WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut berpartisipasi dalam agenda Pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan logistik serta kelancaran distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BAZNAS Kaltim hadir dalam kegiatan tersebut melalui Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas respons kemanusiaan melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Pembentukan klaster logistik kebencanaan bertujuan membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam pengelolaan logistik bencana. Melalui mekanisme tersebut, ketersediaan dan distribusi bantuan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Klaster ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, memperkuat sistem informasi logistik, serta mengatasi kesenjangan dan hambatan distribusi bantuan. Dengan demikian, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, dan akuntabel.

Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam pembentukan klaster logistik sejalan dengan pelaksanaan program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yaitu program kebencanaan BAZNAS yang berperan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat terdampak sesuai kapasitas dan kebutuhan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, BTB tidak hanya berfokus pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapan personel, peralatan, koordinasi, serta dukungan logistik agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD dan unsur terkait menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan fungsi dan sumber daya yang saling melengkapi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan dalam klaster logistik juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi mengenai kebutuhan di lapangan, mekanisme mobilisasi bantuan, serta dukungan sumber daya yang dapat dioptimalkan ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap dan responsif.

“Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Melalui partisipasi ini, kami berharap peran BAZNAS Tanggap Bencana semakin terintegrasi dalam upaya kemanusiaan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.

Ia menambahkan, kesiapan logistik dan koordinasi sejak sebelum bencana terjadi dapat membantu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan melalui BTB serta menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pembentukan klaster logistik juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kebencanaan tidak hanya tersedia, tetapi dapat dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi. Informasi mengenai kebutuhan, ketersediaan barang, jalur distribusi, dan kondisi wilayah terdampak menjadi unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan saat keadaan darurat.

Perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembentukan klaster logistik diharapkan memperkuat kerja sama lintas sektor, sehingga pengelolaan bantuan dapat dilakukan secara lebih terencana dan hambatan distribusi dapat diminimalkan.

“Melalui klaster logistik, koordinasi antarinstansi dan mitra kebencanaan diharapkan semakin kuat. Dengan informasi yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas, ketersediaan serta distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan resmi BPBD.

Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam agenda ini diharapkan memperkuat hubungan kerja dengan BPBD dan mitra kebencanaan lainnya, khususnya dalam mendukung kesiapan logistik, respons darurat, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar Evaluasi dan Bimtek Perencanaan 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dengan Arah Pembangunan Nasional

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan 2027 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi program, serta sinkronisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan BAZNAS RI dan pembangunan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak seluruh jajaran BAZNAS di Kalimantan Timur untuk menjadikan evaluasi sebagai momentum perbaikan bersama. Hal-hal yang belum berjalan baik perlu diperbaiki, sementara capaian dan praktik yang sudah baik harus dipertahankan serta terus ditingkatkan.

“Yang belum baik mari kita perbaiki. Apa yang sudah baik mari bersama kita pertahankan dan semakin lebih baik lagi. Jangan sampai hanya hitam di atas putih, tetapi perlu adanya tindak lanjut yang signifikan,” pesannya.

Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa dokumen perencanaan harus disusun selaras dengan kebijakan dan arah perencanaan BAZNAS RI, namun tetap mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah. Dengan demikian, target dan program yang direncanakan dapat disusun secara realistis dan memungkinkan untuk direalisasikan.

Ia turut mengajak seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan berdiskusi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, materi bimbingan teknis disampaikan oleh Syaidah, staf Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 sekaligus mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan zakat untuk tahun 2027.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS memiliki keterkaitan dengan siklus perencanaan pembangunan nasional. Dokumen perencanaan BAZNAS disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Siklus tersebut mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pada tingkat daerah, Renstra dan Renja BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota menjadi pedoman dalam menyusun program dan anggaran yang sesuai dengan arah kebijakan serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyusunan dokumen tersebut juga perlu memperhatikan keterkaitannya dengan dokumen pembangunan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024. RPJPN menjadi arah pembangunan jangka panjang Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Materi tersebut turut menjelaskan bahwa visi Indonesia 2045 diarahkan pada terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Arah pembangunan ini berlandaskan pada kekuatan modal dasar Indonesia, perkembangan megatrend global, serta capaian pembangunan periode sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, zakat memiliki peran strategis sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan sosial syariah. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, mengatasi kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat diharapkan mampu memperkuat redistribusi ekonomi secara adil dan produktif. Dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik serta mendukung program pemberdayaan ekonomi, sejalan dengan upaya memperkuat perlindungan sosial yang adil dan berbasis nilai keagamaan.

Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI memberikan sejumlah arahan yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di antaranya mengisi Form Evaluasi Perencanaan 2026 dan Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027.

Selain itu, masing-masing BAZNAS diminta menyusun rancangan awal atau draf dokumen LK dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027, dengan memprioritaskan penyusunan RKAT 2027 terlebih dahulu. Penyusunan tersebut perlu mengacu pada dokumen pendukung, meliputi Renstra, Renja, RKAT, petunjuk teknis, contoh dokumen yang telah terisi, serta target nasional tahun 2027.

Dalam arahannya, BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno pimpinan sebelum Bimtek. Setiap bidang di lingkungan BAZNAS harus berkontribusi dalam penyusunan dokumen perencanaan, sementara bagian perencanaan bertindak sebagai koordinator proses penyusunannya.

Dokumen perencanaan selanjutnya perlu dibahas dan disepakati bersama melalui rapat pleno yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua. Langkah ini diperlukan agar perencanaan yang disusun menjadi hasil kesepahaman bersama dan mencerminkan kebutuhan serta prioritas lembaga.

Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, BAZNAS Kaltim berharap seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat koordinasi ant bidang, serta menyusun program dan anggaran tahun 2027 secara terarah, terukur, dan realistis.

Dengan perencanaan yang matang, selaras dengan arah pembangunan nasional, serta didukung tindak lanjut yang nyata, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dan akuntabel. Lebih dari itu, zakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pencapaian kesejahteraan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Sanitasi bagi Korban Kebakaran di Dua Lokasi di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sanitasi kepada warga terdampak kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan di RT 33 Kelurahan Melayu serta wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H. Bantuan ini merupakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan dan sanitasi warga, melengkapi bantuan bahan pangan yang telah diterima dari berbagai pihak.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Berdasarkan informasi yang diterima, bantuan berupa sembako, termasuk beras dan bahan pangan lainnya, telah banyak disalurkan. Karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan dukungan dalam bentuk paket sanitasi agar kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi.

“BAZNAS Kaltim membantu di dua titik lokasi kebakaran. Kami mendapatkan informasi bahwa bantuan sembako, beras, dan kebutuhan pangan lainnya sudah cukup banyak disalurkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan berupa paket sanitasi dengan total bantuan Rp22.989.500 untuk 112 kepala keluarga, di luar bantuan sembako yang telah tersedia,” jelas Achmad Suparno.

Setiap paket sanitasi berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi dan sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi dan keluarga selama menjalani masa pemulihan.

Achmad Suparno juga berharap kolaborasi antara BAZNAS Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Tim Penggerak PKK, dan berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, PKK, dan BAZNAS selalu terjalin untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam penyaluran bantuan dan mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam membantu masyarakat.

Sarifah Suraidah Harum juga menguatkan warga agar tetap tabah menghadapi musibah dan tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.

“Bapak dan Ibu tidak sendirian. Kita akan bersama-sama melewati masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” pesannya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

Di Kelurahan Melayu, kebakaran dilaporkan berdampak terhadap 75 kepala keluarga, dengan 35 rumah dan 277 jiwa terdampak. Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak pada 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Andi Deezca Pravidhia Aulia, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warga terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan dan menata kembali kehidupan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutai Kartanegara terus melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan, seperti surat-menyurat dan akta kelahiran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Kalimantan Timur, KORMI Kalimantan Timur, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sediakan Kuota bagi 300 Mahasiswa Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah tahun 2026. Program ini ditujukan bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, BAZNAS menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui kegiatan mentoring setiap bulan, serta dukungan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Dalam peluncuran BCB Timur Tengah 2026 yang berlangsung di Kairo, Mesir, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026), Sodik menjelaskan bahwa program ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan beasiswa selama 24 bulan, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program bagi 300 mahasiswa penerima beasiswa.

Pendaftaran BCB Timur Tengah 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari petunjuk teknis serta mengunduh format dokumen persyaratan melalui tautan berikut:

Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang berminat mengikuti program BCB Timur Tengah 2026 perlu memenuhi sejumlah ketentuan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  2. Beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

  3. Berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4, yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku dari perguruan tinggi.

  4. Diutamakan mahasiswa jenjang S1, dengan kesempatan mendaftar yang juga terbuka bagi mahasiswa S2.

  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.

  7. Memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

  8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

  9. Menyerahkan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2026, BAZNAS berharap dapat memperluas akses dukungan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Pendidikan Rp25 Juta untuk 50 Santri pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

SAMARINDA – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta kepada 50 santri dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Penyerahan bantuan disaksikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., dan Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diimbangi dengan akhlak mulia, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim terbuka untuk terus mendukung kegiatan santri dan pondok pesantren sepanjang sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat dan memenuhi kriteria asnaf.

“Santri dapat termasuk dalam asnaf fisabilillah, dan dalam kondisi tertentu juga terdapat penerima yang memenuhi kriteria asnaf miskin. Dukungan dapat diberikan untuk kegiatan santri, biaya pendidikan, maupun kebutuhan guru pesantren, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Achmad Suparno juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat melalui Direktorat Jenderal Pesantren maupun di daerah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka peluang kerja sama untuk mendukung berbagai agenda pendidikan dan pengembangan pesantren ke depan.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Indonesia. Ia berharap santri terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun bantuan biaya pendidikan ini disalurkan kepada 50 santri dari 24 pondok pesantren, yakni:

PP. Al Arsyadi 2 Samarinda — 2 santri

PPS Al Jamil — 3 santri

PP. Darul Ihsan — 3 santri

PP Muslimin Indonesia Center — 2 santri

PP. Tanzilul Hakim — 2 santri

PP. Sabilarrasyad — 2 santri

PP An-Nur — 2 santri

PP. Darul Falaah — 2 santri

PP. Nabil Husein — 2 santri

PP. Al Mujahidah NW — 2 santri

PP. Hidayatullah — 2 santri

PP. Annashru Wal Futuuh — 2 santri

PP. Al Falah — 2 santri

PP. Hidayatul Mubtadiin — 2 santri

PP. Ihya Ulumuddin — 2 santri

PP. Istiqomah — 2 santri

PP. Langit Langit — 2 santri

PP. Al Aziziyah — 2 santri

PP. Darus Sa'adah — 2 santri

PP. At Tanwir — 2 santri

PP. Nurul Amin — 2 santri

PP. Al Wa'id — 2 santri

PP. Al Muhajirin — 2 santri

PP. Syaichona Cholil — 2 santri

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kaltim berharap semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan santri juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat luas.

22/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS KALTIM BAGIKAN TAKJIL GRATIS KEPADA MASYARAKAT PEMUKIMAN TPA BUKIT PINANG
BAZNAS KALTIM BAGIKAN TAKJIL GRATIS KEPADA MASYARAKAT PEMUKIMAN TPA BUKIT PINANG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus aktif dalam upaya filantropis dengan membagikan takjil kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan tahun ini. Pada Kamis (21/03/2024), BAZNAS Kaltim bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) UINSI Samarinda dalam menyebarkan 125 kotak takjil buka puasa kepada penduduk pemukiman di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Bukit Pinang. Kepala Devisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim sekaligus koordinator program takjil gratis Muhamad Mulyono, SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Kaltim selama bulan Ramadhan. "Kami akan terus melanjutkan peyaluran takjil ini ke berbagai wilayah, dan salah satunya adalah hari ini di pemukiman TPA Bukit Pinang," ungkap Mulyono. Lebih lanjut Mulyono menegaskan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk masyarakat dhuafa, tetapi untuk seluruh umat Muslim yang sedang berpuasa. "Selain pemukiman di sekitar TPA, kami juga akan mendistribusikan takjil ke berbagai instansi dan dermawan yang sedang menjalankan ibadah puasa," tambahnya. Program ini menjadi dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menjalani ibadah puasa di tengah situasi ekonomi yang mungkin sulit. BAZNAS Kaltim mengundang partisipasi masyarakat dan pihak lain yang ingin berkontribusi dalam mendukung kegiatan filantropis ini untuk terus berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama selama bulan Ramadhan berlangsung.
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI TINGKAT UNIT PENGUMPUL ZAKAT SEKOLAH DI KOTA BONTANG
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI TINGKAT UNIT PENGUMPUL ZAKAT SEKOLAH DI KOTA BONTANG
Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan zakat di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat sekolah SD/MI dan SMP/Mts di Kota Bontang pada hari Sabtu, (21/03/2024). Dalam acara tersebut, H. Badrus Syamsi menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat di lingkungan UPZ dan menekankan bahwa UPZ BAZNAS adalah unit resmi pengelolaan zakat yang didukung oleh undang-undang. Menurutnya, untuk mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Bontang, UPZ perlu didukung dengan kekuatan sendiri dan dukungan penuh dari pemerintah. Pada kesempatan tersebut, H. Badrus Syamsi juga menyoroti prinsip-prinsip dalam mengelola zakat, yaitu prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Hal ini menjadi landasan bahwa BAZNAS, sebagai lembaga yang didirikan berdasarkan undang-undang, berkomitmen untuk menjaga amanah masyarakat dengan teguh. Beliau menambahkan bahwa BAZNAS telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (Simba), sebuah sistem khusus yang memungkinkan pencatatan transaksi masuk dan keluar dengan profesionalisme, guna menjaga kepercayaan masyarakat. Sosialisasi ini dihadiri oleh para pengurus UPZ dari sekolah-sekolah tingkat SD/MI dan SMP/Mts se-Kota Bontang, yang terdiri dari para guru dan staf pengelola UPZ. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pengelolaan zakat secara efektif dan transparan dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui BAZNAS. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan bahwa UPZ di tingkat sekolah dapat semakin aktif dan efisien dalam mengelola zakat, yang pada gilirannya akan mendukung pencapaian tujuan sosial dan keagamaan yang diemban oleh BAZNAS
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KETUA BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR AJAK MASYARAKAT MENUNAIKAN ZAKAT UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA
KETUA BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR AJAK MASYARAKAT MENUNAIKAN ZAKAT UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA
Dalam upaya memperkuat kesadaran filantropis di Kalimantan Timur, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam gerakan zakat untuk kesejahteraan ummat melalui platform Podcast Ngopi Sore (Ngobrol Pintar Inspiratif). Acara ini diadakan di Studio Rumah Disway Kaltim dengan dipandu oleh duta Bahasa Nasional Viola Meilinda dan host Vika pada Kamis, (21/03/2024). Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmad Nabhan menjelaskan betapa pentingnya zakat sebagai salah satu pilar utama keberlangsungan hidup masyarakat yang membutuhkan, jika dikelola dengan benar. “Dengan menunaikan zakat sebesar 2,5% dari harta, masyarakat berarti sudah membersihkan harta mereka, yang juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para masyarakat yang membutuhkan,” kata Ahmad Nabhan. Selain zakat fitrah, H. Ahmad Nabhan juga memaparkan variasi zakat lainnya seperti zakat maal (harta), zakat penghasilan, zakat pertambangan, zakat perdagangan, dan zakat lainnya yang wajib ditunaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jika telah mencapai nishab (batasan minimal harta yang wajib dikenakan zakat) dan telah mencapai masa haul (12 bulan Qamariyah/tahun Hijriyah).“Perlu diketahui bahwa zakat tidak hanya zakat fitrah saja, seringkali masyarakat kita ini hanya menunaikan zakat pada bulan Ramadhan saja, padahal masih banyak jenis zakat, seperti zakat penghasilan yang juga wajib untuk dikeluarkan jika sudah mencapai nishabnya,” jelas Ahmad Nabhan. Menurut Keputusan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2024, nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2024 senilai 85 gram emas atau setara dengan Rp82.312.725,00/tahun atau Rp6.859.394,00/bulan. Objek zakat pendapatan dan jasa adalah pendapatan dan jasa bruto. Ahmad Nabhan juga menjelaskan bagaimana proses penyaluran dana zakat yang telah ditunaikan melalui BAZNAS Kaltim. Menurutnya proses penyaluran zakat harus sesuai dengan 8 Asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, gharimin, riqab, fii sabilillah, dan ibnu sabil).“Agar tepat sasaran maka kami menyalurkan zakat juga melalui berbagai bidang program, diantaranya bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah dan advokasi. Dengan begini maka setiap penerima dapat dikategorikan sesuai dengan peruntukannya,” jelas Ahmad Nabhan. Selain ajakan untuk menunaikan zakat, H. Ahmad Nabhan juga mengumumkan program Ramadan dari BAZNAS Kaltim, termasuk Hidangan Berkah Ramadan (berbagi infak atau buka puasa kepada masyarakat yang berpuasa sebanyak 125 kotak/hari), Bahagia Anak Sholeh (santunan kepada 250 anak yatim), dan 4000 Paket Ramadan Bahagia untuk seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Ahmad Nabhan menggarisbawahi bahwa BAZNAS Kaltim merupakan lembaga yang tepat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, karena dana yang disalurkan akan tepat sasaran dan selalu mengikuti prinsip BAZNAS 3A (Aman syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI).“Jadi dengan adanya prinsip yang kita pegang bersama, maka dalam pengelolaan zakat kami akan terus menjaga amanah ummat,” tambah Ahmad Nabhan. Dengan semangat filantropis yang tinggi, masyarakat Kalimantan Timur diharapkan dapat bersama-sama turut serta dalam gerakan zakat untuk kesejahteraan bersama yang lebih baik.
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI MUSTAHIK PENERIMA PROGRAM Z-AUTO MENINGKATKAN KOMPETENSI UMKM DI BIDANG BENGKEL MOTOR
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI MUSTAHIK PENERIMA PROGRAM Z-AUTO MENINGKATKAN KOMPETENSI UMKM DI BIDANG BENGKEL MOTOR
Dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor bengkel motor, BAZNAS Kaltim dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi mustahik penerima program Z-Auto. Setelah diresmikannya program Z-Auto pada awal Februari lalu, para mustahik penerima bantuan diberikan pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku UMKM di bidang bengkel motor. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, H. Abdurrahman, AR, menjelaskan pentingnya program ini sebagai upaya nyata dalam memberdayakan UMKM. "Alhamdulillah, semoga program ini menjadi bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi penerima bantuan," ucap Abdurrahman saat memberikan sambutan pada sesi monitoring pelatihan Selasa, (20/02/2024). Kepala BPVP Samarinda, Muhammad Yasir, S.Si., M.Si, menyambut baik kerjasama antara BPVP Samarinda dan BAZNAS Kaltim dalam menyelenggarakan pelatihan dan uji kompetensi bagi para mustahik penerima bantuan. "Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 22 Februari, diikuti dengan uji kompetensi pada tanggal 23 Februari 2024," jelas Muhammad Yasir. Selama lima hari pelatihan, para peserta diberikan materi yang beragam terkait perawatan dan pemeliharaan kendaraan bermotor, seperti pengelolaan tools, perawatan sistem injeksi, penggantian rantai roda, hingga perawatan sistem suspensi. Pelatihan tersebut juga mencakup praktik langsung dan penggunaan alat diagnostic untuk meningkatkan keterampilan peserta. Turut hadir dalam acara ini adalah Subkoordinator Pemberdayaan Nurjuliani, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Muhamad Mulyono, Pendamping Program Z-Auto Bagas Raga Dwipa, serta para mustahik penerima bantuan program Z-Auto. Para peserta dipastikan akan menjalani uji kompetensi oleh Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPVP Samarinda pada hari terakhir acara. Pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM di sektor bengkel motor, serta meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat pengguna jasa bengkel.
BERITA01/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KETUA BAZNAS KALTIM BERIKAN DUKUNGAN PADA PELAKU UMKM DI KALTIM
KETUA BAZNAS KALTIM BERIKAN DUKUNGAN PADA PELAKU UMKM DI KALTIM
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, bersama dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur, hadir dalam acara penyerahan sertifikat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sekaligus peluncuran Bazar Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Kaltimtara Syariah Jum’at, (23/02/2024). Acara ini berlangsung di halaman Masjid Darunni'mahh, Jalan S. Riyadi, Karang Asam Ilir, Samarinda. Agenda ini menjadi bentuk dukungan bagi upaya pengembangan UMKM di Samarinda. Ketua BAZNAS Kaltim mengatakan bahwa acara ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kebangkitan UMKM di wilayah Kaltim. "Dengan mengadakan stand kuliner UMKM dan produk-produk halal, acara ini memberikan peluang yang sangat berarti bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produk mereka," kata Ahmad Nabhhan. Ahmad Nabhan menambahkan bahwa BAZNAS Kaltim memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, mengingat potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari keberhasilan UMKM. "Partisipasi dalam bazar ini bukan hanya sekadar mendukung UMKM, tetapi juga merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," tegasnya. Tidak hanya itu, kehadiran Ketua MUI Kalimantan Timur, KH Muhammad Rasyid, juga menjadi dorongan besar bagi pelaksanaan acara ini. Ia menyampaikan pentingnya menjaga aspek kehalalan dalam berbisnis, serta memastikan bahwa produk yang dihasilkan oleh UMKM memenuhi standar syariah. "Dengan mengadakan bazar yang mengutamakan produk-produk halal, kita juga turut memperkuat nilai-nilai ekonomi berbasis syariah di tengah masyarakat," ujarnya. Acara penyerahan sertifikat dan peluncuran Bazar Syariah ini dihadiri oleh para pelaku UMKM, perwakilan dari Bank Kaltimtara Syariah, serta sejumlah tokoh masyarakat Samarinda. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi pijakan untuk pengembangan UMKM yang lebih baik di Kalimantan Timur.
BERITA23/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BERBAGI SAMPAI PELOSOK BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN BAHAGIA DI MARANGKAYU KUTAI KARTANEGARA
BERBAGI SAMPAI PELOSOK BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN BAHAGIA DI MARANGKAYU KUTAI KARTANEGARA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur telah melaksanakan penyaluran Paket Ramadhan Bahagia (PRB) di sekitar wilayah Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara. Penyaluran ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Sebanyak 13 orang penerima, yang tergolong dhuafa, menerima paket Ramadhan pada Rabu (21/02/2024) di dua desa, yaitu Desa Kersik dan Desa Tanjung Batu. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, menjelaskan bahwa warga Marangkayu masih banyak yang membutuhkan bantuan, terutama di bulan Ramadhan ini. "Dari 13 penerima PRB tersebut, mayoritas berada pada ekonomi menengah ke bawah, bahkan ada yang tinggal sebatang kara. Kami sangat memperhatikan kebutuhan mereka, terutama di bulan suci Ramadhan ini," ujar H. Abdurrahman, AR. H. Abdurrahman, AR juga menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim memiliki target menyalurkan 4000 Paket Ramadhan Bahagia dalam program Ramadhan tahun ini. Paket-paket tersebut berisi sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran akan dilakukan di seluruh wilayah Kalimantan Timur melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten/Kota, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan donatur perorangan. “Jadi program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kaltim dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, terutama pada momen yang penuh berkah di bulan suci Ramadhan,” tambah H. Abdurrahman, AR. Dengan adanya penyaluran ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan di tengah-tengah kesulitan ekonomi. Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi seluruh penerima di bulan suci Ramadhan.
BERITA21/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
SOSIALISASI BAZNAS KALTIM DI BPS KALIMANTAN TIMUR: MENINGKATKAN KESADARAN DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ZAKAT
SOSIALISASI BAZNAS KALTIM DI BPS KALIMANTAN TIMUR: MENINGKATKAN KESADARAN DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ZAKAT
BAZNAS Kaltim adakan sosialisasi di Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa, (20/02/2024).Sosialisasi ini menjadi salah satu strategi optimalisasi BAZNAS Kaltim dalam pengumpulan zakat di tingkat OPD di Provinsi Kaltim. Kepala Bagian Umum BPS Maibu Barwis Sugiharto, SST, M.Si mengatakan, badan pusat statistik menjadi salah satu instansi yang telah memiliki Unit Pengumpul Zakat dan secara rutin menunaikan zakat penghasilan dan infak para pegawainya melalui BAZNAS Kaltim. "Jadi sudah ada beberapa pegawai kami yang rutin membayar zakat penghasilan dan infak ke BAZNAS Kaltim, tapi masih belum maksimal," kata Maibu Barwis. Menurutnya masih perlu adanya pemahaman bagi para pegawai lainnya tentang tata kelola dan edukasi terkait zakat penghasilan. Ia juga berterima kasih BAZNAS Kaltim sudah membantu menyalurkan bantuan sembako setiap bulan ramadhan bagi para pegawai yang tergolong tidak mampu secara ekonomi. "Terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang telah diberikan selama ini, kami berharap kedepannya yang belum menunaikan zakat dan infaknya akan tergerak, dan saling membantu satu sama lain," jelas Maibu Barwis saat menyampaikan sambutannya di acara sosialisasi. Sementara itu Wakil Ketua III Bidang Keuangan BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamasi, S.Pd,I.,M.E menjelaskan dana ZIS yang ditunaikan pegawai BPS melalui BAZNAS Kaltim akan kembali lagi kepada BPS. Dalam hal ini dana dapat disalurkan kepada mustahik berdasarkan rekomendasi pegawai atau lembaga. "Jadi kalau bapak ibu memiliki tetangga atau rekomendasi warga yang ingin dibantu, silakan hubungi kami, jadi dana ZIS yang sudah bapak ibu tunaikan bisa langsung disalurkan, namun dana tersebut harus tercatat terlebih dulu di Simba (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS)," kata Badrus Syamsi saat menyampaikan materi sosialisasi. Tidak hanya proses menerimaan dana ZIS, namun dalam proses penyaluran seluruhnya harus tercatat dalam Simba, tentu hal ini menjadi komitmen BAZNAS Kaltim dalam transparansi pengelolaan dana ZIS. Badrus juga menjelaskan dana zakat yang dikelola BAZNAS kaltim akan disalurkan berdasarkan 8 ansaf (fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah, dan ibnu sabil). Selain itu ia menambahkan untuk pimpinan BAZNAS Kaltim telah di gaji oleh negara, jadi gaji pimpinan tidak lagi menggunakan dana zakat.
BERITA20/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BERSAMA MISHR AL-KHEIR, BAZNAS KEMBALI KIRIMKAN 14 TRUK KONTAINER BANTUAN UNTUK PALESTINA
BERSAMA MISHR AL-KHEIR, BAZNAS KEMBALI KIRIMKAN 14 TRUK KONTAINER BANTUAN UNTUK PALESTINA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga filantropi Mesir, Mishr Al-Kheir, mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina sebanyak 14 truk kontainer melalui Pintu Rafah Mesir, Senin (19/2/2024). Tim kemanusiaan yang dipimpin Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum turut melepas bantuan kemanusiaan BAZNAS yang berasal dari masyarakat Indonesia tersebut di Gudang Mishr Al-Kheir, New Cairo, Mesir. Hadir dalam acara pelepasan bantuan ini di antaranya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE., serta Direktur Utama Komunikasi Mishr Al Kheir, Dr Thariq Hasan Muhammad. “Bantuan yang dikirim hari ini merupakan aksi nyata masyarakat Indonesia dalam membantu Palestina setelah sebelumnya BAZNAS mengirimkan bantuan sebanyak 16 truk kontainer, khusus yang bekerja sama dengan Mishr Al-Kheir pada akhir Desember 2023 lalu,” kata Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum. Mo Mahdum mengatakan, bantuan yang dikirimkan berupa kushari (makanan khas Mesir), biskuit, dan bahan-bahan makanan lainnya. "Kami akan terus mengirimkan bantuan-bantuan lainnya ke Palestina. Saat ini BAZNAS RI telah menjalin kerja sama dengan tiga lembaga filantropi terkemuka di Mesir, dan dalam waktu dekat BAZNAS juga akan menjalin kerja sama dengan Sunnatul Hayah dan Food Bank” tambahnya. Menurutnya, kerja sama yang dilakukan dengan lembaga-lembaga filantropi di Mesir bertujuan untuk memudahkan penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina, juga agar bantuan tersebut dapat disalurkan secara efektif dan efisien. “Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Adapun dana bantuan ini berasal dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, mitra perusahaan, LAZ, UPZ, dan mitra platform digital,” katanya. Sementara itu, Direktur Utama Komunikasi Mishr Al-Kheir, Dr Thariq Hasan Muhammad menyampaikan, bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS sangat berarti bagi masyarakat Palestina. Tariq mengatakan, bentuk kerja sama Mishr Al-Kheir bersama BAZNAS RI dalam bantuan Palestina, yang sangat diprioritaskan saat ini adalah penyaluran bantuan-bantuan ke Palestina berupa bahan-bahan makanan, kesehatan, dan hal-hal yang bersifat darurat. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo Mesir, BAZNAS Indonesia, lembaga-lembaga filantropi asal Indonesia lainnya, dan secara umumnya kepada masyarakat Indonesia," katanya.
BERITA20/02/2024 | BAZNAS RI
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPADA MAHASISWA UINSI SAMARINDA
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPADA MAHASISWA UINSI SAMARINDA
BAZNAS Kalimantan Timur menyalurkan program bantuan pendidikan bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Acara ini berlangsung di Masjid Sultan Aji Muhammad Sulaiman UINSI Samarinda, Senin (19/02/2024). Sebanyak 4 siswa rekomendasi UPZ UINSI menerima bantuan program pendidikan guna membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mereka adalah Ahmad Rifki Destia Wahid dengan bantuan sebesar Rp 1,7 juta, Amelia Salsabila Rp 1,3 juta, Shofya Fadiyah sebesar Rp 2,8 juta, yang merupakan mahasiswa program Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Sedangkan M. Denis Eka Putra, mahasiswa pascasarjana, menerima bantuan sebesar Rp 5 juta. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, H. Abdurrahman, AR, menyatakan komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus mendukung kegiatan yang ada di UINSI.“BAZNAS Kaltim akan terus mendukung UINSI tidak hanya sebatas pada pendidikan mahasiswa, namun juga mencakup berbagai aspek lainnya bisa juga pemberian bantuan kepada pegawai seperti cleaning service, tukang kebun, ataupun bantuan untuk pegawai dengan kondisi ekonomi di bawah rata-rata”, kata Abdurrahman AR.Abdurrahman AR juga menjelaskan bahwa dana ZIS para pegawai seperti dosen, yang telah disalurkan melalui BAZNAS Kaltim akan tercatat dan akan disalurkan kembali dan dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat UINSI. “Jadi dengan optimalisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan UINSI, dan disalurkan melalui BAZNAS Kaltim, maka akan berdampak positif dan kembali bagi UINSI, dari UINSI untuk UINSI juga” kata Abdurrahman AR. Selain itu, Abdurrahman juga memberikan apresiasi kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UINSI karena telah berhasil menjadi UPZ terbaik diantara UPZ BAZNAS Kaltim dalam pengumpulan zakat di lingkungan kampus. Hal ini menunjukkan komitmen UINSI dalam mengelola dana zakat dengan baik untuk kesejahteraan mahasiswa dan seluruh anggota komunitas kampus. Program bantuan pendidikan ini menjadi salah satu wujud nyata dari kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan UINSI Samarinda dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa, serta sebagai bagian dari upaya menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keberkahan dan berbagi kepada sesama.
BERITA19/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM AJAK PEGAWAI BPOM SAMARINDA OPTIMALKAN PENGUMPULAN ZAKAT
BAZNAS KALTIM AJAK PEGAWAI BPOM SAMARINDA OPTIMALKAN PENGUMPULAN ZAKAT
BAZNAS Kaltim menggelar sosialisasi tentang tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda, Kamis (15/02/2024). Acara tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui berbagai program yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kaltim. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, Kepala BPOM Samarinda, Drs. Sem Lampik, Apt. M.Sc, Penanggung Jawab Unit Pengelola Zakat (UPZ) Yanti, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat, Syarifah Farida, serta seluruh pegawai BPOM Samarinda. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, dalam penyampaiannya mengajak para pegawai untuk aktif dalam berbuat kebaikan dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kaltim. Beliau menekankan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga yang dapat dipercaya, amanah, dan tepat sasaran, dengan mengikuti prinsip 3A, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kepala BPOM Samarinda, Drs. Sem Lampik, Apt. M.Sc, menyambut baik agenda sosialisasi yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kaltim. Ia mengungkapkan harapannya untuk dapat menjalin kerja sama yang erat dalam program-program yang dijalankan oleh BAZNAS Kaltim. Para pegawai BPOM Samarinda juga menunjukkan antusiasme mereka terhadap sosialisasi mengenai ZIS yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kaltim. Mereka meminta agar BAZNAS Kaltim dapat mengisi jadwal ceramah untuk majelis taklim di BPOM, sebagai wujud dari kerja sama yang lebih dalam antara kedua lembaga tersebut. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pegawai BPOM Samarinda untuk lebih aktif dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kaltim, serta mempererat hubungan kerja sama antara kedua lembaga dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
BERITA18/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH DI DISPERINDAGKOP DAN UKM KALTIM
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH DI DISPERINDAGKOP DAN UKM KALTIM
Pada rangkaian acara memperingati Isra' Miraj, Selasa (13/02/2024), BAZNAS Kaltim melakukan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus penyerahan 5 box paket sembako dan penyerahan simbolis kartu NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat), di Kantor Disperindagkop dan UKM Kaltim Jalan Basuki Rahmat, Samarinda. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, serta Kepala Disperindagkop, Heni Purwaningsih S.Si., M.Si, dan Sekretaris Disperindagkop H. Warsito, ST. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan pentingnya bantuan bagi masyarakat kurang mampu di Kaltim. Beliau menyampaikan bahwa melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Disperindagkop, akan semakin besar dampak positif yang dapat diberikan kepada masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah. "Melalui dana ZIS yang telah terhimpun, kami telah banyak membantu masyarakat yang tidak mampu melalui program-program seperti operasi bibir sumbing, membantu sebanyak 90 orang dari berbagai wilayah di Kaltim, biaya Pendidikan seperti beasiswa, dan bantuan untuk dhuafa salah satunya paket sembako. Tentu masih perlu adanya dukungan lagi dari bapak-ibu di Disperindagkop untuk mengoptimalkan program-program lainnya," ujar Ahmad Nabhan. Nabhan menambahkan bahwa zakat bukan hanya zakat fitrah yang dikenal oleh masyarakat, namun juga zakat profesi yang menjadi kewajiban bagi mereka yang telah mencapai nisab. Ia menekankan bahwa zakat profesi sebesar 2,5% dari penghasilan harus dikeluarkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Kepala Dinas Disperindagkop, Heni Purwaningsih S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas penyaluran paket sembako melalui Disperindagkop dan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan BAZNAS Kaltim. Heni juga berharap agar Disperindagkop dapat aktif berpartisipasi dalam pengumpulan zakat melalui UPZ BAZNAS Kaltim serta program-program pengentasan kemiskinan di Kaltim. "Kami turut mendukung baik dari pengumpulan zakat maupun kegiatan BAZNAS Kaltim lainnya. Tentu nanti akan kita jadwalkan untuk sosialisasi tata kelola ZIS dari BAZNAS Kaltim, dan perlu bimbingannya dalam tata kelola ZIS agar kami dapat secara optimal membantu mengelola dana zakat melalui UPZ Disperindagkop," jelas Heni. Acara sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya di lingkungan Disperindagkop, tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah serta mendorong partisipasi aktif dalam pengumpulan dan penyaluran dana ZIS untuk kesejahteraan masyarakat yang berada di garis kemiskinan.
BERITA13/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PERTEMUAN PIMPINAN BAZNAS KALTIM DENGAN KEPALA DINAS BPKAD KALTIM: SINERGI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM
PERTEMUAN PIMPINAN BAZNAS KALTIM DENGAN KEPALA DINAS BPKAD KALTIM: SINERGI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM
Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, lakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Prima Laksana, pada Selasa, (13/02/2024) lalu. Dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan dan Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim Bidang Keuangan H. Badrus Syamsi dan kepala Divisi Pengumpulan BAZNAS Kaltim Syarifah Farida Iriani. Pada pertemuan tersebut Ketua BAZNAS Kaltim H. Ahmad Nabhan melalui kepala Dinas BPKAD Kaltim mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di BPKAD untuk menunaikan zakat penghasilannya melalui BAZNAS Kaltim. Hal ini bertujuan untuk memperkuat peran BAZNAS Kaltim dalam penyaluran zakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat ASN terhadap kewajiban zakat sebagai bagian dari ibadah dalam agama Islam.“Kami mengundang para ASN di BPKAD untuk berkontribusi dalam kebaikan dengan menyalurkan zakat penghasilan melalui BAZNAS Kaltim. Jadi ini sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kaltim”, ujar Ahmad Nabhan. Kepala Dinas BPKAD Kaltim, Fahmi Prima Laksana, menyambut baik pertemuan ini. Dalam tahap awal ini ia ingin BAZNAS Kaltim melakukan sosialisasi mengenai Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar para pegawai yang ada di BPKAD teredukasi tentang tata cara dan penyaluran ZIS di Kalimantan Timur, sehingga mampu menjalankan kewajiban mereka dengan baik dan tepat.“Saya pikir penting untuk mengedukasi para pegawai kami terlebih dahulu tentang tata cara dan pentingnya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), segera kita lakukan sosialisasi, tentu nanti BAZNAS Kaltim bisa memberikan arahan dan juga tata cara bagaimana alur tata kelolanya,” ujar Fahmi. Sebagai lembaga penyelenggaraan sistem pengendalian di bidang keuangan daerah, tentunya BPKAD dan BAZNAS Kaltim sama-sama berperan dalam mengelola keuangan. Oleh karena itu Wakil Ketua III Bidang Keuangan H. Badrus Syamsi menambahkan, akan melakukan kerjasama dengan BPKAD terkait bagaimana sistem pengelolaan dana ZIS dari para ASN di lingkup provinsi Kaltim agar dapat dikelola dengan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BPKAD Provinsi Kalimantan Timur dalam hal penyaluran zakat, serta meningkatkan kesadaran ASN akan pentingnya berzakat sebagai salah kewajiban umat Islam.
BERITA13/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS RI DAN BAZNAS KALTIM KOLABORASI LAUNCHING PROGRAM Z-AUTO
BAZNAS RI DAN BAZNAS KALTIM KOLABORASI LAUNCHING PROGRAM Z-AUTO
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur adakan launching program Z-Auto, sebuah program Pemberdayaan Mustahik di Bidang Usaha Bengkel Motor, pada Rabu, (07/02/2024) di halaman Kantor BAZNAS Kaltim. Sebanyak 10 mustahik dari berbagai daerah di Samarinda, menjadi penerima manfaat dari program Z-Auto ini. Mereka akan menerima bantuan modal serta pelatihan dan pendampingan teknis secara berkala dari BAZNAS, dengan tujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik binaan. Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA, menyampaikan pentingnya program ini dalam menghadapi permintaan reparasi motor yang besar di Kalimantan Timur. Dengan jumlah motor mencapai 3,8 juta di Kalimantan Timur dan 1,1 juta di Samarinda, program bengkel motor Z-Auto memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan tersebut. "Saat ini baru 10 bengkel motor yang diluncurkan, namun harapan kami adalah program ini akan terus berkembang dan dapat diadopsi di berbagai provinsi dan kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur," ujar Hj. Saidah Sakwan. Saidah juga mengajak perusahaan-perusahaan, BUMD, dan Bank Kaltimtara untuk berkolaborasi sebagai mitra BAZNAS dalam program Z-Auto ini, dengan harapan dapat lebih cepat mengurangi kemiskinan di Kalimantan Timur. "Karena Kalimantan Timur dalam proses berbenah untuk menjadi ibu kota negara, oleh karena itu perlu adanya kerjasama-kerjasama untuk mensejahterakan umat", tambah Saidah. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, M.AP, menjelaskan bahwa BAZNAS akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para penerima manfaat program, termasuk kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda untuk meningkatkan kompetensi para mustahik dalam bidang reparasi motor. "Jadi kami sudah bekerjasama dengan BLK Samarinda untuk melakukan pelatihan selama 4 hari dan 1 hari untuk ujian kompetensi kepada para mustahik, hal ini untuk meningkatkan kompetensi mustahik dibidang reparasi motor," jelas Abdurrahman AR. Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah (DISPERINDAGKOP) Provinsi Kalimantan Timur H. Warsito, ST, menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaunchingnya bengkel motor Z-Auto. Ia menyampaikan harapannya program ini seiring dan selaras dengan program Disperindagkop Untuk membentuk atau menambahkan wirausaha wirausaha baru. "Kami berharap program ini tidak hanya berfokus pada bengkel motor, tetapi juga pada usaha-usaha lainnya, sehingga bersama-sama kita dapat mengatasi masalah kemiskinan di Kalimantan Timur melalui kolaborasi", ujar H. Warsito. Program bengkel motor Z-Auto BAZNAS diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya mengembangkan ekonomi dan mengurangi kemiskinan di Kalimantan Timur.
BERITA07/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PJ. GUBERNUR KALTIM DUKUNG OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT DI KALTIM
PJ. GUBERNUR KALTIM DUKUNG OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT DI KALTIM
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan pertemuan dengan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Akmal Malik, Senin, (05/02/2024) di Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda Turut hadir antara lain Pj. Gubernur Kalimantan Timur Dr. Akmal Malik, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim Hj. Dasmiah, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim H. Abdurrahman AR, Wakil Ketua III H Badrus Syamsi, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno. Pertemuan dilakukan dalam rangka silaturrahmi dan melaporkan hasil kinerja BAZNAS Kaltim di tahun 2023 dengan hasil audit keuangan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat pasal 3 ayat 2 tentang pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan Pengelolaan Zakat. Pada kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Akmal Malik menyampaikan, akan mendukung BAZNAS Kaltim dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui perusahaan tambang di Kaltim, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Perusahaan Daerah (Perusda). Ini mencakup zakat perusahaan, zakat karyawan, zakat penghasilan (profesi) bulanan, dan zakat harta. “Jadi Kaltim ini adalah daerah yang kaya, kaya sumber alamnya, tentunya tidak boleh ada warga yang tidak mendapatkan dampak kekayaan ini. Jadi mekanismenya melalui Al-Qur’an kekayaan ini harus disalurkan oleh pemilik kekayaan dan dikelola oleh BAZNAS agar dapat tersalurkan kepada yang berhak yaitu mustahik.” Kata Pj Akmal Malik. Selain itu, ia juga menghimbau agar seluruh perusahaan di Kaltim berzakat ke BAZNAS Kaltim. Sejalan dengan arahan Pj. Gubernur, BAZNAS Kaltim menyatakan kesiapannya untuk terlibat sebagai mitra pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, melaporkan bahwa pada tahun 2023, target penghimpunan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) BAZNAS Kaltim sebesar Rp. 16 Miliar berhasil tercapai sebesar Rp. 14,4 Miliar. Untuk tahun 2024, BAZNAS Kaltim mendapat amanah untuk menghimpun sebesar Rp. 20 Miliar. “Tentunya dalam mencapai target tersebut, strategi dan dukungan penuh dari pemerintah provinsi sangat penting agar pengumpulan ZIS di Kaltim menjadi optimal”, kata Ahmad Nabhan. Ahmad Nabhan menambahkan, pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pengumpulan zakat, dan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi penanggulangan kemiskinan di wilayah Kalimantan Timur.
BERITA05/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SAMPAIKAN TAUSIYAH PADA AGENDA TAKLIM BULANAN PT. ANSAF INTI RESOURCES DI SAMARINDA
BAZNAS KALTIM SAMPAIKAN TAUSIYAH PADA AGENDA TAKLIM BULANAN PT. ANSAF INTI RESOURCES DI SAMARINDA
Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur memberikan tausiyah pada agenda Taklim bulanan PT. Ansaf yang digelar pada Jumat (02/01/2024) di Kantor PT. Ansaf, Jalan Wahid Hasyim, Samarinda. Tausiyah tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I. Dalam kesempatan ini, beliau mengangkat tema kebahagian dan membagikan pandangannya tentang bagaimana mencapai kebahagiaan sejati melalui kedekatan dengan Allah. Dalam tausiyahnya H. Miswan Thahadi mengajak untuk merenungkan tentang arti kebahagiaan sesungguhnya. Menurutnya, kebahagian yang hakiki diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang mendekatkan diri kepada-Nya. "Dalam kehidupan kita, kita harus pandai-pandai menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat," ujar H. Miswan Thahadi. Beliau menekankan pentingnya menjalani kehidupan dengan menjadikan Allah sebagai fokus utama. "Dengan mendekatkan diri kepada Allah, kita akan merasakan kebahagiaan yang sejati. Apapun yang kita inginkan, Insya Allah, akan dikabulkan sesuai dengan ikhtiar kita sebagai hamba yang berusaha," tambahnya. Tak lupa, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim juga mengajak para peserta taklim untuk senantiasa berkontribusi dalam membantu sesama melalui zakat dan infak. "Memberikan kepada sesama merupakan salah satu bentuk kebahagiaan, dan BAZNAS siap menjadi jembatan bagi kita semua untuk menyalurkan zakat dengan tepat dan berkualitas," tutupnya. Acara taklim bulanan PT. Ansaf ini dihadiri dengan antusias oleh para karyawan dan manajemen perusahaan. Diharapkan tausiyah ini dapat memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menjalani kehidupan dengan penuh kebahagiaan dan keseimbangan antara dunia dan akhirat.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
MILAD BSI KETIGA, BAZNAS KALTIM MENGUNJUNGI KC SAMARINDA ANTASARI
MILAD BSI KETIGA, BAZNAS KALTIM MENGUNJUNGI KC SAMARINDA ANTASARI
Dalam rangka merayakan ulang tahun Bank Syariah Indonesia (BSI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur memberikan ucapan selamat dan simbolis penyerahan kue ulang tahun. pada Jum'at (02/02/2024), di Kantor Cabang BSI Jalan Antasari Samarinda. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., secara langsung menyerahkan ucapan selamat dan kue ulang tahun kepada perwakilan Bank Syariah Indonesia. Pada pertemuan tersebut, Achmad Suparno menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama yang telah terjalin antara BAZNAS Kaltim dan BSI. Ia mengatakan bahwa BSI telah menjadi mitra yang sangat berharga dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan oleh BAZNAS Kaltim. "Selamat ulang tahun kepada Bank Syariah Indonesia. Kami berterima kasih atas dukungan dan kontribusinya yang luar biasa dalam menjalankan program-program sosial untuk mengentaskan kemiskinan di Kalimantan Timur," ujar Achmad Suparno. Achmad Suparno juga menyampaikan harapannya agar kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan BSI terus berjalan kedepannya. Achmad Suparno berharap agar program-program yang sudah berhasil direalisasikan sebelumnya dapat terus diimplementasikan dengan lebih baik guna memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat. Farinda Urfah, selaku Funding & Transaction Representative BSI, turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim atas kepercayaan yang diberikan. BSI dipercayakan sebagai bank yang bertanggungjawab dalam menyimpan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kaltim. "Terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Bank Syariah Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program sosial yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Farinda Urfah.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET SEMBAKO MELALUI KEMENKUMHAM KALTIM PADA HARI BHAKTI IMIGRASI KE-74
BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET SEMBAKO MELALUI KEMENKUMHAM KALTIM PADA HARI BHAKTI IMIGRASI KE-74
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan penyaluran paket sembako melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KEMENKUMHAM) Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka do'a bersama untuk memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-74. Acara berlangsung di Lapangan Apel Kanwil Kemenkumham Kaltim. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, secara simbolis menyerahkan 20 paket sembako kepada 20 mustahik yang direkomendasikan oleh Kemenkumham Kaltim. Paket sembako tersebut berisi minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, susu, kecap, daging kaleng, dan bahan pokok lainnya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemenkumham atas kolaborasi dalam program penyaluran bantuan bagi masyarakat tidak mampu. Ia berharap bahwa paket sembako ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima. “Jadi paket sembako ini merupakan penyaluran dana zakat yang telah dikumpulkan oleh BAZNAS Kaltim. Kedepannya kami akan terus berkolaborasi dalam penyaluran bantuan lainnya di Kaltim melalui pembentukan Unit Pengumpulan Zakat dilingkungan Kemenkumhan,” ujar Ahmad Nabhan. Agenda dirangkai dengan penyerahan secara simbolis kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) kepada Kepala Kemenkumham Kaltim, Dr. Gun Gun Gunawan. Hal ini sebagai langkah konkret untuk melibatkan pihak Kemenkumham dalam upaya pengelolaan zakat dan bantuan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan.
BERITA01/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM JALIN KERJASAMA DENGAN MANAJEMEN HOTEL FUGO SAMARINDA
BAZNAS KALTIM JALIN KERJASAMA DENGAN MANAJEMEN HOTEL FUGO SAMARINDA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur memperkuat kolaborasinya dengan sektor swasta, khususnya dalam membangun sinergi dengan manajemen Hotel Fugo Samarinda pada Kamis, (01/02/2024), di Hotel Fugo Samarinda. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, Wakil Ketua II H. Abdurrahman AR, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, Wakil Ketua IV Achmad Suparno, Direktur Pelaksana Munawarah, dan Sales Manager Hotel Fugo Samarinda, Muhammad Arif. Dalam pertemuan, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan keinginan untuk memperkuat kerjasama dengan Hotel Fugo dalam mendukung program-program BAZNAS Kaltim. Ia juga mengajak para karyawan dengan penghasilan lebih untuk berpartisipasi aktif dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kaltim. "Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerjasama yang lebih erat antara BAZNAS Kaltim dan Hotel Fugo. Kami mengajak para karyawan yang memiliki penghasilan lebih untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS Kaltim, sehingga dapat membantu asnaf dhuafa di sekitar kita," ujar Drs. H. Ahmad Nabhan. Salah satu fokus kerjasama adalah dalam rangka perbaikan ekonomi bagi karyawan Hotel Fugo yang masuk dalam kategori asnaf dhuafa. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi karyawan yang membutuhkan dukungan ekonomi. "Tak hanya itu, kami juga mengajak Hotel Fugo untuk bersinergi dalam program Ramadhan mendatang. Harapannya, Hotel Fugo dapat memberikan dukungan yang signifikan dalam merealisasikan program-program Ramadhan yang akan dijalankan oleh BAZNAS Kaltim," tambah Drs. H. Ahmad Nabhan. Sebagai bentuk komitmen, pimpinan BAZNAS Kaltim menegaskan bahwa setiap kegiatan BAZNAS Kaltim akan menjadikan Hotel Fugo sebagai prioritas dalam penyelenggaraan kegiatan. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ikatan antara sektor zakat dan swasta guna mencapai tujuan bersama dalam memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kalimantan Timur.
BERITA01/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM AJAK PEGAWAI UPTD LABORATORIUM KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR MENUNAIKAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH
BAZNAS KALTIM AJAK PEGAWAI UPTD LABORATORIUM KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR MENUNAIKAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menggelar sosialisasi tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk pegawai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu, (31/01/2024). Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pegawai terkait pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Dalam acara sosialisasi tersebut, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, memaparkan secara rinci bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah dikelola dan disalurkan oleh BAZNAS Kaltim. Miswan Thahadi menggarisbawahi pentingnya pengelolaan dana zakat dengan prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. "Melalui program-program yang telah direalisasikan oleh BAZNAS Kaltim, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk para pegawai UPTD Laboratorium Kesehatan, bahwa dana zakat dapat disalurkan secara produktif. Kolaborasi dan pengelolaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut akan membawa manfaat besar bagi penerima zakat serta membantu mengentaskan kemiskinan di masyarakat," ungkap Miswan Thahadi. Lebih lanjut, Miswan Thahadi menjelaskan bahwa BAZNAS Kaltim telah melaksanakan berbagai program untuk menyalurkan dana zakat secara efektif, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan bantuan lainnya yang dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Pegawai UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur merespons positif kegiatan sosialisasi tersebut. Mereka menyatakan kesediaan untuk aktif berpartisipasi dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah, serta menjalankan prinsip tata kelola ZIS yang baik. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan bahwa kesadaran masyarakat, terutama para pegawai sektor kesehatan, terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah akan semakin meningkat. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memajukan kesejahteraan dan pembangunan di Kalimantan Timur.
BERITA01/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN PROGRES PEMBANGUNAN WORKSHOP UMKM MANIKA DI SAMARINDA: KOLABORASI KPW BANK INDONESIA KALTIM DAN BAZNAS KALTIM
PENINJAUAN PROGRES PEMBANGUNAN WORKSHOP UMKM MANIKA DI SAMARINDA: KOLABORASI KPW BANK INDONESIA KALTIM DAN BAZNAS KALTIM
Pembangunan Workshop Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Manika Kaltim terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Terletak di Jalan KH. Harun Nafsi Gang Darma, Samarinda pembangunan dilakukan sebagai upaya untuk mendorong perkembangan Manika Kaltim. Peninjauan progres ini dihadiri Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, Wakil Ketua II H. Abdurrahman AR, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, Wakil Ketua IV Achmad Suparno, dan Kepala Divisi Pendistribusian Muhamad Mulyono. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan, Kpw Bank Indonesia Kaltim dan BAZNAS Kaltim berkolaborasi dalam pembiayaan pembangunan workshop UMKM. Workshop tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih baik bagi para pengrajin Manika Kaltim untuk meningkatkan produksi dan kreativitas mereka. "Kami berkomitmen untuk mendukung perkembangan UMKM lokal, dan Manika Kaltim adalah salah satu contohnya. Dengan adanya pembangunan workshop ini, kami berharap dapat membantu mereka mencapai potensi penuhnya dan berkontribusi pada perekonomian daerah." Ujarnya. Manika Kaltim merupakan usaha yang didirikan oleh seorang perempuan suku asli putri Dayak Kayan, bermula dari usaha rumah tangga. Produk-produknya awalnya dihasilkan untuk keperluan adat, dan seiring berjalannya waktu, Manika Kaltim berhasil berkembang menjadi produsen kerajinan yang tidak hanya mempertahankan tradisi lokal tetapi juga merangkul tren masa kini. Manika Kaltim kini tidak hanya memproduksi kerajinan untuk keperluan adat, tetapi juga telah meluas ke berbagai produk seperti fashion, dekorasi rumah, dan souvenir pernikahan. Kualitas produk mereka yang tinggi dan desain yang unik membuat Manika Kaltim semakin dikenal di pasar lokal maupun nasional. Melalui pembangunan workshop UMKM ini, diharapkan Manika Kaltim dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan dukungan dari Kpw Bank Indonesia Kaltim dan BAZNAS Kaltim, UMKM di daerah ini diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi yang tangguh, memberikan lapangan pekerjaan, dan menciptakan inovasi yang berkelanjutan.
BERITA01/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →