WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadhan melalui program "Bahagia Anak Yatim". Sebanyak 200 anak yatim dhuafa di wilayah Samarinda menerima santunan pada Kamis (12/03/2026) di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (PPT) MAN 2 Samarinda.

Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kaltim dalam memuliakan anak yatim serta memastikan mereka merasakan kegembiraan di bulan penuh berkah. Penyaluran tahun ini turut didukung oleh mitra perbankan, yakni Maybank Syariah dan OCBC Syariah.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa total dana yang disalurkan dalam agenda ini mencapai Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).

"Setiap anak mendapatkan manfaat berupa uang tabungan sebesar Rp 500.000,- yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing, ditambah dengan paket souvenir dan kaos senilai Rp 145.000,-. Kami ingin memastikan bantuan ini memberikan manfaat bagi  kebutuhan mereka," ujar Achmad Suparno.

Achmad Suparno juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat luar biasa, di mana kuota pendaftaran telah terpenuhi jauh sebelum batas waktu yang ditentukan. Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan agar jangkauan manfaat bagi umat semakin luas.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., dalam tausiyahnya memberikan penguatan spiritual kepada para pendamping dan anak-anak yang hadir. Ia berpesan agar para pendamping terus membimbing anak-anak dalam jalur ketaatan, seperti menjaga sholat, puasa, dan mengaji agar senantiasa dalam naungan Rahmatan Lil 'Alamin.

"Anak-anakku, teruslah belajar agar menjadi manusia yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Jangan lupa kirimkan doa terbaik untuk orang tua yang telah tiada. Kita harus menanamkan rasa syukur dan semangat juang agar tidak terus berada dalam lingkaran kemiskinan. Ingatlah, sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat, bukan sekadar meminta," pesan Dr. Abdurrahman.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk para muzaki (donatur) agar senantiasa diberikan keberkahan harta dan kesehatan.

13/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Dalam Bulan Ramadan, BAZNAS RI Salurkan 100.000 Liter Air Bersih ke Warga Gaza Palestina

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan 100.000 liter air bersih di Al Jalaa region, Gaza, Palestina, dalam upaya membantu warga Palestina yang membutuhkan air bersih akibat krisis air.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengungkapkan kebahagiaannya atas berhasilnya penyaluran air bersih ini sebagai respons dari masyarakat Indonesia yang berkomitmen memberikan bantuan kepada Palestina.

"Alhamdulillah penyaluran air bersih telah dilaksanakan, kebutuhan air bersih adalah hal yang mendesak terutama dalam situasi darurat dan bulan suci Ramadan," ungkap Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS RI akan terus mengirimkan bantuan air bersih untuk membantu warga Gaza menghadapi krisis air yang mereka alami.

Program distribusi air bersih ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palestina dan memperkuat solidaritas antara Indonesia dan Palestina.

Warga Gaza menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas bantuan air bersih yang diberikan. Kiai Noor menekankan bahwa BAZNAS RI akan terus memantau situasi di Gaza dan memastikan kebutuhan dasar seperti pangan, air, dan layanan kesehatan tetap terpenuhi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan bantuan melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS untuk meringankan beban yang dirasakan oleh warga Palestina.

Untuk mendukung aksi kemanusiaan ini, Anda dapat berdonasi melalui kanal resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dilink:  https://kaltim.baznas.go.id/bayarzakat

05/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bogor
BAZNAS Indonesia Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG

Berita yang diterbitkan menegaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari para muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa dana ZIS hanya akan diperuntukkan bagi delapan golongan penerima sesuai syariah Islam, dan tidak boleh dialihkan ke program lain di luar ketentuan tersebut.Rizaludin juga menjelaskan perbedaan antara program MBG yang didanai oleh anggaran negara dan dana ZIS yang berasal dari amanah masyarakat untuk kemaslahatan umat dalam koridor syariah.

Lebih lanjut, Rizaludin menekankan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS berdasarkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat sesuai dengan ajaran agama, hukum, dan kepentingan bangsa. Program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan untuk kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf.

BAZNAS juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Masyarakat diingatkan bahwa dana zakat akan disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di seluruh Indonesia, dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Masyarakat dapat melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Gubernur Kaltim Apresiasi Transparansi BAZNAS Kaltim, Dorong Penyaluran Zakat ke Program Produktif

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar agenda tahunan "Kaltim Berzakat 2026" di Gedung Olah Bebaya (Odah Etam), Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/02/2026). Acara ini menjadi momentum penyerahan zakat oleh Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran pejabat pemerintahan, perbankan, hingga perusahaan swasta di Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Sekretaris Daerah Prov. Kaltim Dra. Sri Wahyuni, M.PP., Kabiro Kesra Setdaprov Kaltim Dr. Dasmiah, S.Pd., M.A.P., serta jajaran Kepala Dinas, pimpinan BUMD, perbankan, dan perusahaan besar di wilayah Kaltim.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan capaian dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus merangkak naik secara signifikan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya dari tahun 2021 s.d 2025 sebagai berikut :

2021 - Rp 6.840.869.915

2022 - Rp 8.796.789.366

2023 - Rp 14.443.093.225

2024 - Rp 16.693.006.601

2025 - Rp 20.607.751.319

"Alhamdulillah, peningkatan ini tidak lepas dari instruksi dan dukungan Bapak Gubernur melalui Surat Edaran yang mengimbau ASN dan perusahaan untuk berzakat melalui BAZNAS Kaltim. Saat ini, rata-rata penerimaan bulanan telah mencapai Rp1,1 Miliar hingga Rp1,3 Miliar," ungkapnya.

Ketua BAZNAS juga memaparkan distribusi dana sepanjang tahun 2025 yang menyentuh angka Rp23,1 Miliar melalui lima program unggulan, yakni Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Kemanusiaan, Kaltim Makmur (Pemberdayaan Ekonomi), dan Kaltim Takwa. BAZNAS Kaltim juga berhasil mempertahankan predikat opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meraih sejumlah penghargaan digital tingkat nasional.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kinerja BAZNAS Kaltim yang dinilai semakin profesional. Ia menekankan bahwa lonjakan angka dari Rp8 miliar ke Rp20,6 miliar adalah bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat.

"Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terus meningkat. Tapi kita tidak boleh berhenti di sini. Potensi zakat di Kaltim bisa mencapai Rp6 triliun jika seluruh sektor berkontribusi optimal," tegas Rudy.

Beliau juga mendorong agar penyaluran zakat ke depan lebih difokuskan pada program produktif seperti modal usaha, beasiswa, dan layanan kesehatan guna pengentasan kemiskinan secara struktural.

Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengapresiasi kenaikan signifikan tersebut. Namun, ia memberikan catatan khusus kepada sektor swasta dan perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur.

"Tahun 2025 kita mencapai Rp20 miliar, ke depan harapannya bisa lebih besar. Kami sangat berharap para pengusaha yang beroperasi di Kaltim juga menyalurkan zakatnya di sini, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," ujar Sri Wahyuni.

Ia juga mengajak seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk mengonsolidasikan zakatnya melalui BAZNAS agar program bantuan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat) di Kalimantan Timur.

23/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Ketua BAZNAS Kaltim Paparkan Lonjakan Zakat Rp20,6 Miliar, Ajak Perusahaan Optimalkan Zakat dan CSR

SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan laporan perkembangan zakat yang sangat positif dalam agenda "Kaltim Berzakat 2026" di Gedung Odah Etam, Senin (23/02/2026). Di hadapan Gubernur dan para pejabat daerah, ia mengungkapkan adanya tren kenaikan signifikan dalam penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama lima tahun terakhir.

Dalam laporannya, Ahmad Nabhan merincikan bahwa pada tahun 2021, perolehan ZIS berada di angka Rp6,8 miliar. Namun, berkat dukungan instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur kepada ASN dan sektor swasta, angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai Rp20.607.751.319 pada tahun 2025.

"Alhamdulillah, jika sebelumnya per bulan kami menerima sekitar Rp450 juta, kini sejak Juli 2025 rata-rata penerimaan bulanan meningkat menjadi Rp1,1 miliar hingga Rp1,3 miliar," jelasnya dalam naskah laporan tersebut.

Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan dana sebesar Rp23,1 miliar melalui berbagai program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat:

  • Pemberdayaan Ekonomi (Rp6,7 Miliar): Meliputi bantuan modal usaha bakso/sayur, peternakan ayam petelur, serta pengembangan ternak sapi dan domba.
  • Kemanusiaan (Rp10,4 Miliar): Termasuk bantuan biaya hidup bagi lansia setiap bulan dan program Rumah Tunggal Layak Huni (RTLH).
  • Kesehatan & Pendidikan: Menanggung biaya operasional celah bibir, bantuan stunting, serta beasiswa untuk siswa SMK hingga jenjang S1.

Meski menunjukkan tren positif, Ahmad Nabhan menekankan bahwa total pengumpulan ZIS se-Kaltim (BAZNAS dan LAZ) yang mencapai Rp184,7 miliar masih jauh dari potensi riil yang diperkirakan menyentuh angka Rp6 triliun.

Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar agar sektor perusahaan di Kalimantan Timur lebih optimal dalam menyalurkan zakat perusahaan serta dana CSR mereka melalui BAZNAS. Ia meyakini bahwa dengan pengumpulan yang lebih maksimal, maka cakupan manfaat dan bantuan bagi masyarakat Kaltim akan semakin luas dan merata.

"Semoga zakat yang Bapak dan Ibu tunaikan menjadi pembersih harta dan pembuka pintu berkah bagi Kalimantan Timur," tutupnya melalui naskah laporan tersebut.

23/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BANGUN KERJASAMA STRATEGI DAN SYIAR ZAKAT PMII AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE BAZNAS KALTIM
BANGUN KERJASAMA STRATEGI DAN SYIAR ZAKAT PMII AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE BAZNAS KALTIM
Wakil Ketua IV Bidang SDM, ADM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., menyambut baik audiensi yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terkait kolaborasi dalam kegiatan promosi dan syiar zakat di Kalimantan Timur. Dalam wawancara Rabu, (25/04/2024) Achmad Suparno mengungkapkan pentingnya strategi dalam mencapai target penghimpunan zakat. "Dengan adanya audiensi ini, kami berharap dapat membangun kerjasama yang erat dengan PMII serta melibatkan mahasiswa dalam upaya syiar zakat," ujar Suparno. “Jadi dari audiensi bersama dengan mahasiswa PMII, disamping mengajak kolaborasi dalam kegiatan pengumpulan dan pendistribusian, mereka ingin meminta dukungan dan partisipasi untuk kegiatan kaderisasi.” Jelas Suparno. Menurutnya, PMII sebagai organisasi mahasiswa yang besar memiliki potensi untuk menghubungkan BAZNAS Kaltim dengan berbagai pihak terkait, baik dari sektor korporasi maupun pemerintahan. "Target penghimpunan zakat tahun ini di BAZNAS RI adalah sebesar 20 miliar, namun potensi zakat di Kalimantan Timur jauh lebih besar dari itu," papar Suparno. Ia menambahkan bahwa hanya dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja, potensi penghimpunan zakat sudah sangat signifikan jika dimaksimalkan. Lebih lanjut, Suparno menjelaskan bahwa BAZNAS Kaltim saat ini sedang memfokuskan upaya penghimpunan zakat melalui OPD. Namun, ia berencana untuk melibatkan mahasiswa dalam strategi tersebut secara bertahap. Achmad Suparno berharap kolaborasi dengan PMII dapat membawa dampak positif dalam menggalang partisipasi masyarakat dalam penghimpunan zakat di Kalimantan Timur. Audiensi antara PMII dengan BAZNAS Kaltim ini menandai langkah awal untuk menjalin kerjasama yang kuat dalam upaya memajukan syiar zakat di wilayah tersebut.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZIS DI BAPPEDA KALTIM
OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZIS DI BAPPEDA KALTIM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun 2024 melalui sosialisasi di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (23/04/2024), ruang Poldas BAPPEDA Samarinda. Turut hadir Kepala BAPPEDA Yusliando, ST, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H. ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mispoyo, S.Pd, M.Pd, bendahara UPZ Sri Hartati, S.Sos, serta seluruh pegawai BAPPEDA Kaltim. Dalam sambutannya, Kepala BAPPEDA Yusliando menyambut baik sosialisasi ini. Ia menjelaskan bahwa BAPPEDA Kaltim telah membentuk UPZ untuk memfasilitasi pegawai yang ingin menyalurkan zakatnya. “Tujuan dari UPZ ini adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan ZIS di kalangan pegawai BAPPEDA, dengan harapan mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun ini,” kata Yusliando. Kepala BAPPEDA juga menghimbau kepada para pegawainya untuk menunaikan zakat profesinya bagi yang sudah mencapai nishab melalui BAZNAS Kaltim. Dan bagi yang belum mencapai nishab dapat menunaikan infaknya. Tentunya dikelola secara amanah, dan profesional agar dan zakat dapat disalurkan sesuai dengan peruntukannya. “Jadi kami himbau, kepada para pegawai yang gajinya sudah mencapai 6,8 juta atau sesuai nishab zakat, untuk menunaikan zakatnya. Dan insyaAllah kita sama-sama kelola secara amanah melalui UPZ dan tetap berkoordinasi melalui BAZNAS Kaltim,” tambahnya. Sementara itu Wakil Ketua BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, menjelaskan pentingnya menunaikan zakat sebagai pembersih harta dan menjelaskan tugas serta fungsi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. “Kami menekankan bahwa dalam pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kaltim, berpegang pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), tentunya prinsip ini sebagai komitmen kita sebagai lembaga yang mengelola dana umat secara transparan dan amanah,” jelas Abdurrahman. Menurut nya perlu adanya komitmen bersama antara UPZ dan BAZNAS Kaltim untuk meningkatkan kesadaran dan efektivitas dalam pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah di Provinsi Kalimantan Timur, dengan harapan dapat memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan ini Wakil Ketua IV Achmad Suparno, SH menambahkan jika hak keuangan pimpinan BAZNAS Kaltim telah diatur oleh peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 40 Tahun 2022 tentang Hak Keuangan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur. Sehingga pimpinan tidak lagi menggunakan dana amil untuk hak keuangannya. “Jadi kami pimpinan sumber gajinya tidak dari dana amil atau diambil dana zakat, jadi insyaAllah dengan adanya peraturan ini masyarakat tidak perlu lagi mempertanyakan atau khawatir akan adanya penyalahgunaan dana zakat,” tambahnya. Sementara itu, Bendahara UPZ BAPPEDA, Sri Hartati, mengatakan jika sudah banyak partisipasi pegawai yang menunaikan ZIS melalui UPZ BAPPEDA, namun juga mengingatkan kepada yang belum agar mengikuti himbauan Gubernur Kaltim Nomor 8 Tahun 2021 tentang pentingnya menunaikan zakat profesi bagi ASN yang telah mencapai nishabnya melalui BAZNAS Kaltim. “Beberapa pegawai sudah ada yang menunaikan infaknya, tentu ini juga mengacu pada himbauan gubernur nomor 8 tahun 2021 dan juga melalui himbauan kepala BAPPEDA diharapkan pengumpulan pada tahun ini lebih maksimal,” jelas Hartati.
BERITA23/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERI SANTUNAN KEPADA 250 ANAK YATIM PADA ACARA YATIM FESTIVAL 2024
BAZNAS KALTIM BERI SANTUNAN KEPADA 250 ANAK YATIM PADA ACARA YATIM FESTIVAL 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Yatim Festival pada Sabtu (30/03/2024) di Atrium Big Mall Samarinda. Acara ini merupakan bagian dari program Bahagia Anak Sholeh yang bertujuan untuk memberikan santunan kepada 250 anak yatim. Turut hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan H. Badrus Syamsi, S.Pd.I.,M.E, serta perwakilan dari Bank Syariah Indonesia, Bank Kaltimtara Syariah, PT. Kumala Naga, dan Bank Syariah Indonesia Area Manager Kaltimtara Wawan Purwantoro dan 250 anak yatim. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. Abdurrahman, AR, menyampaikan terima kasih kepada para sponsorship yang telah mendukung acara ini, termasuk Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, Bank Kaltimtara Syariah, Bank Syariah Indonesia, Bank Maybank, Bank CIMB Niaga Syariah, dan PT. Kumala Naga. Program ini merupakan bagian dari dedikasi BAZNAS Kaltim dalam membantu anak-anak yatim. "Hari ini kami mengadakan Yatim Festival sebagai bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yatim. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk membantu sesama, khususnya anak-anak yatim," ujar Dr. H. Abdurrahman, AR. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menambahkan bahwa santunan kepada anak-anak yatim mencakup tabungan pendidikan dan transportasi senilai Rp500 ribu dalam bentuk rekening. Anak-anak yang belum memiliki tabungan akan diberikan buku tabungan, sehingga dana yang disalurkan dapat diterima langsung oleh penerima. Selain itu, mereka juga diberikan kaos, bingkisan, dan konsumsi untuk buka puasa. “Acara ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk berbagi kepada sesama, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan juga mengajak para mitra untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan BAZNAS Kaltim di masa mendatang. “Melalui kegiatan ini, kami juga berharap dapat menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi anak-anak yatim, dan berharap dapat menggerakan masyarakat di Kalimantan Timur untuk mendukung kegiatan penyaluran BAZNAS Kaltim lainnya.
BERITA30/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
OPTIMALKAN POTENSI ZAKAT DI KALIMANTAN TIMUR: PENJABAT GUBERNUR DAN BAZNAS KALTIM AJAK MASYARAKAT AKTIF BERZAKAT DI BAZNAS KALTIM
OPTIMALKAN POTENSI ZAKAT DI KALIMANTAN TIMUR: PENJABAT GUBERNUR DAN BAZNAS KALTIM AJAK MASYARAKAT AKTIF BERZAKAT DI BAZNAS KALTIM
Dalam upaya memaksimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) K BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menyelenggarakan Kaltim Berzakat, penyerahan zakat oleh Penjabat Gubernur, dan pejabat pemerintah serta muzaki lainnya pada Rabu, (27/03/2024) di Gedung Olah Bebaya Samarinda. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Provinsi Kalimantan Timur Dasmiah dan jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Penjabat Gubernur Kaltim Dr. Drs. Akmal Malik dalam sambutannya mengatakan, dalam optimalisasi pengumpulan zakat di BAZNAS Kaltim harus terus menggunakan metode yang inovatif. Menurutnya, BAZNAS Kaltim harus terus menggunakan pendekatan yang luar biasa untuk mencapai target pengumpulan zakat. Salah satu langkah yang diusulkan adalah dengan memperhatikan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (HKPN) sebagai acuan dalam setiap instansi, lembaga, dan perusahaan di Kalimantan Timur. Hal ini diharapkan dapat membantu para muzaki untuk memahami kewajiban zakat yang harus mereka keluarkan.“Potensi zakat kita besar. Kuncinya bagaimana BAZNAS bisa melakukan konsolidasi kelembagaan dan tata kelola. Pemprov siap membantu, kita himpun perusahaan yang punya IUP. Termasuk OPD dan mitra-mitra di bawahnya. Seperti Dinas ESDM, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, atau Biro Perekonomian yang menaungi perbankan dan Dinas Kesehatan yang menaungi rumah sakit,” kata Akmal Malik.Pj Gubernur Akmal Malik mengatakan akan segera mengeluarkan surat edaran tentang kewajiban membayar zakat penghasilan, zakat harta, dan zakat lainnya melalui BAZNAS Kaltim.“Ya, setelah ini nanti bersama dengan bu Sekda akan membuat surat edaran kepada seluruh OPD, ada 34 OPD, dan juga meminta kepada pak Kadis Pendidikan untuk segera membentuk UPZ di sekolah-sekolah agar anak-anak nanti diajari untuk berproses dan membangun kesadaran bahwa membayar merupakan kewajiban," ungkap Akmal Malik. Selain itu, Akmal Malik juga mengajak masyarakat Kalimantan Timur untuk aktif menunaikan zakat melalui BAZNAS Kaltim, baik itu zakat maal, zakat fitrah, maupun zakat lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan harapannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam memberikan zakat. Menurutnya, dengan banyaknya dana zakat yang terkumpul, banyak manfaat yang dapat diberikan kepada saudara-saudara yang membutuhkan. "Pada tahun 2023, BAZNAS Kaltim berhasil mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar 14,4 miliar rupiah. Dana ini telah disalurkan melalui berbagai program, termasuk Program Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, Ekonomi, dan Dakwah serta Advokasi," papar Ahmad Nabhan. Lebih lanjut, Ahmad Nabhan juga mengungkapkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan selama Bulan Ramadhan tahun 2024. Di antaranya adalah pembagian takjil gratis kepada 125 orang setiap hari, santunan dan buka puasa bersama anak yatim dhuafa sebanyak 250 orang, serta pembagian Paket Ramadhan Bahagia kepada 4.000 penerima manfaat. Program ini mencakup bantuan kepada BAZNAS Kabupaten/Kota Sekaltim, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada kantor/dinas/badan setingkat provinsi, dan para mustahik yang telah terdaftar. Dengan terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat dan melalui kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan BAZNAS Kaltim dapat terus memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA27/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BAGIKAN TAKJIL GRATIS KEPADA MASYARAKAT PEMUKIMAN TPA BUKIT PINANG
BAZNAS KALTIM BAGIKAN TAKJIL GRATIS KEPADA MASYARAKAT PEMUKIMAN TPA BUKIT PINANG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus aktif dalam upaya filantropis dengan membagikan takjil kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan tahun ini. Pada Kamis (21/03/2024), BAZNAS Kaltim bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) UINSI Samarinda dalam menyebarkan 125 kotak takjil buka puasa kepada penduduk pemukiman di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Bukit Pinang. Kepala Devisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim sekaligus koordinator program takjil gratis Muhamad Mulyono, SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Kaltim selama bulan Ramadhan. "Kami akan terus melanjutkan peyaluran takjil ini ke berbagai wilayah, dan salah satunya adalah hari ini di pemukiman TPA Bukit Pinang," ungkap Mulyono. Lebih lanjut Mulyono menegaskan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk masyarakat dhuafa, tetapi untuk seluruh umat Muslim yang sedang berpuasa. "Selain pemukiman di sekitar TPA, kami juga akan mendistribusikan takjil ke berbagai instansi dan dermawan yang sedang menjalankan ibadah puasa," tambahnya. Program ini menjadi dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menjalani ibadah puasa di tengah situasi ekonomi yang mungkin sulit. BAZNAS Kaltim mengundang partisipasi masyarakat dan pihak lain yang ingin berkontribusi dalam mendukung kegiatan filantropis ini untuk terus berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama selama bulan Ramadhan berlangsung.
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI TINGKAT UNIT PENGUMPUL ZAKAT SEKOLAH DI KOTA BONTANG
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI TINGKAT UNIT PENGUMPUL ZAKAT SEKOLAH DI KOTA BONTANG
Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan zakat di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat sekolah SD/MI dan SMP/Mts di Kota Bontang pada hari Sabtu, (21/03/2024). Dalam acara tersebut, H. Badrus Syamsi menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat di lingkungan UPZ dan menekankan bahwa UPZ BAZNAS adalah unit resmi pengelolaan zakat yang didukung oleh undang-undang. Menurutnya, untuk mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Bontang, UPZ perlu didukung dengan kekuatan sendiri dan dukungan penuh dari pemerintah. Pada kesempatan tersebut, H. Badrus Syamsi juga menyoroti prinsip-prinsip dalam mengelola zakat, yaitu prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Hal ini menjadi landasan bahwa BAZNAS, sebagai lembaga yang didirikan berdasarkan undang-undang, berkomitmen untuk menjaga amanah masyarakat dengan teguh. Beliau menambahkan bahwa BAZNAS telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (Simba), sebuah sistem khusus yang memungkinkan pencatatan transaksi masuk dan keluar dengan profesionalisme, guna menjaga kepercayaan masyarakat. Sosialisasi ini dihadiri oleh para pengurus UPZ dari sekolah-sekolah tingkat SD/MI dan SMP/Mts se-Kota Bontang, yang terdiri dari para guru dan staf pengelola UPZ. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pengelolaan zakat secara efektif dan transparan dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui BAZNAS. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan bahwa UPZ di tingkat sekolah dapat semakin aktif dan efisien dalam mengelola zakat, yang pada gilirannya akan mendukung pencapaian tujuan sosial dan keagamaan yang diemban oleh BAZNAS
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KETUA BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR AJAK MASYARAKAT MENUNAIKAN ZAKAT UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA
KETUA BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR AJAK MASYARAKAT MENUNAIKAN ZAKAT UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA
Dalam upaya memperkuat kesadaran filantropis di Kalimantan Timur, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam gerakan zakat untuk kesejahteraan ummat melalui platform Podcast Ngopi Sore (Ngobrol Pintar Inspiratif). Acara ini diadakan di Studio Rumah Disway Kaltim dengan dipandu oleh duta Bahasa Nasional Viola Meilinda dan host Vika pada Kamis, (21/03/2024). Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmad Nabhan menjelaskan betapa pentingnya zakat sebagai salah satu pilar utama keberlangsungan hidup masyarakat yang membutuhkan, jika dikelola dengan benar. “Dengan menunaikan zakat sebesar 2,5% dari harta, masyarakat berarti sudah membersihkan harta mereka, yang juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para masyarakat yang membutuhkan,” kata Ahmad Nabhan. Selain zakat fitrah, H. Ahmad Nabhan juga memaparkan variasi zakat lainnya seperti zakat maal (harta), zakat penghasilan, zakat pertambangan, zakat perdagangan, dan zakat lainnya yang wajib ditunaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jika telah mencapai nishab (batasan minimal harta yang wajib dikenakan zakat) dan telah mencapai masa haul (12 bulan Qamariyah/tahun Hijriyah).“Perlu diketahui bahwa zakat tidak hanya zakat fitrah saja, seringkali masyarakat kita ini hanya menunaikan zakat pada bulan Ramadhan saja, padahal masih banyak jenis zakat, seperti zakat penghasilan yang juga wajib untuk dikeluarkan jika sudah mencapai nishabnya,” jelas Ahmad Nabhan. Menurut Keputusan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2024, nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2024 senilai 85 gram emas atau setara dengan Rp82.312.725,00/tahun atau Rp6.859.394,00/bulan. Objek zakat pendapatan dan jasa adalah pendapatan dan jasa bruto. Ahmad Nabhan juga menjelaskan bagaimana proses penyaluran dana zakat yang telah ditunaikan melalui BAZNAS Kaltim. Menurutnya proses penyaluran zakat harus sesuai dengan 8 Asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, gharimin, riqab, fii sabilillah, dan ibnu sabil).“Agar tepat sasaran maka kami menyalurkan zakat juga melalui berbagai bidang program, diantaranya bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah dan advokasi. Dengan begini maka setiap penerima dapat dikategorikan sesuai dengan peruntukannya,” jelas Ahmad Nabhan. Selain ajakan untuk menunaikan zakat, H. Ahmad Nabhan juga mengumumkan program Ramadan dari BAZNAS Kaltim, termasuk Hidangan Berkah Ramadan (berbagi infak atau buka puasa kepada masyarakat yang berpuasa sebanyak 125 kotak/hari), Bahagia Anak Sholeh (santunan kepada 250 anak yatim), dan 4000 Paket Ramadan Bahagia untuk seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Ahmad Nabhan menggarisbawahi bahwa BAZNAS Kaltim merupakan lembaga yang tepat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, karena dana yang disalurkan akan tepat sasaran dan selalu mengikuti prinsip BAZNAS 3A (Aman syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI).“Jadi dengan adanya prinsip yang kita pegang bersama, maka dalam pengelolaan zakat kami akan terus menjaga amanah ummat,” tambah Ahmad Nabhan. Dengan semangat filantropis yang tinggi, masyarakat Kalimantan Timur diharapkan dapat bersama-sama turut serta dalam gerakan zakat untuk kesejahteraan bersama yang lebih baik.
BERITA21/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI MUSTAHIK PENERIMA PROGRAM Z-AUTO MENINGKATKAN KOMPETENSI UMKM DI BIDANG BENGKEL MOTOR
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI MUSTAHIK PENERIMA PROGRAM Z-AUTO MENINGKATKAN KOMPETENSI UMKM DI BIDANG BENGKEL MOTOR
Dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor bengkel motor, BAZNAS Kaltim dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi mustahik penerima program Z-Auto. Setelah diresmikannya program Z-Auto pada awal Februari lalu, para mustahik penerima bantuan diberikan pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku UMKM di bidang bengkel motor. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, H. Abdurrahman, AR, menjelaskan pentingnya program ini sebagai upaya nyata dalam memberdayakan UMKM. "Alhamdulillah, semoga program ini menjadi bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi penerima bantuan," ucap Abdurrahman saat memberikan sambutan pada sesi monitoring pelatihan Selasa, (20/02/2024). Kepala BPVP Samarinda, Muhammad Yasir, S.Si., M.Si, menyambut baik kerjasama antara BPVP Samarinda dan BAZNAS Kaltim dalam menyelenggarakan pelatihan dan uji kompetensi bagi para mustahik penerima bantuan. "Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 22 Februari, diikuti dengan uji kompetensi pada tanggal 23 Februari 2024," jelas Muhammad Yasir. Selama lima hari pelatihan, para peserta diberikan materi yang beragam terkait perawatan dan pemeliharaan kendaraan bermotor, seperti pengelolaan tools, perawatan sistem injeksi, penggantian rantai roda, hingga perawatan sistem suspensi. Pelatihan tersebut juga mencakup praktik langsung dan penggunaan alat diagnostic untuk meningkatkan keterampilan peserta. Turut hadir dalam acara ini adalah Subkoordinator Pemberdayaan Nurjuliani, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Muhamad Mulyono, Pendamping Program Z-Auto Bagas Raga Dwipa, serta para mustahik penerima bantuan program Z-Auto. Para peserta dipastikan akan menjalani uji kompetensi oleh Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPVP Samarinda pada hari terakhir acara. Pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM di sektor bengkel motor, serta meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat pengguna jasa bengkel.
BERITA01/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KETUA BAZNAS KALTIM BERIKAN DUKUNGAN PADA PELAKU UMKM DI KALTIM
KETUA BAZNAS KALTIM BERIKAN DUKUNGAN PADA PELAKU UMKM DI KALTIM
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, bersama dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur, hadir dalam acara penyerahan sertifikat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sekaligus peluncuran Bazar Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Kaltimtara Syariah Jum’at, (23/02/2024). Acara ini berlangsung di halaman Masjid Darunni'mahh, Jalan S. Riyadi, Karang Asam Ilir, Samarinda. Agenda ini menjadi bentuk dukungan bagi upaya pengembangan UMKM di Samarinda. Ketua BAZNAS Kaltim mengatakan bahwa acara ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kebangkitan UMKM di wilayah Kaltim. "Dengan mengadakan stand kuliner UMKM dan produk-produk halal, acara ini memberikan peluang yang sangat berarti bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produk mereka," kata Ahmad Nabhhan. Ahmad Nabhan menambahkan bahwa BAZNAS Kaltim memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, mengingat potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari keberhasilan UMKM. "Partisipasi dalam bazar ini bukan hanya sekadar mendukung UMKM, tetapi juga merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," tegasnya. Tidak hanya itu, kehadiran Ketua MUI Kalimantan Timur, KH Muhammad Rasyid, juga menjadi dorongan besar bagi pelaksanaan acara ini. Ia menyampaikan pentingnya menjaga aspek kehalalan dalam berbisnis, serta memastikan bahwa produk yang dihasilkan oleh UMKM memenuhi standar syariah. "Dengan mengadakan bazar yang mengutamakan produk-produk halal, kita juga turut memperkuat nilai-nilai ekonomi berbasis syariah di tengah masyarakat," ujarnya. Acara penyerahan sertifikat dan peluncuran Bazar Syariah ini dihadiri oleh para pelaku UMKM, perwakilan dari Bank Kaltimtara Syariah, serta sejumlah tokoh masyarakat Samarinda. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi pijakan untuk pengembangan UMKM yang lebih baik di Kalimantan Timur.
BERITA23/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BERBAGI SAMPAI PELOSOK BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN BAHAGIA DI MARANGKAYU KUTAI KARTANEGARA
BERBAGI SAMPAI PELOSOK BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN BAHAGIA DI MARANGKAYU KUTAI KARTANEGARA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur telah melaksanakan penyaluran Paket Ramadhan Bahagia (PRB) di sekitar wilayah Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara. Penyaluran ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Sebanyak 13 orang penerima, yang tergolong dhuafa, menerima paket Ramadhan pada Rabu (21/02/2024) di dua desa, yaitu Desa Kersik dan Desa Tanjung Batu. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, menjelaskan bahwa warga Marangkayu masih banyak yang membutuhkan bantuan, terutama di bulan Ramadhan ini. "Dari 13 penerima PRB tersebut, mayoritas berada pada ekonomi menengah ke bawah, bahkan ada yang tinggal sebatang kara. Kami sangat memperhatikan kebutuhan mereka, terutama di bulan suci Ramadhan ini," ujar H. Abdurrahman, AR. H. Abdurrahman, AR juga menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim memiliki target menyalurkan 4000 Paket Ramadhan Bahagia dalam program Ramadhan tahun ini. Paket-paket tersebut berisi sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran akan dilakukan di seluruh wilayah Kalimantan Timur melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten/Kota, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan donatur perorangan. “Jadi program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kaltim dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, terutama pada momen yang penuh berkah di bulan suci Ramadhan,” tambah H. Abdurrahman, AR. Dengan adanya penyaluran ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan di tengah-tengah kesulitan ekonomi. Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi seluruh penerima di bulan suci Ramadhan.
BERITA21/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
SOSIALISASI BAZNAS KALTIM DI BPS KALIMANTAN TIMUR: MENINGKATKAN KESADARAN DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ZAKAT
SOSIALISASI BAZNAS KALTIM DI BPS KALIMANTAN TIMUR: MENINGKATKAN KESADARAN DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ZAKAT
BAZNAS Kaltim adakan sosialisasi di Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa, (20/02/2024).Sosialisasi ini menjadi salah satu strategi optimalisasi BAZNAS Kaltim dalam pengumpulan zakat di tingkat OPD di Provinsi Kaltim. Kepala Bagian Umum BPS Maibu Barwis Sugiharto, SST, M.Si mengatakan, badan pusat statistik menjadi salah satu instansi yang telah memiliki Unit Pengumpul Zakat dan secara rutin menunaikan zakat penghasilan dan infak para pegawainya melalui BAZNAS Kaltim. "Jadi sudah ada beberapa pegawai kami yang rutin membayar zakat penghasilan dan infak ke BAZNAS Kaltim, tapi masih belum maksimal," kata Maibu Barwis. Menurutnya masih perlu adanya pemahaman bagi para pegawai lainnya tentang tata kelola dan edukasi terkait zakat penghasilan. Ia juga berterima kasih BAZNAS Kaltim sudah membantu menyalurkan bantuan sembako setiap bulan ramadhan bagi para pegawai yang tergolong tidak mampu secara ekonomi. "Terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang telah diberikan selama ini, kami berharap kedepannya yang belum menunaikan zakat dan infaknya akan tergerak, dan saling membantu satu sama lain," jelas Maibu Barwis saat menyampaikan sambutannya di acara sosialisasi. Sementara itu Wakil Ketua III Bidang Keuangan BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamasi, S.Pd,I.,M.E menjelaskan dana ZIS yang ditunaikan pegawai BPS melalui BAZNAS Kaltim akan kembali lagi kepada BPS. Dalam hal ini dana dapat disalurkan kepada mustahik berdasarkan rekomendasi pegawai atau lembaga. "Jadi kalau bapak ibu memiliki tetangga atau rekomendasi warga yang ingin dibantu, silakan hubungi kami, jadi dana ZIS yang sudah bapak ibu tunaikan bisa langsung disalurkan, namun dana tersebut harus tercatat terlebih dulu di Simba (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS)," kata Badrus Syamsi saat menyampaikan materi sosialisasi. Tidak hanya proses menerimaan dana ZIS, namun dalam proses penyaluran seluruhnya harus tercatat dalam Simba, tentu hal ini menjadi komitmen BAZNAS Kaltim dalam transparansi pengelolaan dana ZIS. Badrus juga menjelaskan dana zakat yang dikelola BAZNAS kaltim akan disalurkan berdasarkan 8 ansaf (fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah, dan ibnu sabil). Selain itu ia menambahkan untuk pimpinan BAZNAS Kaltim telah di gaji oleh negara, jadi gaji pimpinan tidak lagi menggunakan dana zakat.
BERITA20/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BERSAMA MISHR AL-KHEIR, BAZNAS KEMBALI KIRIMKAN 14 TRUK KONTAINER BANTUAN UNTUK PALESTINA
BERSAMA MISHR AL-KHEIR, BAZNAS KEMBALI KIRIMKAN 14 TRUK KONTAINER BANTUAN UNTUK PALESTINA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga filantropi Mesir, Mishr Al-Kheir, mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina sebanyak 14 truk kontainer melalui Pintu Rafah Mesir, Senin (19/2/2024). Tim kemanusiaan yang dipimpin Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum turut melepas bantuan kemanusiaan BAZNAS yang berasal dari masyarakat Indonesia tersebut di Gudang Mishr Al-Kheir, New Cairo, Mesir. Hadir dalam acara pelepasan bantuan ini di antaranya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat Lc. MA., Kepala Divisi Promosi BAZNAS RI Budi Margono SE., serta Direktur Utama Komunikasi Mishr Al Kheir, Dr Thariq Hasan Muhammad. “Bantuan yang dikirim hari ini merupakan aksi nyata masyarakat Indonesia dalam membantu Palestina setelah sebelumnya BAZNAS mengirimkan bantuan sebanyak 16 truk kontainer, khusus yang bekerja sama dengan Mishr Al-Kheir pada akhir Desember 2023 lalu,” kata Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Mahdum. Mo Mahdum mengatakan, bantuan yang dikirimkan berupa kushari (makanan khas Mesir), biskuit, dan bahan-bahan makanan lainnya. "Kami akan terus mengirimkan bantuan-bantuan lainnya ke Palestina. Saat ini BAZNAS RI telah menjalin kerja sama dengan tiga lembaga filantropi terkemuka di Mesir, dan dalam waktu dekat BAZNAS juga akan menjalin kerja sama dengan Sunnatul Hayah dan Food Bank” tambahnya. Menurutnya, kerja sama yang dilakukan dengan lembaga-lembaga filantropi di Mesir bertujuan untuk memudahkan penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina, juga agar bantuan tersebut dapat disalurkan secara efektif dan efisien. “Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Adapun dana bantuan ini berasal dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, mitra perusahaan, LAZ, UPZ, dan mitra platform digital,” katanya. Sementara itu, Direktur Utama Komunikasi Mishr Al-Kheir, Dr Thariq Hasan Muhammad menyampaikan, bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS sangat berarti bagi masyarakat Palestina. Tariq mengatakan, bentuk kerja sama Mishr Al-Kheir bersama BAZNAS RI dalam bantuan Palestina, yang sangat diprioritaskan saat ini adalah penyaluran bantuan-bantuan ke Palestina berupa bahan-bahan makanan, kesehatan, dan hal-hal yang bersifat darurat. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo Mesir, BAZNAS Indonesia, lembaga-lembaga filantropi asal Indonesia lainnya, dan secara umumnya kepada masyarakat Indonesia," katanya.
BERITA20/02/2024 | BAZNAS RI
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPADA MAHASISWA UINSI SAMARINDA
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPADA MAHASISWA UINSI SAMARINDA
BAZNAS Kalimantan Timur menyalurkan program bantuan pendidikan bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Acara ini berlangsung di Masjid Sultan Aji Muhammad Sulaiman UINSI Samarinda, Senin (19/02/2024). Sebanyak 4 siswa rekomendasi UPZ UINSI menerima bantuan program pendidikan guna membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mereka adalah Ahmad Rifki Destia Wahid dengan bantuan sebesar Rp 1,7 juta, Amelia Salsabila Rp 1,3 juta, Shofya Fadiyah sebesar Rp 2,8 juta, yang merupakan mahasiswa program Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Sedangkan M. Denis Eka Putra, mahasiswa pascasarjana, menerima bantuan sebesar Rp 5 juta. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, H. Abdurrahman, AR, menyatakan komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus mendukung kegiatan yang ada di UINSI.“BAZNAS Kaltim akan terus mendukung UINSI tidak hanya sebatas pada pendidikan mahasiswa, namun juga mencakup berbagai aspek lainnya bisa juga pemberian bantuan kepada pegawai seperti cleaning service, tukang kebun, ataupun bantuan untuk pegawai dengan kondisi ekonomi di bawah rata-rata”, kata Abdurrahman AR.Abdurrahman AR juga menjelaskan bahwa dana ZIS para pegawai seperti dosen, yang telah disalurkan melalui BAZNAS Kaltim akan tercatat dan akan disalurkan kembali dan dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat UINSI. “Jadi dengan optimalisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan UINSI, dan disalurkan melalui BAZNAS Kaltim, maka akan berdampak positif dan kembali bagi UINSI, dari UINSI untuk UINSI juga” kata Abdurrahman AR. Selain itu, Abdurrahman juga memberikan apresiasi kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UINSI karena telah berhasil menjadi UPZ terbaik diantara UPZ BAZNAS Kaltim dalam pengumpulan zakat di lingkungan kampus. Hal ini menunjukkan komitmen UINSI dalam mengelola dana zakat dengan baik untuk kesejahteraan mahasiswa dan seluruh anggota komunitas kampus. Program bantuan pendidikan ini menjadi salah satu wujud nyata dari kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan UINSI Samarinda dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa, serta sebagai bagian dari upaya menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keberkahan dan berbagi kepada sesama.
BERITA19/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM AJAK PEGAWAI BPOM SAMARINDA OPTIMALKAN PENGUMPULAN ZAKAT
BAZNAS KALTIM AJAK PEGAWAI BPOM SAMARINDA OPTIMALKAN PENGUMPULAN ZAKAT
BAZNAS Kaltim menggelar sosialisasi tentang tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda, Kamis (15/02/2024). Acara tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui berbagai program yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kaltim. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, Kepala BPOM Samarinda, Drs. Sem Lampik, Apt. M.Sc, Penanggung Jawab Unit Pengelola Zakat (UPZ) Yanti, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat, Syarifah Farida, serta seluruh pegawai BPOM Samarinda. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, dalam penyampaiannya mengajak para pegawai untuk aktif dalam berbuat kebaikan dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kaltim. Beliau menekankan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga yang dapat dipercaya, amanah, dan tepat sasaran, dengan mengikuti prinsip 3A, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kepala BPOM Samarinda, Drs. Sem Lampik, Apt. M.Sc, menyambut baik agenda sosialisasi yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kaltim. Ia mengungkapkan harapannya untuk dapat menjalin kerja sama yang erat dalam program-program yang dijalankan oleh BAZNAS Kaltim. Para pegawai BPOM Samarinda juga menunjukkan antusiasme mereka terhadap sosialisasi mengenai ZIS yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kaltim. Mereka meminta agar BAZNAS Kaltim dapat mengisi jadwal ceramah untuk majelis taklim di BPOM, sebagai wujud dari kerja sama yang lebih dalam antara kedua lembaga tersebut. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pegawai BPOM Samarinda untuk lebih aktif dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kaltim, serta mempererat hubungan kerja sama antara kedua lembaga dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
BERITA18/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH DI DISPERINDAGKOP DAN UKM KALTIM
BAZNAS KALTIM SOSIALISASIKAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH DI DISPERINDAGKOP DAN UKM KALTIM
Pada rangkaian acara memperingati Isra' Miraj, Selasa (13/02/2024), BAZNAS Kaltim melakukan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus penyerahan 5 box paket sembako dan penyerahan simbolis kartu NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat), di Kantor Disperindagkop dan UKM Kaltim Jalan Basuki Rahmat, Samarinda. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, serta Kepala Disperindagkop, Heni Purwaningsih S.Si., M.Si, dan Sekretaris Disperindagkop H. Warsito, ST. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan pentingnya bantuan bagi masyarakat kurang mampu di Kaltim. Beliau menyampaikan bahwa melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Disperindagkop, akan semakin besar dampak positif yang dapat diberikan kepada masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah. "Melalui dana ZIS yang telah terhimpun, kami telah banyak membantu masyarakat yang tidak mampu melalui program-program seperti operasi bibir sumbing, membantu sebanyak 90 orang dari berbagai wilayah di Kaltim, biaya Pendidikan seperti beasiswa, dan bantuan untuk dhuafa salah satunya paket sembako. Tentu masih perlu adanya dukungan lagi dari bapak-ibu di Disperindagkop untuk mengoptimalkan program-program lainnya," ujar Ahmad Nabhan. Nabhan menambahkan bahwa zakat bukan hanya zakat fitrah yang dikenal oleh masyarakat, namun juga zakat profesi yang menjadi kewajiban bagi mereka yang telah mencapai nisab. Ia menekankan bahwa zakat profesi sebesar 2,5% dari penghasilan harus dikeluarkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Kepala Dinas Disperindagkop, Heni Purwaningsih S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas penyaluran paket sembako melalui Disperindagkop dan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan BAZNAS Kaltim. Heni juga berharap agar Disperindagkop dapat aktif berpartisipasi dalam pengumpulan zakat melalui UPZ BAZNAS Kaltim serta program-program pengentasan kemiskinan di Kaltim. "Kami turut mendukung baik dari pengumpulan zakat maupun kegiatan BAZNAS Kaltim lainnya. Tentu nanti akan kita jadwalkan untuk sosialisasi tata kelola ZIS dari BAZNAS Kaltim, dan perlu bimbingannya dalam tata kelola ZIS agar kami dapat secara optimal membantu mengelola dana zakat melalui UPZ Disperindagkop," jelas Heni. Acara sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya di lingkungan Disperindagkop, tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah serta mendorong partisipasi aktif dalam pengumpulan dan penyaluran dana ZIS untuk kesejahteraan masyarakat yang berada di garis kemiskinan.
BERITA13/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PERTEMUAN PIMPINAN BAZNAS KALTIM DENGAN KEPALA DINAS BPKAD KALTIM: SINERGI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM
PERTEMUAN PIMPINAN BAZNAS KALTIM DENGAN KEPALA DINAS BPKAD KALTIM: SINERGI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM
Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, lakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Prima Laksana, pada Selasa, (13/02/2024) lalu. Dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan dan Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim Bidang Keuangan H. Badrus Syamsi dan kepala Divisi Pengumpulan BAZNAS Kaltim Syarifah Farida Iriani. Pada pertemuan tersebut Ketua BAZNAS Kaltim H. Ahmad Nabhan melalui kepala Dinas BPKAD Kaltim mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di BPKAD untuk menunaikan zakat penghasilannya melalui BAZNAS Kaltim. Hal ini bertujuan untuk memperkuat peran BAZNAS Kaltim dalam penyaluran zakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat ASN terhadap kewajiban zakat sebagai bagian dari ibadah dalam agama Islam.“Kami mengundang para ASN di BPKAD untuk berkontribusi dalam kebaikan dengan menyalurkan zakat penghasilan melalui BAZNAS Kaltim. Jadi ini sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kaltim”, ujar Ahmad Nabhan. Kepala Dinas BPKAD Kaltim, Fahmi Prima Laksana, menyambut baik pertemuan ini. Dalam tahap awal ini ia ingin BAZNAS Kaltim melakukan sosialisasi mengenai Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar para pegawai yang ada di BPKAD teredukasi tentang tata cara dan penyaluran ZIS di Kalimantan Timur, sehingga mampu menjalankan kewajiban mereka dengan baik dan tepat.“Saya pikir penting untuk mengedukasi para pegawai kami terlebih dahulu tentang tata cara dan pentingnya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), segera kita lakukan sosialisasi, tentu nanti BAZNAS Kaltim bisa memberikan arahan dan juga tata cara bagaimana alur tata kelolanya,” ujar Fahmi. Sebagai lembaga penyelenggaraan sistem pengendalian di bidang keuangan daerah, tentunya BPKAD dan BAZNAS Kaltim sama-sama berperan dalam mengelola keuangan. Oleh karena itu Wakil Ketua III Bidang Keuangan H. Badrus Syamsi menambahkan, akan melakukan kerjasama dengan BPKAD terkait bagaimana sistem pengelolaan dana ZIS dari para ASN di lingkup provinsi Kaltim agar dapat dikelola dengan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BPKAD Provinsi Kalimantan Timur dalam hal penyaluran zakat, serta meningkatkan kesadaran ASN akan pentingnya berzakat sebagai salah kewajiban umat Islam.
BERITA13/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS RI DAN BAZNAS KALTIM KOLABORASI LAUNCHING PROGRAM Z-AUTO
BAZNAS RI DAN BAZNAS KALTIM KOLABORASI LAUNCHING PROGRAM Z-AUTO
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur adakan launching program Z-Auto, sebuah program Pemberdayaan Mustahik di Bidang Usaha Bengkel Motor, pada Rabu, (07/02/2024) di halaman Kantor BAZNAS Kaltim. Sebanyak 10 mustahik dari berbagai daerah di Samarinda, menjadi penerima manfaat dari program Z-Auto ini. Mereka akan menerima bantuan modal serta pelatihan dan pendampingan teknis secara berkala dari BAZNAS, dengan tujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik binaan. Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA, menyampaikan pentingnya program ini dalam menghadapi permintaan reparasi motor yang besar di Kalimantan Timur. Dengan jumlah motor mencapai 3,8 juta di Kalimantan Timur dan 1,1 juta di Samarinda, program bengkel motor Z-Auto memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan tersebut. "Saat ini baru 10 bengkel motor yang diluncurkan, namun harapan kami adalah program ini akan terus berkembang dan dapat diadopsi di berbagai provinsi dan kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur," ujar Hj. Saidah Sakwan. Saidah juga mengajak perusahaan-perusahaan, BUMD, dan Bank Kaltimtara untuk berkolaborasi sebagai mitra BAZNAS dalam program Z-Auto ini, dengan harapan dapat lebih cepat mengurangi kemiskinan di Kalimantan Timur. "Karena Kalimantan Timur dalam proses berbenah untuk menjadi ibu kota negara, oleh karena itu perlu adanya kerjasama-kerjasama untuk mensejahterakan umat", tambah Saidah. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, M.AP, menjelaskan bahwa BAZNAS akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para penerima manfaat program, termasuk kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda untuk meningkatkan kompetensi para mustahik dalam bidang reparasi motor. "Jadi kami sudah bekerjasama dengan BLK Samarinda untuk melakukan pelatihan selama 4 hari dan 1 hari untuk ujian kompetensi kepada para mustahik, hal ini untuk meningkatkan kompetensi mustahik dibidang reparasi motor," jelas Abdurrahman AR. Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah (DISPERINDAGKOP) Provinsi Kalimantan Timur H. Warsito, ST, menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaunchingnya bengkel motor Z-Auto. Ia menyampaikan harapannya program ini seiring dan selaras dengan program Disperindagkop Untuk membentuk atau menambahkan wirausaha wirausaha baru. "Kami berharap program ini tidak hanya berfokus pada bengkel motor, tetapi juga pada usaha-usaha lainnya, sehingga bersama-sama kita dapat mengatasi masalah kemiskinan di Kalimantan Timur melalui kolaborasi", ujar H. Warsito. Program bengkel motor Z-Auto BAZNAS diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya mengembangkan ekonomi dan mengurangi kemiskinan di Kalimantan Timur.
BERITA07/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PJ. GUBERNUR KALTIM DUKUNG OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT DI KALTIM
PJ. GUBERNUR KALTIM DUKUNG OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT DI KALTIM
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan pertemuan dengan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Akmal Malik, Senin, (05/02/2024) di Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda Turut hadir antara lain Pj. Gubernur Kalimantan Timur Dr. Akmal Malik, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim Hj. Dasmiah, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim H. Abdurrahman AR, Wakil Ketua III H Badrus Syamsi, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno. Pertemuan dilakukan dalam rangka silaturrahmi dan melaporkan hasil kinerja BAZNAS Kaltim di tahun 2023 dengan hasil audit keuangan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat pasal 3 ayat 2 tentang pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan Pengelolaan Zakat. Pada kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Akmal Malik menyampaikan, akan mendukung BAZNAS Kaltim dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui perusahaan tambang di Kaltim, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Perusahaan Daerah (Perusda). Ini mencakup zakat perusahaan, zakat karyawan, zakat penghasilan (profesi) bulanan, dan zakat harta. “Jadi Kaltim ini adalah daerah yang kaya, kaya sumber alamnya, tentunya tidak boleh ada warga yang tidak mendapatkan dampak kekayaan ini. Jadi mekanismenya melalui Al-Qur’an kekayaan ini harus disalurkan oleh pemilik kekayaan dan dikelola oleh BAZNAS agar dapat tersalurkan kepada yang berhak yaitu mustahik.” Kata Pj Akmal Malik. Selain itu, ia juga menghimbau agar seluruh perusahaan di Kaltim berzakat ke BAZNAS Kaltim. Sejalan dengan arahan Pj. Gubernur, BAZNAS Kaltim menyatakan kesiapannya untuk terlibat sebagai mitra pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, melaporkan bahwa pada tahun 2023, target penghimpunan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) BAZNAS Kaltim sebesar Rp. 16 Miliar berhasil tercapai sebesar Rp. 14,4 Miliar. Untuk tahun 2024, BAZNAS Kaltim mendapat amanah untuk menghimpun sebesar Rp. 20 Miliar. “Tentunya dalam mencapai target tersebut, strategi dan dukungan penuh dari pemerintah provinsi sangat penting agar pengumpulan ZIS di Kaltim menjadi optimal”, kata Ahmad Nabhan. Ahmad Nabhan menambahkan, pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pengumpulan zakat, dan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi penanggulangan kemiskinan di wilayah Kalimantan Timur.
BERITA05/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SAMPAIKAN TAUSIYAH PADA AGENDA TAKLIM BULANAN PT. ANSAF INTI RESOURCES DI SAMARINDA
BAZNAS KALTIM SAMPAIKAN TAUSIYAH PADA AGENDA TAKLIM BULANAN PT. ANSAF INTI RESOURCES DI SAMARINDA
Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur memberikan tausiyah pada agenda Taklim bulanan PT. Ansaf yang digelar pada Jumat (02/01/2024) di Kantor PT. Ansaf, Jalan Wahid Hasyim, Samarinda. Tausiyah tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I. Dalam kesempatan ini, beliau mengangkat tema kebahagian dan membagikan pandangannya tentang bagaimana mencapai kebahagiaan sejati melalui kedekatan dengan Allah. Dalam tausiyahnya H. Miswan Thahadi mengajak untuk merenungkan tentang arti kebahagiaan sesungguhnya. Menurutnya, kebahagian yang hakiki diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang mendekatkan diri kepada-Nya. "Dalam kehidupan kita, kita harus pandai-pandai menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat," ujar H. Miswan Thahadi. Beliau menekankan pentingnya menjalani kehidupan dengan menjadikan Allah sebagai fokus utama. "Dengan mendekatkan diri kepada Allah, kita akan merasakan kebahagiaan yang sejati. Apapun yang kita inginkan, Insya Allah, akan dikabulkan sesuai dengan ikhtiar kita sebagai hamba yang berusaha," tambahnya. Tak lupa, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim juga mengajak para peserta taklim untuk senantiasa berkontribusi dalam membantu sesama melalui zakat dan infak. "Memberikan kepada sesama merupakan salah satu bentuk kebahagiaan, dan BAZNAS siap menjadi jembatan bagi kita semua untuk menyalurkan zakat dengan tepat dan berkualitas," tutupnya. Acara taklim bulanan PT. Ansaf ini dihadiri dengan antusias oleh para karyawan dan manajemen perusahaan. Diharapkan tausiyah ini dapat memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menjalani kehidupan dengan penuh kebahagiaan dan keseimbangan antara dunia dan akhirat.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
MILAD BSI KETIGA, BAZNAS KALTIM MENGUNJUNGI KC SAMARINDA ANTASARI
MILAD BSI KETIGA, BAZNAS KALTIM MENGUNJUNGI KC SAMARINDA ANTASARI
Dalam rangka merayakan ulang tahun Bank Syariah Indonesia (BSI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur memberikan ucapan selamat dan simbolis penyerahan kue ulang tahun. pada Jum'at (02/02/2024), di Kantor Cabang BSI Jalan Antasari Samarinda. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., secara langsung menyerahkan ucapan selamat dan kue ulang tahun kepada perwakilan Bank Syariah Indonesia. Pada pertemuan tersebut, Achmad Suparno menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama yang telah terjalin antara BAZNAS Kaltim dan BSI. Ia mengatakan bahwa BSI telah menjadi mitra yang sangat berharga dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan oleh BAZNAS Kaltim. "Selamat ulang tahun kepada Bank Syariah Indonesia. Kami berterima kasih atas dukungan dan kontribusinya yang luar biasa dalam menjalankan program-program sosial untuk mengentaskan kemiskinan di Kalimantan Timur," ujar Achmad Suparno. Achmad Suparno juga menyampaikan harapannya agar kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan BSI terus berjalan kedepannya. Achmad Suparno berharap agar program-program yang sudah berhasil direalisasikan sebelumnya dapat terus diimplementasikan dengan lebih baik guna memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat. Farinda Urfah, selaku Funding & Transaction Representative BSI, turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim atas kepercayaan yang diberikan. BSI dipercayakan sebagai bank yang bertanggungjawab dalam menyimpan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kaltim. "Terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Bank Syariah Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program sosial yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Farinda Urfah.
BERITA02/02/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat