WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Bantu Biaya Pengobatan Anak Perantau yang Kritis Akibat Keracunan

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan untuk Khairil, seorang anak dari keluarga perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang tengah berjuang melewati masa kritis di ruang ICU, Senin (13/04/2026).

Khairil dilarikan ke rumah sakit setelah tidak sengaja meminum cairan obat rumput. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan luka serius dan pembengkakan pada bagian kerongkongan serta tenggorokan dalam, sehingga memerlukan perawatan intensif jangka panjang.

Orang tua Khairil, Bapak Nasarudin, menuturkan bahwa dirinya baru menetap beberapa bulan di Kalimantan Timur sebagai buruh kebun. Keterbatasan administrasi menjadi kendala utama saat ia berupaya mencari bantuan ke Dinas Sosial sebelumnya, karena belum memiliki KTP dan KK domisili Kalimantan Timur..

Merespons aduan tersebut, BAZNAS Kaltim segera melakukan verifikasi dan memberikan bantuan biaya pengobatan guna melunasi tunggakan serta memastikan Khairil tetap mendapatkan tindakan medis yang diperlukan.

Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk implementasi dari program Kaltim Sehat. Meski terdapat kendala administrasi kependudukan, aspek keselamatan nyawa tetap menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan darurat.

"Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki inilah yang menjadi jembatan penyelamat bagi saudara-saudara kita yang kesulitan seperti Bapak Nasarudin. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan ananda Khairil bisa segera pulih," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Khairil masih dalam pemantauan medis secara intensif. BAZNAS Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Khairil dan terus mendukung gerakan zakat agar lebih banyak jiwa yang dapat terbantu.

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur secara aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Pemberdayaan Zakat & Wakaf Tahun 2026Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI ini dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (14/04/2026).

Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP, hadir langsung memberikan pandangan strategis guna memastikan program nasional ini dapat terimplementasi dengan baik di wilayah Kalimantan Timur. Beliau menyoroti tiga aspek utama sebagai acuan daerah: tahapan koordinasi, pelaksana program, dan pemetaan wilayah.

Tahapan Koordinasi dan Target Program mengacu pada rencana strategis yang menargetkan peningkatan kesejahteraan melalui dana sosial keagamaan. Target kinerja untuk tahun 2026 mencakup: Penyaluran manfaat bagi sekitar 700.800 jiwa penduduk miskin Islam (3% dari total nasional), dan Target kolaborasi program pendayagunaan zakat dan pengembangan wakaf sebesar 12,00%.

Siapa Pelaksana Program? (Skema Kolaborasi) Implementasi program 2026 mengedepankan sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) melalui pembagian titik lokasi kolaborasi. Skema kontribusi yang disiapkan meliputi: BAZNAS: Target 1.000 titik secara nasional, di mana BAZNAS Provinsi (termasuk Kaltim) diharapkan berkontribusi pada 170 titikLAZ: Target 1.000 titik, dengan kontribusi LAZ Provinsi sebanyak 210 titikProgram Khusus: Pengembangan program "Kampung Zakat" yang mengintegrasikan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah, dan ekoteologi.

Daerah Terprogram dan Fokus Pemberdayaan Fokus utama program tahun 2026 meliputi finalisasi usulan titik lokasi di daerah-daerah strategisDi Kalimantan Timur, koordinasi mencakup seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Selain Kampung Zakat, program unggulan lainnya yang menjadi sorotan adalah: BeZakat (Beasiswa Zakat Indonesia): Beasiswa sarjana S1 full funded untuk 8 semester bagi mustahik (fakir, miskin, sabilillah) yang lulus di PTN/PTKIN terpilihPemberdayaan Ekonomi: Pendayagunaan zakat untuk usaha produktif dengan kriteria prioritas bagi kepala keluarga dengan tanggungan usia sekolah dan mustahik yang memiliki keterbatasan akses perbankan.

"Kejelasan mengenai siapa melakukan apa dan di daerah mana sangat penting agar BAZNAS Kaltim dapat menyusun rencana tindak lanjut yang konkret. Kami ingin memastikan partisipasi aktif daerah mampu mengakselerasi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal," tegas Dr. H. Abdurrahman dalam diskusi tersebut.

Rapat ini menjadi pijakan bagi BAZNAS Kaltim untuk mensinkronkan data dan menetapkan lokasi kolaborasi guna menyongsong tahun 2026 yang lebih berdampak bagi umat

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat

JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen terus memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat guna memastikan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam mendampingi jajaran pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Berau melakukan audiensi strategis ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (13/4/2026).

Rombongan dari Kalimantan Timur diterima langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., didampingi Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Meeting Ketua Lantai 2 ini memfokuskan pembahasan pada legalitas dan status kepemilikan aset Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan langkah penting untuk memastikan program-program unggulan di daerah memiliki payung hukum dan manajemen aset yang kuat. 

> "Kami hadir untuk memastikan sinergi antara BAZNAS RI, Provinsi, dan Kabupaten berjalan selaras. RSB Berau adalah aset luar biasa bagi umat di Kalimantan Timur, sehingga kejelasan status kepemilikan dan tata kelolanya sangat krusial agar manfaatnya bagi para mustahik dapat terus berlanjut secara profesional dan berkelanjutan," ujar Ahmad Nabhan.

RSB Berau bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Pembangunannya yang dimulai sejak 2019 merupakan buah kolaborasi nyata antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, serta PT Berau Coal. Sejak dilakukan soft opening pada 27 Juli 2024 lalu di Jl. SA Maulana, Tanjung Redeb, RSB ini telah mencatatkan sejarah sebagai Rumah Sehat BAZNAS terbesar di Indonesia dan yang pertama di Pulau Kalimantan.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, meliputi layanan UGD, dokter umum dan spesialis, rawat inap, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans dan edukasi kesehatan. Seluruh layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu (mustahik).

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menambahkan bahwa pertemuan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi pimpinan baru BAZNAS Berau. "Dengan kepemimpinan yang baru di Berau, kami ingin memperkuat koordinasi agar pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, semakin optimal. RSB Berau adalah bukti nyata bahwa zakat dapat dikelola menjadi program produktif di bidang kesehatan yang inklusif," ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir jajaran internal BAZNAS RI untuk memberikan masukan teknis, di antaranya Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Hartanto, Kepala Bagian URT dan Manajemen Aset Atika Astuti, serta perwakilan Divisi Kesehatan Siti Masturoh.

Sementara dari jajaran BAZNAS Berau, hadir Ketua BAZNAS Berau Ir. H. Muhammad Gazali, S.IP., M.M., bersama Wakil Ketua II Jul Amri Putra, S.Pd., dan Wakil Ketua IV Suparman, S.Pkp., M.Ap.

 

 

13/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur

SAMARINDA – Sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Acara yang diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur ini berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kaltim, Selasa (7/4/2026).

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust).

"BAZNAS adalah lembaga pengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang bersifat sangat sensitif. Tanpa transparansi, mustahil kita bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari muzaki. Melalui penguatan PPID ini, kita menargetkan seluruh BAZNAS se-Kaltim mampu bertransformasi menjadi lembaga dengan kualifikasi 'Informatif'," tegas Ahmad Nabhan saat membuka acara.

Untuk memberikan pemahaman mendalam, BAZNAS Kaltim menghadirkan tiga pakar dari Komisi Informasi Kaltim sebagai pemateri. Hajaturamsyah, S.Hut., M.M. Wakil Ketua KI Kaltim, Juraidah, S.P., M.AP. Koordinator Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik dan Wesley L. Hutasoit, S.Sos., M.SP. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Tata Kelola.

Materi yang disampaikan meliputi urgensi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), tata cara penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), hingga aspek teknis pengujian konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan.

Salah satu agenda utama dalam Bimtek ini adalah sesi praktik pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk persiapan monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026. Para peserta dibimbing langsung dalam melakukan simulasi pengisian e-monev yang mencakup enam indikator besar, yaitu:

* Informasi yang wajib diumumkan secara berkala.

* Informasi yang wajib tersedia setiap saat.

* Standar pelayanan informasi publik.

* Ketersediaan sarana dan prasarana.

* Digitalisasi melalui media sosial dan website.

* Komitmen organisasi dan dukungan anggaran PPID.

Semangat kolaborasi terlihat dari kehadiran perwakilan tim PPID dari 10 Kabupaten/Kota, mulai dari Berau hingga Mahakam Ulu. Dengan total peserta yang hadir, kegiatan ini diharapkan menghasilkan keseragaman standar layanan informasi di seluruh tingkatan BAZNAS se-Kaltim.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa tindak lanjut dari Bimtek ini adalah pendampingan intensif bagi daerah agar setiap BAZNAS kabupaten/kota segera menetapkan SK PPID dan mengalokasikan anggaran khusus untuk keterbukaan informasi.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan mudah diakses oleh publik melalui kanal-kanal digital yang kita miliki," pungkasnya.

07/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BAZNAS Kaltim Lakukan Pembaruan Sistem PPID Melalui Kerja Sama Strategis

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat komitmennya dalam keterbukaan informasi publik melalui langkah strategis digitalisasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama pembangunan Website Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) bersama ZETA (Zenith Engineering & Tech Alliance) pada Rabu (18/03/2026).

Dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Pelaporan, dan Amil, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I.

Kerja sama ini bertujuan untuk membangun sistem digital yang komprehensif, mencakup pelayanan informasi secara daring, pengelolaan konten yang edukatif, serta pengembangan infrastruktur digital lembaga yang lebih modern dan akuntabel.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E menjelaskan bahwa keberadaan website PPID yang mumpuni merupakan instrumen vital dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat di era digital.

"Layanan PPID secara online ini adalah kunci. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik melalui pengelolaan data yang profesional. Target kami jelas, tahun ini BAZNAS Kaltim harus meraih predikat Informatif," ujar Badrus Syamsi.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) menempatkan BAZNAS Kaltim pada kategori "Menuju Informatif". Dengan adanya sistem baru ini, diharapkan standar keterbukaan informasi lembaga akan meningkat signifikan.

Selain penguatan di tingkat provinsi, BAZNAS Kaltim juga berharap langkah ini menjadi stimulus bagi BAZNAS di tingkat kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur.

"Kami mendorong BAZNAS daerah untuk memaksimalkan hal yang sama. Minimal, semua bisa mencapai kategori 'Menuju Informatif' dalam pengelolaan informasi dan data," tambahnya.

Langkah digitalisasi ini juga ditegaskan sebagai manifestasi dari implementasi prinsip 3A yang menjadi ruh pengelolaan zakat di Indonesia.

"Transparansi ini adalah bagian dari upaya kita untuk tetap teguh pada prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Masyarakat harus tahu bagaimana dana umat dikelola dan didistribusikan secara transparan," tutupnya.

Melalui kemitraan dengan ZETA, website PPID BAZNAS Kaltim diharapkan dapat segera beroperasi penuh untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses data, laporan keuangan, hingga program-program pemberdayaan secara cepat dan akurat.

18/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

BAZNAS KALTIM IKUT SERTA DALAM RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS TANGGAP BENCANA DAN RUMAH SEHAT BAZNAS DI SEMARANG
BAZNAS KALTIM IKUT SERTA DALAM RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS TANGGAP BENCANA DAN RUMAH SEHAT BAZNAS DI SEMARANG
Semarang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim turut serta dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS yang berlangsung pada 13-15 Desember 2024 di Semarang, Jawa Tengah. Delegasi BAZNAS Kaltim yang hadir adalah Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., serta staf Bidang IV, Lamini. Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kesiagaan terhadap bencana di Indonesia, khususnya kesiapan dalam menghadapi kebencanaan di wilayah Kalimantan Timur. Rakornas ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dalam sambutannya, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan kebencanaan secara terpadu dan efektif. “Setiap langkah BAZNAS adalah amanah Allah SWT. Dengan pendekatan transendensi, kita tidak hanya fokus pada aspek duniawi tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas,” ujar Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan kredibel dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Jangan pernah merasa malu mengajak masyarakat mendukung program kita, karena ini adalah kewajiban yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Apa yang kita lakukan merupakan bagian dari amanah yang Allah SWT perintahkan kepada kita,” tegasnya. Rakornas ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana berbasis zakat dengan pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai elemen seperti masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media. Pada akhir kegiatan ini, dihasilkan tujuh poin utama dalam optimalisasi penanggulangan bencana yang tertuang dalam Risalah Simpang Lima Semarang 2024, yaitu: Komitmen BAZNAS dan LAZ Seluruh Indonesia untuk mencapai visi bersama menjadi lembaga utama yang menyejahterakan umat dengan mengutamakan penyelamatan nyawa (hifzun nafs) dalam program kebencanaan serta mendukung peningkatan pengumpulan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Penguatan Kelembagaan dan Struktur BTB yang dikomandoi langsung oleh pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota sesuai hasil kesepakatan pleno pimpinan. Penunjukan Kepala Pelaksana Harian dari Unsur Amil/Staf atau Profesional untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas penanganan bencana di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota. Pembentukan dan Pengelolaan Tim Relawan Kebencanaan yang memadai sesuai kebutuhan, terlatih, dan siap siaga dalam menghadapi situasi darurat. Pengalokasian Dana yang Memadai dalam RKAT untuk mendukung program kebencanaan mitigasi, kedaruratan, pemulihan, dan rekonstruksi serta penyediaan sarana prasarana yang diperlukan sesuai dengan Fatwa MUI No. 66 Tahun 2022. Pelaksanaan Program Kebencanaan dengan Prinsip Akuntabilitas Tinggi, transparansi pengelolaan dana, dan pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada para muzaki, mustahik, dan masyarakat luas. Pembagian Peran dalam Manajemen Kebencanaan antara BAZNAS Kabupaten/Kota yang bertugas mengonsolidasikan relawan di tingkat kabupaten/kota hingga desa, BAZNAS Provinsi yang bertugas meningkatkan kapasitas relawan dengan dukungan pelatihan dan pendanaan, serta BAZNAS RI yang bertugas menyiapkan regulasi, SOP Tata Kelola, SDM, Keuangan, Sertifikasi SDM, dukungan infrastruktur kebencanaan, dan pendanaan secara nasional. Dengan adanya Rakornas ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan berbagai elemen masyarakat semakin kuat dalam penanggulangan bencana di Indonesia, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat yang membutuhkan.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM GELAR KHITANAN MASSAL DI KABUPATEN PASER, SAMBUT HUT KE-65 KABUPATEN PASER DENGAN 150 PESERTA
BAZNAS KALTIM GELAR KHITANAN MASSAL DI KABUPATEN PASER, SAMBUT HUT KE-65 KABUPATEN PASER DENGAN 150 PESERTA
Tanah Grogot – Dalam rangka menyambut HUT ke-65 Kabupaten Paser, BAZNAS Kaltim kembali melaksanakan kegiatan khitanan massal yang diadakan di kantor BAZNAS Paser, Tanah Grogot. Sebanyak 150 anak mengikuti khitanan massal ini, setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan khitanan massal di Kota Samarinda dengan jumlah peserta sebanyak 250 anak. Peserta khitanan massal di Kabupaten Paser tidak hanya menerima layanan khitan, tetapi juga mendapatkan berbagai fasilitas tambahan berupa uang transport, uang saku, kaos, bingkisan berisi alat sekolah, snack, dan sarung. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap peserta merasa dihargai dan diperhatikan. Ahmad Nabhan, dalam sambutannya usai pembukaan agenda Khitanan Massal pada Minggu (15/12), menyampaikan pentingnya kegiatan ini. "Kegiatan ini tentunya sangat memberikan manfaat yang besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Terkait dengan kesehatan ini menjadi perhatian kita bersama. Dengan dikhitannya anak-anak kita, disamping terjaga kebersihannya, tentu ini juga terkait ibadah yang kita laksanakan nanti," ujarnya. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan (Kpw) Balikpapan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan melalui BAZNAS Kaltim. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Wahyu Setyoko, menyambut baik kegiatan ini dan berharap kolaborasi ini dapat berlanjut di masa mendatang. "Ini adalah bagian dari program sosial Bank Indonesia yang mengedepankan dedikasi untuk negeri. Kedepannya, kami menyambut baik dan akan berkolaborasi dengan BAZNAS Kaltim. Kami akan coba menjajaki program apa yang berpotensi untuk dilakukan kerjasama, maka akan kami realisasikan," jelas Wahyu Setyoko. Khitanan massal yang diadakan oleh BAZNAS Kaltim ini menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap kesehatan anak-anak serta upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Semangat ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA15/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK MELALUI PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PASER
BAZNAS KALTIM TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK MELALUI PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PASER
Paser – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini telah memberikan manfaat signifikan bagi para mustahik di berbagai wilayah, termasuk di Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Tiga unit rumah telah dibantu oleh BAZNAS Kaltim berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Paser, dan satu unit di antaranya kini sudah dapat dihuni. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dalam agenda peninjauan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kabupaten Paser pada Sabtu (14/12), menyampaikan harapannya agar bantuan renovasi rumah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang menerimanya. "Semoga bantuan renovasi rumah ini dapat dirasakan manfaatnya oleh para masyarakat, terutama bagi penerima," ujar Ahmad Nabhan. Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kaltim tidak hanya membantu masyarakat di Kabupaten Paser, tetapi juga di wilayah lain seperti Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Kutai Barat, dan Kabupaten Berau. Bantuan yang diberikan berupa renovasi rumah bagi masyarakat tidak mampu yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak. Beberapa daerah bahkan menerima bantuan dalam bentuk perabotan rumah tangga seperti tempat tidur. "Beberapa daerah alhamdulillah sudah merasakan manfaat dari rumah layak huni BAZNAS, beberapa daerah bahkan ada yang dibantu dalam segi perabotan seperti tempat tidur," tambah Ahmad Nabhan. Kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan BAZNAS daerah sangat penting dalam menjalankan program ini. Kerja sama yang baik memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ahmad Nabhan juga berharap program Rumah Layak Huni BAZNAS ini dapat terus berlanjut dan manfaatnya dirasakan lebih luas di berbagai daerah di Kalimantan Timur. "Harapan kami, kedepannya BAZNAS Kaltim bisa terus melanjutkan program Rumah Layak Huni BAZNAS ini, agar manfaatnya dirasakan lebih luas di berbagai daerah di Kaltim," ujar Ahmad Nabhan. Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu upaya BAZNAS Kaltim dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Dengan adanya program ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak bagi mustahik, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
POTENSI PRODUK TURUNAN KELAPA DESA SESUMPU SANGAT BESAR: BAZNAS KALTIM SIAP BANTU TEMBUS PASAR INTERNASIONAL
POTENSI PRODUK TURUNAN KELAPA DESA SESUMPU SANGAT BESAR: BAZNAS KALTIM SIAP BANTU TEMBUS PASAR INTERNASIONAL
Penajam Paser Utara – Kampung Zakat Desa Sesumpu, Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya dari sektor perkebunan kelapa. Potensi ini dinilai mampu dikembangkan menjadi produk turunan yang berdaya saing tinggi hingga ke pasar mancanegara. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kalimantan Timur, H. Badrus Syamsi, pada agenda peninjauan kampung zakat desa Sesumpu Jum’at (13/12). Ia menekankan pentingnya pengembangan produk turunan kelapa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. "Potensi kelapa di Desa Sesumpu sangat besar. Kita harus segera membuat produk turunannya yang bisa dijual di pasaran. Dengan pembinaan yang tepat, produk ini bahkan dapat dipasarkan hingga ke luar negeri," ujar H. Badrus Syamsi. BAZNAS Kaltim siap membantu melalui program Zakat Community Development (ZCD), dengan memberikan pendampingan secara berkelompok kepada masyarakat di Kampung Zakat Desa Sesumpu. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam yang ada, baik dari sektor perikanan, perkebunan, maupun lainnya. Ade Fitriansyah, perwakilan lurah Sesumpu, menjelaskan bahwa beberapa produk olahan dari sumber daya alam desa sudah dihasilkan, seperti abon dan amplang dari sektor perikanan. Namun, masyarakat masih menghadapi tantangan untuk memenuhi permintaan pasar yang lebih luas. "Beberapa produk olahan seperti abon dan amplang sudah kami jual ke masyarakat. Namun, untuk memenuhi permintaan pasar yang lebih besar, kami belum siap. Potensi pohon kelapa juga menjadi fokus kami untuk menghasilkan produk. Kami sangat membutuhkan pendampingan dan pelatihan agar masyarakat dapat lebih produktif," terang Ade Fitriansyah. Dengan dukungan dari BAZNAS Kaltim, diharapkan potensi sumber daya alam Desa Sesumpu dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menembus pasar internasional.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
SUKSES DI SAMARINDA, BAZNAS KALTIM LANJUTKAN KHITANAN MASSAL DI PASER BERSAMA BANK INDONESIA
SUKSES DI SAMARINDA, BAZNAS KALTIM LANJUTKAN KHITANAN MASSAL DI PASER BERSAMA BANK INDONESIA
Samarinda – Setelah sukses menyelenggarakan khitanan massal untuk 240 anak di Samarinda, BAZNAS Kaltim akan melanjutkan program sosial ini di Kabupaten Paser. Kegiatan ini akan berlangsung pada 15 Desember mendatang dan akan dilaksanakan bekerja sama dengan Bank Indonesia dan BAZNAS Paser. Hal ini disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, pada acara khitanan massal yang berlangsung pada Sabtu (7/12/2024). Momen akhir tahun dipilih karena bertepatan dengan libur sekolah, sehingga anak-anak dapat memanfaatkan waktu ini untuk mengikuti khitanan massal. Untuk kegiatan di Kabupaten Paser, BAZNAS Kaltim membuka kuota sebanyak 150 peserta. Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa peserta khitanan di Kabupaten Paser akan mendapatkan benefit yang sama dengan peserta di Samarinda, yaitu uang saku dan souvenir berisi peralatan sekolah. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak dan keluarga di Kabupaten Paser. Dengan dukungan Bank Indonesia dan BAZNAS Paser, kami optimis acara ini akan berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Drs. H. Ahmad Nabhan.
BERITA09/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERSIAP GELAR RAKORDA 2024, FOKUS BAHAS ISU STRATEGIS DAERAH
BAZNAS KALTIM BERSIAP GELAR RAKORDA 2024, FOKUS BAHAS ISU STRATEGIS DAERAH
Samarinda - BAZNAS Kaltim menggelar rapat persiapan panitia RAKORDA yang akan dilaksanakan pada 20-22 Oktober 2024 di Gedung Odah Etam, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda. Agenda ini akan dibuka oleh Pj. Gubernur Kaltim dan diharapkan menjadi ajang strategis untuk membahas isu-isu penting di Kalimantan Timur. Rapat persiapan dilaksanakan di ruang rapat lantai II Kantor BAZNAS Kaltim, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, Wakil Ketua II Dr. Abdurrahman, AR., MAP, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H, serta seluruh panitia pelaksana. Dalam arahannya, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan harapannya agar pelaksanaan RAKORDA tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. "Mengingat tahun lalu kita melaksanakan di Kota Bontang sebagai tuan rumah, tahun ini kita berharap dapat memberikan kesan yang lebih baik bagi peserta. Oleh karena itu, panitia harus terus berkoordinasi dan saling melengkapi dalam menjalankan tugas masing-masing," ujarnya. Tahun ini, BAZNAS Kaltim akan fokus pada isu-isu strategis yang terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Timur. H. Badrus Syamsi menjelaskan bahwa hal ini merupakan komitmen BAZNAS Kaltim dalam menyelesaikan permasalahan di berbagai wilayah Kaltim. "Kami akan menghadirkan narasumber dari kepala daerah perwakilan karena banyak BAZNAS daerah di Kaltim yang masih perlu perbaikan dan konsolidasi dengan pejabat daerah. Hal ini untuk mendengarkan permasalahan secara langsung dan mencari solusinya," jelasnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP menambahkan bahwa masih banyak problem di BAZNAS daerah, terutama terkait hubungan dengan kepala daerahnya. "Dukungan dari kepala daerah merupakan salah satu tonggak utama agar BAZNAS daerah dapat mengelola ZIS dengan baik," tambahnya. H. Miswan Thahadi menegaskan bahwa BAZNAS daerah adalah bagian dari tubuh BAZNAS Kaltim. "Sebagai 'orang tua', kita perlu memfasilitasi kemudahan relasi antara BAZNAS daerah dan kepala daerahnya," ujarnya. Wakil Ketua IV, Achmad Suparno, S.H, menambahkan bahwa acara pembukaan RAKORDA perlu dikemas dengan baik agar para tamu undangan terkesan. "Kami juga berencana menampilkan berbagai kegiatan BAZNAS Kaltim dan BAZNAS daerah. Harapannya, tahun ini acara ini akan memberikan kesan mendalam bagi semua peserta," pungkasnya. Dengan persiapan yang matang, BAZNAS Kaltim optimistis RAKORDA 2024 akan berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan program-program BAZNAS di Kalimantan Timur.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP GELAR RAKORDA 2024 DENGAN DUKUNGAN PJ.GUBERNUR KALTIM
BAZNAS KALTIM SIAP GELAR RAKORDA 2024 DENGAN DUKUNGAN PJ.GUBERNUR KALTIM
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur melakukan audiensi dengan Pj. Gubernur Kalimantan Timur, Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., pada Kamis (10/10/2024) di Kantor Gubernur Jalan Gajah Mada, Samarinda. Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, Wakil Ketua II Dr. Abdurrahman, AR., MAP, serta Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H. Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan program-program BAZNAS Kaltim dan memohon dukungan dari Pj. Gubernur untuk kelancaran pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kaltim yang akan diadakan pada 20-22 Oktober 2024 di Hotel Aston. Rakorda tersebut direncanakan akan dibuka di Gedung Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim. Dalam audiensi tersebut, Pj. Gubernur Akmal Malik menyatakan dukungannya terhadap kegiatan BAZNAS Kaltim. Beliau menyatakan kesediaannya untuk hadir dan membuka secara resmi Rakorda nanti. "Kami sangat mendukung kegiatan ini dan insyaAllah saya akan hadir pada pembukaan Rakorda BAZNAS Kaltim nanti," ujar Akmal Malik. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pj. Gubernur. "Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pj. Gubernur. Tahun ini, Rakorda BAZNAS Kaltim akan melibatkan sekitar 200 peserta yang terdiri dari pimpinan dan amil BAZNAS dari kabupaten/kota se-provinsi Kalimantan Timur," jelasnya. Rakorda BAZNAS Kaltim 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam penguatan koordinasi dan peningkatan kapasitas amil zakat di seluruh Kalimantan Timur. Dengan adanya dukungan dari pemerintah provinsi, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM GANDENG PUPR: OPTIMALKAN PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
BAZNAS KALTIM GANDENG PUPR: OPTIMALKAN PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Samarinda – BAZNAS Kaltim menggelar audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat, (04/10/2024). Audiensi ini bertujuan untuk membahas kolaborasi dalam program Z-Auto BAZNAS Kaltim yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan ekonomi masyarakat melalui bidang jasa perbengkelan. Turut hadir dalam audiensi ini Kepala Dinas PUPR, Dr. AM Fitra Firnanda, ST., MM., Kepala Sub Bagian Umum PUPR, Asbudin, ST., M.Si., Kepala Sub Bagian Perencanaan Program PUPR, Reni Modita, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, M. Mulyono, S.H., serta Pendamping Program Z-Auto BAZNAS, Bagas Raga. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Dr. Abdurrahman, AR., MAP, menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat memperluas jangkauan program Z-Auto yang telah meluncurkan 30 bengkel Z-Mart di beberapa wilayah Samarinda. "Kami berharap Dinas PUPR dapat memberikan dukungan berupa pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia dalam bidang jasa perbengkelan ini," ujar Dr. Abdurrahman dalam pertemuan tersebut. Kepala Dinas PUPR, Dr. AM Fitra Firnanda, menyambut baik dan mendukung program ini. "BAZNAS Kaltim telah berhasil meluncurkan 30 bengkel Z-Auto. Ini merupakan langkah positif bagi masyarakat, mengingat tingginya pengguna kendaraan, terutama sepeda motor, di Kaltim. Meskipun sudah banyak bengkel di pinggir jalan, program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan SDM agar lebih terampil dan profesional melalui pembinaan dan pelatihan," jelasnya. Lebih lanjut, Dr. AM Fitra Firnanda menambahkan bahwa Dinas PUPR akan mendukung program ini dengan mengadakan pameran terkait bengkel motor Z-Auto. "Pameran ini tidak hanya sebagai sarana pengenalan ke masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk marketisasi program ini," tambahnya. Program Z-Auto BAZNAS Kaltim merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat melalui sektor otomotif. Dengan dukungan dari Dinas PUPR, diharapkan program ini dapat lebih berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA04/10/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
CEGAH STUNTING, BAZNAS KALTIM BERIKAN  BANTUAN OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT GRATIS
CEGAH STUNTING, BAZNAS KALTIM BERIKAN BANTUAN OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT GRATIS
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasioanal (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya pencegahan stunting menyelenggarakan Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit. Program ini tidak hanya memberikan harapan bagi anak-anak yang lahir dengan kondisi bibir sumbing, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam penurunan prevalensi stunting di Kaltim. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, prevalensi stunting di Kalimantan Timur turun dari 23,9 persen menjadi 17,46 persen pada tahun 2023. Penurunan ini tidak lepas dari berbagai program intervensi yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kaltim. Melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2022, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak stunting. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menyatakan bahwa program operasi celah bibir dan langit-langit merupakan program berkelanjutan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2022. "Program ini terus berkembang, dari 28 peserta pada tahun 2022, menjadi 39 peserta pada tahun 2023, dan pada tahun ini mencapai 60 peserta. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini di masa depan," ujarnya. Menurut H. Badrus Syamsi, operasi celah bibir dan langit-langit tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki kemampuan berbicara anak-anak yang mengalaminya, tetapi juga untuk memastikan mereka dapat makan dengan nyaman dan mendapatkan nutrisi yang cukup. "Dengan operasi ini, kami ingin mereka bisa berbicara dengan normal dan makan dengan nyaman, sehingga pertumbuhan mereka tidak terganggu," tambahnya. BAZNAS Kaltim menjadi satu-satunya BAZNAS yang fokus pada kegiatan ini dengan menyediakan fasilitas lengkap untuk pasien, termasuk penginapan di hotel, akomodasi, dan transportasi hingga pasien dipulangkan kembali. "Yang kami utamakan adalah kenyamanan pasien," tegas H. Badrus Syamsi. Dalam sambutannya pada pembukaan acara Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit, Kamis (25/09/2024) di Hotel Puri Senyiur, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur, drg. Deasy Evriyani, menjelaskan pentingnya operasi ini dalam pencegahan stunting. "Anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit mengalami kesulitan untuk makan dan minum, sehingga kebutuhan nutrisinya kurang terpenuhi. Dengan operasi ini, kita membantu mereka mendapatkan nutrisi yang cukup dan mencegah stunting," jelasnya. Program ini tidak hanya mencerminkan kepedulian BAZNAS Kaltim terhadap kesehatan anak-anak, tetapi juga menunjukkan sinergi yang baik antara berbagai pihak dalam menangani isu kesehatan dan gizi di Kalimantan Timur. Dengan adanya program-program seperti ini, diharapkan prevalensi stunting dapat terus menurun dan anak-anak di Kalimantan Timur dapat tumbuh sehat dan cerdas.
BERITA29/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM MENDAPAT DUKUNGAN PDGI KALTIM DALAM PELAKSANAAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA OPERASI BEDAH MULUT DAN LANGIT-LANGIT
BAZNAS KALTIM MENDAPAT DUKUNGAN PDGI KALTIM DALAM PELAKSANAAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA OPERASI BEDAH MULUT DAN LANGIT-LANGIT
Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kaltim memberikan dukungan penuh kepada BAZNAS Kaltim dalam pelaksanaan bakti sosial paripurna operasi bedah mulut dan langit-langit yang telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Dukungan ini disampaikan oleh Ketua PDGI Kaltim, drg. Deasy Evriyani, dalam acara pembukaan Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit pada Rabu, (25/09/2024) di Hotel Puri Senyiur Samarinda. Dalam sambutannya, drg. Deasy mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan jumlah pasien yang terlayani. “Alhamdulillah, jumlah pasien terus bertambah setiap tahunnya. BAZNAS Kaltim selalu berjaya dan memiliki banyak anggaran, sehingga program ini akan terus dilakukan,” ujarnya. Bakti sosial kali ini menyasar 60 pasien dengan kondisi bibir sumbing, di mana pasien termuda berusia 3 bulan. Pasien berasal dari berbagai daerah, termasuk Samarinda, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, Balikpapan, Paser, dan Mahakam Ulu. “Harapan kami adalah agar jumlah kasus bibir sumbing berkurang menuju generasi emas. Kegiatan bakti sosial ini sangat lengkap dan melibatkan berbagai disiplin ilmu,” tambah drg. Deasy. Dukungan dan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan PDGI Kaltim telah berlangsung sejak 2022. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menjelaskan, “Awalnya kita hanya memiliki 21 peserta, namun setiap tahunnya kita sepakat untuk menambah jumlah peserta agar semua daerah mendapatkan kesempatan untuk menjalani operasi ini.” Diharapkan, kegiatan ini berjalan lancar dan mampu memberikan kepercayaan diri bagi anak-anak yang menjalani operasi. “Semoga anak-anak ini sehat selalu dan kelak dapat menjadi pemimpin, seperti presiden atau menteri,” pungkas H. Badrus. BAZNAS Kaltim dan PDGI Kaltim berkomitmen untuk terus berkolaborasi demi meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan kebutuhan khusus, sekaligus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program sosial yang bermanfaat.
BERITA26/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM KEMBALI GELAR BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT: KOMITMEN TIGA TAHUN PELAYANAN KEMANUSIAAN
BAZNAS KALTIM KEMBALI GELAR BAKTI SOSIAL OPERASI CELAH BIBIR DAN LANGIT-LANGIT: KOMITMEN TIGA TAHUN PELAYANAN KEMANUSIAAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan melalui program Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit. Di tahun 2024, BAZNAS Kaltim mengadakan program ini untuk yang ketiga, dengan jumlah peserta sebanyak 60 pasien dari berbagai daerah se-Kalimantan Timur, melibatkan lebih dari 30 tenaga medis lokal dan luar daerah. Rangkaian kegiatan operasi ini dilaksanakan dari tanggal 26 hingga 30 September 2024 di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda. Program ini dimulai dengan proses screening kondisi pasien, tindakan operasi, pemulihan, hingga pemulangan pasien. Tim medis yang terlibat antara lain berasal dari kedokteran gigi Universitas Gajah Mada (UGM) dan Yayasan Senyum Harapan Nusantara (YSHN). Hal ini sebagai bentuk upaya BAZNAS Kaltim untuk memberikan pelayanan profesional dan berkualitas kepada para pasien. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pelaksanaan operasi saja, tetapi juga memperhatikan kenyamanan psikologis para pasien. "Kami memberikan tempat menginap di hotel agar pasien lebih nyaman secara psikologis. Kondisi psikologis sangat penting terutama menjelang operasi," jelas H. Badrus Syamsi dalam sambutannya saat pembukaan Bakti Sosial Paripurna pada Rabu, (25/09/2024). Pembiayaan dan Dukungan Setiap tahunnya, BAZNAS Kaltim terus meningkatkan jumlah penerima manfaat dan anggaran yang dialokasikan untuk program ini. Pada tahun 2024, anggaran sebesar Rp900 juta disiapkan untuk 60 pasien. Sementara itu, pada tahun 2023, BAZNAS Kaltim menganggarkan Rp600 juta untuk 39 pasien, dan pada tahun 2022 sebesar Rp300 juta untuk 28 pasien. "Harapannya, ke depan jumlah penerima manfaat dapat terus bertambah dengan dukungan dari dinas kesehatan dan RSUD Abdoel Wahab Sjahranie," tambah H. Badrus Syamsi. Sambutan Pemerintah dan Tenaga Medis Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Dr.dr.H Jaya Mualimin, Sp.Kj, M.Kes, MARS, yang mewakili Pj. Gubernur Kalimantan Timur. "Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan mulia ini. Program ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi pasien, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mereka dari sisi kesehatan dan mental," ujarnya. Dr. David Hariadi Masjhoer, Sp.OT, M.K.M (MARS) dari RSUD Abdoel Wahab Sjahranie juga menyatakan kesiapan rumah sakit dalam memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. "Kami siap memberikan dukungan fasilitas ruang operasi dan ruang rawat inap. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan seperti ini," katanya. Menginspirasi dan Membangun Solidaritas Program Bakti Sosial Paripurna ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai luhur bangsa Indonesia. Melalui kolaborasi dengan PDGI, Yayasan Senyum Harapan Nusantara, serta dukungan dari RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam membantu yang membutuhkan. "Kami berharap program ini tidak hanya terbatas pada operasi celah bibir dan langit-langit, tetapi juga dapat mencakup pelayanan medis lainnya seperti kaki pengkor atau tangan bengkok. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu dan memiliki akses lebih baik terhadap layanan kesehatan," tambah dr. David Hariadi Masjhoer. BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang kurang mampu, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Program Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG RAKORNAS 2024: PERKUAT KETAHANAN PANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT
BAZNAS KALTIM DUKUNG RAKORNAS 2024: PERKUAT KETAHANAN PANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT
Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur – Pimpinan BAZNAS Kaltim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) 2024 yang digelar di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur pada Rabu, 25 September 2024. Acara yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, ini bertujuan untuk membahas strategi nasional dalam pengelolaan zakat dan memperkuat ketahanan pangan di Indonesia. Pelaksanaan RAKORNAS akan berlanjut pada Kamis-Jumat, 26-27 September 2024, di Hotel Novotel Balikpapan. Sebagai tuan rumah, BAZNAS Kaltim berkomitmen penuh mendukung dan mensukseskan acara tersebut. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan RAKORNAS di IKN. "RAKORNAS tahun ini merupakan yang pertama dilaksanakan di IKN. Ini menjadi salah satu kebanggaan bagi kami dan juga peluang besar untuk BAZNAS Kaltim dalam memperluas jaringan pengumpulan zakat," ungkap Ahmad Nabhan. Dalam pertemuan sebelumnya, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Akmal Malik, menekankan pentingnya membahas ketahanan pangan pada RAKORNAS. Menurutnya, ketahanan pangan di Kalimantan Timur harus menjadi fokus utama agar kondisi ini terus membaik. Secara umum, status ketahanan pangan Provinsi Kalimantan Timur dalam dua tahun terakhir termasuk kriteria tahan pangan, dengan skor 76,90 pada tahun 2019 yang naik menjadi 78,24 pada tahun 2020. Namun, peringkatnya menurun dari posisi ke-7 pada tahun 2019 menjadi ke-9 pada tahun 2020. BAZNAS Kaltim telah berkontribusi dalam upaya ketahanan pangan melalui program Zakat Community Development (ZCD), salah satunya adalah budidaya padi organik di Kutai Kartanegara. Program ini tidak hanya menghasilkan produk tetapi juga menciptakan kemandirian bagi para petani setempat. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya pengembangan program-program zakat yang dapat memperkuat ekonomi umat. Ia juga menekankan agar pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas menjadi prioritas, sehingga manfaat dari program-program zakat bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat. "Saya titip kepada BAZNAS, agar dapat mengembangkan program-program zakat yang memperkuat ekonomi umat utamanya usaha mikro, pemberdayaan perempuan dan disabilitas, sehingga nilai manfaat program-program zakat semakin terasa dimasyarakat dan secara komulatif bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengurangi kemiskinan, dan mempersempit ketimpangan yang ada", pesan Presiden Joko Widodo. BAZNAS Kaltim, sebagai lembaga filantropi yang aktif, terus berkomitmen mendukung program-program pemerintah dalam mencapai kesejahteraan umat. Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi, BAZNAS Kaltim berperan penting dalam memastikan zakat dapat menjadi instrumen yang efektif dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Kalimantan Timur.
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN 90 SAK BERAS KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI SAMARINDA
BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN 90 SAK BERAS KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI SAMARINDA
Samarinda – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus bantu warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi di dua lokasi berbeda, yaitu di Jl. Angklung, Kelurahan Dadi Mulya, dan Jl. Abul Hasan Gg. 7, Kelurahan Pasar Pagi, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan berupa beras pada Selasa, (17/09/2024) kepada korban yang terdampak Kebakaran di Jl. Angklung menghanguskan tiga rumah tunggal dan dua bangunan, mengakibatkan kerugian materiil bagi 12 orang korban. Sementara itu, kebakaran di Jl. Abul Hasan Gg. 7 yang terjadi pada Agustus lalu menyebabkan belasan rumah dan bangsal bertingkat habis terbakar. Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H., menjelaskan bahwa kondisi warga hingga saat ini masih memerlukan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan beras untuk warga yang terdampak. “Sebanyak 7 kepala keluarga (KK) di Jl. Angklung masing-masing menerima 3 sak beras 5 kg, dengan total 21 sak yang diterima oleh warga di sana. Sedangkan di Jl. Abul Hasan Gg. 7, kami memberikan 69 sak beras untuk 23 KK, yang masing-masing KK mendapat 3 sak beras,” ujar Muhammad Mulyono, S.H. Lebih lanjut, Muhammad Mulyono, S.H. menambahkan bahwa penyaluran beras ini berdasarkan kebutuhan para korban pasca kebakaran. “Kebutuhan pokok seperti beras ini tentunya akan terus dibutuhkan sampai kondisi mereka berangsur membaik dan dapat beraktivitas kembali,” tambahnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para korban kebakaran dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. BAZNAS Kaltim terus berkomitmen untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti ini.
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KEMBANGKAN KREATIVITAS PASIEN TBC: BAZNAS KALTIM DAN DINAS KESEHATAN GELAR WORKSHOP EKONOMI KREATIF
KEMBANGKAN KREATIVITAS PASIEN TBC: BAZNAS KALTIM DAN DINAS KESEHATAN GELAR WORKSHOP EKONOMI KREATIF
Samarinda – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan workshop produk ekonomi kreatif di Gedung Workshop Manika Kaltim, Jl. KH. Harun Nafsi, Samarinda. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari 16 hingga 17 September 2024. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS beserta jajaran, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DISPERINDAGKOP & UKM) Marsidah, Tim Manika Kaltim, serta peserta workshop yang sebagian besar merupakan pasien TBC. Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, BAZNAS Kaltim tidak hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk konsumtif, tetapi juga produktif. Workshop ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut, dimana BAZNAS Kaltim berkolaborasi dengan pemerintah untuk meminimalisir kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi. "BAZNAS Kaltim selalu berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Workshop ini adalah sarana untuk memberikan motivasi dan membangun produktivitas para penderita TBC agar hidup mereka lebih terarah dan produktif," kata Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP. Beliau juga berharap bahwa setelah pelatihan ini, para peserta tetap produktif dan mampu memasarkan karya mereka seperti produk UMKM Manika Kaltim. Sebanyak 21 pasien TBC dari berbagai daerah di Samarinda diajak untuk mengikuti pelatihan merangkai kerajinan manik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas mereka dan membantu membangun ekonomi kreatif di kalangan pasien yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan atau pekerjaan. Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS menjelaskan, Indonesia menjadi negara kedua dengan angka kematian akibat TBC tertinggi di dunia. Di Kaltim, angka kematian mencapai 800 orang per tahun. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya support sosial dan efek obat yang berat. "Melalui proyek perubahan ini, kami ingin memberikan pendampingan pengobatan dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi penderita dan keluarga mereka. Tujuannya tentu memberikan dukungan sosial selama masa pengobatan" kata Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS.Menurutnya program ini sangat penting untuk menjaga para penyintas TB, sebab jika mereka keluar, maka penyakitnya tidak akan sembuh, sehingga dapat mengancam lingkungan terdekatnya. "Tentu ini akan terus kami kembangkan dan juga sebagai contoh program untuk proses penyembuhan penyakit-penyakit yang lain," tambahnya. Selain membuat produk kerajinan, peserta juga diajarkan tentang proses penjualan dan evaluasi pelatihan pengembangan SDM. Perwakilan dari DISPERINDAGKOP & UKM Marsidah, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi peserta agar tetap konsisten dalam menjalani pengobatan dan aktif dalam kegiatan ekonomi kreatif. "Kreativitas yang dibangun melalui pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan produk yang dapat dipasarkan dan memberikan keuntungan bagi peserta, kami juga berterima kasih kepada Manika Kaltim yang telah menjadi support dalam kegiatan ini," kata Mursidah. Workshop ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Kaltim, Dinas Kesehatan Kaltim, dan Manika Kaltim dalam membangun ekonomi kreatif serta meningkatkan kualitas hidup pasien TBC. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat lebih produktif dan mandiri secara ekonomi, serta dapat terus mengembangkan keterampilan mereka untuk masa depan yang lebih baik.
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BEKALI 20 MUSTAHIK PADA PROGRAM Z-AUTO UNTUK KELOLA USAHA BENGKEL MOTOR LEBIH PROFESIONAL
BAZNAS KALTIM BEKALI 20 MUSTAHIK PADA PROGRAM Z-AUTO UNTUK KELOLA USAHA BENGKEL MOTOR LEBIH PROFESIONAL
Samarinda – Sebanyak 20 mustahik penerima program Z-Auto BAZNAS Kaltim mendapatkan pembekalan untuk mengelola usaha bengkel motor secara lebih profesional. Hingga saat ini, 50% dari mereka telah menerima perlengkapan, alat-alat bengkel, serta booth dengan branding Z-Auto BAZNAS. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa tahap pertama program Z-Auto yang melibatkan 10 orang mustahik telah berhasil. "Kami berharap tahap selanjutnya bisa lebih maju dan memberikan banyak manfaat dengan fasilitas dan layanan yang diberikan di setiap outletnya," ujar Nabhan saat memberikan sambutan Kamis, (05/09/2024) lalu. Selain itu Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP, mengimbau para penerima bantuan untuk memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah. Ia menekankan bahwa mustahik harus bisa mengembangkan modal sebesar 20 juta rupiah yang diberikan. "Kesungguhan penerima manfaat merupakan harapan besar BAZNAS," katanya. Abdurrahman juga mengajak para mustahik untuk menguasai skill dan keterampilan yang belum dikuasai guna mengembangkan amanah yang diberikan oleh BAZNAS. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, menambahkan bahwa keberkahan dalam mengemban amanah ini wajib selalu terjaga. "Sumber dana Z-Auto berasal dari harta suci para muzakki, oleh karena itu, bisnis ini harus memiliki visi dan misi yang jelas," ujarnya. H. Badrus Syamsi juga menekankan pentingnya pendampingan dalam menjalankan usaha, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan dalam bisnis. "Bisnis tidak selamanya untung terus, ketika di bawah, harus bangkit lagi. Selalu mengikuti arahan dari pembimbing dan QRIS code diperlukan dalam Z-Auto," tambahnya. Dengan pembekalan ini, diharapkan para mustahik bisa lebih siap dan percaya diri dalam mengelola usaha bengkel motor, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA16/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KUNJUNGAN SILATURRAHMI DAN SHARING PENGELOLAAN ZIS: BAZNAS KALTIM SAMBUT KEHADIRAN BAZNAS PROVINSI LAIN
KUNJUNGAN SILATURRAHMI DAN SHARING PENGELOLAAN ZIS: BAZNAS KALTIM SAMBUT KEHADIRAN BAZNAS PROVINSI LAIN
Samarinda – BAZNAS Kaltim menerima kunjungan silaturrahmi dan sharing terkait perkembangan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari berbagai perwakilan BAZNAS Provinsi lain di Indonesia. Acara yang digelar di kantor BAZNAS Kaltim ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno, SH. Hadir pula dalam acara tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Prof. Dr. H Waryono Abdul Ghafur, M. Ag, serta perwakilan dari BAZNAS Jawa Barat, BAZIS DKI Jakarta, BAZNAS Kepulauan Riau, dan BAZNAS Jawa Tengah. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyatakan bahwa kehadiran rekan-rekan dari berbagai daerah merupakan kebanggaan tersendiri. "Kehadiran dari rekan-rekan BAZNAS Provinsi di berbagai daerah ini menjadi kebanggaan bagi kami. Selain itu, kita saling berbagi dan bertukar ilmu bagaimana mengelola ZIS, mulai dari manajemen amil hingga pelaporan akhir," ujar Nabhan. Dalam arahannya, Prof. Waryono Abdul Ghafur menyampaikan beberapa poin penting terkait pengelolaan ZIS. Ia menyoroti permasalahan yang terjadi akibat tumpang tindih pekerjaan yang menghambat efisiensi. "Permasalahan terjadi karena doble pekerjaan, sehingga cukup menghambat pekerjaan. Kita harus menyelesaikan permasalahan agar tidak menjadi warisan bagi generasi selanjutnya. Selain itu, muzaki harus mencantumkan by name by address untuk mempermudah pendataan," ungkap Waryono. Prof. Waryono juga berharap bahwa tata kelola zakat di BAZNAS bisa menjadi salah satu yang terbaik di masa depan. Ketua BAZNAS Jawa Barat Drs. Anang Jauharuddin, M.M.Pd memberikan pandangannya mengenai potensi yang harus terus digali. "Potensi harus terus digali, tidak hanya bergantung pada ASN. Namun lebih dari itu, kita perlu memperluas sosialisasi kepada berbagai stakeholder," kata perwakilan BAZNAS Jawa Barat. Ketua BAZNAS Kepulauan Riau Drs. H. Arusman Yusuf, M. H. I menyampaikan bahwa penerimaan ZIS masih dominan dari ASN. "Kami mencoba memperluas sosialisasi ke berbagai stakeholder agar penerimaan ZIS tidak hanya bergantung pada ASN," ujarnya. Sementara itu, wakil ketua I BAZIS DKI Jakarta Dr. KH. A. Nur Alam Bakhtiar, MA menambahkan pentingnya agenda silaturrahmi seperti ini untuk terus diagendakan, terutama dalam rencana kerja tahunan. "Silaturrahmi seperti ini harus diagendakan, terutama dalam rencana kerja tahunan. Ini merupakan momen saling tukar pikiran, ide, dan gagasan terkait pengelolaan zakat. Harus ada perspektif dan filosofis. Harapannya, pengelolaan zakat di Indonesia dapat menjadi yang terdepan melalui BAZNAS Kaltim," jelasnya.Pada kunjungan ini perwakilan setiap BAZNAS daerah sekaligus memberi dukungan kepada para kafilah MTQ Nasional ke XXX yang berlangsung di Kalimantan Timur. Acara silaturrahmi dan sharing ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-BAZNAS Provinsi dalam meningkatkan pengelolaan ZIS yang lebih efektif dan efisien untuk kesejahteraan umat.
BERITA10/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DORONG PERTUMBUHAN UMKM, BAZNAS KALTIM KENALKAN PROGRAM Z-AUTO DI LINGKUNGAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DESA
DORONG PERTUMBUHAN UMKM, BAZNAS KALTIM KENALKAN PROGRAM Z-AUTO DI LINGKUNGAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DESA
Samarinda – Dalam upaya memperluas jangkauan layanan dan mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi dan kerjasama program Z-Auto di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Dr. H. Abdurrahman, AR,.MAP, Kepala DPMPD Kaltim Puguh Harjanto, S.STP.,M.Si, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Muhamad Mulyono, S.H, serta pendamping program Z-Auto Bagas Raga. Dr. H. Abdurrahman, AR dalam sambutannya menyatakan bahwa tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk meningkatkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui DPMPD serta memberikan dukungan bagi kendaraan roda dua yang membutuhkan perawatan untuk dibawa ke outlet Z-Auto terdekat. “Program Z-Auto ini juga menjadi salah satu pendorong untuk perkembangan UMKM di Kaltim, terutama dengan bertambahnya jumlah kendaraan seiring dengan pembangunan IKN yang otomatis akan memperluas pasar bagi pelaku bengkel motor," ungkapnya. Saat ini Z-Auto BAZNAS Kaltim telah memiliki 10 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Kota Samarinda, dan akan menambah jumlah outlet agar program ini dapat lebih merata di seluruh Kalimantan Timur. “Program ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan layanan perawatan kendaraan tetapi juga untuk mendukung pengusaha bengkel motor dalam mengembangkan usaha mereka”, tambahnya. Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, menyambut positif sosialisasi ini. “Program Z-Auto adalah inisiatif yang sangat baik dan kami sebagai dinas yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat, melihat adanya potensi kolaborasi yang besar dalam program ini”, ujarnya. Puguh Harianto berharap agar kerjasama ini dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Timur," ujarnya. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan program Z-Auto BAZNAS dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mendukung pertumbuhan UMKM di Kalimantan Timur.
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM AJAK SMK NEGERI 7 SAMARINDA OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZIS MELALUI SOSIALISASI
BAZNAS KALTIM AJAK SMK NEGERI 7 SAMARINDA OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZIS MELALUI SOSIALISASI
SAMARINDA — BAZNAS Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Dalam rangkaian upaya tersebut, BAZNAS Kaltim menggelar sosialisasi tata kelola ZIS di SMK Negeri 7 Samarinda. Acara yang berlangsung pada Rabu, (04/09/2024), ini dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, beserta jajaran staff Bidang Pengumpulan, serta perwakilan guru dan siswa SMK Negeri 7 Samarinda. Dalam sambutannya, H. Miswan Thahadi menekankan pentingnya edukasi sejak dini mengenai zakat, infak, dan sedekah kepada para pelajar. "Kami berharap melalui sosialisasi ini, jiwa sosial dan semangat berbagi di kalangan siswa dapat tumbuh dan diterapkan, baik dalam kehidupan di sekolah maupun dalam keseharian mereka," ujar H. Miswan Thahadi. Selain memberikan pemahaman mendalam mengenai ZIS, H. Miswan juga mengajak para siswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai program sosial yang diinisiasi oleh BAZNAS Kaltim. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam program-program tersebut dapat menjadi salah satu langkah awal dalam membentuk karakter sosial yang kuat. Sementara itu perwakilan guru SMK Negeri 7 Samarinda Fadli, S.Si, menyambut baik inisiatif BAZNAS Kaltim ini. Ia mengungkapkan apresiasinya atas penyelenggaraan sosialisasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi siswa. "Dari sosialisasi ini, kami berharap para siswa memiliki karakter jiwa sosial yang tinggi. Kami juga berharap kedepannya BAZNAS Kaltim dapat terus memberikan edukasi seperti ini kepada anak-anak," tutur Fadli. Dengan kegiatan ini, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun kesadaran sosial di kalangan pelajar, sekaligus mengoptimalkan pengumpulan ZIS di Kalimantan Timur.
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
SAMBUT HARI KEMERDEKAAN RI, BAZNAS KALTIM GELAR GATHERING KELUARGA BESAR AMIL
SAMBUT HARI KEMERDEKAAN RI, BAZNAS KALTIM GELAR GATHERING KELUARGA BESAR AMIL
SAMARINDA — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, BAZNAS Kalimantan Timur menggelar acara gathering keluarga besar amil pada Sabtu, (31/08/2024), di Kantor BAZNAS Kaltim, Jalan Harmonika. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kaltim beserta keluarga. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kebersamaan dalam keluarga besar BAZNAS Kaltim. “Acara ini menjadi ajang pertemuan untuk lebih saling mengenal satu sama lain. Momen kemerdekaan ini menjadi penguat bagi kita dan merupakan salah satu bentuk persatuan agar dapat terus menciptakan lingkungan yang harmonis,” ujar Ahmad Nabhan. Dengan semakin eratnya hubungan antar amil, diharapkan dapat memperkuat juga kerjasama di kantor, sehingga pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin baik. “Kita jaga silaturahmi kita, dengan semangat kemerdekaan ini, menjadi motivasi bagi kita untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan, tentunya untuk muzaki dan mustahik.” Tambah Ahmad Kegiatan gathering diisi dengan berbagai lomba yang melibatkan pimpinan, amil, serta anak-anak. Lomba-lomba ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana meriah dalam perayaan kemerdekaan. Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Achmad Suparno, SH, yang sekaligus menjadi penggagas kegiatan ini, mengungkapkan bahwa tujuan gathering ini bukan sekadar untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antar amil. “Tema gathering kali ini adalah ‘Meriahkan Hari Merdeka, Eratkan Tali Keluarga’. Dari sinilah kita memaknai kebersamaan keluarga besar BAZNAS Kaltim dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan. Tentu ini adalah misi kita bersama untuk tetap solid," jelas Achmad Suparno. Sementara itu Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, M.Pd.I, menambahkan bahwa gathering sasaran kegiatan ini adalah untuk memeriahkan Kemerdekaan RI dan menjadi media untuk menjalin silaturahim. “Mudah-mudahan silaturahmi ini tetap terpupuk dan produktif untuk kebaikan," kata Miswan Thahadi. Acara gathering ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, diakhiri dengan foto bersama dan pembagian hadiah seluruh peserta. BAZNAS Kaltim berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antaramil dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan solid.
BERITA31/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
RAPAT PERSIAPAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA: BAZNAS KALTIM DAN PDGI SIAP GELAR OPERASI BIBIR SUMBING KE-3
RAPAT PERSIAPAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA: BAZNAS KALTIM DAN PDGI SIAP GELAR OPERASI BIBIR SUMBING KE-3
SAMARINDA — Dalam rangka menyukseskan bakti sosial operasi bibir sumbing yang akan digelar untuk ketiga kalinya, BAZNAS Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan rapat persiapan di Kantor BAZNAS Kaltim Rabu, (28/08/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR. M.AP, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H. Tim PDGI Kaltim dr. Syahril Samad, dr. Deasy Evriyani, dr. Zheditya Ayu, perwakilan Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia Sumadi Yahya Ma’ruf, dan para amil BAZNAS yang terlibat dalam kepanitiaan. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, melaporkan bahwa jumlah pasien yang akan menjalani operasi bibir sumbing tahun ini telah mencapai 48 orang, yang terdiri dari pasien baru dan pasien lama yang membutuhkan koreksi tindak lanjut. Target tahun ini adalah 60 pasien, dan panitia optimis jumlah tersebut akan tercapai. "Kami berharap bakti sosial tahun ini dapat berjalan lebih baik dengan evaluasi dari operasi tahap 1 dan 2. Kami pastikan seluruh peserta nantinya mendapatkan pelayanan yang prima," ungkap H. Badrus Syamsi. Dalam rapat tersebut, dr. Deasy Evriyani dari tim PDGI menyampaikan bahwa masih banyak pasien yang perlu dilakukan koreksi, terutama terkait susunan dan lengkung gigi. “Jadi kami dari tim medis akan mempersiapkan langkah-langkah untuk meminimalisir rasa sakit pada anak-anak yang akan menjalani operasi, terutama pada pasien anak-anak,” jelas dr. Deasy.dr. Deasy juga menjelaskan agenda ini tentu banyak sekali dalam pembiayaan pemulihan pasien, baik dari biaya operasi hingga obat-obatan. “Nanti kami akan coba untuk berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan, untuk membantu merecover pembiayaannya,” kata dr. Deasy. Selain itu, dr. Deasy menegaskan bahwa misi bakti sosial ini juga berfokus pada upaya pencegahan stunting. "Kami akan memeriksa kondisi anak-anak, karena gangguan pada gigi bisa menjadi salah satu penyebab stunting," tambahnya. Sementara itu perwakilan PDGI dr.Syahril Samad turut mengapresiasi langkat BAZNAS Kaltim, karena dalam kegiatan bakti sosial paripurna ini, baru BAZNAS Kaltim yang aktif dalam merealisasikan kegiatan ini. “Tentu ini sangat baik sekali, sebab dari banyaknya agenda operasi bibir sumbing, selama ini hanya yayasan yang memang memiliki rumah sakit saja yang melaksanakan. Alhamdulillah, di Kaltim BAZNAS Provinsi Kaltim ini aktif dari operasi pertama hingga ini sudah masuk tahun ke 3, kita lakukan lagi,” kata dr. Syahril.Pada bakti sosial selanjutnya, ia berharap BAZNAS Kaltim akan terus melanjutnya program ini, hingga paripurna. Artinya pasien yang mendapatkan bantuan ini bisa terus dioperasi hingga mendapatkan kondisi yang baik dan sempurna. BAZNAS Kaltim dan PDGI berkomitmen untuk terus mengupayakan layanan kesehatan yang terbaik bagi anak-anak di Kalimantan Timur, terutama mereka yang membutuhkan operasi bibir sumbing. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi para pasien dan keluarga.
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →