
Awali Periode 2025–2030, Pimpinan BAZNAS Berau Dilantik dengan Dukungan BAZNAS Kaltim
TANJUNG REDEB – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur hadir memberikan dukungan penuh atas dilantiknya jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau periode 2025-2030. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd, bertempat di Kantor Bupati Berau pada Senin (12/01/2026).
Hadir mewakili BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum Achmad Suparno, S.H. Kehadiran pimpinan BAZNAS Kaltim ini menegaskan komitmen provinsi dalam mengawal optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di tingkat kabupaten.
Berdasarkan Keputusan Bupati Berau Nomor 531 Tahun 2025 , pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau yang resmi dilantik adalah sebagai berikut:
- Ketua: Ir. Muhammad Gazali, S.IP, MM
- Wakil Ketua I: Syaprudin, M.Pd.I
- Wakil Ketua II: Jul Amri Putra, S.Pd
- Wakil Ketua III: Nadirah, S.Pd, M.Ap
- Wakil Ketua IV: Suparman, S.Pkp, M.Ap
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, menyampaikan pesan mendalam kepada para pimpinan yang baru dilantik. Beliau menegaskan bahwa menjadi pimpinan BAZNAS adalah sebuah amanah besar yang telah diambil karena mereka mendaftar secara sukarela, oleh karena itu pimpinan harus bekerja secara full timer dan penuh dedikasi.
H. Badrus Syamsi juga mengingatkan agar pimpinan terus aktif mensosialisasikan institusi ini kepada masyarakat. "Terus sosialiasikan BAZNAS, jangan sampai salah, namanya BAZNAS bukan BAZARNAS," pesannya. Ia juga mengibaratkan peran BAZNAS sebagai penunjang kinerja pemerintah; jika pemerintah menggunakan dana APBD sebagai "kantong kanan", maka BAZNAS hadir sebagai "kantong kiri" yang siap memberikan bantuan. Selain itu, ia menyoroti Rumah Sehat BAZNAS (RSB) sebagai program unggulan di Berau dan berpesan agar pimpinan selalu mengingat bahwa mustahik (penerima zakat) berasal dari semua golongan.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara kabupaten dan provinsi untuk mencapai target-target kesejahteraan masyarakat.
"Harapannya kepada pimpinan yang baru, tentunya dapat terus berkoordinasi dengan BAZNAS Provinsi dalam hal penyaluran maupun hal-hal strategis lainnya. Kami berpesan agar pimpinan tetap menjaga kekompakan," ujar Achmad Suparno saat ditemui usai acara pelantikan.
Ia juga menambahkan bahwa perbedaan latar belakang di antara para pimpinan harus menjadi kekuatan untuk menyatukan visi dan misi sesuai amanah undang-undang. "Ingat pesan Bupati agar BAZNAS menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat Berau. Meski berlatar belakang berbeda, pimpinan harus kompak menyatukan langkah sesuai tujuan BAZNAS dalam undang-undang," tegasnya.
Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, dalam sambutannya menekankan agar pimpinan yang baru senantiasa berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugasnya dan bertanggung jawab penuh kepada Bupati.
Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Berau, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau, serta pimpinan BAZNAS Berau periode 2021-2025. Dengan terbentuknya kepengurusan yang baru ini, BAZNAS Kaltim berharap pengelolaan zakat di Kabupaten Berau semakin transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di daerah.
12-01-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri East Borneo Islami Festival 2025, Serahkan Donasi Banjir dan Apresiasi Peserta MTQ Nasional
Samarinda — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menghadiri secara langsung kegiatan East Borneo Islami Festival 2025 (Kalimantan Timur Festival Islami, Doa, dan Shalawat Akhir Tahun 2025) yang digelar di Islamic Center Samarinda, Rabu (31/12/2025).
Dalam agenda tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim turut menyerahkan bantuan donasi kemanusiaan untuk korban banjir yang dihimpun selama rangkaian kegiatan festival. Penyerahan donasi ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kaltim dalam merespons bencana serta membantu masyarakat terdampak melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Selain itu, Drs. H. Ahmad Nabhan juga menyerahkan bantuan dan apresiasi kepada para peserta berprestasi dalam ajang MTQ Nasional, sebagai dukungan nyata BAZNAS Kaltim terhadap pembinaan dan pengembangan qori dan qori’ah Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diharapkan dapat memotivasi para peserta untuk terus meningkatkan prestasi serta menjaga kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan keagamaan dan kemanusiaan merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat zakat bagi umat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus berperan aktif dalam mendukung program keislaman, penguatan nilai-nilai Al-Qur’an, serta aksi-aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan doa dan shalawat akhir tahun, sambutan Gubernur Kalimantan Timur, serta penampilan seni religi dan ceramah agama, sebagai penutup rangkaian East Borneo Islami Festival 2025.
01-01-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Sinergi Akhir Tahun: BAZNAS Kaltim Dukung Khitanan Massal bagi 60 Anak di Masjid Alam Semesta
SAMARINDA – Menjelang penghujung tahun BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam program kesehatan umat. Melalui kehadiran Wakil Ketua II Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., BAZNAS Kaltim memberikan dukungan penuh pada agenda Bakti Sosial Khitanan Massal yang diinisiasi oleh Yayasan Satu Semesta Alam (YASSALAM).
Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Minggu, (28/12/2025) ini dipusatkan di Masjid Alam Semesta, Jl. Bukit Salam, Samarinda. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam acara tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan komunitas masyarakat dalam meringankan beban para mustahik.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan bahwa khitanan massal kali ini diikuti oleh 60 peserta anak-anak. Agenda ini merupakan tahun kelima pelaksanaan program serupa oleh YASSALAM. Beliau juga mengapresiasi kontribusi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur yang telah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp37.250.000 untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., yang hadir mewakili pimpinan BAZNAS Kaltim, menegaskan bahwa dukungan ini adalah bagian dari amanah para muzakki yang disalurkan melalui program kesehatan. Beliau menyampaikan bahwa BAZNAS akan selalu hadir mendukung inisiatif sosial yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, yang secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kaltim. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur memuji profesionalisme BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS).
"Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS Kaltim yang terus konsisten bergerak dalam berbagai lini, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan lainnya. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk membangun Kalimantan Timur yang lebih sejahtera," ujar Wakil Gubernur.
Rangkaian acara diawali dengan pengarahan tata laksana khitanan oleh tim medis yang diwakili oleh Sembri. Hal ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada orang tua dan peserta mengenai prosedur medis yang aman. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama sebagai bentuk syukur dan harapan agar para peserta menjadi anak-anak yang saleh dan sehat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kaltim berharap semangat berbagi tetap terus menyala di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut tahun yang baru dengan penuh keberkahan.
30-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Perkuat Ekonomi Umat di Kukar: Dari Penyaluran Z-Motor hingga Monitoring Peternakan Sapi
TENGGARONG – Dalam upaya memastikan efektivitas dan keberlanjutan program pendayagunaan zakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Drs. H. Ahmad Nabhan, memimpin langsung rangkaian kunjungan kerja strategis di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (23/12/2025). Agenda utama kunjungan ini difokuskan pada penyaluran bantuan sarana usaha serta monitoring dan evaluasi (monev) program pemberdayaan ekonomi peternakan.
Rangkaian kegiatan diawali di kantor BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara dengan penyerahan bantuan program Z-Motor sebanyak 20 unit kepada para mustahik. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp464.400.000,- (empat ratus enam puluh empat juta empat ratus ribu rupiah). Penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh Drs. H. Ahmad Nabhan didampingi Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Tenggarong Seberang, Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, jajaran pimpinan BAZNAS Kukar, serta para Kepala Desa dari Teluk Dalam, Loa Lepu, Perjiwa, dan Jongkang. Menariknya, ke-20 unit kendaraan tersebut dikonvoi langsung oleh para mustahik menuju lokasi rangkaian kegiatan Bupati Kukar sebagai bentuk syiar zakat di tengah masyarakat.
Usai menyalurkan bantuan kendaraan, Drs. H. Ahmad Nabhan melanjutkan agenda dengan melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke lapangan. Fokus utama monev kali ini menyasar pada kelompok peternak sapi "Banyumas Farm" yang berlokasi di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong.
Di lokasi tersebut, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan sebanyak 20 ekor sapi untuk program penggemukan dengan nilai investasi mencapai Rp220.000.000,- (dua ratus dua puluh juta rupiah). Ketua BAZNAS Kaltim melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi kandang, kesehatan hewan ternak, serta berdialog intensif dengan anggota kelompok tani.
"Monitoring ini sangat penting untuk memastikan bahwa amanah dari para muzaki benar-benar memberikan dampak nyata bagi mustahik. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan penggemukan sapi ini serta kendala apa yang dihadapi peternak di lapangan, agar program ini bisa berkelanjutan dan mampu mengubah mustahik menjadi muzaki di masa depan," tegas Drs. H. Ahmad Nabhan di sela-sela peninjauan.
Melalui dialog tersebut, pihak BAZNAS Kaltim mendapatkan gambaran mendalam mengenai tantangan pakan dan pemeliharaan yang dihadapi kelompok Banyumas Farm. Dukungan ini diharapkan tidak hanya menjadi bantuan modal semata, tetapi juga menjadi pemicu kemandirian ekonomi bagi para peternak di Kabupaten Kutai Kartanegara melalui tata kelola peternakan yang profesional dan amanah.
23-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Dukung Legalitas dan Kemandirian Ekonomi Pesantren, BAZNAS Kaltim Hadiri Monev Kebijakan Kelembagaan Pemprov Kaltim
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan dedikasinya dalam mendukung penguatan lembaga pendidikan Islam di wilayah Benua Etam. Mewakili pimpinan BAZNAS Kaltim, staf bidang Pengumpulan, Muhammad Farhan, bersama staf SDM, Administrasi, dan Umum, Erlambang Idris, menghadiri agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kelembagaan tentang Penertiban Pondok Pesantren di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung secara khidmat di Five Premiere Hotel, Samarinda, pada Selasa (23/12/2025).
Dalam sesi utama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Dasmiah, S.Pd., M.A.P., memaparkan materi strategis mengenai kebijakan dan regulasi fasilitas pesantren. Beliau menekankan bahwa Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren kini menjadi landasan hukum yang kuat bagi Pemerintah Provinsi Kaltim dalam mendukung fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren. Selain itu, pemerintah juga memberikan apresiasi nyata bagi tenaga pendidik melalui insentif bulanan bagi guru honorer pesantren yang disalurkan melalui program JOSPOL (Jaminan Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Pendidik dan Kependidikan) serta program GASPOL (Gerakan Santri Pemuda Kalimantan Timur).
Materi teknis mengenai standarisasi lembaga disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Samarinda, H. Ridla, S. HI., MH, yang mengupas tuntas mengenai Arkanul Ma’had. Berdasarkan kriteria tersebut, sebuah pondok pesantren wajib memenuhi lima pilar utama, yaitu adanya Kyai atau pengasuh, santri mukim, pondok atau asrama, masjid/mushalla, serta pengajaran Kitab Kuning. H. Ridla juga menjelaskan alur perizinan operasional guna memastikan legalitas lembaga. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 58 pesantren di Kaltim telah memiliki izin resmi, sementara 23 pesantren lainnya masih dalam tahap proses perizinan.
Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam forum ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap tata kelola pesantren yang tertib administrasi dan mandiri secara ekonomi. Sejalan dengan upaya pemerintah, BAZNAS Kaltim telah aktif melakukan pemberdayaan ekonomi pesantren di enam titik strategis, meliputi:
1. Ponpes Trubus Iman Paser: Pengembangan peternakan domba.
2. Ponpes Syaichona Kholil Samarinda: Budidaya ayam petelur.
3. Ponpes Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Balikpapan: Budidaya ayam petelur.
4. Ponpes Al-Mujahidin Balikpapan: Pengembangan peternakan domba.
5. Ponpes Binaul Muhajirin PPU: Budidaya ayam petelur.
6. Ponpes Istiqomah Muhammadiyah Samarinda: Pengembangan peternakan domba.
7. ?Ponpes Assalam Arya Kemuning Kutai Barat : Pengembangan peternakan sapi.
Melalui program pemberdayaan ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan pendayagunaan dana zakat diharapkan mampu membawa pondok pesantren di Kalimantan Timur menjadi pilar kemajuan umat yang tangguh dan profesional.
23-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Perkuat Sinergi Ulama-Umara, BAZNAS Kaltim Hadiri Musda XI MUI Provinsi Kalimantan Timur
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemitraan strategis bersama para ulama. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E., dalam agenda Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur Samarinda, 22-24 Desember 2025 (2-4 Rajab 1447 H).
Acara yang mengusung tema "Meneguhkan Peran Ulama dalam menjaga Kesatuan Bangsa dan Kesejahteraan Umat" ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang SDA, Perekonomian Daerah, dan Kemasyarakatan, Dr. Arief Murdiyatno. Dalam sambutannya, Arief menekankan bahwa Musda XI ini merupakan momentum penting untuk konsolidasi, evaluasi, serta menentukan arah perjuangan MUI ke depan sebagai penjaga moral publik dan mitra strategis pembangunan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam forum tertinggi ulama tingkat provinsi ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap penguatan peran MUI. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat, BAZNAS Kaltim memandang MUI sebagai payung besar yang memberikan tuntunan syariah bagi umat. Sinergi yang kuat antara BAZNAS dan MUI sangat krusial dalam memastikan pengelolaan zakat di Benua Etam tetap berjalan di atas koridor "Aman Syar’i", sekaligus mengoptimalkan potensi zakat untuk kemaslahatan masyarakat luas.
"Kami berharap melalui Musda XI ini, MUI Kaltim terus menjadi lembaga yang inklusif, responsif terhadap tantangan zaman, dan menjadi rujukan utama dalam memandu kehidupan beragama yang harmonis di Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim siap terus berkolaborasi dengan jajaran pengurus baru nantinya, terutama dalam mensosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat," ujar H. Badrus Syamsi di sela-sela kegiatan.
Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan Pusat MUI Indonesia KH. Ahmad Hidayat, jajaran Forkopimda Kaltim, perwakilan TNI/Polri, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, perguruan tinggi, dan pondok pesantren se-Kalimantan Timur. Melalui momentum ini, BAZNAS Kaltim mendoakan agar kepemimpinan MUI yang baru dapat melahirkan gagasan-gagasan besar yang memperkokoh persatuan bangsa dan membawa keberkahan bagi Kalimantan Timur.
23-12-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peringatan HUT ke-44 YJI dan Serahkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Samarinda — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-44 Yayasan Jantung Indonesia (YJI), YJI Kalimantan Timur menggelar kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 30 anak yatim dan dhuafa, pada Minggu (9/11/2025) di Halaman Islamic Center Samarinda.
Acara yang dimulai sejak pukul 06.30 Wita ini diawali dengan senam kesegaran jasmani bersama masyarakat dan dilanjutkan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, yang secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada 30 penerima manfaat dari kalangan yatim dan dhuafa.
Dalam kesempatan itu, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Jantung Indonesia Kalimantan Timur atas kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial yang tidak hanya menumbuhkan kesadaran hidup sehat, tetapi juga menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.
“BAZNAS Kaltim menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud sinergi bersama dalam menebar kepedulian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, menginspirasi banyak pihak untuk terus berbagi dan menjaga kesehatan lahir maupun batin,” ujar Nabhan.
Ketua Panitia HUT YJI Kaltim, Sugeng Chairuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian YJI terhadap kesehatan masyarakat. Sementara itu, Ketua YJI Kaltim Wahyu Hernaningsih Seno Aji turut memberikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kaltim, dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat hidup sehat dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Kalimantan Timur.
09-11-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Peran Posyandu Melalui FGD Bersama Gubernur dan TP PKK Kaltim
Samarinda — Wakil Ketua I Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Transformasi Peran Posyandu pada Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, yang digelar di Ruang Tepian II, Lantai 2, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Rabu (05/11/2025).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., dan turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kaltim sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Hj. Syarifah Suraidah Rudy Mas’ud, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
FGD ini membahas penguatan sinergi lintas sektor dalam rangka mendukung Transformasi Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi peran Posyandu di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus berpartisipasi aktif dalam program-program kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting dan peningkatan gizi anak.
Selama beberapa tahun terakhir, BAZNAS Kaltim telah bersinergi dengan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur dalam program pengentasan stunting. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan berupa paket bahan makanan bergizi dan makanan siap saji bergizi yang dibagikan melalui Posyandu di berbagai daerah se-Kalimantan Timur. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kualitas gizi anak dan kesehatan keluarga prasejahtera.
Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.
“Keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk membantu pemerintah mengentaskan stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi ini, kita bersama-sama memperkuat ketahanan keluarga dan generasi masa depan Kalimantan Timur,” ujar Miswan.
Ia juga menambahkan bahwa semangat pelayanan yang dilakukan Posyandu sejalan dengan nilai-nilai zakat yang menekankan pada kepedulian dan pemberdayaan umat.
“Posyandu adalah ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Sementara zakat, infak, dan sedekah adalah instrumen pemberdayaan umat. Jika keduanya disinergikan, insyaallah akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terwujud rumusan kerja sama konkret antara pemerintah, BAZNAS, dan lembaga sosial lainnya dalam memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat menuju Kalimantan Timur yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
05-11-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Sinergi Antar Lembaga
Samarinda — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P, turut hadir dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Petugas Antar Lembaga Layanan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), bertempat di Hotel Mercure Samarinda, Rabu (5/11/2025).
Mengusung tema “Sinergi Lintas Sektor dan Mewujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak yang Berkualitas”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi serta standarisasi pelayanan dalam penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di berbagai lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdurrahman AR menyampaikan bahwa BAZNAS Kaltim mendukung penuh langkah sinergis ini sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh bagi umat.
“BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga berperan dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada masyarakat, termasuk perempuan dan anak. Sinergi antar lembaga seperti ini menjadi penting agar layanan yang diberikan benar-benar berkualitas, terstandar, dan berpihak pada mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Menurutnya, BAZNAS Kaltim selama ini telah menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi yang juga melibatkan perempuan, terutama mustahik binaan dari kalangan keluarga prasejahtera. Melalui pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, hingga pendampingan berkelanjutan, diharapkan perempuan tidak hanya terlindungi, tetapi juga berdaya secara ekonomi.
Lebih lanjut, Dr. Abdurrahman menegaskan bahwa nilai-nilai perlindungan terhadap perempuan dan anak selaras dengan semangat pelayanan yang dipegang oleh BAZNAS Kaltim, yakni menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial berbasis keimanan dan kepedulian.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. BAZNAS Kaltim akan terus bersinergi dengan DP3A dan lembaga lainnya agar layanan perlindungan dan pemberdayaan umat semakin optimal,” tutupnya.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai instansi lintas sektor, termasuk lembaga pemerintah, organisasi sosial, dan lembaga keagamaan yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, BAZNAS Kaltim meneguhkan perannya bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, aman, dan sejahtera bagi semua kalangan.
05-11-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda
Samarinda — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nabil Husein, Samarinda, pada Rabu (22/10/2025).
Peringatan Hari Santri tahun ini menjadi momentum ke-15 sejak ditetapkannya pada tahun 2010. Tanggal 22 Oktober dipilih untuk mengenang Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’arie, sebagai bentuk seruan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya sebatas mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Santri adalah salah satu tonggak perjuangan umat. Dulu mereka berjuang di medan jihad mempertahankan kemerdekaan, kini para santri berjuang dengan ilmu, akhlak, dan karya nyata untuk kemaslahatan umat,” ujar Ahmad Nabhan.
Beliau menambahkan, semangat santri hari ini harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian yang nyata bagi masyarakat, termasuk dalam penguatan ekonomi umat dan kepedulian sosial melalui lembaga-lembaga seperti BAZNAS.
“Semangat kemandirian, keikhlasan, dan pengabdian santri sejalan dengan misi BAZNAS dalam menebar keberkahan dan kesejahteraan umat. Santri hari ini harus menjadi pelopor kebaikan, tidak hanya di pesantren, tetapi juga di tengah masyarakat,” tambahnya.
Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga sosial keumatan seperti BAZNAS dalam membangun masyarakat yang berdaya, sejahtera, dan berakhlak mulia.
22-10-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
