WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Bantu Biaya Pengobatan Anak Perantau yang Kritis Akibat Keracunan

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan untuk Khairil, seorang anak dari keluarga perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang tengah berjuang melewati masa kritis di ruang ICU, Senin (13/04/2026).

Khairil dilarikan ke rumah sakit setelah tidak sengaja meminum cairan obat rumput. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan luka serius dan pembengkakan pada bagian kerongkongan serta tenggorokan dalam, sehingga memerlukan perawatan intensif jangka panjang.

Orang tua Khairil, Bapak Nasarudin, menuturkan bahwa dirinya baru menetap beberapa bulan di Kalimantan Timur sebagai buruh kebun. Keterbatasan administrasi menjadi kendala utama saat ia berupaya mencari bantuan ke Dinas Sosial sebelumnya, karena belum memiliki KTP dan KK domisili Kalimantan Timur..

Merespons aduan tersebut, BAZNAS Kaltim segera melakukan verifikasi dan memberikan bantuan biaya pengobatan guna melunasi tunggakan serta memastikan Khairil tetap mendapatkan tindakan medis yang diperlukan.

Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk implementasi dari program Kaltim Sehat. Meski terdapat kendala administrasi kependudukan, aspek keselamatan nyawa tetap menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan darurat.

"Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki inilah yang menjadi jembatan penyelamat bagi saudara-saudara kita yang kesulitan seperti Bapak Nasarudin. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan ananda Khairil bisa segera pulih," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Khairil masih dalam pemantauan medis secara intensif. BAZNAS Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Khairil dan terus mendukung gerakan zakat agar lebih banyak jiwa yang dapat terbantu.

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur secara aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Pemberdayaan Zakat & Wakaf Tahun 2026Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI ini dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (14/04/2026).

Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP, hadir langsung memberikan pandangan strategis guna memastikan program nasional ini dapat terimplementasi dengan baik di wilayah Kalimantan Timur. Beliau menyoroti tiga aspek utama sebagai acuan daerah: tahapan koordinasi, pelaksana program, dan pemetaan wilayah.

Tahapan Koordinasi dan Target Program mengacu pada rencana strategis yang menargetkan peningkatan kesejahteraan melalui dana sosial keagamaan. Target kinerja untuk tahun 2026 mencakup: Penyaluran manfaat bagi sekitar 700.800 jiwa penduduk miskin Islam (3% dari total nasional), dan Target kolaborasi program pendayagunaan zakat dan pengembangan wakaf sebesar 12,00%.

Siapa Pelaksana Program? (Skema Kolaborasi) Implementasi program 2026 mengedepankan sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) melalui pembagian titik lokasi kolaborasi. Skema kontribusi yang disiapkan meliputi: BAZNAS: Target 1.000 titik secara nasional, di mana BAZNAS Provinsi (termasuk Kaltim) diharapkan berkontribusi pada 170 titikLAZ: Target 1.000 titik, dengan kontribusi LAZ Provinsi sebanyak 210 titikProgram Khusus: Pengembangan program "Kampung Zakat" yang mengintegrasikan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah, dan ekoteologi.

Daerah Terprogram dan Fokus Pemberdayaan Fokus utama program tahun 2026 meliputi finalisasi usulan titik lokasi di daerah-daerah strategisDi Kalimantan Timur, koordinasi mencakup seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Selain Kampung Zakat, program unggulan lainnya yang menjadi sorotan adalah: BeZakat (Beasiswa Zakat Indonesia): Beasiswa sarjana S1 full funded untuk 8 semester bagi mustahik (fakir, miskin, sabilillah) yang lulus di PTN/PTKIN terpilihPemberdayaan Ekonomi: Pendayagunaan zakat untuk usaha produktif dengan kriteria prioritas bagi kepala keluarga dengan tanggungan usia sekolah dan mustahik yang memiliki keterbatasan akses perbankan.

"Kejelasan mengenai siapa melakukan apa dan di daerah mana sangat penting agar BAZNAS Kaltim dapat menyusun rencana tindak lanjut yang konkret. Kami ingin memastikan partisipasi aktif daerah mampu mengakselerasi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal," tegas Dr. H. Abdurrahman dalam diskusi tersebut.

Rapat ini menjadi pijakan bagi BAZNAS Kaltim untuk mensinkronkan data dan menetapkan lokasi kolaborasi guna menyongsong tahun 2026 yang lebih berdampak bagi umat

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat

JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen terus memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat guna memastikan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam mendampingi jajaran pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Berau melakukan audiensi strategis ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (13/4/2026).

Rombongan dari Kalimantan Timur diterima langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., didampingi Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Meeting Ketua Lantai 2 ini memfokuskan pembahasan pada legalitas dan status kepemilikan aset Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan langkah penting untuk memastikan program-program unggulan di daerah memiliki payung hukum dan manajemen aset yang kuat. 

> "Kami hadir untuk memastikan sinergi antara BAZNAS RI, Provinsi, dan Kabupaten berjalan selaras. RSB Berau adalah aset luar biasa bagi umat di Kalimantan Timur, sehingga kejelasan status kepemilikan dan tata kelolanya sangat krusial agar manfaatnya bagi para mustahik dapat terus berlanjut secara profesional dan berkelanjutan," ujar Ahmad Nabhan.

RSB Berau bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Pembangunannya yang dimulai sejak 2019 merupakan buah kolaborasi nyata antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, serta PT Berau Coal. Sejak dilakukan soft opening pada 27 Juli 2024 lalu di Jl. SA Maulana, Tanjung Redeb, RSB ini telah mencatatkan sejarah sebagai Rumah Sehat BAZNAS terbesar di Indonesia dan yang pertama di Pulau Kalimantan.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, meliputi layanan UGD, dokter umum dan spesialis, rawat inap, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans dan edukasi kesehatan. Seluruh layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu (mustahik).

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menambahkan bahwa pertemuan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi pimpinan baru BAZNAS Berau. "Dengan kepemimpinan yang baru di Berau, kami ingin memperkuat koordinasi agar pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, semakin optimal. RSB Berau adalah bukti nyata bahwa zakat dapat dikelola menjadi program produktif di bidang kesehatan yang inklusif," ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir jajaran internal BAZNAS RI untuk memberikan masukan teknis, di antaranya Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Hartanto, Kepala Bagian URT dan Manajemen Aset Atika Astuti, serta perwakilan Divisi Kesehatan Siti Masturoh.

Sementara dari jajaran BAZNAS Berau, hadir Ketua BAZNAS Berau Ir. H. Muhammad Gazali, S.IP., M.M., bersama Wakil Ketua II Jul Amri Putra, S.Pd., dan Wakil Ketua IV Suparman, S.Pkp., M.Ap.

 

 

13/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur

SAMARINDA – Sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Acara yang diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur ini berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kaltim, Selasa (7/4/2026).

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust).

"BAZNAS adalah lembaga pengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang bersifat sangat sensitif. Tanpa transparansi, mustahil kita bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari muzaki. Melalui penguatan PPID ini, kita menargetkan seluruh BAZNAS se-Kaltim mampu bertransformasi menjadi lembaga dengan kualifikasi 'Informatif'," tegas Ahmad Nabhan saat membuka acara.

Untuk memberikan pemahaman mendalam, BAZNAS Kaltim menghadirkan tiga pakar dari Komisi Informasi Kaltim sebagai pemateri. Hajaturamsyah, S.Hut., M.M. Wakil Ketua KI Kaltim, Juraidah, S.P., M.AP. Koordinator Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik dan Wesley L. Hutasoit, S.Sos., M.SP. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Tata Kelola.

Materi yang disampaikan meliputi urgensi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), tata cara penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), hingga aspek teknis pengujian konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan.

Salah satu agenda utama dalam Bimtek ini adalah sesi praktik pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk persiapan monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026. Para peserta dibimbing langsung dalam melakukan simulasi pengisian e-monev yang mencakup enam indikator besar, yaitu:

* Informasi yang wajib diumumkan secara berkala.

* Informasi yang wajib tersedia setiap saat.

* Standar pelayanan informasi publik.

* Ketersediaan sarana dan prasarana.

* Digitalisasi melalui media sosial dan website.

* Komitmen organisasi dan dukungan anggaran PPID.

Semangat kolaborasi terlihat dari kehadiran perwakilan tim PPID dari 10 Kabupaten/Kota, mulai dari Berau hingga Mahakam Ulu. Dengan total peserta yang hadir, kegiatan ini diharapkan menghasilkan keseragaman standar layanan informasi di seluruh tingkatan BAZNAS se-Kaltim.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa tindak lanjut dari Bimtek ini adalah pendampingan intensif bagi daerah agar setiap BAZNAS kabupaten/kota segera menetapkan SK PPID dan mengalokasikan anggaran khusus untuk keterbukaan informasi.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan mudah diakses oleh publik melalui kanal-kanal digital yang kita miliki," pungkasnya.

07/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BAZNAS Kaltim Lakukan Pembaruan Sistem PPID Melalui Kerja Sama Strategis

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat komitmennya dalam keterbukaan informasi publik melalui langkah strategis digitalisasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama pembangunan Website Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) bersama ZETA (Zenith Engineering & Tech Alliance) pada Rabu (18/03/2026).

Dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Pelaporan, dan Amil, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I.

Kerja sama ini bertujuan untuk membangun sistem digital yang komprehensif, mencakup pelayanan informasi secara daring, pengelolaan konten yang edukatif, serta pengembangan infrastruktur digital lembaga yang lebih modern dan akuntabel.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E menjelaskan bahwa keberadaan website PPID yang mumpuni merupakan instrumen vital dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat di era digital.

"Layanan PPID secara online ini adalah kunci. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik melalui pengelolaan data yang profesional. Target kami jelas, tahun ini BAZNAS Kaltim harus meraih predikat Informatif," ujar Badrus Syamsi.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) menempatkan BAZNAS Kaltim pada kategori "Menuju Informatif". Dengan adanya sistem baru ini, diharapkan standar keterbukaan informasi lembaga akan meningkat signifikan.

Selain penguatan di tingkat provinsi, BAZNAS Kaltim juga berharap langkah ini menjadi stimulus bagi BAZNAS di tingkat kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur.

"Kami mendorong BAZNAS daerah untuk memaksimalkan hal yang sama. Minimal, semua bisa mencapai kategori 'Menuju Informatif' dalam pengelolaan informasi dan data," tambahnya.

Langkah digitalisasi ini juga ditegaskan sebagai manifestasi dari implementasi prinsip 3A yang menjadi ruh pengelolaan zakat di Indonesia.

"Transparansi ini adalah bagian dari upaya kita untuk tetap teguh pada prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Masyarakat harus tahu bagaimana dana umat dikelola dan didistribusikan secara transparan," tutupnya.

Melalui kemitraan dengan ZETA, website PPID BAZNAS Kaltim diharapkan dapat segera beroperasi penuh untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses data, laporan keuangan, hingga program-program pemberdayaan secara cepat dan akurat.

18/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS KALTIM DUKUNG PELATIHAN AL-QUR'AN ISYARAT DI 15 SLB KALIMANTAN TIMUR
BAZNAS KALTIM DUKUNG PELATIHAN AL-QUR'AN ISYARAT DI 15 SLB KALIMANTAN TIMUR
Samarinda - BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif dengan menyalurkan 1000 mushaf Al-Qur'an isyarat kepada 15 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalimantan Timur. Dukungan ini merupakan hasil kerja sama dengan Bankaltimtara Syariah yang turut menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim. Acara penyerahan mushaf ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan harapannya agar mushaf Al-Qur'an isyarat ini bisa bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus di SLB. “Selama ini, kita sudah banyak melihat anak-anak tuna netra yang menguasai Al-Qur'an braille. Dengan adanya Al-Qur'an isyarat ini, kami berharap anak-anak dengan kebutuhan khusus lainnya juga bisa belajar Al-Qur'an,” ujar Ahmad Nabhan saat memberikan sambutan Rabu, (28/08/2024) lalu. Drs. H. Ahmad Nabhan juga mengucapkan terima kasih kepada Bankaltimtara Syariah atas dukungan dan kerja samanya dalam program ini. “Kami sangat mengapresiasi Bankaltimtara yang telah menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim. Kerja sama ini sangat berarti dalam penyaluran mushaf Al-Qur'an isyarat kepada anak-anak kita di SLB,” tambahnya. Selain itu, Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa salah satu tugas utama BAZNAS Kaltim adalah membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui berbagai program yang sesuai dengan 8 asnaf (penerima manfaat). “Program penyaluran mushaf ini termasuk dalam program sarana dakwah yang masuk dalam asnaf fii sabilillah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya yang membutuhkan,” jelasnya. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperluas akses pendidikan agama bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kalimantan Timur. Dukungan dari BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara Syariah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga filantropi dan lembaga keuangan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
BERITA28/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BKKBN RI DAN TIM BAZNAS RI UNTUK ASSESSMENT SINERGI ZAKAT BAGI UPPKA
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BKKBN RI DAN TIM BAZNAS RI UNTUK ASSESSMENT SINERGI ZAKAT BAGI UPPKA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI serta Tim BAZNAS RI pada Selasa (06/08/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan assessment sinergi zakat bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai calon penerima manfaat pengembangan usaha ekonomi. Kegiatan assessment ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Agustus 2024 di kota Samarinda dan Bontang. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR. MAP, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H, Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN RI Wahidah Paheng, Penata KKB Ahli Madya BKKBN RI Setyorini, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Agus Siswanto, serta Senior Staff ZCD BAZNAS Muhammad Faruq. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan, "Sejauh ini, dalam program pendistribusian, BAZNAS Kaltim sudah terlibat dalam program penanganan stunting bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur. Untuk memaksimalkan program selanjutnya, kami berharap dari BKKBN dapat mengajak stakeholder seperti perusahaan untuk dapat menyetorkan terlebih dahulu seluruh dana kegiatan ke BAZNAS Kaltim.” Kata Ahmad Nabhan. Menurutnya dengan menyetorkan dana terlebih dahulu melalui BAZNAS Kaltim, maka dana tersebut akan dilakukan pencatatan, kemudian dana tersebut akan diserahkan 100% kembali ke BKKBN lagi, sehingga transparansi dana dapat dilaporkan kepada masyarakat. Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR menambahkan, untuk menjalankan program kerja sama, terutama dalam menjalankan program ini, tentu dalam anggaran diambil dari dana zakat. “Jadi sejauh ini masih belum maksimal secara pendanaan. Oleh karena itu, sinergi dengan stakeholder yang terlibat dalam program ini untuk dapat menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim sangatlah penting. Semakin banyak dana yang disetorkan, semakin banyak pula outputnya kepada programnya." Kunjungan dan assessment ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN dalam upaya pengembangan usaha ekonomi bagi kelompok UPPKA, serta memperkuat kerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan zakat.
BERITA06/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN LOKASI PERSIAPAN PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT BUDIDAYA PADI DI LEMPAKE
PENINJAUAN LOKASI PERSIAPAN PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT BUDIDAYA PADI DI LEMPAKE
Wakil Ketua II dan Kepala Devisi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur melakukan peninjauan lokasi rencana realisasi program Zakat Community Development (ZCD) budidaya padi di Lempake, Samarinda Utara, pada Senin (05/08/2024). Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR. MAP menjelaskan, bahwa program ini merupakan permulaan dari percobaan penanaman padi seluas 10 hektar dengan melibatkan 10 anggota. “Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal sebesar 85 juta rupiah, sebagian akan digunakan untuk membeli mesin bajak yang diperlukan dalam proses penanaman," ujarnya. H. Abdurrahman, AR menambahkan, proses membajak sawah direncanakan akan dimulai akhir September, diikuti dengan penanaman bibit padi yang jenisnya masih dalam tahap perundingan. “Tentu diharapkan dengan rencana ini, panen bisa dilakukan pada sekitar bulan Maret 2025 jika mengikuti alur secara konsisten”, ujarnya. Menurutnya lokasi budidaya masih perlu dilakuakan assessment lebih lanjut untuk memastikan program ZCD ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat setempat dan juga keberhasilan program. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi padi di daerah tersebut, tetapi juga menjadi model pemberdayaan masyarakat melalui zakat yang efektif dan berkelanjutan.
BERITA05/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENTINGNYA KOMPETENSI AMIL BAZNAS KALTIM DALAM BEKERJA: MENJAGA SINERGI DAN DEDIKASI
PENTINGNYA KOMPETENSI AMIL BAZNAS KALTIM DALAM BEKERJA: MENJAGA SINERGI DAN DEDIKASI
Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, menegaskan pentingnya kompetensi dan kerjasama di antara para amil dalam menjalankan tugas mereka. Dalam breafing pagi Kamis, (01/08/2024), Achmad Suparno menyampaikan bahwa setiap bidang di BAZNAS Kaltim saling berkaitan, sehingga diperlukan sinergi dan dukungan satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama. "Kita harus selalu bekerja sama dan saling membantu. Setiap bidang di sini saling berkaitan," ujar Achmad Suparno. Ia juga menekankan bahwa yang terpenting di BAZNAS Kaltim adalah muzaki dan mustahik. "Amil diimbau untuk mentaati peraturan dan ketentuan yang ada, karena tujuan utama kita adalah melayani muzaki dan mustahik dengan sebaik-baiknya," tambahnya. Achmad Suparno juga berharap bahwa ke depannya, BAZNAS Kaltim akan terus menciptakan lingkungan kerja yang lebih religius, aman, dan kondusif. "Dengan adanya lingkungan yang positif, maka kerja-kerja amil juga akan lebih kondusif dalam melayani muzaki dan mustahik," tuturnya. Langkah-langkah yang diambil oleh BAZNAS Kaltim ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kompetensi amil yang terus ditingkatkan dan lingkungan kerja yang mendukung diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS Kaltim dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Upaya untuk menjaga sinergi dan dedikasi di antara para amil menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan BAZNAS Kaltim. Dengan semangat kebersamaan dan kepatuhan terhadap peraturan yang ada, BAZNAS Kaltim optimis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional kepada muzaki dan mustahik di wilayah Kalimantan Timur. Achmad Suparno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh amil yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas mereka. "Terima kasih kepada seluruh amil yang telah bekerja dengan baik. Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dan dedikasi kita untuk BAZNAS Kaltim yang lebih baik," tutupnya. Dengan langkah-langkah yang tepat dan komitmen yang kuat, BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk menjadi lembaga yang mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA01/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TEKEN KERJASAMA DENGAN CV. ANUGERAH JAYA KONSTRUKSI UNTUK PEMBANGUNAN WTP DI DESA BATUAH
BAZNAS KALTIM TEKEN KERJASAMA DENGAN CV. ANUGERAH JAYA KONSTRUKSI UNTUK PEMBANGUNAN WTP DI DESA BATUAH
Dalam upaya merealisasikan pembangunan Water Treatment Plant (WTP) dan distribusi air bersih untuk masyarakat Desa Batuah, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan penandatanganan surat penawaran harga pekerjaan WTP dengan CV. Anugerah Jaya Konstruksi pada Senin, (22/07/2024) di Kantor BAZNAS Kaltim. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan didampingi oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H dan juga dihadiri oleh Direktur CV. Anugerah Jaya Konstruksi, Hamsiah. Ketua BAZNAS Kaltim Drs, Ahmad Nabhan mengungkapkan bahwa program water treatment ini sudah ada beberapa yang terlaksana. Salah satu proyek yang baru saja diresmikan terletak di daerah Berambai, yang dibangun melalui kerjasama dengan PT. Ansaf. “Saat ini BAZNAS Kaltim kembali membangun sumber air di wilayah Desa Batuah untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat. Proyek ini menggandeng CV. Anugerah Jaya Konstruksi sebagai pelaksana pembangunan, yang bertanggung jawab dalam penyediaan material dan tenaga kerja.” Kata Ahmad Nabhan. Ahmad Nabhan juga menambahkan lama pengerjaan proyek ini diperkirakan mencapai 100 hari kerja dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 580.828.442. Ia berharap bahwa pembangunan WTP dan distribusi air bersih ini dapat segera selesai dan bermanfaat bagi warga Desa Batuah, khususnya di wilayah Jalan Soekarno Hatta yang mengalami kesulitan akses air bersih. Direktur CV. Anugerah Jaya Konstruksi, Hamsiah, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya dalam proyek pembangunan WTP dan distribusi air bersih ini. “Dengan adanya kerjasama ini, kami telah memberikan penawaran sesuai dengan RAB yang telah disepakati bersama,” ujarnya. Proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Batuah dengan menyediakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. Kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan CV. Anugerah Jaya Konstruksi ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar yang penting.
BERITA22/07/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENGUATAN KERJASAMA BAZNAS KALTIM DAN BANKALTIMTARA: SINERGI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
PENGUATAN KERJASAMA BAZNAS KALTIM DAN BANKALTIMTARA: SINERGI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Dalam upaya mempererat silaturrahmi dan menguatkan kerjasama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur Kaltim mengadakan pertemuan dengan Bankaltimtara pada Jum’at, (28/06/2024) di Ruang Rapat Lantai II BAZNAS Kaltim. Pertemuan ini membahas berbagai program kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta persiapan program ESQ (Emotional Spiritual Quotient) Qur'an Braille. Turut hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, Direktur Pelaksana Munawarah, dan perwakilan dari Bankaltimtara. Sebelumnya telah dilakukan pertemuan dalam rangka merealisasikan program membantu nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang macet, termasuk golongan asnaf ghorimin. Hal ini menjadi salah satu program yang akan direalisasikan oleh BAZNAS Kaltim dan Bankaltim. Pada pertemuan tersebut H. Badrus Syamsi menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana ZIS. "Dana harus jelas dengan by name by address, agar saat publik mengetahui bahwa dana ZIS ini disalurkan secara bertanggungjawab. Sesuai dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ujarnya. Ia juga menyampaikan jika pengumpulan ZIS dari Bankaltim maksimal baik secara perorangan maupun perusahaan, untuk kemudahan maka akan menggunakan sistem payroll dan akan melibatkan IT pusat agar sesuai dengan sistem Bankaltimtara. Lebih lanjut, H. Badrus Syamsi menambahkan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di Bankaltimtara harus memberikan data muzakki yang masuk. "UPZ harus menjadi kepanjangan tangan dari BAZNAS Kaltim, harus disetorkan dan dicatat oleh lembaga resmi, sehingga dana disalurkan tidak dianggap pungli," jelasnya. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk memperbaiki administrasi bersama dan mengelola dana ummat agar lebih bermanfaat. H. Badrus Syamsi mengajak Bankaltimtara untuk bersama-sama membuat program yang dapat didanai oleh BAZNAS Kaltim. "BAZNAS Kaltim siap untuk membantu dalam pendanaannya," tutupnya. Sementara itu Bendahara UPZ, Tri Verawati Pasaribu, menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi berkala dalam pengelolaan zakat. "Masih perlu adanya arahan dari BAZNAS Kaltim tentang pengelolaan zakat ini agar kerjasama ke depannya sesuai dengan visi dan misi bersama," ungkapnya. Dengan kerjasama ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur akan semakin meningkat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang lebih efektif dan efisien. Bankaltimtara, sebagai bank daerah, memainkan peran penting dalam mengelola keuangan masyarakat dan mendukung berbagai program kesejahteraan sosial.(*hms-bkt/rch/mun)
BERITA28/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TURUT SERTA PADA RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PELAKSANAAN MTQN XXX KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2024
BAZNAS KALTIM TURUT SERTA PADA RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PELAKSANAAN MTQN XXX KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menghadiri rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXX yang akan berlangsung pada tanggal 6-16 September 2024 di Kalimantan Timur. Rapat yang diadakan di ruang rapat pimpinan lantai 2 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Timur Senin, (25/06/2024) dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I, Bidang 14 MTQN yang terdiri dari Kepala Dinas Kehutanan, BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), ESDM (Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Prov. Kaltim), Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), dan Dinas Pekerja Umum. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi dan kerjasama antara berbagai pihak terkait guna menyukseskan penyelenggaraan MTQN XXX. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno menyatakan pentingnya koordinasi yang baik untuk memastikan segala persiapan berjalan lancar. "Sebagai tuan rumah MTQ kali ini, tentu membutuhkan persiapan matang dari segala aspek. Kami berharap melalui rapat koordinasi ini, semua pihak dapat bekerja sama dengan baik untuk menciptakan acara yang sukses dan berkesan," ujar Achmad Suparno. Menurutnya dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyukseskan event nasional ini. "BAZNAS Kaltim siap mendukung da nberpartisipasi kelancaran MTQN XXX. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan setiap detail persiapan terencana dengan baik," ungkap Achmad Suparno. Selain itu ia juga menambahkan, bahwa BAZNAS Kaltim akan berperan aktif dalam pengelolaan pendanaan untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di daerah tersebut. Namun, demi menjaga transparansi dan amanah umat, semua dana yang akan digunakan harus terlebih dahulu tercatat di BAZNAS Kaltim. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap dana yang disalurkan untuk kegiatan keagamaan ini dapat dilaporkan dengan jelas dan tidak ada penyalahgunaan dana yang terjadi. MTQN XXX Kalimantan Timur tahun 2024 diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar daerah serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Acara ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan dakwah Islam di Indonesia. Dengan persiapan yang matang dan kerjasama yang solid, MTQN XXX di Kalimantan Timur diharapkan akan berlangsung sukses dan memberikan pengalaman yang berharga bagi seluruh peserta dan masyarakat. (hms-bkt/rch/..)
BERITA25/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
STUDI TIRU BAZNAS KALTIM KE BAZNAS NTB: OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK MASYARAKAT KALTIM
STUDI TIRU BAZNAS KALTIM KE BAZNAS NTB: OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK MASYARAKAT KALTIM
BAZNAS Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan studi tiru ke BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jum'at (21/06/2024) dalam upaya evaluasi dan peningkatan pengelolaan zakat. Pertemuan ini dilakukan untuk mengadaptasi strategi sukses BAZNAS NTB dalam pengumpulan dan distribusi Zakat, dengan harapan memperkuat komitmen BAZNAS Kaltim dalam mengelola dana zakat yang besar potensinya di wilayah ini.Kehadiran BAZNAS Kaltim disambut baik oleh Kepala Biro Kesra NTB, Drs. H. Sahnan, M.Pd. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS NTB Dr. TGH. Muhammad Said, Lc., MA, Wakil Ketua III BAZNAS NTB Drs. H. Maad Umar, M.Pd, dan Wakil Ketua IV Drs. TGH. Munajib Kholid BAZNAS NTB. "BAZNAS NTB dipilih karena menjadi salah satu BAZNAS Provinsi dengan pengumpulan terbaik. Kami ingin mempelajari strategi pengelolaan zakat terutama dalam pengumpulan ZIS dari perusahaan, ASN, maupun perorangan," ujar Ahmad Nabhan. Ahmad Nabhan menekankan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat sebagai kunci keberhasilan pengelolaan zakat. "Pengumpulan merupakan tonggak utama dalam pengelolaan zakat. Jika pengumpulan optimal, maka penyaluran ZIS melalui program dan pengadaan operasional akan berkesinambungan," tambahnya. Harapan besar diungkapkan Ahmad Nabhan mengenai hasil dari studi tiru ini. "Kami berharap studi tiru ini tidak hanya sebatas kunjungan saja, namun strategi pengelolaan ZIS yang telah dibagikan oleh BAZNAS NTB dapat kami terapkan di Kaltim. Pengelolaan SDM juga perlu ditingkatkan, amil sebagai pengelola zakat harus terus meningkatkan kompetensinya," ujarnya. Selain dari BAZNAS Kaltim, turut hadir Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Kepala Bankaltimtara Syariah cabang Samarinda, Direktur dan Sekretaris Bisnis dan Syariah Bankaltimtara. Mereka hadir untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan dana zakat, termasuk kolaborasi dalam program kesehatan dan peran bank daerah dalam mendukung program ZIS BAZNAS Kaltim. "Selama ini BAZNAS Kaltim telah mengelola dana ZIS yang sumber dananya antara lain dari perusahaan, pegawai ASN, digital, perorangan, dan CSR perusahaan. Dana tersebut dicatat melalui SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dan disalurkan dalam bentuk program bantuan konsumtif maupun pendayagunaan," jelas Ahmad Nabhan. Dalam pertemuan ini, perwakilan dari Biro Kesra Prov. Kaltim juga mempelajari bagaimana mengatur dan memberikan hak keuangan pengelola BAZNAS melalui APBD, untuk memastikan pengelolaan zakat di Kaltim semakin efektif.“Alhamdulillah kita sudah didukung oleh Kesra Setda Prov Kaltim dalam hak keuangan pimpinan, jadi pimpinan tidak lagi menggunakan dana hak amil dari dana zakat,” jelas Ahmad Nabhan. BAZNAS Kaltim telah mengelola dana ZIS dari berbagai sumber, termasuk perusahaan, ASN, dan perorangan, serta CSR perusahaan, tentunya tetap berpegang pada prinsip 3A (Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), salah satunya dengan pencatatan laporan melalui SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dan tertib dalam administrasi. Studi ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat infrastruktur zakat, menjadikan potensi zakat wilayah ini menjadi sumber daya yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA21/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERIKAN BANTUAN SAPI KURBAN KEPADA MASYARAKAT MAHAKAM ULU
BAZNAS KALTIM BERIKAN BANTUAN SAPI KURBAN KEPADA MASYARAKAT MAHAKAM ULU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan bantuan sapi kurban kepada masyarakat di Mahakam Ulu. Bantuan ini disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu dan Kementerian Agama Mahakam Ulu. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan dalam rangka membantu masyarakat Mahakam Ulu yang terdampak banjir besar beberapa waktu lalu. Banjir tersebut menyebabkan ketersediaan sapi kurban di daerah tersebut menjadi sangat terbatas. "Bantuan ini kami berikan untuk membantu masyarakat Mahakam Ulu yang kesulitan mendapatkan sapi kurban setelah banjir besar yang melanda. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dan bisa merayakan Iduladha dengan penuh suka cita," ujar Ahmad Nabhan. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Mahakam Ulu, Longginus, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini membawa kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Mahakam Ulu yang telah lama tidak merayakan Iduladha dengan pemotongan hewan kurban. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan sapi kurban ini. Setelah satu dasawarsa, akhirnya masyarakat Mahakam Ulu dapat merayakan Iduladha dengan melakukan pemotongan hewan kurban hasil dari bantuan BAZNAS Kaltim. Ini adalah sebuah kegembiraan tersendiri bagi kami," kata Longginus. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Mahakam Ulu dapat merasakan daging kurban dan merayakan Iduladha dengan penuh suka cita, meskipun sebelumnya sempat dilanda bencana. BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus membantu dan mendukung masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch)
BERITA18/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BANKALTIMTARA: TINGKATKAN KERJASAMA DALAM PENGELOLAAN ZIS DAN CSR
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BANKALTIMTARA: TINGKATKAN KERJASAMA DALAM PENGELOLAAN ZIS DAN CSR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Bankaltimtara di ruang rapat Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin, (10/06/2024). Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR.,MAP, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH, serta Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara Muhammad Edwin beserta jajarannya. Dalam pertemuan ini, Muhammad Edwin mengajak BAZNAS Kaltim untuk menjalin kerjasama dalam membantu nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang macet, termasuk golongan asnaf ghorimin. “Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, nasabah yang mengalami kesulitan dapat terbantu melalui mekanisme yang diatur oleh BAZNAS Kaltim,” ujar Muhammad Edwin. Ia juga menambahkan bahwa persyaratan dan kebijakan terkait akan diserahkan melalui BAZNAS Kaltim dengan melampirkan surat rekomendasi dari Bankaltimtara. Muhammad Edwin berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa depan untuk kebaikan bersama. “Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi lebih lanjut dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyambut baik pertemuan ini, mengingat hubungan antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara ini berkesinambungan, terutama dalam mengelola keuangan.“Tentu kami berharap tidak hanya silaturrahmi saja yang harus dijaga, namun dari segi kolaborasi program, dan juga kewajiban menunaikan ZIS para karyawan Bankaltimtara ini harus terus sama-sama kita tingkatkan,” kata Ahmad Nabhan.Menurutnya instansi seperti perbankan terdapat dana ZIS, CSR, dan DSKL yang sangat potensial. Jika dikelola dengan baik, maka dapat membantu masyarakat kita yang tidak mampu untuk diberdayakan. “Jadi nanti dana seperti zakat, CSR bisa kita kelola, dan kita manfaatkan untuk membuat program pemberdayaan masyarakat miskin. Beberapa program kita yang sudah berjalan seperti Z-Mart, Z-Auto, budidaya ikan, domba, dan beras organik, alhamdulillah sudah dapat membantu para mustahik kita baik di provinsi maupun daerah kabupaten/kota,” jelas Ahmad Nabhan. Sementara itu Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME menyampaikan pentingnya transparansi dalam pencatatan pembayaran zakat dan infak. “Setiap instansi harus menyetorkan nama beserta nominalnya setiap bulan agar BAZNAS Kaltim dapat mencetak Bukti Setor Zakat (BSZ) ke masing-masing karyawan yang berzakat. Ini adalah bentuk transparansi kami kepada masyarakat,” tegas H. Badrus Syamsi. H. Badrus Syamsi juga mengajak jajaran Bankaltimtara untuk bekerjasama dalam tertib administrasi proses pembayaran ZIS karyawan. “Prinsip Aman 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) harus tetap terjaga karena baik BAZNAS Kaltim maupun Bankaltimtara memiliki tugas yang sama dalam mengelola dana ummat,” ujarnya. Selain itu, H. Badrus Syamsi juga mengajak Bankaltimtara untuk berkolaborasi dalam program-program BAZNAS Kaltim melalui dana ZIS, CSR, dan DSKL. “Potensi ZIS, CSR, dan DSKL dari Bankaltimtara sangat besar karena merupakan satu-satunya bank daerah di Kaltim. Dengan kolaborasi bersama, kita bisa mengentaskan kemiskinan di Kalimantan Timur,” jelasnya. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH menambahkan pentingnya pembaharuan SK UPZ Bankaltimtara. “SK yang lama akan segera berakhir, sehingga perlu diperbaharui agar kontrol BAZNAS Kaltim terhadap pengelolaan dana ZIS, CSR, dan DSKL tetap berjalan sesuai regulasi,” ungkap Achmad Suparno. Kunjungan ini diharapkan menjadi kerjasama yang baik antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara dalam mengelola dan mendistribusikan dana ummat demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA10/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN TANAH WAKAF DAN PENYERAHAN TERNAK DOMBA PROGRAM ZCD KEPADA MUSTAHIK DI TSA PONDOK PESANTREN TRUBUS IMAN
PENINJAUAN TANAH WAKAF DAN PENYERAHAN TERNAK DOMBA PROGRAM ZCD KEPADA MUSTAHIK DI TSA PONDOK PESANTREN TRUBUS IMAN
Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat melalui zakat dan wakaf, Kementerian Agama Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar acara peninjauan tanah wakaf dan penyerahan ternak domba program Zakat Community Development di Trubus Sentra Agrobisnis (TSA) Pondok Pesantren Trubus Iman pada Minggu (09/06/2024). Acara ini dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Indonesia, Prof Dr. Waryono Abdul Ghafur, M. Ag, Pendiri dan Mawaqif Pondok Pesantren Trubus Iman H. Tony Budi Hartono, Pimpinan Pondok Pesantren Trubus Iman Ustadz Dr. Daniar, MA, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan, serta para wakil ketua BAZNAS Kaltim dan perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur mengapresiasi program ini sebagai salah satu penggerak ekonomi berbasis zakat dan wakaf. "Potensi wakaf uang kita itu 180 triliun. Seandainya seluruh pekerja muslim formal saja berwakaf senilai harga kopi yang tiap hari kita bayar Rp25 ribu, jika dihitung jumlah pegawai muslim di Kaltim sebanyak 700.000 orang, itu satu bulan saja kurang lebih mencapai 16 miliar," jelas Prof. Waryono. Beliau menekankan pentingnya kerjasama dan transparansi dalam mengelola dana zakat dan wakaf untuk membangun kepercayaan masyarakat. "Tentu kita harus mencari partner, membangun sistem, itulah caranya agar masyarakat percaya," tambahnya. Pada tahun 2023, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Bank Indonesia, PT. Ansaf, Wizstren, dan Pondok Pesantren Trubus Iman telah menyalurkan dana sebesar Rp1,2 milyar untuk program zakat community development budidaya peternakan domba. Program ini dikelola oleh para santri Pondok Pesantren Trubus Iman dan telah berhasil mengembangbiakkan domba dari 100 ekor menjadi 170 ekor pada tahun 2024. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyatakan bahwa program budidaya ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke daerah-daerah lain di Kalimantan Timur. "Alhamdulillah sekarang sudah berkembang biak hingga 70 ekor domba dengan usia rata-rata 6 sampai 7 bulan, sudah layak untuk dibeli kembali dan diberikan kepada mustahik baru," ungkap Ahmad Nabhan. Sebanyak 20 domba telah dibeli oleh BAZNAS Kaltim pada acara tersebut dan diserahkan kepada mustahik baru, termasuk mustahik binaan BAZNAS Paser. Ahmad Nabhan juga menambahkan bahwa dalam tiga bulan ke depan, BAZNAS akan membeli lagi 20 ekor domba untuk diserahkan kepada BAZNAS daerah lainnya yang siap mengelola program budidaya ini. Dalam pengelolaan program budidaya domba, Ahmad Nabhan menekankan pentingnya kesiapan dari segi kandang, lingkungan budidaya, kesehatan hewan, dan manajemen SDM agar program ini dapat berjalan dengan baik dan berdaya secara ekonomi. "Kita juga sudah berkomunikasi dengan nadzir Trubus Iman agar kedepannya dilakukan pelatihan nadzir di daerah-daerah melalui kanwil Kemenag Kaltim, agar pengelolaan wakaf dapat lebih produktif," tambahnya. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui sinergi antara berbagai lembaga dan program zakat serta wakaf yang produktif di Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA09/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BANGUN EKONOMI PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO
BAZNAS KALTIM BANGUN EKONOMI PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO
Program Z-Auto, sebuah inisiatif usaha bengkel motor yang diresmikan pada Januari 2024 lalu, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sebanyak 10 kios bengkel telah beroperasi di berbagai daerah, termasuk Samarinda Seberang, Sambutan, Loa Bahu, Loa Bakung, Teluk Lerong, dan Sungai Kunjang. Para penerima manfaat program ini sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan uji kompetensi dari Balai Latihan Kerja (BLK). Mereka juga menerima sertifikat yang dapat digunakan untuk meningkatkan kredibilitas dan peluang mereka di dunia kerja. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Abdurrahman AR, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap UMKM di Kalimantan Timur. "Dengan adanya program ini, kami harap nantinya akan lebih banyak lagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah terbantu dan dapat mandiri. Tentu akan terus kita pantau perkembangannya," kata Abdurrahman AR. Lebih lanjut, Abdurrahman menyatakan bahwa Z-Auto adalah program pemberdayaan masyarakat yang fokus pada pengembangan keterampilan dan kompetensi. "Jadi, dengan disalurkan melalui program ini, dana zakat tidak langsung habis seperti bantuan konsumtif. Hari ini kita beri uang, besok sudah miskin kembali. Oleh karena itu, program pemberdayaan ini dapat terus menjadikan dana zakat itu berputar, tidak langsung habis," jelasnya. Bengkel Z-Auto direncanakan akan ditambah lagi agar lebih merata di seluruh daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Tentunya, penambahan ini akan melalui proses asesmen yang ketat untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan. “Program Z-Auto diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat kurang mampu di Kalimantan Timur. Dengan adanya bengkel-bengkel ini, masyarakat dapat lebih produktif dan berdaya secara ekonomi, sehingga kualitas hidup mereka meningkat,"ungkapnya.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PERKENALKAN PRODUK MUSTAHIK BINAAN MELALUI KALA FEST
BAZNAS KALTIM PERKENALKAN PRODUK MUSTAHIK BINAAN MELALUI KALA FEST
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut serta dalam Kala Fest (Kaltim Halal Festival) Road To Fesyar KTI 2024 untuk memperkenalkan produk unggulan dari mustahik binaan. Acara yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia ini berlangsung dari 30 Mei hingga 1 Juni 2024 di atrium Big Mall Samarinda, mengusung tema produk halal yang menarik perhatian masyarakat. BAZNAS Kaltim menghadirkan stand pameran yang menampilkan berbagai produk UMKM hasil karya mustahik binaan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Produk-produk tersebut antara lain beras kualitas premium Mentik Susu Wangi, bumbu masakan siap pakai, gula aren, amplang, dan kue kering olahan rumahan. Produk-produk ini merupakan hasil produksi mustahik binaan dari BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, BAZNAS Kabupaten Berau, BAZNAS Kabupaten Kutai Timur, dan BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nathan, menjelaskan bahwa partisipasi dalam pameran ini merupakan kesempatan berharga bagi BAZNAS Kaltim untuk memperkenalkan produk-produk binaan kepada masyarakat luas. "Setiap tahunnya, BAZNAS Kaltim selalu mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pameran UMKM yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, BAZNAS Kaltim turut andil dalam memperkenalkan produk karya mustahik binaan kami," ujar H. Ahmad Nathan. Selain memperkenalkan produk-produk berkualitas, BAZNAS Kaltim juga berupaya untuk mempromosikan kemandirian ekonomi para mustahik melalui program-program binaan yang didanai oleh zakat dari masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kesempatan baik bagi kita untuk memperkenalkan produk binaan. Selain itu, kami ingin memperkenalkan produk-produk hasil dari para mustahik yang dibina agar dapat mandiri secara ekonomi, tentunya melalui dana zakat yang telah dipercayakan oleh masyarakat Kalimantan Timur," tambahnya. Tidak hanya produk mustahik binaan, BAZNAS Kaltim juga membuka layanan konsultasi zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Selain itu, layanan pembayaran ZIS juga dapat dilakukan melalui layanan qriss, baik zakat maupun infak. “Dengan layanan qriss ini, tentu sejalan dengan program Bank Indonesia dalam memajukan ekonomi digital, jadi bagi yang menunaikan ZIS bisa langsung scan saja,” jelas Nabhan. Kala Fest 2024 ini menjadi platform yang ideal untuk mempromosikan produk halal dan mendukung pengembangan UMKM di Kalimantan Timur. Dengan partisipasi aktif dari BAZNAS Kaltim, diharapkan produk-produk mustahik binaan dapat semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para mustahik. (hms/bkt/rch)
BERITA02/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DUKUNG UMKM DI KALIMANTAN TIMUR : BAZNAS KALTIM AKAN RESMIKAN GEDUNG WORKSHOP MANIK KALTIM
DUKUNG UMKM DI KALIMANTAN TIMUR : BAZNAS KALTIM AKAN RESMIKAN GEDUNG WORKSHOP MANIK KALTIM
Pembangunan gedung untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Timur telah mencapai tahap penyelesaian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim bersama Bank Indonesia akan segera meresmikan gedung Workshop Manika, sebuah langkah besar untuk memberdayakan UMKM lokal. Gedung ini didedikasikan untuk pengerajin Manika Kaltim, sebuah usaha keluarga yang telah berdiri sejak 1995. Manika Kaltim dikenal dengan kerajinan anyaman manik khas suku Dayak, yang menghasilkan berbagai produk seperti tas, baju, gelang, masker, taplak meja, kalung, dan lainnya. Mayoritas pengrajin Manika Kaltim adalah ibu rumah tangga yang gigih dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya ini. Pembangunan gedung Workshop Manika dimulai pada Januari 2024 lalu dan telah rampung 100%. Gedung workshop ini berlokasi di Jalan KH. Harun Nafsi RT. 25 no. 45 Kelurahan Rapak dalam Kecamatan Loa Janan Ilir. Kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia dalam proyek ini menunjukkan komitmen untuk memajukan UMKM lokal, memberikan mereka tempat yang nyaman dan representatif untuk berkarya. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan mengatakan kolaborasi ini merupakan suatu bentuk dukungan kepada UMKM di Kalimantan Timur.“Kita lakukan kolaborasi dengan BI dalam pembangunan workshop Manika Kaltim ini, dan ini bentuk dukungan kita terhadap kemajuan UMKM Kaltim, tentunya juga dalam melestarikan warisan budaya,” Ujar Nabhan. Rencananya, peresmian gedung Workshop Manika akan dihadiri oleh para pengrajin Manika Kaltim, perwakilan BAZNAS Kaltim, Bank Indonesia, serta pihak terkait lainnya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung UMKM lokal untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian regional. “Jadi ini sudah selesai pembangunannya, beberapa peralatan pengerajin, dan produknya sudah juga disusun dengan rapi, jadi kita tinggal menunggu nanti bersama dengan bank Indonesia untuk segera meresmikan.” Jelas Nabhan. (hms/bkt/rch)
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PIMPINAN BAZNAS DAERAH SE-KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA : UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLAAN DANA UMAT
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PIMPINAN BAZNAS DAERAH SE-KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA : UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLAAN DANA UMAT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menjadi tuan rumah dalam acara pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi skema pimpinan BAZNAS daerah se-Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara pada Senin, (27/Mei/2024) di Hotel Fugo Samarinda. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS Ibu Sarniti, S.H.,MH, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi BAZNAS Dr. H. Muhammad Choirin, Lc., MA, jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim dan peserta Pelatihan Acara yang dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi pimpinan BAZNAS daerah. Dalam sambutannya, Prof. Nadra menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kemampuan pengurus BAZNAS dalam mengelola dana umat. "Meskipun BAZNAS adalah lembaga pemerintah, tetap harus Fastabiqul khairat, harus tetap berlomba-lomba dalam kebaikan," kata Prof. Nadra. Menurutnya BAZNAS menjadi tombak dalam mengelola dana umat. Jadi untuk mengelola dengan baik, maka harus memiliki pengurus yang baik dan kompeten juga. Menyikapi pentingnya kegiatan ini, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd, I., M.E., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus BAZNAS dalam mengelola dana umat dengan lebih baik. "Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kompetensi para amil, terutama para pimpinan BAZNAS daerah dalam memimpin lembaga masing-masing," ungkapnya. Badrus berharap dengan adanya acara ini diharapkan pimpinan dapat meningkatkan kualitas pengelola ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) di daerah masing-masing, tentunya sesuai dengan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). “Jadi dengan begitu, manfaat zakat dapat dirasakan oleh mustahik dalam menerima zakat, dan muzaki dalam menyalurkan zakat,” jelas Badrus Syamsi. Pelatihan dan sertifikasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa para pimpinan BAZNAS daerah memiliki kualifikasi yang memadai dalam mengemban amanah mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari umat Islam di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Dengan demikian, para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas layanan BAZNAS di daerah masing-masing.(*hms/bkt/rch/mna)
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS RI Dirikan Tenda Darurat dan Toilet Umum bagi Masyarakat Gaza di Rafah
BAZNAS RI Dirikan Tenda Darurat dan Toilet Umum bagi Masyarakat Gaza di Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendirikan 200 tenda darurat dan 20 toilet umum yang diperuntukkan bagi para pengungsi Palestina di Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, selain mendirikan tenda darurat dan toilet umum, BAZNAS juga menyediakan 400 matras, 400 selimut, dan 800 bantal. "Jadi, masing-masing tenda darurat memiliki 2 matras, 2 selimut, serta 4 bantal yang bisa dimanfaatkan oleh saudara-saudara kita di Rafah," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/5/2024). Dia menjelaskan, pendirian tenda darurat ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal sementara yang aman dan nyaman bagi lebih dari 800 pengungsi. "Sementara itu, fasilitas toilet umum yang dibangun diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan dan kebersihan para pengungsi, mengingat pentingnya sanitasi dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pengungsian," katanya. Kiai Noor menambahkan, bantuan tersebut berasal dari infak yang disalurkan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI, sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat di Palestina. "Kami menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk membantu rakyat Palestina yang sampai saat ini masih mendapat serangan Israel," jelasnya. BAZNAS RI, lanjut Kiai Noor, terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestina. "BAZNAS RI secara bertahap akan terus mengirim bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Palestina," tegasnya. Kiai Noor berharap, dengan bantuan tersebut, para pengungsi Palestina di Rafah dapat merasakan sedikit kelegaan di tengah situasi yang sulit. "Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada mereka, serta memberikan kemudahan bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama," harapnya.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM RESMI BERIKAN SURAT REKOMENDASI KEPADA LAZ BAITUL MAAL MUNZALAN
BAZNAS KALTIM RESMI BERIKAN SURAT REKOMENDASI KEPADA LAZ BAITUL MAAL MUNZALAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur secara resmi memberikan surat rekomendasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Bantul Maal Munzalan, Rabu, (15/05/2024). Penyerahan surat rekomendasi ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kaltim dan dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kaltim dan perwakilan dari LAZ Baitul Maal Munzalan. BAZNAS Kaltim, sebagai lembaga pemerintahan non-struktural yang bertanggung jawab dalam pengawasan dan pembinaan LAZ, selalu berkomitmen menjaga prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dalam menjalankan prinsip Aman Regulasi, BAZNAS Kaltim memastikan bahwa setiap lembaga zakat yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur telah memenuhi semua persyaratan legal dan syariah yang berlaku. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno SH, selaku penanggungjawab dalam memberikan rekomendasi, menegaskan pentingnya surat rekomendasi ini. "Setiap lembaga zakat yang berada di bawah naungan BAZNAS Kaltim harus terlebih dahulu mendapatkan surat rekomendasi sebelum resmi beroperasi," ujar Achmad Suparno. "Ini untuk memastikan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga kegiatan mereka aman dari segi syar'i, regulasi, dan kepentingan nasional." Tambah Suparno. Serah terima surat rekomendasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kaltim untuk memastikan bahwa seluruh lembaga amil zakat di wilayah Kaltim menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Achmad Suparno juga mengatakan LAZ-LAZ lainnya di Kaltim wajib memiliki surat rekomendasi dari BAZNAS Kaltim sebelum beroperasi. Ia berharap dengan ini setiap LAZ dapat menjalankan program-programnya, dan membantu BAZNAS Kaltim dalam mensejahterakan umat. “Dengan adanya surat rekomendasi ini, LAZ Baitul Maal Munzalan diharapkan dapat lebih efektif dalam menjalankan program-programnya dan memberikan kontribusi yang positif bagi masyaraka,” tambah Suparno. Pimpinan LAZ Baitul Maal Munzalan, yang menerima langsung surat rekomendasi tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kaltim. "Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kaltim. Surat rekomendasi ini sangat penting bagi kami untuk bisa beroperasi dengan sah dan teratur di Kalimantan Timur," katanya. Dengan penyerahan surat rekomendasi ini, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan filantropi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga zakat lainnya dalam menjaga integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat di Indonesia. BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat melalui pengawasan dan pembinaan yang ketat, sehingga dana zakat dapat dikelola secara transparan dan akuntabel untuk kemaslahatan umat.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BUKA LAYANAN KONSULTASI DAN PEMBAYARAN ZIS DI ASRAMA HAJI BALIKPAPAN
BAZNAS KALTIM BUKA LAYANAN KONSULTASI DAN PEMBAYARAN ZIS DI ASRAMA HAJI BALIKPAPAN
Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji dan mendukung pelaksanaan rukun Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur membuka gerai layanan konsultasi dan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Asrama Haji Balikpapan. Momen bulan Dzulhijjah, yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji, menjadi waktu yang tepat bagi BAZNAS Kaltim untuk hadir lebih dekat dengan para jamaah. Gerai layanan yang dibuka sejak tanggal 13 Mei 2024 ini menawarkan berbagai layanan, mulai dari konsultasi terkait zakat, infak, dan sedekah, hingga pemahaman mendalam tentang pelaksanaan ibadah tersebut. "Kami berharap layanan ini dapat memudahkan para jamaah dalam menunaikan kewajiban berzakat serta meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah," ujar Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. "Dengan adanya gerai ini, kami juga ingin memastikan bahwa para jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang tanpa harus khawatir tentang kewajiban ZIS mereka."kata Nabhan. Tidak hanya layanan konsultasi, BAZNAS Kaltim juga menyediakan kotak amal di beberapa titik strategis, termasuk di masjid-masjid sekitar Asrama Haji Balikpapan. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan para jamaah dalam menunaikan infak mereka, sehingga amalan mereka dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. "Penempatan kotak amal ini adalah bentuk pelayanan tambahan kami untuk mendukung para jamaah dalam beramal secara mudah dan praktis," tambah Ahmad Nabhan. "Kami mengajak seluruh calon jamaah dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya."tambahnya. BAZNAS Kaltim berharap dengan adanya layanan ini, tidak hanya membantu para jamaah haji, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih aktif dalam berzakat dan berinfak. Dukungan dari semua pihak sangat diharapkan agar upaya filantropi ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi yang membutuhkan. Melalui gerai layanan ZIS ini, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menjalankan kewajiban dan amalan ibadah yang sesuai dengan ajaran Islam. (hms/bkt/rch)
BERITA16/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN KEPADA WARGA TERDAMPAK BANJIR DI MAHAKAM ULU
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN KEPADA WARGA TERDAMPAK BANJIR DI MAHAKAM ULU
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sejak 13 Mei 2024 telah mencatatkan diri sebagai banjir terbesar yang pernah terjadi di wilayah tersebut. Akibat bencana ini, ratusan warga mengalami kerugian besar dan sangat membutuhkan bantuan, terutama kebutuhan pokok seperti sembako, air bersih, dan dapur umum. Kondisi ini memicu keprihatinan banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim telah mengirimkan bantuan sebesar Rp. 50 juta melalui BAZNAS Kabupaten Mahulu untuk membantu warga terdampak banjir. Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terimbas bencana. Kepala Divisi Pengumpulan dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H., menyatakan bahwa pihaknya terus membuka layanan donasi untuk masyarakat terdampak banjir di Mahakam Ulu. "Saat ini kami terus membuka donasi untuk masyarakat terdampak banjir di Mahakam Ulu, dan tentu kami terus berkoordinasi dengan BAZNAS Mahakam Ulu, agar nantinya dapat langsung ke lapangan untuk menindaklanjutinya," ujar Mulyono. Ia menambahkan bahwa kondisi banjir saat ini sudah mulai surut dan beberapa wilayah telah ditinjau oleh BAZNAS Mahulu. Pada tahap awal, beberapa warga sudah menerima bantuan berupa makanan siap saji seperti nasi bungkus dan sembako. "Alhamdulillah, untuk beberapa wilayah sudah ditangani oleh BAZNAS Mahakam Ulu, langsung ke lapangan. Selanjutnya, kami akan terus memantau perkembangannya," tambah Mulyono. Banjir yang melanda Mahulu ini menjadi sorotan banyak pihak, mengingat dampaknya yang cukup luas dan merugikan. Bantuan dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu masyarakat bangkit kembali pasca-bencana. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, BAZNAS Kaltim membuka layanan donasi dan berkoordinasi langsung dengan BAZNAS Mahakam Ulu untuk penyalurannya. Dengan upaya bersama, diharapkan masyarakat terdampak banjir di Mahulu dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal. BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Mahulu terus berupaya memberikan yang terbaik bagi para korban bencana ini.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PEMBERANGKATAN HAJI KALTIM: BAZNAS KALTIM SIAPKAN LAYANAN KHUSUS DI ASRAMA HAJI
PEMBERANGKATAN HAJI KALTIM: BAZNAS KALTIM SIAPKAN LAYANAN KHUSUS DI ASRAMA HAJI
Sebanyak 2.723 calon jemaah haji (CJH) dari Kalimantan Timur (Kaltim) bersiap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Pemberangkatan ini terbagi dalam 19 kloter yang dimulai pada 14 Mei 2024 dan berakhir pada 10 Juni 2024. Kloter pertama resmi diberangkatkan pada Selasa (14/5/2024). Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh PJ Gubernur Kaltim, Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan, Masrivani, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim yang terdiri dari Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I.,M.E, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno. Dalam sambutannya, PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menghimbau kepada seluruh jamaah agar saling tolong-menolong selama di Baitullah. "Bantu sesama jamaah agar ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat. Saya juga mendoakan semoga para jamaah menjadi haji yang mabrur," katanya. Sementara itu Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan harapannya agar para jemaah yang terpanggil untuk menunaikan ibadah haji tahun ini dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan penuh khusyuk. "Doa dan dukungan dari keluarga dan masyarakat mengiringi langkah mereka menuju Baitullah," ujarnya. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kaltim membuka layanan konsultasi dan penunaian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Asrama Haji Balikpapan. Layanan ini diharapkan dapat memfasilitasi para jemaah dalam memenuhi rukun Islam selama berada di Tanah Suci. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perjalanan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa berkah bagi seluruh jemaah.
BERITA14/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →