WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut berpartisipasi dalam agenda Pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan logistik serta kelancaran distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BAZNAS Kaltim hadir dalam kegiatan tersebut melalui Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas respons kemanusiaan melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Pembentukan klaster logistik kebencanaan bertujuan membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam pengelolaan logistik bencana. Melalui mekanisme tersebut, ketersediaan dan distribusi bantuan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Klaster ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, memperkuat sistem informasi logistik, serta mengatasi kesenjangan dan hambatan distribusi bantuan. Dengan demikian, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, dan akuntabel.

Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam pembentukan klaster logistik sejalan dengan pelaksanaan program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yaitu program kebencanaan BAZNAS yang berperan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat terdampak sesuai kapasitas dan kebutuhan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, BTB tidak hanya berfokus pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapan personel, peralatan, koordinasi, serta dukungan logistik agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD dan unsur terkait menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan fungsi dan sumber daya yang saling melengkapi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan dalam klaster logistik juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi mengenai kebutuhan di lapangan, mekanisme mobilisasi bantuan, serta dukungan sumber daya yang dapat dioptimalkan ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap dan responsif.

“Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Melalui partisipasi ini, kami berharap peran BAZNAS Tanggap Bencana semakin terintegrasi dalam upaya kemanusiaan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.

Ia menambahkan, kesiapan logistik dan koordinasi sejak sebelum bencana terjadi dapat membantu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan melalui BTB serta menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pembentukan klaster logistik juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kebencanaan tidak hanya tersedia, tetapi dapat dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi. Informasi mengenai kebutuhan, ketersediaan barang, jalur distribusi, dan kondisi wilayah terdampak menjadi unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan saat keadaan darurat.

Perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembentukan klaster logistik diharapkan memperkuat kerja sama lintas sektor, sehingga pengelolaan bantuan dapat dilakukan secara lebih terencana dan hambatan distribusi dapat diminimalkan.

“Melalui klaster logistik, koordinasi antarinstansi dan mitra kebencanaan diharapkan semakin kuat. Dengan informasi yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas, ketersediaan serta distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan resmi BPBD.

Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam agenda ini diharapkan memperkuat hubungan kerja dengan BPBD dan mitra kebencanaan lainnya, khususnya dalam mendukung kesiapan logistik, respons darurat, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar Evaluasi dan Bimtek Perencanaan 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dengan Arah Pembangunan Nasional

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan 2027 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi program, serta sinkronisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan BAZNAS RI dan pembangunan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak seluruh jajaran BAZNAS di Kalimantan Timur untuk menjadikan evaluasi sebagai momentum perbaikan bersama. Hal-hal yang belum berjalan baik perlu diperbaiki, sementara capaian dan praktik yang sudah baik harus dipertahankan serta terus ditingkatkan.

“Yang belum baik mari kita perbaiki. Apa yang sudah baik mari bersama kita pertahankan dan semakin lebih baik lagi. Jangan sampai hanya hitam di atas putih, tetapi perlu adanya tindak lanjut yang signifikan,” pesannya.

Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa dokumen perencanaan harus disusun selaras dengan kebijakan dan arah perencanaan BAZNAS RI, namun tetap mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah. Dengan demikian, target dan program yang direncanakan dapat disusun secara realistis dan memungkinkan untuk direalisasikan.

Ia turut mengajak seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan berdiskusi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, materi bimbingan teknis disampaikan oleh Syaidah, staf Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 sekaligus mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan zakat untuk tahun 2027.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS memiliki keterkaitan dengan siklus perencanaan pembangunan nasional. Dokumen perencanaan BAZNAS disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Siklus tersebut mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pada tingkat daerah, Renstra dan Renja BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota menjadi pedoman dalam menyusun program dan anggaran yang sesuai dengan arah kebijakan serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyusunan dokumen tersebut juga perlu memperhatikan keterkaitannya dengan dokumen pembangunan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024. RPJPN menjadi arah pembangunan jangka panjang Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Materi tersebut turut menjelaskan bahwa visi Indonesia 2045 diarahkan pada terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Arah pembangunan ini berlandaskan pada kekuatan modal dasar Indonesia, perkembangan megatrend global, serta capaian pembangunan periode sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, zakat memiliki peran strategis sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan sosial syariah. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, mengatasi kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat diharapkan mampu memperkuat redistribusi ekonomi secara adil dan produktif. Dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik serta mendukung program pemberdayaan ekonomi, sejalan dengan upaya memperkuat perlindungan sosial yang adil dan berbasis nilai keagamaan.

Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI memberikan sejumlah arahan yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di antaranya mengisi Form Evaluasi Perencanaan 2026 dan Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027.

Selain itu, masing-masing BAZNAS diminta menyusun rancangan awal atau draf dokumen LK dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027, dengan memprioritaskan penyusunan RKAT 2027 terlebih dahulu. Penyusunan tersebut perlu mengacu pada dokumen pendukung, meliputi Renstra, Renja, RKAT, petunjuk teknis, contoh dokumen yang telah terisi, serta target nasional tahun 2027.

Dalam arahannya, BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno pimpinan sebelum Bimtek. Setiap bidang di lingkungan BAZNAS harus berkontribusi dalam penyusunan dokumen perencanaan, sementara bagian perencanaan bertindak sebagai koordinator proses penyusunannya.

Dokumen perencanaan selanjutnya perlu dibahas dan disepakati bersama melalui rapat pleno yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua. Langkah ini diperlukan agar perencanaan yang disusun menjadi hasil kesepahaman bersama dan mencerminkan kebutuhan serta prioritas lembaga.

Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, BAZNAS Kaltim berharap seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat koordinasi ant bidang, serta menyusun program dan anggaran tahun 2027 secara terarah, terukur, dan realistis.

Dengan perencanaan yang matang, selaras dengan arah pembangunan nasional, serta didukung tindak lanjut yang nyata, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dan akuntabel. Lebih dari itu, zakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pencapaian kesejahteraan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Sanitasi bagi Korban Kebakaran di Dua Lokasi di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sanitasi kepada warga terdampak kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan di RT 33 Kelurahan Melayu serta wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H. Bantuan ini merupakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan dan sanitasi warga, melengkapi bantuan bahan pangan yang telah diterima dari berbagai pihak.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Berdasarkan informasi yang diterima, bantuan berupa sembako, termasuk beras dan bahan pangan lainnya, telah banyak disalurkan. Karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan dukungan dalam bentuk paket sanitasi agar kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi.

“BAZNAS Kaltim membantu di dua titik lokasi kebakaran. Kami mendapatkan informasi bahwa bantuan sembako, beras, dan kebutuhan pangan lainnya sudah cukup banyak disalurkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan berupa paket sanitasi dengan total bantuan Rp22.989.500 untuk 112 kepala keluarga, di luar bantuan sembako yang telah tersedia,” jelas Achmad Suparno.

Setiap paket sanitasi berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi dan sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi dan keluarga selama menjalani masa pemulihan.

Achmad Suparno juga berharap kolaborasi antara BAZNAS Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Tim Penggerak PKK, dan berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, PKK, dan BAZNAS selalu terjalin untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam penyaluran bantuan dan mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam membantu masyarakat.

Sarifah Suraidah Harum juga menguatkan warga agar tetap tabah menghadapi musibah dan tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.

“Bapak dan Ibu tidak sendirian. Kita akan bersama-sama melewati masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” pesannya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

Di Kelurahan Melayu, kebakaran dilaporkan berdampak terhadap 75 kepala keluarga, dengan 35 rumah dan 277 jiwa terdampak. Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak pada 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Andi Deezca Pravidhia Aulia, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warga terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan dan menata kembali kehidupan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutai Kartanegara terus melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan, seperti surat-menyurat dan akta kelahiran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Kalimantan Timur, KORMI Kalimantan Timur, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sediakan Kuota bagi 300 Mahasiswa Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah tahun 2026. Program ini ditujukan bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, BAZNAS menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui kegiatan mentoring setiap bulan, serta dukungan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Dalam peluncuran BCB Timur Tengah 2026 yang berlangsung di Kairo, Mesir, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026), Sodik menjelaskan bahwa program ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan beasiswa selama 24 bulan, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program bagi 300 mahasiswa penerima beasiswa.

Pendaftaran BCB Timur Tengah 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari petunjuk teknis serta mengunduh format dokumen persyaratan melalui tautan berikut:

Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang berminat mengikuti program BCB Timur Tengah 2026 perlu memenuhi sejumlah ketentuan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  2. Beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

  3. Berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4, yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku dari perguruan tinggi.

  4. Diutamakan mahasiswa jenjang S1, dengan kesempatan mendaftar yang juga terbuka bagi mahasiswa S2.

  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.

  7. Memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

  8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

  9. Menyerahkan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2026, BAZNAS berharap dapat memperluas akses dukungan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Pendidikan Rp25 Juta untuk 50 Santri pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

SAMARINDA – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta kepada 50 santri dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Penyerahan bantuan disaksikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., dan Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diimbangi dengan akhlak mulia, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim terbuka untuk terus mendukung kegiatan santri dan pondok pesantren sepanjang sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat dan memenuhi kriteria asnaf.

“Santri dapat termasuk dalam asnaf fisabilillah, dan dalam kondisi tertentu juga terdapat penerima yang memenuhi kriteria asnaf miskin. Dukungan dapat diberikan untuk kegiatan santri, biaya pendidikan, maupun kebutuhan guru pesantren, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Achmad Suparno juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat melalui Direktorat Jenderal Pesantren maupun di daerah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka peluang kerja sama untuk mendukung berbagai agenda pendidikan dan pengembangan pesantren ke depan.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Indonesia. Ia berharap santri terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun bantuan biaya pendidikan ini disalurkan kepada 50 santri dari 24 pondok pesantren, yakni:

PP. Al Arsyadi 2 Samarinda — 2 santri

PPS Al Jamil — 3 santri

PP. Darul Ihsan — 3 santri

PP Muslimin Indonesia Center — 2 santri

PP. Tanzilul Hakim — 2 santri

PP. Sabilarrasyad — 2 santri

PP An-Nur — 2 santri

PP. Darul Falaah — 2 santri

PP. Nabil Husein — 2 santri

PP. Al Mujahidah NW — 2 santri

PP. Hidayatullah — 2 santri

PP. Annashru Wal Futuuh — 2 santri

PP. Al Falah — 2 santri

PP. Hidayatul Mubtadiin — 2 santri

PP. Ihya Ulumuddin — 2 santri

PP. Istiqomah — 2 santri

PP. Langit Langit — 2 santri

PP. Al Aziziyah — 2 santri

PP. Darus Sa'adah — 2 santri

PP. At Tanwir — 2 santri

PP. Nurul Amin — 2 santri

PP. Al Wa'id — 2 santri

PP. Al Muhajirin — 2 santri

PP. Syaichona Cholil — 2 santri

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kaltim berharap semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan santri juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat luas.

22/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS KALTIM PERKUAT FUNDRAISING DIGITAL, MAKSIMALKAN LAYANAN WHATSAPP UNTUK JANGKAU MUZAKI
BAZNAS KALTIM PERKUAT FUNDRAISING DIGITAL, MAKSIMALKAN LAYANAN WHATSAPP UNTUK JANGKAU MUZAKI
Dalam rangka meningkatkan efektivitas layanan publik sekaligus memperluas jangkauan pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya memperkuat sistem fundraising digital, salah satunya dengan mengoptimalkan penggunaan layanan WhatsApp. Langkah ini selaras dengan arahan BAZNAS RI yang menekankan pentingnya integrasi teknologi sebagai sarana untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ZIS sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. Berdasarkan data nasional, sekitar 60 persen penghimpunan dana BAZNAS saat ini berasal dari kanal digital, termasuk WhatsApp. Wakil ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan layanan WhatsApp Business API sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan komunikasi digital kepada muzaki maupun mustahik. WhatsApp dinilai menjadi media yang paling familiar dan mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai kalangan. "Kami melihat potensi besar dalam pemanfaatan WhatsApp untuk penguatan layanan zakat, tidak hanya sebagai kanal komunikasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, konsultasi, hingga pengingat donasi," terang Achmad Suparno, S.H. Dengan fitur-fitur canggih seperti WhatsApp Ads, katalog donasi, broadcast pesan, dan link donasi interaktif, BAZNAS Kaltim optimis kanal ini akan semakin mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat dan mempermudah mereka dalam berzakat secara aman dan nyaman. BAZNAS Kaltim juga mendukung arahan Pimpinan BAZNAS RI Prof. Nadratuzzaman Hosen agar seluruh kantor BAZNAS di daerah memaksimalkan kantor digital dan sistem layanan WhatsApp yang sudah tersedia. Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar pilihan, melainkan keniscayaan agar BAZNAS tetap relevan di era digital. Melalui upaya ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas partisipasi muzaki dalam mendukung kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA29/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP BERSINERGI DI KALAFEST 2025 UNTUK KUATKAN EKONOMI SYARIAH KALTIM
BAZNAS KALTIM SIAP BERSINERGI DI KALAFEST 2025 UNTUK KUATKAN EKONOMI SYARIAH KALTIM
Samarinda — Dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut serta dalam diskusi awal sinergi Penyelenggaraan Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2025 yang akan digelar pada 23 hingga 25 Mei 2025 bersama dengan Bank Indonesia KPw Kalimantan Timur. Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Kalimantan Timur”, Kalafest menjadi salah satu program strategis Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Timur. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, dalam agenda diskusi yang dilaksanakan pada Jum'at, (25/04) menyampaikan bahwa BAZNAS Kaltim siap bersinergi dalam kegiatan ini, khususnya untuk memperkuat literasi dan edukasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat luas. “Partisipasi kami dalam KalaFest ini adalah bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi syariah di Kaltim. Kami akan menghadirkan edukasi ZIS melalui kegiatan expo syariah agar masyarakat semakin sadar dan tergerak untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi berbasis syariah,” jelas Ahmad Nabhan. BAZNAS Kaltim akan mengambil bagian dalam Sharia Expo, yang menjadi salah satu rangkaian utama dalam KalaFest, sekaligus momentum strategis untuk meningkatkan pemahaman publik terkait peran zakat dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Biro Ekonomi Provinsi Kalimantan Timur, BPD Bank Kaltimtara UUS, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Timur. Sinergi antara lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, dan lembaga zakat ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
BERITA25/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM RAIH PENGHARGAAN INDEKS ZAKAT NASIONAL 2024
BAZNAS KALTIM RAIH PENGHARGAAN INDEKS ZAKAT NASIONAL 2024
Samarinda — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur meraih penghargaan dari BAZNAS RI atas partisipasinya dalam Pelaksanaan Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat (KDZ) tahun 2024. BAZNAS Kaltim memperoleh nilai 0,52 dengan kategori Stable/Stabil, sebagai bentuk capaian atas pelaksanaan indikator tata kelola zakat yang transparan dan berbasis data. Capaian ini menunjukkan stabilitas BAZNAS Kaltim dalam menjalankan enam indikator penilaian IZN, yaitu pelaksanaan regulasi, dukungan APBN/APBD, database zakat, penguatan jaringan, literasi dan dakwah zakat, serta indeks tata kelola. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan apresiasi melalui surat resmi kepada seluruh BAZNAS daerah, termasuk BAZNAS Kaltim, atas komitmen dalam pengisian data IZN dan KDZ. “Pengukuran ini penting sebagai bahan evaluasi dan penguatan kualitas tata kelola zakat yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. “Ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen BAZNAS Kaltim, didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, masyarakat, serta kepercayaan dari para muzaki. Kami juga berterima kasih atas do'a para mustahik yang menjadi semangat perjuangan kami,” tutur Ahmad Nabhan. Ia menambahkan bahwa prestasi BAZNAS Kaltim ini menjadi motivasi untuk terus bertumbuh dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat. BAZNAS Kaltim juga akan terus memperkuat literasi zakat melalui media digital dan komunitas, memperluas pemberdayaan ekonomi mustahik dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, serta meningkatkan transparansi pelaporan melalui kanal digital yang mudah diakses publik. Penghargaan ini diberikan pada tanggal 30 Maret 2025 di Jakarta dan menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS Kaltim terus berkomitmen menghadirkan layanan zakat yang profesional, amanah, dan berpegang teguh pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI).
BERITA24/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
DORONG ZAKAT SATU PINTU, GUBERNUR KALTIM SIAPKAN PERGUB UNTUK ASN
DORONG ZAKAT SATU PINTU, GUBERNUR KALTIM SIAPKAN PERGUB UNTUK ASN
Balikpapan — Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., menyatakan dukungan penuh terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan bersama Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., di Balikpapan, Selasa (22/04). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim melaporkan perkembangan penghimpunan dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kaltim, sekaligus menyampaikan usulan terkait penyusunan regulasi berupa Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pembayaran ZIS di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Kalimantan Timur. Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Kaltim Dr. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., menyambut baik dan menyatakan komitmennya untuk mendukung penerbitan Pergub yang mengatur pembayaran zakat, infak, dan sedekah di kalangan ASN melalui BAZNAS Kaltim. "Dengan regulasi ini, kita ingin memastikan pengelolaan zakat berjalan melalui satu pintu, lebih terarah, dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujar Gubernur. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS Kaltim dilaksanakan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana zakat, yang diwujudkan melalui pencatatan keuangan secara berkala di website kantor digital BAZNAS Kaltim. "Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi semangat kami untuk menjaga akuntabilitas. Setiap tahun, laporan keuangan BAZNAS Kaltim diaudit secara independen, dan selama ini kami selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," terang Badrus. Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Kaltim optimis akan terus meningkatkan profesionalisme dan kebermanfaatan zakat bagi kemaslahatan umat di Kalimantan Timur.
BERITA22/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG EKONOMI UMAT LEWAT BUDIDAYA DOMBA
BAZNAS KALTIM DUKUNG EKONOMI UMAT LEWAT BUDIDAYA DOMBA
Samarinda — Dalam upaya mendukung kemandirian ekonomi pesantren dan pemberdayaan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Timur merealisasikan program Zakat Community Development (ZCD) melalui budidaya peternakan domba di Kampus 2 Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, Jalan Batu Besaung RT.41, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Program ini dilaksanakan di atas lahan seluas 30 x 5 meter, dengan jumlah 30 ekor domba jenis Cross Texel yang dikelola langsung oleh para santri sebagai bentuk edukasi dan pelatihan kewirausahaan di lingkungan pesantren. Selain penyediaan bibit ternak, BAZNAS Kaltim juga menyalurkan bantuan pakan berupa 50 karung bungkil sawit ukuran 50 kg, 1 karung garam krosok ukuran 50 kg, serta 1 unit mesin chopper rumput untuk mempermudah proses pengolahan pakan ternak. Kepala Sekolah SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda Arip Saripudin, S.Pd.I., M.A., ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada pondok pesantren. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini menjadi semangat baru bagi para santri untuk belajar berwirausaha secara langsung. Kami berharap program ini bisa sukses dan menjadi pelopor peternakan domba di Kalimantan Timur, karena berdasarkan studi yang kami lakukan, jumlah peternak domba masih sangat terbatas di daerah ini," ujar Arip pada Senin (21/04) lalu. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi seluruh domba dalam keadaan sehat. Beberapa di antaranya telah hamil dan bahkan telah melahirkan. Saat ini, proses seleksi bibit unggul tengah dilakukan sebagai langkah pengembangan jangka panjang. Program ZCD ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam memberdayakan mustahik dan lembaga pendidikan berbasis keumatan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir kemandirian ekonomi umat dari pesantren, serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Timur.
BERITA22/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG PROGRAM GENTING UNTUK CEGAH STUNTING DI KALTIM
BAZNAS KALTIM DUKUNG PROGRAM GENTING UNTUK CEGAH STUNTING DI KALTIM
Samarinda — Dalam upaya mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur turut ambil bagian dalam kegiatan Sosialisasi Implementasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digagas oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur, Senin (14/04). Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Sedap Malam, Jalan Teuku Umar Gang Senyiur 1 Etam RT.22, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Program GENTING menyasar 10 keluarga berisiko stunting (KRS) yang memiliki anak bawah dua tahun (baduta), dengan pemberian bantuan nutrisi dan edukasi selama enam bulan ke depan. Pelaksanaan program dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Penyuluh KB sebagai pelaksana teknis di lapangan. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.Ap, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting di Kalimantan Timur. Ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2022, BAZNAS Kaltim telah aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan stunting melalui berbagai program bantuan langsung. “Pada tahun 2022, kami menyalurkan dana sebesar Rp540 juta untuk membantu 200 anak stunting di Kaltim melalui program Bapak Asuh Stunting. Kemudian pada tahun 2023, jumlahnya meningkat menjadi Rp1,80 miliar untuk 400 anak. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung program-program pemerintah, khususnya yang menyasar asnaf fakir dan miskin sebagai penerima manfaat zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. Dr. Abdurrahman juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam mendukung program seperti ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kaltim. Dengan begitu, program-program sosial seperti GENTING dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang luas. Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, dr. Kiky, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GENTING merupakan program kolaboratif yang mengusung semangat gotong royong lintas sektor atau mitra pentahelix, yang bertujuan mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. “Kegiatan hari ini menjadi pilot project yang akan dipantau langsung oleh Tim Pendamping Gizi (TPG) Provinsi dan Kota Samarinda. Program ini diharapkan bisa menjadi contoh untuk daerah lain di Kalimantan Timur. Penyaluran bantuannya dilakukan melalui BAZNAS selama enam bulan ke depan. Semoga tidak ada lagi kasus stunting, khususnya di Samarinda,” ungkapnya. Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam program GENTING menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan bebas dari stunting.
BERITA14/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DAN MAYBANK SYARIAH KOLABORASI SALURKAN DANA KEBAJIKAN UNTUK YATIM DAN DHUAFA
BAZNAS KALTIM DAN MAYBANK SYARIAH KOLABORASI SALURKAN DANA KEBAJIKAN UNTUK YATIM DAN DHUAFA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bersama Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia kembali menjalin kolaborasi dalam penyaluran dana kebajikan untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa. Penyerahan dana dilakukan secara simbolis pada Kamis (27/03) di Kantor BAZNAS Kaltim, sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dana kebajikan kali ini menyasar 100 anak yatim dari dua panti asuhan di Kota Samarinda, yaitu Panti Asuhan Bunda Utari dan Panti Asuhan Baitul Walad. Bantuan senilai Rp25.000.000 disalurkan dalam bentuk program “Belanja Bersama Yatim” yang digelar di Mall Lembuswana Samarinda. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak berbelanja dan bebas memilih sendiri pakaian, celana, dan sepatu favorit mereka. Momen ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan personal dan kebahagiaan anak-anak yatim menjelang Hari Raya. Turut hadir dalam penyerahan simbolis, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., serta perwakilan dari Maybank Syariah Cabang Kota Samarinda, Mita Novritalia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang telah terjalin dengan Maybank Syariah. “Maybank merupakan mitra strategis BAZNAS Kaltim yang konsisten dalam mendukung berbagai program sosial kami. Sejak tahun 2023 hingga 2025, kolaborasi ini telah menghadirkan beragam program seperti pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Kurban Berkah, Santunan Yatim dan Dhuafa, serta dukungan pada program kesehatan seperti Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit. Kami sangat mengapresiasi kepedulian Maybank terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan umat,” ujar Ahmad Nabhan. Sementara itu, Mita Novritalia dari Maybank Syariah menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini adalah bagian dari misi perusahaan untuk “Humanising Financial Services” yang menempatkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial sebagai prioritas utama. “Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut ke depannya, agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan kebahagiaan dari program-program sosial yang dijalankan bersama,” ungkapnya. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim dan Maybank Syariah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, dan terus berupaya mewujudkan keadilan sosial melalui program-program filantropi yang berkelanjutan.
BERITA27/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
WAKIL GUBERNUR KALTIM DUKUNG PROGRAM BAZNAS KALTIM, APRESIASI RUMAH SEHAT BAZNAS BERAU
WAKIL GUBERNUR KALTIM DUKUNG PROGRAM BAZNAS KALTIM, APRESIASI RUMAH SEHAT BAZNAS BERAU
Berau — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Ir. H. Seno Aji, M.Si, menyampaikan dukungan dan apresiasi atas berbagai program yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur, khususnya keberadaan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke Rumah Sehat BAZNAS Berau dalam rangkaian agenda Safari Ramadan di Kabupaten Berau, Rabu (19/3). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan rasa bangganya terhadap kontribusi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan kesehatan berbasis zakat. “Saya sangat mengapresiasi kerja keras BAZNAS Kaltim serta para muzaki, baik perorangan maupun perusahaan, yang telah berkontribusi dalam mendirikan Rumah Sehat BAZNAS ini. Rumah ini telah beroperasi sejak 2024 dan terbukti memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat Berau,” ujar H. Seno Aji. RSB Berau merupakan fasilitas layanan kesehatan setara rumah sakit yang dibangun atas kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, PT Sinar Mas, PT Berau Coal, dan Bankaltimtara. Fasilitas ini telah aktif memberikan layanan sejak pertengahan tahun 2024. Dalam momen yang sama, PT Berau Coal juga menyerahkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada BAZNAS Berau sebesar Rp1,3 miliar, serta zakat karyawan periode Maret 2024–Februari 2025 sebesar Rp674.261.323. Wakil Gubernur berharap kontribusi perusahaan seperti PT Berau Coal terus meningkat seiring perkembangan usaha, sehingga dampak sosial yang ditimbulkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Wakil Gubernur. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kepercayaan dari pemerintah, para muzaki, serta seluruh elemen masyarakat terhadap program-program BAZNAS. Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BAZNAS kabupaten/kota akan terus diperkuat dalam pengelolaan ZIS sesuai dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” jelas Ahmad Nabhan. Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dana ZIS di BAZNAS Kaltim dilakukan secara profesional dan akuntabel. “Setiap tahun kami diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), dan alhamdulillah selalu memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini adalah komitmen kami dalam menjaga amanah umat,” tutupnya. Dengan dukungan yang terus mengalir dari pemerintah dan para muzaki, BAZNAS Kaltim optimistis dapat terus memperluas manfaat program-programnya untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA19/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA DANA ZAKAT DARI DIREKSI DAN PEGAWAI PT. BPD KALTIM KALTARA, 1.797 MUSTAHIK TERBANTU
BAZNAS KALTIM TERIMA DANA ZAKAT DARI DIREKSI DAN PEGAWAI PT. BPD KALTIM KALTARA, 1.797 MUSTAHIK TERBANTU
Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima dana zakat dari direksi dan pegawai PT. BPD Kaltim Kaltara dalam sebuah prosesi seremonial yang digelar pada Rabu, (19/03) di Kantor Pusat Bankaltimtara, Jl. Jenderal Sudirman, lantai 6. Dana zakat tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bankaltimtara, Muhammad Yamin, kepada Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen PT. BPD Kaltim Kaltara dalam menunaikan kewajiban zakat dan mendukung program pemberdayaan mustahik yang dijalankan oleh BAZNAS Kaltim. Selain menerima zakat dari direksi dan pegawai PT. BPD Kaltim Kaltara, BAZNAS Kaltim juga menyalurkan bantuan kepada 1.797 mustahik yang berada di lingkungan perusahaan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima, sekaligus mendorong semangat solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan pegawai dan masyarakat luas. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP., mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh PT. BPD Kaltim Kaltara kepada BAZNAS Kaltim dalam menyalurkan zakat pegawai. Ia menegaskan bahwa dana zakat yang diterima akan dikelola dengan profesional dan transparan untuk mendukung berbagai program kemaslahatan umat. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT. BPD Kaltim Kaltara kepada BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan zakat. Dana ini akan kami salurkan kepada yang berhak sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik yang membutuhkan," ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama Bankaltimtara, Muhammad Yamin, menyampaikan bahwa penyerahan zakat ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan serta upaya dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di kalangan pegawai. "Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana untuk membersihkan harta dan meningkatkan keberkahan. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kaltim," ungkapnya.
BERITA19/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
SINERGI BAZNAS KALTIM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN GURU PESANTREN MELALUI QRIS
SINERGI BAZNAS KALTIM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN GURU PESANTREN MELALUI QRIS
Samarinda – BAZNAS Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia KPw Kalimantan Timur dan Bank Kaltimtara resmi meluncurkan program QRIS Kasih Sayang Guru Pondok Pesantren Kota Samarinda di Kantor Bank Indonesia KPw Kalimantan Timur. Program ini merupakan bentuk pengabdian kepada para guru yang telah berperan besar dalam mencerdaskan bangsa. Turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, MAP. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia KPw Kaltim memberikan manfaat luar biasa, salah satunya bagi UMKM Manik Kaltim. Selain itu, dalam rangkaian kegiatan sosial, juga diselenggarakan khitanan massal bagi 250 anak di Samarinda dan 150 anak di Paser. "Harapan kami, dengan kolaborasi ini, semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita. Mari kita dukung program ini, terutama dalam digitalisasi transaksi QRIS yang diinisiasi oleh Bank Indonesia," ujar Drs. H. Ahmad Nabhan pada Senin (17/03) lalu. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Hartanto, menyampaikan bahwa guru pondok pesantren memiliki jasa yang luar biasa dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan. Oleh karena itu, Bank Indonesia memberikan dukungan berupa penerapan QRIS guna mempercepat transformasi digital, khususnya dalam transaksi keuangan di lingkungan pondok pesantren. Melalui BAZNAS Kaltim, juga disalurkan bantuan ekonomi bagi para guru pondok pesantren yang belum memiliki akses terhadap sistem pembayaran digital. Saat ini, transaksi menggunakan QRIS mengalami pertumbuhan signifikan hingga 170% dan terus berkembang. Bahkan, di Kota Samarinda tercatat 34 juta transaksi QRIS dengan lebih dari 205.400 merchant yang telah mengadopsi sistem pembayaran ini. Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan telah menjadi bagian penting dalam mendorong perekonomian di Kalimantan Timur. Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Kaltim berharap program ini dapat semakin menguatkan solidaritas sosial. Masyarakat diimbau untuk mendukung pembayaran ZIS secara digital guna meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyaluran dana zakat. BAZNAS Kaltim bersama Bank Indonesia dan Bank Kaltimtara optimistis bahwa sinergi ini akan membawa manfaat bagi lingkungan pesantren serta meningkatkan kesejahteraan sosial di Kalimantan Timur. Mari kita dukung gerakan ini demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif secara digital.
BERITA18/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
PERINGATI NUZULUL QURAN BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN KEPADA MUSTAHIK DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KALTIM
PERINGATI NUZULUL QURAN BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN KEPADA MUSTAHIK DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KALTIM
Samarinda — Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan PRB (Paket Ramadhan Bahagia) kepada para mustahik yang bekerja di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (17/03) bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kaltim. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.Ap, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dr. H. Jaya Mualimin, Sp.Kj, M.Kes, MAR, serta para pegawai Dinas Kesehatan Kaltim. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim dalam tausiyahnya, Dr. H. Abdurrahman AR, M.Ap menyampaikan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. "Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan kita dengan Allah serta sesama," ujar Dr. Abdurrahman. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kaltim menyerahkan bantuan kepada para tenaga keamanan (security) dan petugas kebersihan (cleaning service) yang bertugas di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap para pekerja yang turut menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan kerja, terutama di bulan penuh berkah ini. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, dr. H. Jaya Mualimin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kontribusi BAZNAS Kaltim dalam mempererat tali ukhuwah serta kepedulian sosial. “Semoga peringatan Nuzulul Quran ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat kebersamaan di lingkungan Dinas Kesehatan Kaltim,” ucapnya. Kegiatan ini tidak hanya memperingati turunnya Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial melalui kolaborasi antara lembaga pemerintah dan lembaga amil zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SEDIAKAN 500 KUOTA UNTUK LAYANAN SERVIS DAN GANTI OLI GRATIS
BAZNAS KALTIM SEDIAKAN 500 KUOTA UNTUK LAYANAN SERVIS DAN GANTI OLI GRATIS
Samarinda – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menghadirkan program 5000 Service Gratis yang merupakan bagian dari program nasional BAZNAS RI. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kaltim menyediakan 500 kuota bagi mustahik untuk mendapatkan layanan servis dan ganti oli gratis. Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin (17/03) dan dilanjutkan hingga Rabu, 19 Maret 2025 guna memastikan seluruh kuota terpenuhi. Program ini melibatkan 10 mekanik perharinya dari program Z-Auto BAZNAS Kaltim yang memberikan layanan perawatan kendaraan roda dua, seperti penggantian oli, pengecekan, serta pembersihan mesin. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, terutama pekerja sektor informal seperti ojek online dan buruh harian yang bergantung pada kendaraan mereka untuk mencari nafkah. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam membantu mustahik agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman. “Alhamdulillah, hari ini sudah ada 167 kendaraan yang menerima layanan ini. Kami masih membuka kesempatan hingga besok agar seluruh kuota 500 penerima manfaat bisa terpenuhi,” ujarnya. Secara nasional, program ini melibatkan 220 mekanik Z-Auto yang tersebar di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya, Medan, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari. Setiap daerah menargetkan 500 penerima manfaat, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. Drs. H. Ahmad Nabhan menambahkan bahwa program Z-Auto merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor bengkel motor. “Kami tidak hanya memberikan layanan gratis, tetapi juga ingin mendukung para mekanik mustahik agar memiliki usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan. Harapannya, mereka dapat berkembang hingga akhirnya menjadi muzaki yang berkontribusi dalam zakat,” jelasnya. Sejak pagi, antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap program ini. “Sudah ada sekitar 40 pengendara ojek online yang memanfaatkan layanan ini, dan jumlahnya terus bertambah. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari program ini,” tambahnya. BAZNAS Kaltim terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun pemberdayaan ekonomi. Melalui program 5000 Service Gratis ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat membantu mustahik dalam menjaga kelayakan kendaraan mereka sekaligus mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
LEWAT PROGRAM 5000 SERVICE GRATIS, BAZNAS BANTU MUSTAHIK TETAP BERDAYA
LEWAT PROGRAM 5000 SERVICE GRATIS, BAZNAS BANTU MUSTAHIK TETAP BERDAYA
Samarinda – Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung kesejahteraan mustahik melalui program 5000 Service Gratis. Program ini merupakan inisiatif nasional yang diluncurkan oleh BAZNAS RI dan diselenggarakan serentak di berbagai kota di Indonesia, termasuk di halaman parkir Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin (17/03). Menurut Drs. H. Ahmad Nabhan, program ini diadakan untuk membantu mustahik, khususnya pekerja sektor informal seperti ojek online dan buruh harian yang mengandalkan kendaraan roda dua sebagai sumber penghidupan mereka. “InsyaAllah target untuk hari ini 167 kendaraan untuk mendapatkan layanan ganti oli gratis. Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi agar kendaraan mereka tetap dalam kondisi baik untuk menunjang pekerjaan sehari-hari,” ujarnya. Program 5000 Service Gratis ini melibatkan 10 mekanik dari program Z-Auto BAZNAS Kaltim yang memberikan layanan seperti penggantian oli, pengecekan, serta pembersihan mesin. Layanan ini masih akan berlanjut hingga Selasa (18/03) guna memastikan kuota penerima manfaat dapat terpenuhi. Secara nasional, program ini melibatkan 220 mekanik Z-Auto yang tersebar di berbagai kota, seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya, Medan, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari. Setiap daerah menargetkan sebanyak 500 penerima manfaat. Drs. H. Ahmad Nabhan juga mengungkapkan bahwa program Z-Auto merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor bengkel motor. “Kami ingin memberikan kesempatan kepada mustahik untuk memiliki usaha yang lebih tertata dan berkelanjutan. Program ini bukan sekadar layanan gratis, tetapi juga bagian dari pemberdayaan UMKM bengkel kecil agar mereka bisa berkembang dan pada akhirnya menjadi muzaki yang berkontribusi bagi umat,” tambahnya. Sejak pagi, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. “Sudah ada sekitar 40 pengendara ojek online yang memanfaatkan layanan ini. Jumlahnya terus bertambah, dan kami berharap lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” jelasnya. BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun pemberdayaan ekonomi. Program 5000 Service Gratis ini menjadi salah satu langkah konkret dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mustahik dan mendukung usaha kecil agar semakin mandiri dan profesional.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
5000 SERVICE GRATIS UNTUK MUSTAHIK, OJEK ONLINE ANTUSIAS MANFAATKAN LAYANAN
5000 SERVICE GRATIS UNTUK MUSTAHIK, OJEK ONLINE ANTUSIAS MANFAATKAN LAYANAN
Samarinda – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar program 5000 Service Gratis yang diluncurkan secara nasional dan diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia. Di Kalimantan Timur, kegiatan ini dilaksanakan di halaman parkir Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin (17/03), dengan melibatkan 10 mekanik dari program Z-Auto BAZNAS Kaltim. Program ini memberikan layanan gratis bagi mustahik, khususnya pengendara roda dua yang membutuhkan perawatan kendaraan. Layanan yang diberikan meliputi penggantian oli, pengecekan, serta pembersihan mesin. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 167 kendaraan telah mendapatkan layanan pada hari pertama, dan program ini akan dilanjutkan kembali pada hari Selasa (18/03) guna memenuhi kuota penerima manfaat. Secara nasional, program ini melibatkan 220 mekanik dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya, Medan, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari. Masing-masing daerah menargetkan 500 penerima manfaat, dengan sasaran utama masyarakat kurang mampu dan pekerja sektor informal seperti ojek online dan buruh harian. Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Z-Auto ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM bengkel motor yang dikelola oleh mustahik. “Program ini adalah bentuk bantuan kepada bengkel-bengkel kecil yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat. Kami memberikan gerobak, peralatan, serta oli dan bensin eceran agar lebih tertata, bertanggung jawab, dan profesional. Harapannya, setelah berkembang, mereka bisa menjadi muzaki yang nantinya berzakat melalui BAZNAS,” ujarnya saat meresmikan program ini secara nasional. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menuturkan bahwa program ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama pengendara ojek online yang sejak pagi sudah mulai memanfaatkan layanan gratis ini. “Alhamdulillah, sejak pagi tadi sudah ada sekitar 40 pengendara ojek online yang mengganti oli secara gratis, dan jumlahnya terus bertambah. Kami berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi,” ujarnya. BAZNAS Kaltim akan terus berkomitmen dalam menjalankan program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Program 5000 Service Gratis ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung usaha kecil agar semakin mandiri dan berkembang.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADAN BAHAGIA KEPADA MUSTAHIK DI DINAS KEHUTANAN KALTIM
BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADAN BAHAGIA KEPADA MUSTAHIK DI DINAS KEHUTANAN KALTIM
Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menyalurkan Paket Ramadan Bahagia kepada pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Kultum Ramadan yang disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, MAP, serta diakhiri dengan sholat tarawih berjamaah pada Minggu, (16/03/2025) di Aula Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan paket sembako yang masing-masing bernilai Rp550.000 (lima ratus lima puluh ribu rupiah). Bantuan ini ditujukan bagi pegawai yang termasuk dalam kategori mustahik atau penerima zakat, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Dr. H. Abdurrahman, AR, MAP menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya BAZNAS Kaltim dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya di lingkungan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim. "Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima dan membawa keberkahan di bulan Ramadan. Selain itu, kami juga mengajak para pegawai Dinas Kehutanan untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim agar dapat tersalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan," ujarnya. Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS Kaltim dalam menyalurkan bantuan kepada pegawai yang membutuhkan. "Acara ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh pegawai dapat semakin mempererat kebersamaan, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan," ungkapnya. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud sinergi antara BAZNAS Kaltim dan berbagai instansi di Kalimantan Timur dalam upaya menyejahterakan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA16/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
100 KELUARGA DHUAFA TERIMA PAKET RAMADHAN BAHAGIA DARI BAZNAS KALTIM
100 KELUARGA DHUAFA TERIMA PAKET RAMADHAN BAHAGIA DARI BAZNAS KALTIM
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur turut serta dalam perjalanan Safari Ramadhan yang dipimpin oleh Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., dan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, S.H. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Islamic Centre Balikpapan, Selasa (11/03), dalam rangka mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan di bulan suci. Dalam agenda ini, jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim yang hadir meliputi Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, serta Wakil Ketua IV, Achmad Suparno, S.H. Kehadiran pimpinan BAZNAS Kaltim dalam kegiatan ini menegaskan komitmen lembaga dalam sinergi bersama pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan. Sebagai bagian dari Safari Ramadhan, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan berupa Paket Ramadhan Bahagia kepada 100 kepala keluarga kurang mampu dengan total bantuan sebesar Rp 55 juta. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan keringanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program Ramadhan Bahagia yang terus digencarkan oleh BAZNAS Kaltim. “Kami berkomitmen untuk menghadirkan kebahagiaan di bulan suci ini dengan berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka dalam menjalani ibadah puasa,” ujarnya. Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., dalam sambutannya mengapresiasi peran aktif BAZNAS Kaltim dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat terus ditingkatkan guna menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi warga Kaltim. Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga filantropi seperti BAZNAS Kaltim. Diharapkan, program berbagi ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat, khususnya di bulan penuh berkah ini.
BERITA11/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Gelar Kegiatan Berbagi di Bulan Ramadhan
Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Gelar Kegiatan Berbagi di Bulan Ramadhan
Samarinda, 10 Maret 2025 – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia atau Bank) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) kembali melaksanakan kegiatan berbagi untuk kebaikan di bulan suci Ramadhan 1446 H. Tahun ini, UUS Maybank Indonesia akan menyalurkan Santunan kepada 2.000 anak Yatim & Dhuafa di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan berkelanjutan. Program ini bukan sekadar inisiatif jangka pendek, melainkan telah menjadi bagian dari agenda jangka panjang UUS Maybank Indonesia yang telah berjalan secara konsisten selama lebih dari lima tahun. Komitmen ini sejalan dengan misi Bank, yaitu ‘Humanising Financial Services’ yang berfokus pada memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Dana kebajikan yang akan didistribusikan dalam kegiatan Santunan Yatim & Dhuafa disalurkan melalui 20 Kantor Cabang Syariah Maybank Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai tanggal 10 Maret 2025. Setiap cabang syariah akan berperan aktif dalam mendistribusikan santunan ini kepada penerima yang telah diseleksi terlebih dahulu. Penyaluran dana kebajikan kali ini menyasar 100 anak yatim dari dua panti asuhan di Kota Samarinda, yaitu Panti Asuhan Bunda Utari dan Panti Asuhan Baitul Walad. Bantuan senilai Rp25.000.000 disalurkan dalam bentuk program “Belanja Bersama Yatim” yang digelar di Mall Lembuswana Samarinda. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak berbelanja dan bebas memilih sendiri pakaian, celana, dan sepatu favorit mereka. Momen ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan personal dan kebahagiaan anak-anak yatim menjelang Hari Raya. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim dan Maybank Syariah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, dan terus berupaya mewujudkan keadilan sosial melalui program-program filantropi yang berkelanjutan. Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia Romy Buchari mengatakan, kegiatan ini lebih dari sekadar aksi filantropi, tetapi bentuk nyata dari upaya Maybank Indonesia dalam menyebarkan kebaikan dan kepedulian sosial, sesuai dengan prinsip Syariah yang diusung oleh perusahaan. “Melalui program berbagi ini, kami ingin menyentuh langsung kehidupan saudara Yatim & Dhuafa, memberi mereka kebahagiaan, serta membantu meringankan beban mereka di bulan Ramadhan. Ini juga sejalan dengan misi kami, yaitu ‘Humanising Financial Services’, kami tidak hanya berfokus pada layanan finansial, tetapi juga pada dampak positif yang dapat kami berikan kepada masyarakat luas,” ujar Romy. Romy menuturkan, UUS Maybank Indonesia berkomitmen mendorong inisiatif yang selaras dengan prinsip Maqasid Syariah, di mana pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial harus berjalan beriringan. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak yang lebih besar dari sekadar bantuan materi, dan juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Ini adalah salah satu cara kami untuk menyelaraskan misi Maybank Indonesia dalam memberikan layanan yang lebih humanis, peduli, dan menyentuh hati,” tambah Romy. Kegiatan ini akan berlangsung hingga akhir Ramadhan, melibatkan karyawan Maybank Indonesia dari berbagai wilayah di Indonesia, yang dengan penuh semangat akan turut berpartisipasi dalam menyalurkan santunan kepada penerima manfaat di berbagai daerah. ****** Catatan untuk Editor Maybank Indonesia merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memiliki jaringan regional maupun internasional Grup Maybank. Maybank Indonesia menyediakan serangkaian produk dan jasa komprehensif bagi nasabah individu maupun korporasi melalui layanan Community Financial Services (Perbankan Ritel dan Perbankan Non-Ritel) dan Perbankan Global, serta pembiayaan otomotif melalui entitas anak yaitu WOM Finance untuk kendaraan roda dua dan Maybank Finance untuk kendaraan roda empat. Maybank Indonesia juga terus mengembangkan layanan dan kapasitas Digital Banking melalui M2U (App dan Web), M2E untuk nasabah korporasi dan berbagai saluran lainnya. Pada Desember 2024, Maybank Indonesia memiliki 314 cabang termasuk cabang Syariah yang tersebar di Indonesia dan satu cabang luar negeri (Mumbai, India); 22 KCP Mobile dan 747 ATM (termasuk 26 Cash Recycle Machines/CRM) yang terkoneksi dengan lebih dari 20.000 ATM tergabung dalam jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, CIRRUS, dan terhubung dengan 3.500 ATM Maybank di Singapura, Malaysia dan Brunei. Maybank Indonesia mengelola simpanan nasabah sebesar Rp119,00 triliun dan memiliki total aset senilai Rp197,18 triliun pada Desember 2024. Untuk informasi lebih lanjut: Bayu Irawan Head, Corporate Communications Email: [email protected] Telp: +6221 2922-888
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
GUBERNUR KALTIM WAJIBKAN ASN, PEJABAT, DAN PERUSAHAAN TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
GUBERNUR KALTIM WAJIBKAN ASN, PEJABAT, DAN PERUSAHAAN TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., menegaskan kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat pemerintahan, perusahaan, serta masyarakat Kaltim untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim. Hal ini disampaikannya sebagai bentuk dukungan dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat. "Jika sudah sejahtera, infak dan sedekah dapat diberikan kepada provinsi lain di Indonesia. Zakat adalah kewajiban, sedangkan infak dan sedekah adalah cerminan kebesaran hati. Orang yang menunaikan ZIS tidak akan menjadi miskin, justru keberkahan akan mendatangkan kebaikan dan membuka kelapangan hati," ungkap Gubernur. Lebih lanjut, Gubernur menekankan agar BAZNAS Kaltim lebih responsif dan sensitif terhadap kondisi saudara-saudara fakir dan miskin, termasuk warga di lembaga pemasyarakatan yang juga berhak mendapatkan perhatian. Dalam hal ini, peran BAZNAS Kaltim sangat penting untuk memastikan dana zakat tersalurkan dengan tepat guna. Gubernur juga mengajak para pengusaha, pejabat, serta ASN yang jumlahnya sekitar 16.000 orang di Kaltim untuk berpartisipasi dalam menunaikan zakat. "Target kita harus lebih besar, minimal lima kali lipat dari sebelumnya. BAZNAS Kaltim perlu hadir di semua golongan yang berhak menerima manfaat zakat," tambahnya. Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penghimpun zakat, tetapi juga sebagai fasilitator yang membangun kebersamaan, saling mendukung, mendengarkan, serta menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Sebagai penutup, Gubernur berpesan kepada BAZNAS Kaltim agar memastikan dana yang disalurkan tepat sasaran, dapat membangun ekonomi keumatan, serta terus meningkatkan pengabdian bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah provinsi, diharapkan optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat melalui BAZNAS Kaltim dapat semakin berkembang serta memberikan manfaat luas bagi umat.
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
KALTIM BERZAKAT 2025: DENGAN DUKUNGAN GUBERNUR, PENGUMPULAN ZIS BISA LEBIH MAKSIMAL
KALTIM BERZAKAT 2025: DENGAN DUKUNGAN GUBERNUR, PENGUMPULAN ZIS BISA LEBIH MAKSIMAL
Samarinda - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam acara Kaltim Berzakat yang digelar pada Senin (11/03) di Gedung Olah Bebaya, Samarinda. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa BAZNAS bukanlah organisasi masyarakat (Ormas), melainkan Lembaga Pemerintah Nonstruktural yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menjelaskan bahwa tugas utama lembaga ini meliputi pengumpulan dana ZIS serta dana sosial keagamaan lainnya, termasuk dana corporate social responsibility (CSR), pendistribusiannya kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) sebagaimana yang disyariatkan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 60, serta membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, khususnya di Kalimantan Timur. Pertumbuhan Penghimpunan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Dalam laporannya, Ahmad Nabhan memaparkan perkembangan pengumpulan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya dari tahun ke tahun, yakni: 2021: Rp6.840.869.915 2022: Rp8.796.789.366 2023: Rp14.443.093.225 2024: Rp16.693.006.601 (hingga saat ini) Jika dihitung secara keseluruhan dengan penghimpunan dari BAZNAS kabupaten/kota se-Kaltim dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp175 miliar. Padahal, potensi dana ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di Kaltim diperkirakan mencapai Rp6 triliun. Saat ini, BAZNAS Kaltim menerima dana ZIS dan DSKL sekitar Rp450 juta per bulan. Beberapa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbesar yang berkontribusi, antara lain: UPZ Bank Kaltimtara – Rp250 juta/bulan UPZ Dinas Kehutanan – Rp118 juta/bulan UPZ UINSI Samarinda – Rp26 juta/bulan UPZ Bappeda – Rp24 juta/bulan UPZ lainnya – Rp6-20 juta/bulan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kaltim yang memiliki capaian penghimpunan tertinggi adalah BAZNAS Kutai Timur dengan total pengumpulan ZIS mencapai Rp1,5 miliar per bulan. Keberhasilan ini didorong oleh kebijakan Bupati Kutai Timur, H. Ardiyansyah, yang mewajibkan ASN Muslim di wilayahnya menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Penyaluran Dana ZIS dan Dampak Sosial Dana yang dihimpun BAZNAS Kaltim telah didistribusikan setiap tahunnya melalui lima program utama, yaitu: Pendidikan – Rp546.840.324 Bantuan bulanan sekolah Peralatan sekolah Uang Kuliah Tunggal (UKT) Kesehatan – Rp3.530.887.760 Operasi celah bibir dan langit-langit Bantuan anak stunting Khitanan massal Pemberdayaan Ekonomi – Rp1.984.760.701 Bantuan petani padi Program Z-Auto dan Z-Mart Bantuan peternak ikan dan domba Modal usaha mikro Kemanusiaan – Rp6.149.230.000 Bantuan korban kebakaran dan banjir Program Paket Ramadhan Bahagia (PRB) Bantuan Rumah Layak Huni (RTLH) sebanyak 40 unit x Rp50 juta Advokasi dan Dakwah – Rp810.723.834 Bantuan untuk ustaz dan guru Bantuan bagi mualaf dan pembinaan keagamaan Harapan Dukungan Gubernur Kaltim Di akhir sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan harapan agar Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, dapat menginstruksikan kepada ASN, BUMN, BUMD, dan perusahaan lainnya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim. Dukungan ini diyakini akan semakin mengoptimalkan penghimpunan ZIS dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. “Kami berharap adanya kebijakan dari Bapak Gubernur seperti yang diterapkan di Kutai Timur, sehingga penghimpunan ZIS dapat lebih maksimal dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tutup Ahmad Nabhan. Acara Kaltim Berzakat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
DORONG KESADARAN ZAKAT, GUBERNUR KALTIM : YANG BERZAKAT TAK AKAN MERASA KEKURANGAN
DORONG KESADARAN ZAKAT, GUBERNUR KALTIM : YANG BERZAKAT TAK AKAN MERASA KEKURANGAN
Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial dalam mengatasi kesenjangan ekonomi. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Kaltim Berzakat yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Senin (10/03). Ia menyebutkan bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam pengumpulan zakat. Zakat, menurutnya, bukan sekadar kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga sebuah tantangan sosial yang harus dihadapi bersama. "Orang yang berzakat dan berinfak tidak akan pernah merasa kekurangan. Semua kebutuhannya akan tercukupi dengan kelapangan hati. Jika kita memahami wasilah dan fadilahnya, tentu kita akan berbondong-bondong melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya. Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa zakat memiliki banyak fungsi sosial, mulai dari membantu saudara-saudara yang menganggur, mendukung pendidikan, hingga mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS diharapkan dapat hadir sebagai lembaga yang menaungi dan menyalurkan zakat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Tahun ini, pengumpulan zakat di Kalimantan Timur harus lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kata Gubernur. Ia juga mendorong BAZNAS untuk lebih siap dalam menjalankan program-program sosial, termasuk bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, seperti biaya sekolah dan tempat tinggal. Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antara BAZNAS dengan berbagai lembaga sosial agar pendataan mustahik lebih akurat dan penyaluran zakat lebih tepat sasaran. "Sedekah satu rupiah, Insya Allah akan diganti dengan berlipat ganda. Salurkan zakat dan sedekah melalui BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) agar bisa membantu UMKM, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur," pungkasnya
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →