WhatsApp Icon
Optimalkan Pemberdayaan di Wilayah Terluar, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Hadiri Kick-Off Meeting Pembangunan Perdesaan

SAMARINDA – Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Achmad Suparno, S.H., menghadiri agenda penting Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Desa dan Kick Off Meeting Pembangunan Kawasan Perdesaan Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim pada Kamis, (16/04/2026).

Partisipasi ini merupakan bentuk respons aktif BAZNAS Kaltim dalam mendukung pembangunan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Fokus utama pertemuan ini adalah inisiasi kawasan budidaya ternak sapi potong terintegrasi di empat kampung Kecamatan Bongan, Kutai Barat, yakni Kampung Gerunggung, Kampung Lemper, Kampung Deraya, dan Kampung Tanjung Soke.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Suparno menekankan bahwa BAZNAS Kaltim siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah desa dan pihak ketiga lainnya. Ia menilai kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memiliki keberlanjutan ekonomi bagi warga desa.

"Kami menyambut baik dan menyatakan kesediaan penuh untuk berkolaborasi dengan desa-desa tersebut serta para pemangku kepentingan. Setelah penandatanganan MOU ini, kami mengharapkan sinergi pembangunan dapat berlangsung efektif," ujar Achmad Suparno di sela-sela pertemuan.

Ia menambahkan bahwa program peternakan sapi ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan peluang usaha yang nyata. "Kami ingin memastikan warga di empat kampung ini memiliki kemandirian ekonomi. Melalui program peternakan yang terencana, diharapkan taraf hidup mustahik di sana dapat meningkat secara signifikan seiring dengan perbaikan akses transportasi yang sedang disiapkan pemerintah," imbuhnya.

Pertemuan tersebut turut melibatkan jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, serta perwakilan asosiasi peternak sapi tingkat regional. Sinergi ini diharapkan mampu mengatasi kendala logistik dan operasional, sehingga proyeksi kawasan peternakan terpadu di wilayah terluar Kaltim dapat segera terwujud.

Dengan keterlibatan aktif Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, lembaga memastikan bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) akan terus diarahkan pada program-program pemberdayaan produktif yang menyentuh langsung akar rumput di pelosok Kalimantan Timur.

16-04-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peluncuran Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan: Optimalkan Pengumpulan Lewat Inovasi Layanan

SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Ahmad Nabhan, menghadiri pembukaan layanan Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan yang digelar di Lapangan Eks Bandara Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan yang diresmikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Samarinda dan BAZNAS Kota Samarinda guna menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus memfasilitasi kemudahan beribadah di bulan suci.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim, Dr. H. Ahmad Nabhan, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap inovasi Drive Thru Zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kota Samarinda. Menurutnya, inovasi ini adalah langkah cerdas dalam melakukan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di era modern.

"Kami sangat mendukung layanan Drive Thru Zakat ini. Ini adalah solusi nyata untuk mempermudah masyarakat. Para pengguna jalan kini tidak perlu lagi bersusah payah mencari tempat parkir atau turun dari kendaraan; cukup melintas, mereka sudah bisa menunaikan kewajiban zakatnya dengan cepat dan nyaman," ujar Dr. H. Ahmad Nabhan.

Beliau menambahkan bahwa kemudahan akses fisik yang dipadukan dengan sistem pembayaran digital (QRIS) akan sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi umat untuk berbagi di bulan Ramadan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan tahun ini harus menjadi momentum bergeraknya "Sirkel Ekonomi" dan "Sirkel Kebaikan" secara bersamaan. Kampung Ramadan yang melibatkan sekitar 50 tenant UMKM binaan BAZNAS dan pelaku ekonomi kreatif ini diharapkan tidak hanya mencari keuntungan materi, tetapi juga keberkahan akhirat.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis:

  • Penyaluran Bantuan: 50 paket sembako diserahkan kepada para mustahik di wilayah Kecamatan Sungai Pinang.
  • Pemberdayaan UMKM: Pelibatan aktif UMKM binaan BAZNAS untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, Kepala BAZNAS Kota Samarinda Syahir Idsir, perwakilan Kementerian Agama, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkot Samarinda.

Layanan Drive Thru Zakat di Eks Bandara Temindung ini akan melayani masyarakat setiap hari mulai pagi hingga pukul 22.00 WITA selama bulan Ramadan. Dengan sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kota, diharapkan target pengumpulan zakat tahun ini dapat tercapai maksimal demi kemaslahatan umat di Kalimantan Timur.

25-02-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Perbaiki Diri dan Optimalkan ZIS

SAMARINDA – Memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus aktif melakukan syiar dakwah dan literasi zakat ke berbagai instansi pemerintah. Pada Selasa (24/02/2026), Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., hadir memberikan Tausiyah Ramadhan di hadapan jajaran pegawai RSJD Atma Husada Mahakam, Kaltim.

Dalam ceramah agama yang berlangsung khidmat tersebut, Dr. Abdurrahman mengusung tema sentral "Bulan Tarbiyah: Momentum Perbaikan Diri". Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan madrasah (sekolah) untuk memperbaiki kualitas spiritual dan profesionalisme kerja.

Ramadhan sebagai Madrasah Karakter

Dr. Abdurrahman menjelaskan bahwa esensi dari Tarbiyah adalah proses pendidikan dan pengasuhan jiwa. Bagi para pegawai di lingkungan rumah sakit jiwa, momentum ini sangat relevan untuk memperkuat rasa empati dan kesabaran dalam melayani masyarakat.

"Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk melakukan evaluasi total. Perbaikan diri dimulai dari hati yang bersih, tutur kata yang terjaga, dan tindakan yang bermanfaat bagi sesama. Inilah esensi dari menjadi pribadi yang bertakwa," ujar Dr. Abdurrahman dalam tausiyahnya.

Zakat Sebagai Penyempurna Ibadah

Selain fokus pada perbaikan akhlak, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim ini juga mengingatkan para jamaah mengenai kewajiban mal (harta). Beliau mengajak seluruh pegawai RSJD Atma Husada untuk tidak melewatkan kesempatan melipatgandakan pahala melalui menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi.

Beliau menjelaskan bahwa ZIS yang dikelola secara profesional oleh BAZNAS akan disalurkan kembali untuk membantu masyarakat Kaltim yang membutuhkan, termasuk program-program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan semangat kemanusiaan di rumah sakit.

Memperkuat Sinergi Kemanusiaan

Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara BAZNAS Kaltim dan RSJD Atma Husada, sekaligus meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan ASN dan tenaga medis. Dengan semangat "Bulan Tarbiyah", diharapkan muncul komitmen baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik secara spiritual maupun sosial.

"Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai titik balik. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah, dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia melalui sedekah," tutupnya.

24-02-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kaltim Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TP PKK Kaltim

SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menghadiri pembukaan Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltim di halaman Kantor TP PKK Kaltim, Jalan M. Yamin, Samarinda, Sabtu (21/02/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Penasihat TP PKK Kaltim, Rusmilawati M. Ali, yang hadir mewakili Ketua TP PKK Kaltim, Sarifah Suraidah Harum. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam agenda ini menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung sinergi lintas sektor demi percepatan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur melalui pemberdayaan ekonomi umat.

Dalam sambutan Ketua TP PKK Kaltim yang dibacakan oleh Rusmilawati, ditekankan bahwa Bazar Ramadan ini merupakan wujud nyata peran PKK dalam memperkuat ekonomi keluarga. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan ruang promosi bagi produk UMKM lokal agar lebih berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan.

Ketua BAZNAS Kaltim menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pengembangan UMKM adalah pilar penting dalam strategi pengentasan kemiskinan. "Sinergi antara BAZNAS dan PKK memiliki tujuan yang selaras, yaitu membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan mendukung UMKM binaan, kita sedang berupaya memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat ekonomi para mustahik menjadi lebih mandiri," ujar beliau.

Bazar yang berlangsung hingga 14 Maret 2026 ini diikuti oleh sekitar 30 tenant dari Pokja 1 hingga Pokja 4, serta didukung oleh Bankaltimtara, Perusda Bara Kaltim Sejahtera, dan berbagai OPD terkait. Menariknya, seluruh stan disediakan secara gratis bagi pelaku usaha untuk mendorong pendapatan keluarga.

Selain aspek ekonomi, acara ini juga menyediakan layanan sosial yang sejalan dengan program kemanusiaan BAZNAS, yakni pemeriksaan kesehatan gratis (kolesterol, gula darah, asam urat, dan risiko diabetes) oleh Pokja IV, serta layanan kemitraan lainnya.

Kerja sama strategis antara BAZNAS Kaltim dan TP PKK Kaltim telah lama terjalin melalui berbagai program yang berdampak langsung pada masyarakat rentan, antara lain:

  • Program Belanja Anak Yatim: Memberikan santunan dan keceriaan bagi anak yatim.
  • Bantuan Sembako Dhuafa: Penyaluran bantuan pangan untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera.
  • Dukungan Kesehatan: Bantuan bagi penderita kanker di RSUD AWS Samarinda.

Melalui kehadiran dalam Bazar Ramadan ini, BAZNAS Kaltim berharap kolaborasi dengan TP PKK dan mitra kerja lainnya terus konsisten dilakukan setiap tahun. Hal ini diharapkan menjadi ladang amal sekaligus solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur secara menyeluruh.

21-02-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Dorong Penguatan Regulasi: Upayakan Optimalisasi Zakat Perusahaan dan Dana CSR di Benua Etam

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus bergerak progresif dalam memperjuangkan tata kelola zakat yang lebih kuat di daerah. Dalam pertemuan strategis bersama DPRD Provinsi Kalimantan Timur di Gedung E, Komplek DPRD Kaltim, Rabu (18/02/2026), BAZNAS Kaltim menekankan pentingnya penguatan regulasi untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat perusahaan dan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP/CSR).

Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, menyatakan bahwa potensi zakat dari sektor industri, khususnya pertambangan di Kalimantan Timur, masih sangat besar namun belum tergarap secara maksimal melalui pintu daerah.

Dalam keterangannya, Badrus menyoroti pola penyaluran zakat perusahaan yang selama ini masih banyak dilakukan melalui pusat. Hal ini berdampak pada pencatatan statistik penghimpunan di Kalimantan Timur.

"Kami mendorong agar perusahaan-perusahaan di Kaltim menyalurkan zakatnya langsung melalui BAZNAS Kaltim. Jika melalui pusat, dana tersebut hanya tercatat sebagai dana titipan di daerah, bukan sebagai prestasi penghimpunan daerah. Padahal, operasional dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat Kaltim," jelas Badrus.

BAZNAS Kaltim juga memberikan edukasi mengenai perbedaan fundamental antara pengelolaan Zakat dan CSR agar perusahaan tidak ragu dalam menyalurkan keduanya melalui lembaga resmi:

Aspek Perbedaan

Zakat Mal / Perusahaan

CSR / TJSP

Landasan

Syariat Islam (Audit Syariah)

Regulasi Pemerintah & Sosial

Sasaran

Khusus 8 Asnaf (Fakir, Miskin, dll)

Seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat

Sifat

Mengikat secara hukum agama

Fleksibel untuk kesejahteraan umum

18-02-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Sinergi, BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan Pengurus Baru BPIC: Bahas Optimalisasi UPZ Islamic Center 2026

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan resmi dari jajaran pengurus Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kalimantan Timur dalam rangka rapat koordinasi strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS Kaltim, Kamis (12/02/2026).

Pertemuan ini menjadi momen silaturahmi perdana pasca dilantiknya Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M., sebagai Ketua Umum BPIC Kaltim pada Desember 2025 lalu. Kehadiran beliau beserta jajaran disambut langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim untuk membahas kelanjutan kerja sama pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Islamic Center.

Fokus Pembahasan: RAB 2026 dan Efektivitas Program

Agenda utama pertemuan ini adalah pembahasan Rencana Anggaran Belanja (RAB) Tahun 2026 milik UPZ Islamic Center. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah terjalin sebelumnya antara kedua lembaga.

Pihak BAZNAS Kaltim telah melakukan verifikasi mendalam terhadap berkas-berkas yang diajukan untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi perzakatan. Berdasarkan hasil diskusi, program-program UPZ Islamic Center direncanakan mulai terealisasi pada awal Maret 2026, bertepatan dengan dimulainya setoran ZIS rutin. Dengan skema ini, pelaksanaan program akan berjalan efektif selama 10 bulan di tahun berjalan.

Komitmen Transparansi dan Audit Internal

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum BPIC, Irianto Lambrie, menunjukkan komitmen tinggi terhadap tata kelola keuangan yang bersih dengan memohon kepada BAZNAS Kaltim untuk melakukan audit internal terhadap pengelolaan di lingkungan BPIC.

Menanggapi hal tersebut, BAZNAS Kaltim menyambut baik dan siap memberikan dukungan administratif. Apabila BPIC menyampaikan surat resmi, BAZNAS akan memberikan surat balasan sebagai dasar administrasi dan legalitas jika di kemudian hari terdapat pemeriksaan dari otoritas terkait.

Poin Kesepakatan Strategis

Beberapa poin penting lainnya yang dihasilkan dalam pertemuan ini meliputi:

  • Hak Amil: Disepakati bahwa pengembalian hak amil akan diserahkan setelah UPZ menyetorkan dana ZIS kepada BAZNAS Kaltim secara rutin setiap bulan.
  • Finalisasi Internal: BAZNAS Kaltim telah menyerahkan kembali dokumen RAB yang telah didiskusikan agar dapat dimatangkan secara internal oleh pihak BPIC.
  • Koordinasi Aset: Terkait teknis setoran parkir dari BPIC, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Daerah guna memastikan kepatuhan terhadap aturan aset daerah.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kaltim berharap pengelolaan zakat di lingkup Islamic Center Samarinda semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi umat di Kalimantan Timur.

12-02-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Kukar Berzakat 2026: BAZNAS Kaltim Puji Komitmen Bupati dan Dorong Penguatan Pengumpulan Berbasis Wilayah

TENGGARONG – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya agenda tahunan "Kukar Berzakat" yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Sabtu (07/03/2026). Mewakili pimpinan tingkat provinsi, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, hadir langsung menyaksikan kuatnya sinergi antara BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Pemerintah Daerah setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional "Indonesia Berzakat" yang bertujuan mengonsolidasi potensi zakat di daerah guna mempercepat pengentasan kemiskinan.

Dalam kehadirannya, H. Miswan Thahadi menegaskan bahwa kehadiran Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes, bersama Ketua DPRD Kukar yang menunaikan zakat maal secara langsung melalui BAZNAS adalah bentuk keteladanan yang luar biasa.

"Apa yang dilakukan Bupati Kukar hari ini adalah potret nyata dukungan pemerintah terhadap pengelolaan zakat. Dukungan regulasi dan dorongan kepada ASN serta sektor usaha untuk berzakat di wilayah operasionalnya adalah langkah percontohan yang patut ditiru oleh daerah lain di Kalimantan Timur," ujar H. Miswan Thahadi.

Acara ini menjadi sangat berkesan dengan ditampilkannya kisah-kisah inspiratif penerima manfaat (mustahik) BAZNAS Kukar, seperti:

  • Bapak Lukman: Penjual pentol yang kini berdaya dengan bantuan motor dan gerobak.
  • Bapak Witomo (Kades Sidomukti): Keberhasilan program Zakat Community Development (ZCD) pada pengembangan beras mentik susu.
  • Bapak Wiji: Penerima manfaat Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kelurahan Jahab.

Melihat keberhasilan tersebut, BAZNAS Kaltim optimistis bahwa potensi zakat Kukar yang mencapai Rp1,6 triliun dari sektor ASN dan badan usaha dapat terealisasi jika semua pihak memiliki komitmen yang sama.

Dalam kesempatan ini, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara BAZNAS Kukar dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar serta Dinas Sosial Kabupaten Kukar. Langkah ini dinilai BAZNAS Kaltim sebagai strategi tepat untuk memvalidasi data mustahik agar penyaluran zakat semakin tepat sasaran dan terintegrasi dengan program pemerintah daerah.

Melalui momentum "Kukar Berzakat", BAZNAS Kaltim mengajak seluruh pejabat, ASN, dan para pelaku usaha di Kaltim untuk tidak lagi ragu menunaikan zakatnya melalui lembaga resmi.

"BAZNAS Kaltim akan terus mendukung upaya BAZNAS Kukar dalam mengedukasi masyarakat. Zakat bukan hanya kewajiban agama, tapi instrumen pembangunan daerah yang sangat efektif jika dikelola dengan koordinasi yang baik seperti yang kita lihat hari ini di Kukar," pungkas H. Miswan.

07-03-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Refleksi Hakikat Manusia di BPSDM Kaltim, BAZNAS Kaltim Tekankan Pentingnya Integritas dan Kepedulian Sosial

SAMARINDA – Mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan penguatan mental dan spiritual ASN, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Syiar Dakwah di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim pada Rabu (04/03/2026). Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., yang memberikan tausiyah mendalam mengenai hakikat menjadi manusia yang bermanfaat.

Dalam ceramahnya di hadapan jajaran pegawai BPSDM Kaltim, H. Miswan Thahadi memaparkan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merenungi hakikat penciptaan manusia. Beliau menjelaskan bahwa manusia yang ideal adalah mereka yang mampu menyelaraskan kesalehan individu dengan kesalehan sosial.

"Hakikat manusia yang paling mulia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Di lingkungan BPSDM, peran bapak dan ibu dalam mengembangkan sumber daya manusia adalah amanah besar. Ramadan hadir untuk mendidik kita agar bekerja dengan hati, kejujuran, dan empati sebagai perwujudan hamba Allah yang bertaqwa," tutur H. Miswan Thahadi.

Sejalan dengan tema hakikat manusia, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim ini mengingatkan bahwa salah satu bukti kemuliaan seorang hamba adalah keberaniannya untuk berbagi. Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) merupakan cara manusia mensyukuri nikmat sekaligus membersihkan diri dari sifat kikir.

Beliau mengajak seluruh ASN di BPSDM Kaltim untuk menyempurnakan ibadah puasa dengan mengoptimalkan penyaluran ZIS melalui BAZNAS Kaltim. Dana tersebut akan dikelola secara amanah untuk membantu masyarakat Kalimantan Timur yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat memperkuat karakter para pegawai BPSDM agar menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya dalam urusan administratif profesional tetapi juga dalam aspek spiritual. Dengan memahami hakikat manusia sebagai makhluk sosial, kesadaran untuk berzakat diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup ASN yang peduli terhadap kesejahteraan umat.

"Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk melakukan perbaikan total. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah yang khusyuk, dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia melalui zakat dan sedekah yang tulus," tutupnya.

04-03-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Pemulangan Humanis, BAZNAS Kaltim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Bersama Dinas Sosial

SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, hadir sebagai narasumber utama dalam Rapat Evaluasi Pemulangan Orang Terlantar yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Kaltim di Aula H. Asran Bulkis, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan bertajuk “Sinergitas Sektor Percepatan Pemulangan Orang Terlantar yang Aman dan Humanis” ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kaltim untuk menegaskan perannya dalam penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Dalam paparannya, Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa peran BAZNAS tidak hanya berhenti pada bantuan biaya perjalanan pulang bagi orang terlantar (Ibnu Sabil), tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan hidup mereka.

"BAZNAS Kaltim berkomitmen mendukung pemerintah dalam memastikan setiap orang terlantar mendapatkan penanganan yang layak. Kolaborasi ini mencakup pemanfaatan dana zakat untuk biaya pemulangan hingga program penguatan ekonomi pasca-pemulangan agar mereka tidak lagi jatuh ke lubang kemiskinan di daerah asal," jelas Ahmad Nabhan.

Rapat yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, Juraidi, ini menggarisbawahi bahwa penanganan orang terlantar harus dilakukan secara komprehensif. Kehadiran BAZNAS Kaltim sebagai mitra strategis dinilai sangat vital, terutama dalam mengisi celah pendanaan yang mungkin tidak terakomodasi sepenuhnya oleh APBD.

Poin Utama Kolaborasi BAZNAS Kaltim:

  • Aspek Kemanusiaan: Memastikan proses pemulangan dilakukan dengan prinsip aman dan menjunjung tinggi martabat manusia.
  • Integrasi Data: Bekerja sama dengan Dinsos kabupaten/kota dalam sinkronisasi data mustahik yang terkategori orang terlantar.
  • Reintegrasi Sosial: Memberikan dukungan modal usaha atau bantuan sosial lainnya bagi mereka yang telah kembali ke keluarga agar dapat hidup mandiri.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Doni Zulfiansyah, selaku ketua panitia, mengapresiasi kontribusi BAZNAS Kaltim dalam forum evaluasi ini. Langkah percepatan yang disusun diharapkan mampu mengatasi tantangan di lapangan mulai dari pendataan hingga proses reintegrasi sosial.

Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim terus berupaya mentransformasi peran zakat sebagai instrumen jaminan sosial yang responsif terhadap permasalahan kemanusiaan di Kalimantan Timur.

25-02-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Dekat dengan IKN, BAZNAS Kaltim Dukung Kampung Zakat Sesumpu Jadi Prototipe Nasional

PENAJAM PASER UTARA – Jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menghadiri kegiatan Sosialisasi Strategis Pengembangan Perwakafan di Indonesia yang berlokasi di Aula Kantor Kelurahan Sesumpu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Jumat (27/02/2026).

Kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua I, Miswan Thahadi, S.Sos.I., dan Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menegaskan dukungan penuh lembaga terhadap pengembangan Kampung Zakat Reborn (KZR) Sesumpu sebagai percontohan pemberdayaan umat di tingkat nasional.

Kampung Zakat Sesumpu yang terletak di wilayah strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) diproyeksikan menjadi model integrasi program sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen mengawal transformasi para mustahik di wilayah tersebut.

"Kami melihat potensi besar di Kelurahan Sesumpu. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat tidak hanya berhenti sebagai bantuan konsumtif, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi yang mengubah mustahik menjadi lebih mandiri dan berdaya. BAZNAS Kaltim siap bersinergi untuk mewujudkan Sesumpu sebagai prototipe kampung zakat yang berkelanjutan," tegas Ahmad Nabhan.

Dalam forum tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghofur, menyoroti potensi wisata pemancingan di Sesumpu sebagai peluang ekonomi produktif. Senada dengan hal itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, menambahkan bahwa intervensi program BAZNAS ke depan akan lebih difokuskan pada penguatan ekosistem ekonomi masyarakat lokal.

Rencana Strategis Pengembangan Kampung Zakat Sesumpu diantaranya memiliki Lokasi yang strategis, berasa di dekat IKN, menjadikannya wajah baru pemberdayaan zakat di Indonesia. Dengan menggabungkan instrumen zakat dan wakaf untuk pembangunan infrastruktur ekonomi masyarakat. Selain itu mendorong mustahik mengelola aset produktif, seperti pengembangan area wisata pemancingan.

Usai sosialisasi, pimpinan BAZNAS Kaltim bersama romnongan dari Kementerian Agama RI dan BWI melakukan kunjungan lapangan ke lokasi wisata pemancingan Kampung Zakat Sesumpu. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi dana zakat dan potensi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis lokalitas.

Hadir pula dalam agenda ini Ketua Tim Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Kaltim, Munawwarah, serta Kepala Kantor Kemenag PPU, Muhammad Syahrir. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kampung Zakat Sesumpu sebagai pusat keunggulan (center of excellence) pemberdayaan zakat di Kalimantan Timur.

27-02-2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Optimalkan Pemberdayaan di Wilayah Terluar, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Hadiri Kick-Off Meeting Pembangunan Perdesaan
Optimalkan Pemberdayaan di Wilayah Terluar, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Hadiri Kick-Off Meeting Pembangunan Perdesaan
SAMARINDA – Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Achmad Suparno, S.H., menghadiri agenda penting Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Desa dan Kick Off Meeting Pembangunan Kawasan Perdesaan Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim pada Kamis, (16/04/2026). Partisipasi ini merupakan bentuk respons aktif BAZNAS Kaltim dalam mendukung pembangunan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Fokus utama pertemuan ini adalah inisiasi kawasan budidaya ternak sapi potong terintegrasi di empat kampung Kecamatan Bongan, Kutai Barat, yakni Kampung Gerunggung, Kampung Lemper, Kampung Deraya, dan Kampung Tanjung Soke. Dalam kesempatan tersebut, Achmad Suparno menekankan bahwa BAZNAS Kaltim siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah desa dan pihak ketiga lainnya. Ia menilai kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memiliki keberlanjutan ekonomi bagi warga desa. "Kami menyambut baik dan menyatakan kesediaan penuh untuk berkolaborasi dengan desa-desa tersebut serta para pemangku kepentingan. Setelah penandatanganan MOU ini, kami mengharapkan sinergi pembangunan dapat berlangsung efektif," ujar Achmad Suparno di sela-sela pertemuan. Ia menambahkan bahwa program peternakan sapi ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan peluang usaha yang nyata. "Kami ingin memastikan warga di empat kampung ini memiliki kemandirian ekonomi. Melalui program peternakan yang terencana, diharapkan taraf hidup mustahik di sana dapat meningkat secara signifikan seiring dengan perbaikan akses transportasi yang sedang disiapkan pemerintah," imbuhnya. Pertemuan tersebut turut melibatkan jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, serta perwakilan asosiasi peternak sapi tingkat regional. Sinergi ini diharapkan mampu mengatasi kendala logistik dan operasional, sehingga proyeksi kawasan peternakan terpadu di wilayah terluar Kaltim dapat segera terwujud. Dengan keterlibatan aktif Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, lembaga memastikan bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) akan terus diarahkan pada program-program pemberdayaan produktif yang menyentuh langsung akar rumput di pelosok Kalimantan Timur.

16-04-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peluncuran Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan: Optimalkan Pengumpulan Lewat Inovasi Layanan
Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peluncuran Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan: Optimalkan Pengumpulan Lewat Inovasi Layanan
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Ahmad Nabhan, menghadiri pembukaan layanan Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan yang digelar di Lapangan Eks Bandara Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (25/02/2026). Kegiatan yang diresmikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Samarinda dan BAZNAS Kota Samarinda guna menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus memfasilitasi kemudahan beribadah di bulan suci. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim, Dr. H. Ahmad Nabhan, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap inovasi Drive Thru Zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kota Samarinda. Menurutnya, inovasi ini adalah langkah cerdas dalam melakukan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di era modern. "Kami sangat mendukung layanan Drive Thru Zakat ini. Ini adalah solusi nyata untuk mempermudah masyarakat. Para pengguna jalan kini tidak perlu lagi bersusah payah mencari tempat parkir atau turun dari kendaraan; cukup melintas, mereka sudah bisa menunaikan kewajiban zakatnya dengan cepat dan nyaman," ujar Dr. H. Ahmad Nabhan. Beliau menambahkan bahwa kemudahan akses fisik yang dipadukan dengan sistem pembayaran digital (QRIS) akan sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi umat untuk berbagi di bulan Ramadan. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan tahun ini harus menjadi momentum bergeraknya "Sirkel Ekonomi" dan "Sirkel Kebaikan" secara bersamaan. Kampung Ramadan yang melibatkan sekitar 50 tenant UMKM binaan BAZNAS dan pelaku ekonomi kreatif ini diharapkan tidak hanya mencari keuntungan materi, tetapi juga keberkahan akhirat. Sebagai bentuk kepedulian nyata, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis: Penyaluran Bantuan: 50 paket sembako diserahkan kepada para mustahik di wilayah Kecamatan Sungai Pinang. Pemberdayaan UMKM: Pelibatan aktif UMKM binaan BAZNAS untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, Kepala BAZNAS Kota Samarinda Syahir Idsir, perwakilan Kementerian Agama, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkot Samarinda. Layanan Drive Thru Zakat di Eks Bandara Temindung ini akan melayani masyarakat setiap hari mulai pagi hingga pukul 22.00 WITA selama bulan Ramadan. Dengan sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kota, diharapkan target pengumpulan zakat tahun ini dapat tercapai maksimal demi kemaslahatan umat di Kalimantan Timur.

25-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Perbaiki Diri dan Optimalkan ZIS
BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Perbaiki Diri dan Optimalkan ZIS
SAMARINDA – Memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus aktif melakukan syiar dakwah dan literasi zakat ke berbagai instansi pemerintah. Pada Selasa (24/02/2026), Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., hadir memberikan Tausiyah Ramadhan di hadapan jajaran pegawai RSJD Atma Husada Mahakam, Kaltim. Dalam ceramah agama yang berlangsung khidmat tersebut, Dr. Abdurrahman mengusung tema sentral "Bulan Tarbiyah: Momentum Perbaikan Diri". Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan madrasah (sekolah) untuk memperbaiki kualitas spiritual dan profesionalisme kerja. Ramadhan sebagai Madrasah Karakter Dr. Abdurrahman menjelaskan bahwa esensi dari Tarbiyah adalah proses pendidikan dan pengasuhan jiwa. Bagi para pegawai di lingkungan rumah sakit jiwa, momentum ini sangat relevan untuk memperkuat rasa empati dan kesabaran dalam melayani masyarakat. "Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk melakukan evaluasi total. Perbaikan diri dimulai dari hati yang bersih, tutur kata yang terjaga, dan tindakan yang bermanfaat bagi sesama. Inilah esensi dari menjadi pribadi yang bertakwa," ujar Dr. Abdurrahman dalam tausiyahnya. Zakat Sebagai Penyempurna Ibadah Selain fokus pada perbaikan akhlak, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim ini juga mengingatkan para jamaah mengenai kewajiban mal (harta). Beliau mengajak seluruh pegawai RSJD Atma Husada untuk tidak melewatkan kesempatan melipatgandakan pahala melalui menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Beliau menjelaskan bahwa ZIS yang dikelola secara profesional oleh BAZNAS akan disalurkan kembali untuk membantu masyarakat Kaltim yang membutuhkan, termasuk program-program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan semangat kemanusiaan di rumah sakit. Memperkuat Sinergi Kemanusiaan Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara BAZNAS Kaltim dan RSJD Atma Husada, sekaligus meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan ASN dan tenaga medis. Dengan semangat "Bulan Tarbiyah", diharapkan muncul komitmen baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik secara spiritual maupun sosial. "Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai titik balik. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah, dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia melalui sedekah," tutupnya.

24-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kaltim Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TP PKK Kaltim
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kaltim Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TP PKK Kaltim
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menghadiri pembukaan Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltim di halaman Kantor TP PKK Kaltim, Jalan M. Yamin, Samarinda, Sabtu (21/02/2026). Acara ini dibuka secara resmi oleh Penasihat TP PKK Kaltim, Rusmilawati M. Ali, yang hadir mewakili Ketua TP PKK Kaltim, Sarifah Suraidah Harum. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam agenda ini menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung sinergi lintas sektor demi percepatan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur melalui pemberdayaan ekonomi umat. Dalam sambutan Ketua TP PKK Kaltim yang dibacakan oleh Rusmilawati, ditekankan bahwa Bazar Ramadan ini merupakan wujud nyata peran PKK dalam memperkuat ekonomi keluarga. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan ruang promosi bagi produk UMKM lokal agar lebih berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kaltim menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pengembangan UMKM adalah pilar penting dalam strategi pengentasan kemiskinan. "Sinergi antara BAZNAS dan PKK memiliki tujuan yang selaras, yaitu membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan mendukung UMKM binaan, kita sedang berupaya memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat ekonomi para mustahik menjadi lebih mandiri," ujar beliau. Bazar yang berlangsung hingga 14 Maret 2026 ini diikuti oleh sekitar 30 tenant dari Pokja 1 hingga Pokja 4, serta didukung oleh Bankaltimtara, Perusda Bara Kaltim Sejahtera, dan berbagai OPD terkait. Menariknya, seluruh stan disediakan secara gratis bagi pelaku usaha untuk mendorong pendapatan keluarga. Selain aspek ekonomi, acara ini juga menyediakan layanan sosial yang sejalan dengan program kemanusiaan BAZNAS, yakni pemeriksaan kesehatan gratis (kolesterol, gula darah, asam urat, dan risiko diabetes) oleh Pokja IV, serta layanan kemitraan lainnya. Kerja sama strategis antara BAZNAS Kaltim dan TP PKK Kaltim telah lama terjalin melalui berbagai program yang berdampak langsung pada masyarakat rentan, antara lain: Program Belanja Anak Yatim: Memberikan santunan dan keceriaan bagi anak yatim. Bantuan Sembako Dhuafa: Penyaluran bantuan pangan untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera. Dukungan Kesehatan: Bantuan bagi penderita kanker di RSUD AWS Samarinda. Melalui kehadiran dalam Bazar Ramadan ini, BAZNAS Kaltim berharap kolaborasi dengan TP PKK dan mitra kerja lainnya terus konsisten dilakukan setiap tahun. Hal ini diharapkan menjadi ladang amal sekaligus solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur secara menyeluruh.

21-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Dorong Penguatan Regulasi: Upayakan Optimalisasi Zakat Perusahaan dan Dana CSR di Benua Etam
BAZNAS Kaltim Dorong Penguatan Regulasi: Upayakan Optimalisasi Zakat Perusahaan dan Dana CSR di Benua Etam
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus bergerak progresif dalam memperjuangkan tata kelola zakat yang lebih kuat di daerah. Dalam pertemuan strategis bersama DPRD Provinsi Kalimantan Timur di Gedung E, Komplek DPRD Kaltim, Rabu (18/02/2026), BAZNAS Kaltim menekankan pentingnya penguatan regulasi untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat perusahaan dan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP/CSR). Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, menyatakan bahwa potensi zakat dari sektor industri, khususnya pertambangan di Kalimantan Timur, masih sangat besar namun belum tergarap secara maksimal melalui pintu daerah. Dalam keterangannya, Badrus menyoroti pola penyaluran zakat perusahaan yang selama ini masih banyak dilakukan melalui pusat. Hal ini berdampak pada pencatatan statistik penghimpunan di Kalimantan Timur. "Kami mendorong agar perusahaan-perusahaan di Kaltim menyalurkan zakatnya langsung melalui BAZNAS Kaltim. Jika melalui pusat, dana tersebut hanya tercatat sebagai dana titipan di daerah, bukan sebagai prestasi penghimpunan daerah. Padahal, operasional dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat Kaltim," jelas Badrus. BAZNAS Kaltim juga memberikan edukasi mengenai perbedaan fundamental antara pengelolaan Zakat dan CSR agar perusahaan tidak ragu dalam menyalurkan keduanya melalui lembaga resmi: Aspek Perbedaan Zakat Mal / Perusahaan CSR / TJSP Landasan Syariat Islam (Audit Syariah) Regulasi Pemerintah & Sosial Sasaran Khusus 8 Asnaf (Fakir, Miskin, dll) Seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat Sifat Mengikat secara hukum agama Fleksibel untuk kesejahteraan umum

18-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Perkuat Sinergi, BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan Pengurus Baru BPIC: Bahas Optimalisasi UPZ Islamic Center 2026
Perkuat Sinergi, BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan Pengurus Baru BPIC: Bahas Optimalisasi UPZ Islamic Center 2026
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan resmi dari jajaran pengurus Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kalimantan Timur dalam rangka rapat koordinasi strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS Kaltim, Kamis (12/02/2026). Pertemuan ini menjadi momen silaturahmi perdana pasca dilantiknya Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M., sebagai Ketua Umum BPIC Kaltim pada Desember 2025 lalu. Kehadiran beliau beserta jajaran disambut langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim untuk membahas kelanjutan kerja sama pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Islamic Center. Fokus Pembahasan: RAB 2026 dan Efektivitas Program Agenda utama pertemuan ini adalah pembahasan Rencana Anggaran Belanja (RAB) Tahun 2026 milik UPZ Islamic Center. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah terjalin sebelumnya antara kedua lembaga. Pihak BAZNAS Kaltim telah melakukan verifikasi mendalam terhadap berkas-berkas yang diajukan untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi perzakatan. Berdasarkan hasil diskusi, program-program UPZ Islamic Center direncanakan mulai terealisasi pada awal Maret 2026, bertepatan dengan dimulainya setoran ZIS rutin. Dengan skema ini, pelaksanaan program akan berjalan efektif selama 10 bulan di tahun berjalan. Komitmen Transparansi dan Audit Internal Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum BPIC, Irianto Lambrie, menunjukkan komitmen tinggi terhadap tata kelola keuangan yang bersih dengan memohon kepada BAZNAS Kaltim untuk melakukan audit internal terhadap pengelolaan di lingkungan BPIC. Menanggapi hal tersebut, BAZNAS Kaltim menyambut baik dan siap memberikan dukungan administratif. Apabila BPIC menyampaikan surat resmi, BAZNAS akan memberikan surat balasan sebagai dasar administrasi dan legalitas jika di kemudian hari terdapat pemeriksaan dari otoritas terkait. Poin Kesepakatan Strategis Beberapa poin penting lainnya yang dihasilkan dalam pertemuan ini meliputi: Hak Amil: Disepakati bahwa pengembalian hak amil akan diserahkan setelah UPZ menyetorkan dana ZIS kepada BAZNAS Kaltim secara rutin setiap bulan. Finalisasi Internal: BAZNAS Kaltim telah menyerahkan kembali dokumen RAB yang telah didiskusikan agar dapat dimatangkan secara internal oleh pihak BPIC. Koordinasi Aset: Terkait teknis setoran parkir dari BPIC, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Daerah guna memastikan kepatuhan terhadap aturan aset daerah. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kaltim berharap pengelolaan zakat di lingkup Islamic Center Samarinda semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi umat di Kalimantan Timur.

12-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Kukar Berzakat 2026: BAZNAS Kaltim Puji Komitmen Bupati dan Dorong Penguatan Pengumpulan Berbasis Wilayah
Kukar Berzakat 2026: BAZNAS Kaltim Puji Komitmen Bupati dan Dorong Penguatan Pengumpulan Berbasis Wilayah
TENGGARONG – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya agenda tahunan "Kukar Berzakat" yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Sabtu (07/03/2026). Mewakili pimpinan tingkat provinsi, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, hadir langsung menyaksikan kuatnya sinergi antara BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Pemerintah Daerah setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional "Indonesia Berzakat" yang bertujuan mengonsolidasi potensi zakat di daerah guna mempercepat pengentasan kemiskinan. Dalam kehadirannya, H. Miswan Thahadi menegaskan bahwa kehadiran Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes, bersama Ketua DPRD Kukar yang menunaikan zakat maal secara langsung melalui BAZNAS adalah bentuk keteladanan yang luar biasa. "Apa yang dilakukan Bupati Kukar hari ini adalah potret nyata dukungan pemerintah terhadap pengelolaan zakat. Dukungan regulasi dan dorongan kepada ASN serta sektor usaha untuk berzakat di wilayah operasionalnya adalah langkah percontohan yang patut ditiru oleh daerah lain di Kalimantan Timur," ujar H. Miswan Thahadi. Acara ini menjadi sangat berkesan dengan ditampilkannya kisah-kisah inspiratif penerima manfaat (mustahik) BAZNAS Kukar, seperti: Bapak Lukman: Penjual pentol yang kini berdaya dengan bantuan motor dan gerobak. Bapak Witomo (Kades Sidomukti): Keberhasilan program Zakat Community Development (ZCD) pada pengembangan beras mentik susu. Bapak Wiji: Penerima manfaat Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kelurahan Jahab. Melihat keberhasilan tersebut, BAZNAS Kaltim optimistis bahwa potensi zakat Kukar yang mencapai Rp1,6 triliun dari sektor ASN dan badan usaha dapat terealisasi jika semua pihak memiliki komitmen yang sama. Dalam kesempatan ini, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara BAZNAS Kukar dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar serta Dinas Sosial Kabupaten Kukar. Langkah ini dinilai BAZNAS Kaltim sebagai strategi tepat untuk memvalidasi data mustahik agar penyaluran zakat semakin tepat sasaran dan terintegrasi dengan program pemerintah daerah. Melalui momentum "Kukar Berzakat", BAZNAS Kaltim mengajak seluruh pejabat, ASN, dan para pelaku usaha di Kaltim untuk tidak lagi ragu menunaikan zakatnya melalui lembaga resmi. "BAZNAS Kaltim akan terus mendukung upaya BAZNAS Kukar dalam mengedukasi masyarakat. Zakat bukan hanya kewajiban agama, tapi instrumen pembangunan daerah yang sangat efektif jika dikelola dengan koordinasi yang baik seperti yang kita lihat hari ini di Kukar," pungkas H. Miswan.

07-03-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Refleksi Hakikat Manusia di BPSDM Kaltim, BAZNAS Kaltim Tekankan Pentingnya Integritas dan Kepedulian Sosial
Refleksi Hakikat Manusia di BPSDM Kaltim, BAZNAS Kaltim Tekankan Pentingnya Integritas dan Kepedulian Sosial
SAMARINDA – Mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan penguatan mental dan spiritual ASN, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Syiar Dakwah di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim pada Rabu (04/03/2026). Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., yang memberikan tausiyah mendalam mengenai hakikat menjadi manusia yang bermanfaat. Dalam ceramahnya di hadapan jajaran pegawai BPSDM Kaltim, H. Miswan Thahadi memaparkan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merenungi hakikat penciptaan manusia. Beliau menjelaskan bahwa manusia yang ideal adalah mereka yang mampu menyelaraskan kesalehan individu dengan kesalehan sosial. "Hakikat manusia yang paling mulia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Di lingkungan BPSDM, peran bapak dan ibu dalam mengembangkan sumber daya manusia adalah amanah besar. Ramadan hadir untuk mendidik kita agar bekerja dengan hati, kejujuran, dan empati sebagai perwujudan hamba Allah yang bertaqwa," tutur H. Miswan Thahadi. Sejalan dengan tema hakikat manusia, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim ini mengingatkan bahwa salah satu bukti kemuliaan seorang hamba adalah keberaniannya untuk berbagi. Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) merupakan cara manusia mensyukuri nikmat sekaligus membersihkan diri dari sifat kikir. Beliau mengajak seluruh ASN di BPSDM Kaltim untuk menyempurnakan ibadah puasa dengan mengoptimalkan penyaluran ZIS melalui BAZNAS Kaltim. Dana tersebut akan dikelola secara amanah untuk membantu masyarakat Kalimantan Timur yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi. Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat memperkuat karakter para pegawai BPSDM agar menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya dalam urusan administratif profesional tetapi juga dalam aspek spiritual. Dengan memahami hakikat manusia sebagai makhluk sosial, kesadaran untuk berzakat diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup ASN yang peduli terhadap kesejahteraan umat. "Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk melakukan perbaikan total. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah yang khusyuk, dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia melalui zakat dan sedekah yang tulus," tutupnya.

04-03-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Wujudkan Pemulangan Humanis, BAZNAS Kaltim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Bersama Dinas Sosial
Wujudkan Pemulangan Humanis, BAZNAS Kaltim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Bersama Dinas Sosial
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, hadir sebagai narasumber utama dalam Rapat Evaluasi Pemulangan Orang Terlantar yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Kaltim di Aula H. Asran Bulkis, Rabu (25/02/2026). Kegiatan bertajuk “Sinergitas Sektor Percepatan Pemulangan Orang Terlantar yang Aman dan Humanis” ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kaltim untuk menegaskan perannya dalam penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Dalam paparannya, Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa peran BAZNAS tidak hanya berhenti pada bantuan biaya perjalanan pulang bagi orang terlantar (Ibnu Sabil), tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan hidup mereka. "BAZNAS Kaltim berkomitmen mendukung pemerintah dalam memastikan setiap orang terlantar mendapatkan penanganan yang layak. Kolaborasi ini mencakup pemanfaatan dana zakat untuk biaya pemulangan hingga program penguatan ekonomi pasca-pemulangan agar mereka tidak lagi jatuh ke lubang kemiskinan di daerah asal," jelas Ahmad Nabhan. Rapat yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, Juraidi, ini menggarisbawahi bahwa penanganan orang terlantar harus dilakukan secara komprehensif. Kehadiran BAZNAS Kaltim sebagai mitra strategis dinilai sangat vital, terutama dalam mengisi celah pendanaan yang mungkin tidak terakomodasi sepenuhnya oleh APBD. Poin Utama Kolaborasi BAZNAS Kaltim: Aspek Kemanusiaan: Memastikan proses pemulangan dilakukan dengan prinsip aman dan menjunjung tinggi martabat manusia. Integrasi Data: Bekerja sama dengan Dinsos kabupaten/kota dalam sinkronisasi data mustahik yang terkategori orang terlantar. Reintegrasi Sosial: Memberikan dukungan modal usaha atau bantuan sosial lainnya bagi mereka yang telah kembali ke keluarga agar dapat hidup mandiri. Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Doni Zulfiansyah, selaku ketua panitia, mengapresiasi kontribusi BAZNAS Kaltim dalam forum evaluasi ini. Langkah percepatan yang disusun diharapkan mampu mengatasi tantangan di lapangan mulai dari pendataan hingga proses reintegrasi sosial. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim terus berupaya mentransformasi peran zakat sebagai instrumen jaminan sosial yang responsif terhadap permasalahan kemanusiaan di Kalimantan Timur.

25-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Dekat dengan IKN, BAZNAS Kaltim Dukung Kampung Zakat Sesumpu Jadi Prototipe Nasional
Dekat dengan IKN, BAZNAS Kaltim Dukung Kampung Zakat Sesumpu Jadi Prototipe Nasional
PENAJAM PASER UTARA – Jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menghadiri kegiatan Sosialisasi Strategis Pengembangan Perwakafan di Indonesia yang berlokasi di Aula Kantor Kelurahan Sesumpu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Jumat (27/02/2026). Kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua I, Miswan Thahadi, S.Sos.I., dan Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menegaskan dukungan penuh lembaga terhadap pengembangan Kampung Zakat Reborn (KZR) Sesumpu sebagai percontohan pemberdayaan umat di tingkat nasional. Kampung Zakat Sesumpu yang terletak di wilayah strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) diproyeksikan menjadi model integrasi program sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen mengawal transformasi para mustahik di wilayah tersebut. "Kami melihat potensi besar di Kelurahan Sesumpu. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat tidak hanya berhenti sebagai bantuan konsumtif, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi yang mengubah mustahik menjadi lebih mandiri dan berdaya. BAZNAS Kaltim siap bersinergi untuk mewujudkan Sesumpu sebagai prototipe kampung zakat yang berkelanjutan," tegas Ahmad Nabhan. Dalam forum tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghofur, menyoroti potensi wisata pemancingan di Sesumpu sebagai peluang ekonomi produktif. Senada dengan hal itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, menambahkan bahwa intervensi program BAZNAS ke depan akan lebih difokuskan pada penguatan ekosistem ekonomi masyarakat lokal. Rencana Strategis Pengembangan Kampung Zakat Sesumpu diantaranya memiliki Lokasi yang strategis, berasa di dekat IKN, menjadikannya wajah baru pemberdayaan zakat di Indonesia. Dengan menggabungkan instrumen zakat dan wakaf untuk pembangunan infrastruktur ekonomi masyarakat. Selain itu mendorong mustahik mengelola aset produktif, seperti pengembangan area wisata pemancingan. Usai sosialisasi, pimpinan BAZNAS Kaltim bersama romnongan dari Kementerian Agama RI dan BWI melakukan kunjungan lapangan ke lokasi wisata pemancingan Kampung Zakat Sesumpu. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi dana zakat dan potensi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis lokalitas. Hadir pula dalam agenda ini Ketua Tim Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Kaltim, Munawwarah, serta Kepala Kantor Kemenag PPU, Muhammad Syahrir. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kampung Zakat Sesumpu sebagai pusat keunggulan (center of excellence) pemberdayaan zakat di Kalimantan Timur.

27-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →