WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut berpartisipasi dalam agenda Pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan logistik serta kelancaran distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BAZNAS Kaltim hadir dalam kegiatan tersebut melalui Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas respons kemanusiaan melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Pembentukan klaster logistik kebencanaan bertujuan membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam pengelolaan logistik bencana. Melalui mekanisme tersebut, ketersediaan dan distribusi bantuan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Klaster ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, memperkuat sistem informasi logistik, serta mengatasi kesenjangan dan hambatan distribusi bantuan. Dengan demikian, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, dan akuntabel.

Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam pembentukan klaster logistik sejalan dengan pelaksanaan program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yaitu program kebencanaan BAZNAS yang berperan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat terdampak sesuai kapasitas dan kebutuhan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, BTB tidak hanya berfokus pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapan personel, peralatan, koordinasi, serta dukungan logistik agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD dan unsur terkait menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan fungsi dan sumber daya yang saling melengkapi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan dalam klaster logistik juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi mengenai kebutuhan di lapangan, mekanisme mobilisasi bantuan, serta dukungan sumber daya yang dapat dioptimalkan ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap dan responsif.

“Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Melalui partisipasi ini, kami berharap peran BAZNAS Tanggap Bencana semakin terintegrasi dalam upaya kemanusiaan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.

Ia menambahkan, kesiapan logistik dan koordinasi sejak sebelum bencana terjadi dapat membantu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan melalui BTB serta menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pembentukan klaster logistik juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kebencanaan tidak hanya tersedia, tetapi dapat dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi. Informasi mengenai kebutuhan, ketersediaan barang, jalur distribusi, dan kondisi wilayah terdampak menjadi unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan saat keadaan darurat.

Perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembentukan klaster logistik diharapkan memperkuat kerja sama lintas sektor, sehingga pengelolaan bantuan dapat dilakukan secara lebih terencana dan hambatan distribusi dapat diminimalkan.

“Melalui klaster logistik, koordinasi antarinstansi dan mitra kebencanaan diharapkan semakin kuat. Dengan informasi yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas, ketersediaan serta distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan resmi BPBD.

Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam agenda ini diharapkan memperkuat hubungan kerja dengan BPBD dan mitra kebencanaan lainnya, khususnya dalam mendukung kesiapan logistik, respons darurat, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar Evaluasi dan Bimtek Perencanaan 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dengan Arah Pembangunan Nasional

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan 2027 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi program, serta sinkronisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan BAZNAS RI dan pembangunan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak seluruh jajaran BAZNAS di Kalimantan Timur untuk menjadikan evaluasi sebagai momentum perbaikan bersama. Hal-hal yang belum berjalan baik perlu diperbaiki, sementara capaian dan praktik yang sudah baik harus dipertahankan serta terus ditingkatkan.

“Yang belum baik mari kita perbaiki. Apa yang sudah baik mari bersama kita pertahankan dan semakin lebih baik lagi. Jangan sampai hanya hitam di atas putih, tetapi perlu adanya tindak lanjut yang signifikan,” pesannya.

Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa dokumen perencanaan harus disusun selaras dengan kebijakan dan arah perencanaan BAZNAS RI, namun tetap mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah. Dengan demikian, target dan program yang direncanakan dapat disusun secara realistis dan memungkinkan untuk direalisasikan.

Ia turut mengajak seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan berdiskusi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, materi bimbingan teknis disampaikan oleh Syaidah, staf Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 sekaligus mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan zakat untuk tahun 2027.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS memiliki keterkaitan dengan siklus perencanaan pembangunan nasional. Dokumen perencanaan BAZNAS disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Siklus tersebut mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pada tingkat daerah, Renstra dan Renja BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota menjadi pedoman dalam menyusun program dan anggaran yang sesuai dengan arah kebijakan serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyusunan dokumen tersebut juga perlu memperhatikan keterkaitannya dengan dokumen pembangunan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024. RPJPN menjadi arah pembangunan jangka panjang Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Materi tersebut turut menjelaskan bahwa visi Indonesia 2045 diarahkan pada terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Arah pembangunan ini berlandaskan pada kekuatan modal dasar Indonesia, perkembangan megatrend global, serta capaian pembangunan periode sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, zakat memiliki peran strategis sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan sosial syariah. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, mengatasi kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat diharapkan mampu memperkuat redistribusi ekonomi secara adil dan produktif. Dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik serta mendukung program pemberdayaan ekonomi, sejalan dengan upaya memperkuat perlindungan sosial yang adil dan berbasis nilai keagamaan.

Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI memberikan sejumlah arahan yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di antaranya mengisi Form Evaluasi Perencanaan 2026 dan Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027.

Selain itu, masing-masing BAZNAS diminta menyusun rancangan awal atau draf dokumen LK dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027, dengan memprioritaskan penyusunan RKAT 2027 terlebih dahulu. Penyusunan tersebut perlu mengacu pada dokumen pendukung, meliputi Renstra, Renja, RKAT, petunjuk teknis, contoh dokumen yang telah terisi, serta target nasional tahun 2027.

Dalam arahannya, BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno pimpinan sebelum Bimtek. Setiap bidang di lingkungan BAZNAS harus berkontribusi dalam penyusunan dokumen perencanaan, sementara bagian perencanaan bertindak sebagai koordinator proses penyusunannya.

Dokumen perencanaan selanjutnya perlu dibahas dan disepakati bersama melalui rapat pleno yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua. Langkah ini diperlukan agar perencanaan yang disusun menjadi hasil kesepahaman bersama dan mencerminkan kebutuhan serta prioritas lembaga.

Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, BAZNAS Kaltim berharap seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat koordinasi ant bidang, serta menyusun program dan anggaran tahun 2027 secara terarah, terukur, dan realistis.

Dengan perencanaan yang matang, selaras dengan arah pembangunan nasional, serta didukung tindak lanjut yang nyata, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dan akuntabel. Lebih dari itu, zakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pencapaian kesejahteraan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Sanitasi bagi Korban Kebakaran di Dua Lokasi di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sanitasi kepada warga terdampak kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan di RT 33 Kelurahan Melayu serta wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H. Bantuan ini merupakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan dan sanitasi warga, melengkapi bantuan bahan pangan yang telah diterima dari berbagai pihak.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Berdasarkan informasi yang diterima, bantuan berupa sembako, termasuk beras dan bahan pangan lainnya, telah banyak disalurkan. Karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan dukungan dalam bentuk paket sanitasi agar kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi.

“BAZNAS Kaltim membantu di dua titik lokasi kebakaran. Kami mendapatkan informasi bahwa bantuan sembako, beras, dan kebutuhan pangan lainnya sudah cukup banyak disalurkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan berupa paket sanitasi dengan total bantuan Rp22.989.500 untuk 112 kepala keluarga, di luar bantuan sembako yang telah tersedia,” jelas Achmad Suparno.

Setiap paket sanitasi berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi dan sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi dan keluarga selama menjalani masa pemulihan.

Achmad Suparno juga berharap kolaborasi antara BAZNAS Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Tim Penggerak PKK, dan berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, PKK, dan BAZNAS selalu terjalin untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam penyaluran bantuan dan mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam membantu masyarakat.

Sarifah Suraidah Harum juga menguatkan warga agar tetap tabah menghadapi musibah dan tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.

“Bapak dan Ibu tidak sendirian. Kita akan bersama-sama melewati masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” pesannya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

Di Kelurahan Melayu, kebakaran dilaporkan berdampak terhadap 75 kepala keluarga, dengan 35 rumah dan 277 jiwa terdampak. Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak pada 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Andi Deezca Pravidhia Aulia, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warga terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan dan menata kembali kehidupan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutai Kartanegara terus melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan, seperti surat-menyurat dan akta kelahiran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Kalimantan Timur, KORMI Kalimantan Timur, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sediakan Kuota bagi 300 Mahasiswa Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah tahun 2026. Program ini ditujukan bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, BAZNAS menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui kegiatan mentoring setiap bulan, serta dukungan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Dalam peluncuran BCB Timur Tengah 2026 yang berlangsung di Kairo, Mesir, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026), Sodik menjelaskan bahwa program ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan beasiswa selama 24 bulan, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program bagi 300 mahasiswa penerima beasiswa.

Pendaftaran BCB Timur Tengah 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari petunjuk teknis serta mengunduh format dokumen persyaratan melalui tautan berikut:

Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang berminat mengikuti program BCB Timur Tengah 2026 perlu memenuhi sejumlah ketentuan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  2. Beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

  3. Berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4, yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku dari perguruan tinggi.

  4. Diutamakan mahasiswa jenjang S1, dengan kesempatan mendaftar yang juga terbuka bagi mahasiswa S2.

  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.

  7. Memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

  8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

  9. Menyerahkan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2026, BAZNAS berharap dapat memperluas akses dukungan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Pendidikan Rp25 Juta untuk 50 Santri pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

SAMARINDA – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta kepada 50 santri dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Penyerahan bantuan disaksikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., dan Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diimbangi dengan akhlak mulia, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim terbuka untuk terus mendukung kegiatan santri dan pondok pesantren sepanjang sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat dan memenuhi kriteria asnaf.

“Santri dapat termasuk dalam asnaf fisabilillah, dan dalam kondisi tertentu juga terdapat penerima yang memenuhi kriteria asnaf miskin. Dukungan dapat diberikan untuk kegiatan santri, biaya pendidikan, maupun kebutuhan guru pesantren, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Achmad Suparno juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat melalui Direktorat Jenderal Pesantren maupun di daerah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka peluang kerja sama untuk mendukung berbagai agenda pendidikan dan pengembangan pesantren ke depan.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Indonesia. Ia berharap santri terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun bantuan biaya pendidikan ini disalurkan kepada 50 santri dari 24 pondok pesantren, yakni:

PP. Al Arsyadi 2 Samarinda — 2 santri

PPS Al Jamil — 3 santri

PP. Darul Ihsan — 3 santri

PP Muslimin Indonesia Center — 2 santri

PP. Tanzilul Hakim — 2 santri

PP. Sabilarrasyad — 2 santri

PP An-Nur — 2 santri

PP. Darul Falaah — 2 santri

PP. Nabil Husein — 2 santri

PP. Al Mujahidah NW — 2 santri

PP. Hidayatullah — 2 santri

PP. Annashru Wal Futuuh — 2 santri

PP. Al Falah — 2 santri

PP. Hidayatul Mubtadiin — 2 santri

PP. Ihya Ulumuddin — 2 santri

PP. Istiqomah — 2 santri

PP. Langit Langit — 2 santri

PP. Al Aziziyah — 2 santri

PP. Darus Sa'adah — 2 santri

PP. At Tanwir — 2 santri

PP. Nurul Amin — 2 santri

PP. Al Wa'id — 2 santri

PP. Al Muhajirin — 2 santri

PP. Syaichona Cholil — 2 santri

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kaltim berharap semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan santri juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat luas.

22/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

TINGKATKAN OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI DAN BENTUK UPZ BERSAMA DISKOMINFO
TINGKATKAN OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI DAN BENTUK UPZ BERSAMA DISKOMINFO
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan silaturahmi dan sosialisasi di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim pada Jumat (26/01/2024) di Kantor Diskominfo. Pertemuan ini bertujuan untuk mensosialisasikan tata kelola Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) serta optimalisasi pengelolaan Zakat di Kaltim melalui pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ). Turut hadir Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim, H. Muhammad Faisal, S.Sos., M.Si, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim H. Miswan Thahadi M.Pd,I, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H, Sekretaris Diskominfo Kaltim Drs. Edi Hermawawanto Noor, M.Si, dan Kasubag Umum Agus Priyanto, S. Sos. Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak hanya sebagai forum silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya untuk menyelaraskan kerjasama yang lebih intensif dengan Diskominfo. "Melalui Diskominfo, kami berharap dapat menyebarkan informasi seputar ZIS dengan lebih efektif," ujarnya. Miswan Thahadi menekankan bahwa hal ini merupakan komitmen BAZNAS Kaltim dalam memberikan fasilitas bagi para pegawai Diskominfo dan juga masyarakat untuk menunaikan zakat dengan lebih mudah. Selain itu ia juga menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan Diskominfo Provinsi Kaltim dalam upaya meningkatkan pengelolaan ZIS serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya berzakat. Sementara itu, Kepala Diskominfo H. Muhammad Faisal mengungkapkan akan segera merealisasikan pembentukan UPZ Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim. Tentunya perlu pembinaan terkait tata kelola, tugas, dan fungsi UPZ agar dapat beroperasi sesuai yang diharapkan. "Dalam waktu dekat kita akan membentuk MoU kerjasama dalam rangka publikasi dan edukasi tentang zakat bagi masyarakat," tambahnya.
BERITA27/01/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PERKUAT SINERGI DAN OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT, BAZNAS KALTIM LAKUKAN KUNJUNGAN SILATURRAHMI DENGAN UPZ DAN OPD
PERKUAT SINERGI DAN OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT, BAZNAS KALTIM LAKUKAN KUNJUNGAN SILATURRAHMI DENGAN UPZ DAN OPD
BAZNAS Kaltim adakan pertemuan dengan sejumlah Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat provinsi pada Rabu (10/01/2024). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat ikatan silaturrahmi, serta merencanakan strategi pengumpulan zakat dan menyusun agenda sosialisasi BAZNAS Kaltim ke berbagai OPD dan instansi dalam waktu dekat. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Miswa Thahadi, menyatakan bahwa strategi awal ini diambil sebagai upaya untuk membentuk UPZ di beberapa OPD yang belum ada, menerbitkan kembali SK UPZ yang sudah berakhir dan melakukan optimalisasi terhadap Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tahun ini. "Melalui pertemuan ini, kita berharap dapat mengoptimalisasikan pengumpulan ZIS dan meningkatkan efisiensi pengelolaan ZIS dibeberapa OPD," ungkap H. Miswa Thahadi. Pada kesempatan ini, BAZNAS Kaltim mengatakan target pengumpulan zakat pada tahun ini sebesar 20 miliar rupiah. Sebelumnya, target yang ditetapkan adalah 16 miliar rupiah, dan hingga saat ini, BAZNAS Kaltim telah berhasil mengumpulkan sekitar 14,4 miliar rupiah. Dengan adanya target yang lebih tinggi, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk mengoptimalkan strategi pengumpulan agar dapat mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2024. "Kami memiliki tantangan untuk mencapai target yang lebih tinggi pada tahun ini, namun dengan kerjasama dan dukungan dari UPZ, OPD, dan instansi terkait, kami yakin dapat meraihnya," tambah H. Miswa Thahadi. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi momentum positif dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kaltim, UPZ, dan OPD untuk mencapai tujuan bersama dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/01/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM MENERIMA DANA BANTUAN UNTUK PALESTINA DARI PUSLATBANG KDOD LAN
BAZNAS KALTIM MENERIMA DANA BANTUAN UNTUK PALESTINA DARI PUSLATBANG KDOD LAN
BAZNAS Provinsi Kaltim menerima dana bantuan senilai Rp. 20 juta rupiah untuk Palestina dari Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Lembaga Administrasi Negara (Puslatbang KDOD LAN). Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu, (3/01/2024) di kantor Puslatbang KDOD LAN, Samarinda. Dana bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang berhasil dihimpun dari seluruh pegawai LAN dalam agenda "Koin Untuk Palestina." Turut hadir dalam peneyerahan, Kepala Puslatbang KDOD LAN Dr. Muhammad Aswad, M.Si, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Miswan Thahadi, Wakil ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan H. Abdurrahman, AR. Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian LAN dalam mendukung kemanusiaan, serta mengajak untuk menjalin kerjasama kedepannya. "Terima kasih kepada LAN atas bantuan yang diberikan untuk Palestina melalui BAZNAS Kaltim. Kami berharap ini bukan hanya sekali ini saja, tetapi bisa menjadi awal kerjasama yang lebih luas untuk membantu masyarakat, terutama di Kalimantan Timur," ujar Miswan Thahadi. Wakil Ketua I juga berharap agar LAN dapat turut serta dalam mengelola zakat melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Puslatbang KDOD LAN. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mensejahterakan umat di Kalimantan Timur. Dr. Muhammad Aswad, M.Si, Kepala Puslatbang KDOD LAN, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara di Palestina. Dengan melibatkan seluruh karyawan LAN dalam penggalangan dana, diharapkan penderitaan masyarakat Palestina dapat sedikit terobati. "Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Ini adalah bukti bahwa kita sebagai bangsa Indonesia selalu siap membantu sesama, terutama dalam situasi sulit seperti yang dialami oleh rakyat Palestina," ungkap Muhammad Aswad. Selain itu, Aswad juga menyambut baik ajakan BAZNAS Kaltim untuk berkolaborasi dalam pengelolaan zakat. Ia mengungkapkan rencananya untuk mengaktifkan kembali UPZ LAN dan menerapkan sistem payroll guna mengoptimalkan penghimpunan zakat di lingkungan LAN.
BERITA03/01/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN TAHAP PERTAMA RP2,38 MILYAR UNTUK MASYARAKAT PALESTINA
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN TAHAP PERTAMA RP2,38 MILYAR UNTUK MASYARAKAT PALESTINA
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan tahap pertama senilai Rp2,38 milyar rupiah untuk masyarakat Palestina. Penyerahan secara simbolis dilakukan pada Rabu, (27/12/2023) di Asrama Haji Balikpapan. Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Penjabat (PJ) Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Akmal Malik, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kaltim, H. Abdul Khaliq, dan Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, PJ. Gubernur Kaltim Dr. Akmal Malik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Kaltim yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Ia juga mengapresiasi peran BAZNAS sebagai lembaga penyalur bantuan. “Semoga bantuan dari masyarakat Kaltim ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat yang terdampak perang di Palestina. Perlu kita ketahui bahwa saudara-saudara kita di Palestina sangat memerlukan uluran tangan dari kita, jadi jangan berhenti sampai disini,” ujarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung melalui BAZNAS Kaltim dalam memberikan donasi. Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa bantuan tahap pertama ini didapatkan dari hasil penggalangan dana yang melibatkan BAZNAS Provinsi Kaltim dengan total pengumpulan sebesar Rp. 331.470.841,- BAZNAS Kabupaten/Kota diantaranya BAZNAS Kabupaten Kutai Barat Rp. 151.000.000, BAZNAS Kota Balikpapan Rp. 200.000.000, BAZNAS Kabupaten Paser Rp. 465.386.302 BAZNAS Kabupaten Berau Rp. 500.000.000, BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara Rp. 308.305.190, BAZNAS Kota Bontang Rp. 62.735.200, LAZ Dana Peduli Ummat Kaltim Rp.20.000.000, yang diperoleh dari instansi/lembaga pemerintahan, serta sektor swasta seperti perusahaan tambang batu bara, pelayaran, perbankan, dan perusahaan lainnya di Kalimantan Timur. “BAZNAS Kaltim akan terus membuka donasi untuk Palestina. Dan bantuan ini disalurkan melalui BAZNAS RI, bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan pemerintah Mesir. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan masyarakat dinataranya makanan siap saji, popok bayi, selimut, perlengkapan kesehatan, serta bantuan yang dapat meningkatkan kenyamanan para masyarakat, terutama yang berada di pengungsian,” ujarnya.“Semoga bantuan yang disalurkan dapat memberikan bantuan yang signifikan dan meringankan beban masyarakat Palestina yang sedang mengalami krisis kemanusiaan,” tambahnya.
BERITA28/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
KICK OFF PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT BUDIDAYA PADI ORGANIK MENTIK SUSU WANGI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI MUARA KAMAN
KICK OFF PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT BUDIDAYA PADI ORGANIK MENTIK SUSU WANGI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI MUARA KAMAN
BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Kutai Kabupaten Kutai Kartanegara kembali melakukan program Budidaya Padi Mentik Susu di Desa Sidomukti, Kecamatan Muara Kaman dengan luas lahan 20 hektar. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang telah sukses dilaksanakan di Desa Sari Nadi, menghasilkan produk beras organik yang memuaskan. Dengan dana bantuan sebesar 300 juta rupiah yang bersumber dari dana BAZNAS Kaltim, program kick off ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah. Ia meresmikan acara dan menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS atas keseriusan mereka dalam merealisasikan program Budidaya Padi organik Mentik Susu Wangi. “Mentik susu wangi ini sudah paten namanya di Kutai Kartanegara, jadi kami berharap hasilnya di kemudian hari menjadi salah satu produk unggulan bagi masyarakat kutai kartanegara, dan dapat bermanfaat tidak hanya bagi petani tapi juga,” ujar Bupati Edi Damansyah. Agenda dibuka dengan prosesi penanaman padi bersama oleh unit pendayagunaan dan jajaran perangkat daerah kabupaten Kutai Kartanegara. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, H. Abdurrahman, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dilaksanakannya kick off kedua ini. Ia menegaskan komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus meningkatkan proses pelatihan dan pengawasan dalam program ini. “Kami akan terus berupaya agar terealisasinya produk padi mentik susu wangi yang berkualitas,” ungkap masyarakat H. Abdurrahman. Acara kick off ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kaltim, Jajaran Pimpinan BAZNAS Kutai Kartanegara beserta staf, Camat Muara Kaman, Kepala Desa Sidomukti, Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (DISTANAK) Kutai Kartanegara , serta perwakilan Kodim 0906/Kutai Kartanegara.
BERITA25/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
PEMBERDAYAAN EKONOMI, 20 MUSTAHIK TERIMA BANTUAN MODAL USAHA BERUPA MOTOR DENGAN GEROBAK SAYUR
PEMBERDAYAAN EKONOMI, 20 MUSTAHIK TERIMA BANTUAN MODAL USAHA BERUPA MOTOR DENGAN GEROBAK SAYUR
BAZNAS Kaltim salurkan bantuan kepada 20 mustahik pada program Mosar (Motor Sayur), yaitu program bantuan modal usaha berupa sepeda motor lengkap dengan gerobak sayur. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud, di Kantor BAZNAS Kota Balikpapan, Jalan Ars Muhammad, Klandasan, Jumat, (22/12/2023). Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyampaikan rasa terima kasihnya da apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Balikpapan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang menerima bantuan dapat memberdayakan diri sendiri, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini dapat menjadi bekal bagi para mustahik untuk mandiri dan mengembangkan usahanya," ujar Rahmad Mas'ud. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Abdurrahman AR, menyatakan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus berinovasi dengan program-program yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, terutama di Kalimantan Timur. Menurutnya, masih banyak daerah yang belum tersentuh oleh bantuan, dan masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk dapat berdiri di atas kaki sendiri. "Kami berkomitmen untuk terus berupaya mencapai masyarakat yang membutuhkan, dan kami harapkan dengan program-program inovatif, kita dapat meratakan kesejahteraan di Kalimantan Timur," tambah Abdurrahman. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi menambahkan, pada program ini, mustahik tidak hanya mendapatkan bantuan gerobak motor tapi juga diberi modal usaha dan BPJS Ketenagakerjaan.“Jadi masing-masing mustahik mendapatkan modal usaha sebesar 2,5 juta rupiah dan juga kami beri jaket sekaligus BPJS Ketenagakerjaan, jadi totalnya sebesar 50 juta rupiah untuk 20 orang” tambahnya. Turut hadir wakil ketua IV BAZNAS Kaltim Bidang SDM, Administrasi, dan Umum Achmad Suparno, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Balikpapan Imam Waros, jajaran pengurus BAZNAS Kota Balikpapan.
BERITA22/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH DI LINGKUNGAN DINAS SOSIAL
BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH DI LINGKUNGAN DINAS SOSIAL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan sosialisasi tentang tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis, (21/12/2023). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan dinas sosial. Ketua Unit Pengumpulan Zakat Dinas Sosial, Arnani menyambut baik kehadiran serta pelaksanaan sosialisasi ini. Ia menjelaskan bahwa beberapa Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di lingkungan dinas sosial telah berjalan, namun belum mencapai tingkat optimal. “Jadi dari staff kami sudah ada yang menunaikan zakat dan infak, namun masih ada yang belum melaksanakannya karena masih perlu adanya sosialisasi lanjut tentang mekanisme pengelolaan ZIS,” ujarnya. Ia berharap bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman dan memajukan pengumpulan ZIS di lingkungan dinas sosial. “Kami berterima kasih dengan adanya sosialisasi ini semoga semakin menambah pemahaman tetang zakat dan semoga kedepannya pengumpulan ZIS di UPZ dinas sosial dapat lebih optimal,” tambahnya. Sementara itu Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Miswan Thahadi, menjelaskan rincian tata kelola ZIS, mulai dari pengumpulan hingga teknis pembayaran, yang diterapkan di BAZNAS Kaltim. Ia menekankan bahwa Dinas Sosial memiliki tanggung jawab yang sejalan dengan BAZNAS, yaitu membantu mereka yang membutuhkan. Miswan Thahadi berharap bahwa dengan mengoptimalkan pengumpulan zakat di lingkungan dinas sosial, kerjasama program akan berjalan lancar dan mencapai tujuan bersama, yakni mensejahterakan umat. "Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, tetapi juga memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Dinas Sosial dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui pengumpulan ZIS yang lebih optimal, diharapkan dapat tercapai tujuan bersama untuk mensejahterakan ummat," ujar Miswan. Ia berharap dengan osialisasi ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA22/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DAN CV. JIHAN ANUGERAH JAYA TANDATANGANI KONTRAK UNTUK PEMBANGUNAN WORKSHOP UMKM MANIKA
BAZNAS KALTIM DAN CV. JIHAN ANUGERAH JAYA TANDATANGANI KONTRAK UNTUK PEMBANGUNAN WORKSHOP UMKM MANIKA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur melakukan penandatanganan kontrak dengan CV. Jihan Anugerah Jaya dalam rangka pembangunan workshop kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Manika di Samarinda. Acara penandatanganan kontrak berlangsung pada Rabu (20/12/2023) di Kantor BAZNAS Kaltim. UMKM Manika Kaltim dikenal sebagai kelompok pengrajin yang memproduksi berbagai kerajinan untuk keperluan adat. Sebagian besar anggotanya adalah ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar wilayah rumah mereka. Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi para pengrajin, BAZNAS Kaltim menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia untuk mendirikan workshop khusus bagi kelompok UMKM Manika. Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menyatakan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat membantu membangun workshop dengan baik dan berkontribusi positif terhadap kesuksesan UMKM Manika. "Kami percaya bahwa workshop ini akan menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas para pengrajin Manika," ujar Ahmad Nabhan. Lebih lanjut, Ahmad Nabhan juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bank Indonesia yang telah menjadi mitra dalam merealisasikan berbagai program BAZNAS. "Kerjasama yang baik dengan Bank Indonesia merupakan langkah positif dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya para UMKM," tambahnya. Ahmad Nabhan juga mengatakan penandatanganan kontrak ini menjadi langkah awal dalam merealisasikan pembangunan workshop yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelompok UMKM Manika. BAZNAS Kaltim dan CV. Jihan Anugerah Jaya berkomitmen untuk bekerja sama secara sinergis guna mencapai tujuan bersama, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi para pengrajin UMKM Manika di Samarinda.
BERITA21/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA DANA CHARITY DARI BANK KALTIM UNTUK PALESTINA
BAZNAS KALTIM TERIMA DANA CHARITY DARI BANK KALTIM UNTUK PALESTINA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima dana sebesar 24,8 juta rupiah dari Bank Kaltim dalam program cashback and charity. Dana tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kaltim pada Senin, (18/12/2023) sebagai bentuk dukungan kepada saudara-saudara di Palestina yang masih memerlukan bantuan. Acara penyaluran dana charity tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, Direktur Bisnis & Syariah Muhammad Edwin, dan Pemimpin Divisi Funding & Customer Management Amuniantoyo. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dana charity yang telah disalurkan melalui BAZNAS Kaltim. Ia berharap dana tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi saudara-saudara yang berada di Palestina yang masih memerlukan bantuan. "Dengan bantuan ini, kita berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan kontribusi positif dan membawa kebahagiaan bagi mereka," ucap H. Ahmad Nabhan. Sementara itu, Direktur Bisnis & Syariah Muhammad Edwin juga menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama dengan BAZNAS Kaltim dalam program charity ini. "Melalui program charity ini, kami berharap bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan dapat memberikan bantuan yang signifikan kepada saudara-saudara kita di Palestina. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim yang telah menjadi lembaga penyalur bantuan ini dengan baik," ujar Muhammad Edwin. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dan kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan Bank Kaltim untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya yang membutuhkan di berbagai belahan dunia.
BERITA19/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
PELATIHAN MENTORING BIDANG PENGUMPULAN: OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZIS DI KALIMANTAN TIMUR
PELATIHAN MENTORING BIDANG PENGUMPULAN: OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZIS DI KALIMANTAN TIMUR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur adakah pelatihan mentoring bidang Pengumpulan yang diikuti oleh para amil dari berbagai Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur. Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Desember 2023 melalui daring dan luring. Acara ini diisi oleh dua pemateri dari BAZNAS RI, yakni Arief Budiman, Kepala Divisi Bidang Retail, dan Hilda Nabila. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, ia mengatakan pentingnya pembinaan dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), terutama di bidang pengumpulan. Ia menyatakan bahwa pelatihan semacam ini sangat diperlukan, mengingat pengelolaan ZIS di bidang pengumpulan memiliki peran vital dalam mendukung pengumpulan di BAZNAS Kaltim. “Dalam pengelolaan ZIS, bidang pengumpulan menjadi salah satu poin kritis dalam mendapatkan dana ZIS. Oleh karena itu, pembinaan khususnya kepada rekan-rekan di kabupaten/kota sangat diperlukan,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, narasumber memberikan materi seputar strategi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah. Mereka membahas cara menentukan segmen dan target muzakki, persiapan sumber daya dan strategi, pembangunan sistem komunikasi, serta implementasi pengumpulan retail kepada muzaki maupun calon muzaki. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemateri dan seluruh peserta mentoring. "Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik di lapangan sehingga pengumpulan ZIS di Kalimantan Timur semakin optimal," ungkapnya.
BERITA14/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
FORUM KEPALA TEKNIK TAMBANG (FKTT) KALTIM KEMBALI MENYALURKAN DANA BANTUAN UNTUK PALESTINA MELALUI BAZNAS KALTIM
FORUM KEPALA TEKNIK TAMBANG (FKTT) KALTIM KEMBALI MENYALURKAN DANA BANTUAN UNTUK PALESTINA MELALUI BAZNAS KALTIM
Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kaltim menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan kembali dana bantuan sebesar 100 juta rupiah untuk warga Palestina. Penyerahan bantuan ini dilakukan pada Jumat, (08/12/2023), di kantor BAZNAS Kaltim. Bantuan diterima langsung oleh pimpinan BAZNAS Kaltim, diantaranya Ketua BAZNAS Kaltim H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, dan Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi. Turut hadir Wakil Ketua FKTT Kaltim, Muhammad Yahdi dan Sekretaris FKTT Kaltim Zulfa Habibinur. Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, memberikan apresiasi kepada FKTT Kaltim atas kepeduliannya dalam menyalurkan bantuan untuk warga Palestina. Ia menjelaskan bahwa dana yang telah terkumpul mencapai 1,9 milyar rupiah, dan pada tahap awal, donasi yang terhimpun sebesar 2,38 milyar rupiah berasal dari perorangan, perusahaan di Kaltim, lembaga amil zakat (LAZ), dan BAZNAS daerah. Donasi tersebut telah disalurkan melalui BAZNAS RI. Sementara itu, Ketua Umum FKTT Kaltim, Agah Wahyu Nugraha, menjelaskan bahwa bantuan sebesar 100 juta rupiah berasal dari hasil donasi anggota FKTT Kaltim. Selain dari anggota FKTT, bantuan juga diterima dari beberapa perusahaan, antara lain PT Sumber Bara Abadi, Jembayan Muara Bara, dan PT Lana Harita. Dana donasi tersebut kemudian disisihkan dan diserahkan kepada BAZNAS Kaltim untuk membantu rakyat Palestina. "Kami memilih BAZNAS sebagai penyalur bantuan ini karena BAZNAS Kaltim memiliki koneksi langsung ke BAZNAS Pusat dan telah bekerja sama dengan pemerintah Republik Indonesia dalam pelaksanaan penyaluran bantuan. Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi warga Palestina yang membutuhkan," jelas Agah Wahyu Nugraha.
BERITA11/12/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM MENERIMA DONASI PALESTINA DARI PT. ANSAF DAN PERUSAHAAN BATU BARA KALTIM
BAZNAS KALTIM MENERIMA DONASI PALESTINA DARI PT. ANSAF DAN PERUSAHAAN BATU BARA KALTIM
BAZNAS Kaltim menerima donasi kemanusiaan senilai Rp. 10 juta rupiah untuk Palestina, yang diserahkan oleh PT. Ansaf Inti Resource bekerjasama dengan PT. Ghani Raya Mandiri dan perusahaan batu bara di Kalimantan Timur. Penyerahan donasi dilakukan pada Selasa, (28/11/2023), di Kantor BAZNAS Kaltim. Perwakilan dari PT. Ansaf Inti Resource, Ali Ristyawan, menyatakan bahwa dana tersebut berhasil terkumpul melalui penggalangan dana dari PT. Ansaf dan beberapa perusahaan batu bara di Kaltim. Mereka memilih bekerja sama dengan BAZNAS Kaltim sebagai jalur pengiriman donasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran. "Dengan kerjasama antara PT. Ansaf Inti Resource, PT. Ghani Raya Mandiri, dan perusahaan batu bara di Kalimantan Timur, kami berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 10 juta untuk saudara-saudara kita di Palestina. Kami berharap donasi ini dapat memberikan manfaat dan bantuan nyata kepada mereka yang membutuhkan," kata Ali Ristyawan. Dana tersebut akan disalurkan melalui BAZNAS Kaltim dalam rangka solidaritas kemanusiaan kepada saudara-saudara yang berada di Palestina. Keputusan untuk menyalurkan donasi melalui BAZNAS diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan dengan tepat. Ali Ristyawan juga menyampaikan harapannya bahwa bantuan ini dapat meringankan beban para korban di Palestina. “Semoga dengan bantuan ini, masalah di sana dapat segera terselesaikan. Kami ingin berpartisipasi dalam upaya kemanusiaan dan berdoa agar kondisi di Palestina segera membaik," tambahnya. BAZNAS Kaltim menyambut baik inisiatif dari PT. Ansaf Inti Resource, PT. Ghani Raya Mandiri, dan perusahaan batu bara di Kalimantan Timur. Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan mengapresiasi dukungan dari perusahaan-perusahaan dan masyarakat yang peduli terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina. “Semoga kerjasama ini dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut serta dalam upaya membantu sesama." Ujar Ahmad Nabhan. Ia menambahkan cengan adanya donasi ini, diharapkan dapat memberikan dorongan semangat dan harapan baru bagi saudara-saudara kita di Palestina yang tengah menghadapi situasi sulit.
BERITA28/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM LAKUKAN SILATURRAHMI DAN STUDY TIRU KE BAZNAS JAWA TIMUR
BAZNAS KALTIM LAKUKAN SILATURRAHMI DAN STUDY TIRU KE BAZNAS JAWA TIMUR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan silaturrahmi dan studi tiru ke BAZNAS Jawa Timur pada Selasa (28/11/2023). Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pengelolaan zakat dan mengambil pembelajaran dari pengalaman sukses BAZNAS Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. Ahmad Nabhan, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari BAZNAS Jatim. Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa BAZNAS Jawa Timur merupakan salah satu BAZNAS Provinsi yang terbaik dalam pengelolaan zakat. “Terima kasih kepada BAZNAS Jatim yang telah menerima kedatangan kami, selanjutnya kami mohon perkenannya untuk sharing tentang kesukesannya dalam pengelolaan zakat terutama kiat-kiat dalam pengelolaan zakat di Jawa Timur.” Ujar Ahmad Nabhan. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa studi tiru ini menjadi langkah konkret BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat. "Kami ingin belajar dari pengalaman sukses BAZNAS Jawa Timur agar bisa memberikan kontribusi maksimal dalam menanggulangi kemiskinan di Kalimantan Timur," ujar Badrus Syamsi. Plt Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, Prof Ali Maschan Moesa, menyambut baik kunjungan BAZNAS Kaltim. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya istiqomah dalam pengelolaan zakat dan menyelesaikan masalah kemiskinan di berbagai daerah. "BAZNAS memiliki peran strategis dalam menanggulangi masalah sosial, dan kami berharap BAZNAS Kaltim dalam hal ini dapat dapat saling belajar dan melakukan kolaborasi serta kerjasama terhadap pemerintah daerah di Kaltim," kata Prof Ali. Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim menambahkan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan zakat sangat penting. "Penguatan lembaga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM. Bimbingan teknis dan koordinasi yang baik antara OPD, pimpinan, dan amil akan membawa dampak positif dalam pengelolaan zakat," ungkapnya. Ia menambahkan dalam pengelolaan zakat, sangat penting melakukan penguatan pengelolaan keuangan. Baik dalam pencatatan maupun pelaporan. Harus transparan dan tentunya dapat dipertanggung jawabkan kepada ummat. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah Kaltim, perwakilan Karo Kesra Provinsi Kaltim, serta jajaran pimpinan dan Kabag BAZNAS Jatim.
BERITA28/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM KEMBALI RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI CHAMPION OF THE CHAMPION LEMBAGA ZISWAF UNGGULAN
BAZNAS KALTIM KEMBALI RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI CHAMPION OF THE CHAMPION LEMBAGA ZISWAF UNGGULAN
Dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2023 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, BAZNAS Kaltim meraih penghargaan sebagai Champion of The Champion Lembaga ZISWAF Unggulan. Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center pada hari Minggu, (29/10/2023). BAZNAS Kaltim dinilai sebagai salah satu lembaga filantropi yang telah konsisten mendukung pengembangan ekonomi syariah dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, terutama di wilayah Kalimantan Timur. Penghargaan ini merupakan bukti komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., sebagai perwakilan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima oleh BAZNAS Kaltim.“Tentunya ini menjadi salah satu kebanggan bagi kami, dan juga kami ucapkan terima kasih kepada muzakki, mustahik, dan masyarakat yang telah mempercayakan BAZNAS Kaltim sebagai lembaga pengelolaan zakat di Kaltim," Kata Badrus. Dalam sambutannya pada pembukaan workshop penyusunan Renstra dan laporan keuangan sabtu lalu, ia menyampaikan komitmentnya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana ZIS dan memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan dengan tetap menerapkan prinsip 3A (Aman Syar’I, Aman Regulasi, Aman NKRI). Lebih lanjut, Badrus menambahkan, bahwa penghargaan ini menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga filantropi lainnya untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dana zakat dan mendukung pembangunan ekonomi syariah di Indonesia. BAZNAS Kaltim siap untuk mengambil peran yang lebih besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur. Sebelumnya, BAZNAS Kaltim juga berhasil meraih juara I dalam Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Bank Indonesia untuk Kawasan Timur Indonesia, sebagai lembaga ZISWAF unggulan. Dan juga tiga penghargaan pada BAZNAS Award 2023 kategori pengguna SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) terbaik, diantaranya BAZNAS Provinsi Pengguna SiMBA Ter-Responsif, BAZNAS Provinsi Dengan Implementasi SiMBA terbaik, BAZNAS Provinsi Operator SiMBA terbaik.
BERITA27/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM GELAR RAPAT KOORDINASI TEKNIS PENGUATAN TATA KELOLA KEUANGAN & PELAPORAN BERBASIS PSAK 109
BAZNAS KALTIM GELAR RAPAT KOORDINASI TEKNIS PENGUATAN TATA KELOLA KEUANGAN & PELAPORAN BERBASIS PSAK 109
BAZNAS Kaltim menggelar Rapat Koordinasi Teknis Penguatan Tata Kelola Keuangan & Pelaporan Berbasis PSAK 109 BAZNAS se-Indonesia pada Rabu, (22/11/2023), di Hotel Platinum Balikpapan. Acara ini dihadiri oleh 43 orang wakil ketua bidang III dari setiap perwakilan BAZNAS Provinsi se-Indonesia dan wakil ketua III dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Acara dimulai dengan pembukaan oleh Penelaah Teknis Kebijakan Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim, Abdul Rachim SE. Dalam sambutannya ia menyampaikan pesan dari PJ Gubernur Kaltim Dr. Akmal Malik agar BAZNAS tetap menjadi Lembaga yang Amanah dalam mengelola dana ummat. Ia juga berterima kasih BAZNAS telah menjadi mitra pemerinta dalam pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan masyarakat dan kemanusiaan. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, terutama pada bidang perencanaan, pelaporan, dan keuangan. Badrus Syamsi menekankan bahwa BAZNAS sebagai lembaga keuangan harus mematuhi undang-undang yang mengatur dan menjaga profesionalisme dalam mengelola keuangan. Dia juga menyampaikan bahwa dana APBD digunakan untuk acara ini, menegaskan bahwa tidak ada dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang digunakan. "Dengan agenda ini, kami berharap dapat memperkuat pengelolaan dana zakat di BAZNAS. Kami berharap untuk bekerjasama dengan BAZNAS RI dan melaksanakan agenda nasional di Kalimantan Timur," ujar Badrus Syamsi. Sementara itu, Prof. Nadratuzzaman Hosen, Ketua Bidang IT BAZNAS RI, memberikan penghargaan kepada BAZNAS Kaltim sebagai inisiator kegiatan. Ia berharap agar kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi juga dapat menghasilkan output yang bermanfaat bagi peserta, terutama dalam mengelola zakat sesuai dengan prinsip 8 asnaf dan menerapkan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI). Prof. Nadratuzzaman Hosen juga mendorong penggunaan SIMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) sebagai fasilitator pelaporan, yang dapat dianggap sebagai data forensik yang dapat dimanfaatkan kapan saja. Dia berharap agar kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat ditingkatkan dalam hal literasi ZIS kepada masyarakat dan pembinaan kader ulama. Dalam konteks pengelolaan zakat, KH. Achmad Sudrajat, Pimpinan Bidang Koordinasi dan Nasional, menyatakan bahwa BAZNAS menindak tegas kelompok yang melakukan penggalangan dana tanpa izin. BAZNAS juga berperan dalam memberikan pembinaan kepada kelompok atau instansi semacam itu agar dapat melaksanakan tugas pengelolaan keuangan, khususnya dana umat, secara legal. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Jajaran BAZNAS RI, Dewan Pengawas BAZNAS Kaltim, Ketua MUI Kaltim, Rektor UINSI, Kepala Kemenag Kanwil Kaltim, Ketua PTA Kaltim, Ketua Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, BAPPEDA Kaltim, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kaltim. Semua pihak berharap agar BAZNAS tetap amanah dan istiqomah dalam mengelola dana ummat, khususnya dalam menghadapi kemiskinan ekstrem di Indonesia.
BERITA24/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
PERKUAT KOORDINASI DAN OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM GELAR RAPAT KOORDINASI UPZ
PERKUAT KOORDINASI DAN OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM GELAR RAPAT KOORDINASI UPZ
BAZNAS Kaltim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpulan Zakat pada Rabu (22/11/2023) di Balikpapan. Acara ini dihadiri oleh 50 peserta perwakilan dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) BAZNAS Kaltim dan instansi tingkat provinsi yang masih dalam proses pembentukan UPZ. Agenda ini berlangsung dari 22 hingga 24 November 2023. Salah satu poin utama yang dibahas dalam rapat koordinasi ini adalah penguatan dasar perhitungan zakat dan pemahaman undang-undang perzakatan dan pengelolaan zakat di unit pengumpul zakat. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Miswan Thahadi, menyampaikan instruksi gubernur yang menjadi panduan bagi UPZ BAZNAS Kaltim. Pemahaman yang solid terhadap dasar-dasar perhitungan dan hukum perzakatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pengumpulan zakat. Materi kedua mengenai tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kaltim disampaikan oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, H. Badrus Syamsi. Dalam sesi ini, peserta didorong untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai proses pengelolaan zakat, termasuk proses pelaporan. H. Badrus Syamsi menekankan bahwa UPZ memiliki peran krusial dalam optimalisasi pengumpulan zakat di wilayah Kaltim. Materi ketiga, yang disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando, membahas perkembangan kondisi kemiskinan di Kaltim. Dengan menggarisbawahi adanya kasus kemiskinan di wilayah tersebut, Yusliando menyoroti peran signifikan BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana ummat dalam upaya pengentasan kemiskinan, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur. Rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengumpulan zakat, serta memperkuat sinergi antara UPZ BAZNAS Kaltim dan instansi tingkat provinsi. Dengan pemahaman yang lebih mendalam terhadap perhitungan zakat dan tata kelola ZIS, diharapkan BAZNAS Kaltim dapat berperan lebih aktif dalam mengentaskan kemiskinan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
BERITA24/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA BANTUAN KEMANUSIAAN SOLIDARITAS PALESTINA DARI FKTT KALTIM
BAZNAS KALTIM TERIMA BANTUAN KEMANUSIAAN SOLIDARITAS PALESTINA DARI FKTT KALTIM
BAZNAS Kaltim menerima bantuan kemanusiaan sebesar Rp 100 juta rupiah dari Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kaltim. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum FKTT Kaltim, Agah Wahyu Nugraha, sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat Palestina pada Senin (20/11/2023). Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh FKTT Kaltim. "Kami mengapresiasi kepedulian dan tindakan nyata dari FKTT Kaltim yang telah memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Semoga kebaikan ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk ikut serta dalam upaya kemanusiaan," ujar H. Miswan Thahadi. Dalam kesempatan tersebut, Miswan Thahadi juga menyampaikan harapannya agar kedepannya FKTT Kaltim dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dengan BAZNAS Kaltim. "Kami berharap dapat bekerjasama dalam penyaluran dana bantuan tidak hanya dari segi kemanusiaan, tetapi juga melibatkan program kolaborasi yang dapat membantu masyarakat luas merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah," tambahnya. Ketua Umum FKTT Kaltim, Agah Wahyu Nugraha, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan upaya konkret untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam membela rakyat Palestina. "Kami merasa perlu memberikan kontribusi nyata untuk mendorong percepatan bantuan kemanusiaan, terutama untuk Gaza, sesuai dengan himbauan dari Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba ESDM RI mengenai Bantuan Peduli Bencana Konflik di Palestina," kata Agah Wahyu Nugraha. Agah juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim yang telah memfasilitasi donasi ini. "Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi saudara-saudara kita di Palestina. Kita berharap agar kepedulian terhadap sesama dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan," tutup Agah Wahyu Nugraha.
BERITA21/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
KOLABORASI BAZNAS KALTIM, PT. ANSAF, DAN PT. GHANI RAYA MANDIRI BANTU PETERNAK DI DESA BATUAH KUTAI KARTANEGARA
KOLABORASI BAZNAS KALTIM, PT. ANSAF, DAN PT. GHANI RAYA MANDIRI BANTU PETERNAK DI DESA BATUAH KUTAI KARTANEGARA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, berkolaborasi dengan PT. Ansaf, dan PT. Ghani Raya Mandiri melalui Program Zakat Community Development (ZCD) meresmikan kandang semi close house untuk budidaya ayam boiler kelompok peternak Unggas Borneo Mandiri. Senin, (20/11/2023) di Desa Batuah, Kutai Kartanegara. Selain peresmian kandang, acara ini dirangkai dengan penyerahan secara simbolis paket gizi nusantara kepada mustahik di Desa Batuah. Acara peresmian dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kaltim Miswan Thahadi, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim Badrus Syamsi, dan Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kaltim Achmad Suparno. Turut hadir Kepala Dusun Batuah Abdul Rasyid, perwakilan dari PT. Ansaf Inti Resources, ketua RT, serta warga penerima manfaat. Dalam sambutannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno menyampaikan rasa terima kasih kepada PT. Ansaf dan PT. Ghani Raya Mandiri atas kerjasama yang telah terjalin. Ia juga memberikan pesan kepada kelompok peternak untuk menjaga amanah yang telah diberikan, serta konsisten dalam budidaya ayam boiler agar manfaatnya dapat dirasakan oleh kelompok dan masyarakat sekitar. “Amanah ini harus tetap dijaga, terutama dalam proses perawatan baik kendang, ataupun hewan yang dibudidayakan. Jika progam ini berhasil maka banyak manfaat yang diterima tidak hanya untuk penerima, tapi masyarakat desa Batuah juga ikut merasakan,” kata Achmad Suparno. Sebanyak 10 ribu bibit ayam telah ditempatkan di kandang semi close house yang dilengkapi dengan fasilitas modern seperti blower, instalasi listrik, genset, dan alat kontrol suhu udara. Kandang yang ramah lingkungan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi peternak tradisional yang kini semakin sulit bersaing dengan peternak yang sudah mengadopsi teknologi modern. Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kaltim, PT. Ansaf, dan PT. Ghani Raya Mandiri. Ia menyatakan bahwa setiap tahun, Desa Batuah mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat, sehingga sangat dibutuhkan adanya program-program yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat. “Tentunya kami berterima kasih, dengan terwujudnya program ini, masyarakat semakin berdaya dan mandiri secara ekonomi,” Kata Abdul Rasyid. Abdul Rasyid juga memberikan cenderamata kepada Ketua BAZNAS Kaltim berupa buku tentang perjalan Desa Batuah mewujudkan ketersediaan air bersih. Ia menambahkan partisipasi Baznas dan Ansaf yang telah membangun Water Treatment Plant (WTP) yang sedang proses pembangunan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak-pihak lainnya untuk turut serta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan dan berdampak positif.
BERITA20/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BANK MAYBANK SYARIAH SALURKAN BANTUAN UNTUK PROGRAM RUMAH TINGGAL LAYAK HUNI MELALUI BAZNAS KALTIM
BANK MAYBANK SYARIAH SALURKAN BANTUAN UNTUK PROGRAM RUMAH TINGGAL LAYAK HUNI MELALUI BAZNAS KALTIM
Bank Maybank Syariah, sebagai salah satu mitra Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur, memberikan kontribusinya untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui program renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) BAZNAS pada Kamis (9/11/2023). Dalam program ini, Maybank Syariah memberikan bantuan sebesar Rp50juta yang nantinya akan digunakan untuk renovasi 10 rumah yang sudah terpilih dan tidak layak huni. Adapun bantuan digunakan untuk merenovasi komponen rumah, seperti atap, dinding, lantai, dan bagian bangunan lainnya. Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Nabhan menyampaikan bahwa Maybank Syariah sudah banyak berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan terutama di Kaltim. “Kami berterima kasih kepada Maybank, tentunya ini akan bermanfaat bagi para mustahik penerima bantuan. Semoga kedepannya bisa terus berkontribusi dan berkolaborasi dalam program-program sosial BAZNAS. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh Maybank Syariah. Ia juga mengajak pihak Maybank untuk terus berkolaborasi dalam rangka pengentasan kemiskinan. "Kami mengajak Maybank untuk bersama-sama berkontribusi dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, sehingga dapat menciptakan dampak positif yang lebih besar," tambahnya. Sementara itu perwakilan Bank Maybank Syariah, Mita Novritalia, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan BAZNAS Kaltim dalam berbagai program sosial yang dapat membantu masyarakat kurang mampu. "Bank Maybank Syariah senantiasa berkomitmen untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kerjasama dengan BAZNAS Kaltim merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab sosial, terutama dalam pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur." ungkap Mita.
BERITA10/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
SOLIDARITAS KEMANUSIAAN: BAZNAS KALTIM TERIMA DANA BANTUAN UNTUK PALESTINA DARI LAZ DPU KALTIM
SOLIDARITAS KEMANUSIAAN: BAZNAS KALTIM TERIMA DANA BANTUAN UNTUK PALESTINA DARI LAZ DPU KALTIM
Dalam upaya merespon bencana kemanusiaan yang melanda Jalur Gaza, Palestina, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur lakukan penggalangan donasi dengan mengajak BAZNAS Kabupaten/Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Provinsi Kalimantan Timur berkolaborasi dalam penyaluran bantuan solidaritas bagi korban bencana di Palestina. Salah satu yang telah menyalurkan bantuan melalui BAZNAS Kaltim adalah LAZ DPU Kaltim pada Senin, (06/11/2023) yang diserahkan secara langsung oleh Direktur LAZ DPU Kaltim, Adi Wijaya, dengan total sebesar 20 juta rupiah. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim mengatakan penggalangan dana ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Palestina. “Dengan bantuan ini memungkinkan kami untuk memberikan dukungan yang lebih besar dan terkoordinasi antara lembaga filantropi di Kaltim. Kedepannya, kami berharap upaya pengumpulan dana bantuan untuk Palestina dapat terus dilakukan oleh seluruh lembaga filantropi di Kalimantan Timur, termasuk BAZNAS Kabupaten/Kota dan lembaga amil zakat lainnya." Kata Miswan. Lebih lanjut wakil ketua II Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan H. Abdurrahman, AR menjelaskan, dana bantuan akan disalurkan melalui BAZNAS RI, dan setiap lembaga filantropi di tingkat kabupaten/kota akan berkoordinasi dengan BAZNAS provinsi. “Jadi hasil dari penggalangan dana di wilayah Kaltim akan dijadikan satu melalui BAZNAS Kaltim, kemudian dana yang dihimpun akan dikelola dan disalurkan melalui BAZNAS RI.” Jelas Abdurraman. Ia juga menambahkan, jika seluruh proses pengelolaan dana akan ditangani oleh BAZNAS RI, sehingga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana tersebut dapat terjaga dengan baik.
BERITA06/11/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →