WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Rp14,9 Juta untuk Pelunasan Biaya Operasi Mustahik di Balikpapan

BALIKPAPAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program kemanusiaan. Kali ini, bantuan sebesar Rp14,9 juta disalurkan kepada seorang mustahik, Sugian Nur (48), warga Kota Balikpapan, untuk membantu pelunasan biaya operasi yang sedang dijalaninya.

Sugian Nur merupakan seorang buruh lepas dengan penghasilan yang tidak menentu. Dalam kesehariannya, ia hanya bekerja apabila ada panggilan pekerjaan. Namun, kondisi kesehatannya yang menurun membuat kesempatan untuk bekerja semakin terbatas.

Menurut keterangan kakaknya, Mariati, Sugian Nur pernah menjalani cuci darah pada tahun 2023 akibat penyakit ginjal yang dideritanya. Kondisi tersebut menyebabkan dirinya tidak lagi mampu melakukan aktivitas berat seperti sebelumnya.

"Kalau ada pekerjaan biasanya hanya sebagai helper atau pekerjaan harian. Itu pun tidak menentu, kadang hanya bertahan satu sampai dua minggu. Selebihnya beliau berada di rumah karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk bekerja berat," ujar Mariati.

Sejak 6 Juni 2026, Sugian Nur menjalani perawatan di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan akibat komplikasi pada kaki kirinya yang pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2022. Berdasarkan diagnosis medis, Sugian Nur mengalami Infected Wound Dehiscence Closed Fracture Fibula Sinistra Post ORIF 2022, yakni kondisi infeksi pada bekas luka operasi pemasangan pen pada tulang fibula kiri yang kembali terbuka dan memerlukan tindakan operasi lanjutan.

Keterbatasan ekonomi membuat biaya pengobatan dan kebutuhan selama masa perawatan menjadi beban yang berat bagi keluarga. Selama ini, sebagian besar kebutuhan pengobatan dibantu oleh sang kakak, Mariati, yang berupaya mendampingi dan memenuhi kebutuhan adiknya selama menjalani perawatan.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kaltim hadir memberikan bantuan biaya sebesar Rp14,9 juta guna membantu pelunasan biaya operasi yang harus ditanggung keluarga. Bantuan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS untuk membantu mustahik yang sedang menghadapi kesulitan.

Mariati mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan harapan dan meringankan beban keluarga di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim serta para donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu kami. Semoga para donatur selalu diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT," ungkapnya.

Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS Kaltim terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan dan keterbatasan ekonomi. Dukungan para muzaki menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan harapan bagi mustahik untuk dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Bantuan yang diberikan kepada Sugian Nur menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga sebagai solusi nyata dalam membantu masyarakat yang sedang berjuang menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, BAZNAS Kaltim terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh mereka yang membutuhkan.

19/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Silaturahmi BKKBN Kaltim, Jajaki Kolaborasi Sektor Pemberdayaan hingga Bedah Rumah untuk Atasi Stunting

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan silaturahmi dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (09/06/2026). 

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor BAZNAS Kaltim dalam rangka membahas rencana kolaborasi program strategis antarkedua lembaga.

Kehadiran jajaran BKKBN Kaltim disambut langsung dengan baik oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, Ahmad Nabhan memaparkan berbagai program pengentasan kemiskinan yang selama ini telah konsisten dijalankan oleh BAZNAS Kaltim, mulai dari bantuan yang bersifat perorangan (konsumtif) hingga program pemberdayaan ekonomi (produktif).

"BAZNAS Kaltim memiliki komitmen kuat dalam pengentasan kemiskinan. Beberapa program pemberdayaan di bidang ekonomi yang sudah berjalan di antaranya sektor peternakan, seperti Budidaya Ayam Petelur, Budidaya Sapi, dan Budidaya Domba. Kemudian di sektor perdagangan dan jasa, kami memiliki program bengkel Z-Auto, toko kelontong Z-Mart, serta yang terbaru dan akan segera kami launching dalam waktu dekat ini yaitu Z-Chicken, usaha mikro ayam goreng," jelas Ahmad Nabhan.

Ahmad Nabhan menambahkan bahwa keberagaman program pemberdayaan ini menjadi peluang besar bagi BKKBN Kaltim untuk masuk dan berintegrasi pada berbagai sektor program yang sejalan dan sesuai dengan fokus utama BKKBN.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Dr. Sunarto, SKM., M.Adm.KP., menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan BAZNAS Kaltim dan menyatakan harapan besar agar kedua instansi dapat menjalin kerja sama yang solid. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sunarto secara khusus membahas rencana kolaborasi pada program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).

"Kami berharap dapat bekerjasama dengan BAZNAS Kaltim, salah satunya melalui program RTLH. Sasaran program ini adalah masyarakat yang saat ini masih tinggal di hunian yang tidak layak, baik ditinjau dari segi kesehatan, lokasi, maupun kondisi fisik bangunan rumahnya. Upaya perbaikan sanitasi dan lingkungan hunian ini sangat sejalan dengan program BKKBN dalam rangka menangani dan menekan kasus stunting dari hulu," urai Dr. Sunarto.

Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN Kaltim sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, kedua lembaga ini telah sukses berkolaborasi dalam program pencegahan stunting melalui intervensi pemenuhan nutrisi bagi anak stunting serta ibu hamil di seluruh wilayah Kalimantan Timur, yang penyalurannya dioptimalkan melalui jaringan Posyandu di berbagai daerah.

Melalui pertemuan silaturahmi ini, baik BAZNAS Kaltim maupun BKKBN Kaltim berharap rencana perluasan kolaborasi ini dapat segera ditindaklanjuti secara resmi melalui penyusunan dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (PKS), demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Timur yang lebih sejahtera, sehat, dan bebas stunting.

09/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Tingkatkan Kinerja Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Tegaskan Pentingnya Perubahan Mentalitas Amil

SAMARINDA – Mengawali pekan kerja, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Achmad Suparno, S.H., memberikan suntikan motivasi kepada seluruh staf dan amil dalam agenda briefing pagi yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kaltim, Senin (08/06/2026).

Dalam arahannya, Achmad Suparno mengajak seluruh amil untuk memaknai pengabdian dengan perspektif yang lebih mendalam, bahkan melalui hal-hal sederhana seperti lirik lagu. Ia secara khusus mengangkat pesan dari lagu "Manusia Kuat" karya Tulus sebagai refleksi ketahanan mental bagi para pengelola zakat.

"Lagu ini bukan sekadar hiburan. Pesannya sangat kuat bahwa setiap individu memiliki potensi, kekuatan, dan ketahanan mental yang luar biasa. Saya ingin para amil tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan di lapangan. Pengabdian kepada umat seringkali dimulai dari hal-hal kecil yang kita lakukan di kantor dengan penuh komitmen," ujar Achmad Suparno di hadapan para amil.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya filosofi perubahan diri sebagai kunci utama dalam meraih masa depan yang lebih baik. Mengutip prinsip "Change yourself, change your future", ia menegaskan bahwa perubahan masa depan lembaga sangat bergantung pada kesediaan amil untuk memperbaiki diri saat ini juga.

"Jangan hanya memiliki target besar, tetapi kita tetap menjadi pribadi yang 'apa adanya'. Jika kita ingin masa depan berubah, maka perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Ubah kebiasaan buruk menjadi positif, bangun lebih pagi, tingkatkan kedisiplinan, serta perbaiki kesalahan-kesalahan yang mungkin sering terulang," tambahnya.

Achmad Suparno juga mengingatkan para amil akan kutipan terkenal dari Albert Einstein mengenai insanity (kegilaan), yakni melakukan hal yang sama berulang kali namun mengharapkan hasil yang berbeda. Menurutnya, BAZNAS Kaltim tidak bisa maju jika sumber daya manusianya tidak melakukan evolusi dalam berpikir dan bertindak.

Ia berpesan agar para amil lebih serius dalam bekerja dan lebih selektif dalam lingkungan pergaulan yang mendukung produktivitas.

Menutup arahannya, Achmad Suparno memanjatkan doa dan harapan agar di periode kepemimpinan yang telah memasuki fase akhir ini, seluruh jajaran BAZNAS Kaltim dapat memberikan kontribusi terbaik. Baik itu bagi penguatan internal lembaga, maupun dalam memberikan pelayanan prima kepada para muzaki, mustahik, serta seluruh mitra strategis BAZNAS Kaltim.

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Atasi Stunting, BAZNAS Kaltim Raih Penghargaan Orang Tua Asuh pada Kick Off Program GENTING

SAMARINDA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menghadiri agenda penting Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Senin (08/06/2026) pagi di Gedung PKK Kota Samarinda ini dirangkai dengan penyerahan penghargaan komitmen penuntasan stunting melalui program GENTING (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting).

Dalam momentum strategis tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur secara resmi menerima penghargaan dari Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur sebagai Mitra Kerja aktif sekaligus Orang Tua Asuh dalam program GENTING. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata lembaga amil zakat ini dalam upaya menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Hubungan kerja sama antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN Kaltim dalam penanganan anak- anak stunting sejatinya telah terjalin lama dan konsisten. Tercatat pada tahun 2024 dan 2025, BAZNAS Kaltim telah menggelontorkan dana bantuan senilai Rp1 miliar 80 juta yang dialokasikan khusus untuk intervensi pemenuhan gizi anak-anak penyandang stunting. Penyaluran bantuan serupa dipastikan terus bergulir pada bulan-bulan berikutnya.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh BKKBN Kaltim. Bagi kami di BAZNAS, penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah amanah, motivasi, sekaligus pemacu semangat untuk terus bergerak, berbagi, dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengatasi permasalahan stunting demi masa depan generasi kita.

 

Lebih lanjut, Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa penanganan stunting tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi secara instan. Berdasarkan analisis di lapangan, kondisi tempat tinggal juga memegang peranan krusial. BAZNAS Kaltim menyoroti urgensi perbaikan kondisi rumah, sebab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dinilai sangat berpotensi membuat anak-anak rentan terhadap penyakit dan menjadi salah satu pemicu utama terjadinya stunting. Beliau berharap ke depan program bantuan untuk anak stunting, ibu hamil, serta ibu melahirkan dapat diperluas mencakup perbaikan sanitasi dan bedah rumah melalui kerja sama yang semakin solid antara BKKBN, BAZNAS, dan seluruh lembaga terkait.

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Dr. Sunarto, SKM, M.Adm.KP, dalam sambutannya memberikan pujian tinggi atas loyalitas kemitraan BAZNAS Kaltim.

 

“BAZNAS Kaltim selalu membersamai program kami, khususnya dalam hal pengentasan stunting. Perlu kita pahami bersama bahwa muara stunting itu bersumber dari lokasi lingkungan yang tidak layak, seperti ketiadaan jamban sehat, minimnya pemenuhan nutrisi, serta akses kesehatan yang terbatas. Di sinilah pentingnya sinergi berbagai sektor untuk melakukan intervensi menyeluruh demi mewujudkan SDM unggul menuju Kaltim Sehat dan Generasi Emas 2045," paparnya.

08/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Layanan Informasi Publik BAZNAS Kaltim dan Zeta Group Matangkan Kesiapan SDM Kelola Website PPID

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat sistem pelayanan website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melalui kerja sama dengan pengembang teknologi, Zeta Group.

Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan fitur baru, tetapi juga mencakup pelatihan implementasi pengelolaan website, mulai dari tampilan luar (front-end) hingga halaman admin pengelola (back-end). Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan para staf dalam mengoperasikan sistem baru secara mandiri dan optimal.

Dalam pertemuan berkala yang digelar, kedua belah pihak merumuskan 8 (delapan) poin penting pengembangan fitur dan teknis website PPID BAZNAS Kaltim, di antaranya:

  1. Survei Kepuasan Penilaian: Penerapan parameter angka dengan sistem penilaian interaktif yang menyerupai model ulasan Google Maps, guna mengukur kepuasan publik secara akurat.

  2. Laporan Informasi Publik: Penyusunan format laporan berkala tahunan yang terintegrasi langsung dengan penyimpanan Google Drive untuk memudahkan akses semua berkas dokumen.

  3. Format Nomor Surat: Pembaruan sistem penomoran administrasi yang dinamis dan editable untuk mendukung fleksibilitas kerja bidang SDM dan Administrasi.

  4. Kontak PPID: Penyediaan nomor kontak langsung (hotline) untuk mempercepat respon aduan dan permohonan informasi.

  5. Tampilan Dashboard: Pembaruan visual dashboard agar lebih informatif, modern, dan ramah pengguna (user-friendly).

  6. Manajemen Domain: Pengaturan masa aktif domain melalui Hostinger, dengan pembuatan akun user khusus terlebih dahulu.

  7. Keamanan Akses (Security Access): Perencanaan jangka panjang untuk keamanan sistem, termasuk komitmen perawatan (maintenance) secara berkala minimal 1 tahun.

  8. Ekspor Data Manual Real-Time: Penambahan fitur penarikan data langsung ke format Spreadsheet/Excel, yang mendukung integrasi fitur Data - Get Data - From Other Source - From Web guna mempermudah analisis data.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Divisi Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Rifah Atul Mahmudah, beserta jajaran staf umum dan humas. Dalam penyampaiannya, Rifah mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan tata kelola layanan online yang lebih baik dan optimal.

"Website PPID ini adalah salah satu aset digital penting yang harus kita jaga bersama. Pengelolaan data informasi di era digital sangat riskan dan rawan diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, dengan menggandeng Zeta Group, kami tidak hanya berharap pada pembuatan website saja, tetapi ada keberlanjutan kerja sama dalam hal perawatan (maintenance) dan pengawasan keamanan sistem ke depannya," ujar Rifah pada pertemuan Rabu, (03/07/2026) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Project Manager ZETA, Bagasnanta Purnomo, menegaskan komitmen penuh timnya dalam mengawal dan meningkatkan keamanan sistem pada website PPID BAZNAS Kaltim.

"Saat ini, akses terhadap sistem berbasis online—baik itu website maupun akun media sosial—sangatlah mudah. Hanya dengan sekali klik, jika pertahanan dari dalam tidak diperkuat, sistem akan sangat rentan terhadap serangan hacker atau oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentu komitmen kami bersama tim adalah memastikan proteksi tersebut berjalan maksimal," jelas Bagas.

Bagas juga menambahkan bahwa pihaknya berharap jalinan sinergi ini dapat terus berjalan secara simultan untuk jangka panjang. "Harapan kami, kerja sama dengan BAZNAS Kaltim tidak berhenti pada peningkatan fungsi website saja, tetapi bagaimana kami bisa terus mempermudah sistem pengelolaannya sehingga pelayanan informasi dari BAZNAS Kaltim dapat lebih mudah diakses dan diterima dengan baik oleh masyarakat luas," pungkasnya.

 

Melalui digitalisasi dan penguatan sistem keamanan ini, BAZNAS Kaltim optimistis pelayanan informasi publik akan semakin akuntabel, aman, dan tepercaya, sejalan dengan asas pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.

03/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BANKALTIMTARA: TINGKATKAN KERJASAMA DALAM PENGELOLAAN ZIS DAN CSR
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BANKALTIMTARA: TINGKATKAN KERJASAMA DALAM PENGELOLAAN ZIS DAN CSR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Bankaltimtara di ruang rapat Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin, (10/06/2024). Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR.,MAP, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH, serta Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara Muhammad Edwin beserta jajarannya. Dalam pertemuan ini, Muhammad Edwin mengajak BAZNAS Kaltim untuk menjalin kerjasama dalam membantu nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang macet, termasuk golongan asnaf ghorimin. “Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, nasabah yang mengalami kesulitan dapat terbantu melalui mekanisme yang diatur oleh BAZNAS Kaltim,” ujar Muhammad Edwin. Ia juga menambahkan bahwa persyaratan dan kebijakan terkait akan diserahkan melalui BAZNAS Kaltim dengan melampirkan surat rekomendasi dari Bankaltimtara. Muhammad Edwin berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa depan untuk kebaikan bersama. “Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi lebih lanjut dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyambut baik pertemuan ini, mengingat hubungan antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara ini berkesinambungan, terutama dalam mengelola keuangan.“Tentu kami berharap tidak hanya silaturrahmi saja yang harus dijaga, namun dari segi kolaborasi program, dan juga kewajiban menunaikan ZIS para karyawan Bankaltimtara ini harus terus sama-sama kita tingkatkan,” kata Ahmad Nabhan.Menurutnya instansi seperti perbankan terdapat dana ZIS, CSR, dan DSKL yang sangat potensial. Jika dikelola dengan baik, maka dapat membantu masyarakat kita yang tidak mampu untuk diberdayakan. “Jadi nanti dana seperti zakat, CSR bisa kita kelola, dan kita manfaatkan untuk membuat program pemberdayaan masyarakat miskin. Beberapa program kita yang sudah berjalan seperti Z-Mart, Z-Auto, budidaya ikan, domba, dan beras organik, alhamdulillah sudah dapat membantu para mustahik kita baik di provinsi maupun daerah kabupaten/kota,” jelas Ahmad Nabhan. Sementara itu Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME menyampaikan pentingnya transparansi dalam pencatatan pembayaran zakat dan infak. “Setiap instansi harus menyetorkan nama beserta nominalnya setiap bulan agar BAZNAS Kaltim dapat mencetak Bukti Setor Zakat (BSZ) ke masing-masing karyawan yang berzakat. Ini adalah bentuk transparansi kami kepada masyarakat,” tegas H. Badrus Syamsi. H. Badrus Syamsi juga mengajak jajaran Bankaltimtara untuk bekerjasama dalam tertib administrasi proses pembayaran ZIS karyawan. “Prinsip Aman 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) harus tetap terjaga karena baik BAZNAS Kaltim maupun Bankaltimtara memiliki tugas yang sama dalam mengelola dana ummat,” ujarnya. Selain itu, H. Badrus Syamsi juga mengajak Bankaltimtara untuk berkolaborasi dalam program-program BAZNAS Kaltim melalui dana ZIS, CSR, dan DSKL. “Potensi ZIS, CSR, dan DSKL dari Bankaltimtara sangat besar karena merupakan satu-satunya bank daerah di Kaltim. Dengan kolaborasi bersama, kita bisa mengentaskan kemiskinan di Kalimantan Timur,” jelasnya. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH menambahkan pentingnya pembaharuan SK UPZ Bankaltimtara. “SK yang lama akan segera berakhir, sehingga perlu diperbaharui agar kontrol BAZNAS Kaltim terhadap pengelolaan dana ZIS, CSR, dan DSKL tetap berjalan sesuai regulasi,” ungkap Achmad Suparno. Kunjungan ini diharapkan menjadi kerjasama yang baik antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara dalam mengelola dan mendistribusikan dana ummat demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA10/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN TANAH WAKAF DAN PENYERAHAN TERNAK DOMBA PROGRAM ZCD KEPADA MUSTAHIK DI TSA PONDOK PESANTREN TRUBUS IMAN
PENINJAUAN TANAH WAKAF DAN PENYERAHAN TERNAK DOMBA PROGRAM ZCD KEPADA MUSTAHIK DI TSA PONDOK PESANTREN TRUBUS IMAN
Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat melalui zakat dan wakaf, Kementerian Agama Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar acara peninjauan tanah wakaf dan penyerahan ternak domba program Zakat Community Development di Trubus Sentra Agrobisnis (TSA) Pondok Pesantren Trubus Iman pada Minggu (09/06/2024). Acara ini dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Indonesia, Prof Dr. Waryono Abdul Ghafur, M. Ag, Pendiri dan Mawaqif Pondok Pesantren Trubus Iman H. Tony Budi Hartono, Pimpinan Pondok Pesantren Trubus Iman Ustadz Dr. Daniar, MA, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan, serta para wakil ketua BAZNAS Kaltim dan perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur mengapresiasi program ini sebagai salah satu penggerak ekonomi berbasis zakat dan wakaf. "Potensi wakaf uang kita itu 180 triliun. Seandainya seluruh pekerja muslim formal saja berwakaf senilai harga kopi yang tiap hari kita bayar Rp25 ribu, jika dihitung jumlah pegawai muslim di Kaltim sebanyak 700.000 orang, itu satu bulan saja kurang lebih mencapai 16 miliar," jelas Prof. Waryono. Beliau menekankan pentingnya kerjasama dan transparansi dalam mengelola dana zakat dan wakaf untuk membangun kepercayaan masyarakat. "Tentu kita harus mencari partner, membangun sistem, itulah caranya agar masyarakat percaya," tambahnya. Pada tahun 2023, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Bank Indonesia, PT. Ansaf, Wizstren, dan Pondok Pesantren Trubus Iman telah menyalurkan dana sebesar Rp1,2 milyar untuk program zakat community development budidaya peternakan domba. Program ini dikelola oleh para santri Pondok Pesantren Trubus Iman dan telah berhasil mengembangbiakkan domba dari 100 ekor menjadi 170 ekor pada tahun 2024. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyatakan bahwa program budidaya ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke daerah-daerah lain di Kalimantan Timur. "Alhamdulillah sekarang sudah berkembang biak hingga 70 ekor domba dengan usia rata-rata 6 sampai 7 bulan, sudah layak untuk dibeli kembali dan diberikan kepada mustahik baru," ungkap Ahmad Nabhan. Sebanyak 20 domba telah dibeli oleh BAZNAS Kaltim pada acara tersebut dan diserahkan kepada mustahik baru, termasuk mustahik binaan BAZNAS Paser. Ahmad Nabhan juga menambahkan bahwa dalam tiga bulan ke depan, BAZNAS akan membeli lagi 20 ekor domba untuk diserahkan kepada BAZNAS daerah lainnya yang siap mengelola program budidaya ini. Dalam pengelolaan program budidaya domba, Ahmad Nabhan menekankan pentingnya kesiapan dari segi kandang, lingkungan budidaya, kesehatan hewan, dan manajemen SDM agar program ini dapat berjalan dengan baik dan berdaya secara ekonomi. "Kita juga sudah berkomunikasi dengan nadzir Trubus Iman agar kedepannya dilakukan pelatihan nadzir di daerah-daerah melalui kanwil Kemenag Kaltim, agar pengelolaan wakaf dapat lebih produktif," tambahnya. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui sinergi antara berbagai lembaga dan program zakat serta wakaf yang produktif di Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA09/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BANGUN EKONOMI PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO
BAZNAS KALTIM BANGUN EKONOMI PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO
Program Z-Auto, sebuah inisiatif usaha bengkel motor yang diresmikan pada Januari 2024 lalu, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sebanyak 10 kios bengkel telah beroperasi di berbagai daerah, termasuk Samarinda Seberang, Sambutan, Loa Bahu, Loa Bakung, Teluk Lerong, dan Sungai Kunjang. Para penerima manfaat program ini sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan uji kompetensi dari Balai Latihan Kerja (BLK). Mereka juga menerima sertifikat yang dapat digunakan untuk meningkatkan kredibilitas dan peluang mereka di dunia kerja. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Abdurrahman AR, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap UMKM di Kalimantan Timur. "Dengan adanya program ini, kami harap nantinya akan lebih banyak lagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah terbantu dan dapat mandiri. Tentu akan terus kita pantau perkembangannya," kata Abdurrahman AR. Lebih lanjut, Abdurrahman menyatakan bahwa Z-Auto adalah program pemberdayaan masyarakat yang fokus pada pengembangan keterampilan dan kompetensi. "Jadi, dengan disalurkan melalui program ini, dana zakat tidak langsung habis seperti bantuan konsumtif. Hari ini kita beri uang, besok sudah miskin kembali. Oleh karena itu, program pemberdayaan ini dapat terus menjadikan dana zakat itu berputar, tidak langsung habis," jelasnya. Bengkel Z-Auto direncanakan akan ditambah lagi agar lebih merata di seluruh daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Tentunya, penambahan ini akan melalui proses asesmen yang ketat untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan. “Program Z-Auto diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat kurang mampu di Kalimantan Timur. Dengan adanya bengkel-bengkel ini, masyarakat dapat lebih produktif dan berdaya secara ekonomi, sehingga kualitas hidup mereka meningkat,"ungkapnya.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PERKENALKAN PRODUK MUSTAHIK BINAAN MELALUI KALA FEST
BAZNAS KALTIM PERKENALKAN PRODUK MUSTAHIK BINAAN MELALUI KALA FEST
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut serta dalam Kala Fest (Kaltim Halal Festival) Road To Fesyar KTI 2024 untuk memperkenalkan produk unggulan dari mustahik binaan. Acara yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia ini berlangsung dari 30 Mei hingga 1 Juni 2024 di atrium Big Mall Samarinda, mengusung tema produk halal yang menarik perhatian masyarakat. BAZNAS Kaltim menghadirkan stand pameran yang menampilkan berbagai produk UMKM hasil karya mustahik binaan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Produk-produk tersebut antara lain beras kualitas premium Mentik Susu Wangi, bumbu masakan siap pakai, gula aren, amplang, dan kue kering olahan rumahan. Produk-produk ini merupakan hasil produksi mustahik binaan dari BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, BAZNAS Kabupaten Berau, BAZNAS Kabupaten Kutai Timur, dan BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nathan, menjelaskan bahwa partisipasi dalam pameran ini merupakan kesempatan berharga bagi BAZNAS Kaltim untuk memperkenalkan produk-produk binaan kepada masyarakat luas. "Setiap tahunnya, BAZNAS Kaltim selalu mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pameran UMKM yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, BAZNAS Kaltim turut andil dalam memperkenalkan produk karya mustahik binaan kami," ujar H. Ahmad Nathan. Selain memperkenalkan produk-produk berkualitas, BAZNAS Kaltim juga berupaya untuk mempromosikan kemandirian ekonomi para mustahik melalui program-program binaan yang didanai oleh zakat dari masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kesempatan baik bagi kita untuk memperkenalkan produk binaan. Selain itu, kami ingin memperkenalkan produk-produk hasil dari para mustahik yang dibina agar dapat mandiri secara ekonomi, tentunya melalui dana zakat yang telah dipercayakan oleh masyarakat Kalimantan Timur," tambahnya. Tidak hanya produk mustahik binaan, BAZNAS Kaltim juga membuka layanan konsultasi zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Selain itu, layanan pembayaran ZIS juga dapat dilakukan melalui layanan qriss, baik zakat maupun infak. “Dengan layanan qriss ini, tentu sejalan dengan program Bank Indonesia dalam memajukan ekonomi digital, jadi bagi yang menunaikan ZIS bisa langsung scan saja,” jelas Nabhan. Kala Fest 2024 ini menjadi platform yang ideal untuk mempromosikan produk halal dan mendukung pengembangan UMKM di Kalimantan Timur. Dengan partisipasi aktif dari BAZNAS Kaltim, diharapkan produk-produk mustahik binaan dapat semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para mustahik. (hms/bkt/rch)
BERITA02/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DUKUNG UMKM DI KALIMANTAN TIMUR : BAZNAS KALTIM AKAN RESMIKAN GEDUNG WORKSHOP MANIK KALTIM
DUKUNG UMKM DI KALIMANTAN TIMUR : BAZNAS KALTIM AKAN RESMIKAN GEDUNG WORKSHOP MANIK KALTIM
Pembangunan gedung untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Timur telah mencapai tahap penyelesaian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim bersama Bank Indonesia akan segera meresmikan gedung Workshop Manika, sebuah langkah besar untuk memberdayakan UMKM lokal. Gedung ini didedikasikan untuk pengerajin Manika Kaltim, sebuah usaha keluarga yang telah berdiri sejak 1995. Manika Kaltim dikenal dengan kerajinan anyaman manik khas suku Dayak, yang menghasilkan berbagai produk seperti tas, baju, gelang, masker, taplak meja, kalung, dan lainnya. Mayoritas pengrajin Manika Kaltim adalah ibu rumah tangga yang gigih dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya ini. Pembangunan gedung Workshop Manika dimulai pada Januari 2024 lalu dan telah rampung 100%. Gedung workshop ini berlokasi di Jalan KH. Harun Nafsi RT. 25 no. 45 Kelurahan Rapak dalam Kecamatan Loa Janan Ilir. Kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia dalam proyek ini menunjukkan komitmen untuk memajukan UMKM lokal, memberikan mereka tempat yang nyaman dan representatif untuk berkarya. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan mengatakan kolaborasi ini merupakan suatu bentuk dukungan kepada UMKM di Kalimantan Timur.“Kita lakukan kolaborasi dengan BI dalam pembangunan workshop Manika Kaltim ini, dan ini bentuk dukungan kita terhadap kemajuan UMKM Kaltim, tentunya juga dalam melestarikan warisan budaya,” Ujar Nabhan. Rencananya, peresmian gedung Workshop Manika akan dihadiri oleh para pengrajin Manika Kaltim, perwakilan BAZNAS Kaltim, Bank Indonesia, serta pihak terkait lainnya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung UMKM lokal untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian regional. “Jadi ini sudah selesai pembangunannya, beberapa peralatan pengerajin, dan produknya sudah juga disusun dengan rapi, jadi kita tinggal menunggu nanti bersama dengan bank Indonesia untuk segera meresmikan.” Jelas Nabhan. (hms/bkt/rch)
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PIMPINAN BAZNAS DAERAH SE-KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA : UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLAAN DANA UMAT
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PIMPINAN BAZNAS DAERAH SE-KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA : UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLAAN DANA UMAT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menjadi tuan rumah dalam acara pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi skema pimpinan BAZNAS daerah se-Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara pada Senin, (27/Mei/2024) di Hotel Fugo Samarinda. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS Ibu Sarniti, S.H.,MH, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi BAZNAS Dr. H. Muhammad Choirin, Lc., MA, jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim dan peserta Pelatihan Acara yang dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi pimpinan BAZNAS daerah. Dalam sambutannya, Prof. Nadra menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kemampuan pengurus BAZNAS dalam mengelola dana umat. "Meskipun BAZNAS adalah lembaga pemerintah, tetap harus Fastabiqul khairat, harus tetap berlomba-lomba dalam kebaikan," kata Prof. Nadra. Menurutnya BAZNAS menjadi tombak dalam mengelola dana umat. Jadi untuk mengelola dengan baik, maka harus memiliki pengurus yang baik dan kompeten juga. Menyikapi pentingnya kegiatan ini, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd, I., M.E., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus BAZNAS dalam mengelola dana umat dengan lebih baik. "Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kompetensi para amil, terutama para pimpinan BAZNAS daerah dalam memimpin lembaga masing-masing," ungkapnya. Badrus berharap dengan adanya acara ini diharapkan pimpinan dapat meningkatkan kualitas pengelola ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) di daerah masing-masing, tentunya sesuai dengan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). “Jadi dengan begitu, manfaat zakat dapat dirasakan oleh mustahik dalam menerima zakat, dan muzaki dalam menyalurkan zakat,” jelas Badrus Syamsi. Pelatihan dan sertifikasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa para pimpinan BAZNAS daerah memiliki kualifikasi yang memadai dalam mengemban amanah mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari umat Islam di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Dengan demikian, para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas layanan BAZNAS di daerah masing-masing.(*hms/bkt/rch/mna)
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS RI Dirikan Tenda Darurat dan Toilet Umum bagi Masyarakat Gaza di Rafah
BAZNAS RI Dirikan Tenda Darurat dan Toilet Umum bagi Masyarakat Gaza di Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendirikan 200 tenda darurat dan 20 toilet umum yang diperuntukkan bagi para pengungsi Palestina di Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, selain mendirikan tenda darurat dan toilet umum, BAZNAS juga menyediakan 400 matras, 400 selimut, dan 800 bantal. "Jadi, masing-masing tenda darurat memiliki 2 matras, 2 selimut, serta 4 bantal yang bisa dimanfaatkan oleh saudara-saudara kita di Rafah," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/5/2024). Dia menjelaskan, pendirian tenda darurat ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal sementara yang aman dan nyaman bagi lebih dari 800 pengungsi. "Sementara itu, fasilitas toilet umum yang dibangun diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan dan kebersihan para pengungsi, mengingat pentingnya sanitasi dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pengungsian," katanya. Kiai Noor menambahkan, bantuan tersebut berasal dari infak yang disalurkan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI, sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat di Palestina. "Kami menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk membantu rakyat Palestina yang sampai saat ini masih mendapat serangan Israel," jelasnya. BAZNAS RI, lanjut Kiai Noor, terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestina. "BAZNAS RI secara bertahap akan terus mengirim bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Palestina," tegasnya. Kiai Noor berharap, dengan bantuan tersebut, para pengungsi Palestina di Rafah dapat merasakan sedikit kelegaan di tengah situasi yang sulit. "Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada mereka, serta memberikan kemudahan bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama," harapnya.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM RESMI BERIKAN SURAT REKOMENDASI KEPADA LAZ BAITUL MAAL MUNZALAN
BAZNAS KALTIM RESMI BERIKAN SURAT REKOMENDASI KEPADA LAZ BAITUL MAAL MUNZALAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur secara resmi memberikan surat rekomendasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Bantul Maal Munzalan, Rabu, (15/05/2024). Penyerahan surat rekomendasi ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kaltim dan dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kaltim dan perwakilan dari LAZ Baitul Maal Munzalan. BAZNAS Kaltim, sebagai lembaga pemerintahan non-struktural yang bertanggung jawab dalam pengawasan dan pembinaan LAZ, selalu berkomitmen menjaga prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dalam menjalankan prinsip Aman Regulasi, BAZNAS Kaltim memastikan bahwa setiap lembaga zakat yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur telah memenuhi semua persyaratan legal dan syariah yang berlaku. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno SH, selaku penanggungjawab dalam memberikan rekomendasi, menegaskan pentingnya surat rekomendasi ini. "Setiap lembaga zakat yang berada di bawah naungan BAZNAS Kaltim harus terlebih dahulu mendapatkan surat rekomendasi sebelum resmi beroperasi," ujar Achmad Suparno. "Ini untuk memastikan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga kegiatan mereka aman dari segi syar'i, regulasi, dan kepentingan nasional." Tambah Suparno. Serah terima surat rekomendasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kaltim untuk memastikan bahwa seluruh lembaga amil zakat di wilayah Kaltim menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Achmad Suparno juga mengatakan LAZ-LAZ lainnya di Kaltim wajib memiliki surat rekomendasi dari BAZNAS Kaltim sebelum beroperasi. Ia berharap dengan ini setiap LAZ dapat menjalankan program-programnya, dan membantu BAZNAS Kaltim dalam mensejahterakan umat. “Dengan adanya surat rekomendasi ini, LAZ Baitul Maal Munzalan diharapkan dapat lebih efektif dalam menjalankan program-programnya dan memberikan kontribusi yang positif bagi masyaraka,” tambah Suparno. Pimpinan LAZ Baitul Maal Munzalan, yang menerima langsung surat rekomendasi tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kaltim. "Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kaltim. Surat rekomendasi ini sangat penting bagi kami untuk bisa beroperasi dengan sah dan teratur di Kalimantan Timur," katanya. Dengan penyerahan surat rekomendasi ini, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan filantropi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga zakat lainnya dalam menjaga integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat di Indonesia. BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat melalui pengawasan dan pembinaan yang ketat, sehingga dana zakat dapat dikelola secara transparan dan akuntabel untuk kemaslahatan umat.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BUKA LAYANAN KONSULTASI DAN PEMBAYARAN ZIS DI ASRAMA HAJI BALIKPAPAN
BAZNAS KALTIM BUKA LAYANAN KONSULTASI DAN PEMBAYARAN ZIS DI ASRAMA HAJI BALIKPAPAN
Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji dan mendukung pelaksanaan rukun Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur membuka gerai layanan konsultasi dan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Asrama Haji Balikpapan. Momen bulan Dzulhijjah, yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji, menjadi waktu yang tepat bagi BAZNAS Kaltim untuk hadir lebih dekat dengan para jamaah. Gerai layanan yang dibuka sejak tanggal 13 Mei 2024 ini menawarkan berbagai layanan, mulai dari konsultasi terkait zakat, infak, dan sedekah, hingga pemahaman mendalam tentang pelaksanaan ibadah tersebut. "Kami berharap layanan ini dapat memudahkan para jamaah dalam menunaikan kewajiban berzakat serta meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah," ujar Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. "Dengan adanya gerai ini, kami juga ingin memastikan bahwa para jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang tanpa harus khawatir tentang kewajiban ZIS mereka."kata Nabhan. Tidak hanya layanan konsultasi, BAZNAS Kaltim juga menyediakan kotak amal di beberapa titik strategis, termasuk di masjid-masjid sekitar Asrama Haji Balikpapan. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan para jamaah dalam menunaikan infak mereka, sehingga amalan mereka dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. "Penempatan kotak amal ini adalah bentuk pelayanan tambahan kami untuk mendukung para jamaah dalam beramal secara mudah dan praktis," tambah Ahmad Nabhan. "Kami mengajak seluruh calon jamaah dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya."tambahnya. BAZNAS Kaltim berharap dengan adanya layanan ini, tidak hanya membantu para jamaah haji, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih aktif dalam berzakat dan berinfak. Dukungan dari semua pihak sangat diharapkan agar upaya filantropi ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi yang membutuhkan. Melalui gerai layanan ZIS ini, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menjalankan kewajiban dan amalan ibadah yang sesuai dengan ajaran Islam. (hms/bkt/rch)
BERITA16/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN KEPADA WARGA TERDAMPAK BANJIR DI MAHAKAM ULU
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN KEPADA WARGA TERDAMPAK BANJIR DI MAHAKAM ULU
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sejak 13 Mei 2024 telah mencatatkan diri sebagai banjir terbesar yang pernah terjadi di wilayah tersebut. Akibat bencana ini, ratusan warga mengalami kerugian besar dan sangat membutuhkan bantuan, terutama kebutuhan pokok seperti sembako, air bersih, dan dapur umum. Kondisi ini memicu keprihatinan banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim telah mengirimkan bantuan sebesar Rp. 50 juta melalui BAZNAS Kabupaten Mahulu untuk membantu warga terdampak banjir. Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terimbas bencana. Kepala Divisi Pengumpulan dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H., menyatakan bahwa pihaknya terus membuka layanan donasi untuk masyarakat terdampak banjir di Mahakam Ulu. "Saat ini kami terus membuka donasi untuk masyarakat terdampak banjir di Mahakam Ulu, dan tentu kami terus berkoordinasi dengan BAZNAS Mahakam Ulu, agar nantinya dapat langsung ke lapangan untuk menindaklanjutinya," ujar Mulyono. Ia menambahkan bahwa kondisi banjir saat ini sudah mulai surut dan beberapa wilayah telah ditinjau oleh BAZNAS Mahulu. Pada tahap awal, beberapa warga sudah menerima bantuan berupa makanan siap saji seperti nasi bungkus dan sembako. "Alhamdulillah, untuk beberapa wilayah sudah ditangani oleh BAZNAS Mahakam Ulu, langsung ke lapangan. Selanjutnya, kami akan terus memantau perkembangannya," tambah Mulyono. Banjir yang melanda Mahulu ini menjadi sorotan banyak pihak, mengingat dampaknya yang cukup luas dan merugikan. Bantuan dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu masyarakat bangkit kembali pasca-bencana. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, BAZNAS Kaltim membuka layanan donasi dan berkoordinasi langsung dengan BAZNAS Mahakam Ulu untuk penyalurannya. Dengan upaya bersama, diharapkan masyarakat terdampak banjir di Mahulu dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal. BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Mahulu terus berupaya memberikan yang terbaik bagi para korban bencana ini.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PEMBERANGKATAN HAJI KALTIM: BAZNAS KALTIM SIAPKAN LAYANAN KHUSUS DI ASRAMA HAJI
PEMBERANGKATAN HAJI KALTIM: BAZNAS KALTIM SIAPKAN LAYANAN KHUSUS DI ASRAMA HAJI
Sebanyak 2.723 calon jemaah haji (CJH) dari Kalimantan Timur (Kaltim) bersiap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Pemberangkatan ini terbagi dalam 19 kloter yang dimulai pada 14 Mei 2024 dan berakhir pada 10 Juni 2024. Kloter pertama resmi diberangkatkan pada Selasa (14/5/2024). Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh PJ Gubernur Kaltim, Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan, Masrivani, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim yang terdiri dari Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I.,M.E, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno. Dalam sambutannya, PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menghimbau kepada seluruh jamaah agar saling tolong-menolong selama di Baitullah. "Bantu sesama jamaah agar ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat. Saya juga mendoakan semoga para jamaah menjadi haji yang mabrur," katanya. Sementara itu Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan harapannya agar para jemaah yang terpanggil untuk menunaikan ibadah haji tahun ini dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan penuh khusyuk. "Doa dan dukungan dari keluarga dan masyarakat mengiringi langkah mereka menuju Baitullah," ujarnya. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kaltim membuka layanan konsultasi dan penunaian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Asrama Haji Balikpapan. Layanan ini diharapkan dapat memfasilitasi para jemaah dalam memenuhi rukun Islam selama berada di Tanah Suci. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perjalanan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa berkah bagi seluruh jemaah.
BERITA14/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM HADIRI SOSIALISASI BANTUAN HIBAH PEMPROV KALTIM DI BALIKPAPAN
BAZNAS KALTIM HADIRI SOSIALISASI BANTUAN HIBAH PEMPROV KALTIM DI BALIKPAPAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menghadiri agenda pengarahan bantuan hibah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada para calon penerima hibah. Acara yang berlangsung pada Senin, (06/05/2024) di Asrama Haji Balikpapan ini dihadiri oleh berbagai lembaga keagamaan dan kemasyarakatan. Pada sosialisasi tersebut, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, turut hadir dan memberikan presentasi mengenai kinerja BAZNAS dalam mengelola dana ummat. Dalam paparannya, Badrus Syamsi menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak agar BAZNAS dapat terus menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi mitra pemerintah dalam mengatasi masalah kemiskinan, termasuk kasus stunting di Kalimantan Timur. "Kami berharap BAZNAS Kaltim dapat terus diberikan dukungan dalam melaksanakan tugasnya. Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan, salah satunya dengan menangani kasus stunting di Kalimantan Timur," ujar Badrus Syamsi. Ia juga menegaskan komitmen BAZNAS Kaltim dalam mengelola dana hibah dengan amanah, berpegang pada prinsip 3A BAZNAS yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. "Kami akan memastikan bahwa dana hibah ini dikelola dengan amanah dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan," tambahnya. Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, yang juga hadir dalam acara tersebut, mengingatkan pentingnya dampak bantuan yang diberikan kepada lembaga keagamaan dan kemasyarakatan. Menurutnya, bantuan tersebut harus mampu berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting. "Kalau lembaga keagamaan dan kemasyarakatan bisa membangun masjid dan gereja itu biasa. Tapi kalau mereka juga bisa bantu pemerintah atasi stunting dan kemiskinan, itu baru luar biasa," kata Akmal Malik. Akmal Malik menjelaskan bahwa pemerintah memberikan bantuan kepada lembaga keagamaan dan kemasyarakatan karena tidak mungkin membangun daerah ini sendiri. "Pemerintah sangat membutuhkan dukungan dan bantuan masyarakat. Oleh karena itu, lembaga-lembaga kemasyarakatan yang nantinya diberi bantuan oleh Pemprov Kaltim diharapkan bisa membantu pemerintah, minimal untuk penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan," tambahnya. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai lembaga dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Timur. (hms/bkt/rch)
BERITA06/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN RAMADHAN KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI BALIKPAPAN
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN RAMADHAN KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI BALIKPAPAN
Dalam momentum Pengajian Amaliah di Auditorium Balai Kota Balikpapan Kamis (28/03/2024), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara simbolis menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Kota Balikpapan berupa Paket Ramadhan Bahagian senilai Rp. 56,1 juta kepada 102 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak kebakaran. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Direktur Pelaksana Munawarah, S.Sos.I, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin S.T., M.T. Dalam pernyataannya, Sekda Muhaimin menyampaikan bahwa bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah dan ampunan, di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki kualitas spiritual dan moral. "Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran selama bulan Ramadan ini," ujar Sekda Muhaimin. Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos., juga menambahkan, "Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Kalimantan Timur yang memang harus disalurkan. Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran, terutama kebutuhan pangan dan sembako yang sangat dibutuhkan selama bulan Ramadan ini." Bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kaltim terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi sulit seperti korban kebakaran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada korban untuk menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan.
BERITA28/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DUKUNGAN BAZNAS KALTIM DALAM PROGRAM ISBAT NIKAH DAN NIKAH MASSAL DI LAPAS KELAS II A SAMARINDA
DUKUNGAN BAZNAS KALTIM DALAM PROGRAM ISBAT NIKAH DAN NIKAH MASSAL DI LAPAS KELAS II A SAMARINDA
Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HPB) ke-60, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Timur-Kalimantan Utara menggelar peluncuran program Isbat Nikah dan Nikah Massal bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Kamis, (25/04/2024) di Lapas Kelas II A Samarinda. Program ini merupakan inisiasi dari Kemenkumham, bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim, Kementerian Agama Kota Samarinda, dan Pengadilan Agama Kota Samarinda. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman AR, Kepala Kantor Kemenkumham Kaltim Gun Gun Gunawan, serta berbagai kepala divisi dan Unit Pelaksana Teknis di wilayah Samarinda, Tenggarong, dan Balikpapan. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenkumham Kaltim Gun Gun Gunawan menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi WBP terkait status pernikahan mereka. “Kegiatan ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mencakup empat aspek penting: kehadiran negara dalam pemenuhan hak masyarakat, ketenangan bagi kedua belah pihak karena pengesahan yang jelas, dan sebagai pembelajaran bagi WBP serta keluarganya,” ujarnya. Lebih lanjut, Gun Gunawan menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata upaya reintegrasi sosial bagi WBP. Dengan administrasi kependudukan yang jelas dan diakui secara hukum, kualitas hidup keluarga WBP diharapkan meningkat ketika mereka kembali ke masyarakat. Selain Isbat Nikah dan Nikah Massal, kegiatan ini juga mencakup sunatan massal bagi WBP yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Tenggarong. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan dalam sambutannya mengapresiasi Kemenkumham yang telah memprakarsai kegiatan ini. “BAZNAS Kaltim mendukung penuh program ini dan membantu dalam pembiayaan pernikahan serta proses administrasinya. Masih banyak warga binaan yang belum memiliki buku nikah karena berbagai alasan, termasuk pernikahan siri atau ketidakmampuan menikah secara resmi. Oleh karena itu, banyak yang perlu dibantu,” kata Nabhan. Pada program ini, dari 14 orang yang akan mengikuti nikah massal, baru satu pasangan yang siap melangsungkan pernikahan. Untuk pasangan yang tidak mampu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk mendukung pembiayaannya. Program ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi WBP, baik dari segi kesehatan maupun aspek spiritual. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kaltim, diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan memberikan harapan baru bagi warga binaan pemasyarakatan.
BERITA25/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BANGUN KERJASAMA STRATEGI DAN SYIAR ZAKAT PMII AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE BAZNAS KALTIM
BANGUN KERJASAMA STRATEGI DAN SYIAR ZAKAT PMII AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE BAZNAS KALTIM
Wakil Ketua IV Bidang SDM, ADM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., menyambut baik audiensi yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terkait kolaborasi dalam kegiatan promosi dan syiar zakat di Kalimantan Timur. Dalam wawancara Rabu, (25/04/2024) Achmad Suparno mengungkapkan pentingnya strategi dalam mencapai target penghimpunan zakat. "Dengan adanya audiensi ini, kami berharap dapat membangun kerjasama yang erat dengan PMII serta melibatkan mahasiswa dalam upaya syiar zakat," ujar Suparno. “Jadi dari audiensi bersama dengan mahasiswa PMII, disamping mengajak kolaborasi dalam kegiatan pengumpulan dan pendistribusian, mereka ingin meminta dukungan dan partisipasi untuk kegiatan kaderisasi.” Jelas Suparno. Menurutnya, PMII sebagai organisasi mahasiswa yang besar memiliki potensi untuk menghubungkan BAZNAS Kaltim dengan berbagai pihak terkait, baik dari sektor korporasi maupun pemerintahan. "Target penghimpunan zakat tahun ini di BAZNAS RI adalah sebesar 20 miliar, namun potensi zakat di Kalimantan Timur jauh lebih besar dari itu," papar Suparno. Ia menambahkan bahwa hanya dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja, potensi penghimpunan zakat sudah sangat signifikan jika dimaksimalkan. Lebih lanjut, Suparno menjelaskan bahwa BAZNAS Kaltim saat ini sedang memfokuskan upaya penghimpunan zakat melalui OPD. Namun, ia berencana untuk melibatkan mahasiswa dalam strategi tersebut secara bertahap. Achmad Suparno berharap kolaborasi dengan PMII dapat membawa dampak positif dalam menggalang partisipasi masyarakat dalam penghimpunan zakat di Kalimantan Timur. Audiensi antara PMII dengan BAZNAS Kaltim ini menandai langkah awal untuk menjalin kerjasama yang kuat dalam upaya memajukan syiar zakat di wilayah tersebut.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZIS DI BAPPEDA KALTIM
OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZIS DI BAPPEDA KALTIM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun 2024 melalui sosialisasi di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (23/04/2024), ruang Poldas BAPPEDA Samarinda. Turut hadir Kepala BAPPEDA Yusliando, ST, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H. ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mispoyo, S.Pd, M.Pd, bendahara UPZ Sri Hartati, S.Sos, serta seluruh pegawai BAPPEDA Kaltim. Dalam sambutannya, Kepala BAPPEDA Yusliando menyambut baik sosialisasi ini. Ia menjelaskan bahwa BAPPEDA Kaltim telah membentuk UPZ untuk memfasilitasi pegawai yang ingin menyalurkan zakatnya. “Tujuan dari UPZ ini adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan ZIS di kalangan pegawai BAPPEDA, dengan harapan mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun ini,” kata Yusliando. Kepala BAPPEDA juga menghimbau kepada para pegawainya untuk menunaikan zakat profesinya bagi yang sudah mencapai nishab melalui BAZNAS Kaltim. Dan bagi yang belum mencapai nishab dapat menunaikan infaknya. Tentunya dikelola secara amanah, dan profesional agar dan zakat dapat disalurkan sesuai dengan peruntukannya. “Jadi kami himbau, kepada para pegawai yang gajinya sudah mencapai 6,8 juta atau sesuai nishab zakat, untuk menunaikan zakatnya. Dan insyaAllah kita sama-sama kelola secara amanah melalui UPZ dan tetap berkoordinasi melalui BAZNAS Kaltim,” tambahnya. Sementara itu Wakil Ketua BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, menjelaskan pentingnya menunaikan zakat sebagai pembersih harta dan menjelaskan tugas serta fungsi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. “Kami menekankan bahwa dalam pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kaltim, berpegang pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), tentunya prinsip ini sebagai komitmen kita sebagai lembaga yang mengelola dana umat secara transparan dan amanah,” jelas Abdurrahman. Menurut nya perlu adanya komitmen bersama antara UPZ dan BAZNAS Kaltim untuk meningkatkan kesadaran dan efektivitas dalam pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah di Provinsi Kalimantan Timur, dengan harapan dapat memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan ini Wakil Ketua IV Achmad Suparno, SH menambahkan jika hak keuangan pimpinan BAZNAS Kaltim telah diatur oleh peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 40 Tahun 2022 tentang Hak Keuangan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur. Sehingga pimpinan tidak lagi menggunakan dana amil untuk hak keuangannya. “Jadi kami pimpinan sumber gajinya tidak dari dana amil atau diambil dana zakat, jadi insyaAllah dengan adanya peraturan ini masyarakat tidak perlu lagi mempertanyakan atau khawatir akan adanya penyalahgunaan dana zakat,” tambahnya. Sementara itu, Bendahara UPZ BAPPEDA, Sri Hartati, mengatakan jika sudah banyak partisipasi pegawai yang menunaikan ZIS melalui UPZ BAPPEDA, namun juga mengingatkan kepada yang belum agar mengikuti himbauan Gubernur Kaltim Nomor 8 Tahun 2021 tentang pentingnya menunaikan zakat profesi bagi ASN yang telah mencapai nishabnya melalui BAZNAS Kaltim. “Beberapa pegawai sudah ada yang menunaikan infaknya, tentu ini juga mengacu pada himbauan gubernur nomor 8 tahun 2021 dan juga melalui himbauan kepala BAPPEDA diharapkan pengumpulan pada tahun ini lebih maksimal,” jelas Hartati.
BERITA23/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERI SANTUNAN KEPADA 250 ANAK YATIM PADA ACARA YATIM FESTIVAL 2024
BAZNAS KALTIM BERI SANTUNAN KEPADA 250 ANAK YATIM PADA ACARA YATIM FESTIVAL 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Yatim Festival pada Sabtu (30/03/2024) di Atrium Big Mall Samarinda. Acara ini merupakan bagian dari program Bahagia Anak Sholeh yang bertujuan untuk memberikan santunan kepada 250 anak yatim. Turut hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan H. Badrus Syamsi, S.Pd.I.,M.E, serta perwakilan dari Bank Syariah Indonesia, Bank Kaltimtara Syariah, PT. Kumala Naga, dan Bank Syariah Indonesia Area Manager Kaltimtara Wawan Purwantoro dan 250 anak yatim. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. Abdurrahman, AR, menyampaikan terima kasih kepada para sponsorship yang telah mendukung acara ini, termasuk Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, Bank Kaltimtara Syariah, Bank Syariah Indonesia, Bank Maybank, Bank CIMB Niaga Syariah, dan PT. Kumala Naga. Program ini merupakan bagian dari dedikasi BAZNAS Kaltim dalam membantu anak-anak yatim. "Hari ini kami mengadakan Yatim Festival sebagai bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yatim. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk membantu sesama, khususnya anak-anak yatim," ujar Dr. H. Abdurrahman, AR. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menambahkan bahwa santunan kepada anak-anak yatim mencakup tabungan pendidikan dan transportasi senilai Rp500 ribu dalam bentuk rekening. Anak-anak yang belum memiliki tabungan akan diberikan buku tabungan, sehingga dana yang disalurkan dapat diterima langsung oleh penerima. Selain itu, mereka juga diberikan kaos, bingkisan, dan konsumsi untuk buka puasa. “Acara ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk berbagi kepada sesama, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan juga mengajak para mitra untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan BAZNAS Kaltim di masa mendatang. “Melalui kegiatan ini, kami juga berharap dapat menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi anak-anak yatim, dan berharap dapat menggerakan masyarakat di Kalimantan Timur untuk mendukung kegiatan penyaluran BAZNAS Kaltim lainnya.
BERITA30/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
OPTIMALKAN POTENSI ZAKAT DI KALIMANTAN TIMUR: PENJABAT GUBERNUR DAN BAZNAS KALTIM AJAK MASYARAKAT AKTIF BERZAKAT DI BAZNAS KALTIM
OPTIMALKAN POTENSI ZAKAT DI KALIMANTAN TIMUR: PENJABAT GUBERNUR DAN BAZNAS KALTIM AJAK MASYARAKAT AKTIF BERZAKAT DI BAZNAS KALTIM
Dalam upaya memaksimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) K BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menyelenggarakan Kaltim Berzakat, penyerahan zakat oleh Penjabat Gubernur, dan pejabat pemerintah serta muzaki lainnya pada Rabu, (27/03/2024) di Gedung Olah Bebaya Samarinda. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Provinsi Kalimantan Timur Dasmiah dan jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Penjabat Gubernur Kaltim Dr. Drs. Akmal Malik dalam sambutannya mengatakan, dalam optimalisasi pengumpulan zakat di BAZNAS Kaltim harus terus menggunakan metode yang inovatif. Menurutnya, BAZNAS Kaltim harus terus menggunakan pendekatan yang luar biasa untuk mencapai target pengumpulan zakat. Salah satu langkah yang diusulkan adalah dengan memperhatikan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (HKPN) sebagai acuan dalam setiap instansi, lembaga, dan perusahaan di Kalimantan Timur. Hal ini diharapkan dapat membantu para muzaki untuk memahami kewajiban zakat yang harus mereka keluarkan.“Potensi zakat kita besar. Kuncinya bagaimana BAZNAS bisa melakukan konsolidasi kelembagaan dan tata kelola. Pemprov siap membantu, kita himpun perusahaan yang punya IUP. Termasuk OPD dan mitra-mitra di bawahnya. Seperti Dinas ESDM, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, atau Biro Perekonomian yang menaungi perbankan dan Dinas Kesehatan yang menaungi rumah sakit,” kata Akmal Malik.Pj Gubernur Akmal Malik mengatakan akan segera mengeluarkan surat edaran tentang kewajiban membayar zakat penghasilan, zakat harta, dan zakat lainnya melalui BAZNAS Kaltim.“Ya, setelah ini nanti bersama dengan bu Sekda akan membuat surat edaran kepada seluruh OPD, ada 34 OPD, dan juga meminta kepada pak Kadis Pendidikan untuk segera membentuk UPZ di sekolah-sekolah agar anak-anak nanti diajari untuk berproses dan membangun kesadaran bahwa membayar merupakan kewajiban," ungkap Akmal Malik. Selain itu, Akmal Malik juga mengajak masyarakat Kalimantan Timur untuk aktif menunaikan zakat melalui BAZNAS Kaltim, baik itu zakat maal, zakat fitrah, maupun zakat lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan harapannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam memberikan zakat. Menurutnya, dengan banyaknya dana zakat yang terkumpul, banyak manfaat yang dapat diberikan kepada saudara-saudara yang membutuhkan. "Pada tahun 2023, BAZNAS Kaltim berhasil mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar 14,4 miliar rupiah. Dana ini telah disalurkan melalui berbagai program, termasuk Program Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, Ekonomi, dan Dakwah serta Advokasi," papar Ahmad Nabhan. Lebih lanjut, Ahmad Nabhan juga mengungkapkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan selama Bulan Ramadhan tahun 2024. Di antaranya adalah pembagian takjil gratis kepada 125 orang setiap hari, santunan dan buka puasa bersama anak yatim dhuafa sebanyak 250 orang, serta pembagian Paket Ramadhan Bahagia kepada 4.000 penerima manfaat. Program ini mencakup bantuan kepada BAZNAS Kabupaten/Kota Sekaltim, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada kantor/dinas/badan setingkat provinsi, dan para mustahik yang telah terdaftar. Dengan terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat dan melalui kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan BAZNAS Kaltim dapat terus memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA27/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BAGIKAN TAKJIL GRATIS KEPADA MASYARAKAT PEMUKIMAN TPA BUKIT PINANG
BAZNAS KALTIM BAGIKAN TAKJIL GRATIS KEPADA MASYARAKAT PEMUKIMAN TPA BUKIT PINANG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus aktif dalam upaya filantropis dengan membagikan takjil kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan tahun ini. Pada Kamis (21/03/2024), BAZNAS Kaltim bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) UINSI Samarinda dalam menyebarkan 125 kotak takjil buka puasa kepada penduduk pemukiman di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Bukit Pinang. Kepala Devisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim sekaligus koordinator program takjil gratis Muhamad Mulyono, SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Kaltim selama bulan Ramadhan. "Kami akan terus melanjutkan peyaluran takjil ini ke berbagai wilayah, dan salah satunya adalah hari ini di pemukiman TPA Bukit Pinang," ungkap Mulyono. Lebih lanjut Mulyono menegaskan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk masyarakat dhuafa, tetapi untuk seluruh umat Muslim yang sedang berpuasa. "Selain pemukiman di sekitar TPA, kami juga akan mendistribusikan takjil ke berbagai instansi dan dermawan yang sedang menjalankan ibadah puasa," tambahnya. Program ini menjadi dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menjalani ibadah puasa di tengah situasi ekonomi yang mungkin sulit. BAZNAS Kaltim mengundang partisipasi masyarakat dan pihak lain yang ingin berkontribusi dalam mendukung kegiatan filantropis ini untuk terus berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama selama bulan Ramadhan berlangsung.
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI TINGKAT UNIT PENGUMPUL ZAKAT SEKOLAH DI KOTA BONTANG
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI TINGKAT UNIT PENGUMPUL ZAKAT SEKOLAH DI KOTA BONTANG
Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan zakat di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat sekolah SD/MI dan SMP/Mts di Kota Bontang pada hari Sabtu, (21/03/2024). Dalam acara tersebut, H. Badrus Syamsi menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat di lingkungan UPZ dan menekankan bahwa UPZ BAZNAS adalah unit resmi pengelolaan zakat yang didukung oleh undang-undang. Menurutnya, untuk mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Bontang, UPZ perlu didukung dengan kekuatan sendiri dan dukungan penuh dari pemerintah. Pada kesempatan tersebut, H. Badrus Syamsi juga menyoroti prinsip-prinsip dalam mengelola zakat, yaitu prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Hal ini menjadi landasan bahwa BAZNAS, sebagai lembaga yang didirikan berdasarkan undang-undang, berkomitmen untuk menjaga amanah masyarakat dengan teguh. Beliau menambahkan bahwa BAZNAS telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (Simba), sebuah sistem khusus yang memungkinkan pencatatan transaksi masuk dan keluar dengan profesionalisme, guna menjaga kepercayaan masyarakat. Sosialisasi ini dihadiri oleh para pengurus UPZ dari sekolah-sekolah tingkat SD/MI dan SMP/Mts se-Kota Bontang, yang terdiri dari para guru dan staf pengelola UPZ. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pengelolaan zakat secara efektif dan transparan dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui BAZNAS. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan bahwa UPZ di tingkat sekolah dapat semakin aktif dan efisien dalam mengelola zakat, yang pada gilirannya akan mendukung pencapaian tujuan sosial dan keagamaan yang diemban oleh BAZNAS
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →