WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut berpartisipasi dalam agenda Pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan logistik serta kelancaran distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BAZNAS Kaltim hadir dalam kegiatan tersebut melalui Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas respons kemanusiaan melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Pembentukan klaster logistik kebencanaan bertujuan membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam pengelolaan logistik bencana. Melalui mekanisme tersebut, ketersediaan dan distribusi bantuan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Klaster ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, memperkuat sistem informasi logistik, serta mengatasi kesenjangan dan hambatan distribusi bantuan. Dengan demikian, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, dan akuntabel.

Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam pembentukan klaster logistik sejalan dengan pelaksanaan program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yaitu program kebencanaan BAZNAS yang berperan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat terdampak sesuai kapasitas dan kebutuhan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, BTB tidak hanya berfokus pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapan personel, peralatan, koordinasi, serta dukungan logistik agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD dan unsur terkait menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan fungsi dan sumber daya yang saling melengkapi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan dalam klaster logistik juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi mengenai kebutuhan di lapangan, mekanisme mobilisasi bantuan, serta dukungan sumber daya yang dapat dioptimalkan ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap dan responsif.

“Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Melalui partisipasi ini, kami berharap peran BAZNAS Tanggap Bencana semakin terintegrasi dalam upaya kemanusiaan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.

Ia menambahkan, kesiapan logistik dan koordinasi sejak sebelum bencana terjadi dapat membantu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan melalui BTB serta menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pembentukan klaster logistik juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kebencanaan tidak hanya tersedia, tetapi dapat dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi. Informasi mengenai kebutuhan, ketersediaan barang, jalur distribusi, dan kondisi wilayah terdampak menjadi unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan saat keadaan darurat.

Perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembentukan klaster logistik diharapkan memperkuat kerja sama lintas sektor, sehingga pengelolaan bantuan dapat dilakukan secara lebih terencana dan hambatan distribusi dapat diminimalkan.

“Melalui klaster logistik, koordinasi antarinstansi dan mitra kebencanaan diharapkan semakin kuat. Dengan informasi yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas, ketersediaan serta distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan resmi BPBD.

Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam agenda ini diharapkan memperkuat hubungan kerja dengan BPBD dan mitra kebencanaan lainnya, khususnya dalam mendukung kesiapan logistik, respons darurat, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar Evaluasi dan Bimtek Perencanaan 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dengan Arah Pembangunan Nasional

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan 2027 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi program, serta sinkronisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan BAZNAS RI dan pembangunan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak seluruh jajaran BAZNAS di Kalimantan Timur untuk menjadikan evaluasi sebagai momentum perbaikan bersama. Hal-hal yang belum berjalan baik perlu diperbaiki, sementara capaian dan praktik yang sudah baik harus dipertahankan serta terus ditingkatkan.

“Yang belum baik mari kita perbaiki. Apa yang sudah baik mari bersama kita pertahankan dan semakin lebih baik lagi. Jangan sampai hanya hitam di atas putih, tetapi perlu adanya tindak lanjut yang signifikan,” pesannya.

Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa dokumen perencanaan harus disusun selaras dengan kebijakan dan arah perencanaan BAZNAS RI, namun tetap mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah. Dengan demikian, target dan program yang direncanakan dapat disusun secara realistis dan memungkinkan untuk direalisasikan.

Ia turut mengajak seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan berdiskusi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, materi bimbingan teknis disampaikan oleh Syaidah, staf Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 sekaligus mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan zakat untuk tahun 2027.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS memiliki keterkaitan dengan siklus perencanaan pembangunan nasional. Dokumen perencanaan BAZNAS disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Siklus tersebut mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pada tingkat daerah, Renstra dan Renja BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota menjadi pedoman dalam menyusun program dan anggaran yang sesuai dengan arah kebijakan serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyusunan dokumen tersebut juga perlu memperhatikan keterkaitannya dengan dokumen pembangunan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024. RPJPN menjadi arah pembangunan jangka panjang Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Materi tersebut turut menjelaskan bahwa visi Indonesia 2045 diarahkan pada terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Arah pembangunan ini berlandaskan pada kekuatan modal dasar Indonesia, perkembangan megatrend global, serta capaian pembangunan periode sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, zakat memiliki peran strategis sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan sosial syariah. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, mengatasi kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat diharapkan mampu memperkuat redistribusi ekonomi secara adil dan produktif. Dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik serta mendukung program pemberdayaan ekonomi, sejalan dengan upaya memperkuat perlindungan sosial yang adil dan berbasis nilai keagamaan.

Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI memberikan sejumlah arahan yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di antaranya mengisi Form Evaluasi Perencanaan 2026 dan Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027.

Selain itu, masing-masing BAZNAS diminta menyusun rancangan awal atau draf dokumen LK dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027, dengan memprioritaskan penyusunan RKAT 2027 terlebih dahulu. Penyusunan tersebut perlu mengacu pada dokumen pendukung, meliputi Renstra, Renja, RKAT, petunjuk teknis, contoh dokumen yang telah terisi, serta target nasional tahun 2027.

Dalam arahannya, BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno pimpinan sebelum Bimtek. Setiap bidang di lingkungan BAZNAS harus berkontribusi dalam penyusunan dokumen perencanaan, sementara bagian perencanaan bertindak sebagai koordinator proses penyusunannya.

Dokumen perencanaan selanjutnya perlu dibahas dan disepakati bersama melalui rapat pleno yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua. Langkah ini diperlukan agar perencanaan yang disusun menjadi hasil kesepahaman bersama dan mencerminkan kebutuhan serta prioritas lembaga.

Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, BAZNAS Kaltim berharap seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat koordinasi ant bidang, serta menyusun program dan anggaran tahun 2027 secara terarah, terukur, dan realistis.

Dengan perencanaan yang matang, selaras dengan arah pembangunan nasional, serta didukung tindak lanjut yang nyata, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dan akuntabel. Lebih dari itu, zakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pencapaian kesejahteraan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Sanitasi bagi Korban Kebakaran di Dua Lokasi di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sanitasi kepada warga terdampak kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan di RT 33 Kelurahan Melayu serta wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H. Bantuan ini merupakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan dan sanitasi warga, melengkapi bantuan bahan pangan yang telah diterima dari berbagai pihak.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Berdasarkan informasi yang diterima, bantuan berupa sembako, termasuk beras dan bahan pangan lainnya, telah banyak disalurkan. Karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan dukungan dalam bentuk paket sanitasi agar kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi.

“BAZNAS Kaltim membantu di dua titik lokasi kebakaran. Kami mendapatkan informasi bahwa bantuan sembako, beras, dan kebutuhan pangan lainnya sudah cukup banyak disalurkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan berupa paket sanitasi dengan total bantuan Rp22.989.500 untuk 112 kepala keluarga, di luar bantuan sembako yang telah tersedia,” jelas Achmad Suparno.

Setiap paket sanitasi berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi dan sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi dan keluarga selama menjalani masa pemulihan.

Achmad Suparno juga berharap kolaborasi antara BAZNAS Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Tim Penggerak PKK, dan berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, PKK, dan BAZNAS selalu terjalin untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam penyaluran bantuan dan mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam membantu masyarakat.

Sarifah Suraidah Harum juga menguatkan warga agar tetap tabah menghadapi musibah dan tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.

“Bapak dan Ibu tidak sendirian. Kita akan bersama-sama melewati masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” pesannya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

Di Kelurahan Melayu, kebakaran dilaporkan berdampak terhadap 75 kepala keluarga, dengan 35 rumah dan 277 jiwa terdampak. Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak pada 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Andi Deezca Pravidhia Aulia, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warga terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan dan menata kembali kehidupan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutai Kartanegara terus melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan, seperti surat-menyurat dan akta kelahiran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Kalimantan Timur, KORMI Kalimantan Timur, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sediakan Kuota bagi 300 Mahasiswa Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah tahun 2026. Program ini ditujukan bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, BAZNAS menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui kegiatan mentoring setiap bulan, serta dukungan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Dalam peluncuran BCB Timur Tengah 2026 yang berlangsung di Kairo, Mesir, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026), Sodik menjelaskan bahwa program ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan beasiswa selama 24 bulan, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program bagi 300 mahasiswa penerima beasiswa.

Pendaftaran BCB Timur Tengah 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari petunjuk teknis serta mengunduh format dokumen persyaratan melalui tautan berikut:

Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang berminat mengikuti program BCB Timur Tengah 2026 perlu memenuhi sejumlah ketentuan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  2. Beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

  3. Berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4, yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku dari perguruan tinggi.

  4. Diutamakan mahasiswa jenjang S1, dengan kesempatan mendaftar yang juga terbuka bagi mahasiswa S2.

  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.

  7. Memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

  8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

  9. Menyerahkan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2026, BAZNAS berharap dapat memperluas akses dukungan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Pendidikan Rp25 Juta untuk 50 Santri pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

SAMARINDA – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta kepada 50 santri dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Penyerahan bantuan disaksikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., dan Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diimbangi dengan akhlak mulia, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim terbuka untuk terus mendukung kegiatan santri dan pondok pesantren sepanjang sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat dan memenuhi kriteria asnaf.

“Santri dapat termasuk dalam asnaf fisabilillah, dan dalam kondisi tertentu juga terdapat penerima yang memenuhi kriteria asnaf miskin. Dukungan dapat diberikan untuk kegiatan santri, biaya pendidikan, maupun kebutuhan guru pesantren, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Achmad Suparno juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat melalui Direktorat Jenderal Pesantren maupun di daerah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka peluang kerja sama untuk mendukung berbagai agenda pendidikan dan pengembangan pesantren ke depan.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Indonesia. Ia berharap santri terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun bantuan biaya pendidikan ini disalurkan kepada 50 santri dari 24 pondok pesantren, yakni:

PP. Al Arsyadi 2 Samarinda — 2 santri

PPS Al Jamil — 3 santri

PP. Darul Ihsan — 3 santri

PP Muslimin Indonesia Center — 2 santri

PP. Tanzilul Hakim — 2 santri

PP. Sabilarrasyad — 2 santri

PP An-Nur — 2 santri

PP. Darul Falaah — 2 santri

PP. Nabil Husein — 2 santri

PP. Al Mujahidah NW — 2 santri

PP. Hidayatullah — 2 santri

PP. Annashru Wal Futuuh — 2 santri

PP. Al Falah — 2 santri

PP. Hidayatul Mubtadiin — 2 santri

PP. Ihya Ulumuddin — 2 santri

PP. Istiqomah — 2 santri

PP. Langit Langit — 2 santri

PP. Al Aziziyah — 2 santri

PP. Darus Sa'adah — 2 santri

PP. At Tanwir — 2 santri

PP. Nurul Amin — 2 santri

PP. Al Wa'id — 2 santri

PP. Al Muhajirin — 2 santri

PP. Syaichona Cholil — 2 santri

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kaltim berharap semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan santri juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat luas.

22/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS KALTIM GANDENG PUPR: OPTIMALKAN PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
BAZNAS KALTIM GANDENG PUPR: OPTIMALKAN PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Samarinda – BAZNAS Kaltim menggelar audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat, (04/10/2024). Audiensi ini bertujuan untuk membahas kolaborasi dalam program Z-Auto BAZNAS Kaltim yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan ekonomi masyarakat melalui bidang jasa perbengkelan. Turut hadir dalam audiensi ini Kepala Dinas PUPR, Dr. AM Fitra Firnanda, ST., MM., Kepala Sub Bagian Umum PUPR, Asbudin, ST., M.Si., Kepala Sub Bagian Perencanaan Program PUPR, Reni Modita, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, M. Mulyono, S.H., serta Pendamping Program Z-Auto BAZNAS, Bagas Raga. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Dr. Abdurrahman, AR., MAP, menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat memperluas jangkauan program Z-Auto yang telah meluncurkan 30 bengkel Z-Mart di beberapa wilayah Samarinda. "Kami berharap Dinas PUPR dapat memberikan dukungan berupa pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia dalam bidang jasa perbengkelan ini," ujar Dr. Abdurrahman dalam pertemuan tersebut. Kepala Dinas PUPR, Dr. AM Fitra Firnanda, menyambut baik dan mendukung program ini. "BAZNAS Kaltim telah berhasil meluncurkan 30 bengkel Z-Auto. Ini merupakan langkah positif bagi masyarakat, mengingat tingginya pengguna kendaraan, terutama sepeda motor, di Kaltim. Meskipun sudah banyak bengkel di pinggir jalan, program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan SDM agar lebih terampil dan profesional melalui pembinaan dan pelatihan," jelasnya. Lebih lanjut, Dr. AM Fitra Firnanda menambahkan bahwa Dinas PUPR akan mendukung program ini dengan mengadakan pameran terkait bengkel motor Z-Auto. "Pameran ini tidak hanya sebagai sarana pengenalan ke masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk marketisasi program ini," tambahnya. Program Z-Auto BAZNAS Kaltim merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat melalui sektor otomotif. Dengan dukungan dari Dinas PUPR, diharapkan program ini dapat lebih berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA04/10/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
CEGAH STUNTING, BAZNAS KALTIM BERIKAN  BANTUAN OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT GRATIS
CEGAH STUNTING, BAZNAS KALTIM BERIKAN BANTUAN OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT GRATIS
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasioanal (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya pencegahan stunting menyelenggarakan Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit. Program ini tidak hanya memberikan harapan bagi anak-anak yang lahir dengan kondisi bibir sumbing, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam penurunan prevalensi stunting di Kaltim. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, prevalensi stunting di Kalimantan Timur turun dari 23,9 persen menjadi 17,46 persen pada tahun 2023. Penurunan ini tidak lepas dari berbagai program intervensi yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kaltim. Melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2022, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak stunting. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menyatakan bahwa program operasi celah bibir dan langit-langit merupakan program berkelanjutan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2022. "Program ini terus berkembang, dari 28 peserta pada tahun 2022, menjadi 39 peserta pada tahun 2023, dan pada tahun ini mencapai 60 peserta. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini di masa depan," ujarnya. Menurut H. Badrus Syamsi, operasi celah bibir dan langit-langit tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki kemampuan berbicara anak-anak yang mengalaminya, tetapi juga untuk memastikan mereka dapat makan dengan nyaman dan mendapatkan nutrisi yang cukup. "Dengan operasi ini, kami ingin mereka bisa berbicara dengan normal dan makan dengan nyaman, sehingga pertumbuhan mereka tidak terganggu," tambahnya. BAZNAS Kaltim menjadi satu-satunya BAZNAS yang fokus pada kegiatan ini dengan menyediakan fasilitas lengkap untuk pasien, termasuk penginapan di hotel, akomodasi, dan transportasi hingga pasien dipulangkan kembali. "Yang kami utamakan adalah kenyamanan pasien," tegas H. Badrus Syamsi. Dalam sambutannya pada pembukaan acara Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit, Kamis (25/09/2024) di Hotel Puri Senyiur, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur, drg. Deasy Evriyani, menjelaskan pentingnya operasi ini dalam pencegahan stunting. "Anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit mengalami kesulitan untuk makan dan minum, sehingga kebutuhan nutrisinya kurang terpenuhi. Dengan operasi ini, kita membantu mereka mendapatkan nutrisi yang cukup dan mencegah stunting," jelasnya. Program ini tidak hanya mencerminkan kepedulian BAZNAS Kaltim terhadap kesehatan anak-anak, tetapi juga menunjukkan sinergi yang baik antara berbagai pihak dalam menangani isu kesehatan dan gizi di Kalimantan Timur. Dengan adanya program-program seperti ini, diharapkan prevalensi stunting dapat terus menurun dan anak-anak di Kalimantan Timur dapat tumbuh sehat dan cerdas.
BERITA29/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM MENDAPAT DUKUNGAN PDGI KALTIM DALAM PELAKSANAAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA OPERASI BEDAH MULUT DAN LANGIT-LANGIT
BAZNAS KALTIM MENDAPAT DUKUNGAN PDGI KALTIM DALAM PELAKSANAAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA OPERASI BEDAH MULUT DAN LANGIT-LANGIT
Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kaltim memberikan dukungan penuh kepada BAZNAS Kaltim dalam pelaksanaan bakti sosial paripurna operasi bedah mulut dan langit-langit yang telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Dukungan ini disampaikan oleh Ketua PDGI Kaltim, drg. Deasy Evriyani, dalam acara pembukaan Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit pada Rabu, (25/09/2024) di Hotel Puri Senyiur Samarinda. Dalam sambutannya, drg. Deasy mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan jumlah pasien yang terlayani. “Alhamdulillah, jumlah pasien terus bertambah setiap tahunnya. BAZNAS Kaltim selalu berjaya dan memiliki banyak anggaran, sehingga program ini akan terus dilakukan,” ujarnya. Bakti sosial kali ini menyasar 60 pasien dengan kondisi bibir sumbing, di mana pasien termuda berusia 3 bulan. Pasien berasal dari berbagai daerah, termasuk Samarinda, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, Balikpapan, Paser, dan Mahakam Ulu. “Harapan kami adalah agar jumlah kasus bibir sumbing berkurang menuju generasi emas. Kegiatan bakti sosial ini sangat lengkap dan melibatkan berbagai disiplin ilmu,” tambah drg. Deasy. Dukungan dan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan PDGI Kaltim telah berlangsung sejak 2022. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menjelaskan, “Awalnya kita hanya memiliki 21 peserta, namun setiap tahunnya kita sepakat untuk menambah jumlah peserta agar semua daerah mendapatkan kesempatan untuk menjalani operasi ini.” Diharapkan, kegiatan ini berjalan lancar dan mampu memberikan kepercayaan diri bagi anak-anak yang menjalani operasi. “Semoga anak-anak ini sehat selalu dan kelak dapat menjadi pemimpin, seperti presiden atau menteri,” pungkas H. Badrus. BAZNAS Kaltim dan PDGI Kaltim berkomitmen untuk terus berkolaborasi demi meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan kebutuhan khusus, sekaligus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program sosial yang bermanfaat.
BERITA26/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM KEMBALI GELAR BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT: KOMITMEN TIGA TAHUN PELAYANAN KEMANUSIAAN
BAZNAS KALTIM KEMBALI GELAR BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT: KOMITMEN TIGA TAHUN PELAYANAN KEMANUSIAAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan melalui program Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit. Di tahun 2024, BAZNAS Kaltim mengadakan program ini untuk yang ketiga, dengan jumlah peserta sebanyak 60 pasien dari berbagai daerah se-Kalimantan Timur, melibatkan lebih dari 30 tenaga medis lokal dan luar daerah. Rangkaian kegiatan operasi ini dilaksanakan dari tanggal 26 hingga 30 September 2024 di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda. Program ini dimulai dengan proses screening kondisi pasien, tindakan operasi, pemulihan, hingga pemulangan pasien. Tim medis yang terlibat antara lain berasal dari kedokteran gigi Universitas Gajah Mada (UGM) dan Yayasan Senyum Harapan Nusantara (YSHN). Hal ini sebagai bentuk upaya BAZNAS Kaltim untuk memberikan pelayanan profesional dan berkualitas kepada para pasien. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pelaksanaan operasi saja, tetapi juga memperhatikan kenyamanan psikologis para pasien. "Kami memberikan tempat menginap di hotel agar pasien lebih nyaman secara psikologis. Kondisi psikologis sangat penting terutama menjelang operasi," jelas H. Badrus Syamsi dalam sambutannya saat pembukaan Bakti Sosial Paripurna pada Rabu, (25/09/2024). Pembiayaan dan Dukungan Setiap tahunnya, BAZNAS Kaltim terus meningkatkan jumlah penerima manfaat dan anggaran yang dialokasikan untuk program ini. Pada tahun 2024, anggaran sebesar Rp900 juta disiapkan untuk 60 pasien. Sementara itu, pada tahun 2023, BAZNAS Kaltim menganggarkan Rp600 juta untuk 39 pasien, dan pada tahun 2022 sebesar Rp300 juta untuk 28 pasien. "Harapannya, ke depan jumlah penerima manfaat dapat terus bertambah dengan dukungan dari dinas kesehatan dan RSUD Abdoel Wahab Sjahranie," tambah H. Badrus Syamsi. Sambutan Pemerintah dan Tenaga Medis Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Dr.dr.H Jaya Mualimin, Sp.Kj, M.Kes, MARS, yang mewakili Pj. Gubernur Kalimantan Timur. "Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan mulia ini. Program ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi pasien, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mereka dari sisi kesehatan dan mental," ujarnya. Dr. David Hariadi Masjhoer, Sp.OT, M.K.M (MARS) dari RSUD Abdoel Wahab Sjahranie juga menyatakan kesiapan rumah sakit dalam memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. "Kami siap memberikan dukungan fasilitas ruang operasi dan ruang rawat inap. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan seperti ini," katanya. Menginspirasi dan Membangun Solidaritas Program Bakti Sosial Paripurna ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai luhur bangsa Indonesia. Melalui kolaborasi dengan PDGI, Yayasan Senyum Harapan Nusantara, serta dukungan dari RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam membantu yang membutuhkan. "Kami berharap program ini tidak hanya terbatas pada operasi celah bibir dan langit-langit, tetapi juga dapat mencakup pelayanan medis lainnya seperti kaki pengkor atau tangan bengkok. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu dan memiliki akses lebih baik terhadap layanan kesehatan," tambah dr. David Hariadi Masjhoer. BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang kurang mampu, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Program Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG RAKORNAS 2024: PERKUAT KETAHANAN PANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT
BAZNAS KALTIM DUKUNG RAKORNAS 2024: PERKUAT KETAHANAN PANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT
Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur – Pimpinan BAZNAS Kaltim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) 2024 yang digelar di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur pada Rabu, 25 September 2024. Acara yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, ini bertujuan untuk membahas strategi nasional dalam pengelolaan zakat dan memperkuat ketahanan pangan di Indonesia. Pelaksanaan RAKORNAS akan berlanjut pada Kamis-Jumat, 26-27 September 2024, di Hotel Novotel Balikpapan. Sebagai tuan rumah, BAZNAS Kaltim berkomitmen penuh mendukung dan mensukseskan acara tersebut. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan RAKORNAS di IKN. "RAKORNAS tahun ini merupakan yang pertama dilaksanakan di IKN. Ini menjadi salah satu kebanggaan bagi kami dan juga peluang besar untuk BAZNAS Kaltim dalam memperluas jaringan pengumpulan zakat," ungkap Ahmad Nabhan. Dalam pertemuan sebelumnya, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Akmal Malik, menekankan pentingnya membahas ketahanan pangan pada RAKORNAS. Menurutnya, ketahanan pangan di Kalimantan Timur harus menjadi fokus utama agar kondisi ini terus membaik. Secara umum, status ketahanan pangan Provinsi Kalimantan Timur dalam dua tahun terakhir termasuk kriteria tahan pangan, dengan skor 76,90 pada tahun 2019 yang naik menjadi 78,24 pada tahun 2020. Namun, peringkatnya menurun dari posisi ke-7 pada tahun 2019 menjadi ke-9 pada tahun 2020. BAZNAS Kaltim telah berkontribusi dalam upaya ketahanan pangan melalui program Zakat Community Development (ZCD), salah satunya adalah budidaya padi organik di Kutai Kartanegara. Program ini tidak hanya menghasilkan produk tetapi juga menciptakan kemandirian bagi para petani setempat. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya pengembangan program-program zakat yang dapat memperkuat ekonomi umat. Ia juga menekankan agar pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas menjadi prioritas, sehingga manfaat dari program-program zakat bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat. "Saya titip kepada BAZNAS, agar dapat mengembangkan program-program zakat yang memperkuat ekonomi umat utamanya usaha mikro, pemberdayaan perempuan dan disabilitas, sehingga nilai manfaat program-program zakat semakin terasa dimasyarakat dan secara komulatif bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengurangi kemiskinan, dan mempersempit ketimpangan yang ada", pesan Presiden Joko Widodo. BAZNAS Kaltim, sebagai lembaga filantropi yang aktif, terus berkomitmen mendukung program-program pemerintah dalam mencapai kesejahteraan umat. Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi, BAZNAS Kaltim berperan penting dalam memastikan zakat dapat menjadi instrumen yang efektif dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Kalimantan Timur.
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN 90 SAK BERAS KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI SAMARINDA
BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN 90 SAK BERAS KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI SAMARINDA
Samarinda – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus bantu warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi di dua lokasi berbeda, yaitu di Jl. Angklung, Kelurahan Dadi Mulya, dan Jl. Abul Hasan Gg. 7, Kelurahan Pasar Pagi, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan berupa beras pada Selasa, (17/09/2024) kepada korban yang terdampak Kebakaran di Jl. Angklung menghanguskan tiga rumah tunggal dan dua bangunan, mengakibatkan kerugian materiil bagi 12 orang korban. Sementara itu, kebakaran di Jl. Abul Hasan Gg. 7 yang terjadi pada Agustus lalu menyebabkan belasan rumah dan bangsal bertingkat habis terbakar. Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H., menjelaskan bahwa kondisi warga hingga saat ini masih memerlukan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan beras untuk warga yang terdampak. “Sebanyak 7 kepala keluarga (KK) di Jl. Angklung masing-masing menerima 3 sak beras 5 kg, dengan total 21 sak yang diterima oleh warga di sana. Sedangkan di Jl. Abul Hasan Gg. 7, kami memberikan 69 sak beras untuk 23 KK, yang masing-masing KK mendapat 3 sak beras,” ujar Muhammad Mulyono, S.H. Lebih lanjut, Muhammad Mulyono, S.H. menambahkan bahwa penyaluran beras ini berdasarkan kebutuhan para korban pasca kebakaran. “Kebutuhan pokok seperti beras ini tentunya akan terus dibutuhkan sampai kondisi mereka berangsur membaik dan dapat beraktivitas kembali,” tambahnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban kebakaran dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. BAZNAS Kaltim terus berkomitmen untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti ini.
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KEMBANGKAN KREATIVITAS PASIEN TBC: BAZNAS KALTIM DAN DINAS KESEHATAN GELAR WORKSHOP EKONOMI KREATIF
KEMBANGKAN KREATIVITAS PASIEN TBC: BAZNAS KALTIM DAN DINAS KESEHATAN GELAR WORKSHOP EKONOMI KREATIF
Samarinda – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan workshop produk ekonomi kreatif di Gedung Workshop Manika Kaltim, Jl. KH. Harun Nafsi, Samarinda. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari 16 hingga 17 September 2024. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS beserta jajaran, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DISPERINDAGKOP & UKM) Marsidah, Tim Manika Kaltim, serta peserta workshop yang sebagian besar merupakan pasien TBC. Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, BAZNAS Kaltim tidak hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk konsumtif, tetapi juga produktif. Workshop ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut, dimana BAZNAS Kaltim berkolaborasi dengan pemerintah untuk meminimalisir kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi. "BAZNAS Kaltim selalu berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Workshop ini adalah sarana untuk memberikan motivasi dan membangun produktivitas para penderita TBC agar hidup mereka lebih terarah dan produktif," kata Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP. Beliau juga berharap bahwa setelah pelatihan ini, para peserta tetap produktif dan mampu memasarkan karya mereka seperti produk UMKM Manika Kaltim. Sebanyak 21 pasien TBC dari berbagai daerah di Samarinda diajak untuk mengikuti pelatihan merangkai kerajinan manik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas mereka dan membantu membangun ekonomi kreatif di kalangan pasien yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan atau pekerjaan. Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS menjelaskan, Indonesia menjadi negara kedua dengan angka kematian akibat TBC tertinggi di dunia. Di Kaltim, angka kematian mencapai 800 orang per tahun. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya support sosial dan efek obat yang berat. "Melalui proyek perubahan ini, kami ingin memberikan pendampingan pengobatan dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi penderita dan keluarga mereka. Tujuannya tentu memberikan dukungan sosial selama masa pengobatan" kata Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS.Menurutnya program ini sangat penting untuk menjaga para penyintas TB, sebab jika mereka keluar, maka penyakitnya tidak akan sembuh, sehingga dapat mengancam lingkungan terdekatnya. "Tentu ini akan terus kami kembangkan dan juga sebagai contoh program untuk proses penyembuhan penyakit-penyakit yang lain," tambahnya. Selain membuat produk kerajinan, peserta juga diajarkan tentang proses penjualan dan evaluasi pelatihan pengembangan SDM. Perwakilan dari DISPERINDAGKOP & UKM Marsidah, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi peserta agar tetap konsisten dalam menjalani pengobatan dan aktif dalam kegiatan ekonomi kreatif. "Kreativitas yang dibangun melalui pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan produk yang dapat dipasarkan dan memberikan keuntungan bagi peserta, kami juga berterima kasih kepada Manika Kaltim yang telah menjadi support dalam kegiatan ini," kata Mursidah. Workshop ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Kaltim, Dinas Kesehatan Kaltim, dan Manika Kaltim dalam membangun ekonomi kreatif serta meningkatkan kualitas hidup pasien TBC. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat lebih produktif dan mandiri secara ekonomi, serta dapat terus mengembangkan keterampilan mereka untuk masa depan yang lebih baik.
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BEKALI 20 MUSTAHIK PADA PROGRAM Z-AUTO UNTUK KELOLA USAHA BENGKEL MOTOR LEBIH PROFESIONAL
BAZNAS KALTIM BEKALI 20 MUSTAHIK PADA PROGRAM Z-AUTO UNTUK KELOLA USAHA BENGKEL MOTOR LEBIH PROFESIONAL
Samarinda – Sebanyak 20 mustahik penerima program Z-Auto BAZNAS Kaltim mendapatkan pembekalan untuk mengelola usaha bengkel motor secara lebih profesional. Hingga saat ini, 50% dari mereka telah menerima perlengkapan, alat-alat bengkel, serta booth dengan branding Z-Auto BAZNAS. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa tahap pertama program Z-Auto yang melibatkan 10 orang mustahik telah berhasil. "Kami berharap tahap selanjutnya bisa lebih maju dan memberikan banyak manfaat dengan fasilitas dan layanan yang diberikan di setiap outletnya," ujar Nabhan saat memberikan sambutan Kamis, (05/09/2024) lalu. Selain itu Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP, mengimbau para penerima bantuan untuk memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah. Ia menekankan bahwa mustahik harus bisa mengembangkan modal sebesar 20 juta rupiah yang diberikan. "Kesungguhan penerima manfaat merupakan harapan besar BAZNAS," katanya. Abdurrahman juga mengajak para mustahik untuk menguasai skill dan keterampilan yang belum dikuasai guna mengembangkan amanah yang diberikan oleh BAZNAS. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, menambahkan bahwa keberkahan dalam mengemban amanah ini wajib selalu terjaga. "Sumber dana Z-Auto berasal dari harta suci para muzakki, oleh karena itu, bisnis ini harus memiliki visi dan misi yang jelas," ujarnya. H. Badrus Syamsi juga menekankan pentingnya pendampingan dalam menjalankan usaha, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan dalam bisnis. "Bisnis tidak selamanya untung terus, ketika di bawah, harus bangkit lagi. Selalu mengikuti arahan dari pembimbing dan QRIS code diperlukan dalam Z-Auto," tambahnya. Dengan pembekalan ini, diharapkan para mustahik bisa lebih siap dan percaya diri dalam mengelola usaha bengkel motor, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA16/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KUNJUNGAN SILATURRAHMI DAN SHARING PENGELOLAAN ZIS: BAZNAS KALTIM SAMBUT KEHADIRAN BAZNAS PROVINSI LAIN
KUNJUNGAN SILATURRAHMI DAN SHARING PENGELOLAAN ZIS: BAZNAS KALTIM SAMBUT KEHADIRAN BAZNAS PROVINSI LAIN
Samarinda – BAZNAS Kaltim menerima kunjungan silaturrahmi dan sharing terkait perkembangan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari berbagai perwakilan BAZNAS Provinsi lain di Indonesia. Acara yang digelar di kantor BAZNAS Kaltim ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno, SH. Hadir pula dalam acara tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Prof. Dr. H Waryono Abdul Ghafur, M. Ag, serta perwakilan dari BAZNAS Jawa Barat, BAZIS DKI Jakarta, BAZNAS Kepulauan Riau, dan BAZNAS Jawa Tengah. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyatakan bahwa kehadiran rekan-rekan dari berbagai daerah merupakan kebanggaan tersendiri. "Kehadiran dari rekan-rekan BAZNAS Provinsi di berbagai daerah ini menjadi kebanggaan bagi kami. Selain itu, kita saling berbagi dan bertukar ilmu bagaimana mengelola ZIS, mulai dari manajemen amil hingga pelaporan akhir," ujar Nabhan. Dalam arahannya, Prof. Waryono Abdul Ghafur menyampaikan beberapa poin penting terkait pengelolaan ZIS. Ia menyoroti permasalahan yang terjadi akibat tumpang tindih pekerjaan yang menghambat efisiensi. "Permasalahan terjadi karena doble pekerjaan, sehingga cukup menghambat pekerjaan. Kita harus menyelesaikan permasalahan agar tidak menjadi warisan bagi generasi selanjutnya. Selain itu, muzaki harus mencantumkan by name by address untuk mempermudah pendataan," ungkap Waryono. Prof. Waryono juga berharap bahwa tata kelola zakat di BAZNAS bisa menjadi salah satu yang terbaik di masa depan. Ketua BAZNAS Jawa Barat Drs. Anang Jauharuddin, M.M.Pd memberikan pandangannya mengenai potensi yang harus terus digali. "Potensi harus terus digali, tidak hanya bergantung pada ASN. Namun lebih dari itu, kita perlu memperluas sosialisasi kepada berbagai stakeholder," kata perwakilan BAZNAS Jawa Barat. Ketua BAZNAS Kepulauan Riau Drs. H. Arusman Yusuf, M. H. I menyampaikan bahwa penerimaan ZIS masih dominan dari ASN. "Kami mencoba memperluas sosialisasi ke berbagai stakeholder agar penerimaan ZIS tidak hanya bergantung pada ASN," ujarnya. Sementara itu, wakil ketua I BAZIS DKI Jakarta Dr. KH. A. Nur Alam Bakhtiar, MA menambahkan pentingnya agenda silaturrahmi seperti ini untuk terus diagendakan, terutama dalam rencana kerja tahunan. "Silaturrahmi seperti ini harus diagendakan, terutama dalam rencana kerja tahunan. Ini merupakan momen saling tukar pikiran, ide, dan gagasan terkait pengelolaan zakat. Harus ada perspektif dan filosofis. Harapannya, pengelolaan zakat di Indonesia dapat menjadi yang terdepan melalui BAZNAS Kaltim," jelasnya.Pada kunjungan ini perwakilan setiap BAZNAS daerah sekaligus memberi dukungan kepada para kafilah MTQ Nasional ke XXX yang berlangsung di Kalimantan Timur. Acara silaturrahmi dan sharing ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-BAZNAS Provinsi dalam meningkatkan pengelolaan ZIS yang lebih efektif dan efisien untuk kesejahteraan umat.
BERITA10/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DORONG PERTUMBUHAN UMKM, BAZNAS KALTIM KENALKAN PROGRAM Z-AUTO DI LINGKUNGAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DESA
DORONG PERTUMBUHAN UMKM, BAZNAS KALTIM KENALKAN PROGRAM Z-AUTO DI LINGKUNGAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DESA
Samarinda – Dalam upaya memperluas jangkauan layanan dan mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi dan kerjasama program Z-Auto di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Dr. H. Abdurrahman, AR,.MAP, Kepala DPMPD Kaltim Puguh Harjanto, S.STP.,M.Si, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Muhamad Mulyono, S.H, serta pendamping program Z-Auto Bagas Raga. Dr. H. Abdurrahman, AR dalam sambutannya menyatakan bahwa tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk meningkatkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui DPMPD serta memberikan dukungan bagi kendaraan roda dua yang membutuhkan perawatan untuk dibawa ke outlet Z-Auto terdekat. “Program Z-Auto ini juga menjadi salah satu pendorong untuk perkembangan UMKM di Kaltim, terutama dengan bertambahnya jumlah kendaraan seiring dengan pembangunan IKN yang otomatis akan memperluas pasar bagi pelaku bengkel motor," ungkapnya. Saat ini Z-Auto BAZNAS Kaltim telah memiliki 10 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Kota Samarinda, dan akan menambah jumlah outlet agar program ini dapat lebih merata di seluruh Kalimantan Timur. “Program ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan layanan perawatan kendaraan tetapi juga untuk mendukung pengusaha bengkel motor dalam mengembangkan usaha mereka”, tambahnya. Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, menyambut positif sosialisasi ini. “Program Z-Auto adalah inisiatif yang sangat baik dan kami sebagai dinas yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat, melihat adanya potensi kolaborasi yang besar dalam program ini”, ujarnya. Puguh Harianto berharap agar kerjasama ini dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Timur," ujarnya. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan program Z-Auto BAZNAS dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mendukung pertumbuhan UMKM di Kalimantan Timur.
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM AJAK SMK NEGERI 7 SAMARINDA OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZIS MELALUI SOSIALISASI
BAZNAS KALTIM AJAK SMK NEGERI 7 SAMARINDA OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZIS MELALUI SOSIALISASI
SAMARINDA — BAZNAS Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Dalam rangkaian upaya tersebut, BAZNAS Kaltim menggelar sosialisasi tata kelola ZIS di SMK Negeri 7 Samarinda. Acara yang berlangsung pada Rabu, (04/09/2024), ini dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, beserta jajaran staff Bidang Pengumpulan, serta perwakilan guru dan siswa SMK Negeri 7 Samarinda. Dalam sambutannya, H. Miswan Thahadi menekankan pentingnya edukasi sejak dini mengenai zakat, infak, dan sedekah kepada para pelajar. "Kami berharap melalui sosialisasi ini, jiwa sosial dan semangat berbagi di kalangan siswa dapat tumbuh dan diterapkan, baik dalam kehidupan di sekolah maupun dalam keseharian mereka," ujar H. Miswan Thahadi. Selain memberikan pemahaman mendalam mengenai ZIS, H. Miswan juga mengajak para siswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai program sosial yang diinisiasi oleh BAZNAS Kaltim. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam program-program tersebut dapat menjadi salah satu langkah awal dalam membentuk karakter sosial yang kuat. Sementara itu perwakilan guru SMK Negeri 7 Samarinda Fadli, S.Si, menyambut baik inisiatif BAZNAS Kaltim ini. Ia mengungkapkan apresiasinya atas penyelenggaraan sosialisasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi siswa. "Dari sosialisasi ini, kami berharap para siswa memiliki karakter jiwa sosial yang tinggi. Kami juga berharap kedepannya BAZNAS Kaltim dapat terus memberikan edukasi seperti ini kepada anak-anak," tutur Fadli. Dengan kegiatan ini, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun kesadaran sosial di kalangan pelajar, sekaligus mengoptimalkan pengumpulan ZIS di Kalimantan Timur.
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
SAMBUT HARI KEMERDEKAAN RI, BAZNAS KALTIM GELAR GATHERING KELUARGA BESAR AMIL
SAMBUT HARI KEMERDEKAAN RI, BAZNAS KALTIM GELAR GATHERING KELUARGA BESAR AMIL
SAMARINDA — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, BAZNAS Kalimantan Timur menggelar acara gathering keluarga besar amil pada Sabtu, (31/08/2024), di Kantor BAZNAS Kaltim, Jalan Harmonika. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kaltim beserta keluarga. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kebersamaan dalam keluarga besar BAZNAS Kaltim. “Acara ini menjadi ajang pertemuan untuk lebih saling mengenal satu sama lain. Momen kemerdekaan ini menjadi penguat bagi kita dan merupakan salah satu bentuk persatuan agar dapat terus menciptakan lingkungan yang harmonis,” ujar Ahmad Nabhan. Dengan semakin eratnya hubungan antar amil, diharapkan dapat memperkuat juga kerjasama di kantor, sehingga pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin baik. “Kita jaga silaturahmi kita, dengan semangat kemerdekaan ini, menjadi motivasi bagi kita untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan, tentunya untuk muzaki dan mustahik.” Tambah Ahmad Kegiatan gathering diisi dengan berbagai lomba yang melibatkan pimpinan, amil, serta anak-anak. Lomba-lomba ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana meriah dalam perayaan kemerdekaan. Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Achmad Suparno, SH, yang sekaligus menjadi penggagas kegiatan ini, mengungkapkan bahwa tujuan gathering ini bukan sekadar untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antar amil. “Tema gathering kali ini adalah ‘Meriahkan Hari Merdeka, Eratkan Tali Keluarga’. Dari sinilah kita memaknai kebersamaan keluarga besar BAZNAS Kaltim dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan. Tentu ini adalah misi kita bersama untuk tetap solid," jelas Achmad Suparno. Sementara itu Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, M.Pd.I, menambahkan bahwa gathering sasaran kegiatan ini adalah untuk memeriahkan Kemerdekaan RI dan menjadi media untuk menjalin silaturahim. “Mudah-mudahan silaturahmi ini tetap terpupuk dan produktif untuk kebaikan," kata Miswan Thahadi. Acara gathering ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, diakhiri dengan foto bersama dan pembagian hadiah seluruh peserta. BAZNAS Kaltim berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antaramil dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan solid.
BERITA31/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
RAPAT PERSIAPAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA: BAZNAS KALTIM DAN PDGI SIAP GELAR OPERASI BIBIR SUMBING KE-3
RAPAT PERSIAPAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA: BAZNAS KALTIM DAN PDGI SIAP GELAR OPERASI BIBIR SUMBING KE-3
SAMARINDA — Dalam rangka menyukseskan bakti sosial operasi bibir sumbing yang akan digelar untuk ketiga kalinya, BAZNAS Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan rapat persiapan di Kantor BAZNAS Kaltim Rabu, (28/08/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR. M.AP, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H. Tim PDGI Kaltim dr. Syahril Samad, dr. Deasy Evriyani, dr. Zheditya Ayu, perwakilan Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia Sumadi Yahya Ma’ruf, dan para amil BAZNAS yang terlibat dalam kepanitiaan. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, melaporkan bahwa jumlah pasien yang akan menjalani operasi bibir sumbing tahun ini telah mencapai 48 orang, yang terdiri dari pasien baru dan pasien lama yang membutuhkan koreksi tindak lanjut. Target tahun ini adalah 60 pasien, dan panitia optimis jumlah tersebut akan tercapai. "Kami berharap bakti sosial tahun ini dapat berjalan lebih baik dengan evaluasi dari operasi tahap 1 dan 2. Kami pastikan seluruh peserta nantinya mendapatkan pelayanan yang prima," ungkap H. Badrus Syamsi. Dalam rapat tersebut, dr. Deasy Evriyani dari tim PDGI menyampaikan bahwa masih banyak pasien yang perlu dilakukan koreksi, terutama terkait susunan dan lengkung gigi. “Jadi kami dari tim medis akan mempersiapkan langkah-langkah untuk meminimalisir rasa sakit pada anak-anak yang akan menjalani operasi, terutama pada pasien anak-anak,” jelas dr. Deasy.dr. Deasy juga menjelaskan agenda ini tentu banyak sekali dalam pembiayaan pemulihan pasien, baik dari biaya operasi hingga obat-obatan. “Nanti kami akan coba untuk berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan, untuk membantu merecover pembiayaannya,” kata dr. Deasy. Selain itu, dr. Deasy menegaskan bahwa misi bakti sosial ini juga berfokus pada upaya pencegahan stunting. "Kami akan memeriksa kondisi anak-anak, karena gangguan pada gigi bisa menjadi salah satu penyebab stunting," tambahnya. Sementara itu perwakilan PDGI dr.Syahril Samad turut mengapresiasi langkat BAZNAS Kaltim, karena dalam kegiatan bakti sosial paripurna ini, baru BAZNAS Kaltim yang aktif dalam merealisasikan kegiatan ini. “Tentu ini sangat baik sekali, sebab dari banyaknya agenda operasi bibir sumbing, selama ini hanya yayasan yang memang memiliki rumah sakit saja yang melaksanakan. Alhamdulillah, di Kaltim BAZNAS Provinsi Kaltim ini aktif dari operasi pertama hingga ini sudah masuk tahun ke 3, kita lakukan lagi,” kata dr. Syahril.Pada bakti sosial selanjutnya, ia berharap BAZNAS Kaltim akan terus melanjutnya program ini, hingga paripurna. Artinya pasien yang mendapatkan bantuan ini bisa terus dioperasi hingga mendapatkan kondisi yang baik dan sempurna. BAZNAS Kaltim dan PDGI berkomitmen untuk terus mengupayakan layanan kesehatan yang terbaik bagi anak-anak di Kalimantan Timur, terutama mereka yang membutuhkan operasi bibir sumbing. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi para pasien dan keluarga.
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG PELATIHAN AL-QUR'AN ISYARAT DI 15 SLB KALIMANTAN TIMUR
BAZNAS KALTIM DUKUNG PELATIHAN AL-QUR'AN ISYARAT DI 15 SLB KALIMANTAN TIMUR
Samarinda - BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif dengan menyalurkan 1000 mushaf Al-Qur'an isyarat kepada 15 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalimantan Timur. Dukungan ini merupakan hasil kerja sama dengan Bankaltimtara Syariah yang turut menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim. Acara penyerahan mushaf ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan harapannya agar mushaf Al-Qur'an isyarat ini bisa bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus di SLB. “Selama ini, kita sudah banyak melihat anak-anak tuna netra yang menguasai Al-Qur'an braille. Dengan adanya Al-Qur'an isyarat ini, kami berharap anak-anak dengan kebutuhan khusus lainnya juga bisa belajar Al-Qur'an,” ujar Ahmad Nabhan saat memberikan sambutan Rabu, (28/08/2024) lalu. Drs. H. Ahmad Nabhan juga mengucapkan terima kasih kepada Bankaltimtara Syariah atas dukungan dan kerja samanya dalam program ini. “Kami sangat mengapresiasi Bankaltimtara yang telah menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim. Kerja sama ini sangat berarti dalam penyaluran mushaf Al-Qur'an isyarat kepada anak-anak kita di SLB,” tambahnya. Selain itu, Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa salah satu tugas utama BAZNAS Kaltim adalah membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui berbagai program yang sesuai dengan 8 asnaf (penerima manfaat). “Program penyaluran mushaf ini termasuk dalam program sarana dakwah yang masuk dalam asnaf fii sabilillah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya yang membutuhkan,” jelasnya. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperluas akses pendidikan agama bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kalimantan Timur. Dukungan dari BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara Syariah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga filantropi dan lembaga keuangan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
BERITA28/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BKKBN RI DAN TIM BAZNAS RI UNTUK ASSESSMENT SINERGI ZAKAT BAGI UPPKA
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BKKBN RI DAN TIM BAZNAS RI UNTUK ASSESSMENT SINERGI ZAKAT BAGI UPPKA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI serta Tim BAZNAS RI pada Selasa (06/08/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan assessment sinergi zakat bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai calon penerima manfaat pengembangan usaha ekonomi. Kegiatan assessment ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Agustus 2024 di kota Samarinda dan Bontang. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR. MAP, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H, Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN RI Wahidah Paheng, Penata KKB Ahli Madya BKKBN RI Setyorini, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Agus Siswanto, serta Senior Staff ZCD BAZNAS Muhammad Faruq. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan, "Sejauh ini, dalam program pendistribusian, BAZNAS Kaltim sudah terlibat dalam program penanganan stunting bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur. Untuk memaksimalkan program selanjutnya, kami berharap dari BKKBN dapat mengajak stakeholder seperti perusahaan untuk dapat menyetorkan terlebih dahulu seluruh dana kegiatan ke BAZNAS Kaltim.” Kata Ahmad Nabhan. Menurutnya dengan menyetorkan dana terlebih dahulu melalui BAZNAS Kaltim, maka dana tersebut akan dilakukan pencatatan, kemudian dana tersebut akan diserahkan 100% kembali ke BKKBN lagi, sehingga transparansi dana dapat dilaporkan kepada masyarakat. Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR menambahkan, untuk menjalankan program kerja sama, terutama dalam menjalankan program ini, tentu dalam anggaran diambil dari dana zakat. “Jadi sejauh ini masih belum maksimal secara pendanaan. Oleh karena itu, sinergi dengan stakeholder yang terlibat dalam program ini untuk dapat menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim sangatlah penting. Semakin banyak dana yang disetorkan, semakin banyak pula outputnya kepada programnya." Kunjungan dan assessment ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN dalam upaya pengembangan usaha ekonomi bagi kelompok UPPKA, serta memperkuat kerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan zakat.
BERITA06/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN LOKASI PERSIAPAN PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT BUDIDAYA PADI DI LEMPAKE
PENINJAUAN LOKASI PERSIAPAN PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT BUDIDAYA PADI DI LEMPAKE
Wakil Ketua II dan Kepala Devisi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur melakukan peninjauan lokasi rencana realisasi program Zakat Community Development (ZCD) budidaya padi di Lempake, Samarinda Utara, pada Senin (05/08/2024). Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR. MAP menjelaskan, bahwa program ini merupakan permulaan dari percobaan penanaman padi seluas 10 hektar dengan melibatkan 10 anggota. “Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal sebesar 85 juta rupiah, sebagian akan digunakan untuk membeli mesin bajak yang diperlukan dalam proses penanaman," ujarnya. H. Abdurrahman, AR menambahkan, proses membajak sawah direncanakan akan dimulai akhir September, diikuti dengan penanaman bibit padi yang jenisnya masih dalam tahap perundingan. “Tentu diharapkan dengan rencana ini, panen bisa dilakukan pada sekitar bulan Maret 2025 jika mengikuti alur secara konsisten”, ujarnya. Menurutnya lokasi budidaya masih perlu dilakuakan assessment lebih lanjut untuk memastikan program ZCD ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat setempat dan juga keberhasilan program. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi padi di daerah tersebut, tetapi juga menjadi model pemberdayaan masyarakat melalui zakat yang efektif dan berkelanjutan.
BERITA05/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENTINGNYA KOMPETENSI AMIL BAZNAS KALTIM DALAM BEKERJA: MENJAGA SINERGI DAN DEDIKASI
PENTINGNYA KOMPETENSI AMIL BAZNAS KALTIM DALAM BEKERJA: MENJAGA SINERGI DAN DEDIKASI
Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, menegaskan pentingnya kompetensi dan kerjasama di antara para amil dalam menjalankan tugas mereka. Dalam breafing pagi Kamis, (01/08/2024), Achmad Suparno menyampaikan bahwa setiap bidang di BAZNAS Kaltim saling berkaitan, sehingga diperlukan sinergi dan dukungan satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama. "Kita harus selalu bekerja sama dan saling membantu. Setiap bidang di sini saling berkaitan," ujar Achmad Suparno. Ia juga menekankan bahwa yang terpenting di BAZNAS Kaltim adalah muzaki dan mustahik. "Amil diimbau untuk mentaati peraturan dan ketentuan yang ada, karena tujuan utama kita adalah melayani muzaki dan mustahik dengan sebaik-baiknya," tambahnya. Achmad Suparno juga berharap bahwa ke depannya, BAZNAS Kaltim akan terus menciptakan lingkungan kerja yang lebih religius, aman, dan kondusif. "Dengan adanya lingkungan yang positif, maka kerja-kerja amil juga akan lebih kondusif dalam melayani muzaki dan mustahik," tuturnya. Langkah-langkah yang diambil oleh BAZNAS Kaltim ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kompetensi amil yang terus ditingkatkan dan lingkungan kerja yang mendukung diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS Kaltim dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Upaya untuk menjaga sinergi dan dedikasi di antara para amil menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan BAZNAS Kaltim. Dengan semangat kebersamaan dan kepatuhan terhadap peraturan yang ada, BAZNAS Kaltim optimis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional kepada muzaki dan mustahik di wilayah Kalimantan Timur. Achmad Suparno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh amil yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas mereka. "Terima kasih kepada seluruh amil yang telah bekerja dengan baik. Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dan dedikasi kita untuk BAZNAS Kaltim yang lebih baik," tutupnya. Dengan langkah-langkah yang tepat dan komitmen yang kuat, BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk menjadi lembaga yang mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA01/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TEKEN KERJASAMA DENGAN CV. ANUGERAH JAYA KONSTRUKSI UNTUK PEMBANGUNAN WTP DI DESA BATUAH
BAZNAS KALTIM TEKEN KERJASAMA DENGAN CV. ANUGERAH JAYA KONSTRUKSI UNTUK PEMBANGUNAN WTP DI DESA BATUAH
Dalam upaya merealisasikan pembangunan Water Treatment Plant (WTP) dan distribusi air bersih untuk masyarakat Desa Batuah, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan penandatanganan surat penawaran harga pekerjaan WTP dengan CV. Anugerah Jaya Konstruksi pada Senin, (22/07/2024) di Kantor BAZNAS Kaltim. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan didampingi oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H dan juga dihadiri oleh Direktur CV. Anugerah Jaya Konstruksi, Hamsiah. Ketua BAZNAS Kaltim Drs, Ahmad Nabhan mengungkapkan bahwa program water treatment ini sudah ada beberapa yang terlaksana. Salah satu proyek yang baru saja diresmikan terletak di daerah Berambai, yang dibangun melalui kerjasama dengan PT. Ansaf. “Saat ini BAZNAS Kaltim kembali membangun sumber air di wilayah Desa Batuah untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat. Proyek ini menggandeng CV. Anugerah Jaya Konstruksi sebagai pelaksana pembangunan, yang bertanggung jawab dalam penyediaan material dan tenaga kerja.” Kata Ahmad Nabhan. Ahmad Nabhan juga menambahkan lama pengerjaan proyek ini diperkirakan mencapai 100 hari kerja dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 580.828.442. Ia berharap bahwa pembangunan WTP dan distribusi air bersih ini dapat segera selesai dan bermanfaat bagi warga Desa Batuah, khususnya di wilayah Jalan Soekarno Hatta yang mengalami kesulitan akses air bersih. Direktur CV. Anugerah Jaya Konstruksi, Hamsiah, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya dalam proyek pembangunan WTP dan distribusi air bersih ini. “Dengan adanya kerjasama ini, kami telah memberikan penawaran sesuai dengan RAB yang telah disepakati bersama,” ujarnya. Proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Batuah dengan menyediakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. Kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan CV. Anugerah Jaya Konstruksi ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar yang penting.
BERITA22/07/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENGUATAN KERJASAMA BAZNAS KALTIM DAN BANKALTIMTARA: SINERGI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
PENGUATAN KERJASAMA BAZNAS KALTIM DAN BANKALTIMTARA: SINERGI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Dalam upaya mempererat silaturrahmi dan menguatkan kerjasama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur Kaltim mengadakan pertemuan dengan Bankaltimtara pada Jum’at, (28/06/2024) di Ruang Rapat Lantai II BAZNAS Kaltim. Pertemuan ini membahas berbagai program kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta persiapan program ESQ (Emotional Spiritual Quotient) Qur'an Braille. Turut hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, Direktur Pelaksana Munawarah, dan perwakilan dari Bankaltimtara. Sebelumnya telah dilakukan pertemuan dalam rangka merealisasikan program membantu nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang macet, termasuk golongan asnaf ghorimin. Hal ini menjadi salah satu program yang akan direalisasikan oleh BAZNAS Kaltim dan Bankaltim. Pada pertemuan tersebut H. Badrus Syamsi menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana ZIS. "Dana harus jelas dengan by name by address, agar saat publik mengetahui bahwa dana ZIS ini disalurkan secara bertanggungjawab. Sesuai dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ujarnya. Ia juga menyampaikan jika pengumpulan ZIS dari Bankaltim maksimal baik secara perorangan maupun perusahaan, untuk kemudahan maka akan menggunakan sistem payroll dan akan melibatkan IT pusat agar sesuai dengan sistem Bankaltimtara. Lebih lanjut, H. Badrus Syamsi menambahkan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di Bankaltimtara harus memberikan data muzakki yang masuk. "UPZ harus menjadi kepanjangan tangan dari BAZNAS Kaltim, harus disetorkan dan dicatat oleh lembaga resmi, sehingga dana disalurkan tidak dianggap pungli," jelasnya. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk memperbaiki administrasi bersama dan mengelola dana ummat agar lebih bermanfaat. H. Badrus Syamsi mengajak Bankaltimtara untuk bersama-sama membuat program yang dapat didanai oleh BAZNAS Kaltim. "BAZNAS Kaltim siap untuk membantu dalam pendanaannya," tutupnya. Sementara itu Bendahara UPZ, Tri Verawati Pasaribu, menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi berkala dalam pengelolaan zakat. "Masih perlu adanya arahan dari BAZNAS Kaltim tentang pengelolaan zakat ini agar kerjasama ke depannya sesuai dengan visi dan misi bersama," ungkapnya. Dengan kerjasama ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur akan semakin meningkat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang lebih efektif dan efisien. Bankaltimtara, sebagai bank daerah, memainkan peran penting dalam mengelola keuangan masyarakat dan mendukung berbagai program kesejahteraan sosial.(*hms-bkt/rch/mun)
BERITA28/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TURUT SERTA PADA RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PELAKSANAAN MTQN XXX KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2024
BAZNAS KALTIM TURUT SERTA PADA RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PELAKSANAAN MTQN XXX KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menghadiri rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXX yang akan berlangsung pada tanggal 6-16 September 2024 di Kalimantan Timur. Rapat yang diadakan di ruang rapat pimpinan lantai 2 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Timur Senin, (25/06/2024) dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I, Bidang 14 MTQN yang terdiri dari Kepala Dinas Kehutanan, BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), ESDM (Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Prov. Kaltim), Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), dan Dinas Pekerja Umum. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi dan kerjasama antara berbagai pihak terkait guna menyukseskan penyelenggaraan MTQN XXX. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno menyatakan pentingnya koordinasi yang baik untuk memastikan segala persiapan berjalan lancar. "Sebagai tuan rumah MTQ kali ini, tentu membutuhkan persiapan matang dari segala aspek. Kami berharap melalui rapat koordinasi ini, semua pihak dapat bekerja sama dengan baik untuk menciptakan acara yang sukses dan berkesan," ujar Achmad Suparno. Menurutnya dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyukseskan event nasional ini. "BAZNAS Kaltim siap mendukung da nberpartisipasi kelancaran MTQN XXX. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan setiap detail persiapan terencana dengan baik," ungkap Achmad Suparno. Selain itu ia juga menambahkan, bahwa BAZNAS Kaltim akan berperan aktif dalam pengelolaan pendanaan untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di daerah tersebut. Namun, demi menjaga transparansi dan amanah umat, semua dana yang akan digunakan harus terlebih dahulu tercatat di BAZNAS Kaltim. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap dana yang disalurkan untuk kegiatan keagamaan ini dapat dilaporkan dengan jelas dan tidak ada penyalahgunaan dana yang terjadi. MTQN XXX Kalimantan Timur tahun 2024 diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar daerah serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Acara ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan dakwah Islam di Indonesia. Dengan persiapan yang matang dan kerjasama yang solid, MTQN XXX di Kalimantan Timur diharapkan akan berlangsung sukses dan memberikan pengalaman yang berharga bagi seluruh peserta dan masyarakat. (hms-bkt/rch/..)
BERITA25/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →