WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut berpartisipasi dalam agenda Pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan logistik serta kelancaran distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BAZNAS Kaltim hadir dalam kegiatan tersebut melalui Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas respons kemanusiaan melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Pembentukan klaster logistik kebencanaan bertujuan membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam pengelolaan logistik bencana. Melalui mekanisme tersebut, ketersediaan dan distribusi bantuan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Klaster ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, memperkuat sistem informasi logistik, serta mengatasi kesenjangan dan hambatan distribusi bantuan. Dengan demikian, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, dan akuntabel.

Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam pembentukan klaster logistik sejalan dengan pelaksanaan program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yaitu program kebencanaan BAZNAS yang berperan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat terdampak sesuai kapasitas dan kebutuhan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, BTB tidak hanya berfokus pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapan personel, peralatan, koordinasi, serta dukungan logistik agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD dan unsur terkait menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan fungsi dan sumber daya yang saling melengkapi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan dalam klaster logistik juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi mengenai kebutuhan di lapangan, mekanisme mobilisasi bantuan, serta dukungan sumber daya yang dapat dioptimalkan ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap dan responsif.

“Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Melalui partisipasi ini, kami berharap peran BAZNAS Tanggap Bencana semakin terintegrasi dalam upaya kemanusiaan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.

Ia menambahkan, kesiapan logistik dan koordinasi sejak sebelum bencana terjadi dapat membantu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan melalui BTB serta menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pembentukan klaster logistik juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kebencanaan tidak hanya tersedia, tetapi dapat dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi. Informasi mengenai kebutuhan, ketersediaan barang, jalur distribusi, dan kondisi wilayah terdampak menjadi unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan saat keadaan darurat.

Perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembentukan klaster logistik diharapkan memperkuat kerja sama lintas sektor, sehingga pengelolaan bantuan dapat dilakukan secara lebih terencana dan hambatan distribusi dapat diminimalkan.

“Melalui klaster logistik, koordinasi antarinstansi dan mitra kebencanaan diharapkan semakin kuat. Dengan informasi yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas, ketersediaan serta distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan resmi BPBD.

Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam agenda ini diharapkan memperkuat hubungan kerja dengan BPBD dan mitra kebencanaan lainnya, khususnya dalam mendukung kesiapan logistik, respons darurat, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar Evaluasi dan Bimtek Perencanaan 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dengan Arah Pembangunan Nasional

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan 2027 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi program, serta sinkronisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan BAZNAS RI dan pembangunan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak seluruh jajaran BAZNAS di Kalimantan Timur untuk menjadikan evaluasi sebagai momentum perbaikan bersama. Hal-hal yang belum berjalan baik perlu diperbaiki, sementara capaian dan praktik yang sudah baik harus dipertahankan serta terus ditingkatkan.

“Yang belum baik mari kita perbaiki. Apa yang sudah baik mari bersama kita pertahankan dan semakin lebih baik lagi. Jangan sampai hanya hitam di atas putih, tetapi perlu adanya tindak lanjut yang signifikan,” pesannya.

Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa dokumen perencanaan harus disusun selaras dengan kebijakan dan arah perencanaan BAZNAS RI, namun tetap mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah. Dengan demikian, target dan program yang direncanakan dapat disusun secara realistis dan memungkinkan untuk direalisasikan.

Ia turut mengajak seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan berdiskusi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, materi bimbingan teknis disampaikan oleh Syaidah, staf Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 sekaligus mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan zakat untuk tahun 2027.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS memiliki keterkaitan dengan siklus perencanaan pembangunan nasional. Dokumen perencanaan BAZNAS disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Siklus tersebut mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pada tingkat daerah, Renstra dan Renja BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota menjadi pedoman dalam menyusun program dan anggaran yang sesuai dengan arah kebijakan serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyusunan dokumen tersebut juga perlu memperhatikan keterkaitannya dengan dokumen pembangunan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024. RPJPN menjadi arah pembangunan jangka panjang Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Materi tersebut turut menjelaskan bahwa visi Indonesia 2045 diarahkan pada terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Arah pembangunan ini berlandaskan pada kekuatan modal dasar Indonesia, perkembangan megatrend global, serta capaian pembangunan periode sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, zakat memiliki peran strategis sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan sosial syariah. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, mengatasi kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat diharapkan mampu memperkuat redistribusi ekonomi secara adil dan produktif. Dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik serta mendukung program pemberdayaan ekonomi, sejalan dengan upaya memperkuat perlindungan sosial yang adil dan berbasis nilai keagamaan.

Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI memberikan sejumlah arahan yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di antaranya mengisi Form Evaluasi Perencanaan 2026 dan Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027.

Selain itu, masing-masing BAZNAS diminta menyusun rancangan awal atau draf dokumen LK dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027, dengan memprioritaskan penyusunan RKAT 2027 terlebih dahulu. Penyusunan tersebut perlu mengacu pada dokumen pendukung, meliputi Renstra, Renja, RKAT, petunjuk teknis, contoh dokumen yang telah terisi, serta target nasional tahun 2027.

Dalam arahannya, BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno pimpinan sebelum Bimtek. Setiap bidang di lingkungan BAZNAS harus berkontribusi dalam penyusunan dokumen perencanaan, sementara bagian perencanaan bertindak sebagai koordinator proses penyusunannya.

Dokumen perencanaan selanjutnya perlu dibahas dan disepakati bersama melalui rapat pleno yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua. Langkah ini diperlukan agar perencanaan yang disusun menjadi hasil kesepahaman bersama dan mencerminkan kebutuhan serta prioritas lembaga.

Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, BAZNAS Kaltim berharap seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat koordinasi ant bidang, serta menyusun program dan anggaran tahun 2027 secara terarah, terukur, dan realistis.

Dengan perencanaan yang matang, selaras dengan arah pembangunan nasional, serta didukung tindak lanjut yang nyata, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dan akuntabel. Lebih dari itu, zakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pencapaian kesejahteraan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Sanitasi bagi Korban Kebakaran di Dua Lokasi di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sanitasi kepada warga terdampak kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan di RT 33 Kelurahan Melayu serta wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H. Bantuan ini merupakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan dan sanitasi warga, melengkapi bantuan bahan pangan yang telah diterima dari berbagai pihak.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Berdasarkan informasi yang diterima, bantuan berupa sembako, termasuk beras dan bahan pangan lainnya, telah banyak disalurkan. Karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan dukungan dalam bentuk paket sanitasi agar kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi.

“BAZNAS Kaltim membantu di dua titik lokasi kebakaran. Kami mendapatkan informasi bahwa bantuan sembako, beras, dan kebutuhan pangan lainnya sudah cukup banyak disalurkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan berupa paket sanitasi dengan total bantuan Rp22.989.500 untuk 112 kepala keluarga, di luar bantuan sembako yang telah tersedia,” jelas Achmad Suparno.

Setiap paket sanitasi berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi dan sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi dan keluarga selama menjalani masa pemulihan.

Achmad Suparno juga berharap kolaborasi antara BAZNAS Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Tim Penggerak PKK, dan berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, PKK, dan BAZNAS selalu terjalin untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam penyaluran bantuan dan mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam membantu masyarakat.

Sarifah Suraidah Harum juga menguatkan warga agar tetap tabah menghadapi musibah dan tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.

“Bapak dan Ibu tidak sendirian. Kita akan bersama-sama melewati masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” pesannya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

Di Kelurahan Melayu, kebakaran dilaporkan berdampak terhadap 75 kepala keluarga, dengan 35 rumah dan 277 jiwa terdampak. Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak pada 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Andi Deezca Pravidhia Aulia, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warga terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan dan menata kembali kehidupan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutai Kartanegara terus melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan, seperti surat-menyurat dan akta kelahiran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Kalimantan Timur, KORMI Kalimantan Timur, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sediakan Kuota bagi 300 Mahasiswa Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah tahun 2026. Program ini ditujukan bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, BAZNAS menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui kegiatan mentoring setiap bulan, serta dukungan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Dalam peluncuran BCB Timur Tengah 2026 yang berlangsung di Kairo, Mesir, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026), Sodik menjelaskan bahwa program ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan beasiswa selama 24 bulan, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program bagi 300 mahasiswa penerima beasiswa.

Pendaftaran BCB Timur Tengah 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari petunjuk teknis serta mengunduh format dokumen persyaratan melalui tautan berikut:

Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang berminat mengikuti program BCB Timur Tengah 2026 perlu memenuhi sejumlah ketentuan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  2. Beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

  3. Berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4, yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku dari perguruan tinggi.

  4. Diutamakan mahasiswa jenjang S1, dengan kesempatan mendaftar yang juga terbuka bagi mahasiswa S2.

  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.

  7. Memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

  8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

  9. Menyerahkan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2026, BAZNAS berharap dapat memperluas akses dukungan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Pendidikan Rp25 Juta untuk 50 Santri pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

SAMARINDA – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta kepada 50 santri dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Penyerahan bantuan disaksikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., dan Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diimbangi dengan akhlak mulia, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim terbuka untuk terus mendukung kegiatan santri dan pondok pesantren sepanjang sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat dan memenuhi kriteria asnaf.

“Santri dapat termasuk dalam asnaf fisabilillah, dan dalam kondisi tertentu juga terdapat penerima yang memenuhi kriteria asnaf miskin. Dukungan dapat diberikan untuk kegiatan santri, biaya pendidikan, maupun kebutuhan guru pesantren, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Achmad Suparno juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat melalui Direktorat Jenderal Pesantren maupun di daerah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka peluang kerja sama untuk mendukung berbagai agenda pendidikan dan pengembangan pesantren ke depan.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Indonesia. Ia berharap santri terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun bantuan biaya pendidikan ini disalurkan kepada 50 santri dari 24 pondok pesantren, yakni:

PP. Al Arsyadi 2 Samarinda — 2 santri

PPS Al Jamil — 3 santri

PP. Darul Ihsan — 3 santri

PP Muslimin Indonesia Center — 2 santri

PP. Tanzilul Hakim — 2 santri

PP. Sabilarrasyad — 2 santri

PP An-Nur — 2 santri

PP. Darul Falaah — 2 santri

PP. Nabil Husein — 2 santri

PP. Al Mujahidah NW — 2 santri

PP. Hidayatullah — 2 santri

PP. Annashru Wal Futuuh — 2 santri

PP. Al Falah — 2 santri

PP. Hidayatul Mubtadiin — 2 santri

PP. Ihya Ulumuddin — 2 santri

PP. Istiqomah — 2 santri

PP. Langit Langit — 2 santri

PP. Al Aziziyah — 2 santri

PP. Darus Sa'adah — 2 santri

PP. At Tanwir — 2 santri

PP. Nurul Amin — 2 santri

PP. Al Wa'id — 2 santri

PP. Al Muhajirin — 2 santri

PP. Syaichona Cholil — 2 santri

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kaltim berharap semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan santri juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat luas.

22/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

SAMBUT IDUL ADHA, BAZNAS KALTIM GELAR RAPAT PERSIAPAN KURBAN 1444H
SAMBUT IDUL ADHA, BAZNAS KALTIM GELAR RAPAT PERSIAPAN KURBAN 1444H
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat persiapan Kurban Berkah BAZNAS, yang dihadiri oleh Direktur Pelaksana dan Amil Pelaksana. Rapat tersebut berlangsung pada (08/06/2023) di ruang rapat lantai 2 Kantor BAZNAS Kalimantan Timur, dengan tujuan membahas konsep pelaksanaan dari awal perencanaan marketing hingga pemotongan. Rapat persiapan ini merupakan langkah strategis BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dalam memastikan pelaksanaan kurban berjalan dengan lancar dan efektif. Dalam rapat tersebut, Direktur Pelaksana BAZNAS Kalimantan Timur, Munawarah, memimpin diskusi dengan melibatkan seluruh Amil Pelaksana yang bertanggung jawab dalam pengumpulan dan distribusi zakat serta kurban di wilayah Kalimantan Timur. “Masing-masing pelaksana sudah memiliki tanggungjawab masing-masing dalam pelaksanaan kurban nanti. Yang pastinya konsep sesuai dengan arahan dari BAZNAS Pusat, tetapi ada sedikit modifikasi dari pelaksanaan sebelumnya.” Ujar Munawarah pada rapat kemarin. Ia menambahkan perlunya pembahasan secara rinci agar setiap aspek pelaksanaan terlaksana dengan baik. “Jadi fokus utama kita adalah pemasaran untuk menggalang dana dan mendorong partisipasi masyarakat dalam berkurban. Sehingga perlu adanya ide-ide kreatif dan strategi pemasaran yang inovatif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan kesadaran akan pentingnya berkurban.” Tambahnya. Selain itu, tahapan pemotongan dan distribusi daging kurban juga menjadi perhatian serius dalam rapat ini. Amil Pelaksana berbagi pengalaman terkait pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, dan mengusulkan perbaikan dalam proses pemotongan, pengemasan, dan distribusi daging kepada yang berhak menerima. Diskusi juga melibatkan perencanaan logistik dan persiapan tempat pemotongan yang sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan pangan. Kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana turut menjadi bagian penting yang dibahas untuk memastikan pelaksanaan kurban berjalan dengan lancar dan efisien.
BERITA08/06/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Pelajari Pengelolaan Zakat, Tim Pemerintah Kalimantan Timur Kunjungi Baitul Mal Aceh
Pelajari Pengelolaan Zakat, Tim Pemerintah Kalimantan Timur Kunjungi Baitul Mal Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam upaya meningkatkan pengumpulan dan pemberdayaan zakat di Kalimantan Timur, tim Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan studi ke Baitul Mal Aceh (BMA), Jumat (2/6/2023). Kunjungan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara kedua lembaga amil zakat tersebut. Dari Kalimantan Timur hadir Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim H M Syirajudin SH MT bersama beberapa pejabat terkait diantaranya, Kabag Biro Kesra Pemprov Kaltim Ahmad Ardian S Sos MSi, Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim Drs H Ahmad Nabhan, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kaltim, Achmad Suparno dan Sulaiman MAP. Ketua Badan BMA Mohammad Haekal, menyampaikan kegembiraannya dalam menyambut kedatangan rekan-rekan amil zakat dari Kalimantan Timur. "Kami sangat terbuka untuk memberi pengalaman dan informasi terkait pengelolaan zakat di BMA kepada rekan-rekan amil dari Kaltim," ungkap Haekal. Di lain pihak, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Syirajudin mengungkapkan harapannya untuk mempelajari pengelolaan zakat yang dilakukan oleh Aceh guna mendukung penyusunan kebijakan pengumpulan dan pemberdayaan zakat di Kalimantan Timur. "Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap dapat mengadopsi praktik terbaik yang telah dilakukan oleh Baitul Mal Aceh dalam pengelolaan pengumpulan dan pemberdayaan zakat," jelas Syirajudin. Selama kunjungan, rombongan dari Kalimantan Timur akan mempelajari berbagai aspek terkait pengumpulan, pendayagunaan, dan sumber daya manusia dalam pengelolaan zakat. Mereka juga berharap dapat menjalin kerjasama yang erat dengan BMA untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam bidang ini. "Direncanakan pula bahwa melalui studi ini, Baznas Kalimantan Timur akan menyusun kebijakan agar mampu meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pemberdayaan zakat, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut," pungkasnya.(*) Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Pelajari Pengelolaan Zakat, Tim Pemerintah Kalimantan Timur Kunjungi Baitul Mal Aceh, https://aceh.tribunnews.com/2023/06/02/pelajari-pengelolaan-zakat-tim-pemerintah-kalimantan-timur-kunjungi-baitul-mal-aceh.Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
BERITA02/06/2023 | SERAMBINEWS.COM
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN DARI TIM BAZNAS BERAU
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN DARI TIM BAZNAS BERAU
Badan Amil Zakat Nasional Baznas Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan dari tim pelaksana BAZNAS Kabupaten Berau, jum’at (02/06/2023), di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Harmonika, Samarinda. Direktur pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur mengatakan kunjungan dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas SDM pelaksana melalui penerapan aplikasi Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA). “Jadi tim BAZNAS Berau saat ini melakukan koordinasi perihal penyusunan laporan kinerja terutama dalam optimalisasi pengelolaan laporan keuangan melalui Simba.” Katanya saat pertemuan di ruang rapat lantai dua kemarin. Ia menambahkan BAZNAS Kabupaten Berau sudah baik dalam penggunaan Simba, hanya masih perlu adanya pelatihan lebih lanjut bagi para pelakasana amil lainnya. Ketua BAZNAS Berau H. Busransyah berharap setelah kunjungan ini, penggunaan Simba di BAZNAS Kabupaten Berau semakin meningkat dan dapat meraih kembali prestasi-prestasi terutama sebagai pengguna simba terbaik. “Ya, setelah kunjungan ini, kita ingin seluruh amil kami dapat terus belajar dalam penerapan simba di baznas berau, ditambah nanti akan ada pelatihan simba di bulan Juli, jadi kita berharap penggunaan simba bisa terus lebih baik.” Katanya. Busransyah menambahkan, peningkatan SDM tidak hanya belajar dalam segi pelaporan simba, namun juga bagaimana mengelola program pengumpulan dan pendistribusian. “Setelah ini kita akan koordinasi ke BAZNAS Kota Samarinda, bagaimana mengelola pengumpulan, dan dilanjutkan ke BAZNAS Kabupaten Kukar untuk studi banding pengelolaan program ZCD dan Z-Mart.” Terangnya. Turut hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim MIswan Thahadi, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim H. Abdurrahman AR, Wakil Ketua III Badrus Syamsi, Ketua BAZNAS Kota Samarinda Widiasmoro, Ketua BAZNAS Kabupaten Berau H. Busransyah, Wakil Ketua I Warwantoni, Wakil Ketua III H. Dawami Buchori, Kepala Pelaksana dan seluruh pelaksana BAZNAS Kabupaten Berau.
BERITA02/06/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
PANEN PATIN BANTUAN BAZNAS DI SUKA DAMAI, WAGUB MINTA LANJUTKAN DENGAN INDUSTRI HILIR
PANEN PATIN BANTUAN BAZNAS DI SUKA DAMAI, WAGUB MINTA LANJUTKAN DENGAN INDUSTRI HILIR
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi memberikan apresiasi atas kerja jajaran Baznas Kaltim dalam upaya membantu pemerintah daerah menekan angka kemiskinan. Salah satunya dengan membantu pengembangan budidaya ternak ikan patin di Desa Suka Damai, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. “Iya betul. Bagus sekali. Program seperti ini perlu terus dikembangkan,” kata Wagub Hadi Mulyadi di ruang kerjanya, Senin (29/5/2023). Wagub memuji program ini karena secara langsung membantu ekonomi kelompok warga kurang mampu dengan kerja kreatif dan produktif. Produktif bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha dan mengentaskan masyarakat dari garis kemiskinan. Sebab itu menurut Wagub Hadi Mulyadi program semacam ini perlu terus dikembangkan di daerah-daerah lainnya. Wagub Hadi Mulyadi mendapat laporan bila hasil panen para peternak ikan di Desa Suka Damai, Sabtu (27/5/2023) mencapai 50-60 ton. Seluruhnya adalah peternak binaan Baznas Kaltim dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim. “Saya sarankan, setelah ini dikembangkan juga industri hilirnya. Sebab kalau nanti produknya banyak dan tidak terpasarkan, harganya pasti turun,” pesan Wagub. “Industri hilir itu misalnya mengolah ikan patin itu menjadi rabuk ikan dan lain sebagainya. Itu bernilai tinggi,” imbuh Wagub. Imbauan ini sambung Wagub, bukan hanya untuk Baznas Kaltim, tapi juga lembaga lain dan investor agar mengembangkan industri hilir dari produk ikan ini. Pemprov Kaltim tegas Wagub, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan membantu program yang sudah pasti akan sangat membantu masyarakat tersebut. Selain itu, Wagub Hadi Mulyadi juga mengingatkan agar para pegawai membayarkan zakat, infaq dan sedekah melalui Baznas. Sebab selain lembaga resmi, dana zakat, infaq dan sedekah yang disalurkan Baznas tepat sasaran dan produktif. “Harapan kita, para mustahik akan menjadi muzakki di waktu-waktu berikutnya,” harap Wagub. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan didampingi Wakil Ketua Ahmad Suparno mengungkapkan bantuan modal untuk petani patin di Desa Suka Damai sekitar Rp400 juta. Berasal dari dana zakat Bankaltimtara, PT Ansaf dan lainnya.Pembinaan dilakukan sejak sekitar 8 bulan lalu dengan jumlah bibit mencapai 60 ribu bibit dan menghasilkan 50 hingga 60 ton ikan patin siap jual.“Kepada para mustahik (penerima bantuan), tentu kami berharap agar bantuan awal yang besar ini dapat berkelanjutan. Terima kasih juga kepada para muzakki dan semoga amal zakat ini menjadi berkah pahala yang berlimpah,” harap Ahmad Nabhan.Panen raya ikan patin juga dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Irhan Hukmaidy.(sul/yans/adpimprovkaltim) #kaltimberdaulat #pemprovKaltim #dengsanaKaltim #infoKaltim #biroadpimkaltim #kalimantantimur #pemprovKTMei2023 #berAKHLAK
BERITA30/05/2023 | (sul/her/yans/adpimprovkaltim)
BAZNAS KALTIM CAPAI 5,2 MILIAR PADA PENGUMPULAN RAMADHAN 2023
BAZNAS KALTIM CAPAI 5,2 MILIAR PADA PENGUMPULAN RAMADHAN 2023
Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur telah mengumpulkan zakat, infaq, dan shadaqah sebesar Rp.5,2 miliar pada bulan Ramadhan dari bulan maret hingga april tahun 2023. Dana tersebut terdiri dari dana zakat maal (harta) individu Rp.1,8 miliar, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Rp.49,7 juta, dan zakat maal entitas Rp. 3,84 miliar. Perolehan zakat fitrah Rp.35,8 juta , fidyah Rp.6,5 juta, infaq atau sedekah tidak terikat individu Rp.22,8 juta, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Rp.33,46 juta, dan infaq atau sedekah tidak terikat entitas Rp. 14,9 juta, dan infaq sedekah terikat lainnya sebesar Rp. 1,6 juta dari individu dan entitas Rp. 27,5 juta. Sedangkan pengumpulan infaq dan sedekah melalui program Ramadhan yaitu paket Ramadhan Bahagia yang terdiri dari paket sembako sebesar Rp.63,5 juta dan entitas sebesar Rp.27,5 juta. Program Kado Cinta Yatim Dhuafa sebesar Rp.5,8 juta, dan Hidangan Berkah Ramadhan Rp. 7,6 juta rupiah. Dengan total muzakki keseluruhan sebanyak 2.877 orang. Wakil ketua I bidang pengumpulan H. Miswan Thahadi menjelaskan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah pada Ramadhan tahun ini telah mencapai target awal yaitu sebesar 5 miliar rupiah. “Alhamdulillah, dalam satu bulan ini Baznas Kaltim telah mencapai target Ramadhan. Tentu ini menjadi langkah kedepan untuk mengoptimalisasi pengumpulan, baik perorangan maupun dari UPZ, dan perusahaan. Jadi semakin banyak perolehan yang didapatkan, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu.” Ujarnya. Sementara itu, wakil ketua II bidang pendistribusian dan pendayagunaan H. Abdurrahman, AR menambahkan, dana tersebut telah disalurkan berdasarakan kegiataan, program dan asnaf. “Jadi kita sudah salurkan dana ZIS selama bulan Ramadhan kemarin berdasarkan program-program yang sudah dirancang sebelumnya, seperti Program Ramadhan kita salurkan door to door kepada masyarakat yang kurang mampu, juga melalui kegiatan seperti santunan anak yatim.” Jelasnya. Penyaluran selama bulan Ramadhan berdasarakan asnaf sebesar Rp. 2,8 miliar dengan penerima manfaat sebanyak 3.475 orang. Berdasarkan program sebesar Rp. 3,6 miliar, dan penyaluran berdasarkan kegiatan sebesar 3,2 miliar dengan penerima manfaat sebanya 4.194 terdiri dari penyaluran zakat maal, zakat fitrah, fidyah, paket Ramadhan Bahagia, Kado Cinta Yatim Dhuafa, dan Hidangan Berkah Ramadhan.
BERITA22/05/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERSAMA DENGAN PDGI KALTIM KEMBALI PERSIAPKAN BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT TAHAP KEDUA
BAZNAS KALTIM BERSAMA DENGAN PDGI KALTIM KEMBALI PERSIAPKAN BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT TAHAP KEDUA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali lakukan rapat persiapan bakti sosial operasi celah bibir dan lagit-langit tahap kedua bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur. Program ini dilakukan kembali sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Kalimantan Timur yang tidak mampu secara ekonomi, dan mengalami bibir sumbing, agar mereka normal kembali. “Pelaksanaan tahap ke 2 akan dilakukan di tanggal 15 sampai dengan 19 Juli 2023 menyesuaikan PDGI Samarinda dan Tim medis dari UGM, dan untuk acara pembukaan nanti di Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.” Kata Badrus wakil ketua III BAZNAS Kaltim, di ruang rapat kantor BAZNAS Kaltim, Sabtu, (6/5/2023). Sebelumnya telah dilaksanakan operasi tahap pertama pada tahun 2022 lalu, dan operasi kali ini adalah operasi tahap kedua di Rumah Sakit Umum Abdoel Moeis Samarinda secara gratis, dan tentunya tetap menggunakan prosedur administrasi. “Ada sekitar 19 orang yang bersedia dioperasi, 2 orang masih belum terkonfirmasi yang merupakan pasien dari operasi tahap pertama, tetapi tetap dibuka pendaftaran bagi yang ingin mendaftarkan diri.” Tambahnya. Sementara itu, drg. Deasy Evriyani perwakilan dari PDGI Kaltim menjelaskan saat di ruang rapat BAZNAS Kaltim, bahwa dalam kegiatan bakti sosial ini ada kriteria orang yang dapat dilakukan operasi. “Untuk pasien yang ingin operasi dari segala kalangan, celah bibir minimal usia 3 bulan dengan berat badan 5 kilogram, dan celah langit-langit minimal usia 1 tahun dan dalam kondisi sehat.” Kata dia. Pendaftaran operasi dibuka dari tanggal 4 Mei sampai dengan 13 Juni 2023 dan dipriorotaskan bagi warga Kalimantan timur.
BERITA06/05/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
MONITORING BUDIDAYA IKAN PATIN BINAAN BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
MONITORING BUDIDAYA IKAN PATIN BINAAN BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Dalam rangka persiapan panen ikan patin binaan BAZNAS kaltim, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Kalimantan Timur bersama dengan tim lakukan monitoring ke lokasi budidaya ikan patin di Desa Suka Damai, Muara Badak, Kutai Kartanegera. “Alhamdulillah, berkat dana zakat, infaq, dan sedekah dari para muzakki, kini Kelompok peternak ikan patin binaan BAZNAS Provinsi Kaltim di Desa Suka Damai, berhasil mengembangbiakkan bibit ikan patin yang yang tidak lama lagi akan segera di panen dan diperjual belikan.” Kata Ahmad Nabhan ketua BAZNAS kaltim di muara badak pada Rabu, (03/05/2023). “Semoga dengan disiplin merawat ikan patin ini kedepannya dapat menghasilkan panen yang banyak dan akan mendatangkan omzet yang lebih besar dan mudah-mudahan berkah untuk kita semua. Aamin.” Katanya. Sementara itu Abdurrahman AR, wakil ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim saat mengisi breafing pagi lalu di kantor BAZNAS Kaltim, mengatakan akan ada rencana kerjasama dengan agen pelelangan ikan, agar kedepannya hasil panen dapat diperjual belikan secara dan mendaparkan hasil berkelanjutan. “Saya sudah komunikasi dengan pelelangan ikan, jadi saya sudah minta mereka untuk meninjau lokasi untuk melihat kualitas ikan, dan alhamdulillah ikan kita saat ini jenisnya sama seperti yang mereka perjual belikan.” Katanya. Abdurrahman juga menambahkan jika pada akhir mei nanti usia ikan sudah cukup untuk dipanen dan diperjual belikan. “Ya, diperkirakan akhir bulan mei nanti akan ada agenda panen ikan disana, dan mudah-mudahan hasilnya dapat bermanfaat bagi semua.” tambahnya. Budidaya ikan patin merupakan salah satu program Zakat Community Development (ZCD) dengan penerima manfaat sekaligus sebagai pengelola sebanyak 15 orang, dengan sumber dana dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Bank Kaltimtara, dan PT. Ansaf. Progam yang mulai dirintis sejak 2022 lalu ini dikelola di lahan seluas kurang lebih 6.036,60 meter persegi dengan rencana anggaran biaya sebesar 500 juta rupiah.
BERITA03/05/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN 45 JUTA UNTUK BANTUAN PAKET RAMADHAN KEPADA NON PNS KEMENTRIAN AGAMA KALTIM
BAZNAS KALTIM SALURKAN 45 JUTA UNTUK BANTUAN PAKET RAMADHAN KEPADA NON PNS KEMENTRIAN AGAMA KALTIM
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan berupa paket Ramadhan Bahagia kepada Kemenag Kaltim, Selasa (11/04), pada acara Kolaborasi Penyaluran Zakat Bersama Antara Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan LAZ (Lembaga Amil Zakat).Pada kesempatan itu, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, H. Ahmad Nabhan menyerahkan bantuan sebesar 45 juta rupiah melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, H. Abdul Khaliq, yang diperuntukan kepada pegawai non PNS di Kantor Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan dirangkai dengan simbolis pemberian bingkisan kepada 15 mustahik.Ahmad Nabhan dalam sambutannya menyampaikan pengumpulan dana zakat pada tahun 2022 BAZNAS Kaltim mencapai 8,6 miliar Rupiah atau mengalami peningkatan sebesar 1,9 miliar dari tahun sebelumnya.“Di tahun 2023 ini kami menargetkan pengumpulan sebesar 16 miliar rupiah, dan untuk Ramadhan tahun ini kami targetkan pengumpulan sebesar 5 miliar, dan tentunnya perlu upaya-upaya seperti peningkatan pelayanan muzaki, administrasi dan sosialisasi.”Nabhan juga menambahkan jika kedepannya dapat berkolaborasi bersama dengan Lembaga Amil Zakat dalam peningkatan peyaluran zakat.“Kami berupaya kedepannya bekerjasama dengan LAZ, bagaimana kita bisa mencari peluang dalam menyalurkan zakat, sehingga manfaat yang sudah kita kumpulkan dapat dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan.”Selain itu Nabhan mengucapkan terima kasih kepada para Lembaga Amil Zakat yang telah berkolaborasi menyalurkan dana ZIS nya dalam acara ini.Turut hadir perwakilan dari Lembaga Amil Zakat yang ada di Kalimantan Timur diantaranya, LAZ Dana Peduli Ummat (DPU), LAZ Wadah Inspirasi Umat (WIZ), Sahabat Yatim, Dompet Dhuafa, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), LAZ Nurul Hayat, Yatim Mandiri, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), LazisMU, LazisNU, dan Rumah Zakat.
BERITA11/04/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALTIM MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALTIM MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
Gubernur Isran Noor membayar zakat melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur pada acara Kaltim Berzakat 2023 penyerahan zakat oleh gubernur, wakil gubernur, dan pejabat pemerintah serta muzaki lainnya, Rabu (05/04) di gedung Olah Bebaya, Samarinda. Selain itu wakil gubernur Hadi Mulyadi, pejabat pemerintah, instansi vertikal, BUMD serta Perusahaan juga membayar zakat melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, Gubernur Isran Noor mengapresiasi prestasi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, yang telah memperoleh BAZNAS Award 2023, yang mana dalam satu tahun periode telah mendapatkan tiga penghargaan diantaranya BAZNAS Provinsi dengan Implementasi Simba Terbaik, BAZNAS Provinsi Pengguna Simba Ter-Responsive dan Operator Simba Teraktif “Selamat kepada BAZNAS Kaltim, mudah-mudahan lebih baik lagi, dan terimakasih kepada instansi, perusahaan, dan perbankan yang telah membayarkan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim”, kata Isran Noor. Gubernur Isran Noor juga menghimbau agar membayar zakat melalui BAZNAS dan masyarakat harus mengeluarkan zakatnya. “"Zakat itu sebuah kewajiban, tidak bisa diapa-apain dari pada dipaksa lebih bagus kesadaran sendiri,” tambahnya. Agenda kaltim berzakat merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh BAZNAS kaltim, dalam rangka meningkatkan pengumpulan melalui instansi pemerintahan, lembaga, ASN, BUMD, perusahaan, dan muzaki lainnya. Acara dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan paket Ramadhan bahagia dan penyaluran program santunan 2000 yatim dan dhuafa seluruh Indonesia dari bank Mybank Syariah.
BERITA05/04/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
RAIH PENGHARGAAN PADA BAZNAS AWARD 2023, BAZNAS KALTIM MENDAPAT APRESIASI GUBERNUR
RAIH PENGHARGAAN PADA BAZNAS AWARD 2023, BAZNAS KALTIM MENDAPAT APRESIASI GUBERNUR
Setelah meraih penghargaan pada acara BAZNAS Award 2023 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (20/3/2023), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan apresiasi dari Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor. Apresiasi tersebut disampaikan pada agenda pertemuan antara pimpinan BAZNAS Prov. Kaltim dan Gubernur Isran Noor, sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada Gubernur Isran Noor sebagai Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat. “Terima kasih, dan selamat kepada BAZNAS Kaltim, semoga dengan penghargaan ini bisa menambah kepercayaan dan memberikan manfaat bagi ummat,” kata Gubernur Isran Noor saat ditemui beberapa hari lalu. Isran Noor berharap, kedepannya BAZNAS Kaltim dapat terus amanah, terutama dalam pengelolaan dana ZIS di Kalimantan Timur. “Jaga yang sudah didapatkan, terutama dana yang telah dititipkan masyarakat melalui BAZNAS Kaltim, untuk dikelola dengan sebaik-baiknya,” tambah gubernur Isran Noor. Sementara itu Ahmad Nabhan selaku Ketua BAZNAS Kaltim juga menyampaikan jika dalam satu periode ini BAZNAS Kaltim telah memperoleh tiga penghargaan dan hasil audit independent diantaranya BAZNAS Provinsi dengan Implementasi Simba Terbaik, BAZNAS Provinsi Pengguna Simba Ter-Responsive dan Operator Simba Teraktif. Serta memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 31 Desember 2022. “Tentunya ini menjadi awal bagi kita untuk terus berkomitmen menjadi yang terbaik dalam pengelolaan zakat, meningkarkan kepercayaan masyarakat untuk dapat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Kaltim,” kata Nabhan. Di tahun 2023 ini BAZNAS Kaltim menargetkan pengumpulan sebesar 16 miliar rupiah, dan tentunya memerlukan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. “Semoga target kita untuk mengumpulkan ZIS sebesar 16 miliar ditahun ini tercapai, dan kami berharap dukungan dari gubernur dan juga sinergi-sinergi dengan pihak terkait seperti BUMN, ASN, dan perusahaan, dapat menambah pengumpulan kita di tahun ini,” tambah Nabhan.
BERITA24/03/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERIKAN MATERI PEMBERDAYAAN ZAKAT DIBIDANG DAKWAH PADA AGENDA RAPAT KERJA DAKWAH PUSDAI KALTIM
BAZNAS KALTIM BERIKAN MATERI PEMBERDAYAAN ZAKAT DIBIDANG DAKWAH PADA AGENDA RAPAT KERJA DAKWAH PUSDAI KALTIM
Pusat Dakwah Islam (Pusda’i) Provinsi Kalimantan Timur adakan agenda Rapat Kerja Dakwah 2023 pada sabtu, (20/02/2023) di Ruang Bina Bangsa – Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kaltim, dengan mengusung tema optimalisasi peran da’I dan mubaligh dalam mewujudkan lembaga dakwah yang profesional. Dalam agenda ini BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut andil dalam menyampaiakan materi. Dihadiri oleh Achmad Suparno, SH, Wakil Ketua IV dalam sharing session ia menyampaikan materi perihal Peran Pemberdayaan Zakat Dalam Bidang Dakwah Dan Pembinaan Ummat. Dalam materinya ia menyampaikan bahwa peran zakat dibidang dakwah adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. “Pemberdayaan zakat dibidang dakwah dapat mengembangkan potensi da’I dan juga dapat membentuk kemandirian ummat. Tidak hanya dari segi materi namun juga bisa melalui program-program pengembangan potensi da’I,” ujarnya. Selain itu ia juga menambahkan bahwa potensi SDM di Kaltim untuk dibentuk menjadi da’I sangat besar, sehingga butuh Kerjasama agar tujuan dakwah dan Pendidikan islam dapat tersampaikan seluas-luasnya, terutama diwilayah Kalimantan Timur. “Harapan kami nantinya Pusda’I dapat bersinergi dengan beberapa stakeholder agar jaringan dakwah islam dapat tersebar diberbagai daerah di Kaltim, dan potensi SDM maupun penyebaran dakwah islam bisa tersampaikan hingga ke pelosok daerah yang masih butuh diberdayakan,” imbuhnya. Rapat kerja dakwah ini merupakan agenda rutin tahunan pusat dakwah islam (pusda’i) kaltim, wadah berkumpul para da’I dari berbagai wilayah di Kalimantan timur guna membahas program dan problematika dakwah serta evaluasi dan perencanaan dakwah di tahun 2023. Turut hadir ketua MUI Provinsi Kaltim yang diwakili oleh KH. HM. Khozin, KH. Syaiful Adam dari Kemenag Provinsi Kaltim, dan H. Triadmaji perwakilan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kaltim.
BERITA21/02/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
RAPAT KOORDINASI BERSAMA PDGI KALTIM, BAZNAS KALTIM RENCANAKAN KEMBALI OPERASI BIBIR SUMBING TAHAP KEDUA
RAPAT KOORDINASI BERSAMA PDGI KALTIM, BAZNAS KALTIM RENCANAKAN KEMBALI OPERASI BIBIR SUMBING TAHAP KEDUA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur lakukan rapat koordinasi agenda Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing tahap kedua, dengan persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur di ruang rapat lantai 2 kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Jl. Harmonika, Samarinda pada Kamis, (19/01/2023). Wakil ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan H. Badrus Syamsi S.Pd.I, M.E, dalam rapat koordinasi mengusulkan agar operasi kedua ini menjadi operasi lanjutan bagi pasien bibir sumbing yang pernah dibantu sebelumnya. Dan ditahun ini BAZNAS Kaltim berperan penuh dalam kegiatan tersebut. “Jadi kami ingin agar jenis operasi ini bentuk tindak lanjut dari 21 pasien yang sudah dioperasi ditahap pertama. Bentuk pola kerjasamanya seperti kepanitiaan, akomodasi, transportasi, dan lainnya akan diserahkan sepenuhnya kepada BAZNAS Kaltim. PDGI fokus untuk proses operasinya.” kata Badrus Sebelumnya di tahun 2022 BAZNAS Kaltim telah mengadakan bakti sosial operasi celah bibir sumbing pada 25-27 Maret 2022 di RSUD IA Moeis, Samarinda Seberang, bekerjasama dengan PDGI Kaltim dan yayasan Senyum Harapan Nusantara, dan sudah membantu sebanyak 21 anak untuk operasi bibir sumbing. Operasi tahap kedua ini direncakan akan digelar sekitar bulan Maret dan April, dan akan berpindah lokasi dari RSUD IA Moeis, Samarinda Seberang ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda. Menunggu hasil rapat lanjutan bersama ketua PDGI Kaltim.
BERITA19/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
Secara simbolis bantuan diserahkah oleh kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Andi Muhammad Ishak, Apt, M.Si, dilanjutkan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur KH. Muhammad Rasyid, dan Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi untuk santri penghafal al-qur’an dan anak yatim pada rangkaian acara Hari Ulang Tahun BAZNAS ke – 22 Senin, (16/01/2023) di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan mengatakan, penyerahan santuanan merupakan salah satu rangkaian acara HUT BAZNAS ke – 22 yang juga dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia. “Pada HUT BAZNAS ke 22 tahun 2023 khususnya BAZNAS kaltim mengadakan do’a syukur, dirangkaikan dengan kegiatan khataman al-qur’an oleh santri Tahfidzul Qur’an Darul Falah sebanyak 15 santri masing-masing 2 juz dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa”, kata Nabhan. Nabhan juga berterima kasih kepada para stakeholder yang telah memberikan bantuan dan dukungannya BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan dana ZIS. “Terima kasih kepada bapak gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah, kepala kantor-kantor, dinas, instansi BUMD, perbankan, perusahaan, dan muzakki atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada kami BAZNAS Provinsi Kaltim. Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal ibadah yang memberikan keberkahan amin.” HUT BAZNAS yang ke-22 kali ini mengusung tema "Berkah Zakat: Terima Kasih Muzaki, Terima Kasih Mustahik", dirangkai dengan acara do’a syukur nasional dengan khataman qur’an 1.000 kali diantaranya BAZNAS RI 22 kali khatam, BAZNAS Provinsi 3 kali khatam, BAZNAS Kabupaten/Kota 1 kali khatam, Sekolah Cedekia BAZNAS dan para mahasiswa yang telah menerima bantuan BAZNAS. Agenda santunan 2.200 anak yatim dan dhuafa, BAZNAS RI 100 anak, BAZNAS Provinsi 10 anak, BAZNAS Kabupaten/Kota 5 anak dan khitanan massal sebanyak 2.200 anak se-Indonesia. Turut hadir para pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. H. Abdul Khaliq, M.Pd kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Timur, KH. Muhammad Rasyid ketua MUI Provinsi Kaltim, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi, perwakilan Kantor BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Kepala cabang Bank Kaltimtara Syariah, Achmad Sirodz Pimpinan BAZNAS Kota Samarinda dan Santri Pondok Pesantren Darul Falah Samarinda.
BERITA16/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
"Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun 2021 sebesar Rp 6,8 miliar," kata Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhansaat beraudiensi denganSekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Selasa (3/1/2023). Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021, salah satunya karena pandemi Covid-19 yang melandai. "Harapan kita dengan melandainya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," katanya. Pada 2022, menurut dia, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total sebesar Rp 540 juta. "Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama," katanya. Sekda Kaltim Sri Wahyunimengatakan akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2023 dapat meningkat. "Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, hal ini akan menjadi isu yang akan kami bawa, agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing," katanya. Zakat dimaksud, kata dia, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS Muslim menerima gaji dan insentif. Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain. Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan ke mana hasil zakat itu disalurkan. Menurut dia, hal ini penting agar para muzakkilebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama. "Untuk mendukung program penuntasan kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu," kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.
BERITA05/01/2023 | www.republika.co.id
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM, Samarinda : BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur berhasil menghimpun dana sebesar 400 juta rupiah untuk para korban terdampak gempa di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Dana yang terkumpul bersumber dari hasil penggalangan dana BAZNAS Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur, instansi dan perorangan. Sebelumnya BAZNAS provinsi Kalimantan Timur telah mengumpulkan penggalangan dana dengan total perolehan Rp. 115.529.467,-. Penggalangan dana di tanggal 24 November sampai dengan 30 November 2022 sebesar Rp. 6.203.600,-. Selain itu perolehan dari beberapa BAZNAS Kabupaten/Kota diantaranya BAZNAS Kabupaten Berau Rp. 70 Juta , BAZNAS Kota Bontang Rp. 50 Juta , BAZNAS Kota Samarinda Rp. 40 Juta , BAZNAS Kota Balikpapan Rp. 30 Juta , BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara Rp. 29.9 Juta, BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara Rp. 21,5 Juta, BAZNAS Kutai Timur Rp. 15 Juta , BAZNAS Kutai Barat Rp. 6 Juta , BAZNAS Kabupaten Paser Rp. 5 Juta. Penggalangan dana dari sekolah, yayasan dan perorangan yang disalurkan melalui BAZNAS provinsi Kalimantan timur diantaranya MAN (Madrasan Aliyah Negeri) 2 Samarinda Rp. 3 Juta dan SMK Negeri 17 Samarinda Rp. 1,3 Juta,-. Yayasan Dharma Bhakti Samarinda Rp. 3 Juta , Toko 77 Phone Samarinda 2 Juta dan perorangan dengan total Rp. 1,4 Juta. Dana tersebut akan diberikan kepada korban terdampak gempa di kabupaten Cianjur jawa barat, melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
BERITA04/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim melaporkan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 sebesar Rp8,7 miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun sebelumnya sebesar Rp6,8 miliar.Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim menegaskan pihaknya akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infaq dan shadaqah di tahun 2023 lebih meningkat lagi.“Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, ini akan menjadi isu yang akan kami bawa. Agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing,” kata Sekda Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim di ruang kerjanya, Senin (3/1/2023).Zakat dimaksud, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang harus dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS muslim menerima gaji dan insentif.Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain.Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan kemana hasil zakat itu disalurkan. Hal ini penting agar para muzakki (pegawai) lebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama.“Untuk mendukung program penuntasan angka kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021. Salah satunya karena pandemi Covid-19 yang terus melandai. “Harapan kita dengan sudah berakhirnya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dan dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan,” beber Ahmad Nabhan. Tahun 2022 lalu, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total nilai Rp540 juta. “Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama,” imbuhnya. Wakil Ketua Baznas Provinsi Kaltim KH Badrus Syamsi menambahkan zakat yang nantinya diterima dari UPZ-UPZ harus segera diserahkan ke Baznas untuk dicatat dalam Sistem Informasi Manajemen Baznas (Simba) dan dibuatkan bukti setor zakatnya. “Jadi, tidak boleh UPZ menahan uang yang disetorkan oleh para muzakki. Setiap bulan harus disetorkan. Bukan dua, tiga bulan baru disetor. Setelah itu, silakan dibuat program, maka dana zakat akan kita kembalikan ke UPZ-UPZ lagi,” jelas Badrus Syamsi.Ditambahkan juga demi akuntabilitas pengelolaan zakat, Baznas melakukan dua audit, yakni audit dari kantor akuntan publik dan audit syariah.“Jadi kami tidak hanya harus benar dalam penyaluran dan pengumpulan zakatnya, tapi juga harus benar secara syariah,” tegas Badrus Syamsi.Pertemuan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim HM Syirajuddin, Ketua Dewan Pengawas Baznas Provinsi Kaltim HM Jauhar Efendi dan Anggota Dewan Pengawas H Elto. Hadir juga wakil ketua Baznas lainnya yakni H Miswan Tahadi, H Abdurrahman dan H Achmad Suparno. (sul/her/yans/adpimprovkaltim)
BERITA03/01/2023 | adpimprovkaltim
BAZNAS KALTIM  ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur lakukan rapat koordinasi bersama BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) terkait agenda pengentasan stunting, Senin (2/1/2023) di ruang rapat lantai 2 Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam agenda pengentasan stunting nantinya, BAZNAS Kaltim akan menyediakan dana yang telah disepakati dan bertugas dalam memonitoring program. BKKBN Kaltim sebagai koordinator program menentukan standar konsumsi bahan standar gizi, memfinalkan pola kegiatan, dan mengusahakan agar adanya SK (Surat Ketetapan) Gubernur Kalimantan Timur. Selain itu, PKK juga disarankan dapat menyalurkan dana yang ada melalui cabang dan ranting di wilayah Kalimantan Timur. Sebelumnya BAZNAS Kaltim telah bekerjasama dengan BKKBN untuk melakukan gerakan pengentasan stunting melalui program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting), dan juga BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 540.000.000,- yang diberikan kepada 200 anak yang terdampak stunting. Di tahun 2023 ini, BAZNAS Kaltim juga akan memberikan bantuan yang sama dan akan terus berupaya mengentaskan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA02/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
Gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada pukul 13.21 WIB pada Senin (21/11/2022), mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, terputusnya akses jalan karena longsor, serta 2 (dua) orang meninggal dunia, 4 (empat) lainnya luka-luka. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan mahasiswa PKL UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda lakukan galang dana, pada Kamis (24/11), dibeberapa titik lokasi di kota Samarinda diantaranya lampu merah persimpangan SPBU Jl. Kesuma Bangsa, Jl. Agus Salim, dan beberapa lokasi strategis lainnya. dan akan terus berlanjut hingga sepekan kedepan. Untuk memaksimalkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, mari bersama anjatkan do’a untuk saudara kita yang dilanda musibah dan bantu berikan dukungan dengan bersedekah melalui Rekening Bencana & Kemanusiaan : Kaltimtara Syariah 5100 0004 50 BSI 7006 8460 46 a.n. Baznas Prov Kaltim Konfirmasi/Layanan Call Center BAZNAS Kaltim : WhatsApp-08115846664
BERITA24/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Dalam upaya penanganan sunting di wilayah Kalimantan Timur, BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur lakukan koordinasi bersama Perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) untuk membahas kerjasama program BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) pada Senin, (21/11) di salah satu café di Jalan Juanda Kota Samarinda. Perwakilan BKKBN Kaltim, Sunarto mengatakan, BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) merupakan program pembiayaan dan memenuhi gizi anak terdampak stunting melalui bapak asuh. “Jadi bapak Asuh itu nantinya mengangkat anak terkena stunting, dia memenuhi gizi anak tersebut yang biayanya tidak mahal.” Sunarto menambahakan, bahawa gerakan ini merupakan sebuah bentuk dukungan dalam upaya pengentasan menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Dengan adanya gagasan tersebut, BAZNAS Kaltim siap memberikan dukungan dalam upaya menangan stunting. Ahmad Nabhan ketua BAZNAS Kaltim mengatakan, tentunya dalam hal ini akan dilakukan rapat internal terlebih dahulu, menentukan uang keluar secara keseluruhan dan tentunya dilakukan secara transparan. “Jadi nanti kita rapatkan internal dahulu, karena uang yang keluar dari BAZNAS Kaltim harus diketahui secara keseluruhan dan tidak boleh ada yang ditutupi.’ Dalam kerjasama ini, BAZNAS Kaltim akan memberikan bantuan berupa pendanaan untuk pemenuhan kebutunan anak terdampak stunting, dengan harapan nantinya para pengusaha, dan perusahaan juga ikut membantu program penanganan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA21/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
Dalam rangka memperkuat kualitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur, sebanyak 48 orang peserta perwakilan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota ikuti pendidikan dan pelatihan Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur. Pada senin (7/10) di Hotel Platinum, Kota Balikpapan. Kegiatan di buka secara resmi oleh KH. Achmad Sudrajat Lc, MA (Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI), sekaligus narasumber kegiatan. Dalam sambutannya beliau berharap dengan adanya Diklat ini pimpinan BAZNAS daerah dapat menyelaraskan tugas, fungsi dan tata kelola baik di tingkat BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur. Dan juga dalam pengelolaan zakat, BAZNAS harus memegang 3 prinsip, yakni: Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan in diantaranya, Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D (Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS RI dan Supervisi Wilayah Kalimantan Timur), H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si, (Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI), Khuzaifah Hanum, S.Sos., M.Si (Plt. Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama dan Harmonisasi BAZNAS RI) serta Tim Pusdiklat BAZNAS RI. Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur bertujuan untuk: 1. Melakukan penguatan pemahaman tentang regulasi pengelolaan zakat, secara khusus mengenai kedudukan, tugas dan fungsi BAZNAS 2. Meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. 3. Membangun kepercayaan dan kerjasama antar pimpinan BAZNAS Adapun Materi yang disampaikan dalam Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur meliputi: 1. Fiqih Zakat 2. Tata kelola BAZNAS dan Tupoksi Pimpinan 3. Perencanaan Strategis dan Perencanaan Tahunan 4. Pengelolaan Keuangan dan Pelaporan 5. Strategi Pengumpulan 6. Strategi Pendistribusian dan Pendayagunaan 7. Pengembangan SDM dan Pengelolaan Umum
BERITA07/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →