WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Rp14,9 Juta untuk Pelunasan Biaya Operasi Mustahik di Balikpapan

BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program kemanusiaan. Kali ini, bantuan sebesar Rp14,9 juta disalurkan kepada seorang mustahik, Sugian Nur (48), warga Kota Balikpapan, untuk membantu pelunasan biaya operasi yang sedang dijalaninya.

Sugian Nur merupakan seorang buruh lepas dengan penghasilan yang tidak menentu. Dalam kesehariannya, ia hanya bekerja apabila ada panggilan pekerjaan. Namun, kondisi kesehatannya yang menurun membuat kesempatan untuk bekerja semakin terbatas.

Menurut keterangan kakaknya, Mariati, Sugian Nur pernah menjalani cuci darah pada tahun 2023 akibat penyakit ginjal yang dideritanya. Kondisi tersebut menyebabkan dirinya tidak lagi mampu melakukan aktivitas berat seperti sebelumnya.

"Kalau ada pekerjaan biasanya hanya sebagai helper atau pekerjaan harian. Itu pun tidak menentu, kadang hanya bertahan satu sampai dua minggu. Selebihnya beliau berada di rumah karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk bekerja berat," ujar Mariati.

Sejak 6 Juni 2026, Sugian Nur menjalani perawatan di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan akibat komplikasi pada kaki kirinya yang pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2022. Berdasarkan diagnosis medis, Sugian Nur mengalami Infected Wound Dehiscence Closed Fracture Fibula Sinistra Post ORIF 2022, yakni kondisi infeksi pada bekas luka operasi pemasangan pen pada tulang fibula kiri yang kembali terbuka dan memerlukan tindakan operasi lanjutan.

Keterbatasan ekonomi membuat biaya pengobatan dan kebutuhan selama masa perawatan menjadi beban yang berat bagi keluarga. Selama ini, sebagian besar kebutuhan pengobatan dibantu oleh sang kakak, Mariati, yang berupaya mendampingi dan memenuhi kebutuhan adiknya selama menjalani perawatan.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kaltim hadir memberikan bantuan biaya sebesar Rp14,9 juta guna membantu pelunasan biaya operasi yang harus ditanggung keluarga. Bantuan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS untuk membantu mustahik yang sedang menghadapi kesulitan.

Mariati mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan harapan dan meringankan beban keluarga di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim serta para donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu kami. Semoga para donatur selalu diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT," ungkapnya.

Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS Kaltim terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan dan keterbatasan ekonomi. Dukungan para muzaki menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan harapan bagi mustahik untuk dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Bantuan yang diberikan kepada Sugian Nur menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga sebagai solusi nyata dalam membantu masyarakat yang sedang berjuang menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, BAZNAS Kaltim terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh mereka yang membutuhkan.

19/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Silaturahmi BKKBN Kaltim, Jajaki Kolaborasi Sektor Pemberdayaan hingga Bedah Rumah untuk Atasi Stunting

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan silaturahmi dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (09/06/2026). 

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor BAZNAS Kaltim dalam rangka membahas rencana kolaborasi program strategis antarkedua lembaga.

Kehadiran jajaran BKKBN Kaltim disambut langsung dengan baik oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, Ahmad Nabhan memaparkan berbagai program pengentasan kemiskinan yang selama ini telah konsisten dijalankan oleh BAZNAS Kaltim, mulai dari bantuan yang bersifat perorangan (konsumtif) hingga program pemberdayaan ekonomi (produktif).

"BAZNAS Kaltim memiliki komitmen kuat dalam pengentasan kemiskinan. Beberapa program pemberdayaan di bidang ekonomi yang sudah berjalan di antaranya sektor peternakan, seperti Budidaya Ayam Petelur, Budidaya Sapi, dan Budidaya Domba. Kemudian di sektor perdagangan dan jasa, kami memiliki program bengkel Z-Auto, toko kelontong Z-Mart, serta yang terbaru dan akan segera kami launching dalam waktu dekat ini yaitu Z-Chicken, usaha mikro ayam goreng," jelas Ahmad Nabhan.

Ahmad Nabhan menambahkan bahwa keberagaman program pemberdayaan ini menjadi peluang besar bagi BKKBN Kaltim untuk masuk dan berintegrasi pada berbagai sektor program yang sejalan dan sesuai dengan fokus utama BKKBN.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Dr. Sunarto, SKM., M.Adm.KP., menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan BAZNAS Kaltim dan menyatakan harapan besar agar kedua instansi dapat menjalin kerja sama yang solid. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sunarto secara khusus membahas rencana kolaborasi pada program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).

"Kami berharap dapat bekerjasama dengan BAZNAS Kaltim, salah satunya melalui program RTLH. Sasaran program ini adalah masyarakat yang saat ini masih tinggal di hunian yang tidak layak, baik ditinjau dari segi kesehatan, lokasi, maupun kondisi fisik bangunan rumahnya. Upaya perbaikan sanitasi dan lingkungan hunian ini sangat sejalan dengan program BKKBN dalam rangka menangani dan menekan kasus stunting dari hulu," urai Dr. Sunarto.

Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN Kaltim sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, kedua lembaga ini telah sukses berkolaborasi dalam program pencegahan stunting melalui intervensi pemenuhan nutrisi bagi anak stunting serta ibu hamil di seluruh wilayah Kalimantan Timur, yang penyalurannya dioptimalkan melalui jaringan Posyandu di berbagai daerah.

Melalui pertemuan silaturahmi ini, baik BAZNAS Kaltim maupun BKKBN Kaltim berharap rencana perluasan kolaborasi ini dapat segera ditindaklanjuti secara resmi melalui penyusunan dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (PKS), demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Timur yang lebih sejahtera, sehat, dan bebas stunting.

09/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Tingkatkan Kinerja Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Tegaskan Pentingnya Perubahan Mentalitas Amil

SAMARINDA – Mengawali pekan kerja, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Achmad Suparno, S.H., memberikan suntikan motivasi kepada seluruh staf dan amil dalam agenda briefing pagi yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kaltim, Senin (08/06/2026).

Dalam arahannya, Achmad Suparno mengajak seluruh amil untuk memaknai pengabdian dengan perspektif yang lebih mendalam, bahkan melalui hal-hal sederhana seperti lirik lagu. Ia secara khusus mengangkat pesan dari lagu "Manusia Kuat" karya Tulus sebagai refleksi ketahanan mental bagi para pengelola zakat.

"Lagu ini bukan sekadar hiburan. Pesannya sangat kuat bahwa setiap individu memiliki potensi, kekuatan, dan ketahanan mental yang luar biasa. Saya ingin para amil tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan di lapangan. Pengabdian kepada umat seringkali dimulai dari hal-hal kecil yang kita lakukan di kantor dengan penuh komitmen," ujar Achmad Suparno di hadapan para amil.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya filosofi perubahan diri sebagai kunci utama dalam meraih masa depan yang lebih baik. Mengutip prinsip "Change yourself, change your future", ia menegaskan bahwa perubahan masa depan lembaga sangat bergantung pada kesediaan amil untuk memperbaiki diri saat ini juga.

"Jangan hanya memiliki target besar, tetapi kita tetap menjadi pribadi yang 'apa adanya'. Jika kita ingin masa depan berubah, maka perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Ubah kebiasaan buruk menjadi positif, bangun lebih pagi, tingkatkan kedisiplinan, serta perbaiki kesalahan-kesalahan yang mungkin sering terulang," tambahnya.

Achmad Suparno juga mengingatkan para amil akan kutipan terkenal dari Albert Einstein mengenai insanity (kegilaan), yakni melakukan hal yang sama berulang kali namun mengharapkan hasil yang berbeda. Menurutnya, BAZNAS Kaltim tidak bisa maju jika sumber daya manusianya tidak melakukan evolusi dalam berpikir dan bertindak.

Ia berpesan agar para amil lebih serius dalam bekerja dan lebih selektif dalam lingkungan pergaulan yang mendukung produktivitas.

Menutup arahannya, Achmad Suparno memanjatkan doa dan harapan agar di periode kepemimpinan yang telah memasuki fase akhir ini, seluruh jajaran BAZNAS Kaltim dapat memberikan kontribusi terbaik. Baik itu bagi penguatan internal lembaga, maupun dalam memberikan pelayanan prima kepada para muzaki, mustahik, serta seluruh mitra strategis BAZNAS Kaltim.

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Atasi Stunting, BAZNAS Kaltim Raih Penghargaan Orang Tua Asuh pada Kick Off Program GENTING

SAMARINDA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menghadiri agenda penting Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Senin (08/06/2026) pagi di Gedung PKK Kota Samarinda ini dirangkai dengan penyerahan penghargaan komitmen penuntasan stunting melalui program GENTING (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting).

Dalam momentum strategis tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur secara resmi menerima penghargaan dari Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur sebagai Mitra Kerja aktif sekaligus Orang Tua Asuh dalam program GENTING. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata lembaga amil zakat ini dalam upaya menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Hubungan kerja sama antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN Kaltim dalam penanganan anak- anak stunting sejatinya telah terjalin lama dan konsisten. Tercatat pada tahun 2024 dan 2025, BAZNAS Kaltim telah menggelontorkan dana bantuan senilai Rp1 miliar 80 juta yang dialokasikan khusus untuk intervensi pemenuhan gizi anak-anak penyandang stunting. Penyaluran bantuan serupa dipastikan terus bergulir pada bulan-bulan berikutnya.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh BKKBN Kaltim. Bagi kami di BAZNAS, penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah amanah, motivasi, sekaligus pemacu semangat untuk terus bergerak, berbagi, dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengatasi permasalahan stunting demi masa depan generasi kita.

 

Lebih lanjut, Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa penanganan stunting tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi secara instan. Berdasarkan analisis di lapangan, kondisi tempat tinggal juga memegang peranan krusial. BAZNAS Kaltim menyoroti urgensi perbaikan kondisi rumah, sebab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dinilai sangat berpotensi membuat anak-anak rentan terhadap penyakit dan menjadi salah satu pemicu utama terjadinya stunting. Beliau berharap ke depan program bantuan untuk anak stunting, ibu hamil, serta ibu melahirkan dapat diperluas mencakup perbaikan sanitasi dan bedah rumah melalui kerja sama yang semakin solid antara BKKBN, BAZNAS, dan seluruh lembaga terkait.

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Dr. Sunarto, SKM, M.Adm.KP, dalam sambutannya memberikan pujian tinggi atas loyalitas kemitraan BAZNAS Kaltim.

 

“BAZNAS Kaltim selalu membersamai program kami, khususnya dalam hal pengentasan stunting. Perlu kita pahami bersama bahwa muara stunting itu bersumber dari lokasi lingkungan yang tidak layak, seperti ketiadaan jamban sehat, minimnya pemenuhan nutrisi, serta akses kesehatan yang terbatas. Di sinilah pentingnya sinergi berbagai sektor untuk melakukan intervensi menyeluruh demi mewujudkan SDM unggul menuju Kaltim Sehat dan Generasi Emas 2045," paparnya.

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Layanan Informasi Publik BAZNAS Kaltim dan Zeta Group Matangkan Kesiapan SDM Kelola Website PPID

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat sistem pelayanan website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melalui kerja sama dengan pengembang teknologi, Zeta Group.

Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan fitur baru, tetapi juga mencakup pelatihan implementasi pengelolaan website, mulai dari tampilan luar (front-end) hingga halaman admin pengelola (back-end). Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan para staf dalam mengoperasikan sistem baru secara mandiri dan optimal.

Dalam pertemuan berkala yang digelar, kedua belah pihak merumuskan 8 (delapan) poin penting pengembangan fitur dan teknis website PPID BAZNAS Kaltim, di antaranya:

  1. Survei Kepuasan Penilaian: Penerapan parameter angka dengan sistem penilaian interaktif yang menyerupai model ulasan Google Maps, guna mengukur kepuasan publik secara akurat.

  2. Laporan Informasi Publik: Penyusunan format laporan berkala tahunan yang terintegrasi langsung dengan penyimpanan Google Drive untuk memudahkan akses semua berkas dokumen.

  3. Format Nomor Surat: Pembaruan sistem penomoran administrasi yang dinamis dan editable untuk mendukung fleksibilitas kerja bidang SDM dan Administrasi.

  4. Kontak PPID: Penyediaan nomor kontak langsung (hotline) untuk mempercepat respon aduan dan permohonan informasi.

  5. Tampilan Dashboard: Pembaruan visual dashboard agar lebih informatif, modern, dan ramah pengguna (user-friendly).

  6. Manajemen Domain: Pengaturan masa aktif domain melalui Hostinger, dengan pembuatan akun user khusus terlebih dahulu.

  7. Keamanan Akses (Security Access): Perencanaan jangka panjang untuk keamanan sistem, termasuk komitmen perawatan (maintenance) secara berkala minimal 1 tahun.

  8. Ekspor Data Manual Real-Time: Penambahan fitur penarikan data langsung ke format Spreadsheet/Excel, yang mendukung integrasi fitur Data - Get Data - From Other Source - From Web guna mempermudah analisis data.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Divisi Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Rifah Atul Mahmudah, beserta jajaran staf umum dan humas. Dalam penyampaiannya, Rifah mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan tata kelola layanan online yang lebih baik dan optimal.

"Website PPID ini adalah salah satu aset digital penting yang harus kita jaga bersama. Pengelolaan data informasi di era digital sangat riskan dan rawan diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, dengan menggandeng Zeta Group, kami tidak hanya berharap pada pembuatan website saja, tetapi ada keberlanjutan kerja sama dalam hal perawatan (maintenance) dan pengawasan keamanan sistem ke depannya," ujar Rifah pada pertemuan Rabu, (03/07/2026) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Project Manager ZETA, Bagasnanta Purnomo, menegaskan komitmen penuh timnya dalam mengawal dan meningkatkan keamanan sistem pada website PPID BAZNAS Kaltim.

"Saat ini, akses terhadap sistem berbasis online—baik itu website maupun akun media sosial—sangatlah mudah. Hanya dengan sekali klik, jika pertahanan dari dalam tidak diperkuat, sistem akan sangat rentan terhadap serangan hacker atau oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentu komitmen kami bersama tim adalah memastikan proteksi tersebut berjalan maksimal," jelas Bagas.

Bagas juga menambahkan bahwa pihaknya berharap jalinan sinergi ini dapat terus berjalan secara simultan untuk jangka panjang. "Harapan kami, kerja sama dengan BAZNAS Kaltim tidak berhenti pada peningkatan fungsi website saja, tetapi bagaimana kami bisa terus mempermudah sistem pengelolaannya sehingga pelayanan informasi dari BAZNAS Kaltim dapat lebih mudah diakses dan diterima dengan baik oleh masyarakat luas," pungkasnya.

 

Melalui digitalisasi dan penguatan sistem keamanan ini, BAZNAS Kaltim optimistis pelayanan informasi publik akan semakin akuntabel, aman, dan tepercaya, sejalan dengan asas pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.

03/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

Rakorda Baznas Kaltim Bahas Tata Kelola Zakat dan Simba
Rakorda Baznas Kaltim Bahas Tata Kelola Zakat dan Simba
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 dengan melibatkan seluruh pengurus Baznas Kabupaten/Kota se-Kaltim di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu malam (08/10/2022) selain membahas tata kelola zakat, juga diisi dengan kegiatan Pelatihan Sistem Manajemen Informasi Baznas (Simba). Pembina Wilayah I Baznas Republik Indonesia, Muhamad Nadratuzzaman Hosen yang hadir di Rakorda mengatakan, tata kelola Baznas sesuai dengan peraturan perundang-undangan, bahwa fakir miskin itu diurus oleh negara dan masyarakat juga dapat ikut berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan. “Peran Baznas harus sejalan dengan program pengentasan kemiskinan yang ada di daerah, dan dibantu dukungan seluruh stakeholder,” sambungnya. Nadratuzzaman menambahkan, kegiatan Rakorda juga membahas program pengentasan kemiskinan, beasiswa, rumah layak huni, rumah sehat Baznas, penguatan Baznas tanggap bencana, Baznas microfinance atau bank zakat mikro, serta mencetak pengusaha muda. “Kami juga berharap, Baznas dapat bekerjasama dengan daerah karena potensi zakat, infaq dan shadaqah yang memiliki pengaruh besar dalam perbaikan ekonomi,” sambungnya.Ia juga menyampaikan, Baznas RI telah memberikan target kepada Baznas yang ada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai wujud kerja keras Baznas dalam mengumpulkan dana zakat, infaq dan shadaqah. Peserta Rakorda, Ketua Baznas Berau, Busransyah, mengatakan kegiatan Rakorda menjadi tindak lanjut dari kegiatan rapat koordinasi nasional yang dilaksanakan pada akhir Agustus 2022 lalu. Kegiatan yang menjadi bagian dari kolaborasi Baznas Republik Indonesia dengan Pemerintah provinsi Kaltim dan seluruh kabupaten/kota. Rakorda ini bertujuan memaksimalkan pengelolaan Baznas yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun program dan penyalurannya. “Fokus kegiatan yang dilakukan Baznas tertuju pada pengentasan kemiskinan. Sebagai lembaga non pemerintah kami berharap dapat menjalankan tugas dengan amanah, profesional dan akuntabel, dengan menjaga kepercayaan umat,” ucap Busransyah. Menurut dia, tata kelola pengurus Baznas saat ini menjadi sorotan umat. Tugas Baznas yang dipercaya para muzakki sebagai fasilitator dalam penyerahan zakat, infaq dan shadaqah pada lembaga yang tepat. “Karena dalam aturan tugas pengumpulan dana zakat itu adalah pemerintah, akan tetapi masyarakat juga dapat membantu dengan membentuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai bagian yang membantu tugas Baznas,” sambungnya. Busransyah juga menyampaikan, bahwa tugas baznas dalam membina LAZ dalam pengelolaan zakat sehingga gerak dan langkah LAZ tidak menyalahi undang-undang. Tugas Baznas juga sebagai penyalur zakat, sehingga tata kelola yang baik sangat berpengaruh pada keberhasilan pendistribusian dana zakat kepada umat.
BERITA08/10/2022 | Ria Atia Dewi
KALTIM BERZAKAT GERAKAN CINTA ZAKAT
KALTIM BERZAKAT GERAKAN CINTA ZAKAT
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka Kaltim Berzakat Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi di Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim Jalan Jenderal Sudirman Samarinda, Selasa, 27 April 2021. Acara digagas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim didukung Biro Kesra Setda Prov Kaltim diawali tausiah oleh Ketua MUI Kaltim KH Abdurrasyid. Dilanjutkan penyerahan secara simbolis zakat oleh Direktur Utama BPD Kaltimtara Muhammad Yamin, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Masrawan, Direktur PT MMP kepada Ketua Baznas Kaltim Achmad Nabhan. Hadir jajaran Forkopimda Kaltim, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Waka Polresta Samarinda, para asisten, kepala biro dan pimpinan OPD di lingkup Pemprov Kaltim, PT PLN, pimpinan perbankan, BUMD/BUMN/BUMS, tokoh agama KH Hamri Has dan jajaran Baznas Kaltim. Menurut Wagub Hadi Mulyadi, bentuk kesadaran menunaikan kewajiban sebagi umat Islam adalah membayar zakat, juga memberi infaq dan sedekah. "Alhamdulillah, tadi Bankaltimtara menyerahkan Rp2,64 miliar zakatnya, semoga ini bisa diikuti instansi dan lembaga lain di Kaltim," puji Hadi Mulyadi. Atas nama pemerintah dan masyarakat, Wagub berterimakasih kepada berbagai pihak yang telah adan akan menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas. "Semoga zakat, infaq dan sedakah di Kaltim ini tidak sekedar memberikan kesejahteraan bagi fakir miskin, tetapi menolak bala bagi daerah kita, sehingga Kaltim terhindar dari musibah dan mara bahaya," harap orang nomor dua Benua Etam ini. "Untuk hari ini saja, total penerimaan kita bisa mencapai Rp3 miliar," sebut Nabhan.(yans/sdn/humasprovkaltim)
BERITA03/03/2022 | yans/sdn/humasprovkaltim
Wagub Instruksikan BUMN BUMD ASN Zakat di Baznas Bupati-Walikota Diminta Dukung Maksimal
Wagub Instruksikan BUMN BUMD ASN Zakat di Baznas Bupati-Walikota Diminta Dukung Maksimal
TINTAKALTIM.COM-Wakil Gubernur Provinsi Kaltim H Hadi Mulyadi menginstruksikan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) bahkan honor untuk berzakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim dan daerah masing-masing. Karena, Baznas adalah lembaga zakat bentukan pemerintah sehingga harus dikembangkan. Hanya Wagub menekankan agar pengelolaan dana zakat transparan, akuntabel dan amanah. “Termasuk asosiasi batu bara yang telah memiliki kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Batu Barat (PKP2B). Ada sekitar 30-an. Belum lagi yang punya Izin Usaha Pertambangan (IUP),” kata Wagub saat sambutan dan membuka acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kaltim di Asrama Haji Batakan, Jumat (4/02/2022) malam. Acara itu dihadiri bupati-walikota se-Kaltim, seluruh ketua baznas 10 kota-kabupaten dan jajaran pengurusnya, Ketua Baznas RI Prof DR KH Noor Achmad MA dan sejumlah pimpinan baznas pusat, Plt Sekprov Kaltim Riza Indra Riadi, Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan dan seluruh pimpinan, Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dan undangan lainnya. Menurut Wagub, Baznas se-Kaltim harus bekerjasama dengan pemprov-pemkot serta pemkab khususnya dalam membuat program yang bersentuhan langsung dengan rakyat. “Tantangan besarnya adalah, bagaimana mengedukasi masyarakat agar membayar zakatnya ke Baznas. Sehingga, baznas harus amanah. Saya percaya dengan kepemimpinan Baznas Kaltim. Semua amanah,” kata Wagub. Diakui Wagub, potensi zakat di Indonesia jika disebut Rp5 triliun memang besar. Hanya belum tergali semua. Jika Baznas Kaltim mematok Rp102 miliar itu sudah sangat luar biasa. Ke depan, Baznas se-Kaltim harus mampu mengedukasi, mengajak masyarakat muslim untuk menunaikan zakatnya. “Insya Allah, saya nanti sebagai Wagub akan mensupport lewat regulasi. Sehingga, bisa dilaksanakan baznas bagaimana pengumpulan (fundraising) bisa tercapai maksimal,” ungkapnya. SEMAKIN SINERGI Wagub Kaltim juga memberi semangat kepada seluruh pengurus baznas se-Kaltim, karena dengan ditetapkannya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim tepatnya Penajam Paser Utara (PPU), ke depan kantor Baznas RI dibangun di area IKN Nusantara. “Nah ini menunjukkan sinergi dan kolaborasi antara Baznas RI dan baznas se-Kaltim dapat lebih mudah. Sehingga, dapat mengembangkan kepercayaan publik terhadap baznas dalam mengelola, mendistribusikan zakat kepada mustahik,” kata Wagub. Wagub meminta kepada seluruh bupati-walikota se-Kaltim harus mendukung dan memiliki goodwill di dalam membesarkan baznas, mengarahkan agar orang dapat membayar zakatnya ke baznas. “Saya melihat bupati-walikota se-Kaltim sudah melakukannya. Hanya perlu dimaksimalkan sehingga capaian perolehan zakat dapat dilaksanakan,” ujar Wagub. Wagub juga memuji kerja panitia Rakorda Baznas se-Kaltim dipimpin ketua panitianya H Badrus Syamsi, karena acara dihadiri banyak peserta. “Saya tidak menyangka peserta sebanyak ini. Dan ini menunjukkan bahwa semangat untuk membangun baznas tinggi. Semoga semua amanah,” kata Wagub yang disambut applaus hadirin. Sementara itu, Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menegaskan, ke depan target yang ingin dicapai baznas sebesar Rp102 miliar. Dirinya optimistis karena didukung kerja-kerja ke depan oleh pimpinan baznas lainnya. “Insya Allah jika kita membangun kepercayaan masyarakat muslim terhadap baznas, maka Rp102 miliar itu akan tercapai,” kata Ahmad Nabhan. (gt) sumber: http://tintakaltim.com/wagub-instruksikan-bumn-bumd-asn-zakat-di-baznas-bupati-walikota-diminta-dukung-maksimal/
BERITA07/02/2022 | tintakaltim.com
Pindah ke IKN Nusantara BAZNAS Ikut Membangun Bangsa
Pindah ke IKN Nusantara BAZNAS Ikut Membangun Bangsa
Setelah penetapan Ibu Kota Negara (IKN) Republik Indonesia berpindah ke Kalimantan Timur sesuai Undang-Undang IKN Nusantara yang disahkan DPRRI pada 18 Januari lalu.Berdampak pada perpindahnya berbagai lembaga pemerintah pusat yang selama ini terkonsentrasi di DKI Jakarta akan bergeser ke Benua Etam, tepatnya Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.Tidak terkecuali Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, sebagai lembaga resmi pemerintah akan ikut bermigrasi ke kawasan IKN Nusantara."Kami punya harapan besar ketika berkantor di IKN Nusantara, BAZNAS RI berperan aktif dan penting membangun Kaltim dan Indonesia," ungkap Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se Kaltim Tahun 2022, di Aula Jabal Nur Komplek Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Jumat (4/2/2022).Harapan besar ini menurut Wagub, sangat relevan dengan kondisi dan potensi daerah, termasuk jumlah muzakki di Kaltim jika terkumpul, dikelola serta disalurkan secara baik dan benar.Bagaimana tidak, ujarnya. Sebab disebutkan orang nomor dua Benua Etam ini bahwa tidak kurang 30 perusahaan pemegang kontrak karya Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batubara saat ini terdapat di Kaltim."Itu pun belum termasuk perusahaan tambang ijin usaha yang skala kecil dan sedang. Kalau ditotal banyak dan sangat besar potensinya," ungkap Hadi Mulyadi dihadapan Ketua BAZNAS RI Profesor KH Noor Achmad dan Wakil Ketua Muhamad Nadratuzzaman Hosen, serta pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kaltim.Selain perusahaan tambang batubara, tambahnya, banyak perusahaan di sektor lain juga BUMN dan BUMD.Potensi-potensi besar inilah, ujar mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini menjadi peluang yang bisa dikelola dan digali secara optimal atas dukungan dan strategi BAZNAS RI ketika sudah berkantor di Kaltim."Selama ini kan kami, kita semua yakin BAZNAS provinsi bersama kabupaten dan kota sudah optimal, tapi akan lebih maksimal lagi dengan adanya BAZNAS RI di daerah nantinya," bebernya. Visi misi nasional BAZNAS menjadi lembaga utama menyejahterakan umat, ungkap suami Hj Erni Makmur ini, kelak akan benar-benar terwujud berkat dorongan dan binaan langsung BAZNAS RI di Kaltim."Tolong Pak Ketua (Ketua BAZNAS RI) sampaikan rasa syukur dan bangga kami kepada Bapak Presiden sebab mempercayakan IKN di Kaltim. Tapi, kami sangat bersyukur dan lebih bangga lagi jika BAZNAS RI sudah berkantor di IKN Nusantara membina kami disini," pungkas pria gemar bermain pingpong dan menggebuk drum ini. (yans/her/adpimprovkaltim)
BERITA04/02/2022 | yans/her/adpimprovkaltim
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
BALIKPAPAN - Mewujudkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi lembaga utama menyejahterakan umat, harus melibatkan semua pihak dan didukung seluruh pemangku kepentingan di daerah, tidak terkecuali di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota di Kaltim. "Kita akan minta kepada seluruh perangkat daerah, BUMN dan BUMD, termasuk para pengusaha di Kaltim agar menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya di Baznas," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Kaltim Tahun 2022 di Aula Jabal Nur Komplek Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Jumat (4/2/2022). Wagub Hadi berharap zakat yang disalurkan melalui Baznas memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. Karena itu, Rakorda yang digelar Baznas Kaltim mampu merumuskan langkah yang tepat, bahkan menghasilkan keputusan bersama atas evaluasi kinerja selama ini, agar semakin baik ke depannya. "Saya yakin dan optimis, setelah Rakorda ini, jajaran Baznas Provinsi bersama kabupaten dan kota mampu mencapai target Rp 102 miliar dari potensi Rp 1,1 triliun di Kaltim," harap orang nomor dua Benua Etam ini. Sebelumnya, Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad menegaskan seluruh jajaran Baznas untuk kembali menguatkan visi misi nasional untuk mewujudkan lembaga utama menyejahterakan umat. "Lembaganya harus dikuati, SDM-nya juga harus betul-betul kuat dan terpercaya, serta infrastrukturnya atau teknologi informasinya (digitalisasi) harus dikuati, jaringan-jaringannya diperkuat, sehingga kinerjanya juga semakin kuat," ungkapnya. Dia juga mengharapkan Kaltim yang ditargetkan minimal meliputi seluruh kabupaten dan kota perolehannya bisa Rp 102 miliar. "Manakala BUMN-BUMN itu memberikan zakatnya, maka akan kita kembalikan ke Kaltim untuk memberdayakan para mustahik, sehingga kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat diwujudkan," tegasnya. Pembukaan Rakorda bertema Penguatan Peran Baznas Menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Umat ditandai pemukulan gong dirangkai penyerahan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) oleh Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad didampingi Wakil Ketua Muhamad Nadratuzzaman Hosen kepada Wagub Hadi Mulyadi dan Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Masrawan. Acara diakhiri dengan meninjau stan hasil produk usaha binaan Baznas Kaltim. Kegiatan selama 3 hari (4-6 Februari) diikuti 150 peserta, tampak dihadiri Plt Sekda Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi, bupati/wali kota se-Kaltim dan jajaran Forkopimda, Ketua Baznas Kaltim H Achmad Nabhan, Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Ketua Pengawas Baznas Kaltim Dr HM Jauhar Efendi dan H Elto, Ketua IPHI Kaltim Dr Hj Meiliana, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga dan pimpinan Baznas kabupaten/kota se-Kaltim.(yans/sul/adpimprov kaltim)
BERITA04/02/2022 | yans/sul/adpimprov kaltim
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
TARGET PENERIMAAN ZAKAT KALTIM TAHUN 2022 SEBESAR RP 102 MILIAR
BALIKPAPAN - Mewujudkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi lembaga utama menyejahterakan umat, harus melibatkan semua pihak dan didukung seluruh pemangku kepentingan di daerah, tidak terkecuali di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota di Kaltim. "Kita akan minta kepada seluruh perangkat daerah, BUMN dan BUMD, termasuk para pengusaha di Kaltim agar menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya di Baznas," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Kaltim Tahun 2022 di Aula Jabal Nur Komplek Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Jumat (4/2/2022). Wagub Hadi berharap zakat yang disalurkan melalui Baznas memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. Karena itu, Rakorda yang digelar Baznas Kaltim mampu merumuskan langkah yang tepat, bahkan menghasilkan keputusan bersama atas evaluasi kinerja selama ini, agar semakin baik ke depannya. "Saya yakin dan optimis, setelah Rakorda ini, jajaran Baznas Provinsi bersama kabupaten dan kota mampu mencapai target Rp 102 miliar dari potensi Rp 1,1 triliun di Kaltim," harap orang nomor dua Benua Etam ini. Sebelumnya, Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad menegaskan seluruh jajaran Baznas untuk kembali menguatkan visi misi nasional untuk mewujudkan lembaga utama menyejahterakan umat. "Lembaganya harus dikuati, SDM-nya juga harus betul-betul kuat dan terpercaya, serta infrastrukturnya atau teknologi informasinya (digitalisasi) harus dikuati, jaringan-jaringannya diperkuat, sehingga kinerjanya juga semakin kuat," ungkapnya. Dia juga mengharapkan Kaltim yang ditargetkan minimal meliputi seluruh kabupaten dan kota perolehannya bisa Rp 102 miliar. "Manakala BUMN-BUMN itu memberikan zakatnya, maka akan kita kembalikan ke Kaltim untuk memberdayakan para mustahik, sehingga kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat diwujudkan," tegasnya. Pembukaan Rakorda bertema Penguatan Peran Baznas Menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Umat ditandai pemukulan gong dirangkai penyerahan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) oleh Ketua Baznas RI Profesor KH Noor Achmad didampingi Wakil Ketua Muhamad Nadratuzzaman Hosen kepada Wagub Hadi Mulyadi dan Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Masrawan. Acara diakhiri dengan meninjau stan hasil produk usaha binaan Baznas Kaltim. Kegiatan selama 3 hari (4-6 Februari) diikuti 150 peserta, tampak dihadiri Plt Sekda Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi, bupati/wali kota se-Kaltim dan jajaran Forkopimda, Ketua Baznas Kaltim H Achmad Nabhan, Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Ketua Pengawas Baznas Kaltim Dr HM Jauhar Efendi dan H Elto, Ketua IPHI Kaltim Dr Hj Meiliana, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga dan pimpinan Baznas kabupaten/kota se-Kaltim.(yans/sul/adpimprov kaltim)
BERITA04/02/2022 | yans/sul/adpimprov kaltim
SERAH TERIMA DOKUMEN DAN LAPORAN PENGELOLAAN ZAKAT KALTIM 2016-2021
SERAH TERIMA DOKUMEN DAN LAPORAN PENGELOLAAN ZAKAT KALTIM 2016-2021
SAMARINDA - Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi menyaksikan serah terima dokumen dan laporan pengelolaan zakat Kaltim periode 2016-2021, di Kantor Baznas Kaltim, Rabu (7/4/2021). Serah terima ditandai penandatanganan berita acara dan serah terima berkas dokumen dan laporan pengelolaan zakat antara Fariddhotul Islam dengan Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan. Hadir Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah H Elto dan Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Muhammad Kurniawan serta seluruh unsur pimpinan Baznas Kaltim. Hadi mengapresiasi atas laporan yang disampaikan Pengurus Baznas sebelumnya maupun baru. Diharapkan komitmen meningkatkan penerimaan zakat semakin tinggi setiap tahunnya. "Pemprov Kaltim siap membantu mencapai target yang diinginkan Baznas Kaltim dalam penerimaan zakat setiap tahunnya, terutama tahun ini," sebut Hadi Mulyadi. Mendukung itu semua, Hadi akan meminta seluruh OPD dan Perusda di Kaltim. Bahkan, perusahaan yang aktif di Benua Etam bisa menyalurkan zakat mereka ke Baznas. Karena, sebagai lembaga resmi dari Pemerintah, Baznas memiliki peran besar dalam mendukung peningkatan kesejahteraan rakyat. "Insyaallah tahun ini kami segera dikoordinasikan untuk mendukung penyalurannya. Apalagi, Ramadhan tahun ini. Sangat wajar, jika Baznas didukung pemerintah daerah," jelasnya. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan mengatakan, tahun ini Baznas Kaltim menargetkan penyaluran zakat bisa mencapai Rp11 miliar. "Memang, tahun lalu ada penurunan akibat Covid-19. Semoga tahun ini bisa kembali normal dan target kita terpenuhi. Dengan begitu Baznas bisa turut serta membantu pemerintah memberikan bantuan melalui dana zakat bagi mereka yang berhak menerima," jelasnya.(jay/yans/humasprovkaltim)
BERITA22/04/2021 | jay/yans/humasprovkaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →