WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Rp14,9 Juta untuk Pelunasan Biaya Operasi Mustahik di Balikpapan

BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program kemanusiaan. Kali ini, bantuan sebesar Rp14,9 juta disalurkan kepada seorang mustahik, Sugian Nur (48), warga Kota Balikpapan, untuk membantu pelunasan biaya operasi yang sedang dijalaninya.

Sugian Nur merupakan seorang buruh lepas dengan penghasilan yang tidak menentu. Dalam kesehariannya, ia hanya bekerja apabila ada panggilan pekerjaan. Namun, kondisi kesehatannya yang menurun membuat kesempatan untuk bekerja semakin terbatas.

Menurut keterangan kakaknya, Mariati, Sugian Nur pernah menjalani cuci darah pada tahun 2023 akibat penyakit ginjal yang dideritanya. Kondisi tersebut menyebabkan dirinya tidak lagi mampu melakukan aktivitas berat seperti sebelumnya.

"Kalau ada pekerjaan biasanya hanya sebagai helper atau pekerjaan harian. Itu pun tidak menentu, kadang hanya bertahan satu sampai dua minggu. Selebihnya beliau berada di rumah karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk bekerja berat," ujar Mariati.

Sejak 6 Juni 2026, Sugian Nur menjalani perawatan di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan akibat komplikasi pada kaki kirinya yang pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2022. Berdasarkan diagnosis medis, Sugian Nur mengalami Infected Wound Dehiscence Closed Fracture Fibula Sinistra Post ORIF 2022, yakni kondisi infeksi pada bekas luka operasi pemasangan pen pada tulang fibula kiri yang kembali terbuka dan memerlukan tindakan operasi lanjutan.

Keterbatasan ekonomi membuat biaya pengobatan dan kebutuhan selama masa perawatan menjadi beban yang berat bagi keluarga. Selama ini, sebagian besar kebutuhan pengobatan dibantu oleh sang kakak, Mariati, yang berupaya mendampingi dan memenuhi kebutuhan adiknya selama menjalani perawatan.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kaltim hadir memberikan bantuan biaya sebesar Rp14,9 juta guna membantu pelunasan biaya operasi yang harus ditanggung keluarga. Bantuan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS untuk membantu mustahik yang sedang menghadapi kesulitan.

Mariati mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan harapan dan meringankan beban keluarga di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim serta para donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu kami. Semoga para donatur selalu diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT," ungkapnya.

Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS Kaltim terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan dan keterbatasan ekonomi. Dukungan para muzaki menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan harapan bagi mustahik untuk dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Bantuan yang diberikan kepada Sugian Nur menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga sebagai solusi nyata dalam membantu masyarakat yang sedang berjuang menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, BAZNAS Kaltim terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh mereka yang membutuhkan.

19/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Silaturahmi BKKBN Kaltim, Jajaki Kolaborasi Sektor Pemberdayaan hingga Bedah Rumah untuk Atasi Stunting

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan silaturahmi dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (09/06/2026). 

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor BAZNAS Kaltim dalam rangka membahas rencana kolaborasi program strategis antarkedua lembaga.

Kehadiran jajaran BKKBN Kaltim disambut langsung dengan baik oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, Ahmad Nabhan memaparkan berbagai program pengentasan kemiskinan yang selama ini telah konsisten dijalankan oleh BAZNAS Kaltim, mulai dari bantuan yang bersifat perorangan (konsumtif) hingga program pemberdayaan ekonomi (produktif).

"BAZNAS Kaltim memiliki komitmen kuat dalam pengentasan kemiskinan. Beberapa program pemberdayaan di bidang ekonomi yang sudah berjalan di antaranya sektor peternakan, seperti Budidaya Ayam Petelur, Budidaya Sapi, dan Budidaya Domba. Kemudian di sektor perdagangan dan jasa, kami memiliki program bengkel Z-Auto, toko kelontong Z-Mart, serta yang terbaru dan akan segera kami launching dalam waktu dekat ini yaitu Z-Chicken, usaha mikro ayam goreng," jelas Ahmad Nabhan.

Ahmad Nabhan menambahkan bahwa keberagaman program pemberdayaan ini menjadi peluang besar bagi BKKBN Kaltim untuk masuk dan berintegrasi pada berbagai sektor program yang sejalan dan sesuai dengan fokus utama BKKBN.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Dr. Sunarto, SKM., M.Adm.KP., menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan BAZNAS Kaltim dan menyatakan harapan besar agar kedua instansi dapat menjalin kerja sama yang solid. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sunarto secara khusus membahas rencana kolaborasi pada program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).

"Kami berharap dapat bekerjasama dengan BAZNAS Kaltim, salah satunya melalui program RTLH. Sasaran program ini adalah masyarakat yang saat ini masih tinggal di hunian yang tidak layak, baik ditinjau dari segi kesehatan, lokasi, maupun kondisi fisik bangunan rumahnya. Upaya perbaikan sanitasi dan lingkungan hunian ini sangat sejalan dengan program BKKBN dalam rangka menangani dan menekan kasus stunting dari hulu," urai Dr. Sunarto.

Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN Kaltim sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, kedua lembaga ini telah sukses berkolaborasi dalam program pencegahan stunting melalui intervensi pemenuhan nutrisi bagi anak stunting serta ibu hamil di seluruh wilayah Kalimantan Timur, yang penyalurannya dioptimalkan melalui jaringan Posyandu di berbagai daerah.

Melalui pertemuan silaturahmi ini, baik BAZNAS Kaltim maupun BKKBN Kaltim berharap rencana perluasan kolaborasi ini dapat segera ditindaklanjuti secara resmi melalui penyusunan dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (PKS), demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Timur yang lebih sejahtera, sehat, dan bebas stunting.

09/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Tingkatkan Kinerja Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Tegaskan Pentingnya Perubahan Mentalitas Amil

SAMARINDA – Mengawali pekan kerja, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Achmad Suparno, S.H., memberikan suntikan motivasi kepada seluruh staf dan amil dalam agenda briefing pagi yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kaltim, Senin (08/06/2026).

Dalam arahannya, Achmad Suparno mengajak seluruh amil untuk memaknai pengabdian dengan perspektif yang lebih mendalam, bahkan melalui hal-hal sederhana seperti lirik lagu. Ia secara khusus mengangkat pesan dari lagu "Manusia Kuat" karya Tulus sebagai refleksi ketahanan mental bagi para pengelola zakat.

"Lagu ini bukan sekadar hiburan. Pesannya sangat kuat bahwa setiap individu memiliki potensi, kekuatan, dan ketahanan mental yang luar biasa. Saya ingin para amil tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan di lapangan. Pengabdian kepada umat seringkali dimulai dari hal-hal kecil yang kita lakukan di kantor dengan penuh komitmen," ujar Achmad Suparno di hadapan para amil.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya filosofi perubahan diri sebagai kunci utama dalam meraih masa depan yang lebih baik. Mengutip prinsip "Change yourself, change your future", ia menegaskan bahwa perubahan masa depan lembaga sangat bergantung pada kesediaan amil untuk memperbaiki diri saat ini juga.

"Jangan hanya memiliki target besar, tetapi kita tetap menjadi pribadi yang 'apa adanya'. Jika kita ingin masa depan berubah, maka perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Ubah kebiasaan buruk menjadi positif, bangun lebih pagi, tingkatkan kedisiplinan, serta perbaiki kesalahan-kesalahan yang mungkin sering terulang," tambahnya.

Achmad Suparno juga mengingatkan para amil akan kutipan terkenal dari Albert Einstein mengenai insanity (kegilaan), yakni melakukan hal yang sama berulang kali namun mengharapkan hasil yang berbeda. Menurutnya, BAZNAS Kaltim tidak bisa maju jika sumber daya manusianya tidak melakukan evolusi dalam berpikir dan bertindak.

Ia berpesan agar para amil lebih serius dalam bekerja dan lebih selektif dalam lingkungan pergaulan yang mendukung produktivitas.

Menutup arahannya, Achmad Suparno memanjatkan doa dan harapan agar di periode kepemimpinan yang telah memasuki fase akhir ini, seluruh jajaran BAZNAS Kaltim dapat memberikan kontribusi terbaik. Baik itu bagi penguatan internal lembaga, maupun dalam memberikan pelayanan prima kepada para muzaki, mustahik, serta seluruh mitra strategis BAZNAS Kaltim.

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Atasi Stunting, BAZNAS Kaltim Raih Penghargaan Orang Tua Asuh pada Kick Off Program GENTING

SAMARINDA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menghadiri agenda penting Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Senin (08/06/2026) pagi di Gedung PKK Kota Samarinda ini dirangkai dengan penyerahan penghargaan komitmen penuntasan stunting melalui program GENTING (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting).

Dalam momentum strategis tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur secara resmi menerima penghargaan dari Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur sebagai Mitra Kerja aktif sekaligus Orang Tua Asuh dalam program GENTING. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata lembaga amil zakat ini dalam upaya menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Hubungan kerja sama antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN Kaltim dalam penanganan anak- anak stunting sejatinya telah terjalin lama dan konsisten. Tercatat pada tahun 2024 dan 2025, BAZNAS Kaltim telah menggelontorkan dana bantuan senilai Rp1 miliar 80 juta yang dialokasikan khusus untuk intervensi pemenuhan gizi anak-anak penyandang stunting. Penyaluran bantuan serupa dipastikan terus bergulir pada bulan-bulan berikutnya.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh BKKBN Kaltim. Bagi kami di BAZNAS, penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah amanah, motivasi, sekaligus pemacu semangat untuk terus bergerak, berbagi, dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengatasi permasalahan stunting demi masa depan generasi kita.

 

Lebih lanjut, Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa penanganan stunting tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi secara instan. Berdasarkan analisis di lapangan, kondisi tempat tinggal juga memegang peranan krusial. BAZNAS Kaltim menyoroti urgensi perbaikan kondisi rumah, sebab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dinilai sangat berpotensi membuat anak-anak rentan terhadap penyakit dan menjadi salah satu pemicu utama terjadinya stunting. Beliau berharap ke depan program bantuan untuk anak stunting, ibu hamil, serta ibu melahirkan dapat diperluas mencakup perbaikan sanitasi dan bedah rumah melalui kerja sama yang semakin solid antara BKKBN, BAZNAS, dan seluruh lembaga terkait.

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Dr. Sunarto, SKM, M.Adm.KP, dalam sambutannya memberikan pujian tinggi atas loyalitas kemitraan BAZNAS Kaltim.

 

“BAZNAS Kaltim selalu membersamai program kami, khususnya dalam hal pengentasan stunting. Perlu kita pahami bersama bahwa muara stunting itu bersumber dari lokasi lingkungan yang tidak layak, seperti ketiadaan jamban sehat, minimnya pemenuhan nutrisi, serta akses kesehatan yang terbatas. Di sinilah pentingnya sinergi berbagai sektor untuk melakukan intervensi menyeluruh demi mewujudkan SDM unggul menuju Kaltim Sehat dan Generasi Emas 2045," paparnya.

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Layanan Informasi Publik BAZNAS Kaltim dan Zeta Group Matangkan Kesiapan SDM Kelola Website PPID

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat sistem pelayanan website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melalui kerja sama dengan pengembang teknologi, Zeta Group.

Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan fitur baru, tetapi juga mencakup pelatihan implementasi pengelolaan website, mulai dari tampilan luar (front-end) hingga halaman admin pengelola (back-end). Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan para staf dalam mengoperasikan sistem baru secara mandiri dan optimal.

Dalam pertemuan berkala yang digelar, kedua belah pihak merumuskan 8 (delapan) poin penting pengembangan fitur dan teknis website PPID BAZNAS Kaltim, di antaranya:

  1. Survei Kepuasan Penilaian: Penerapan parameter angka dengan sistem penilaian interaktif yang menyerupai model ulasan Google Maps, guna mengukur kepuasan publik secara akurat.

  2. Laporan Informasi Publik: Penyusunan format laporan berkala tahunan yang terintegrasi langsung dengan penyimpanan Google Drive untuk memudahkan akses semua berkas dokumen.

  3. Format Nomor Surat: Pembaruan sistem penomoran administrasi yang dinamis dan editable untuk mendukung fleksibilitas kerja bidang SDM dan Administrasi.

  4. Kontak PPID: Penyediaan nomor kontak langsung (hotline) untuk mempercepat respon aduan dan permohonan informasi.

  5. Tampilan Dashboard: Pembaruan visual dashboard agar lebih informatif, modern, dan ramah pengguna (user-friendly).

  6. Manajemen Domain: Pengaturan masa aktif domain melalui Hostinger, dengan pembuatan akun user khusus terlebih dahulu.

  7. Keamanan Akses (Security Access): Perencanaan jangka panjang untuk keamanan sistem, termasuk komitmen perawatan (maintenance) secara berkala minimal 1 tahun.

  8. Ekspor Data Manual Real-Time: Penambahan fitur penarikan data langsung ke format Spreadsheet/Excel, yang mendukung integrasi fitur Data - Get Data - From Other Source - From Web guna mempermudah analisis data.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Divisi Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Rifah Atul Mahmudah, beserta jajaran staf umum dan humas. Dalam penyampaiannya, Rifah mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan tata kelola layanan online yang lebih baik dan optimal.

"Website PPID ini adalah salah satu aset digital penting yang harus kita jaga bersama. Pengelolaan data informasi di era digital sangat riskan dan rawan diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, dengan menggandeng Zeta Group, kami tidak hanya berharap pada pembuatan website saja, tetapi ada keberlanjutan kerja sama dalam hal perawatan (maintenance) dan pengawasan keamanan sistem ke depannya," ujar Rifah pada pertemuan Rabu, (03/07/2026) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Project Manager ZETA, Bagasnanta Purnomo, menegaskan komitmen penuh timnya dalam mengawal dan meningkatkan keamanan sistem pada website PPID BAZNAS Kaltim.

"Saat ini, akses terhadap sistem berbasis online—baik itu website maupun akun media sosial—sangatlah mudah. Hanya dengan sekali klik, jika pertahanan dari dalam tidak diperkuat, sistem akan sangat rentan terhadap serangan hacker atau oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentu komitmen kami bersama tim adalah memastikan proteksi tersebut berjalan maksimal," jelas Bagas.

Bagas juga menambahkan bahwa pihaknya berharap jalinan sinergi ini dapat terus berjalan secara simultan untuk jangka panjang. "Harapan kami, kerja sama dengan BAZNAS Kaltim tidak berhenti pada peningkatan fungsi website saja, tetapi bagaimana kami bisa terus mempermudah sistem pengelolaannya sehingga pelayanan informasi dari BAZNAS Kaltim dapat lebih mudah diakses dan diterima dengan baik oleh masyarakat luas," pungkasnya.

 

Melalui digitalisasi dan penguatan sistem keamanan ini, BAZNAS Kaltim optimistis pelayanan informasi publik akan semakin akuntabel, aman, dan tepercaya, sejalan dengan asas pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.

03/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN DARI TIM BAZNAS BERAU
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN DARI TIM BAZNAS BERAU
Badan Amil Zakat Nasional Baznas Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan dari tim pelaksana BAZNAS Kabupaten Berau, jum’at (02/06/2023), di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Harmonika, Samarinda. Direktur pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur mengatakan kunjungan dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas SDM pelaksana melalui penerapan aplikasi Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA). “Jadi tim BAZNAS Berau saat ini melakukan koordinasi perihal penyusunan laporan kinerja terutama dalam optimalisasi pengelolaan laporan keuangan melalui Simba.” Katanya saat pertemuan di ruang rapat lantai dua kemarin. Ia menambahkan BAZNAS Kabupaten Berau sudah baik dalam penggunaan Simba, hanya masih perlu adanya pelatihan lebih lanjut bagi para pelakasana amil lainnya. Ketua BAZNAS Berau H. Busransyah berharap setelah kunjungan ini, penggunaan Simba di BAZNAS Kabupaten Berau semakin meningkat dan dapat meraih kembali prestasi-prestasi terutama sebagai pengguna simba terbaik. “Ya, setelah kunjungan ini, kita ingin seluruh amil kami dapat terus belajar dalam penerapan simba di baznas berau, ditambah nanti akan ada pelatihan simba di bulan Juli, jadi kita berharap penggunaan simba bisa terus lebih baik.” Katanya. Busransyah menambahkan, peningkatan SDM tidak hanya belajar dalam segi pelaporan simba, namun juga bagaimana mengelola program pengumpulan dan pendistribusian. “Setelah ini kita akan koordinasi ke BAZNAS Kota Samarinda, bagaimana mengelola pengumpulan, dan dilanjutkan ke BAZNAS Kabupaten Kukar untuk studi banding pengelolaan program ZCD dan Z-Mart.” Terangnya. Turut hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim MIswan Thahadi, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim H. Abdurrahman AR, Wakil Ketua III Badrus Syamsi, Ketua BAZNAS Kota Samarinda Widiasmoro, Ketua BAZNAS Kabupaten Berau H. Busransyah, Wakil Ketua I Warwantoni, Wakil Ketua III H. Dawami Buchori, Kepala Pelaksana dan seluruh pelaksana BAZNAS Kabupaten Berau.
BERITA02/06/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
PANEN PATIN BANTUAN BAZNAS DI SUKA DAMAI, WAGUB MINTA LANJUTKAN DENGAN INDUSTRI HILIR
PANEN PATIN BANTUAN BAZNAS DI SUKA DAMAI, WAGUB MINTA LANJUTKAN DENGAN INDUSTRI HILIR
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi memberikan apresiasi atas kerja jajaran Baznas Kaltim dalam upaya membantu pemerintah daerah menekan angka kemiskinan. Salah satunya dengan membantu pengembangan budidaya ternak ikan patin di Desa Suka Damai, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. “Iya betul. Bagus sekali. Program seperti ini perlu terus dikembangkan,” kata Wagub Hadi Mulyadi di ruang kerjanya, Senin (29/5/2023). Wagub memuji program ini karena secara langsung membantu ekonomi kelompok warga kurang mampu dengan kerja kreatif dan produktif. Produktif bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha dan mengentaskan masyarakat dari garis kemiskinan. Sebab itu menurut Wagub Hadi Mulyadi program semacam ini perlu terus dikembangkan di daerah-daerah lainnya. Wagub Hadi Mulyadi mendapat laporan bila hasil panen para peternak ikan di Desa Suka Damai, Sabtu (27/5/2023) mencapai 50-60 ton. Seluruhnya adalah peternak binaan Baznas Kaltim dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim. “Saya sarankan, setelah ini dikembangkan juga industri hilirnya. Sebab kalau nanti produknya banyak dan tidak terpasarkan, harganya pasti turun,” pesan Wagub. “Industri hilir itu misalnya mengolah ikan patin itu menjadi rabuk ikan dan lain sebagainya. Itu bernilai tinggi,” imbuh Wagub. Imbauan ini sambung Wagub, bukan hanya untuk Baznas Kaltim, tapi juga lembaga lain dan investor agar mengembangkan industri hilir dari produk ikan ini. Pemprov Kaltim tegas Wagub, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan membantu program yang sudah pasti akan sangat membantu masyarakat tersebut. Selain itu, Wagub Hadi Mulyadi juga mengingatkan agar para pegawai membayarkan zakat, infaq dan sedekah melalui Baznas. Sebab selain lembaga resmi, dana zakat, infaq dan sedekah yang disalurkan Baznas tepat sasaran dan produktif. “Harapan kita, para mustahik akan menjadi muzakki di waktu-waktu berikutnya,” harap Wagub. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan didampingi Wakil Ketua Ahmad Suparno mengungkapkan bantuan modal untuk petani patin di Desa Suka Damai sekitar Rp400 juta. Berasal dari dana zakat Bankaltimtara, PT Ansaf dan lainnya.Pembinaan dilakukan sejak sekitar 8 bulan lalu dengan jumlah bibit mencapai 60 ribu bibit dan menghasilkan 50 hingga 60 ton ikan patin siap jual.“Kepada para mustahik (penerima bantuan), tentu kami berharap agar bantuan awal yang besar ini dapat berkelanjutan. Terima kasih juga kepada para muzakki dan semoga amal zakat ini menjadi berkah pahala yang berlimpah,” harap Ahmad Nabhan.Panen raya ikan patin juga dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Irhan Hukmaidy.(sul/yans/adpimprovkaltim) #kaltimberdaulat #pemprovKaltim #dengsanaKaltim #infoKaltim #biroadpimkaltim #kalimantantimur #pemprovKTMei2023 #berAKHLAK
BERITA30/05/2023 | (sul/her/yans/adpimprovkaltim)
BAZNAS KALTIM CAPAI 5,2 MILIAR PADA PENGUMPULAN RAMADHAN 2023
BAZNAS KALTIM CAPAI 5,2 MILIAR PADA PENGUMPULAN RAMADHAN 2023
Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur telah mengumpulkan zakat, infaq, dan shadaqah sebesar Rp.5,2 miliar pada bulan Ramadhan dari bulan maret hingga april tahun 2023. Dana tersebut terdiri dari dana zakat maal (harta) individu Rp.1,8 miliar, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Rp.49,7 juta, dan zakat maal entitas Rp. 3,84 miliar. Perolehan zakat fitrah Rp.35,8 juta , fidyah Rp.6,5 juta, infaq atau sedekah tidak terikat individu Rp.22,8 juta, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Rp.33,46 juta, dan infaq atau sedekah tidak terikat entitas Rp. 14,9 juta, dan infaq sedekah terikat lainnya sebesar Rp. 1,6 juta dari individu dan entitas Rp. 27,5 juta. Sedangkan pengumpulan infaq dan sedekah melalui program Ramadhan yaitu paket Ramadhan Bahagia yang terdiri dari paket sembako sebesar Rp.63,5 juta dan entitas sebesar Rp.27,5 juta. Program Kado Cinta Yatim Dhuafa sebesar Rp.5,8 juta, dan Hidangan Berkah Ramadhan Rp. 7,6 juta rupiah. Dengan total muzakki keseluruhan sebanyak 2.877 orang. Wakil ketua I bidang pengumpulan H. Miswan Thahadi menjelaskan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah pada Ramadhan tahun ini telah mencapai target awal yaitu sebesar 5 miliar rupiah. “Alhamdulillah, dalam satu bulan ini Baznas Kaltim telah mencapai target Ramadhan. Tentu ini menjadi langkah kedepan untuk mengoptimalisasi pengumpulan, baik perorangan maupun dari UPZ, dan perusahaan. Jadi semakin banyak perolehan yang didapatkan, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu.” Ujarnya. Sementara itu, wakil ketua II bidang pendistribusian dan pendayagunaan H. Abdurrahman, AR menambahkan, dana tersebut telah disalurkan berdasarakan kegiataan, program dan asnaf. “Jadi kita sudah salurkan dana ZIS selama bulan Ramadhan kemarin berdasarkan program-program yang sudah dirancang sebelumnya, seperti Program Ramadhan kita salurkan door to door kepada masyarakat yang kurang mampu, juga melalui kegiatan seperti santunan anak yatim.” Jelasnya. Penyaluran selama bulan Ramadhan berdasarakan asnaf sebesar Rp. 2,8 miliar dengan penerima manfaat sebanyak 3.475 orang. Berdasarkan program sebesar Rp. 3,6 miliar, dan penyaluran berdasarkan kegiatan sebesar 3,2 miliar dengan penerima manfaat sebanya 4.194 terdiri dari penyaluran zakat maal, zakat fitrah, fidyah, paket Ramadhan Bahagia, Kado Cinta Yatim Dhuafa, dan Hidangan Berkah Ramadhan.
BERITA22/05/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERSAMA DENGAN PDGI KALTIM KEMBALI PERSIAPKAN BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT TAHAP KEDUA
BAZNAS KALTIM BERSAMA DENGAN PDGI KALTIM KEMBALI PERSIAPKAN BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT TAHAP KEDUA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali lakukan rapat persiapan bakti sosial operasi celah bibir dan lagit-langit tahap kedua bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur. Program ini dilakukan kembali sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Kalimantan Timur yang tidak mampu secara ekonomi, dan mengalami bibir sumbing, agar mereka normal kembali. “Pelaksanaan tahap ke 2 akan dilakukan di tanggal 15 sampai dengan 19 Juli 2023 menyesuaikan PDGI Samarinda dan Tim medis dari UGM, dan untuk acara pembukaan nanti di Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.” Kata Badrus wakil ketua III BAZNAS Kaltim, di ruang rapat kantor BAZNAS Kaltim, Sabtu, (6/5/2023). Sebelumnya telah dilaksanakan operasi tahap pertama pada tahun 2022 lalu, dan operasi kali ini adalah operasi tahap kedua di Rumah Sakit Umum Abdoel Moeis Samarinda secara gratis, dan tentunya tetap menggunakan prosedur administrasi. “Ada sekitar 19 orang yang bersedia dioperasi, 2 orang masih belum terkonfirmasi yang merupakan pasien dari operasi tahap pertama, tetapi tetap dibuka pendaftaran bagi yang ingin mendaftarkan diri.” Tambahnya. Sementara itu, drg. Deasy Evriyani perwakilan dari PDGI Kaltim menjelaskan saat di ruang rapat BAZNAS Kaltim, bahwa dalam kegiatan bakti sosial ini ada kriteria orang yang dapat dilakukan operasi. “Untuk pasien yang ingin operasi dari segala kalangan, celah bibir minimal usia 3 bulan dengan berat badan 5 kilogram, dan celah langit-langit minimal usia 1 tahun dan dalam kondisi sehat.” Kata dia. Pendaftaran operasi dibuka dari tanggal 4 Mei sampai dengan 13 Juni 2023 dan dipriorotaskan bagi warga Kalimantan timur.
BERITA06/05/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
MONITORING BUDIDAYA IKAN PATIN BINAAN BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
MONITORING BUDIDAYA IKAN PATIN BINAAN BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Dalam rangka persiapan panen ikan patin binaan BAZNAS kaltim, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Kalimantan Timur bersama dengan tim lakukan monitoring ke lokasi budidaya ikan patin di Desa Suka Damai, Muara Badak, Kutai Kartanegera. “Alhamdulillah, berkat dana zakat, infaq, dan sedekah dari para muzakki, kini Kelompok peternak ikan patin binaan BAZNAS Provinsi Kaltim di Desa Suka Damai, berhasil mengembangbiakkan bibit ikan patin yang yang tidak lama lagi akan segera di panen dan diperjual belikan.” Kata Ahmad Nabhan ketua BAZNAS kaltim di muara badak pada Rabu, (03/05/2023). “Semoga dengan disiplin merawat ikan patin ini kedepannya dapat menghasilkan panen yang banyak dan akan mendatangkan omzet yang lebih besar dan mudah-mudahan berkah untuk kita semua. Aamin.” Katanya. Sementara itu Abdurrahman AR, wakil ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim saat mengisi breafing pagi lalu di kantor BAZNAS Kaltim, mengatakan akan ada rencana kerjasama dengan agen pelelangan ikan, agar kedepannya hasil panen dapat diperjual belikan secara dan mendaparkan hasil berkelanjutan. “Saya sudah komunikasi dengan pelelangan ikan, jadi saya sudah minta mereka untuk meninjau lokasi untuk melihat kualitas ikan, dan alhamdulillah ikan kita saat ini jenisnya sama seperti yang mereka perjual belikan.” Katanya. Abdurrahman juga menambahkan jika pada akhir mei nanti usia ikan sudah cukup untuk dipanen dan diperjual belikan. “Ya, diperkirakan akhir bulan mei nanti akan ada agenda panen ikan disana, dan mudah-mudahan hasilnya dapat bermanfaat bagi semua.” tambahnya. Budidaya ikan patin merupakan salah satu program Zakat Community Development (ZCD) dengan penerima manfaat sekaligus sebagai pengelola sebanyak 15 orang, dengan sumber dana dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Bank Kaltimtara, dan PT. Ansaf. Progam yang mulai dirintis sejak 2022 lalu ini dikelola di lahan seluas kurang lebih 6.036,60 meter persegi dengan rencana anggaran biaya sebesar 500 juta rupiah.
BERITA03/05/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN 45 JUTA UNTUK BANTUAN PAKET RAMADHAN KEPADA NON PNS KEMENTRIAN AGAMA KALTIM
BAZNAS KALTIM SALURKAN 45 JUTA UNTUK BANTUAN PAKET RAMADHAN KEPADA NON PNS KEMENTRIAN AGAMA KALTIM
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan berupa paket Ramadhan Bahagia kepada Kemenag Kaltim, Selasa (11/04), pada acara Kolaborasi Penyaluran Zakat Bersama Antara Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan LAZ (Lembaga Amil Zakat).Pada kesempatan itu, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, H. Ahmad Nabhan menyerahkan bantuan sebesar 45 juta rupiah melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, H. Abdul Khaliq, yang diperuntukan kepada pegawai non PNS di Kantor Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan dirangkai dengan simbolis pemberian bingkisan kepada 15 mustahik.Ahmad Nabhan dalam sambutannya menyampaikan pengumpulan dana zakat pada tahun 2022 BAZNAS Kaltim mencapai 8,6 miliar Rupiah atau mengalami peningkatan sebesar 1,9 miliar dari tahun sebelumnya.“Di tahun 2023 ini kami menargetkan pengumpulan sebesar 16 miliar rupiah, dan untuk Ramadhan tahun ini kami targetkan pengumpulan sebesar 5 miliar, dan tentunnya perlu upaya-upaya seperti peningkatan pelayanan muzaki, administrasi dan sosialisasi.”Nabhan juga menambahkan jika kedepannya dapat berkolaborasi bersama dengan Lembaga Amil Zakat dalam peningkatan peyaluran zakat.“Kami berupaya kedepannya bekerjasama dengan LAZ, bagaimana kita bisa mencari peluang dalam menyalurkan zakat, sehingga manfaat yang sudah kita kumpulkan dapat dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan.”Selain itu Nabhan mengucapkan terima kasih kepada para Lembaga Amil Zakat yang telah berkolaborasi menyalurkan dana ZIS nya dalam acara ini.Turut hadir perwakilan dari Lembaga Amil Zakat yang ada di Kalimantan Timur diantaranya, LAZ Dana Peduli Ummat (DPU), LAZ Wadah Inspirasi Umat (WIZ), Sahabat Yatim, Dompet Dhuafa, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), LAZ Nurul Hayat, Yatim Mandiri, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), LazisMU, LazisNU, dan Rumah Zakat.
BERITA11/04/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALTIM MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALTIM MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
Gubernur Isran Noor membayar zakat melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur pada acara Kaltim Berzakat 2023 penyerahan zakat oleh gubernur, wakil gubernur, dan pejabat pemerintah serta muzaki lainnya, Rabu (05/04) di gedung Olah Bebaya, Samarinda. Selain itu wakil gubernur Hadi Mulyadi, pejabat pemerintah, instansi vertikal, BUMD serta Perusahaan juga membayar zakat melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, Gubernur Isran Noor mengapresiasi prestasi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, yang telah memperoleh BAZNAS Award 2023, yang mana dalam satu tahun periode telah mendapatkan tiga penghargaan diantaranya BAZNAS Provinsi dengan Implementasi Simba Terbaik, BAZNAS Provinsi Pengguna Simba Ter-Responsive dan Operator Simba Teraktif “Selamat kepada BAZNAS Kaltim, mudah-mudahan lebih baik lagi, dan terimakasih kepada instansi, perusahaan, dan perbankan yang telah membayarkan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim”, kata Isran Noor. Gubernur Isran Noor juga menghimbau agar membayar zakat melalui BAZNAS dan masyarakat harus mengeluarkan zakatnya. “"Zakat itu sebuah kewajiban, tidak bisa diapa-apain dari pada dipaksa lebih bagus kesadaran sendiri,” tambahnya. Agenda kaltim berzakat merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh BAZNAS kaltim, dalam rangka meningkatkan pengumpulan melalui instansi pemerintahan, lembaga, ASN, BUMD, perusahaan, dan muzaki lainnya. Acara dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan paket Ramadhan bahagia dan penyaluran program santunan 2000 yatim dan dhuafa seluruh Indonesia dari bank Mybank Syariah.
BERITA05/04/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
RAIH PENGHARGAAN PADA BAZNAS AWARD 2023, BAZNAS KALTIM MENDAPAT APRESIASI GUBERNUR
RAIH PENGHARGAAN PADA BAZNAS AWARD 2023, BAZNAS KALTIM MENDAPAT APRESIASI GUBERNUR
Setelah meraih penghargaan pada acara BAZNAS Award 2023 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (20/3/2023), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan apresiasi dari Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor. Apresiasi tersebut disampaikan pada agenda pertemuan antara pimpinan BAZNAS Prov. Kaltim dan Gubernur Isran Noor, sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada Gubernur Isran Noor sebagai Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat. “Terima kasih, dan selamat kepada BAZNAS Kaltim, semoga dengan penghargaan ini bisa menambah kepercayaan dan memberikan manfaat bagi ummat,” kata Gubernur Isran Noor saat ditemui beberapa hari lalu. Isran Noor berharap, kedepannya BAZNAS Kaltim dapat terus amanah, terutama dalam pengelolaan dana ZIS di Kalimantan Timur. “Jaga yang sudah didapatkan, terutama dana yang telah dititipkan masyarakat melalui BAZNAS Kaltim, untuk dikelola dengan sebaik-baiknya,” tambah gubernur Isran Noor. Sementara itu Ahmad Nabhan selaku Ketua BAZNAS Kaltim juga menyampaikan jika dalam satu periode ini BAZNAS Kaltim telah memperoleh tiga penghargaan dan hasil audit independent diantaranya BAZNAS Provinsi dengan Implementasi Simba Terbaik, BAZNAS Provinsi Pengguna Simba Ter-Responsive dan Operator Simba Teraktif. Serta memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 31 Desember 2022. “Tentunya ini menjadi awal bagi kita untuk terus berkomitmen menjadi yang terbaik dalam pengelolaan zakat, meningkarkan kepercayaan masyarakat untuk dapat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Kaltim,” kata Nabhan. Di tahun 2023 ini BAZNAS Kaltim menargetkan pengumpulan sebesar 16 miliar rupiah, dan tentunya memerlukan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. “Semoga target kita untuk mengumpulkan ZIS sebesar 16 miliar ditahun ini tercapai, dan kami berharap dukungan dari gubernur dan juga sinergi-sinergi dengan pihak terkait seperti BUMN, ASN, dan perusahaan, dapat menambah pengumpulan kita di tahun ini,” tambah Nabhan.
BERITA24/03/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERIKAN MATERI PEMBERDAYAAN ZAKAT DIBIDANG DAKWAH PADA AGENDA RAPAT KERJA DAKWAH PUSDAI KALTIM
BAZNAS KALTIM BERIKAN MATERI PEMBERDAYAAN ZAKAT DIBIDANG DAKWAH PADA AGENDA RAPAT KERJA DAKWAH PUSDAI KALTIM
Pusat Dakwah Islam (Pusda’i) Provinsi Kalimantan Timur adakan agenda Rapat Kerja Dakwah 2023 pada sabtu, (20/02/2023) di Ruang Bina Bangsa – Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kaltim, dengan mengusung tema optimalisasi peran da’I dan mubaligh dalam mewujudkan lembaga dakwah yang profesional. Dalam agenda ini BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut andil dalam menyampaiakan materi. Dihadiri oleh Achmad Suparno, SH, Wakil Ketua IV dalam sharing session ia menyampaikan materi perihal Peran Pemberdayaan Zakat Dalam Bidang Dakwah Dan Pembinaan Ummat. Dalam materinya ia menyampaikan bahwa peran zakat dibidang dakwah adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. “Pemberdayaan zakat dibidang dakwah dapat mengembangkan potensi da’I dan juga dapat membentuk kemandirian ummat. Tidak hanya dari segi materi namun juga bisa melalui program-program pengembangan potensi da’I,” ujarnya. Selain itu ia juga menambahkan bahwa potensi SDM di Kaltim untuk dibentuk menjadi da’I sangat besar, sehingga butuh Kerjasama agar tujuan dakwah dan Pendidikan islam dapat tersampaikan seluas-luasnya, terutama diwilayah Kalimantan Timur. “Harapan kami nantinya Pusda’I dapat bersinergi dengan beberapa stakeholder agar jaringan dakwah islam dapat tersebar diberbagai daerah di Kaltim, dan potensi SDM maupun penyebaran dakwah islam bisa tersampaikan hingga ke pelosok daerah yang masih butuh diberdayakan,” imbuhnya. Rapat kerja dakwah ini merupakan agenda rutin tahunan pusat dakwah islam (pusda’i) kaltim, wadah berkumpul para da’I dari berbagai wilayah di Kalimantan timur guna membahas program dan problematika dakwah serta evaluasi dan perencanaan dakwah di tahun 2023. Turut hadir ketua MUI Provinsi Kaltim yang diwakili oleh KH. HM. Khozin, KH. Syaiful Adam dari Kemenag Provinsi Kaltim, dan H. Triadmaji perwakilan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kaltim.
BERITA21/02/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
RAPAT KOORDINASI BERSAMA PDGI KALTIM, BAZNAS KALTIM RENCANAKAN KEMBALI OPERASI BIBIR SUMBING TAHAP KEDUA
RAPAT KOORDINASI BERSAMA PDGI KALTIM, BAZNAS KALTIM RENCANAKAN KEMBALI OPERASI BIBIR SUMBING TAHAP KEDUA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur lakukan rapat koordinasi agenda Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing tahap kedua, dengan persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur di ruang rapat lantai 2 kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Jl. Harmonika, Samarinda pada Kamis, (19/01/2023). Wakil ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan H. Badrus Syamsi S.Pd.I, M.E, dalam rapat koordinasi mengusulkan agar operasi kedua ini menjadi operasi lanjutan bagi pasien bibir sumbing yang pernah dibantu sebelumnya. Dan ditahun ini BAZNAS Kaltim berperan penuh dalam kegiatan tersebut. “Jadi kami ingin agar jenis operasi ini bentuk tindak lanjut dari 21 pasien yang sudah dioperasi ditahap pertama. Bentuk pola kerjasamanya seperti kepanitiaan, akomodasi, transportasi, dan lainnya akan diserahkan sepenuhnya kepada BAZNAS Kaltim. PDGI fokus untuk proses operasinya.” kata Badrus Sebelumnya di tahun 2022 BAZNAS Kaltim telah mengadakan bakti sosial operasi celah bibir sumbing pada 25-27 Maret 2022 di RSUD IA Moeis, Samarinda Seberang, bekerjasama dengan PDGI Kaltim dan yayasan Senyum Harapan Nusantara, dan sudah membantu sebanyak 21 anak untuk operasi bibir sumbing. Operasi tahap kedua ini direncakan akan digelar sekitar bulan Maret dan April, dan akan berpindah lokasi dari RSUD IA Moeis, Samarinda Seberang ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda. Menunggu hasil rapat lanjutan bersama ketua PDGI Kaltim.
BERITA19/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
Secara simbolis bantuan diserahkah oleh kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Andi Muhammad Ishak, Apt, M.Si, dilanjutkan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur KH. Muhammad Rasyid, dan Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi untuk santri penghafal al-qur’an dan anak yatim pada rangkaian acara Hari Ulang Tahun BAZNAS ke – 22 Senin, (16/01/2023) di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan mengatakan, penyerahan santuanan merupakan salah satu rangkaian acara HUT BAZNAS ke – 22 yang juga dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia. “Pada HUT BAZNAS ke 22 tahun 2023 khususnya BAZNAS kaltim mengadakan do’a syukur, dirangkaikan dengan kegiatan khataman al-qur’an oleh santri Tahfidzul Qur’an Darul Falah sebanyak 15 santri masing-masing 2 juz dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa”, kata Nabhan. Nabhan juga berterima kasih kepada para stakeholder yang telah memberikan bantuan dan dukungannya BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan dana ZIS. “Terima kasih kepada bapak gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah, kepala kantor-kantor, dinas, instansi BUMD, perbankan, perusahaan, dan muzakki atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada kami BAZNAS Provinsi Kaltim. Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal ibadah yang memberikan keberkahan amin.” HUT BAZNAS yang ke-22 kali ini mengusung tema "Berkah Zakat: Terima Kasih Muzaki, Terima Kasih Mustahik", dirangkai dengan acara do’a syukur nasional dengan khataman qur’an 1.000 kali diantaranya BAZNAS RI 22 kali khatam, BAZNAS Provinsi 3 kali khatam, BAZNAS Kabupaten/Kota 1 kali khatam, Sekolah Cedekia BAZNAS dan para mahasiswa yang telah menerima bantuan BAZNAS. Agenda santunan 2.200 anak yatim dan dhuafa, BAZNAS RI 100 anak, BAZNAS Provinsi 10 anak, BAZNAS Kabupaten/Kota 5 anak dan khitanan massal sebanyak 2.200 anak se-Indonesia. Turut hadir para pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. H. Abdul Khaliq, M.Pd kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Timur, KH. Muhammad Rasyid ketua MUI Provinsi Kaltim, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi, perwakilan Kantor BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Kepala cabang Bank Kaltimtara Syariah, Achmad Sirodz Pimpinan BAZNAS Kota Samarinda dan Santri Pondok Pesantren Darul Falah Samarinda.
BERITA16/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
"Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun 2021 sebesar Rp 6,8 miliar," kata Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhansaat beraudiensi denganSekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Selasa (3/1/2023). Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021, salah satunya karena pandemi Covid-19 yang melandai. "Harapan kita dengan melandainya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," katanya. Pada 2022, menurut dia, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total sebesar Rp 540 juta. "Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama," katanya. Sekda Kaltim Sri Wahyunimengatakan akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2023 dapat meningkat. "Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, hal ini akan menjadi isu yang akan kami bawa, agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing," katanya. Zakat dimaksud, kata dia, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS Muslim menerima gaji dan insentif. Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain. Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan ke mana hasil zakat itu disalurkan. Menurut dia, hal ini penting agar para muzakkilebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama. "Untuk mendukung program penuntasan kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu," kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.
BERITA05/01/2023 | www.republika.co.id
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM, Samarinda : BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur berhasil menghimpun dana sebesar 400 juta rupiah untuk para korban terdampak gempa di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Dana yang terkumpul bersumber dari hasil penggalangan dana BAZNAS Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur, instansi dan perorangan. Sebelumnya BAZNAS provinsi Kalimantan Timur telah mengumpulkan penggalangan dana dengan total perolehan Rp. 115.529.467,-. Penggalangan dana di tanggal 24 November sampai dengan 30 November 2022 sebesar Rp. 6.203.600,-. Selain itu perolehan dari beberapa BAZNAS Kabupaten/Kota diantaranya BAZNAS Kabupaten Berau Rp. 70 Juta , BAZNAS Kota Bontang Rp. 50 Juta , BAZNAS Kota Samarinda Rp. 40 Juta , BAZNAS Kota Balikpapan Rp. 30 Juta , BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara Rp. 29.9 Juta, BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara Rp. 21,5 Juta, BAZNAS Kutai Timur Rp. 15 Juta , BAZNAS Kutai Barat Rp. 6 Juta , BAZNAS Kabupaten Paser Rp. 5 Juta. Penggalangan dana dari sekolah, yayasan dan perorangan yang disalurkan melalui BAZNAS provinsi Kalimantan timur diantaranya MAN (Madrasan Aliyah Negeri) 2 Samarinda Rp. 3 Juta dan SMK Negeri 17 Samarinda Rp. 1,3 Juta,-. Yayasan Dharma Bhakti Samarinda Rp. 3 Juta , Toko 77 Phone Samarinda 2 Juta dan perorangan dengan total Rp. 1,4 Juta. Dana tersebut akan diberikan kepada korban terdampak gempa di kabupaten Cianjur jawa barat, melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
BERITA04/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim melaporkan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 sebesar Rp8,7 miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun sebelumnya sebesar Rp6,8 miliar.Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim menegaskan pihaknya akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infaq dan shadaqah di tahun 2023 lebih meningkat lagi.“Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, ini akan menjadi isu yang akan kami bawa. Agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing,” kata Sekda Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim di ruang kerjanya, Senin (3/1/2023).Zakat dimaksud, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang harus dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS muslim menerima gaji dan insentif.Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain.Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan kemana hasil zakat itu disalurkan. Hal ini penting agar para muzakki (pegawai) lebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama.“Untuk mendukung program penuntasan angka kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021. Salah satunya karena pandemi Covid-19 yang terus melandai. “Harapan kita dengan sudah berakhirnya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dan dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan,” beber Ahmad Nabhan. Tahun 2022 lalu, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total nilai Rp540 juta. “Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama,” imbuhnya. Wakil Ketua Baznas Provinsi Kaltim KH Badrus Syamsi menambahkan zakat yang nantinya diterima dari UPZ-UPZ harus segera diserahkan ke Baznas untuk dicatat dalam Sistem Informasi Manajemen Baznas (Simba) dan dibuatkan bukti setor zakatnya. “Jadi, tidak boleh UPZ menahan uang yang disetorkan oleh para muzakki. Setiap bulan harus disetorkan. Bukan dua, tiga bulan baru disetor. Setelah itu, silakan dibuat program, maka dana zakat akan kita kembalikan ke UPZ-UPZ lagi,” jelas Badrus Syamsi.Ditambahkan juga demi akuntabilitas pengelolaan zakat, Baznas melakukan dua audit, yakni audit dari kantor akuntan publik dan audit syariah.“Jadi kami tidak hanya harus benar dalam penyaluran dan pengumpulan zakatnya, tapi juga harus benar secara syariah,” tegas Badrus Syamsi.Pertemuan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim HM Syirajuddin, Ketua Dewan Pengawas Baznas Provinsi Kaltim HM Jauhar Efendi dan Anggota Dewan Pengawas H Elto. Hadir juga wakil ketua Baznas lainnya yakni H Miswan Tahadi, H Abdurrahman dan H Achmad Suparno. (sul/her/yans/adpimprovkaltim)
BERITA03/01/2023 | adpimprovkaltim
BAZNAS KALTIM  ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur lakukan rapat koordinasi bersama BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) terkait agenda pengentasan stunting, Senin (2/1/2023) di ruang rapat lantai 2 Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam agenda pengentasan stunting nantinya, BAZNAS Kaltim akan menyediakan dana yang telah disepakati dan bertugas dalam memonitoring program. BKKBN Kaltim sebagai koordinator program menentukan standar konsumsi bahan standar gizi, memfinalkan pola kegiatan, dan mengusahakan agar adanya SK (Surat Ketetapan) Gubernur Kalimantan Timur. Selain itu, PKK juga disarankan dapat menyalurkan dana yang ada melalui cabang dan ranting di wilayah Kalimantan Timur. Sebelumnya BAZNAS Kaltim telah bekerjasama dengan BKKBN untuk melakukan gerakan pengentasan stunting melalui program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting), dan juga BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 540.000.000,- yang diberikan kepada 200 anak yang terdampak stunting. Di tahun 2023 ini, BAZNAS Kaltim juga akan memberikan bantuan yang sama dan akan terus berupaya mengentaskan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA02/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
Gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada pukul 13.21 WIB pada Senin (21/11/2022), mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, terputusnya akses jalan karena longsor, serta 2 (dua) orang meninggal dunia, 4 (empat) lainnya luka-luka. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan mahasiswa PKL UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda lakukan galang dana, pada Kamis (24/11), dibeberapa titik lokasi di kota Samarinda diantaranya lampu merah persimpangan SPBU Jl. Kesuma Bangsa, Jl. Agus Salim, dan beberapa lokasi strategis lainnya. dan akan terus berlanjut hingga sepekan kedepan. Untuk memaksimalkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, mari bersama anjatkan do’a untuk saudara kita yang dilanda musibah dan bantu berikan dukungan dengan bersedekah melalui Rekening Bencana & Kemanusiaan : Kaltimtara Syariah 5100 0004 50 BSI 7006 8460 46 a.n. Baznas Prov Kaltim Konfirmasi/Layanan Call Center BAZNAS Kaltim : WhatsApp-08115846664
BERITA24/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Dalam upaya penanganan sunting di wilayah Kalimantan Timur, BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur lakukan koordinasi bersama Perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) untuk membahas kerjasama program BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) pada Senin, (21/11) di salah satu café di Jalan Juanda Kota Samarinda. Perwakilan BKKBN Kaltim, Sunarto mengatakan, BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) merupakan program pembiayaan dan memenuhi gizi anak terdampak stunting melalui bapak asuh. “Jadi bapak Asuh itu nantinya mengangkat anak terkena stunting, dia memenuhi gizi anak tersebut yang biayanya tidak mahal.” Sunarto menambahakan, bahawa gerakan ini merupakan sebuah bentuk dukungan dalam upaya pengentasan menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Dengan adanya gagasan tersebut, BAZNAS Kaltim siap memberikan dukungan dalam upaya menangan stunting. Ahmad Nabhan ketua BAZNAS Kaltim mengatakan, tentunya dalam hal ini akan dilakukan rapat internal terlebih dahulu, menentukan uang keluar secara keseluruhan dan tentunya dilakukan secara transparan. “Jadi nanti kita rapatkan internal dahulu, karena uang yang keluar dari BAZNAS Kaltim harus diketahui secara keseluruhan dan tidak boleh ada yang ditutupi.’ Dalam kerjasama ini, BAZNAS Kaltim akan memberikan bantuan berupa pendanaan untuk pemenuhan kebutunan anak terdampak stunting, dengan harapan nantinya para pengusaha, dan perusahaan juga ikut membantu program penanganan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA21/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
Dalam rangka memperkuat kualitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur, sebanyak 48 orang peserta perwakilan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota ikuti pendidikan dan pelatihan Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur. Pada senin (7/10) di Hotel Platinum, Kota Balikpapan. Kegiatan di buka secara resmi oleh KH. Achmad Sudrajat Lc, MA (Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI), sekaligus narasumber kegiatan. Dalam sambutannya beliau berharap dengan adanya Diklat ini pimpinan BAZNAS daerah dapat menyelaraskan tugas, fungsi dan tata kelola baik di tingkat BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur. Dan juga dalam pengelolaan zakat, BAZNAS harus memegang 3 prinsip, yakni: Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan in diantaranya, Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D (Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS RI dan Supervisi Wilayah Kalimantan Timur), H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si, (Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI), Khuzaifah Hanum, S.Sos., M.Si (Plt. Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama dan Harmonisasi BAZNAS RI) serta Tim Pusdiklat BAZNAS RI. Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur bertujuan untuk: 1. Melakukan penguatan pemahaman tentang regulasi pengelolaan zakat, secara khusus mengenai kedudukan, tugas dan fungsi BAZNAS 2. Meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. 3. Membangun kepercayaan dan kerjasama antar pimpinan BAZNAS Adapun Materi yang disampaikan dalam Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur meliputi: 1. Fiqih Zakat 2. Tata kelola BAZNAS dan Tupoksi Pimpinan 3. Perencanaan Strategis dan Perencanaan Tahunan 4. Pengelolaan Keuangan dan Pelaporan 5. Strategi Pengumpulan 6. Strategi Pendistribusian dan Pendayagunaan 7. Pengembangan SDM dan Pengelolaan Umum
BERITA07/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
Baznas Kaltim Gelar Rakorda Harmonisasi Pengelolaan Zakat untuk Kepentingan Masyarakat
Baznas Kaltim Gelar Rakorda Harmonisasi Pengelolaan Zakat untuk Kepentingan Masyarakat
Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses digelar pada Sabtu (8/10) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim. SAMARINDA–Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekprov Kaltim M Syirajudin mewakili gubernur Kaltim menyambut baik pelaksanaan kegiatan rutin tahunan tersebut. “Semoga Rakorda Baznas Kaltim berjalan lancar,” ucap mantan kepala DPMPD Kaltim itu. Dia mengapresiasi kinerja Baznas Kaltim dan berharap akan lahirnya inovasi maupun ide-ide baru sebagai langkah Baznas Kaltim untuk mendorong optimalisasi peluang dan potensi zakat di Bumi Etam. Kepala Baznas Kaltim Ahmad Nabhan menyampaikan, rakorda ini menjadi momen evaluasi bersama dan ruang pemberian masukan dan saran untuk memaksimalkan peran Baznas sebagai fasilitator. Dia mengatakan, harmonisasi pengelolaan zakat adalah bentuk upaya Baznas Pusat dan Daerah serta seluruh pihak terkait untuk mengelola zakat dan merancang program-program yang berorientasi pada pencapaian target zakat melalui Baznas di Tanah Air. Adapun fungsi, peran, dan tanggung jawab dari Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) telah diatur berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Zakat. Lembaga Pengelola Zakat yang berkualitas akan mampu mengelola zakat secara efektif dan efisien. “Kami terus melakukan upaya pembenahan pengelolaan zakat, keuangan, dan program pendistribusian serta pemberdayaan yang berorientasi pengentasan kemiskinan, dan menjadi lembaga zakat yang amanah profesional dan akuntabel,” ungkapnya. Disampaikan pula pada momen tersebut capaian penerimaan zakat tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun 2021. Jika di tahun sebelumnya Kaltim meraih penerimaan zakat sebesar Rp 6,8 miliar, kini meningkat menjadi Rp 7,9 miliar hingga Oktober 2022, dengan kemungkinan masih bisa bertambah lagi di pengujung tahun. Hingga kini, kurang lebih Rp 5 miliar zakat, sedekah, dan infak telah disalurkan. Penyaluran tersebut diimplementasikan pada beberapa program andalan Baznas Kaltim antara lain Kaltim Makmur atau pemberdayaan, Kaltim sehat atau kesehatan, Kaltim Taqwa, Kaltim Peduli, atau Kemanusiaan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan adanya sesi penyerahan Bantuan Konsumtif dan Produktif pada setiap kabupaten/kota. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub Kaltim dan asisten atas arahan. Terima kasih juga kepada para muzaki yang telah menyerahkan zakatnya kepada Baznas Kaltim,” terangnya. (adv/*/kh/luc/k8)
BERITA12/10/2022 | kaltimpost.jawapos.com
Baznas Kaltim gelar Rakorda untuk tingkatkan Pengumpulan Zakat
Baznas Kaltim gelar Rakorda untuk tingkatkan Pengumpulan Zakat
KBRN, Samarinda : Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-Kalimantan Timur merupakan kegiatan rutin guna menindaklanjuti hasil rakornas yang baru dilaksanakan bulan Agustus lalu di jakarta, dalam upaya mengkoordinasi, mengkonsolidasi dan mengevaluasi terhadap program baznas yang sudah dilakukan di tahun 2022 ini. Kepada RRI Asisten pemerintahan dan kesra Muhammad Syirajuddin mengatakan, Pelaksanaan kegiatan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) di Kalimantan Timur ini sebagai perwujudan dari pelaksanaan undang-undang Nomor 23/2011 dan peraturan pemerintah Nomor 14/2014 tentang pengelolaan zakat. Syirajuddin menambahkan Baznas Kaltim telah mendistribusikan dana ZIS ke beberapa program kegiatan diantaranya program Kaltim Makmur,Pendayagunaan, program Kaltim Sehat, program Kaltim Takwa, program Kaltim Peduli, Kemanusiaan dan Program Kaltim Cerdas Pendidikan. “Tentu kita mengevaluasi program yang telah dilaksanakan, diantaranya program kemanusiaan seperti membantu korban kebakaran dan banjir, program pendidikan untuk masyarakat tidak mampu khususnya SMA dan Perguruan tinggi,”ujarnya. Senin, (10/10/2022). Syirajuddin berharap dengan adanya surat edaran dan instruksi dari gubernur bisa menjadi upaya untuk meningkatkan sertamengoptimalisasi pendapatan ZIS yang ada di Kalimantan Timurgunamemberikan manfaat kepada warga yang tidak mampu dan membutuhkan. Pada tahun ini sampai dengan September 2022 Baznas Kaltim telah menerima ZIS sebesar Rp 7,9 miliyar, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya terkumpul Rp 6,8 miliyar, besar hapannya sampai bulan Desember dapat terkumpul sebanyak Rp 10 miliyar/tahun. (*Aina).
BERITA10/10/2022 | Ridzki Multianatha
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →