WhatsApp Icon
PT. Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera Salurkan Dana CSR Melalui BAZNAS Kaltim

SAMARINDA – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur. Penyerahan ini dilakukan langsung melalui layanan jemput zakat BAZNAS Kaltim di kantor PT. Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera Senin, (19/01/2026).

Perwakilan Divisi Umum dan SDM PT Bara Kaltim Sejahtera, Agus Salim menyampaikan bahwa penyaluran dana CSR sebesar Rp 5.000.000 ini merupakan bentuk tindak lanjut atas proposal program yang diajukan oleh BAZNAS Kaltim dan telah mendapatkan persetujuan dari pihak direksi perusahaan.

"Mudah-mudahan dana ini bisa membantu untuk kegiatan-kegiatan dari BAZNAS Kaltim," ujar Agus Salim saat ditemui di ruang kerjanya.

Selain dana CSR, Agus Salim menjelaskan bahwa PT Bara Kaltim Sejahtera telah lama menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan zakat karyawan. Perusahaan secara rutin melakukan pemotongan zakat penghasilan sebesar 2,5% dari para karyawan yang kemudian disetorkan kepada BAZNAS Kaltim setiap tahunnya.

Saat ini, terdapat sekitar 10 karyawan muslim dari total 12 staf perusahaan yang aktif menunaikan zakat melalui sistem ini. Tradisi berzakat di lingkungan perusahaan ini diakui telah tumbuh sejak masa kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak, berkat sosialisasi yang intensif dilakukan oleh pihak BAZNAS Kaltim.

Penyaluran dana ini diharapkan dapat memperkuat berbagai program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Kaltim untuk kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. Terkait peluang kolaborasi program yang lebih luas di masa mendatang, Agus Salim menyatakan akan membicarakan hal tersebut lebih lanjut dengan pimpinan perusahaan.

19/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Senyum Baru, BAZNAS Kaltim Kembali Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahap Ke-4

BALIKPAPAN – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui Program Kesehatan. Bekerja sama dengan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, BAZNAS Kaltim resmi membuka kegiatan Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahun 2026 pada Kamis, (15/01/2026) malam.

Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya sejak tahun 2022. Pada tahun ini, sebanyak 27 pasien dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur terpilih untuk mendapatkan tindakan medis secara cuma-cuma.

"Seluruh biaya kegiatan operasi ini sepenuhnya ditanggung oleh BAZNAS Kaltim, mulai dari biaya medis, akomodasi, transportasi pergi-pulang, hingga pemberian uang saku sebesar Rp 1.000.000 bagi setiap pasien," ujar Ketua BAZNAS Kaltim dalam laporannya. Adapun sebaran pasien berasal dari Balikpapan (7), Paser (7), Kutai Timur (4), Samarinda (3), Kutai Barat (2), Kutai Kartanegara (2), Penajam Paser Utara (1), dan Berau (1).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, dr. Jaya Mualimin, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Beliau menekankan bahwa operasi celah bibir bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bagian dari upaya pencegahan stunting dan penanganan cacat lahir di Kaltim, di mana angka prevalensi celah bibir tercatat sebesar 0,9% atau 9 kasus per 1000 kelahiran hidup.

"Inilah manfaat nyata dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kami sangat mendukung BAZNAS Kaltim karena program ini memberikan harapan baru bagi anak-anak kita agar tumbuh normal melalui pemberian nutrisi dan layanan kesehatan yang layak," ungkap dr. Jaya.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Ahmad Jais, memastikan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim dokter dan tenaga medis terbaik untuk menjamin keamanan dan keberhasilan operasi. Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar proaktif dalam perawatan pasca-operasi demi hasil yang maksimal bagi fungsi bicara dan sosial anak.

Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, M. Syirajudin, S.H., M.T., menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata penyaluran dana zakat yang kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Potensi zakat di Kalimantan Timur sangat besar. Kami berpesan agar BAZNAS Kaltim terus menjaga transparansi pelaporan dana agar kepercayaan (trust) masyarakat yang terus meningkat ini tetap terjaga," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltim berharap para pasien dapat kembali percaya diri dan tumbuh kembang dengan normal seperti anak-anak lainnya. Program ini terlaksana berkat dukungan para muzakki yang telah mengamanahkan zakatnya melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur.

15/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Himpun Rp 750 Juta untuk Korban Banjir, Gubernur Rudy Mas’ud Beri Apresiasi

SAMARINDA – Menutup lembaran tahun 2025, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan peran nyatanya dalam aksi kemanusiaan. Dalam gelaran Kalimantan Timur Islami Festival (KTIFEST) 2025 yang berlangsung di Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center Samarinda, Rabu (31/12/2025), BAZNAS Kaltim secara simbolis menyerahkan donasi kemanusiaan dan penghargaan bagi kader Qur’ani.

Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pemutaran video kaleidoskop perjalanan festival, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan uang pembinaan kepada para juara MTQ Internasional.

Puncak aksi sosial ditandai dengan penyerahan simbolis donasi yang terhimpun selama rangkaian KTIFEST 2025. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyerahkan total dana yang terkumpul kepada Gubernur Rudy Mas'ud untuk disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa pada tahap pertama ini, BAZNAS Kaltim berhasil menghimpun dana sebesar Rp 750 juta.

"Dana ini bersumber dari masyarakat Kalimantan Timur, baik perorangan maupun perusahaan. Seluruh bantuan ini akan kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir di Aceh dan Sumatera," ujar Ahmad Nabhan.

Lebih lanjut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp252.328.452. Selanjutnya, BAZNAS Kabupaten Berau menyalurkan bantuan sebesar Rp111.616.952, disusul oleh BAZNAS Kota Balikpapan sebesar Rp100.000.000.BAZNAS Kota Bontang turut berpartisipasi dengan menyalurkan dana sebesar Rp73.735.520, sementara BAZNAS Kabupaten Paser menyumbangkan bantuan sebesar Rp71.217.072. Adapun BAZNAS Kabupaten Kutai Timur memberikan kontribusi sebesar Rp54.532.000.

Bantuan lainnya berasal dari BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar Rp39.400.001, BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar Rp20.000.000, serta BAZNAS Kota Samarinda yang menyalurkan bantuan sebesar Rp18.550.003.

 

Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Kutai Barat berkontribusi sebesar Rp5.575.000, dan BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu turut menyalurkan bantuan sebesar Rp3.045.000.

Gubernur Rudy Mas'ud menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiasi BAZNAS Kaltim dalam menggalang kepedulian sosial di tengah momentum pergantian tahun. Gubernur menegaskan bahwa di saat Kaltim memikul amanah besar sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), kekuatan spiritual dan kepedulian sosial harus menjadi pondasi utama.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim, baik pribadi, badan usaha, maupun perusahaan, untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kaltim," ucap Gubernur Rudy. Beliau menambahkan bahwa pengelolaan dana ZIS yang profesional akan membawa manfaat luas, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan di wilayah Kalimantan Timur.

Selain penyerahan bantuan, acara ini diisi dengan tausiyah agama dan penampilan religi dari Opick Tombo Ati, yang membawa suasana muhasabah semakin mendalam bagi ribuan jamaah yang hadir. Gubernur secara resmi menutup festival dengan harapan agar tahun 2026 membawa keberkahan bagi Kalimantan Timur agar menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan Pemerintah Provinsi ini diharapkan menjadi titik awal semangat baru di tahun 2026 untuk memperkuat ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama.

01/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Apresiasi Qori dan Qori’ah Berprestasi MTQ Internasional pada East Borneo Islami Festival 2025

Samarinda — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi kepada para qori dan qori’ah berprestasi yang telah mengharumkan nama Kalimantan Timur di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan uang pembinaan kepada para pemenang dalam rangkaian East Borneo Islami Festival 2025 yang digelar di Islamic Center Samarinda, Rabu (31/12/2025).

Penyerahan uang pembinaan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Timur kepada tiga orang peraih Juara I, Wakil Gubernur Kalimantan Timur kepada tiga orang peraih Juara II, serta Ketua BAZNAS Kaltim kepada dua orang peraih Juara III. Para penerima merupakan qori dan qori’ah binaan LPTQ Kalimantan Timur yang berhasil meraih prestasi pada berbagai ajang MTQ Internasional di sejumlah negara.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia Qur’ani serta mendorong generasi muda untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Ia menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS Kaltim tidak hanya disalurkan untuk program sosial dan kemanusiaan, tetapi juga untuk mendukung pengembangan prestasi keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E. turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim atas perannya dalam mendukung pembinaan para qori dan qori’ah berprestasi. Gubernur menilai kontribusi BAZNAS Kaltim sangat strategis, tidak hanya dalam penguatan nilai-nilai keislaman, tetapi juga dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana umat secara amanah dan berdampak luas bagi masyarakat.

Selain penyerahan uang pembinaan MTQ Internasional, kegiatan East Borneo Islami Festival 2025 juga dirangkaikan dengan pemutaran video kaleidoskop Kalimantan Timur Festival Islami, penyerahan simbolis donasi yang terhimpun selama kegiatan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta doa dan shalawat akhir tahun. Acara ditutup dengan sambutan Gubernur Kalimantan Timur sekaligus penampilan Opick “Tombo Ati” dan ceramah agama.

Melalui momentum ini, BAZNAS Kaltim berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dapat terus terjalin, khususnya dalam mendukung pembinaan prestasi keagamaan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di Kalimantan Timur.

01/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Ekonomi UMKM di Hari Jadi Paser ke-66, BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Z-Motor Senilai Rp 468 Juta

Paser – Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Paser, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan modal usaha produktif berupa 20 unit Z-Motor. Penyerahan bantuan senilai Rp 468.400.000 ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Kaltim didampingi Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I, kepada Bupati Paser, Senin (29/12).

Program Z-Motor ini merupakan inisiatif unggulan BAZNAS Kaltim dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi pelaku UMKM menengah ke bawah di wilayah Kabupaten Paser. Dengan armada gerobak motor yang representatif, diharapkan para mustahik dapat meningkatkan jangkauan usaha dan pendapatan mereka secara berkelanjutan.

Selain penyerahan bantuan, Ketua BAZNAS Kaltim beserta jajaran turut menghadiri soft launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Paser. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser resmi mendapatkan ruang layanan khusus guna mempermudah akses bagi para muzakki dalam menunaikan zakat, serta bagi mustahik yang membutuhkan konsultasi layanan.

Rangkaian agenda pimpinan BAZNAS Kaltim berlanjut menuju Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap program pemberdayaan di Pondok Pesantren Binaul Muhajirin.

Fokus kunjungan kali ini adalah meninjau progres pembangunan kandang ayam petelur. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan:

* Target Kapasitas: Pembangunan direncanakan mencakup dua kandang besar.

* Produksi: Jika seluruh fasilitas selesai, kandang tersebut dipersiapkan untuk menampung 2.000 ekor ayam petelur yang akan dikelola oleh pihak pesantren sebagai unit bisnis mandiri.

"Kami tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan, tapi memastikan setiap rupiah dana zakat yang dikelola melalui program pemberdayaan, seperti di Ponpes Binaul Muhajirin ini, berjalan sesuai progres. Harapannya, program ini bisa menjadi sumber ekonomi mandiri bagi pesantren," tambah pihak BAZNAS Kaltim.

Seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Paser ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memastikan program-program yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Paser berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di daerah.

29/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

MONITORING BUDIDAYA IKAN PATIN BINAAN BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
MONITORING BUDIDAYA IKAN PATIN BINAAN BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Dalam rangka persiapan panen ikan patin binaan BAZNAS kaltim, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) provinsi Kalimantan Timur bersama dengan tim lakukan monitoring ke lokasi budidaya ikan patin di Desa Suka Damai, Muara Badak, Kutai Kartanegera. “Alhamdulillah, berkat dana zakat, infaq, dan sedekah dari para muzakki, kini Kelompok peternak ikan patin binaan BAZNAS Provinsi Kaltim di Desa Suka Damai, berhasil mengembangbiakkan bibit ikan patin yang yang tidak lama lagi akan segera di panen dan diperjual belikan.” Kata Ahmad Nabhan ketua BAZNAS kaltim di muara badak pada Rabu, (03/05/2023). “Semoga dengan disiplin merawat ikan patin ini kedepannya dapat menghasilkan panen yang banyak dan akan mendatangkan omzet yang lebih besar dan mudah-mudahan berkah untuk kita semua. Aamin.” Katanya. Sementara itu Abdurrahman AR, wakil ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim saat mengisi breafing pagi lalu di kantor BAZNAS Kaltim, mengatakan akan ada rencana kerjasama dengan agen pelelangan ikan, agar kedepannya hasil panen dapat diperjual belikan secara dan mendaparkan hasil berkelanjutan. “Saya sudah komunikasi dengan pelelangan ikan, jadi saya sudah minta mereka untuk meninjau lokasi untuk melihat kualitas ikan, dan alhamdulillah ikan kita saat ini jenisnya sama seperti yang mereka perjual belikan.” Katanya. Abdurrahman juga menambahkan jika pada akhir mei nanti usia ikan sudah cukup untuk dipanen dan diperjual belikan. “Ya, diperkirakan akhir bulan mei nanti akan ada agenda panen ikan disana, dan mudah-mudahan hasilnya dapat bermanfaat bagi semua.” tambahnya. Budidaya ikan patin merupakan salah satu program Zakat Community Development (ZCD) dengan penerima manfaat sekaligus sebagai pengelola sebanyak 15 orang, dengan sumber dana dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Bank Kaltimtara, dan PT. Ansaf. Progam yang mulai dirintis sejak 2022 lalu ini dikelola di lahan seluas kurang lebih 6.036,60 meter persegi dengan rencana anggaran biaya sebesar 500 juta rupiah.
BERITA03/05/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN 45 JUTA UNTUK BANTUAN PAKET RAMADHAN KEPADA NON PNS KEMENTRIAN AGAMA KALTIM
BAZNAS KALTIM SALURKAN 45 JUTA UNTUK BANTUAN PAKET RAMADHAN KEPADA NON PNS KEMENTRIAN AGAMA KALTIM
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan berupa paket Ramadhan Bahagia kepada Kemenag Kaltim, Selasa (11/04), pada acara Kolaborasi Penyaluran Zakat Bersama Antara Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan LAZ (Lembaga Amil Zakat).Pada kesempatan itu, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, H. Ahmad Nabhan menyerahkan bantuan sebesar 45 juta rupiah melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, H. Abdul Khaliq, yang diperuntukan kepada pegawai non PNS di Kantor Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan dirangkai dengan simbolis pemberian bingkisan kepada 15 mustahik.Ahmad Nabhan dalam sambutannya menyampaikan pengumpulan dana zakat pada tahun 2022 BAZNAS Kaltim mencapai 8,6 miliar Rupiah atau mengalami peningkatan sebesar 1,9 miliar dari tahun sebelumnya.“Di tahun 2023 ini kami menargetkan pengumpulan sebesar 16 miliar rupiah, dan untuk Ramadhan tahun ini kami targetkan pengumpulan sebesar 5 miliar, dan tentunnya perlu upaya-upaya seperti peningkatan pelayanan muzaki, administrasi dan sosialisasi.”Nabhan juga menambahkan jika kedepannya dapat berkolaborasi bersama dengan Lembaga Amil Zakat dalam peningkatan peyaluran zakat.“Kami berupaya kedepannya bekerjasama dengan LAZ, bagaimana kita bisa mencari peluang dalam menyalurkan zakat, sehingga manfaat yang sudah kita kumpulkan dapat dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan.”Selain itu Nabhan mengucapkan terima kasih kepada para Lembaga Amil Zakat yang telah berkolaborasi menyalurkan dana ZIS nya dalam acara ini.Turut hadir perwakilan dari Lembaga Amil Zakat yang ada di Kalimantan Timur diantaranya, LAZ Dana Peduli Ummat (DPU), LAZ Wadah Inspirasi Umat (WIZ), Sahabat Yatim, Dompet Dhuafa, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), LAZ Nurul Hayat, Yatim Mandiri, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), LazisMU, LazisNU, dan Rumah Zakat.
BERITA11/04/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALTIM MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALTIM MEMBAYAR ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
Gubernur Isran Noor membayar zakat melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur pada acara Kaltim Berzakat 2023 penyerahan zakat oleh gubernur, wakil gubernur, dan pejabat pemerintah serta muzaki lainnya, Rabu (05/04) di gedung Olah Bebaya, Samarinda. Selain itu wakil gubernur Hadi Mulyadi, pejabat pemerintah, instansi vertikal, BUMD serta Perusahaan juga membayar zakat melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, Gubernur Isran Noor mengapresiasi prestasi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, yang telah memperoleh BAZNAS Award 2023, yang mana dalam satu tahun periode telah mendapatkan tiga penghargaan diantaranya BAZNAS Provinsi dengan Implementasi Simba Terbaik, BAZNAS Provinsi Pengguna Simba Ter-Responsive dan Operator Simba Teraktif “Selamat kepada BAZNAS Kaltim, mudah-mudahan lebih baik lagi, dan terimakasih kepada instansi, perusahaan, dan perbankan yang telah membayarkan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim”, kata Isran Noor. Gubernur Isran Noor juga menghimbau agar membayar zakat melalui BAZNAS dan masyarakat harus mengeluarkan zakatnya. “"Zakat itu sebuah kewajiban, tidak bisa diapa-apain dari pada dipaksa lebih bagus kesadaran sendiri,” tambahnya. Agenda kaltim berzakat merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh BAZNAS kaltim, dalam rangka meningkatkan pengumpulan melalui instansi pemerintahan, lembaga, ASN, BUMD, perusahaan, dan muzaki lainnya. Acara dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan paket Ramadhan bahagia dan penyaluran program santunan 2000 yatim dan dhuafa seluruh Indonesia dari bank Mybank Syariah.
BERITA05/04/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
RAIH PENGHARGAAN PADA BAZNAS AWARD 2023, BAZNAS KALTIM MENDAPAT APRESIASI GUBERNUR
RAIH PENGHARGAAN PADA BAZNAS AWARD 2023, BAZNAS KALTIM MENDAPAT APRESIASI GUBERNUR
Setelah meraih penghargaan pada acara BAZNAS Award 2023 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (20/3/2023), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan apresiasi dari Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor. Apresiasi tersebut disampaikan pada agenda pertemuan antara pimpinan BAZNAS Prov. Kaltim dan Gubernur Isran Noor, sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada Gubernur Isran Noor sebagai Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat. “Terima kasih, dan selamat kepada BAZNAS Kaltim, semoga dengan penghargaan ini bisa menambah kepercayaan dan memberikan manfaat bagi ummat,” kata Gubernur Isran Noor saat ditemui beberapa hari lalu. Isran Noor berharap, kedepannya BAZNAS Kaltim dapat terus amanah, terutama dalam pengelolaan dana ZIS di Kalimantan Timur. “Jaga yang sudah didapatkan, terutama dana yang telah dititipkan masyarakat melalui BAZNAS Kaltim, untuk dikelola dengan sebaik-baiknya,” tambah gubernur Isran Noor. Sementara itu Ahmad Nabhan selaku Ketua BAZNAS Kaltim juga menyampaikan jika dalam satu periode ini BAZNAS Kaltim telah memperoleh tiga penghargaan dan hasil audit independent diantaranya BAZNAS Provinsi dengan Implementasi Simba Terbaik, BAZNAS Provinsi Pengguna Simba Ter-Responsive dan Operator Simba Teraktif. Serta memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 31 Desember 2022. “Tentunya ini menjadi awal bagi kita untuk terus berkomitmen menjadi yang terbaik dalam pengelolaan zakat, meningkarkan kepercayaan masyarakat untuk dapat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Kaltim,” kata Nabhan. Di tahun 2023 ini BAZNAS Kaltim menargetkan pengumpulan sebesar 16 miliar rupiah, dan tentunya memerlukan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. “Semoga target kita untuk mengumpulkan ZIS sebesar 16 miliar ditahun ini tercapai, dan kami berharap dukungan dari gubernur dan juga sinergi-sinergi dengan pihak terkait seperti BUMN, ASN, dan perusahaan, dapat menambah pengumpulan kita di tahun ini,” tambah Nabhan.
BERITA24/03/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERIKAN MATERI PEMBERDAYAAN ZAKAT DIBIDANG DAKWAH PADA AGENDA RAPAT KERJA DAKWAH PUSDAI KALTIM
BAZNAS KALTIM BERIKAN MATERI PEMBERDAYAAN ZAKAT DIBIDANG DAKWAH PADA AGENDA RAPAT KERJA DAKWAH PUSDAI KALTIM
Pusat Dakwah Islam (Pusda’i) Provinsi Kalimantan Timur adakan agenda Rapat Kerja Dakwah 2023 pada sabtu, (20/02/2023) di Ruang Bina Bangsa – Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kaltim, dengan mengusung tema optimalisasi peran da’I dan mubaligh dalam mewujudkan lembaga dakwah yang profesional. Dalam agenda ini BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut andil dalam menyampaiakan materi. Dihadiri oleh Achmad Suparno, SH, Wakil Ketua IV dalam sharing session ia menyampaikan materi perihal Peran Pemberdayaan Zakat Dalam Bidang Dakwah Dan Pembinaan Ummat. Dalam materinya ia menyampaikan bahwa peran zakat dibidang dakwah adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. “Pemberdayaan zakat dibidang dakwah dapat mengembangkan potensi da’I dan juga dapat membentuk kemandirian ummat. Tidak hanya dari segi materi namun juga bisa melalui program-program pengembangan potensi da’I,” ujarnya. Selain itu ia juga menambahkan bahwa potensi SDM di Kaltim untuk dibentuk menjadi da’I sangat besar, sehingga butuh Kerjasama agar tujuan dakwah dan Pendidikan islam dapat tersampaikan seluas-luasnya, terutama diwilayah Kalimantan Timur. “Harapan kami nantinya Pusda’I dapat bersinergi dengan beberapa stakeholder agar jaringan dakwah islam dapat tersebar diberbagai daerah di Kaltim, dan potensi SDM maupun penyebaran dakwah islam bisa tersampaikan hingga ke pelosok daerah yang masih butuh diberdayakan,” imbuhnya. Rapat kerja dakwah ini merupakan agenda rutin tahunan pusat dakwah islam (pusda’i) kaltim, wadah berkumpul para da’I dari berbagai wilayah di Kalimantan timur guna membahas program dan problematika dakwah serta evaluasi dan perencanaan dakwah di tahun 2023. Turut hadir ketua MUI Provinsi Kaltim yang diwakili oleh KH. HM. Khozin, KH. Syaiful Adam dari Kemenag Provinsi Kaltim, dan H. Triadmaji perwakilan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kaltim.
BERITA21/02/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
RAPAT KOORDINASI BERSAMA PDGI KALTIM, BAZNAS KALTIM RENCANAKAN KEMBALI OPERASI BIBIR SUMBING TAHAP KEDUA
RAPAT KOORDINASI BERSAMA PDGI KALTIM, BAZNAS KALTIM RENCANAKAN KEMBALI OPERASI BIBIR SUMBING TAHAP KEDUA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur lakukan rapat koordinasi agenda Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing tahap kedua, dengan persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur di ruang rapat lantai 2 kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Jl. Harmonika, Samarinda pada Kamis, (19/01/2023). Wakil ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan H. Badrus Syamsi S.Pd.I, M.E, dalam rapat koordinasi mengusulkan agar operasi kedua ini menjadi operasi lanjutan bagi pasien bibir sumbing yang pernah dibantu sebelumnya. Dan ditahun ini BAZNAS Kaltim berperan penuh dalam kegiatan tersebut. “Jadi kami ingin agar jenis operasi ini bentuk tindak lanjut dari 21 pasien yang sudah dioperasi ditahap pertama. Bentuk pola kerjasamanya seperti kepanitiaan, akomodasi, transportasi, dan lainnya akan diserahkan sepenuhnya kepada BAZNAS Kaltim. PDGI fokus untuk proses operasinya.” kata Badrus Sebelumnya di tahun 2022 BAZNAS Kaltim telah mengadakan bakti sosial operasi celah bibir sumbing pada 25-27 Maret 2022 di RSUD IA Moeis, Samarinda Seberang, bekerjasama dengan PDGI Kaltim dan yayasan Senyum Harapan Nusantara, dan sudah membantu sebanyak 21 anak untuk operasi bibir sumbing. Operasi tahap kedua ini direncakan akan digelar sekitar bulan Maret dan April, dan akan berpindah lokasi dari RSUD IA Moeis, Samarinda Seberang ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda. Menunggu hasil rapat lanjutan bersama ketua PDGI Kaltim.
BERITA19/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
HUT BAZNAS KE 22, BAZNAS KALTIM BERIKAN SANTUNAN UNTUK SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DAN ANAK YATIM
Secara simbolis bantuan diserahkah oleh kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Andi Muhammad Ishak, Apt, M.Si, dilanjutkan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur KH. Muhammad Rasyid, dan Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi untuk santri penghafal al-qur’an dan anak yatim pada rangkaian acara Hari Ulang Tahun BAZNAS ke – 22 Senin, (16/01/2023) di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan mengatakan, penyerahan santuanan merupakan salah satu rangkaian acara HUT BAZNAS ke – 22 yang juga dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia. “Pada HUT BAZNAS ke 22 tahun 2023 khususnya BAZNAS kaltim mengadakan do’a syukur, dirangkaikan dengan kegiatan khataman al-qur’an oleh santri Tahfidzul Qur’an Darul Falah sebanyak 15 santri masing-masing 2 juz dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa”, kata Nabhan. Nabhan juga berterima kasih kepada para stakeholder yang telah memberikan bantuan dan dukungannya BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan dana ZIS. “Terima kasih kepada bapak gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah, kepala kantor-kantor, dinas, instansi BUMD, perbankan, perusahaan, dan muzakki atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada kami BAZNAS Provinsi Kaltim. Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal ibadah yang memberikan keberkahan amin.” HUT BAZNAS yang ke-22 kali ini mengusung tema "Berkah Zakat: Terima Kasih Muzaki, Terima Kasih Mustahik", dirangkai dengan acara do’a syukur nasional dengan khataman qur’an 1.000 kali diantaranya BAZNAS RI 22 kali khatam, BAZNAS Provinsi 3 kali khatam, BAZNAS Kabupaten/Kota 1 kali khatam, Sekolah Cedekia BAZNAS dan para mahasiswa yang telah menerima bantuan BAZNAS. Agenda santunan 2.200 anak yatim dan dhuafa, BAZNAS RI 100 anak, BAZNAS Provinsi 10 anak, BAZNAS Kabupaten/Kota 5 anak dan khitanan massal sebanyak 2.200 anak se-Indonesia. Turut hadir para pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. H. Abdul Khaliq, M.Pd kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Timur, KH. Muhammad Rasyid ketua MUI Provinsi Kaltim, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim Jauhar Efendi, perwakilan Kantor BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Kepala cabang Bank Kaltimtara Syariah, Achmad Sirodz Pimpinan BAZNAS Kota Samarinda dan Santri Pondok Pesantren Darul Falah Samarinda.
BERITA16/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
Baznas Kaltim Terima Zakat dan Infak Rp 8,7 Miliar pada 2022
"Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun 2021 sebesar Rp 6,8 miliar," kata Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhansaat beraudiensi denganSekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Selasa (3/1/2023). Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021, salah satunya karena pandemi Covid-19 yang melandai. "Harapan kita dengan melandainya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," katanya. Pada 2022, menurut dia, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total sebesar Rp 540 juta. "Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama," katanya. Sekda Kaltim Sri Wahyunimengatakan akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infak, dan sedekah pada 2023 dapat meningkat. "Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, hal ini akan menjadi isu yang akan kami bawa, agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing," katanya. Zakat dimaksud, kata dia, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS Muslim menerima gaji dan insentif. Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain. Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan ke mana hasil zakat itu disalurkan. Menurut dia, hal ini penting agar para muzakkilebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama. "Untuk mendukung program penuntasan kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu," kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.
BERITA05/01/2023 | www.republika.co.id
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM BERHASIL KUMPULKAN DANA 400 JUTA UNTUK KORBAN GEMPA DI CIANJUR
BAZNAS KALTIM, Samarinda : BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur berhasil menghimpun dana sebesar 400 juta rupiah untuk para korban terdampak gempa di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Dana yang terkumpul bersumber dari hasil penggalangan dana BAZNAS Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur, instansi dan perorangan. Sebelumnya BAZNAS provinsi Kalimantan Timur telah mengumpulkan penggalangan dana dengan total perolehan Rp. 115.529.467,-. Penggalangan dana di tanggal 24 November sampai dengan 30 November 2022 sebesar Rp. 6.203.600,-. Selain itu perolehan dari beberapa BAZNAS Kabupaten/Kota diantaranya BAZNAS Kabupaten Berau Rp. 70 Juta , BAZNAS Kota Bontang Rp. 50 Juta , BAZNAS Kota Samarinda Rp. 40 Juta , BAZNAS Kota Balikpapan Rp. 30 Juta , BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara Rp. 29.9 Juta, BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara Rp. 21,5 Juta, BAZNAS Kutai Timur Rp. 15 Juta , BAZNAS Kutai Barat Rp. 6 Juta , BAZNAS Kabupaten Paser Rp. 5 Juta. Penggalangan dana dari sekolah, yayasan dan perorangan yang disalurkan melalui BAZNAS provinsi Kalimantan timur diantaranya MAN (Madrasan Aliyah Negeri) 2 Samarinda Rp. 3 Juta dan SMK Negeri 17 Samarinda Rp. 1,3 Juta,-. Yayasan Dharma Bhakti Samarinda Rp. 3 Juta , Toko 77 Phone Samarinda 2 Juta dan perorangan dengan total Rp. 1,4 Juta. Dana tersebut akan diberikan kepada korban terdampak gempa di kabupaten Cianjur jawa barat, melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
BERITA04/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Tahun 2022 Terkumpul Rp 8,7 Miliar, Aktivasi UPZ OPD. Sekda Sri Minta Penyaluran Zakat Satu Pintu
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim melaporkan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 sebesar Rp8,7 miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan tahun sebelumnya sebesar Rp6,8 miliar.Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim menegaskan pihaknya akan kembali mengaktivasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim agar penerimaan zakat, infaq dan shadaqah di tahun 2023 lebih meningkat lagi.“Nanti dalam rapat dengan perangkat daerah, ini akan menjadi isu yang akan kami bawa. Agar ada kewajiban dari kepala perangkat daerah untuk mengaktivasi UPZ masing-masing,” kata Sekda Sri Wahyuni saat menerima kunjungan ketua dan anggota Baznas Provinsi Kaltim di ruang kerjanya, Senin (3/1/2023).Zakat dimaksud, bukan hanya yang dikumpulkan sekali dalam setahun, tetapi zakat profesi yang harus dikumpulkan setiap bulan, setelah para PNS muslim menerima gaji dan insentif.Sri Wahyuni mengakui, selama ini mungkin lebih banyak pegawai menyalurkan zakat profesi mereka melalui unit pengumpul zakat atau berzakat di tempat lain.Sekda menyarankan agar ke depan, pembayaran zakat profesi bisa dilakukan satu pintu melalui Baznas Provinsi Kaltim. Selanjutnya, secara khusus ia akan menghadirkan OPD-OPD dan mengundang Baznas Kaltim untuk memberi pencerahan tentang bagaimana seharusnya berzakat dan kemana hasil zakat itu disalurkan. Hal ini penting agar para muzakki (pegawai) lebih mengerti dan terbuka pemahaman untuk membayar zakat secara benar sesuai tuntunan agama.“Untuk mendukung program penuntasan angka kemiskinan di Kaltim, ada baiknya pembayaran zakat dilakukan satu pintu melalui Baznas. Ini penting agar benar-benar bisa dilihat berapa sebenarnya kemampuan PNS kita dalam berzakat. Untuk tahap awal, kita akan mobilisasi zakat dari para pejabat struktural dulu,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu. Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menjelaskan penerimaan zakat, infaq dan shadaqah tahun 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun 2021. Salah satunya karena pandemi Covid-19 yang terus melandai. “Harapan kita dengan sudah berakhirnya Covid-19, penerimaan zakat akan semakin meningkat lagi. Dan dengan semakin banyak zakat yang bisa dikumpulkan, tentu akan semakin banyak manfaat yang bisa diberikan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sekaligus membantu upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan,” beber Ahmad Nabhan. Tahun 2022 lalu, Baznas di antaranya telah menyalurkan dana zakat untuk membantu 400 anak penderita stunting di Kaltim dengan total nilai Rp540 juta. “Tahun ini kami akan salurkan lagi dengan jumlah dana yang sama,” imbuhnya. Wakil Ketua Baznas Provinsi Kaltim KH Badrus Syamsi menambahkan zakat yang nantinya diterima dari UPZ-UPZ harus segera diserahkan ke Baznas untuk dicatat dalam Sistem Informasi Manajemen Baznas (Simba) dan dibuatkan bukti setor zakatnya. “Jadi, tidak boleh UPZ menahan uang yang disetorkan oleh para muzakki. Setiap bulan harus disetorkan. Bukan dua, tiga bulan baru disetor. Setelah itu, silakan dibuat program, maka dana zakat akan kita kembalikan ke UPZ-UPZ lagi,” jelas Badrus Syamsi.Ditambahkan juga demi akuntabilitas pengelolaan zakat, Baznas melakukan dua audit, yakni audit dari kantor akuntan publik dan audit syariah.“Jadi kami tidak hanya harus benar dalam penyaluran dan pengumpulan zakatnya, tapi juga harus benar secara syariah,” tegas Badrus Syamsi.Pertemuan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim HM Syirajuddin, Ketua Dewan Pengawas Baznas Provinsi Kaltim HM Jauhar Efendi dan Anggota Dewan Pengawas H Elto. Hadir juga wakil ketua Baznas lainnya yakni H Miswan Tahadi, H Abdurrahman dan H Achmad Suparno. (sul/her/yans/adpimprovkaltim)
BERITA03/01/2023 | adpimprovkaltim
BAZNAS KALTIM  ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM ADAKAN RAPAT KOORDINASI AGENDA PENGENTASAN STUNTING BERSAMA BKKBN DAN PKK KALTIM
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur lakukan rapat koordinasi bersama BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) terkait agenda pengentasan stunting, Senin (2/1/2023) di ruang rapat lantai 2 Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dalam agenda pengentasan stunting nantinya, BAZNAS Kaltim akan menyediakan dana yang telah disepakati dan bertugas dalam memonitoring program. BKKBN Kaltim sebagai koordinator program menentukan standar konsumsi bahan standar gizi, memfinalkan pola kegiatan, dan mengusahakan agar adanya SK (Surat Ketetapan) Gubernur Kalimantan Timur. Selain itu, PKK juga disarankan dapat menyalurkan dana yang ada melalui cabang dan ranting di wilayah Kalimantan Timur. Sebelumnya BAZNAS Kaltim telah bekerjasama dengan BKKBN untuk melakukan gerakan pengentasan stunting melalui program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting), dan juga BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 540.000.000,- yang diberikan kepada 200 anak yang terdampak stunting. Di tahun 2023 ini, BAZNAS Kaltim juga akan memberikan bantuan yang sama dan akan terus berupaya mengentaskan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA02/01/2023 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
BAZNAS KALTIM PEDULI BANTU KORBAN GEMPA CIANJUR JAWA BARAT
Gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada pukul 13.21 WIB pada Senin (21/11/2022), mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, terputusnya akses jalan karena longsor, serta 2 (dua) orang meninggal dunia, 4 (empat) lainnya luka-luka. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan mahasiswa PKL UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda lakukan galang dana, pada Kamis (24/11), dibeberapa titik lokasi di kota Samarinda diantaranya lampu merah persimpangan SPBU Jl. Kesuma Bangsa, Jl. Agus Salim, dan beberapa lokasi strategis lainnya. dan akan terus berlanjut hingga sepekan kedepan. Untuk memaksimalkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, mari bersama anjatkan do’a untuk saudara kita yang dilanda musibah dan bantu berikan dukungan dengan bersedekah melalui Rekening Bencana & Kemanusiaan : Kaltimtara Syariah 5100 0004 50 BSI 7006 8460 46 a.n. Baznas Prov Kaltim Konfirmasi/Layanan Call Center BAZNAS Kaltim : WhatsApp-08115846664
BERITA24/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM SIAP BANTU PROGRAM GERAKAN BAPAK ASUH BAGI ANAK TERDAMPAK STUNTING
BAZNAS KALTIM, Samarinda : Dalam upaya penanganan sunting di wilayah Kalimantan Timur, BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Kalimantan Timur lakukan koordinasi bersama Perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) untuk membahas kerjasama program BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) pada Senin, (21/11) di salah satu café di Jalan Juanda Kota Samarinda. Perwakilan BKKBN Kaltim, Sunarto mengatakan, BAAS (Gerakan Bapak Asuh Stunting) merupakan program pembiayaan dan memenuhi gizi anak terdampak stunting melalui bapak asuh. “Jadi bapak Asuh itu nantinya mengangkat anak terkena stunting, dia memenuhi gizi anak tersebut yang biayanya tidak mahal.” Sunarto menambahakan, bahawa gerakan ini merupakan sebuah bentuk dukungan dalam upaya pengentasan menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Dengan adanya gagasan tersebut, BAZNAS Kaltim siap memberikan dukungan dalam upaya menangan stunting. Ahmad Nabhan ketua BAZNAS Kaltim mengatakan, tentunya dalam hal ini akan dilakukan rapat internal terlebih dahulu, menentukan uang keluar secara keseluruhan dan tentunya dilakukan secara transparan. “Jadi nanti kita rapatkan internal dahulu, karena uang yang keluar dari BAZNAS Kaltim harus diketahui secara keseluruhan dan tidak boleh ada yang ditutupi.’ Dalam kerjasama ini, BAZNAS Kaltim akan memberikan bantuan berupa pendanaan untuk pemenuhan kebutunan anak terdampak stunting, dengan harapan nantinya para pengusaha, dan perusahaan juga ikut membantu program penanganan stunting di Kalimantan Timur.
BERITA21/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
PERKUAT KUALITAS PIMPINAN BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN DIKLAT PRA-JABATAN PIMPINAN
Dalam rangka memperkuat kualitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur, sebanyak 48 orang peserta perwakilan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota ikuti pendidikan dan pelatihan Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur. Pada senin (7/10) di Hotel Platinum, Kota Balikpapan. Kegiatan di buka secara resmi oleh KH. Achmad Sudrajat Lc, MA (Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI), sekaligus narasumber kegiatan. Dalam sambutannya beliau berharap dengan adanya Diklat ini pimpinan BAZNAS daerah dapat menyelaraskan tugas, fungsi dan tata kelola baik di tingkat BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur. Dan juga dalam pengelolaan zakat, BAZNAS harus memegang 3 prinsip, yakni: Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan in diantaranya, Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D (Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS RI dan Supervisi Wilayah Kalimantan Timur), H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si, (Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI), Khuzaifah Hanum, S.Sos., M.Si (Plt. Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama dan Harmonisasi BAZNAS RI) serta Tim Pusdiklat BAZNAS RI. Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur bertujuan untuk: 1. Melakukan penguatan pemahaman tentang regulasi pengelolaan zakat, secara khusus mengenai kedudukan, tugas dan fungsi BAZNAS 2. Meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pada BAZNAS provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. 3. Membangun kepercayaan dan kerjasama antar pimpinan BAZNAS Adapun Materi yang disampaikan dalam Diklat Pra-Jabatan Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Timur meliputi: 1. Fiqih Zakat 2. Tata kelola BAZNAS dan Tupoksi Pimpinan 3. Perencanaan Strategis dan Perencanaan Tahunan 4. Pengelolaan Keuangan dan Pelaporan 5. Strategi Pengumpulan 6. Strategi Pendistribusian dan Pendayagunaan 7. Pengembangan SDM dan Pengelolaan Umum
BERITA07/11/2022 | Humas BAZNAS Kaltim
Baznas Kaltim Gelar Rakorda Harmonisasi Pengelolaan Zakat untuk Kepentingan Masyarakat
Baznas Kaltim Gelar Rakorda Harmonisasi Pengelolaan Zakat untuk Kepentingan Masyarakat
Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses digelar pada Sabtu (8/10) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim. SAMARINDA–Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekprov Kaltim M Syirajudin mewakili gubernur Kaltim menyambut baik pelaksanaan kegiatan rutin tahunan tersebut. “Semoga Rakorda Baznas Kaltim berjalan lancar,” ucap mantan kepala DPMPD Kaltim itu. Dia mengapresiasi kinerja Baznas Kaltim dan berharap akan lahirnya inovasi maupun ide-ide baru sebagai langkah Baznas Kaltim untuk mendorong optimalisasi peluang dan potensi zakat di Bumi Etam. Kepala Baznas Kaltim Ahmad Nabhan menyampaikan, rakorda ini menjadi momen evaluasi bersama dan ruang pemberian masukan dan saran untuk memaksimalkan peran Baznas sebagai fasilitator. Dia mengatakan, harmonisasi pengelolaan zakat adalah bentuk upaya Baznas Pusat dan Daerah serta seluruh pihak terkait untuk mengelola zakat dan merancang program-program yang berorientasi pada pencapaian target zakat melalui Baznas di Tanah Air. Adapun fungsi, peran, dan tanggung jawab dari Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) telah diatur berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Zakat. Lembaga Pengelola Zakat yang berkualitas akan mampu mengelola zakat secara efektif dan efisien. “Kami terus melakukan upaya pembenahan pengelolaan zakat, keuangan, dan program pendistribusian serta pemberdayaan yang berorientasi pengentasan kemiskinan, dan menjadi lembaga zakat yang amanah profesional dan akuntabel,” ungkapnya. Disampaikan pula pada momen tersebut capaian penerimaan zakat tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun 2021. Jika di tahun sebelumnya Kaltim meraih penerimaan zakat sebesar Rp 6,8 miliar, kini meningkat menjadi Rp 7,9 miliar hingga Oktober 2022, dengan kemungkinan masih bisa bertambah lagi di pengujung tahun. Hingga kini, kurang lebih Rp 5 miliar zakat, sedekah, dan infak telah disalurkan. Penyaluran tersebut diimplementasikan pada beberapa program andalan Baznas Kaltim antara lain Kaltim Makmur atau pemberdayaan, Kaltim sehat atau kesehatan, Kaltim Taqwa, Kaltim Peduli, atau Kemanusiaan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan adanya sesi penyerahan Bantuan Konsumtif dan Produktif pada setiap kabupaten/kota. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub Kaltim dan asisten atas arahan. Terima kasih juga kepada para muzaki yang telah menyerahkan zakatnya kepada Baznas Kaltim,” terangnya. (adv/*/kh/luc/k8)
BERITA12/10/2022 | kaltimpost.jawapos.com
Baznas Kaltim gelar Rakorda untuk tingkatkan Pengumpulan Zakat
Baznas Kaltim gelar Rakorda untuk tingkatkan Pengumpulan Zakat
KBRN, Samarinda : Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-Kalimantan Timur merupakan kegiatan rutin guna menindaklanjuti hasil rakornas yang baru dilaksanakan bulan Agustus lalu di jakarta, dalam upaya mengkoordinasi, mengkonsolidasi dan mengevaluasi terhadap program baznas yang sudah dilakukan di tahun 2022 ini. Kepada RRI Asisten pemerintahan dan kesra Muhammad Syirajuddin mengatakan, Pelaksanaan kegiatan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) di Kalimantan Timur ini sebagai perwujudan dari pelaksanaan undang-undang Nomor 23/2011 dan peraturan pemerintah Nomor 14/2014 tentang pengelolaan zakat. Syirajuddin menambahkan Baznas Kaltim telah mendistribusikan dana ZIS ke beberapa program kegiatan diantaranya program Kaltim Makmur,Pendayagunaan, program Kaltim Sehat, program Kaltim Takwa, program Kaltim Peduli, Kemanusiaan dan Program Kaltim Cerdas Pendidikan. “Tentu kita mengevaluasi program yang telah dilaksanakan, diantaranya program kemanusiaan seperti membantu korban kebakaran dan banjir, program pendidikan untuk masyarakat tidak mampu khususnya SMA dan Perguruan tinggi,”ujarnya. Senin, (10/10/2022). Syirajuddin berharap dengan adanya surat edaran dan instruksi dari gubernur bisa menjadi upaya untuk meningkatkan sertamengoptimalisasi pendapatan ZIS yang ada di Kalimantan Timurgunamemberikan manfaat kepada warga yang tidak mampu dan membutuhkan. Pada tahun ini sampai dengan September 2022 Baznas Kaltim telah menerima ZIS sebesar Rp 7,9 miliyar, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya terkumpul Rp 6,8 miliyar, besar hapannya sampai bulan Desember dapat terkumpul sebanyak Rp 10 miliyar/tahun. (*Aina).
BERITA10/10/2022 | Ridzki Multianatha
Rakorda Baznas Kaltim Bahas Tata Kelola Zakat dan Simba
Rakorda Baznas Kaltim Bahas Tata Kelola Zakat dan Simba
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 dengan melibatkan seluruh pengurus Baznas Kabupaten/Kota se-Kaltim di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu malam (08/10/2022) selain membahas tata kelola zakat, juga diisi dengan kegiatan Pelatihan Sistem Manajemen Informasi Baznas (Simba). Pembina Wilayah I Baznas Republik Indonesia, Muhamad Nadratuzzaman Hosen yang hadir di Rakorda mengatakan, tata kelola Baznas sesuai dengan peraturan perundang-undangan, bahwa fakir miskin itu diurus oleh negara dan masyarakat juga dapat ikut berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan. “Peran Baznas harus sejalan dengan program pengentasan kemiskinan yang ada di daerah, dan dibantu dukungan seluruh stakeholder,” sambungnya. Nadratuzzaman menambahkan, kegiatan Rakorda juga membahas program pengentasan kemiskinan, beasiswa, rumah layak huni, rumah sehat Baznas, penguatan Baznas tanggap bencana, Baznas microfinance atau bank zakat mikro, serta mencetak pengusaha muda. “Kami juga berharap, Baznas dapat bekerjasama dengan daerah karena potensi zakat, infaq dan shadaqah yang memiliki pengaruh besar dalam perbaikan ekonomi,” sambungnya.Ia juga menyampaikan, Baznas RI telah memberikan target kepada Baznas yang ada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai wujud kerja keras Baznas dalam mengumpulkan dana zakat, infaq dan shadaqah. Peserta Rakorda, Ketua Baznas Berau, Busransyah, mengatakan kegiatan Rakorda menjadi tindak lanjut dari kegiatan rapat koordinasi nasional yang dilaksanakan pada akhir Agustus 2022 lalu. Kegiatan yang menjadi bagian dari kolaborasi Baznas Republik Indonesia dengan Pemerintah provinsi Kaltim dan seluruh kabupaten/kota. Rakorda ini bertujuan memaksimalkan pengelolaan Baznas yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun program dan penyalurannya. “Fokus kegiatan yang dilakukan Baznas tertuju pada pengentasan kemiskinan. Sebagai lembaga non pemerintah kami berharap dapat menjalankan tugas dengan amanah, profesional dan akuntabel, dengan menjaga kepercayaan umat,” ucap Busransyah. Menurut dia, tata kelola pengurus Baznas saat ini menjadi sorotan umat. Tugas Baznas yang dipercaya para muzakki sebagai fasilitator dalam penyerahan zakat, infaq dan shadaqah pada lembaga yang tepat. “Karena dalam aturan tugas pengumpulan dana zakat itu adalah pemerintah, akan tetapi masyarakat juga dapat membantu dengan membentuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai bagian yang membantu tugas Baznas,” sambungnya. Busransyah juga menyampaikan, bahwa tugas baznas dalam membina LAZ dalam pengelolaan zakat sehingga gerak dan langkah LAZ tidak menyalahi undang-undang. Tugas Baznas juga sebagai penyalur zakat, sehingga tata kelola yang baik sangat berpengaruh pada keberhasilan pendistribusian dana zakat kepada umat.
BERITA08/10/2022 | Ria Atia Dewi
KALTIM BERZAKAT GERAKAN CINTA ZAKAT
KALTIM BERZAKAT GERAKAN CINTA ZAKAT
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka Kaltim Berzakat Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi di Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim Jalan Jenderal Sudirman Samarinda, Selasa, 27 April 2021. Acara digagas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim didukung Biro Kesra Setda Prov Kaltim diawali tausiah oleh Ketua MUI Kaltim KH Abdurrasyid. Dilanjutkan penyerahan secara simbolis zakat oleh Direktur Utama BPD Kaltimtara Muhammad Yamin, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Masrawan, Direktur PT MMP kepada Ketua Baznas Kaltim Achmad Nabhan. Hadir jajaran Forkopimda Kaltim, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Waka Polresta Samarinda, para asisten, kepala biro dan pimpinan OPD di lingkup Pemprov Kaltim, PT PLN, pimpinan perbankan, BUMD/BUMN/BUMS, tokoh agama KH Hamri Has dan jajaran Baznas Kaltim. Menurut Wagub Hadi Mulyadi, bentuk kesadaran menunaikan kewajiban sebagi umat Islam adalah membayar zakat, juga memberi infaq dan sedekah. "Alhamdulillah, tadi Bankaltimtara menyerahkan Rp2,64 miliar zakatnya, semoga ini bisa diikuti instansi dan lembaga lain di Kaltim," puji Hadi Mulyadi. Atas nama pemerintah dan masyarakat, Wagub berterimakasih kepada berbagai pihak yang telah adan akan menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas. "Semoga zakat, infaq dan sedakah di Kaltim ini tidak sekedar memberikan kesejahteraan bagi fakir miskin, tetapi menolak bala bagi daerah kita, sehingga Kaltim terhindar dari musibah dan mara bahaya," harap orang nomor dua Benua Etam ini. "Untuk hari ini saja, total penerimaan kita bisa mencapai Rp3 miliar," sebut Nabhan.(yans/sdn/humasprovkaltim)
BERITA03/03/2022 | yans/sdn/humasprovkaltim
Wagub Instruksikan BUMN BUMD ASN Zakat di Baznas Bupati-Walikota Diminta Dukung Maksimal
Wagub Instruksikan BUMN BUMD ASN Zakat di Baznas Bupati-Walikota Diminta Dukung Maksimal
TINTAKALTIM.COM-Wakil Gubernur Provinsi Kaltim H Hadi Mulyadi menginstruksikan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) bahkan honor untuk berzakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim dan daerah masing-masing. Karena, Baznas adalah lembaga zakat bentukan pemerintah sehingga harus dikembangkan. Hanya Wagub menekankan agar pengelolaan dana zakat transparan, akuntabel dan amanah. “Termasuk asosiasi batu bara yang telah memiliki kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Batu Barat (PKP2B). Ada sekitar 30-an. Belum lagi yang punya Izin Usaha Pertambangan (IUP),” kata Wagub saat sambutan dan membuka acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kaltim di Asrama Haji Batakan, Jumat (4/02/2022) malam. Acara itu dihadiri bupati-walikota se-Kaltim, seluruh ketua baznas 10 kota-kabupaten dan jajaran pengurusnya, Ketua Baznas RI Prof DR KH Noor Achmad MA dan sejumlah pimpinan baznas pusat, Plt Sekprov Kaltim Riza Indra Riadi, Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan dan seluruh pimpinan, Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dan undangan lainnya. Menurut Wagub, Baznas se-Kaltim harus bekerjasama dengan pemprov-pemkot serta pemkab khususnya dalam membuat program yang bersentuhan langsung dengan rakyat. “Tantangan besarnya adalah, bagaimana mengedukasi masyarakat agar membayar zakatnya ke Baznas. Sehingga, baznas harus amanah. Saya percaya dengan kepemimpinan Baznas Kaltim. Semua amanah,” kata Wagub. Diakui Wagub, potensi zakat di Indonesia jika disebut Rp5 triliun memang besar. Hanya belum tergali semua. Jika Baznas Kaltim mematok Rp102 miliar itu sudah sangat luar biasa. Ke depan, Baznas se-Kaltim harus mampu mengedukasi, mengajak masyarakat muslim untuk menunaikan zakatnya. “Insya Allah, saya nanti sebagai Wagub akan mensupport lewat regulasi. Sehingga, bisa dilaksanakan baznas bagaimana pengumpulan (fundraising) bisa tercapai maksimal,” ungkapnya. SEMAKIN SINERGI Wagub Kaltim juga memberi semangat kepada seluruh pengurus baznas se-Kaltim, karena dengan ditetapkannya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim tepatnya Penajam Paser Utara (PPU), ke depan kantor Baznas RI dibangun di area IKN Nusantara. “Nah ini menunjukkan sinergi dan kolaborasi antara Baznas RI dan baznas se-Kaltim dapat lebih mudah. Sehingga, dapat mengembangkan kepercayaan publik terhadap baznas dalam mengelola, mendistribusikan zakat kepada mustahik,” kata Wagub. Wagub meminta kepada seluruh bupati-walikota se-Kaltim harus mendukung dan memiliki goodwill di dalam membesarkan baznas, mengarahkan agar orang dapat membayar zakatnya ke baznas. “Saya melihat bupati-walikota se-Kaltim sudah melakukannya. Hanya perlu dimaksimalkan sehingga capaian perolehan zakat dapat dilaksanakan,” ujar Wagub. Wagub juga memuji kerja panitia Rakorda Baznas se-Kaltim dipimpin ketua panitianya H Badrus Syamsi, karena acara dihadiri banyak peserta. “Saya tidak menyangka peserta sebanyak ini. Dan ini menunjukkan bahwa semangat untuk membangun baznas tinggi. Semoga semua amanah,” kata Wagub yang disambut applaus hadirin. Sementara itu, Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan menegaskan, ke depan target yang ingin dicapai baznas sebesar Rp102 miliar. Dirinya optimistis karena didukung kerja-kerja ke depan oleh pimpinan baznas lainnya. “Insya Allah jika kita membangun kepercayaan masyarakat muslim terhadap baznas, maka Rp102 miliar itu akan tercapai,” kata Ahmad Nabhan. (gt) sumber: http://tintakaltim.com/wagub-instruksikan-bumn-bumd-asn-zakat-di-baznas-bupati-walikota-diminta-dukung-maksimal/
BERITA07/02/2022 | tintakaltim.com
Pindah ke IKN Nusantara BAZNAS Ikut Membangun Bangsa
Pindah ke IKN Nusantara BAZNAS Ikut Membangun Bangsa
Setelah penetapan Ibu Kota Negara (IKN) Republik Indonesia berpindah ke Kalimantan Timur sesuai Undang-Undang IKN Nusantara yang disahkan DPRRI pada 18 Januari lalu.Berdampak pada perpindahnya berbagai lembaga pemerintah pusat yang selama ini terkonsentrasi di DKI Jakarta akan bergeser ke Benua Etam, tepatnya Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.Tidak terkecuali Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, sebagai lembaga resmi pemerintah akan ikut bermigrasi ke kawasan IKN Nusantara."Kami punya harapan besar ketika berkantor di IKN Nusantara, BAZNAS RI berperan aktif dan penting membangun Kaltim dan Indonesia," ungkap Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se Kaltim Tahun 2022, di Aula Jabal Nur Komplek Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Jumat (4/2/2022).Harapan besar ini menurut Wagub, sangat relevan dengan kondisi dan potensi daerah, termasuk jumlah muzakki di Kaltim jika terkumpul, dikelola serta disalurkan secara baik dan benar.Bagaimana tidak, ujarnya. Sebab disebutkan orang nomor dua Benua Etam ini bahwa tidak kurang 30 perusahaan pemegang kontrak karya Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batubara saat ini terdapat di Kaltim."Itu pun belum termasuk perusahaan tambang ijin usaha yang skala kecil dan sedang. Kalau ditotal banyak dan sangat besar potensinya," ungkap Hadi Mulyadi dihadapan Ketua BAZNAS RI Profesor KH Noor Achmad dan Wakil Ketua Muhamad Nadratuzzaman Hosen, serta pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kaltim.Selain perusahaan tambang batubara, tambahnya, banyak perusahaan di sektor lain juga BUMN dan BUMD.Potensi-potensi besar inilah, ujar mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini menjadi peluang yang bisa dikelola dan digali secara optimal atas dukungan dan strategi BAZNAS RI ketika sudah berkantor di Kaltim."Selama ini kan kami, kita semua yakin BAZNAS provinsi bersama kabupaten dan kota sudah optimal, tapi akan lebih maksimal lagi dengan adanya BAZNAS RI di daerah nantinya," bebernya. Visi misi nasional BAZNAS menjadi lembaga utama menyejahterakan umat, ungkap suami Hj Erni Makmur ini, kelak akan benar-benar terwujud berkat dorongan dan binaan langsung BAZNAS RI di Kaltim."Tolong Pak Ketua (Ketua BAZNAS RI) sampaikan rasa syukur dan bangga kami kepada Bapak Presiden sebab mempercayakan IKN di Kaltim. Tapi, kami sangat bersyukur dan lebih bangga lagi jika BAZNAS RI sudah berkantor di IKN Nusantara membina kami disini," pungkas pria gemar bermain pingpong dan menggebuk drum ini. (yans/her/adpimprovkaltim)
BERITA04/02/2022 | yans/her/adpimprovkaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat