
Refleksi Hakikat Manusia di BPSDM Kaltim, BAZNAS Kaltim Tekankan Pentingnya Integritas dan Kepedulian Sosial
SAMARINDA – Mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan penguatan mental dan spiritual ASN, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Syiar Dakwah di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim pada Rabu (04/03/2026). Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., yang memberikan tausiyah mendalam mengenai hakikat menjadi manusia yang bermanfaat.
Dalam ceramahnya di hadapan jajaran pegawai BPSDM Kaltim, H. Miswan Thahadi memaparkan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merenungi hakikat penciptaan manusia. Beliau menjelaskan bahwa manusia yang ideal adalah mereka yang mampu menyelaraskan kesalehan individu dengan kesalehan sosial.
"Hakikat manusia yang paling mulia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Di lingkungan BPSDM, peran bapak dan ibu dalam mengembangkan sumber daya manusia adalah amanah besar. Ramadan hadir untuk mendidik kita agar bekerja dengan hati, kejujuran, dan empati sebagai perwujudan hamba Allah yang bertaqwa," tutur H. Miswan Thahadi.
Sejalan dengan tema hakikat manusia, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim ini mengingatkan bahwa salah satu bukti kemuliaan seorang hamba adalah keberaniannya untuk berbagi. Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) merupakan cara manusia mensyukuri nikmat sekaligus membersihkan diri dari sifat kikir.
Beliau mengajak seluruh ASN di BPSDM Kaltim untuk menyempurnakan ibadah puasa dengan mengoptimalkan penyaluran ZIS melalui BAZNAS Kaltim. Dana tersebut akan dikelola secara amanah untuk membantu masyarakat Kalimantan Timur yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi.
Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat memperkuat karakter para pegawai BPSDM agar menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya dalam urusan administratif profesional tetapi juga dalam aspek spiritual. Dengan memahami hakikat manusia sebagai makhluk sosial, kesadaran untuk berzakat diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup ASN yang peduli terhadap kesejahteraan umat.
"Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk melakukan perbaikan total. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah yang khusyuk, dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia melalui zakat dan sedekah yang tulus," tutupnya.
04-03-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Wujudkan Pemulangan Humanis, BAZNAS Kaltim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Bersama Dinas Sosial
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, hadir sebagai narasumber utama dalam Rapat Evaluasi Pemulangan Orang Terlantar yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Kaltim di Aula H. Asran Bulkis, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan bertajuk “Sinergitas Sektor Percepatan Pemulangan Orang Terlantar yang Aman dan Humanis” ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kaltim untuk menegaskan perannya dalam penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Dalam paparannya, Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa peran BAZNAS tidak hanya berhenti pada bantuan biaya perjalanan pulang bagi orang terlantar (Ibnu Sabil), tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan hidup mereka.
"BAZNAS Kaltim berkomitmen mendukung pemerintah dalam memastikan setiap orang terlantar mendapatkan penanganan yang layak. Kolaborasi ini mencakup pemanfaatan dana zakat untuk biaya pemulangan hingga program penguatan ekonomi pasca-pemulangan agar mereka tidak lagi jatuh ke lubang kemiskinan di daerah asal," jelas Ahmad Nabhan.
Rapat yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Kaltim, Juraidi, ini menggarisbawahi bahwa penanganan orang terlantar harus dilakukan secara komprehensif. Kehadiran BAZNAS Kaltim sebagai mitra strategis dinilai sangat vital, terutama dalam mengisi celah pendanaan yang mungkin tidak terakomodasi sepenuhnya oleh APBD.
Poin Utama Kolaborasi BAZNAS Kaltim:
Aspek Kemanusiaan: Memastikan proses pemulangan dilakukan dengan prinsip aman dan menjunjung tinggi martabat manusia.
Integrasi Data: Bekerja sama dengan Dinsos kabupaten/kota dalam sinkronisasi data mustahik yang terkategori orang terlantar.
Reintegrasi Sosial: Memberikan dukungan modal usaha atau bantuan sosial lainnya bagi mereka yang telah kembali ke keluarga agar dapat hidup mandiri.
Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Doni Zulfiansyah, selaku ketua panitia, mengapresiasi kontribusi BAZNAS Kaltim dalam forum evaluasi ini. Langkah percepatan yang disusun diharapkan mampu mengatasi tantangan di lapangan mulai dari pendataan hingga proses reintegrasi sosial.
Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim terus berupaya mentransformasi peran zakat sebagai instrumen jaminan sosial yang responsif terhadap permasalahan kemanusiaan di Kalimantan Timur.
25-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Dekat dengan IKN, BAZNAS Kaltim Dukung Kampung Zakat Sesumpu Jadi Prototipe Nasional
PENAJAM PASER UTARA – Jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menghadiri kegiatan Sosialisasi Strategis Pengembangan Perwakafan di Indonesia yang berlokasi di Aula Kantor Kelurahan Sesumpu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Jumat (27/02/2026).
Kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua I, Miswan Thahadi, S.Sos.I., dan Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menegaskan dukungan penuh lembaga terhadap pengembangan Kampung Zakat Reborn (KZR) Sesumpu sebagai percontohan pemberdayaan umat di tingkat nasional.
Kampung Zakat Sesumpu yang terletak di wilayah strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) diproyeksikan menjadi model integrasi program sosial, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen mengawal transformasi para mustahik di wilayah tersebut.
"Kami melihat potensi besar di Kelurahan Sesumpu. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat tidak hanya berhenti sebagai bantuan konsumtif, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi yang mengubah mustahik menjadi lebih mandiri dan berdaya. BAZNAS Kaltim siap bersinergi untuk mewujudkan Sesumpu sebagai prototipe kampung zakat yang berkelanjutan," tegas Ahmad Nabhan.
Dalam forum tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghofur, menyoroti potensi wisata pemancingan di Sesumpu sebagai peluang ekonomi produktif. Senada dengan hal itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, menambahkan bahwa intervensi program BAZNAS ke depan akan lebih difokuskan pada penguatan ekosistem ekonomi masyarakat lokal.
Rencana Strategis Pengembangan Kampung Zakat Sesumpu diantaranya memiliki Lokasi yang strategis, berasa di dekat IKN, menjadikannya wajah baru pemberdayaan zakat di Indonesia. Dengan menggabungkan instrumen zakat dan wakaf untuk pembangunan infrastruktur ekonomi masyarakat. Selain itu mendorong mustahik mengelola aset produktif, seperti pengembangan area wisata pemancingan.
Usai sosialisasi, pimpinan BAZNAS Kaltim bersama romnongan dari Kementerian Agama RI dan BWI melakukan kunjungan lapangan ke lokasi wisata pemancingan Kampung Zakat Sesumpu. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi dana zakat dan potensi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis lokalitas.
Hadir pula dalam agenda ini Ketua Tim Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Kaltim, Munawwarah, serta Kepala Kantor Kemenag PPU, Muhammad Syahrir. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kampung Zakat Sesumpu sebagai pusat keunggulan (center of excellence) pemberdayaan zakat di Kalimantan Timur.
27-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Forum Sinergi Legalitas dan Produktivitas Wakaf di Ponpes Trubus Iman Paser
TANAH GROGOT – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menghadiri forum koordinasi strategis bertajuk “Sinergi Legalitas dan Produktivitas Wakaf untuk Penguatan Ekosistem Wakaf Berkelanjutan”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Trubus Iman melalui Trubus Sentra Agrobisnis (TSA) di Kabupaten Paser, Jumat (27/02/2026).
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim dalam forum ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap optimalisasi pengembangan wakaf produktif yang berkelanjutan sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi umat di Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menekankan pentingnya transformasi pengelolaan wakaf dari sekadar pemenuhan infrastruktur ibadah menjadi aset produktif. Menurutnya, sinergi antara zakat dan wakaf produktif dapat menjadi kekuatan besar dalam mengentaskan kemiskinan.
"BAZNAS Kaltim sangat mendukung penguatan ekosistem wakaf yang tidak hanya mengedepankan legalitas, tetapi juga produktivitas. Jika aset wakaf dikelola secara profesional dan berkelanjutan seperti yang diinisiasi oleh Ponpes Trubus Iman, maka dampak ekonominya bagi kemaslahatan masyarakat akan sangat luar biasa," ujar Ahmad Nabhan.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor—termasuk kehadiran Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Agama dalam forum ini—sangat krusial untuk mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf agar memiliki kepastian hukum yang kuat sebelum dikembangkan secara produktif.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Paser ini menghadirkan narasumber dari Kementerian ATR/BPN RI dan Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI. Fokus utama diskusi meliputi percepatan legalitas, menyelaraskan data Akta Ikrar Wakaf (AIW) dan percepatan sertifikasi tanah wakaf dan ekosistem berkelanjutan dengan mendorong pengelolaan aset wakaf di sektor agrobisnis dan ekonomi kreatif agar memberikan manfaat ekonomi yang nyata.
Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Ir. H. Bachtiar Effendi, MT, mengapresiasi kehadiran dan arahan dari pimpinan BAZNAS Kaltim. Ia menegaskan bahwa dukungan dari tingkat provinsi akan semakin memotivasi daerah dalam mempercepat legalitas wakaf dan mengembangkan potensi ekonomi di wilayah Paser dan sekitarnya.
Dengan terjalinnya kolaborasi yang kuat ini, diharapkan pengelolaan wakaf produktif di Kalimantan Timur dapat menjadi pilot project bagi pemberdayaan ekonomi umat yang mandiri dan berkelanjutan.
27-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Awali Periode 2025–2030, Pimpinan BAZNAS Berau Dilantik dengan Dukungan BAZNAS Kaltim
TANJUNG REDEB – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur hadir memberikan dukungan penuh atas dilantiknya jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau periode 2025-2030. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd, bertempat di Kantor Bupati Berau pada Senin (12/01/2026).
Hadir mewakili BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum Achmad Suparno, S.H. Kehadiran pimpinan BAZNAS Kaltim ini menegaskan komitmen provinsi dalam mengawal optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat kabupaten.
Berdasarkan Keputusan Bupati Berau Nomor 531 Tahun 2025 , pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau yang resmi dilantik adalah sebagai berikut:
- Ketua: Ir. Muhammad Gazali, S.IP, MM
- Wakil Ketua I: Syaprudin, M.Pd.I
- Wakil Ketua II: Jul Amri Putra, S.Pd
- Wakil Ketua III: Nadirah, S.Pd, M.Ap
- Wakil Ketua IV: Suparman, S.Pkp, M.Ap
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, menyampaikan pesan mendalam kepada para pimpinan yang baru dilantik. Beliau menegaskan bahwa menjadi pimpinan BAZNAS adalah sebuah amanah besar yang telah diambil karena mereka mendaftar secara sukarela, oleh karena itu pimpinan harus bekerja secara full timer dan penuh dedikasi.
H. Badrus Syamsi juga mengingatkan agar pimpinan terus aktif mensosialisasikan institusi ini kepada masyarakat. "Terus sosialiasikan BAZNAS, jangan sampai salah, namanya BAZNAS bukan BAZARNAS," pesannya. Ia juga mengibaratkan peran BAZNAS sebagai penunjang kinerja pemerintah; jika pemerintah menggunakan dana APBD sebagai "kantong kanan", maka BAZNAS hadir sebagai "kantong kiri" yang siap memberikan bantuan. Selain itu, ia menyoroti Rumah Sehat BAZNAS (RSB) sebagai program unggulan di Berau dan berpesan agar pimpinan selalu mengingat bahwa mustahik (penerima zakat) berasal dari semua golongan.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara kabupaten dan provinsi untuk mencapai target-target kesejahteraan masyarakat.
"Harapannya kepada pimpinan yang baru, tentunya dapat terus berkoordinasi dengan BAZNAS Provinsi dalam hal penyaluran maupun hal-hal strategis lainnya. Kami berpesan agar pimpinan tetap menjaga kekompakan," ujar Achmad Suparno saat ditemui usai acara pelantikan.
Ia juga menambahkan bahwa perbedaan latar belakang di antara para pimpinan harus menjadi kekuatan untuk menyatukan visi dan misi sesuai amanah undang-undang. "Ingat pesan Bupati agar BAZNAS menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat Berau. Meski berlatar belakang berbeda, pimpinan harus kompak menyatukan langkah sesuai tujuan BAZNAS dalam undang-undang," tegasnya.
Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, dalam sambutannya menekankan agar pimpinan yang baru senantiasa berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugasnya dan bertanggung jawab penuh kepada Bupati.
Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Berau, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau, serta pimpinan BAZNAS Berau periode 2021-2025. Dengan terbentuknya kepengurusan yang baru ini, BAZNAS Kaltim berharap pengelolaan zakat di Kabupaten Berau semakin transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di daerah.
12-01-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri East Borneo Islami Festival 2025, Serahkan Donasi Banjir dan Apresiasi Peserta MTQ Nasional
Samarinda — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menghadiri secara langsung kegiatan East Borneo Islami Festival 2025 (Kalimantan Timur Festival Islami, Doa, dan Shalawat Akhir Tahun 2025) yang digelar di Islamic Center Samarinda, Rabu (31/12/2025).
Dalam agenda tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim turut menyerahkan bantuan donasi kemanusiaan untuk korban banjir yang dihimpun selama rangkaian kegiatan festival. Penyerahan donasi ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kaltim dalam merespons bencana serta membantu masyarakat terdampak melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Selain itu, Drs. H. Ahmad Nabhan juga menyerahkan bantuan dan apresiasi kepada para peserta berprestasi dalam ajang MTQ Nasional, sebagai dukungan nyata BAZNAS Kaltim terhadap pembinaan dan pengembangan qori dan qori’ah Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diharapkan dapat memotivasi para peserta untuk terus meningkatkan prestasi serta menjaga kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan keagamaan dan kemanusiaan merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat zakat bagi umat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus berperan aktif dalam mendukung program keislaman, penguatan nilai-nilai Al-Qur’an, serta aksi-aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan doa dan shalawat akhir tahun, sambutan Gubernur Kalimantan Timur, serta penampilan seni religi dan ceramah agama, sebagai penutup rangkaian East Borneo Islami Festival 2025.
01-01-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Sinergi Akhir Tahun: BAZNAS Kaltim Dukung Khitanan Massal bagi 60 Anak di Masjid Alam Semesta
SAMARINDA – Menjelang penghujung tahun BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam program kesehatan umat. Melalui kehadiran Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., BAZNAS Kaltim memberikan dukungan penuh pada agenda Bakti Sosial Khitanan Massal yang diinisiasi oleh Yayasan Satu Semesta Alam (YASSALAM).
Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Minggu, (28/12/2025) ini dipusatkan di Masjid Alam Semesta, Jl. Bukit Salam, Samarinda. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam acara tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan komunitas masyarakat dalam meringankan beban para mustahik.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan bahwa khitanan massal kali ini diikuti oleh 60 peserta anak-anak. Agenda ini merupakan tahun kelima pelaksanaan program serupa oleh YASSALAM. Beliau juga mengapresiasi kontribusi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur yang telah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp37.250.000 untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., yang hadir mewakili pimpinan BAZNAS Kaltim, menegaskan bahwa dukungan ini adalah bagian dari amanah para muzakki yang disalurkan melalui program kesehatan. Beliau menyampaikan bahwa BAZNAS akan selalu hadir mendukung inisiatif sosial yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, yang secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kaltim. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur memuji profesionalisme BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS).
"Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS Kaltim yang terus konsisten bergerak dalam berbagai lini, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan lainnya. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk membangun Kalimantan Timur yang lebih sejahtera," ujar Wakil Gubernur.
Rangkaian acara diawali dengan pengarahan tata laksana khitanan oleh tim medis yang diwakili oleh Sembri. Hal ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada orang tua dan peserta mengenai prosedur medis yang aman. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama sebagai bentuk syukur dan harapan agar para peserta menjadi anak-anak yang saleh dan sehat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kaltim berharap semangat berbagi tetap terus menyala di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut tahun yang baru dengan penuh keberkahan.
30-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Perkuat Ekonomi Umat di Kukar: Dari Penyaluran Z-Motor hingga Monitoring Peternakan Sapi
TENGGARONG – Dalam upaya memastikan efektivitas dan keberlanjutan program pendayagunaan zakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Drs. H. Ahmad Nabhan, memimpin langsung rangkaian kunjungan kerja strategis di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (23/12/2025). Agenda utama kunjungan ini difokuskan pada penyaluran bantuan sarana usaha serta monitoring dan evaluasi (monev) program pemberdayaan ekonomi peternakan.
Rangkaian kegiatan diawali di kantor BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara dengan penyerahan bantuan program Z-Motor sebanyak 20 unit kepada para mustahik. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp464.400.000,- (empat ratus enam puluh empat juta empat ratus ribu rupiah). Penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh Drs. H. Ahmad Nabhan didampingi Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Tenggarong Seberang, Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, jajaran pimpinan BAZNAS Kukar, serta para Kepala Desa dari Teluk Dalam, Loa Lepu, Perjiwa, dan Jongkang. Menariknya, ke-20 unit kendaraan tersebut dikonvoi langsung oleh para mustahik menuju lokasi rangkaian kegiatan Bupati Kukar sebagai bentuk syiar zakat di tengah masyarakat.
Usai menyalurkan bantuan kendaraan, Drs. H. Ahmad Nabhan melanjutkan agenda dengan melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke lapangan. Fokus utama monev kali ini menyasar pada kelompok peternak sapi "Banyumas Farm" yang berlokasi di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong.
Di lokasi tersebut, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan sebanyak 20 ekor sapi untuk program penggemukan dengan nilai investasi mencapai Rp220.000.000,- (dua ratus dua puluh juta rupiah). Ketua BAZNAS Kaltim melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi kandang, kesehatan hewan ternak, serta berdialog intensif dengan anggota kelompok tani.
"Monitoring ini sangat penting untuk memastikan bahwa amanah dari para muzaki benar-benar memberikan dampak nyata bagi mustahik. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan penggemukan sapi ini serta kendala apa yang dihadapi peternak di lapangan, agar program ini bisa berkelanjutan dan mampu mengubah mustahik menjadi muzaki di masa depan," tegas Drs. H. Ahmad Nabhan di sela-sela peninjauan.
Melalui dialog tersebut, pihak BAZNAS Kaltim mendapatkan gambaran mendalam mengenai tantangan pakan dan pemeliharaan yang dihadapi kelompok Banyumas Farm. Dukungan ini diharapkan tidak hanya menjadi bantuan modal semata, tetapi juga menjadi pemicu kemandirian ekonomi bagi para peternak di Kabupaten Kutai Kartanegara melalui tata kelola peternakan yang profesional dan amanah.
23-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Dukung Legalitas dan Kemandirian Ekonomi Pesantren, BAZNAS Kaltim Hadiri Monev Kebijakan Kelembagaan Pemprov Kaltim
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan dedikasinya dalam mendukung penguatan lembaga pendidikan Islam di wilayah Benua Etam. Mewakili pimpinan BAZNAS Kaltim, staf bidang Pengumpulan, Muhammad Farhan, bersama staf SDM, Administrasi, dan Umum, Erlambang Idris, menghadiri agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kelembagaan tentang Penertiban Pondok Pesantren di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung secara khidmat di Five Premiere Hotel, Samarinda, pada Selasa (23/12/2025).
Dalam sesi utama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Dasmiah, S.Pd., M.A.P., memaparkan materi strategis mengenai kebijakan dan regulasi fasilitas pesantren. Beliau menekankan bahwa Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren kini menjadi landasan hukum yang kuat bagi Pemerintah Provinsi Kaltim dalam mendukung fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren. Selain itu, pemerintah juga memberikan apresiasi nyata bagi tenaga pendidik melalui insentif bulanan bagi guru honorer pesantren yang disalurkan melalui program JOSPOL (Jaminan Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Pendidik dan Kependidikan) serta program GASPOL (Gerakan Santri Pemuda Kalimantan Timur).
Materi teknis mengenai standarisasi lembaga disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Samarinda, H. Ridla, S. HI., MH, yang mengupas tuntas mengenai Arkanul Ma’had. Berdasarkan kriteria tersebut, sebuah pondok pesantren wajib memenuhi lima pilar utama, yaitu adanya Kyai atau pengasuh, santri mukim, pondok atau asrama, masjid/mushalla, serta pengajaran Kitab Kuning. H. Ridla juga menjelaskan alur perizinan operasional guna memastikan legalitas lembaga. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 58 pesantren di Kaltim telah memiliki izin resmi, sementara 23 pesantren lainnya masih dalam tahap proses perizinan.
Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam forum ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap tata kelola pesantren yang tertib administrasi dan mandiri secara ekonomi. Sejalan dengan upaya pemerintah, BAZNAS Kaltim telah aktif melakukan pemberdayaan ekonomi pesantren di enam titik strategis, meliputi:
1. Ponpes Trubus Iman Paser: Pengembangan peternakan domba.
2. Ponpes Syaichona Kholil Samarinda: Budidaya ayam petelur.
3. Ponpes Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Balikpapan: Budidaya ayam petelur.
4. Ponpes Al-Mujahidin Balikpapan: Pengembangan peternakan domba.
5. Ponpes Binaul Muhajirin PPU: Budidaya ayam petelur.
6. Ponpes Istiqomah Muhammadiyah Samarinda: Pengembangan peternakan domba.
7. ?Ponpes Assalam Arya Kemuning Kutai Barat : Pengembangan peternakan sapi.
Melalui program pemberdayaan ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan pendayagunaan dana zakat diharapkan mampu membawa pondok pesantren di Kalimantan Timur menjadi pilar kemajuan umat yang tangguh dan profesional.
23-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Perkuat Sinergi Ulama-Umara, BAZNAS Kaltim Hadiri Musda XI MUI Provinsi Kalimantan Timur
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemitraan strategis bersama para ulama. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E., dalam agenda Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur Samarinda, 22-24 Desember 2025 (2-4 Rajab 1447 H).
Acara yang mengusung tema "Meneguhkan Peran Ulama dalam menjaga Kesatuan Bangsa dan Kesejahteraan Umat" ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang SDA, Perekonomian Daerah, dan Kemasyarakatan, Dr. Arief Murdiyatno. Dalam sambutannya, Arief menekankan bahwa Musda XI ini merupakan momentum penting untuk konsolidasi, evaluasi, serta menentukan arah perjuangan MUI ke depan sebagai penjaga moral publik dan mitra strategis pembangunan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam forum tertinggi ulama tingkat provinsi ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap penguatan peran MUI. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat, BAZNAS Kaltim memandang MUI sebagai payung besar yang memberikan tuntunan syariah bagi umat. Sinergi yang kuat antara BAZNAS dan MUI sangat krusial dalam memastikan pengelolaan zakat di Benua Etam tetap berjalan di atas koridor "Aman Syar’i", sekaligus mengoptimalkan potensi zakat untuk kemaslahatan masyarakat luas.
"Kami berharap melalui Musda XI ini, MUI Kaltim terus menjadi lembaga yang inklusif, responsif terhadap tantangan zaman, dan menjadi rujukan utama dalam memandu kehidupan beragama yang harmonis di Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim siap terus berkolaborasi dengan jajaran pengurus baru nantinya, terutama dalam mensosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat," ujar H. Badrus Syamsi di sela-sela kegiatan.
Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan Pusat MUI Indonesia KH. Ahmad Hidayat, jajaran Forkopimda Kaltim, perwakilan TNI/Polri, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, perguruan tinggi, dan pondok pesantren se-Kalimantan Timur. Melalui momentum ini, BAZNAS Kaltim mendoakan agar kepemimpinan MUI yang baru dapat melahirkan gagasan-gagasan besar yang memperkokoh persatuan bangsa dan membawa keberkahan bagi Kalimantan Timur.
23-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.
Lihat Daftar Rekening →