Gubernur Kaltim Apresiasi Transparansi BAZNAS Kaltim, Dorong Penyaluran Zakat ke Program Produktif
23/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kaltim
Foto: Humas BAZNAS Kaltim
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar agenda tahunan "Kaltim Berzakat 2026" di Gedung Olah Bebaya (Odah Etam), Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/02/2026). Acara ini menjadi momentum penyerahan zakat oleh Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran pejabat pemerintahan, perbankan, hingga perusahaan swasta di Kalimantan Timur.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Sekretaris Daerah Prov. Kaltim Dra. Sri Wahyuni, M.PP., Kabiro Kesra Setdaprov Kaltim Dr. Dasmiah, S.Pd., M.A.P., serta jajaran Kepala Dinas, pimpinan BUMD, perbankan, dan perusahaan besar di wilayah Kaltim.
Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan capaian dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus merangkak naik secara signifikan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya dari tahun 2021 s.d 2025 sebagai berikut :
2021 - Rp 6.840.869.915
2022 - Rp 8.796.789.366
2023 - Rp 14.443.093.225
2024 - Rp 16.693.006.601
2025 - Rp 20.607.751.319
"Alhamdulillah, peningkatan ini tidak lepas dari instruksi dan dukungan Bapak Gubernur melalui Surat Edaran yang mengimbau ASN dan perusahaan untuk berzakat melalui BAZNAS Kaltim. Saat ini, rata-rata penerimaan bulanan telah mencapai Rp1,1 Miliar hingga Rp1,3 Miliar," ungkapnya.
Ketua BAZNAS juga memaparkan distribusi dana sepanjang tahun 2025 yang menyentuh angka Rp23,1 Miliar melalui lima program unggulan, yakni Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Kemanusiaan, Kaltim Makmur (Pemberdayaan Ekonomi), dan Kaltim Takwa. BAZNAS Kaltim juga berhasil mempertahankan predikat opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meraih sejumlah penghargaan digital tingkat nasional.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kinerja BAZNAS Kaltim yang dinilai semakin profesional. Ia menekankan bahwa lonjakan angka dari Rp8 miliar ke Rp20,6 miliar adalah bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat.
"Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terus meningkat. Tapi kita tidak boleh berhenti di sini. Potensi zakat di Kaltim bisa mencapai Rp6 triliun jika seluruh sektor berkontribusi optimal," tegas Rudy.
Beliau juga mendorong agar penyaluran zakat ke depan lebih difokuskan pada program produktif seperti modal usaha, beasiswa, dan layanan kesehatan guna pengentasan kemiskinan secara struktural.
Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengapresiasi kenaikan signifikan tersebut. Namun, ia memberikan catatan khusus kepada sektor swasta dan perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur.
"Tahun 2025 kita mencapai Rp20 miliar, ke depan harapannya bisa lebih besar. Kami sangat berharap para pengusaha yang beroperasi di Kaltim juga menyalurkan zakatnya di sini, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," ujar Sri Wahyuni.
Ia juga mengajak seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk mengonsolidasikan zakatnya melalui BAZNAS agar program bantuan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat) di Kalimantan Timur.
Berita Lainnya
Sambut Ramadhan 2026 BAZNAS Kaltim Siapkan 5.000 Paket Ramadhan Bahagia dan Agenda Kaltim Berzakat
Rekrutmen Terbuka, BAZNAS Kaltim Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
PT. Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera Salurkan Dana CSR Melalui BAZNAS Kaltim
Wujudkan Senyum Baru, BAZNAS Kaltim Kembali Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahap Ke-4
BAZNAS Kaltim Apresiasi Qori dan Qori’ah Berprestasi MTQ Internasional pada East Borneo Islami Festival 2025
BAZNAS Kaltim dan Harum Center Kirim 1.000 Paket Logistik untuk Korban Banjir Kutai Timur

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
