akhlak mulia, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim terbuka untuk terus mendukung kegiatan santri dan pondok pesantren sepanjang sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat dan memenuhi kriteria asnaf.

“Santri dapat termasuk dalam asnaf fisabilillah, dan dalam kondisi tertentu juga terdapat penerima yang memenuhi kriteria asnaf miskin. Dukungan dapat diberikan untuk kegiatan santri, biaya pendidikan, maupun kebutuhan guru pesantren, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Achmad Suparno juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat melalui Direktorat Jenderal Pesantren maupun di daerah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka peluang kerja sama untuk mendukung berbagai agenda pendidikan dan pengembangan pesantren ke depan.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Indonesia. Ia berharap santri terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun bantuan biaya pendidikan ini disalurkan kepada 50 santri dari 24 pondok pesantren, yakni:

PP. Al Arsyadi 2 Samarinda — 2 santri

PPS Al Jamil — 3 santri

PP. Darul Ihsan — 3 santri

PP Muslimin Indonesia Center — 2 santri

PP. Tanzilul Hakim — 2 santri

PP. Sabilarrasyad — 2 santri

PP An-Nur — 2 santri

PP. Darul Falaah — 2 santri

PP. Nabil Husein — 2 santri

PP. Al Mujahidah NW — 2 santri

PP. Hidayatullah — 2 santri

PP. Annashru Wal Futuuh — 2 santri

PP. Al Falah — 2 santri

PP. Hidayatul Mubtadiin — 2 santri

PP. Ihya Ulumuddin — 2 santri

PP. Istiqomah — 2 santri

PP. Langit Langit — 2 santri

PP. Al Aziziyah — 2 santri

PP. Darus Sa'adah — 2 santri

PP. At Tanwir — 2 santri

PP. Nurul Amin — 2 santri

PP. Al Wa'id — 2 santri

PP. Al Muhajirin — 2 santri

PP. Syaichona Cholil — 2 santri

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kaltim berharap semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan santri juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat luas.

22/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

Gubernur Kaltim Apresiasi Transparansi BAZNAS Kaltim, Dorong Penyaluran Zakat ke Program Produktif
Gubernur Kaltim Apresiasi Transparansi BAZNAS Kaltim, Dorong Penyaluran Zakat ke Program Produktif
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar agenda tahunan "Kaltim Berzakat 2026" di Gedung Olah Bebaya (Odah Etam), Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/02/2026). Acara ini menjadi momentum penyerahan zakat oleh Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran pejabat pemerintahan, perbankan, hingga perusahaan swasta di Kalimantan Timur. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Sekretaris Daerah Prov. Kaltim Dra. Sri Wahyuni, M.PP., Kabiro Kesra Setdaprov Kaltim Dr. Dasmiah, S.Pd., M.A.P., serta jajaran Kepala Dinas, pimpinan BUMD, perbankan, dan perusahaan besar di wilayah Kaltim. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan capaian dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus merangkak naik secara signifikan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya dari tahun 2021 s.d 2025 sebagai berikut :2021 - Rp 6.840.869.915 2022 - Rp 8.796.789.366 2023 - Rp 14.443.093.225 2024 - Rp 16.693.006.601 2025 - Rp 20.607.751.319 "Alhamdulillah, peningkatan ini tidak lepas dari instruksi dan dukungan Bapak Gubernur melalui Surat Edaran yang mengimbau ASN dan perusahaan untuk berzakat melalui BAZNAS Kaltim. Saat ini, rata-rata penerimaan bulanan telah mencapai Rp1,1 Miliar hingga Rp1,3 Miliar," ungkapnya. Ketua BAZNAS juga memaparkan distribusi dana sepanjang tahun 2025 yang menyentuh angka Rp23,1 Miliar melalui lima program unggulan, yakni Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Kemanusiaan, Kaltim Makmur (Pemberdayaan Ekonomi), dan Kaltim Takwa. BAZNAS Kaltim juga berhasil mempertahankan predikat opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meraih sejumlah penghargaan digital tingkat nasional. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kinerja BAZNAS Kaltim yang dinilai semakin profesional. Ia menekankan bahwa lonjakan angka dari Rp8 miliar ke Rp20,6 miliar adalah bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat. "Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terus meningkat. Tapi kita tidak boleh berhenti di sini. Potensi zakat di Kaltim bisa mencapai Rp6 triliun jika seluruh sektor berkontribusi optimal," tegas Rudy. Beliau juga mendorong agar penyaluran zakat ke depan lebih difokuskan pada program produktif seperti modal usaha, beasiswa, dan layanan kesehatan guna pengentasan kemiskinan secara struktural. Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengapresiasi kenaikan signifikan tersebut. Namun, ia memberikan catatan khusus kepada sektor swasta dan perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur. "Tahun 2025 kita mencapai Rp20 miliar, ke depan harapannya bisa lebih besar. Kami sangat berharap para pengusaha yang beroperasi di Kaltim juga menyalurkan zakatnya di sini, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," ujar Sri Wahyuni. Ia juga mengajak seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk mengonsolidasikan zakatnya melalui BAZNAS agar program bantuan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat) di Kalimantan Timur.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Tetapkan Tiga Pelaksana Baru, Perkuat Layanan Umat Melalui Seleksi Ketat
BAZNAS Kaltim Tetapkan Tiga Pelaksana Baru, Perkuat Layanan Umat Melalui Seleksi Ketat
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur resmi mengumumkan tiga nama pelaksana baru yang berhasil lolos dalam rangkaian seleksi rekrutmen pegawai tahun 2026. Penetapan ini tertuang dalam pengumuman resmi nomor 008/SK.BAZNAS.KT/SEK/II/2026 yang ditandatangani setelah melewati tahapan panjang, mulai dari pendaftaran berkas hingga tes wawancara akhir.Adapun tiga nama yang dinyatakan bergabung dengan keluarga besar BAZNAS Kaltim adalah: Catur Rofiqol Ilma Islamiyah Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Rani Kartika Sari pada pada Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan. Aldy Sahputra pada posisi Security. Pada tahap akhir, para peserta menjalani wawancara mendalam dan tes membaca Al-Quran yang dilakukan oleh tim seleksi. Tim terdiri dari pimpinan BAZNAS Kaltim hingga melibatkan pihak eksternal untuk menjaga independensi hasil seleksi.Panelis yang turun langsung di antaranya adalah Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P, Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum, Achmad Suparno, S.H., didampingi oleh Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi BAZNAS RI, Khuzaifah Hanum, S.Sos., M.Si. selaku tim seleksi independen. Selain itu, hadir pula jajaran kepala divisi yakni Syarifah Farida Iriani, M.E. (Pendistribusian), Rifah Atul Mahmuda, S.Kom. (SDM), Resti Amalia Ulfa (Perencanaan), serta Rizky Awaliyah Maulidina, M.E. (Pelaksana Perencanaan). Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya ditanya mengenai motivasi bergabung, tetapi juga diuji melalui tes psikologi dan pemecahan studi kasus yang berkaitan langsung dengan bidang yang mereka lamar. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., menegaskan bahwa standar tinggi ini sengaja diterapkan untuk memastikan staf yang terpilih memiliki daya tahan dan kemampuan problem solving yang baik. "Kami menekankan bahwa BAZNAS adalah lembaga yang melayani umat. Oleh karena itu, amil kami tidak hanya butuh softskill, tetapi juga harus mampu menyelesaikan permasalahan dan memberikan solusi nyata atas persoalan ekonomi maupun masa depan umat yang mereka hadapi di lapangan nanti," ungkap Achmad Suparno. Berdasarkan alur yang telah ditetapkan, para peserta yang lolos ini telah melaksanakan penandatanganan kontrak kerja pada Kamis, 12 Februari 2026, dan resmi mulai bertugas terhitung sejak Jumat, 13 Februari 2026. Selamat bergabung dan selamat mengemban amanah bagi para personel baru BAZNAS Kaltim.
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan BPIC Sinergi Rencana Anggaran UPZ Islamic Center Tahun 2026
BAZNAS Kaltim dan BPIC Sinergi Rencana Anggaran UPZ Islamic Center Tahun 2026
SAMARINDA – Mengawali langkah strategis di tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi bersama Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kaltim. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS Kaltim, Jalan Harmonika, Kamis (12/2/2026). Rapat ini menjadi momen istimewa karena sekaligus menjadi ajang silaturahmi perdana dengan Ketua Umum BPIC Kaltim yang baru, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M., sejak dilantik pada Desember 2025 lalu. Kehadiran beliau bersama jajaran pengurus BPIC dan perwakilan UPZ Masjid Islamic Center Samarinda disambut langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kaltim. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas Rencana Anggaran Belanja (RAB) Tahun 2026 bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Islamic Center. Hal ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah disepakati sebelumnya. Berdasarkan hasil verifikasi berkas yang telah dilakukan tim BAZNAS Kaltim, disepakati bahwa realisasi program dan setoran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) akan mulai efektif berjalan pada awal Maret 2026. Dengan demikian, pelaksanaan program kerja tahun ini akan berlangsung secara intensif selama 10 bulan kedepan. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie menyampaikan komitmennya terhadap transparansi. Beliau secara terbuka memohon kepada BAZNAS Kaltim untuk melakukan audit internal terhadap pengelolaan di tubuh BPIC. "Kami ingin memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai aturan. Dukungan administrasi dan audit dari BAZNAS sangat kami perlukan sebagai dasar akuntabilitas jika di kemudian hari terdapat pemeriksaan," ungkapnya. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. A. Nabhan, menyambut baik transparansi tersebut. BAZNAS akan memberikan surat balasan resmi sebagai landasan administratif bagi BPIC. Selain itu, dalam rapat juga disepakati mekanisme pengembalian hak amil yang akan diserahkan setelah UPZ menyetorkan dana ZIS secara rutin setiap bulannya. "Kami telah menyerahkan kembali dokumen RAB yang didiskusikan hari ini agar bisa dibahas lebih mendalam secara internal oleh pihak BPIC. Harapannya, sinergi ini semakin solid," ujar pimpinan BAZNAS Kaltim. Terkait koordinasi kewilayahan, rapat juga menyentuh poin mengenai setoran parkir dari kawasan Islamic Center, yang mana BAZNAS dan BPIC akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah guna memastikan kesesuaian regulasi. Pertemuan ditutup dengan optimisme tinggi bahwa pengelolaan zakat di lingkup Islamic Center Samarinda akan semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat di Kalimantan Timur.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Sambut Ramadhan 2026 BAZNAS Kaltim Siapkan 5.000 Paket Ramadhan Bahagia dan Agenda Kaltim Berzakat
Sambut Ramadhan 2026 BAZNAS Kaltim Siapkan 5.000 Paket Ramadhan Bahagia dan Agenda Kaltim Berzakat
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur mulai mematangkan persiapan berbagai program unggulan menyambut bulan suci Ramadhan 2026. Dua agenda utama yang menjadi fokus adalah gerakan "Kaltim Berzakat" bersama Gubernur Kaltim dan penyaluran ribuan paket bantuan untuk mustahik. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Prov. Kaltim untuk menyelaraskan agenda BAZNAS dengan kegiatan Safari Ramadhan Gubernur. Program "Kaltim Berzakat" direncanakan menjadi pembuka rangkaian kegiatan di awal bulan puasa. Agenda ini merupakan momentum penting untuk mengajak para pejabat dan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah. "Kami berharap, insyaallah pada minggu pertama puasa, kegiatan Kaltim Berzakat sudah bisa dilaksanakan di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, bersinergi dengan Safari Ramadhan Bapak Gubernur," ujar Ahmad Nabhan. Selain pengumpulan zakat, BAZNAS Kaltim juga telah menyiapkan program pendayagunaan bertajuk Paket Ramadhan Bahagia. Sebanyak 5.000 paket bantuan akan disalurkan kepada mereka yang berhak (mustahik) di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Adapun skema pendistribusian paket tersebut adalah sebagai berikut: BAZNAS Kabupaten/Kota: Masing-masing akan menerima 100 paket (Total 1.000 paket untuk 10 daerah). Masyarakat/UPZ: 4.000 paket sisanya akan dibagikan kepada mustahik yang telah terdata melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi serta data lama yang ada di BAZNAS Provinsi Kaltim. Ahmad Nabhan berharap seluruh perencanaan yang telah disusun dapat berjalan tanpa hambatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh umat di bulan yang penuh berkah. "Harapan kita semua perencanaan ini berjalan lancar. Dengan paket ini, kita ingin membantu meringankan beban saudara-saudara kita sehingga mereka dapat menjalani Ramadhan dengan lebih bahagia," tutupnya.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Rekrutmen Terbuka, BAZNAS Kaltim Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
Rekrutmen Terbuka, BAZNAS Kaltim Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur tengah melaksanakan proses seleksi rekrutmen pegawai baru untuk memperkuat kinerja organisasi di awal tahun 2026. Sebanyak 221 putra-putri terbaik Kalimantan Timur tercatat mendaftarkan diri untuk mengisi tiga formasi yang tersedia. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa rekrutmen ini dilakukan secara terbuka sesuai dengan regulasi BAZNAS untuk mendapatkan sumber daya manusia yang kompeten. Adapun tiga formasi yang dibuka meliputi satuan pengamanan (Satpam), bidang pendistribusian dan pendayagunaan, serta bidang perencanaan, pelaporan dan keuangan. "Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Dalam kurun waktu pengumuman kurang dari sebulan, sejak dibuka pada 17-27 Januari lalu, tercatat ada 221 pendaftar," ujar Ahmad Nabhan dalam keterangannya pada Rabu, (04/02/2026). Berdasarkan data yang dihimpun, peminat terbanyak berada pada formasi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan dengan 127 pelamar. Disusul oleh Bidang Perencanaan, pelaporan dan Keuangan sebanyak 70 pelamar, serta formasi Satpam sebanyak 24 pelamar. Setelah melalui seleksi administrasi yang ketat, jumlah peserta yang dinyatakan lolos ke tahap tes tertulis adalah sebagai berikut: Satpam: 16 orang lolos (dari 24 pendaftar). Pendistribusian & Pendayagunaan: 40 orang lolos (dari 127 pendaftar). Perencanaan & Keuangan: 15 orang lolos (dari 70 pendaftar). Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa peserta yang tidak lolos seleksi berkas umumnya disebabkan oleh faktor usia yang melampaui batas maksimal (30 tahun) serta latar belakang ijazah yang tidak relevan dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Tes tertulis telah dilaksanakan secara serentak di Kantor BAZNAS Kaltim. Dari hasil tes tersebut, panitia seleksi akan menyaring peserta dengan nilai tertinggi untuk melaju ke tahap wawancara. "Kami akan mengambil 5 nilai tertinggi untuk formasi Satpam dan Keuangan, serta 10 nilai tertinggi untuk formasi Pendistribusian. Pengumuman hasil tes tertulis dijadwalkan pada hari Jumat, 6 Februari, dan tahap wawancara akan dilaksanakan pada hari Senin, 9 sampai dengan 10 Februari mendatang secara bertahap," tambahnya. Melalui rekrutmen ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat menemukan individu yang berdedikasi tinggi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Kalimantan Timur. "Harapan kami, mereka yang terpilih nantinya benar-benar memenuhi kualifikasi sehingga bisa bekerja maksimal. Dengan tambahan personel ini, kami ingin pembenahan administrasi, proses pengumpulan, penyaluran, hingga pelaporan keuangan BAZNAS Kaltim menjadi semakin baik dan transparan bagi umat," pungkas Ahmad Nabhan.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
PT. Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera Salurkan Dana CSR Melalui BAZNAS Kaltim
PT. Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera Salurkan Dana CSR Melalui BAZNAS Kaltim
SAMARINDA – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur. Penyerahan ini dilakukan langsung melalui layanan jemput zakat BAZNAS Kaltim di kantor PT. Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera Senin, (19/01/2026). Perwakilan Divisi Umum dan SDM PT Bara Kaltim Sejahtera, Agus Salim menyampaikan bahwa penyaluran dana CSR sebesar Rp 5.000.000 ini merupakan bentuk tindak lanjut atas proposal program yang diajukan oleh BAZNAS Kaltim dan telah mendapatkan persetujuan dari pihak direksi perusahaan. "Mudah-mudahan dana ini bisa membantu untuk kegiatan-kegiatan dari BAZNAS Kaltim," ujar Agus Salim saat ditemui di ruang kerjanya. Selain dana CSR, Agus Salim menjelaskan bahwa PT Bara Kaltim Sejahtera telah lama menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan zakat karyawan. Perusahaan secara rutin melakukan pemotongan zakat penghasilan sebesar 2,5% dari para karyawan yang kemudian disetorkan kepada BAZNAS Kaltim setiap tahunnya. Saat ini, terdapat sekitar 10 karyawan muslim dari total 12 staf perusahaan yang aktif menunaikan zakat melalui sistem ini. Tradisi berzakat di lingkungan perusahaan ini diakui telah tumbuh sejak masa kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak, berkat sosialisasi yang intensif dilakukan oleh pihak BAZNAS Kaltim. Penyaluran dana ini diharapkan dapat memperkuat berbagai program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kaltim untuk kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. Terkait peluang kolaborasi program yang lebih luas di masa mendatang, Agus Salim menyatakan akan membicarakan hal tersebut lebih lanjut dengan pimpinan perusahaan.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Senyum Baru, BAZNAS Kaltim Kembali Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahap Ke-4
Wujudkan Senyum Baru, BAZNAS Kaltim Kembali Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahap Ke-4
BALIKPAPAN – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui Program Kesehatan. Bekerja sama dengan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, BAZNAS Kaltim resmi membuka kegiatan Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahun 2026 pada Kamis, (15/01/2026) malam. Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya sejak tahun 2022. Pada tahun ini, sebanyak 27 pasien dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur terpilih untuk mendapatkan tindakan medis secara cuma-cuma. "Seluruh biaya kegiatan operasi ini sepenuhnya ditanggung oleh BAZNAS Kaltim, mulai dari biaya medis, akomodasi, transportasi pergi-pulang, hingga pemberian uang saku sebesar Rp 1.000.000 bagi setiap pasien," ujar Ketua BAZNAS Kaltim dalam laporannya. Adapun sebaran pasien berasal dari Balikpapan (7), Paser (7), Kutai Timur (4), Samarinda (3), Kutai Barat (2), Kutai Kartanegara (2), Penajam Paser Utara (1), dan Berau (1). Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, dr. Jaya Mualimin, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Beliau menekankan bahwa operasi celah bibir bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bagian dari upaya pencegahan stunting dan penanganan cacat lahir di Kaltim, di mana angka prevalensi celah bibir tercatat sebesar 0,9% atau 9 kasus per 1000 kelahiran hidup. "Inilah manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kami sangat mendukung BAZNAS Kaltim karena program ini memberikan harapan baru bagi anak-anak kita agar tumbuh normal melalui pemberian nutrisi dan layanan kesehatan yang layak," ungkap dr. Jaya. Senada dengan hal tersebut, Plt. Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Ahmad Jais, memastikan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim dokter dan tenaga medis terbaik untuk menjamin keamanan dan keberhasilan operasi. Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar proaktif dalam perawatan pasca-operasi demi hasil yang maksimal bagi fungsi bicara dan sosial anak. Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, M. Syirajudin, S.H., M.T., menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata penyaluran dana zakat yang kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. "Potensi zakat di Kalimantan Timur sangat besar. Kami berpesan agar BAZNAS Kaltim terus menjaga transparansi pelaporan dana agar kepercayaan (trust) masyarakat yang terus meningkat ini tetap terjaga," tuturnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltim berharap para pasien dapat kembali percaya diri dan tumbuh kembang dengan normal seperti anak-anak lainnya. Program ini terlaksana berkat dukungan para muzakki yang telah mengamanahkan zakatnya melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Himpun Rp 750 Juta untuk Korban Banjir, Gubernur Rudy Mas’ud Beri Apresiasi
BAZNAS Kaltim Himpun Rp 750 Juta untuk Korban Banjir, Gubernur Rudy Mas’ud Beri Apresiasi
SAMARINDA – Menutup lembaran tahun 2025, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan peran nyatanya dalam aksi kemanusiaan. Dalam gelaran Kalimantan Timur Islami Festival (KTIFEST) 2025 yang berlangsung di Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center Samarinda, Rabu (31/12/2025), BAZNAS Kaltim secara simbolis menyerahkan donasi kemanusiaan dan penghargaan bagi kader Qur’ani. Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pemutaran video kaleidoskop perjalanan festival, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan uang pembinaan kepada para juara MTQ Internasional. Puncak aksi sosial ditandai dengan penyerahan simbolis donasi yang terhimpun selama rangkaian KTIFEST 2025. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyerahkan total dana yang terkumpul kepada Gubernur Rudy Mas'ud untuk disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa pada tahap pertama ini, BAZNAS Kaltim berhasil menghimpun dana sebesar Rp 750 juta. "Dana ini bersumber dari masyarakat Kalimantan Timur, baik perorangan maupun perusahaan. Seluruh bantuan ini akan kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir di Aceh dan Sumatera," ujar Ahmad Nabhan.Lebih lanjut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp252.328.452. Selanjutnya, BAZNAS Kabupaten Berau menyalurkan bantuan sebesar Rp111.616.952, disusul oleh BAZNAS Kota Balikpapan sebesar Rp100.000.000.BAZNAS Kota Bontang turut berpartisipasi dengan menyalurkan dana sebesar Rp73.735.520, sementara BAZNAS Kabupaten Paser menyumbangkan bantuan sebesar Rp71.217.072. Adapun BAZNAS Kabupaten Kutai Timur memberikan kontribusi sebesar Rp54.532.000. Bantuan lainnya berasal dari BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar Rp39.400.001, BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar Rp20.000.000, serta BAZNAS Kota Samarinda yang menyalurkan bantuan sebesar Rp18.550.003. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Kutai Barat berkontribusi sebesar Rp5.575.000, dan BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu turut menyalurkan bantuan sebesar Rp3.045.000. Gubernur Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiasi BAZNAS Kaltim dalam menggalang kepedulian sosial di tengah momentum pergantian tahun. Gubernur menegaskan bahwa di saat Kaltim memikul amanah besar sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), kekuatan spiritual dan kepedulian sosial harus menjadi pondasi utama. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim, baik pribadi, badan usaha, maupun perusahaan, untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kaltim," ucap Gubernur Rudy. Beliau menambahkan bahwa pengelolaan dana ZIS yang profesional akan membawa manfaat luas, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan di wilayah Kalimantan Timur. Selain penyerahan bantuan, acara ini diisi dengan tausiyah agama dan penampilan religi dari Opick Tombo Ati, yang membawa suasana muhasabah semakin mendalam bagi ribuan jamaah yang hadir. Gubernur secara resmi menutup festival dengan harapan agar tahun 2026 membawa keberkahan bagi Kalimantan Timur agar menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan Pemerintah Provinsi ini diharapkan menjadi titik awal semangat baru di tahun 2026 untuk memperkuat ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama.
BERITA01/01/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Apresiasi Qori dan Qori’ah Berprestasi MTQ Internasional pada East Borneo Islami Festival 2025
BAZNAS Kaltim Apresiasi Qori dan Qori’ah Berprestasi MTQ Internasional pada East Borneo Islami Festival 2025
Samarinda — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi kepada para qori dan qori’ah berprestasi yang telah mengharumkan nama Kalimantan Timur di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan uang pembinaan kepada para pemenang dalam rangkaian East Borneo Islami Festival 2025 yang digelar di Islamic Center Samarinda, Rabu (31/12/2025). Penyerahan uang pembinaan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Timur kepada tiga orang peraih Juara I, Wakil Gubernur Kalimantan Timur kepada tiga orang peraih Juara II, serta Ketua BAZNAS Kaltim kepada dua orang peraih Juara III. Para penerima merupakan qori dan qori’ah binaan LPTQ Kalimantan Timur yang berhasil meraih prestasi pada berbagai ajang MTQ Internasional di sejumlah negara. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia Qur’ani serta mendorong generasi muda untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Ia menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS Kaltim tidak hanya disalurkan untuk program sosial dan kemanusiaan, tetapi juga untuk mendukung pengembangan prestasi keagamaan. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E. turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim atas perannya dalam mendukung pembinaan para qori dan qori’ah berprestasi. Gubernur menilai kontribusi BAZNAS Kaltim sangat strategis, tidak hanya dalam penguatan nilai-nilai keislaman, tetapi juga dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana umat secara amanah dan berdampak luas bagi masyarakat. Selain penyerahan uang pembinaan MTQ Internasional, kegiatan East Borneo Islami Festival 2025 juga dirangkaikan dengan pemutaran video kaleidoskop Kalimantan Timur Festival Islami, penyerahan simbolis donasi yang terhimpun selama kegiatan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta doa dan shalawat akhir tahun. Acara ditutup dengan sambutan Gubernur Kalimantan Timur sekaligus penampilan Opick “Tombo Ati” dan ceramah agama. Melalui momentum ini, BAZNAS Kaltim berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dapat terus terjalin, khususnya dalam mendukung pembinaan prestasi keagamaan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di Kalimantan Timur.
BERITA01/01/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Ekonomi UMKM di Hari Jadi Paser ke-66, BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Z-Motor Senilai Rp 468 Juta
Perkuat Ekonomi UMKM di Hari Jadi Paser ke-66, BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Z-Motor Senilai Rp 468 Juta
Paser – Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Paser, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan modal usaha produktif berupa 20 unit Z-Motor. Penyerahan bantuan senilai Rp 468.400.000 ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Kaltim didampingi Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I, kepada Bupati Paser, Senin (29/12). Program Z-Motor ini merupakan inisiatif unggulan BAZNAS Kaltim dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi pelaku UMKM menengah ke bawah di wilayah Kabupaten Paser. Dengan armada gerobak motor yang representatif, diharapkan para mustahik dapat meningkatkan jangkauan usaha dan pendapatan mereka secara berkelanjutan. Selain penyerahan bantuan, Ketua BAZNAS Kaltim beserta jajaran turut menghadiri soft launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Paser. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser resmi mendapatkan ruang layanan khusus guna mempermudah akses bagi para muzakki dalam menunaikan zakat, serta bagi mustahik yang membutuhkan konsultasi layanan. Rangkaian agenda pimpinan BAZNAS Kaltim berlanjut menuju Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap program pemberdayaan di Pondok Pesantren Binaul Muhajirin. Fokus kunjungan kali ini adalah meninjau progres pembangunan kandang ayam petelur. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan: * Target Kapasitas: Pembangunan direncanakan mencakup dua kandang besar. * Produksi: Jika seluruh fasilitas selesai, kandang tersebut dipersiapkan untuk menampung 2.000 ekor ayam petelur yang akan dikelola oleh pihak pesantren sebagai unit bisnis mandiri. "Kami tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan, tapi memastikan setiap rupiah dana zakat yang dikelola melalui program pemberdayaan, seperti di Ponpes Binaul Muhajirin ini, berjalan sesuai progres. Harapannya, program ini bisa menjadi sumber ekonomi mandiri bagi pesantren," tambah pihak BAZNAS Kaltim. Seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Paser ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memastikan program-program yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Paser berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di daerah.
BERITA29/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
Tingkatkan Ekonomi Umat, BAZNAS Kaltim Salurkan 20 Unit Z-Motor Senilai Rp464 Juta di Kutai Kartanegara
Tingkatkan Ekonomi Umat, BAZNAS Kaltim Salurkan 20 Unit Z-Motor Senilai Rp464 Juta di Kutai Kartanegara
TENGGARONG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan bantuan produktif berupa 20 unit kendaraan melalui program Z-Motor (Zakat Community Development Motor) Pada Selasa (23/12/2025) di Kantor BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara. Hadir langsung dalam agenda tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, didampingi oleh Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I. Bantuan senilai total Rp464.400.000,- (Empat ratus enam puluh empat juta empat ratus ribu rupiah) ini disalurkan kepada para mustahik di Kabupaten Kutai Kartanegara guna mendukung peningkatan kapasitas usaha mereka. "Bantuan Z-Motor ini merupakan salah satu program pendayagunaan zakat yang bersifat produktif. Kami berharap kendaraan ini tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi yang mampu mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pembayar zakat) di masa depan," ujar Drs. H. Ahmad Nabhan dalam sambutannya. Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak sebagai bentuk sinergi lintas sektoral, di antaranya Kabag Kesra Kabupaten Kutai Kartanegara, Camat Tenggarong Seberang, Kepala Desa Teluk Dalam beserta perangkatnya, serta Kepala Desa Loa Lepu, Kepala Desa Perjiwa, dan Kepala Desa Jongkang. Turut hadir pula jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara serta para mustahik penerima manfaat. Momentum penyerahan bantuan ini terasa istimewa karena 20 unit kendaraan tersebut dikonvoi secara langsung oleh para mustahik menuju lokasi acara. Rangkaian kegiatan ini juga bertepatan dengan agenda penting Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Kukar, serta peresmian jembatan pendamping Jembatan Besi di kawasan Jembatan Besi 2 oleh Bupati Kutai Kartanegara. Melalui bantuan program Z-Motor ini, BAZNAS Kaltim berharap para penerima manfaat dapat bekerja lebih optimal dan mandiri secara finansial. Sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus terjalin erat demi mewujudkan kesejahteraan umat yang merata di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan Harum Center Kirim 1.000 Paket Logistik untuk Korban Banjir Kutai Timur
BAZNAS Kaltim dan Harum Center Kirim 1.000 Paket Logistik untuk Korban Banjir Kutai Timur
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bergerak cepat merespons kondisi darurat banjir yang melanda Kabupaten Kutai Timur. Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 1.000 paket sembako pada Kamis (18/12/2025). Penyaluran ini dilakukan secara kolaboratif bersama Harum Center dengan mengerahkan dua unit truk besar langsung dari Samarinda menuju titik-titik terdampak paling parah di wilayah Kutai Timur. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. "Bantuan ini kami tujukan langsung kepada korban bencana di Kutai Timur. Harapan kami, bantuan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dan meringankan beban saudara-saudara kita agar mendapatkan keringanan di tengah musibah ini," ujar Ahmad Nabhan saat melepas keberangkatan armada. Sebanyak 1.000 paket sembako yang dibawa mencakup kebutuhan pangan pokok bagi warga yang terdampak disejumlah kecamatan, dengan rincian per paket meliputi: Beras 5 kg, Gula Pasir 1 kg, Minyak Goreng 1 liter, 5 Bungkus Mie Instan, Susu 1 Kaleng, Ikan Sarden Kaleng kecil, 1 Pax Teh dan 1 Pax Kopi. Untuk memastikan bantuan tersalurkan secara efektif, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H., menjelaskan skema pendistribusian. "Jadi hari ini kita start dari kantor BAZNAS Kaltim menuju Kantor BAZNAS Kutai Timur di Sangatta untuk koordinasi teknis. Selanjutnya, bantuan akan dipusatkan di Kecamatan Bengalon, kemudian dari titik tersebut bantuan akan di distribusikan secara merata ke kecamatan-kecamatan di sekitar Bengalon yang juga terdampak," jelas Achmad Suparno. Berdasarkan laporan resmi dari BPBD Kutai Timur, bencana banjir yang dipicu oleh curah hujan ekstrem ini telah melanda 18 kecamatan sejak 10 Desember 2025 lalu. Hingga saat ini, meski air di beberapa wilayah mulai surut, dua kecamatan dilaporkan masih tergenang dan BPBD masih menetapkan status Waspada. BAZNAS Kaltim memberikan perhatian khusus mengingat intensitas hujan diprediksi tetap tinggi hingga akhir Desember 2025. Risiko banjir susulan di wilayah hulu dan hilir sungai menjadi alasan utama BAZNAS Kaltim melalui BTB untuk terus bersiaga dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Program GENTING untuk Cegah Stunting di Samarinda Seberang
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Program GENTING untuk Cegah Stunting di Samarinda Seberang
Samarinda — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (17/12/2025). Bantuan berupa pemberian nutrisi bagi anak baduta (bawah dua tahun) ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pencegahan stunting di Kalimantan Timur. Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan dana sebesar Rp81 juta untuk 60 anak baduta. Penyaluran bantuan GENTING di Kecamatan Samarinda Seberang ini melibatkan sembilan mitra GENTING, dengan total penerima manfaat sebanyak 92 anak, terdiri dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 60 anak, BAZNAS Kota Samarinda sebanyak 16 anak, serta 16 anak lainnya yang berada di bawah binaan mitra perorangan, LPK, dan perusahaan. Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H., Ketua BAZNAS Kota Samarinda Ahmad Syahir Idris, S.E., C.P.NLP., Kepala DPPKB Kota Samarinda drg. Deasy Evriyani, M.Si., serta Camat Samarinda Seberang Aditya Koesprayogi, S.S. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., menjelaskan bahwa BAZNAS Kaltim secara konsisten mendukung penanganan stunting di Kalimantan Timur sebagai bagian dari sinergi dengan program pemerintah. Menurutnya, dalam pelaksanaan program GENTING, data penerima disiapkan oleh mitra terkait, sementara BAZNAS Kaltim berperan dalam mendukung pendanaan. “BAZNAS Kaltim akan terus hadir dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di daerah,” ujarnya. Lebih lanjut, Achmad Suparno menyampaikan bahwa sejak tahun 2022, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan program pencegahan stunting sebesar Rp540 juta untuk 200 anak, pada tahun 2023 sebesar Rp1,08 miliar untuk 400 anak, berupa paket makanan lokal tinggi protein yang ditujukan bagi calon pengantin, ibu hamil, serta bayi usia 0–23 bulan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas kontribusi dan kepedulian yang telah diberikan. Ia menilai, dukungan BAZNAS Kaltim tidak hanya terbatas pada program pengentasan stunting, tetapi juga mencakup berbagai program sosial lainnya, seperti penyaluran paket sembako bagi warga fakir dan miskin serta dukungan ekonomi produktif melalui bantuan motor dan gerobak usaha bagi 20 penerima manfaat. Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Samarinda dan BAZNAS Kaltim dapat terus berlanjut, serta mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak program kemaslahatan umat yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Bantuan Kemanusiaan Rp30 Juta dari FKTT untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
BAZNAS Kaltim Terima Bantuan Kemanusiaan Rp30 Juta dari FKTT untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Samarinda — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menerima dana bantuan kemanusiaan sebesar Rp30 juta dari Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kaltim, Selasa (16/12/2025). Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua FKTT, Agah Wahyu Nugraha, beserta jajaran, dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dana tersebut merupakan hasil penghimpunan dari forum kepala teknik tambang berbagai perusahaan pertambangan yang tergabung dalam FKTT sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FKTT atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan kepada BAZNAS Kaltim. Ia menyebutkan bahwa BAZNAS Kaltim telah mengimbau seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Kalimantan Timur untuk turut serta menghimpun bantuan dari masyarakat. “BAZNAS Kaltim mengajak seluruh BAZNAS daerah untuk bersama-sama menghimpun bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kalimantan Timur. Nantinya, bantuan ini akan diserahkan secara bersama-sama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menjelaskan bahwa seluruh bantuan yang dihimpun akan dikelola dalam satu pintu agar penyalurannya lebih terkoordinasi dan tepat sasaran. “Bantuan dari BAZNAS kabupaten/kota se-Kalimantan Timur akan dihimpun menjadi satu, sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara terintegrasi,” jelasnya. Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini BAZNAS melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah turun langsung ke lokasi terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan laporan di lapangan, BTB telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat, di antaranya pembangunan dapur umum serta pemberian layanan kesehatan bagi para korban. “Namun, bantuan yang ada tentu belum mencukupi tanpa dukungan dari masyarakat luas. Masih banyak saudara kita yang membutuhkan uluran tangan,” tambahnya. Sebagai bentuk kepedulian bersama, BAZNAS Kaltim membuka donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 23 Desember 2025 untuk tahap awal. BAZNAS Kaltim mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk berpartisipasi dan menyalurkan bantuan melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan BAZNAS Kota Palu, Bahas Optimalisasi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan BAZNAS Kota Palu, Bahas Optimalisasi Pengelolaan Zakat
Samarinda — BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan silaturahmi dan studi banding dari BAZNAS Kota Palu pada Senin, (15/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor BAZNAS Kaltim dan difokuskan pada penguatan serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, didampingi Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H., serta Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim Munawarah, S.Sos.I. Sementara itu, rombongan BAZNAS Kota Palu dipimpin oleh Ketua Drs. H. Muchlis A. Mahmud, MM, bersama Wakil Ketua I Dr. H. Abd. AZIS Tammauni, MM, serta jajaran staf. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kunjungan ini menjadi ruang berbagi pengalaman antar sesama lembaga pengelola zakat. “Kami tentu menyambut baik dan merasa bahagia. Tugas kita sejatinya tidak jauh berbeda, sehingga melalui pertemuan ini kita bisa saling berbagi dan saling belajar terkait kinerja serta pengelolaan zakat,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kota Palu, Drs. H. Muchlis A. Mahmud, MM, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan sharing sekaligus melihat secara langsung praktik pengelolaan ZIS yang dilakukan oleh BAZNAS Kaltim. “Kami ingin mengetahui apa saja yang dilakukan BAZNAS Kaltim dalam optimalisasi pengelolaan zakat. Selama ini kami juga telah melakukan berbagai upaya, namun kami menyadari masih perlu peningkatan agar pengelolaan ZIS kami ke depan bisa lebih baik lagi. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kesempatan berbagi ini,” tuturnya. Hal senada disampaikan Wakil Ketua I BAZNAS Kota Palu, Dr. H. Abd. AZIS Tammauni, MM. Ia menilai Kalimantan Timur memiliki potensi zakat yang besar sehingga menjadi rujukan penting dalam peningkatan pelayanan zakat. “Kunjungan ini merupakan bagian dari studi banding kami. Kaltim merupakan daerah yang maju dengan potensi zakat yang besar. Kami ingin melihat bagaimana strategi peningkatan pelayanan pengumpulan, serta bagaimana proses pendistribusian yang dijalankan,” jelasnya. Dalam sesi diskusi, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menekankan pentingnya semangat pelayanan dan komitmen dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. “Kita ini adalah pelayan umat, sehingga harus selalu siap dan tidak menunda-nunda pelayanan. Jika BAZNAS ingin maju, maka yang pertama harus ada dukungan dari pimpinan daerah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. BAZNAS adalah mitra pemerintah, sehingga dukungan pemerintah menjadi kunci,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa penguatan lembaga tidak terlepas dari kinerja pimpinan dan kecintaan para amil terhadap tugasnya. Dalam hal penghimpunan, BAZNAS Kaltim berprinsip untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat secara maksimal, kemudian berkolaborasi dengan BAZNAS kabupaten/kota dalam pendistribusiannya. “Kata kunci pendistribusian adalah memanjakan UPZ. UPZ adalah mitra kita yang harus dipelihara. Penyaluran harus objektif dan sesuai kelayakan, tanpa konflik kepentingan,” tambahnya. Lebih lanjut, H. Badrus Syamsi menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat harus berlandaskan pada regulasi dan prinsip 3A, yakni aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. “Penguatan lembaga harus dibarengi komitmen pimpinan dan amil. Buatlah program yang ikonik dan mudah diingat masyarakat, sehingga menjadi branding dan kekuatan marketing untuk menarik masyarakat menyalurkan ZIS maupun CSR melalui BAZNAS,” pungkasnya. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar BAZNAS daerah dalam meningkatkan profesionalitas, pelayanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Indonesia.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
Bersama Dengan Bunda Harum, BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Bagi Pasien Penderita Kanker
Bersama Dengan Bunda Harum, BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Bagi Pasien Penderita Kanker
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang kesehatan. BAZNAS Kaltim berkolaborasi dengan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltim, Hj. Syarifah Suraidah (Bunda Harum), dalam kegiatan penyaluran bantuan bagi pasien penderita kanker. Kegiatan penyaluran tahap pertama dilaksanakan pada Jum'at, 12 Desember 2025, di ruang kemoterapi (Kencana Ungu) Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kunjungan Ketua TP PKK Provinsi Kaltim dalam rangka peringatan Hari Ibu. Dalam kunjungan tersebut, Hj. Syarifah Suraidah menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kaltim yang telah menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya dalam program pengentasan kemiskinan. Menurut beliau, kemitraan ini tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi dan pendidikan, tetapi juga mencakup sektor kesehatan, di mana BAZNAS Kaltim menjadi sponsor utama kegiatan penyaluran bantuan ini. "BAZNAS ini luar biasa, selalu siap support kegiatan Pemprov Kaltim. Makanya kemarin Pak Gubernur menginfokan bahwa semua zakat diarahkan ke BAZNAS, supaya bisa teratur, supaya bisa terukur juga di masyarakat," kata Hj. Syarifah Suraidah saat berada di ruang kemoterapi. Pada kesempatan kali ini BAZNAS Kaltim diwakili oleh Direktur Pelaksana, Munawarah, bersama Kepala Divisi Pengumpulan, Muhammad Mulyono, dan Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Syarifah Farida Iriani. Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, menjelaskan bahwa total ada 220 paket bantuan yang disalurkan. "Bantuan yang kami berikan berisi selimut, botol minum, susu, roti gandum, biskuit dan buah-buahan, yang difokuskan untuk membantu meringankan beban pasien yang sedang menjalani kemoterapi kanker di RSUD AWS," ujar Munawarah. Selain di RSUD AWS, penyaluran bantuan juga kembali dilakukan pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Samarinda, melengkapi rangkaian kegiatan kepedulian BAZNAS Kaltim. Kegiatan penyaluran ini turut dijadikan momentum untuk serap aspirasi. Dengan berdialog langsung, perwakilan BAZNAS Kaltim mendapatkan informasi mendalam mengenai kondisi pasien kanker di lapangan, termasuk proses pengobatan dan penyembuhan yang mereka jalani. Hal ini menjadi masukan penting agar ke depannya BAZNAS Kaltim dapat terus hadir dan merancang program kesehatan maupun ekonomi yang lebih tepat sasaran, untuk menyokong masyarakat kurang mampu yang tengah berjuang melawan penyakit. Kolaborasi antara BAZNAS dan TP PKK Kaltim ini diharapkan dapat terus berlanjut, menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian bersama terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Kaltim, yang didanai dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) umat.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Program Balai Ternak 2025 di Desa Jembayan Loa Kulu
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Program Balai Ternak 2025 di Desa Jembayan Loa Kulu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan Program Balai Ternak BAZNAS 2025 di Dusun Tudungan, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa (02/12/2025). Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui sektor peternakan berbasis kelompok. Kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan Bupati Kutai Kartanegara beserta tamu undangan oleh masyarakat Dusun Tudungan. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, turut hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga acara inti penyerahan bantuan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kaltim secara resmi menyerahkan bantuan berupa sapi Bali dan pembangunan kandang sapi sebagai implementasi Program Balai Ternak Tahun 2025. Bantuan dengan total nilai Rp 440.000.000 disalurkan kepada Kelompok Tani Lestari Dua, untuk 2 titik yaitu Kelurahan Bukit Biru kecamatan Tenggarong dan Desa jembayan tengah kecamatan Loa Kulu dan terdiri dari 20 orang mustahik penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa Program Balai Ternak merupakan salah satu program prioritas BAZNAS yang telah terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi mustahik. “Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui budidaya sapi yang terstruktur dan berbasis kelompok. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap kelompok ternak dapat mengembangkan usaha peternakan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga mustahik,” ujarnya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Bupati Kutai Kartanegara. Setelah prosesi penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan pada area kandang sapi serta lahan pengembangan peternakan yang ada di Dusun Tudungan. Kelompok ternak penerima manfaat menyampaikan kesiapan mereka dalam mengelola bantuan dan memastikan pemanfaatannya tepat sasaran sesuai ketentuan program. Turut hadir Bupati Kutai Kartanegara beserta jajaran OPD terkait, Pimpinan dan Manajemen PT Multi Harapan Utama (MHU), Ketua BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara beserta jajaran, Kepala Desa Jembayan dan perangkat desa, Kelompok ternak penerima manfaat Program Balai Ternak. Melalui penyaluran ini, BAZNAS Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik di Kalimantan Timur.
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan Wakil Bupati Paser, Bahas Penguatan Sinergi Program Pemberdayaan dan Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan Wakil Bupati Paser, Bahas Penguatan Sinergi Program Pemberdayaan dan Pengelolaan Zakat
Samarinda - BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan resmi Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos, pada Jum’at (28/11/2025) di Ruang Rapat Lantai II BAZNAS Kaltim. Kunjungan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Paser serta BAZNAS Kabupaten Paser dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat serta memperluas jangkauan program pemberdayaan mustahik di daerah. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa banyak program BAZNAS Kaltim pada periode 2024–2025 telah berjalan secara kolaboratif dengan BAZNAS kabupaten/kota, termasuk dukungan dari para mitra seperti Bank Indonesia dan PT Ansaf melalui dana CSR. “BAZNAS Kaltim terus memperkuat program pemberdayaan dan pendistribusian yang melibatkan BAZNAS kabupaten/kota. Kami menyambut baik setiap bentuk kerja sama, terutama dalam pendayagunaan yang berkelanjutan. Ke depan, kami berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Paser semakin optimal,” ungkapnya. Dalam dialog tersebut, Wakil Bupati Paser menekankan pentingnya penyaluran dana zakat yang tepat sasaran serta upaya membangun pola pikir produktif di kalangan masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar BAZNAS lebih aktif menjangkau desa-desa yang membutuhkan pembinaan, khususnya bidang keagamaan dan sosial. BAZNAS Kaltim menyambut baik aspirasi tersebut sebagai wujud kebutuhan nyata masyarakat di tingkat akar rumput. Kunjungan ini membuka peluang bagi BAZNAS Kaltim bersama BAZNAS Paser untuk memperluas program pemberdayaan dan pembinaan berbasis keumatan di desa. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Ir. H. Romif Erwinadi, M.Si menyampaikan kesiapan Pemkab Paser untuk mengoordinasikan OPD terkait dalam mendukung program pertanian, peternakan, dan perkebunan yang dikelola bersama BAZNAS. BAZNAS Kaltim memandang komitmen tersebut sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang lebih terarah dan terukur, termasuk dalam mendorong optimalisasi pengumpulan ZIS melalui ASN. Pada kesempatan itu, wakil ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, memaparkan program pendayagunaan yang dirancang untuk Kabupaten Paser. Di antaranya adalah penyaluran 20 unit motor, untuk mendukung usaha ekonomi mustahik serta rencana pengembangan program peternakan ayam sebanyak 1.000 ekor yang akan disalurkan ke Paser. “BAZNAS Kaltim berfokus pada program yang bersifat produktif—bukan konsumtif—agar dampak pemberdayaan lebih panjang dan berkelanjutan. Program pembinaan dai di Desa Mului juga terus berjalan sebagai bagian dari penguatan keagamaan masyarakat,” terangnya. Sementara itu wakil ketua BAZNAS Kaltim, Suparno, S.H menekankan pentingnya tata kelola pelaporan yang tertib, khususnya dalam pengelolaan zakat di daerah. Ia mengapresiasi kinerja BAZNAS Paser yang telah bersinergi baik dengan pemerintah daerah. BAZNAS Kaltim berharap dukungan Wakil Bupati dapat semakin memperkuat pengumpulan ZIS di Kabupaten Paser sehingga program yang dijalankan BAZNAS Paser dapat terus berkembang. BAZNAS Kaltim menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Paser. Sinergi ini diharapkan semakin memperluas manfaat zakat bagi mustahik di Paser serta mendorong penyelenggaraan program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Pertemuan terlaksana dengan penuh kehangatan dan dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kaltim serta jajaran perwakilan Pemkab Paser.
BERITA28/11/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Samarinda Sinergikan Zakat Produktif: 20 Unit Sepeda Motor dan Gerobak Disalurkan untuk Akselerasi Mustahik Menjadi Muzaki
BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Samarinda Sinergikan Zakat Produktif: 20 Unit Sepeda Motor dan Gerobak Disalurkan untuk Akselerasi Mustahik Menjadi Muzaki
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kota Samarinda memberikan bantuan modal usaha produktif berupa 20 unit sepeda motor dan gerobak kepada mustahik di Kota Samarinda Selasa, (25/11/2025) di Komplek Citra Niaga Samarinda. Penyaluran bantuan ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam menerapkan zakat produktif demi memberdayakan mustahik (penerima zakat) agar dapat bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat). Turut hadir Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S. T. , S. H. , M. Si. , dan Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M. A. P. , serta para pimpinan BAZNAS Kota Samarinda, Jajaran forkopimda kota Samarinda. Dalam sambutannya, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun, memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Kota Samarinda atas pelaksanaan program pemberdayaan ini. Ia menekankan bahwa inisiatif ini sangat tepat karena fokus pada upaya pemberdayaan ekonomi umat, sesuai dengan maqashid syariah dalam aspek hifzh al-mal (perlindungan harta). “Langkah yang diambil BAZNAS malam ini sangatlah tepat, karena ini adalah pengembangan nilai usaha mikro, sebagai bentuk implementasi nyata dari maqashid syariah di area hifzh al-mal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dr. H. Andi Harun. Wali Kota juga merujuk pada pendapat Imam Al-Ghazali dan Muhammad Yusuf Al-Qardawi yang menyoroti pentingnya zakat, terutama untuk orang-orang miskin, harus lebih diprioritaskan dalam konteks pemberdayaan ekonomi, bukan hanya pada aspek konsumsi. Ia secara spesifik mengungkapkan potensi zakat dari sektor sumber daya alam, seperti batu bara, dengan rujukan kepada Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 267. “Masyarakat diwajibkan untuk mengeluarkan zakat dari semua yang mereka hasilkan, termasuk apa yang berasal dari perut bumi. Batu bara adalah salah satu contohnya. Mari kita doakan para pengusaha batu bara dan sumber daya alam lainnya agar semakin mendapatkan rezeki yang berkah karena telah menunaikan perintah Allah,” tegasnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M. A. P. , sebagai perwakilan dari provinsi, menyatakan harapannya agar bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh para mustahik. “Kami berharap motor ini bisa digunakan sebaik mungkin oleh mustahik, semoga bisa dimanfaatkan secara optimal. Harapannya agar para mustahik dapat merasakan dampak positif pada perkembangan ekonomi mereka. Pemberdayaan ekonomi yang menjadi tujuan BAZNAS harus berjalan dengan baik,” kata Dr. H. Abdurrahman AR. Ia menekankan bahwa bantuan berupa sepeda motor dan gerobak tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat usaha, sehingga penerima dapat meningkatkan kondisi ekonomi mereka. Program Z–Gerobak Motor adalah salah satu inisiatif BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur untuk mendorong kemandirian ekonomi bagi mustahik melalui program Zakat Community Development (ZCD). Program ini dirancang untuk memberikan bantuan usaha kepada mustahik yang kurang mampu untuk bisa berjualan keliling menggunakan kendaraan yang layak dan aman, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Pada kesempatan kali ini, BAZNAS Kaltim bekerja sama dengan BAZNAS Kota Samarinda menyalurkan 20 unit sepeda motor dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan gerobak usaha dari BAZNAS Kota Samarinda. Jumlah bantuan khusus untuk Samarinda ini mencapai Rp482. 000. 000 (Empat Ratus Delapan Puluh Dua Juta Rupiah). Secara keseluruhan, di Kalimantan Timur, Program Z–Gerobak Motor tahun 2025 merupakan kerjasama antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Setiap penerima manfaat mendapatkan 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 CW dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Total distribusi se-Kalimantan Timur adalah 155 unit motor dan gerobak dengan total nilai Rp3. 789. 900. 000 (Tiga Miliar Tujuh Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah). Dengan adanya program ini, BAZNAS berharap penerima manfaat di Samarinda dapat segera bertransformasi, sesuai dengan visi BAZNAS Samarinda dalam programnya yaitu Samarinda Berdaya - Akselerasi Mustahik Menuju Muzaki (A-M2), dengan target minimal 15% penerima manfaat yang produktif dapat naik kelas menjadi muzaki pada tahun 2026.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Dampingi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Berau 2025-2030: Proses Verifikasi Faktual Digelar Ketat
BAZNAS Kaltim Dampingi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Berau 2025-2030: Proses Verifikasi Faktual Digelar Ketat
BAZNAS Kaltim Dampingi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Berau 2025-2030: Proses Verifikasi Faktual Digelar Ketat BERAU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama BAZNAS RI menggelar tahapan krusial Pendampingan Verifikasi Faktual (Wawancara) Offline bagi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau Periode 2025-2030. Kegiatan penting ini dilaksanakan pada Selas, (25/11/2025), sebagai bagian dari proses seleksi ketat untuk memastikan terpilihnya pimpinan yang kompeten dan berintegritas. Proses verifikasi faktual ini bertujuan mendalami visi, misi, rekam jejak, dan komitmen para calon dalam memajukan pengelolaan zakat di Kabupaten Berau. Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan resmi yang dilakukan oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Berau serta selaku Panitia Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau. Hal ini menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Berau terhadap proses penguatan lembaga amil zakat di daerah. Tim seleksi wawancara pada kesempatan ini terdiri dari perwakilan BAZNAS RI dan BAZNAS Kaltim. Dari BAZNAS RI hadir pakar zakat terkemuka, Prof. Ir. H. Muh. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., dan Putra Erianton. Sementara itu, jajaran Pimpinan BAZNAS Kaltim yang hadir dalam pendampingan ini Drs. H. Ahmad Nabhan (Ketua BAZNAS Kaltim), H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E. (Wakil Ketua III), Achmad Suparno, S.H. (Wakil Ketua IV), dan Munawarah, S.Sos.I. (Direktur Pelaksana) Kehadiran tim gabungan ini memastikan bahwa proses seleksi berjalan sesuai dengan standar nasional BAZNAS, mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Turut hadir pula Kabag Kesra Pemkab Berau. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa peran BAZNAS Kaltim dalam pendampingan ini adalah untuk memastikan sinergi program pengelolaan zakat antara Provinsi dan Kabupaten/Kota dapat berjalan optimal. "Pimpinan BAZNAS Berau terpilih nantinya harus memiliki pemahaman mendalam tentang potensi zakat daerah dan mampu menerjemahkannya ke dalam program-program produktif yang nyata," jelas beliau. Setelah tahapan Verifikasi Faktual dan wawancara ini selesai, seluruh hasil akan dibahas dan diplenokan secara internal oleh BAZNAS RI. Pleno ini akan menghasilkan rekomendasi resmi nama-nama calon pimpinan terbaik yang akan dikirimkan kepada Bupati Berau. Rekomendasi dari BAZNAS RI tersebut akan ditindaklanjuti oleh Bupati Berau dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau Periode 2025-2030. Proses ini diharapkan dapat mempercepat pengukuhan pimpinan baru agar roda organisasi dapat segera bergerak dalam menyusun program kerja dan rencana strategis ke depan. BAZNAS Kaltim berharap pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau yang baru nanti dapat semakin memperkuat tata kelola zakat, meningkatkan penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), dan mengakselerasi program pemberdayaan ekonomi umat di Berau, sejalan dengan visi BAZNAS untuk menyejahterakan masyarakat.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →