WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, turut menghadiri agenda Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelaksanaan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sakura RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan tersebut merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur. Agenda ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya jajaran Polda Kaltim, rumah sakit, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PT Jasa Raharja, serta mitra terkait. 

Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan yang berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat.

Selama ini, BAZNAS Kaltim telah membangun sinergi dengan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur, termasuk RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Kerja sama tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Kaltim dalam memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa meskipun BAZNAS Kaltim tidak menjadi pihak yang secara langsung menandatangani PKS pada agenda tersebut, BAZNAS tetap memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“BAZNAS Kaltim memang tidak secara langsung menjadi bagian dari PKS ini. Namun, kami tetap mendukung setiap program yang membawa kemaslahatan bagi umat, terlebih dalam hal penanganan korban kecelakaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Nabhan.

Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi hal penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

“Selama ini BAZNAS Kaltim juga telah bersinergi dengan Dinas Kesehatan maupun rumah sakit dalam berbagai program kesehatan. Karena itu, kami tentu mendukung langkah-langkah yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Timur,” lanjutnya.

Dalam agenda tersebut, Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, drg. Ahmad Jais, M.H., MARS, dalam laporannya menjelaskan bahwa layanan satu pintu tersebut dikembangkan melalui inovasi SI JAKA (Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas).

SI JAKA dirancang untuk mengintegrasikan proses pelayanan dan administrasi penjaminan korban kecelakaan lalu lintas. Sistem tersebut menjadi bagian dari ekosistem layanan yang mencakup petugas pelayanan Sahabat LAKA, Ruangan Bersama sebagai ruang layanan terpadu, serta aplikasi SI JAKA sebagai sistem pendukung pelayanan.

Melalui sistem tersebut, proses yang sebelumnya membutuhkan koordinasi antarinstansi diupayakan menjadi lebih terintegrasi, mulai dari penerimaan korban, verifikasi data, penginputan ke sistem penjaminan, pelaporan hingga koordinasi dengan instansi terkait.

RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan juga ditetapkan sebagai rumah sakit percontohan atau pilot project dalam penerapan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas. Selanjutnya, penerapan layanan tersebut akan dikembangkan secara bertahap pada rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sesuai hasil evaluasi dan kesiapan masing-masing rumah sakit.

Menariknya, dalam pengembangan ke depan, pengelolaan aplikasi SI JAKA direncanakan melibatkan Tim Gabungan Pengelola Aplikasi yang terdiri atas unsur Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur, PT Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS, serta rumah sakit pengguna aplikasi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari ruang sinergi antarlembaga dalam mendukung pelayanan publik, tanpa mengurangi peran dan kewenangan masing-masing lembaga.

Ahmad Nabhan menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Prinsipnya, BAZNAS akan terus mendukung apa yang menjadi kemaslahatan umat. Apalagi jika program tersebut menyangkut pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus diperkuat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dukungan BAZNAS Kaltim terhadap sektor kesehatan merupakan bagian dari komitmen agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan merata oleh masyarakat di Kalimantan Timur.

“Harapan kami, berbagai bentuk kerja sama yang sudah terjalin dengan rumah sakit dan instansi terkait dapat terus berkembang. BAZNAS Kaltim ingin hadir sebagai mitra yang dapat memberikan kontribusi sesuai dengan peran dan kemampuan lembaga,” tuturnya.

Agenda penandatanganan PKS ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur, para pejabat utama Polda Kaltim, kepala rumah sakit, kepala satuan lalu lintas, serta perwakilan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PT Jasa Raharja dan mitra lainnya. Daftar undangan resmi juga mencantumkan pimpinan sejumlah rumah sakit pemerintah di Kalimantan Timur. 

 

Melalui kehadiran dan dukungan tersebut, BAZNAS Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam berbagai upaya kolaboratif yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan dan pelayanan sosial di Kalimantan Timur.

16/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Respons Dampak Kemarau, BAZNAS Kaltim dan Pemprov Kaltim Salurkan 10 Ton Beras untuk warga di daerah Mahakam Ulu

SAMARINDA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 10 ton beras untuk masyarakat yang terdampak musim kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Sabtu, (29/08/2026).

Bantuan logistik pangan tersebut disalurkan melalui jalur darat menggunakan armada truk menuju kawasan Mahakam Ulu. Penyaluran bantuan ini dikawal langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, di antaranya Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan bentuk kepedulian bersama atas kesulitan yang dialami warga akibat kemarau panjang. Surutnya aliran Sungai Mahakam telah menghambat jalur transportasi air yang menjadi akses vital distribusi logistik, sehingga memicu lonjakan harga bahan pokok serta kelangkaan air bersih di wilayah tersebut.

"Dampak musim kemarau ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat di Mahakam Ulu, khususnya warga di wilayah hulu seperti Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai, serta kawasan ibu kota kabupaten di Long Bagun. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ujar Ahmad Nabhan saat pelepasan bantuan di Samarinda.

Ahmad Nabhan menambahkan, pengiriman beras dilakukan melalui jalur darat untuk memastikan logistik tiba dengan aman dan tepat sasaran. "Bantuan beras ini disalurkan lewat jalur darat menggunakan truk. Kami dari jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim juga turut mengawal langsung proses pengirimannya hingga sampai ke lokasi penyaluran," tegasnya.

Bantuan pangan sebanyak 10 ton tersebut nantinya disalurkan secara sinergis melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu. Bantuan ditargetkan menjangkau 1.000 mustahik, di mana masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan alokasi 10 kg beras.

Melalui sinergi antara Pemprov Kaltim, BAZNAS Kaltim, dan Pemkab Mahulu, diharapkan bantuan logistik ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat terdampak serta menekan dampak krisis ekonomi dan sosial akibat bencana musim kemarau di wilayah perbatasan Kalimantan Timur tersebut.

29/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Melunasi Biaya Pengobatan Luka Bakar Nabila, Putri Penjual Roti Keliling Asal Paser

BALIKPAPAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pengobatan dan perawatan medis kepada Nabila Desty Nurillah (18), warga Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, yang mengalami musibah luka bakar akibat kebocoran gas kompor.

Musibah tersebut terjadi saat Nabila hendak memasak. Kompor yang mengalami kerusakan memicu kebocoran gas, sehingga saat pemantik dinyalakan, api dengan cepat menyambar bagian wajah dan kedua tangan korban. Nabila dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dan langsung mendapatkan penanganan darurat di Intesive Care Unit (ICU) serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Berdasarkan hasil diagnosis medis, Nabila mengalami combustio (luka bakar) derajat IIA sebesar 9% pada regio wajah serta antebrachii dextra-sinistra (lengan bawah kanan dan kiri) yang masuk dalam kategori critical area. Kondisi tersebut mengharuskannya menjalani tindakan operasi dan rawat inap intensif di RSKD Balikpapan sejak 5 hingga 13 Agustus 2026.

Namun, kendala biaya membentangi proses pemulihannya. Nabila belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, sementara sang ayah, Achmad Waris, hanyalah seorang penjual roti keliling yang telah melakoni profesinya selama 10 tahun dengan penghasilan tidak menentu. Meski sempat mendapat pinjaman pinjam-meminjam bantuan dari kerabat, jumlah tersebut belum mencukupi tagihan tindakan medis dan perawatan rumah sakit.

Menanggapi kondisi darurat muzaki dan mustahik tersebut, BAZNAS Kaltim bergerak cepat menyalurkan bantuan penanganan kesehatan secara langsung melalui pihak rumah sakit untuk melunasi biaya operasi, perawatan medis, hingga kebutuhan akomodasi pendampingan selama di Balikpapan.

Ayah korban, Achmad Waris, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para muzaki yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim serta seluruh donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di saat kesulitan. Semoga menjadi amal ibadah, mendapat keberkahan, serta kelancaran rezeki bagi para donatur. Semoga keberadaan BAZNAS Kaltim dapat terus membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkap Achmad Waris.

Secara terpisah, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan program Kaltim Sehat ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki, termasuk para pegawai dan aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kaltim.

"Bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi program kesehatan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis mendesak. Mayoritas permohonan yang masuk melalui kerjasama RSKD Balikpapan memang berasal dari keluarga berpenghasilan tidak menentu dengan biaya pengobatan tinggi yang tidak ditanggung oleh BPJS," jelas Ahmad Nabhan.

Ahmad Nabhan juga mendoakan agar Ananda Nabila dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Pihaknya menegaskan komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus hadir merespons cepat setiap permasalahan sosial dan kesehatan yang dihadapi warga kurang mampu di Kalimantan Timur.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar RAKORDA dan BSD, Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat dan Ekonomi Umat

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) dan BAZNAS Strategic Development (BSD) tahun 2026. Acara yang menjadi momentum strategis bagi tata kelola zakat di Kalimantan Timur ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Selasa (11/8/2026).

Dalam laporannya, Pimpinan BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, memaparkan capaian membanggakan terkait penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dan DSKL yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data BAZNAS Kaltim, penghimpunan dana mengalami kenaikan signifikan setiap tahunnya, mencapai Rp20,6 miliar pada tahun 2025. Hingga Juli 2026, angka penghimpunan bahkan telah menyentuh Rp19,05 miliar.

"Peningkatan ini merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh serta komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah memberikan pelayanan terbaik. Capaian ini juga didukung dengan perbaikan administrasi dan tata kelola yang transparan, terbukti dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik secara berturut-turut," ujar Ahmad Nabhan.

Wakil Gubernur Kaltim, Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Kaltim. Ia menegaskan bahwa zakat adalah instrumen krusial dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendukung penguatan zakat. Saya mengajak seluruh pimpinan Forkopimda dan instansi terkait untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim. Dengan zakat yang terhimpun, kita dapat fokus pada pemberdayaan UMKM agar manfaatnya lebih luas, nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat kecil," tegas Wagub Seno Aji.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menekankan pentingnya sinergi kelembagaan. Menurutnya, pengelolaan zakat tidak boleh stagnan dan harus terus ditumbuhkan, baik dari sisi penghimpunan maupun pendayagunaan.

"Pengelolaan zakat yang profesional memiliki dampak langsung bagi pembangunan daerah. BAZNAS harus terus bertransformasi agar setiap rupiah zakat yang disalurkan dapat menjadi solusi bagi pengentasan kemiskinan dan mendukung program-program pembangunan daerah secara terukur," jelas Zainut Tauhid.

Kegiatan RAKORDA dan BSD 2026 ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026, dengan melibatkan pimpinan BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Forum ini diharapkan mampu merumuskan langkah taktis dalam memperkuat kelembagaan serta mengintegrasikan program pendayagunaan zakat yang lebih berdampak bagi kesejahteraan umat di Kalimantan Timur.

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Pengelolaan ZIS dan Perluasan Program Sosial, Gubernur Kaltim Beri Arahan Strategis untuk BAZNAS Kaltim

SAMARINDA — Jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar audiensi bersama Gubernur Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21/07/2026). Pertemuan strategis ini diselenggarakan untuk bersilaturahmi, memaparkan laporan kinerja semester berjalan, sekaligus memohon bimbingan, evaluasi, serta arahan langsung dari Gubernur selaku pimpinan pemegang kebijakan tertinggi di daerah.

Suasana pertemuan yang berlangsung di ruang kerja gubernur tersebut tampak begitu hangat, cair, dan penuh keakraban. Gubernur tampak antusias berdialog interaktif dengan jajaran pimpinan BAZNAS dan manajemen rumah sakit, menyelipkan beberapa gurauan ringan yang mencairkan suasana namun tetap sarat akan makna dan evaluasi konstruktif.

Agenda penting ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Aji Muhammad Fitra Firnanda, S.T., M.M., serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Timur Dr. Hj. Dasmiah, S.Pd., M.A.P. Hadir pula Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H., Kepala Dinas Kesehatan Dr. dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ., M.Kes., MARS, serta Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan drg. Ahmad Jais, M.H., MARS beserta jajaran.

Dalam pemaparannya, pimpinan BAZNAS Kaltim menyampaikan capaian penghimpunan dana ZIS yang telah mencapai Rp18,6 miliar dengan realisasi pendistribusian menyentuh angka Rp19,1 miliar, yang ditopang dari sisa saldo tahun sebelumnya guna mengantisipasi kebutuhan momentum Ramadan. Selain itu, BAZNAS Kaltim turut melaporkan raihan Indeks Zakat Nasional (IZN) tertinggi secara nasional dengan skor 0,90 berkategori sustainable dari BAZNAS RI, serta rencana strategis pembangunan rumah singgah di Balikpapan bagi pasien RSKD beserta keluarga.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Kaltim menyambut baik berbagai ikhtiar dan program kemaslahatan yang dihadirkan, sekaligus membagikan banyak masukan konstruktif sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat di Benua Etam.

"Kita tentu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur yang selalu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat. Terkait rencana pembangunan rumah singgah, kita menyambut baik dan perlu berdiskusi mengenai peletakannya agar rumah ini bukan sekadar tempat bermalam, tetapi menghadirkan harapan bagi pasien dan keluarganya untuk berjuang mendapatkan kesembuhan," ujar Gubernur.

Gubernur juga menekankan agar BAZNAS Kaltim ke depan dapat memperluas cakupan pendekatan, tidak terbatas pada jalur religius semata, melainkan merambah ke ranah sosial-ekonomi yang lebih luas melalui mapping program yang matang di mana BAZNAS berperan aktif dalam menghimpun data di lapangan. Guna mengoptimalkan potensi zakat korporasi—khususnya dari sektor perkebunan berskala besar dan pertambangan—Gubernur berharap BAZNAS Kaltim dapat dilibatkan dan membersamai seluruh agenda serta rangkaian kegiatan kunjungan kerja kepala daerah bersama dinas teknis terkait.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan mendalam atas waktu, perhatian, serta seluruh arahan berharga yang telah diberikan oleh Gubernur beserta jajaran pemprov.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan langsung dari Bapak Gubernur. Seluruh masukan dan evaluasi yang disampaikan menjadi momentum penting bagi kami di BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS, serta memperluas jangkauan kolaborasi agar manfaat zakat semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Timur," ungkap H. Badrus Syamsi.

Kehangatan pertemuan tersebut kemudian berlanjut ketika azan berkumandang. Gubernur bersama seluruh tamu undangan dan jajaran BAZNAS beranjak bersama menuju Masjid Nurul Mukminin di lingkungan kompleks kantor gubernur untuk melaksanakan sholat berjamaah. Usai menunaikan ibadah, Gubernur menjamu seluruh rombongan untuk menikmati makan siang bersama di ruang VIP Odah Etam. 

Di sela-sela santap siang yang penuh kekeluargaan tersebut, suasana diskusi tetap mengalir cair. Pembicaraan kemudian dilanjutkan kembali secara lebih mendalam guna memantapkan rencana teknis pembangunan Rumah Singgah di RSKD Balikpapan, sebelum akhirnya rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kaltim 2026 yang dijadwalkan pada Agustus mendatang. Seluruh rangkaian agenda ini semakin mempertegas komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

21/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
Secara simbolis bantuan diserahkah oleh kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Andi Muhammad Ishak, Apt, M.Si, dilanjutkan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur KH. Muhammad Rasyid, dan Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi untuk santri penghafal al-qur’an dan anak yatim pada rangkaian acara Hari Ulang Tahun BAZNAS ke – 22 Senin, (16/01/2023) di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan mengatakan, penyerahan santuanan merupakan salah satu rangkaian acara HUT BAZNAS ke – 22 yang juga dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia. “Pada HUT BAZNAS ke 22 tahun 2023 khususnya BAZNAS kaltim mengadakan do’a syukur, dirangkaikan dengan kegiatan khataman al-qur’an oleh santri Tahfidzul Qur’an Darul Falah sebanyak 15 santri masing-masing 2 juz dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa”, kata Nabhan. Nabhan juga berterima kasih kepada para stakeholder yang telah memberikan bantuan dan dukungannya BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan dana ZIS. “Terima kasih kepada bapak gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah, kepala kantor-kantor, dinas, instansi BUMD, perbankan, perusahaan, dan muzakki atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada kami BAZNAS Provinsi Kaltim. Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal ibadah yang memberikan keberkahan amin.” HUT BAZNAS yang ke-22 kali ini mengusung tema "Berkah Zakat: Terima Kasih Muzaki, Terima Kasih Mustahik", dirangkai dengan acara do’a syukur nasional dengan khataman qur’an 1.000 kali diantaranya BAZNAS RI 22 kali khatam, BAZNAS Provinsi 3 kali khatam, BAZNAS Kabupaten/Kota 1 kali khatam, Sekolah Cedekia BAZNAS dan para mahasiswa yang telah menerima bantuan BAZNAS. Agenda santunan 2.200 anak yatim dan dhuafa, BAZNAS RI 100 anak, BAZNAS Provinsi 10 anak, BAZNAS Kabupaten/Kota 5 anak dan khitanan massal sebanyak 2.200 anak se-Indonesia. Turut hadir para pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. H. Abdul Khaliq, M.Pd kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Timur, KH. Muhammad Rasyid ketua MUI Provinsi Kaltim, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi, perwakilan Kantor BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Kepala cabang Bank Kaltimtara Syariah, Achmad Sirodz Pimpinan BAZNAS Kota Samarinda dan Santri Pondok Pesantren Darul Falah Samarinda.
BERITA16/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
"Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun 2021 sebesar Rp 6,8 miliar," kata Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhansaat beraudiensi denganSekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Selasa (3/1/2023). Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021, salah satunya karena pandemi Covid-19 yang melandai. "Harapan kita dengan melandainya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," katanya. Pada 2022, menurut dia, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total sebesar Rp 540 juta. "Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama," katanya. Sekda Kaltim Sri Wahyunimengatakan akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2023 dapat meningkat. "Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, hal ini akan menjadi isu yang akan kami bawa, agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing," katanya. Zakat dimaksud, kata dia, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS Muslim menerima gaji dan insentif. Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain. Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan ke mana hasil zakat itu disalurkan. Menurut dia, hal ini penting agar para muzakkilebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama. "Untuk mendukung program penuntasan kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu," kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.
BERITA05/01/2023 | www.republika.co.id
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM, Samarinda : BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur berhasil menghimpun dana sebesar 400 juta rupiah untuk para korban terdampak gempa di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Dana yang terkumpul bersumber dari hasil penggalangan dana BAZNAS Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur, instansi dan perorangan. Sebelumnya BAZNAS provinsi Kalimantan Timur telah mengumpulkan penggalangan dana dengan total perolehan Rp. 115.529.467,-. Penggalangan dana di tanggal 24 November sampai dengan 30 November 2022 sebesar Rp. 6.203.600,-. Selain itu perolehan dari beberapa BAZNAS Kabupaten/Kota diantaranya BAZNAS Kabupaten Berau Rp. 70 Juta , BAZNAS Kota Bontang Rp. 50 Juta , BAZNAS Kota Samarinda Rp. 40 Juta , BAZNAS Kota Balikpapan Rp. 30 Juta , BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara Rp. 29.9 Juta, BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara Rp. 21,5 Juta, BAZNAS Kutai Timur Rp. 15 Juta , BAZNAS Kutai Barat Rp. 6 Juta , BAZNAS Kabupaten Paser Rp. 5 Juta. Penggalangan dana dari sekolah, yayasan dan perorangan yang disalurkan melalui BAZNAS provinsi Kalimantan timur diantaranya MAN (Madrasan Aliyah Negeri) 2 Samarinda Rp. 3 Juta dan SMK Negeri 17 Samarinda Rp. 1,3 Juta,-. Yayasan Dharma Bhakti Samarinda Rp. 3 Juta , Toko 77 Phone Samarinda 2 Juta dan perorangan dengan total Rp. 1,4 Juta. Dana tersebut akan diberikan kepada korban terdampak gempa di kabupaten Cianjur jawa barat, melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
BERITA04/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim melaporkan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 sebesar Rp8,7 miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun sebelumnya sebesar Rp6,8 miliar.Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim menegaskan pihaknya akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infaq dan shadaqah di tahun 2023 lebih meningkat lagi.“Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, ini akan menjadi isu yang akan kami bawa. Agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing,” kata Sekda Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim di ruang kerjanya, Senin (3/1/2023).Zakat dimaksud, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang harus dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS muslim menerima gaji dan insentif.Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain.Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan kemana hasil zakat itu disalurkan. Hal ini penting agar para muzakki (pegawai) lebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama.“Untuk mendukung program penuntasan angka kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021. Salah satunya karena pandemi Covid-19 yang terus melandai. “Harapan kita dengan sudah berakhirnya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dan dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan,” beber Ahmad Nabhan. Tahun 2022 lalu, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total nilai Rp540 juta. “Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama,” imbuhnya. Wakil Ketua Baznas Provinsi Kaltim KH Badrus Syamsi menambahkan zakat yang nantinya diterima dari UPZ-UPZ harus segera diserahkan ke Baznas untuk dicatat dalam Sistem Informasi Manajemen Baznas (Simba) dan dibuatkan bukti setor zakatnya. “Jadi, tidak boleh UPZ menahan uang yang disetorkan oleh para muzakki. Setiap bulan harus disetorkan. Bukan dua, tiga bulan baru disetor. Setelah itu, silakan dibuat program, maka dana zakat akan kita kembalikan ke UPZ-UPZ lagi,” jelas Badrus Syamsi.Ditambahkan juga demi akuntabilitas pengelolaan zakat, Baznas melakukan dua audit, yakni audit dari kantor akuntan publik dan audit syariah.“Jadi kami tidak hanya harus benar dalam penyaluran dan pengumpulan zakatnya, tapi juga harus benar secara syariah,” tegas Badrus Syamsi.Pertemuan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim HM Syirajuddin, Ketua Dewan Pengawas Baznas Provinsi Kaltim HM Jauhar Efendi dan Anggota Dewan Pengawas H Elto. Hadir juga wakil ketua Baznas lainnya yakni H Miswan Tahadi, H Abdurrahman dan H Achmad Suparno. (sul/her/yans/adpimprovkaltim)
BERITA03/01/2023 | adpimprovkaltim
BAZNAS KALTIM  ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur lakukan rapat koordinasi bersama BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) terkait agenda pengentasan stunting, Senin (2/1/2023) di ruang rapat lantai 2 Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam agenda pengentasan stunting nantinya, BAZNAS Kaltim akan menyediakan dana yang telah disepakati dan bertugas dalam memonitoring program. BKKBN Kaltim sebagai koordinator program menentukan standar konsumsi bahan standar gizi, memfinalkan pola kegiatan, dan mengusahakan agar adanya SK (Surat Ketetapan) Gubernur Kalimantan Timur. Selain itu, PKK juga disarankan dapat menyalurkan dana yang ada melalui cabang dan ranting di wilayah Kalimantan Timur. Sebelumnya BAZNAS Kaltim telah bekerjasama dengan BKKBN untuk melakukan gerakan pengentasan stunting melalui program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting), dan juga BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 540.000.000,- yang diberikan kepada 200 anak yang terdampak stunting. Di tahun 2023 ini, BAZNAS Kaltim juga akan memberikan bantuan yang sama dan akan terus berupaya mengentaskan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA02/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
Gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada pukul 13.21 WIB pada Senin (21/11/2022), mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, terputusnya akses jalan karena longsor, serta 2 (dua) orang meninggal dunia, 4 (empat) lainnya luka-luka. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan mahasiswa PKL UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda lakukan galang dana, pada Kamis (24/11), dibeberapa titik lokasi di kota Samarinda diantaranya lampu merah persimpangan SPBU Jl. Kesuma Bangsa, Jl. Agus Salim, dan beberapa lokasi strategis lainnya. dan akan terus berlanjut hingga sepekan kedepan. Untuk memaksimalkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, mari bersama anjatkan do’a untuk saudara kita yang dilanda musibah dan bantu berikan dukungan dengan bersedekah melalui Rekening Bencana & Kemanusiaan : Kaltimtara Syariah 5100 0004 50 BSI 7006 8460 46 a.n. Baznas Prov Kaltim Konfirmasi/Layanan Call Center BAZNAS Kaltim : WhatsApp-08115846664
BERITA24/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Dalam upaya penanganan sunting di wilayah Kalimantan Timur, BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur lakukan koordinasi bersama Perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) untuk membahas kerjasama program BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) pada Senin, (21/11) di salah satu café di Jalan Juanda Kota Samarinda. Perwakilan BKKBN Kaltim, Sunarto mengatakan, BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) merupakan program pembiayaan dan memenuhi gizi anak terdampak stunting melalui bapak asuh. “Jadi bapak Asuh itu nantinya mengangkat anak terkena stunting, dia memenuhi gizi anak tersebut yang biayanya tidak mahal.” Sunarto menambahakan, bahawa gerakan ini merupakan sebuah bentuk dukungan dalam upaya pengentasan menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Dengan adanya gagasan tersebut, BAZNAS Kaltim siap memberikan dukungan dalam upaya menangan stunting. Ahmad Nabhan ketua BAZNAS Kaltim mengatakan, tentunya dalam hal ini akan dilakukan rapat internal terlebih dahulu, menentukan uang keluar secara keseluruhan dan tentunya dilakukan secara transparan. “Jadi nanti kita rapatkan internal dahulu, karena uang yang keluar dari BAZNAS Kaltim harus diketahui secara keseluruhan dan tidak boleh ada yang ditutupi.’ Dalam kerjasama ini, BAZNAS Kaltim akan memberikan bantuan berupa pendanaan untuk pemenuhan kebutunan anak terdampak stunting, dengan harapan nantinya para pengusaha, dan perusahaan juga ikut membantu program penanganan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA21/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
Dalam rangka memperkuat kualitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur, sebanyak 48 orang peserta perwakilan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota ikuti pendidikan dan pelatihan Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur. Pada senin (7/10) di Hotel Platinum, Kota Balikpapan. Kegiatan di buka secara resmi oleh KH. Achmad Sudrajat Lc, MA (Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI), sekaligus narasumber kegiatan. Dalam sambutannya beliau berharap dengan adanya Diklat ini pimpinan BAZNAS daerah dapat menyelaraskan tugas, fungsi dan tata kelola baik di tingkat BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur. Dan juga dalam pengelolaan zakat, BAZNAS harus memegang 3 prinsip, yakni: Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan in diantaranya, Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D (Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS RI dan Supervisi Wilayah Kalimantan Timur), H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si, (Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI), Khuzaifah Hanum, S.Sos., M.Si (Plt. Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama dan Harmonisasi BAZNAS RI) serta Tim Pusdiklat BAZNAS RI. Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur bertujuan untuk: 1. Melakukan penguatan pemahaman tentang regulasi pengelolaan zakat, secara khusus mengenai kedudukan, tugas dan fungsi BAZNAS 2. Meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. 3. Membangun kepercayaan dan kerjasama antar pimpinan BAZNAS Adapun Materi yang disampaikan dalam Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur meliputi: 1. Fiqih Zakat 2. Tata kelola BAZNAS dan Tupoksi Pimpinan 3. Perencanaan Strategis dan Perencanaan Tahunan 4. Pengelolaan Keuangan dan Pelaporan 5. Strategi Pengumpulan 6. Strategi Pendistribusian dan Pendayagunaan 7. Pengembangan SDM dan Pengelolaan Umum
BERITA07/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
Baznas Kaltim Gelar Rakorda Harmonisasi Pengelolaan Zakat untuk Kepentingan Masyarakat
Baznas Kaltim Gelar Rakorda Harmonisasi Pengelolaan Zakat untuk Kepentingan Masyarakat
Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses digelar pada Sabtu (8/10) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim. SAMARINDA–Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekprov Kaltim M Syirajudin mewakili gubernur Kaltim menyambut baik pelaksanaan kegiatan rutin tahunan tersebut. “Semoga Rakorda Baznas Kaltim berjalan lancar,” ucap mantan kepala DPMPD Kaltim itu. Dia mengapresiasi kinerja Baznas Kaltim dan berharap akan lahirnya inovasi maupun ide-ide baru sebagai langkah Baznas Kaltim untuk mendorong optimalisasi peluang dan potensi zakat di Bumi Etam. Kepala Baznas Kaltim Ahmad Nabhan menyampaikan, rakorda ini menjadi momen evaluasi bersama dan ruang pemberian masukan dan saran untuk memaksimalkan peran Baznas sebagai fasilitator. Dia mengatakan, harmonisasi pengelolaan zakat adalah bentuk upaya Baznas Pusat dan Daerah serta seluruh pihak terkait untuk mengelola zakat dan merancang program-program yang berorientasi pada pencapaian target zakat melalui Baznas di Tanah Air. Adapun fungsi, peran, dan tanggung jawab dari Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) telah diatur berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Zakat. Lembaga Pengelola Zakat yang berkualitas akan mampu mengelola zakat secara efektif dan efisien. “Kami terus melakukan upaya pembenahan pengelolaan zakat, keuangan, dan program pendistribusian serta pemberdayaan yang berorientasi pengentasan kemiskinan, dan menjadi lembaga zakat yang amanah profesional dan akuntabel,” ungkapnya. Disampaikan pula pada momen tersebut capaian penerimaan zakat tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun 2021. Jika di tahun sebelumnya Kaltim meraih penerimaan zakat sebesar Rp 6,8 miliar, kini meningkat menjadi Rp 7,9 miliar hingga Oktober 2022, dengan kemungkinan masih bisa bertambah lagi di pengujung tahun. Hingga kini, kurang lebih Rp 5 miliar zakat, sedekah, dan infak telah disalurkan. Penyaluran tersebut diimplementasikan pada beberapa program andalan Baznas Kaltim antara lain Kaltim Makmur atau pemberdayaan, Kaltim sehat atau kesehatan, Kaltim Taqwa, Kaltim Peduli, atau Kemanusiaan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan adanya sesi penyerahan Bantuan Konsumtif dan Produktif pada setiap kabupaten/kota. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub Kaltim dan asisten atas arahan. Terima kasih juga kepada para muzaki yang telah menyerahkan zakatnya kepada Baznas Kaltim,” terangnya. (adv/*/kh/luc/k8)
BERITA12/10/2022 | kaltimpost.jawapos.com
Baznas Kaltim gelar Rakorda untuk tingkatkan Pengumpulan Zakat
Baznas Kaltim gelar Rakorda untuk tingkatkan Pengumpulan Zakat
KBRN, Samarinda : Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-Kalimantan Timur merupakan kegiatan rutin guna menindaklanjuti hasil rakornas yang baru dilaksanakan bulan Agustus lalu di jakarta, dalam upaya mengkoordinasi, mengkonsolidasi dan mengevaluasi terhadap program baznas yang sudah dilakukan di tahun 2022 ini. Kepada RRI Asisten pemerintahan dan kesra Muhammad Syirajuddin mengatakan, Pelaksanaan kegiatan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) di Kalimantan Timur ini sebagai perwujudan dari pelaksanaan undang-undang Nomor 23/2011 dan peraturan pemerintah Nomor 14/2014 tentang pengelolaan zakat. Syirajuddin menambahkan Baznas Kaltim telah mendistribusikan dana ZIS ke beberapa program kegiatan diantaranya program Kaltim Makmur,Pendayagunaan, program Kaltim Sehat, program Kaltim Takwa, program Kaltim Peduli, Kemanusiaan dan Program Kaltim Cerdas Pendidikan. “Tentu kita mengevaluasi program yang telah dilaksanakan, diantaranya program kemanusiaan seperti membantu korban kebakaran dan banjir, program pendidikan untuk masyarakat tidak mampu khususnya SMA dan Perguruan tinggi,”ujarnya. Senin, (10/10/2022). Syirajuddin berharap dengan adanya surat edaran dan instruksi dari gubernur bisa menjadi upaya untuk meningkatkan sertamengoptimalisasi pendapatan ZIS yang ada di Kalimantan Timurgunamemberikan manfaat kepada warga yang tidak mampu dan membutuhkan. Pada tahun ini sampai dengan September 2022 Baznas Kaltim telah menerima ZIS sebesar Rp 7,9 miliyar, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya terkumpul Rp 6,8 miliyar, besar hapannya sampai bulan Desember dapat terkumpul sebanyak Rp 10 miliyar/tahun. (*Aina).
BERITA10/10/2022 | Ridzki Multianatha
Rakorda Baznas Kaltim Bahas Tata Kelola Zakat dan Simba
Rakorda Baznas Kaltim Bahas Tata Kelola Zakat dan Simba
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 dengan melibatkan seluruh pengurus Baznas Kabupaten/Kota se-Kaltim di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu malam (08/10/2022) selain membahas tata kelola zakat, juga diisi dengan kegiatan Pelatihan Sistem Manajemen Informasi Baznas (Simba). Pembina Wilayah I Baznas Republik Indonesia, Muhamad Nadratuzzaman Hosen yang hadir di Rakorda mengatakan, tata kelola Baznas sesuai dengan peraturan perundang-undangan, bahwa fakir miskin itu diurus oleh negara dan masyarakat juga dapat ikut berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan. “Peran Baznas harus sejalan dengan program pengentasan kemiskinan yang ada di daerah, dan dibantu dukungan seluruh stakeholder,” sambungnya. Nadratuzzaman menambahkan, kegiatan Rakorda juga membahas program pengentasan kemiskinan, beasiswa, rumah layak huni, rumah sehat Baznas, penguatan Baznas tanggap bencana, Baznas microfinance atau bank zakat mikro, serta mencetak pengusaha muda. “Kami juga berharap, Baznas dapat bekerjasama dengan daerah karena potensi zakat, infaq dan shadaqah yang memiliki pengaruh besar dalam perbaikan ekonomi,” sambungnya.Ia juga menyampaikan, Baznas RI telah memberikan target kepada Baznas yang ada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai wujud kerja keras Baznas dalam mengumpulkan dana zakat, infaq dan shadaqah. Peserta Rakorda, Ketua Baznas Berau, Busransyah, mengatakan kegiatan Rakorda menjadi tindak lanjut dari kegiatan rapat koordinasi nasional yang dilaksanakan pada akhir Agustus 2022 lalu. Kegiatan yang menjadi bagian dari kolaborasi Baznas Republik Indonesia dengan Pemerintah provinsi Kaltim dan seluruh kabupaten/kota. Rakorda ini bertujuan memaksimalkan pengelolaan Baznas yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun program dan penyalurannya. “Fokus kegiatan yang dilakukan Baznas tertuju pada pengentasan kemiskinan. Sebagai lembaga non pemerintah kami berharap dapat menjalankan tugas dengan amanah, profesional dan akuntabel, dengan menjaga kepercayaan umat,” ucap Busransyah. Menurut dia, tata kelola pengurus Baznas saat ini menjadi sorotan umat. Tugas Baznas yang dipercaya para muzakki sebagai fasilitator dalam penyerahan zakat, infaq dan shadaqah pada lembaga yang tepat. “Karena dalam aturan tugas pengumpulan dana zakat itu adalah pemerintah, akan tetapi masyarakat juga dapat membantu dengan membentuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai bagian yang membantu tugas Baznas,” sambungnya. Busransyah juga menyampaikan, bahwa tugas baznas dalam membina LAZ dalam pengelolaan zakat sehingga gerak dan langkah LAZ tidak menyalahi undang-undang. Tugas Baznas juga sebagai penyalur zakat, sehingga tata kelola yang baik sangat berpengaruh pada keberhasilan pendistribusian dana zakat kepada umat.
BERITA08/10/2022 | Ria Atia Dewi
KALTIM BERZAKAT GERAKAN CINTA ZAKAT
KALTIM BERZAKAT GERAKAN CINTA ZAKAT
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka Kaltim Berzakat Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi di Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim Jalan Jenderal Sudirman Samarinda, Selasa, 27 April 2021. Acara digagas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim didukung Biro Kesra Setda Prov Kaltim diawali tausiah oleh Ketua MUI Kaltim KH Abdurrasyid. Dilanjutkan penyerahan secara simbolis zakat oleh Direktur Utama BPD Kaltimtara Muhammad Yamin, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Masrawan, Direktur PT MMP kepada Ketua Baznas Kaltim Achmad Nabhan. Hadir jajaran Forkopimda Kaltim, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Waka Polresta Samarinda, para asisten, kepala biro dan pimpinan OPD di lingkup Pemprov Kaltim, PT PLN, pimpinan perbankan, BUMD/BUMN/BUMS, tokoh agama KH Hamri Has dan jajaran Baznas Kaltim. Menurut Wagub Hadi Mulyadi, bentuk kesadaran menunaikan kewajiban sebagi umat Islam adalah membayar zakat, juga memberi infaq dan sedekah. "Alhamdulillah, tadi Bankaltimtara menyerahkan Rp2,64 miliar zakatnya, semoga ini bisa diikuti instansi dan lembaga lain di Kaltim," puji Hadi Mulyadi. Atas nama pemerintah dan masyarakat, Wagub berterimakasih kepada berbagai pihak yang telah adan akan menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas. "Semoga zakat, infaq dan sedakah di Kaltim ini tidak sekedar memberikan kesejahteraan bagi fakir miskin, tetapi menolak bala bagi daerah kita, sehingga Kaltim terhindar dari musibah dan mara bahaya," harap orang nomor dua Benua Etam ini. "Untuk hari ini saja, total penerimaan kita bisa mencapai Rp3 miliar," sebut Nabhan.(yans/sdn/humasprovkaltim)
BERITA03/03/2022 | yans/sdn/humasprovkaltim
Wagub Instruksikan BUMN BUMD ASN Zakat di Baznas Bupati-Walikota Diminta Dukung Maksimal
Wagub Instruksikan BUMN BUMD ASN Zakat di Baznas Bupati-Walikota Diminta Dukung Maksimal
TINTAKALTIM.COM-Wakil Gubernur Provinsi Kaltim H Hadi Mulyadi menginstruksikan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) bahkan honor untuk berzakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim dan daerah masing-masing. Karena, Baznas adalah lembaga zakat bentukan pemerintah sehingga harus dikembangkan. Hanya Wagub menekankan agar pengelolaan dana zakat transparan, akuntabel dan amanah. “Termasuk asosiasi batu bara yang telah memiliki kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Batu Barat (PKP2B). Ada sekitar 30-an. Belum lagi yang punya Izin Usaha Pertambangan (IUP),” kata Wagub saat sambutan dan membuka acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kaltim di Asrama Haji Batakan, Jumat (4/02/2022) malam. Acara itu dihadiri bupati-walikota se-Kaltim, seluruh ketua baznas 10 kota-kabupaten dan jajaran pengurusnya, Ketua Baznas RI Prof DR KH Noor Achmad MA dan sejumlah pimpinan baznas pusat, Plt Sekprov Kaltim Riza Indra Riadi, Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan dan seluruh pimpinan, Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dan undangan lainnya. Menurut Wagub, Baznas se-Kaltim harus bekerjasama dengan pemprov-pemkot serta pemkab khususnya dalam membuat program yang bersentuhan langsung dengan rakyat. “Tantangan besarnya adalah, bagaimana mengedukasi masyarakat agar membayar zakatnya ke Baznas. Sehingga, baznas harus amanah. Saya percaya dengan kepemimpinan Baznas Kaltim. Semua amanah,” kata Wagub. Diakui Wagub, potensi zakat di Indonesia jika disebut Rp5 triliun memang besar. Hanya belum tergali semua. Jika Baznas Kaltim mematok Rp102 miliar itu sudah sangat luar biasa. Ke depan, Baznas se-Kaltim harus mampu mengedukasi, mengajak masyarakat muslim untuk menunaikan zakatnya. “Insya Allah, saya nanti sebagai Wagub akan mensupport lewat regulasi. Sehingga, bisa dilaksanakan baznas bagaimana pengumpulan (fundraising) bisa tercapai maksimal,” ungkapnya. SEMAKIN SINERGI Wagub Kaltim juga memberi semangat kepada seluruh pengurus baznas se-Kaltim, karena dengan ditetapkannya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim tepatnya Penajam Paser Utara (PPU), ke depan kantor Baznas RI dibangun di area IKN Nusantara. “Nah ini menunjukkan sinergi dan kolaborasi antara Baznas RI dan baznas se-Kaltim dapat lebih mudah. Sehingga, dapat mengembangkan kepercayaan publik terhadap baznas dalam mengelola, mendistribusikan zakat kepada mustahik,” kata Wagub. Wagub meminta kepada seluruh bupati-walikota se-Kaltim harus mendukung dan memiliki goodwill di dalam membesarkan baznas, mengarahkan agar orang dapat membayar zakatnya ke baznas. “Saya melihat bupati-walikota se-Kaltim sudah melakukannya. Hanya perlu dimaksimalkan sehingga capaian perolehan zakat dapat dilaksanakan,” ujar Wagub. Wagub juga memuji kerja panitia Rakorda Baznas se-Kaltim dipimpin ketua panitianya H Badrus Syamsi, karena acara dihadiri banyak peserta. “Saya tidak menyangka peserta sebanyak ini. Dan ini menunjukkan bahwa semangat untuk membangun baznas tinggi. Semoga semua amanah,” kata Wagub yang disambut applaus hadirin. Sementara itu, Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menegaskan, ke depan target yang ingin dicapai baznas sebesar Rp102 miliar. Dirinya optimistis karena didukung kerja-kerja ke depan oleh pimpinan baznas lainnya. “Insya Allah jika kita membangun kepercayaan masyarakat muslim terhadap baznas, maka Rp102 miliar itu akan tercapai,” kata Ahmad Nabhan. (gt) sumber: http://tintakaltim.com/wagub-instruksikan-bumn-bumd-asn-zakat-di-baznas-bupati-walikota-diminta-dukung-maksimal/
BERITA07/02/2022 | tintakaltim.com
Pindah ke IKN Nusantara BAZNAS Ikut Membangun Bangsa
Pindah ke IKN Nusantara BAZNAS Ikut Membangun Bangsa
Setelah penetapan Ibu Kota Negara (IKN) Republik Indonesia berpindah ke Kalimantan Timur sesuai Undang-Undang IKN Nusantara yang disahkan DPRRI pada 18 Januari lalu.Berdampak pada perpindahnya berbagai lembaga pemerintah pusat yang selama ini terkonsentrasi di DKI Jakarta akan bergeser ke Benua Etam, tepatnya Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.Tidak terkecuali Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, sebagai lembaga resmi pemerintah akan ikut bermigrasi ke kawasan IKN Nusantara."Kami punya harapan besar ketika berkantor di IKN Nusantara, BAZNAS RI berperan aktif dan penting membangun Kaltim dan Indonesia," ungkap Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se Kaltim Tahun 2022, di Aula Jabal Nur Komplek Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Jumat (4/2/2022).Harapan besar ini menurut Wagub, sangat relevan dengan kondisi dan potensi daerah, termasuk jumlah muzakki di Kaltim jika terkumpul, dikelola serta disalurkan secara baik dan benar.Bagaimana tidak, ujarnya. Sebab disebutkan orang nomor dua Benua Etam ini bahwa tidak kurang 30 perusahaan pemegang kontrak karya Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batubara saat ini terdapat di Kaltim."Itu pun belum termasuk perusahaan tambang ijin usaha yang skala kecil dan sedang. Kalau ditotal banyak dan sangat besar potensinya," ungkap Hadi Mulyadi dihadapan Ketua BAZNAS RI Profesor KH Noor Achmad dan Wakil Ketua Muhamad Nadratuzzaman Hosen, serta pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kaltim.Selain perusahaan tambang batubara, tambahnya, banyak perusahaan di sektor lain juga BUMN dan BUMD.Potensi-potensi besar inilah, ujar mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini menjadi peluang yang bisa dikelola dan digali secara optimal atas dukungan dan strategi BAZNAS RI ketika sudah berkantor di Kaltim."Selama ini kan kami, kita semua yakin BAZNAS provinsi bersama kabupaten dan kota sudah optimal, tapi akan lebih maksimal lagi dengan adanya BAZNAS RI di daerah nantinya," bebernya. Visi misi nasional BAZNAS menjadi lembaga utama menyejahterakan umat, ungkap suami Hj Erni Makmur ini, kelak akan benar-benar terwujud berkat dorongan dan binaan langsung BAZNAS RI di Kaltim."Tolong Pak Ketua (Ketua BAZNAS RI) sampaikan rasa syukur dan bangga kami kepada Bapak Presiden sebab mempercayakan IKN di Kaltim. Tapi, kami sangat bersyukur dan lebih bangga lagi jika BAZNAS RI sudah berkantor di IKN Nusantara membina kami disini," pungkas pria gemar bermain pingpong dan menggebuk drum ini. (yans/her/adpimprovkaltim)
BERITA04/02/2022 | yans/her/adpimprovkaltim
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
BALIKPAPAN - Mewujudkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi lembaga utama menyejahterakan umat, harus melibatkan semua pihak dan didukung seluruh pemangku kepentingan di daerah, tidak terkecuali di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota di Kaltim. "Kita akan minta kepada seluruh perangkat daerah, BUMN dan BUMD, termasuk para pengusaha di Kaltim agar menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya di Baznas," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Kaltim Tahun 2022 di Aula Jabal Nur Komplek Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Jumat (4/2/2022). Wagub Hadi berharap zakat yang disalurkan melalui Baznas memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. Karena itu, Rakorda yang digelar Baznas Kaltim mampu merumuskan langkah yang tepat, bahkan menghasilkan keputusan bersama atas evaluasi kinerja selama ini, agar semakin baik ke depannya. "Saya yakin dan optimis, setelah Rakorda ini, jajaran Baznas Provinsi bersama kabupaten dan kota mampu mencapai target Rp 102 miliar dari potensi Rp 1,1 triliun di Kaltim," harap orang nomor dua Benua Etam ini. Sebelumnya, Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad menegaskan seluruh jajaran Baznas untuk kembali menguatkan visi misi nasional untuk mewujudkan lembaga utama menyejahterakan umat. "Lembaganya harus dikuati, SDM-nya juga harus betul-betul kuat dan terpercaya, serta infrastrukturnya atau teknologi informasinya (digitalisasi) harus dikuati, jaringan-jaringannya diperkuat, sehingga kinerjanya juga semakin kuat," ungkapnya. Dia juga mengharapkan Kaltim yang ditargetkan minimal meliputi seluruh kabupaten dan kota perolehannya bisa Rp 102 miliar. "Manakala BUMN-BUMN itu memberikan zakatnya, maka akan kita kembalikan ke Kaltim untuk memberdayakan para mustahik, sehingga kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat diwujudkan," tegasnya. Pembukaan Rakorda bertema Penguatan Peran Baznas Menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Umat ditandai pemukulan gong dirangkai penyerahan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) oleh Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad didampingi Wakil Ketua Muhamad Nadratuzzaman Hosen kepada Wagub Hadi Mulyadi dan Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Masrawan. Acara diakhiri dengan meninjau stan hasil produk usaha binaan Baznas Kaltim. Kegiatan selama 3 hari (4-6 Februari) diikuti 150 peserta, tampak dihadiri Plt Sekda Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi, bupati/wali kota se-Kaltim dan jajaran Forkopimda, Ketua Baznas Kaltim H Achmad Nabhan, Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Ketua Pengawas Baznas Kaltim Dr HM Jauhar Efendi dan H Elto, Ketua IPHI Kaltim Dr Hj Meiliana, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga dan pimpinan Baznas kabupaten/kota se-Kaltim.(yans/sul/adpimprov kaltim)
BERITA04/02/2022 | yans/sul/adpimprov kaltim
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
BALIKPAPAN - Mewujudkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi lembaga utama menyejahterakan umat, harus melibatkan semua pihak dan didukung seluruh pemangku kepentingan di daerah, tidak terkecuali di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota di Kaltim. "Kita akan minta kepada seluruh perangkat daerah, BUMN dan BUMD, termasuk para pengusaha di Kaltim agar menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya di Baznas," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Kaltim Tahun 2022 di Aula Jabal Nur Komplek Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Jumat (4/2/2022). Wagub Hadi berharap zakat yang disalurkan melalui Baznas memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. Karena itu, Rakorda yang digelar Baznas Kaltim mampu merumuskan langkah yang tepat, bahkan menghasilkan keputusan bersama atas evaluasi kinerja selama ini, agar semakin baik ke depannya. "Saya yakin dan optimis, setelah Rakorda ini, jajaran Baznas Provinsi bersama kabupaten dan kota mampu mencapai target Rp 102 miliar dari potensi Rp 1,1 triliun di Kaltim," harap orang nomor dua Benua Etam ini. Sebelumnya, Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad menegaskan seluruh jajaran Baznas untuk kembali menguatkan visi misi nasional untuk mewujudkan lembaga utama menyejahterakan umat. "Lembaganya harus dikuati, SDM-nya juga harus betul-betul kuat dan terpercaya, serta infrastrukturnya atau teknologi informasinya (digitalisasi) harus dikuati, jaringan-jaringannya diperkuat, sehingga kinerjanya juga semakin kuat," ungkapnya. Dia juga mengharapkan Kaltim yang ditargetkan minimal meliputi seluruh kabupaten dan kota perolehannya bisa Rp 102 miliar. "Manakala BUMN-BUMN itu memberikan zakatnya, maka akan kita kembalikan ke Kaltim untuk memberdayakan para mustahik, sehingga kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat diwujudkan," tegasnya. Pembukaan Rakorda bertema Penguatan Peran Baznas Menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Umat ditandai pemukulan gong dirangkai penyerahan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) oleh Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad didampingi Wakil Ketua Muhamad Nadratuzzaman Hosen kepada Wagub Hadi Mulyadi dan Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Masrawan. Acara diakhiri dengan meninjau stan hasil produk usaha binaan Baznas Kaltim. Kegiatan selama 3 hari (4-6 Februari) diikuti 150 peserta, tampak dihadiri Plt Sekda Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi, bupati/wali kota se-Kaltim dan jajaran Forkopimda, Ketua Baznas Kaltim H Achmad Nabhan, Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Ketua Pengawas Baznas Kaltim Dr HM Jauhar Efendi dan H Elto, Ketua IPHI Kaltim Dr Hj Meiliana, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga dan pimpinan Baznas kabupaten/kota se-Kaltim.(yans/sul/adpimprov kaltim)
BERITA04/02/2022 | yans/sul/adpimprov kaltim
SERAH TERIMA DOKUMEN DAN LAPORAN PENGELOLAAN ZAKAT KALTIM 2016-2021
SERAH TERIMA DOKUMEN DAN LAPORAN PENGELOLAAN ZAKAT KALTIM 2016-2021
SAMARINDA - Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi menyaksikan serah terima dokumen dan laporan pengelolaan zakat Kaltim periode 2016-2021, di Kantor Baznas Kaltim, Rabu (7/4/2021). Serah terima ditandai penandatanganan berita acara dan serah terima berkas dokumen dan laporan pengelolaan zakat antara Fariddhotul Islam dengan Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan. Hadir Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah H Elto dan Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Muhammad Kurniawan serta seluruh unsur pimpinan Baznas Kaltim. Hadi mengapresiasi atas laporan yang disampaikan Pengurus Baznas sebelumnya maupun baru. Diharapkan komitmen meningkatkan penerimaan zakat semakin tinggi setiap tahunnya. "Pemprov Kaltim siap membantu mencapai target yang diinginkan Baznas Kaltim dalam penerimaan zakat setiap tahunnya, terutama tahun ini," sebut Hadi Mulyadi. Mendukung itu semua, Hadi akan meminta seluruh OPD dan Perusda di Kaltim. Bahkan, perusahaan yang aktif di Benua Etam bisa menyalurkan zakat mereka ke Baznas. Karena, sebagai lembaga resmi dari Pemerintah, Baznas memiliki peran besar dalam mendukung peningkatan kesejahteraan rakyat. "Insyaallah tahun ini kami segera dikoordinasikan untuk mendukung penyalurannya. Apalagi, Ramadhan tahun ini. Sangat wajar, jika Baznas didukung pemerintah daerah," jelasnya. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan mengatakan, tahun ini Baznas Kaltim menargetkan penyaluran zakat bisa mencapai Rp11 miliar. "Memang, tahun lalu ada penurunan akibat Covid-19. Semoga tahun ini bisa kembali normal dan target kita terpenuhi. Dengan begitu Baznas bisa turut serta membantu pemerintah memberikan bantuan melalui dana zakat bagi mereka yang berhak menerima," jelasnya.(jay/yans/humasprovkaltim)
BERITA22/04/2021 | jay/yans/humasprovkaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →