WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadhan melalui program "Bahagia Anak Yatim". Sebanyak 200 anak yatim dhuafa di wilayah Samarinda menerima santunan pada Kamis (12/03/2026) di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (PPT) MAN 2 Samarinda.

Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kaltim dalam memuliakan anak yatim serta memastikan mereka merasakan kegembiraan di bulan penuh berkah. Penyaluran tahun ini turut didukung oleh mitra perbankan, yakni Maybank Syariah dan OCBC Syariah.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa total dana yang disalurkan dalam agenda ini mencapai Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).

"Setiap anak mendapatkan manfaat berupa uang tabungan sebesar Rp 500.000,- yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing, ditambah dengan paket souvenir dan kaos senilai Rp 145.000,-. Kami ingin memastikan bantuan ini memberikan manfaat bagi  kebutuhan mereka," ujar Achmad Suparno.

Achmad Suparno juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat luar biasa, di mana kuota pendaftaran telah terpenuhi jauh sebelum batas waktu yang ditentukan. Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan agar jangkauan manfaat bagi umat semakin luas.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., dalam tausiyahnya memberikan penguatan spiritual kepada para pendamping dan anak-anak yang hadir. Ia berpesan agar para pendamping terus membimbing anak-anak dalam jalur ketaatan, seperti menjaga sholat, puasa, dan mengaji agar senantiasa dalam naungan Rahmatan Lil 'Alamin.

"Anak-anakku, teruslah belajar agar menjadi manusia yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Jangan lupa kirimkan doa terbaik untuk orang tua yang telah tiada. Kita harus menanamkan rasa syukur dan semangat juang agar tidak terus berada dalam lingkaran kemiskinan. Ingatlah, sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat, bukan sekadar meminta," pesan Dr. Abdurrahman.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk para muzaki (donatur) agar senantiasa diberikan keberkahan harta dan kesehatan.

13/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Dalam Bulan Ramadan, BAZNAS RI Salurkan 100.000 Liter Air Bersih ke Warga Gaza Palestina

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan 100.000 liter air bersih di Al Jalaa region, Gaza, Palestina, dalam upaya membantu warga Palestina yang membutuhkan air bersih akibat krisis air.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengungkapkan kebahagiaannya atas berhasilnya penyaluran air bersih ini sebagai respons dari masyarakat Indonesia yang berkomitmen memberikan bantuan kepada Palestina.

"Alhamdulillah penyaluran air bersih telah dilaksanakan, kebutuhan air bersih adalah hal yang mendesak terutama dalam situasi darurat dan bulan suci Ramadan," ungkap Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS RI akan terus mengirimkan bantuan air bersih untuk membantu warga Gaza menghadapi krisis air yang mereka alami.

Program distribusi air bersih ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palestina dan memperkuat solidaritas antara Indonesia dan Palestina.

Warga Gaza menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas bantuan air bersih yang diberikan. Kiai Noor menekankan bahwa BAZNAS RI akan terus memantau situasi di Gaza dan memastikan kebutuhan dasar seperti pangan, air, dan layanan kesehatan tetap terpenuhi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan bantuan melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS untuk meringankan beban yang dirasakan oleh warga Palestina.

Untuk mendukung aksi kemanusiaan ini, Anda dapat berdonasi melalui kanal resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dilink:  https://kaltim.baznas.go.id/bayarzakat

05/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bogor
BAZNAS Indonesia Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG

Berita yang diterbitkan menegaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari para muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa dana ZIS hanya akan diperuntukkan bagi delapan golongan penerima sesuai syariah Islam, dan tidak boleh dialihkan ke program lain di luar ketentuan tersebut.Rizaludin juga menjelaskan perbedaan antara program MBG yang didanai oleh anggaran negara dan dana ZIS yang berasal dari amanah masyarakat untuk kemaslahatan umat dalam koridor syariah.

Lebih lanjut, Rizaludin menekankan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS berdasarkan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat sesuai dengan ajaran agama, hukum, dan kepentingan bangsa. Program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan untuk kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf.

BAZNAS juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Masyarakat diingatkan bahwa dana zakat akan disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di seluruh Indonesia, dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Masyarakat dapat melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Gubernur Kaltim Apresiasi Transparansi BAZNAS Kaltim, Dorong Penyaluran Zakat ke Program Produktif

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar agenda tahunan "Kaltim Berzakat 2026" di Gedung Olah Bebaya (Odah Etam), Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/02/2026). Acara ini menjadi momentum penyerahan zakat oleh Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran pejabat pemerintahan, perbankan, hingga perusahaan swasta di Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Sekretaris Daerah Prov. Kaltim Dra. Sri Wahyuni, M.PP., Kabiro Kesra Setdaprov Kaltim Dr. Dasmiah, S.Pd., M.A.P., serta jajaran Kepala Dinas, pimpinan BUMD, perbankan, dan perusahaan besar di wilayah Kaltim.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan capaian dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terus merangkak naik secara signifikan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya dari tahun 2021 s.d 2025 sebagai berikut :

2021 - Rp 6.840.869.915

2022 - Rp 8.796.789.366

2023 - Rp 14.443.093.225

2024 - Rp 16.693.006.601

2025 - Rp 20.607.751.319

"Alhamdulillah, peningkatan ini tidak lepas dari instruksi dan dukungan Bapak Gubernur melalui Surat Edaran yang mengimbau ASN dan perusahaan untuk berzakat melalui BAZNAS Kaltim. Saat ini, rata-rata penerimaan bulanan telah mencapai Rp1,1 Miliar hingga Rp1,3 Miliar," ungkapnya.

Ketua BAZNAS juga memaparkan distribusi dana sepanjang tahun 2025 yang menyentuh angka Rp23,1 Miliar melalui lima program unggulan, yakni Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Kemanusiaan, Kaltim Makmur (Pemberdayaan Ekonomi), dan Kaltim Takwa. BAZNAS Kaltim juga berhasil mempertahankan predikat opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meraih sejumlah penghargaan digital tingkat nasional.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kinerja BAZNAS Kaltim yang dinilai semakin profesional. Ia menekankan bahwa lonjakan angka dari Rp8 miliar ke Rp20,6 miliar adalah bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat.

"Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terus meningkat. Tapi kita tidak boleh berhenti di sini. Potensi zakat di Kaltim bisa mencapai Rp6 triliun jika seluruh sektor berkontribusi optimal," tegas Rudy.

Beliau juga mendorong agar penyaluran zakat ke depan lebih difokuskan pada program produktif seperti modal usaha, beasiswa, dan layanan kesehatan guna pengentasan kemiskinan secara struktural.

Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengapresiasi kenaikan signifikan tersebut. Namun, ia memberikan catatan khusus kepada sektor swasta dan perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur.

"Tahun 2025 kita mencapai Rp20 miliar, ke depan harapannya bisa lebih besar. Kami sangat berharap para pengusaha yang beroperasi di Kaltim juga menyalurkan zakatnya di sini, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," ujar Sri Wahyuni.

Ia juga mengajak seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk mengonsolidasikan zakatnya melalui BAZNAS agar program bantuan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat) di Kalimantan Timur.

23/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Ketua BAZNAS Kaltim Paparkan Lonjakan Zakat Rp20,6 Miliar, Ajak Perusahaan Optimalkan Zakat dan CSR

SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan laporan perkembangan zakat yang sangat positif dalam agenda "Kaltim Berzakat 2026" di Gedung Odah Etam, Senin (23/02/2026). Di hadapan Gubernur dan para pejabat daerah, ia mengungkapkan adanya tren kenaikan signifikan dalam penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama lima tahun terakhir.

Dalam laporannya, Ahmad Nabhan merincikan bahwa pada tahun 2021, perolehan ZIS berada di angka Rp6,8 miliar. Namun, berkat dukungan instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur kepada ASN dan sektor swasta, angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai Rp20.607.751.319 pada tahun 2025.

"Alhamdulillah, jika sebelumnya per bulan kami menerima sekitar Rp450 juta, kini sejak Juli 2025 rata-rata penerimaan bulanan meningkat menjadi Rp1,1 miliar hingga Rp1,3 miliar," jelasnya dalam naskah laporan tersebut.

Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan dana sebesar Rp23,1 miliar melalui berbagai program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat:

  • Pemberdayaan Ekonomi (Rp6,7 Miliar): Meliputi bantuan modal usaha bakso/sayur, peternakan ayam petelur, serta pengembangan ternak sapi dan domba.
  • Kemanusiaan (Rp10,4 Miliar): Termasuk bantuan biaya hidup bagi lansia setiap bulan dan program Rumah Tunggal Layak Huni (RTLH).
  • Kesehatan & Pendidikan: Menanggung biaya operasional celah bibir, bantuan stunting, serta beasiswa untuk siswa SMK hingga jenjang S1.

Meski menunjukkan tren positif, Ahmad Nabhan menekankan bahwa total pengumpulan ZIS se-Kaltim (BAZNAS dan LAZ) yang mencapai Rp184,7 miliar masih jauh dari potensi riil yang diperkirakan menyentuh angka Rp6 triliun.

Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar agar sektor perusahaan di Kalimantan Timur lebih optimal dalam menyalurkan zakat perusahaan serta dana CSR mereka melalui BAZNAS. Ia meyakini bahwa dengan pengumpulan yang lebih maksimal, maka cakupan manfaat dan bantuan bagi masyarakat Kaltim akan semakin luas dan merata.

"Semoga zakat yang Bapak dan Ibu tunaikan menjadi pembersih harta dan pembuka pintu berkah bagi Kalimantan Timur," tutupnya melalui naskah laporan tersebut.

23/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Gelar Kegiatan Berbagi di Bulan Ramadhan
Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Gelar Kegiatan Berbagi di Bulan Ramadhan
Samarinda, 10 Maret 2025 – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia atau Bank) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) kembali melaksanakan kegiatan berbagi untuk kebaikan di bulan suci Ramadhan 1446 H. Tahun ini, UUS Maybank Indonesia akan menyalurkan Santunan kepada 2.000 anak Yatim & Dhuafa di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan berkelanjutan. Program ini bukan sekadar inisiatif jangka pendek, melainkan telah menjadi bagian dari agenda jangka panjang UUS Maybank Indonesia yang telah berjalan secara konsisten selama lebih dari lima tahun. Komitmen ini sejalan dengan misi Bank, yaitu ‘Humanising Financial Services’ yang berfokus pada memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Dana kebajikan yang akan didistribusikan dalam kegiatan Santunan Yatim & Dhuafa disalurkan melalui 20 Kantor Cabang Syariah Maybank Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai tanggal 10 Maret 2025. Setiap cabang syariah akan berperan aktif dalam mendistribusikan santunan ini kepada penerima yang telah diseleksi terlebih dahulu. Penyaluran dana kebajikan kali ini menyasar 100 anak yatim dari dua panti asuhan di Kota Samarinda, yaitu Panti Asuhan Bunda Utari dan Panti Asuhan Baitul Walad. Bantuan senilai Rp25.000.000 disalurkan dalam bentuk program “Belanja Bersama Yatim” yang digelar di Mall Lembuswana Samarinda. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak berbelanja dan bebas memilih sendiri pakaian, celana, dan sepatu favorit mereka. Momen ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan personal dan kebahagiaan anak-anak yatim menjelang Hari Raya. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim dan Maybank Syariah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, dan terus berupaya mewujudkan keadilan sosial melalui program-program filantropi yang berkelanjutan. Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia Romy Buchari mengatakan, kegiatan ini lebih dari sekadar aksi filantropi, tetapi bentuk nyata dari upaya Maybank Indonesia dalam menyebarkan kebaikan dan kepedulian sosial, sesuai dengan prinsip Syariah yang diusung oleh perusahaan. “Melalui program berbagi ini, kami ingin menyentuh langsung kehidupan saudara Yatim & Dhuafa, memberi mereka kebahagiaan, serta membantu meringankan beban mereka di bulan Ramadhan. Ini juga sejalan dengan misi kami, yaitu ‘Humanising Financial Services’, kami tidak hanya berfokus pada layanan finansial, tetapi juga pada dampak positif yang dapat kami berikan kepada masyarakat luas,” ujar Romy. Romy menuturkan, UUS Maybank Indonesia berkomitmen mendorong inisiatif yang selaras dengan prinsip Maqasid Syariah, di mana pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial harus berjalan beriringan. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak yang lebih besar dari sekadar bantuan materi, dan juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Ini adalah salah satu cara kami untuk menyelaraskan misi Maybank Indonesia dalam memberikan layanan yang lebih humanis, peduli, dan menyentuh hati,” tambah Romy. Kegiatan ini akan berlangsung hingga akhir Ramadhan, melibatkan karyawan Maybank Indonesia dari berbagai wilayah di Indonesia, yang dengan penuh semangat akan turut berpartisipasi dalam menyalurkan santunan kepada penerima manfaat di berbagai daerah. ****** Catatan untuk Editor Maybank Indonesia merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memiliki jaringan regional maupun internasional Grup Maybank. Maybank Indonesia menyediakan serangkaian produk dan jasa komprehensif bagi nasabah individu maupun korporasi melalui layanan Community Financial Services (Perbankan Ritel dan Perbankan Non-Ritel) dan Perbankan Global, serta pembiayaan otomotif melalui entitas anak yaitu WOM Finance untuk kendaraan roda dua dan Maybank Finance untuk kendaraan roda empat. Maybank Indonesia juga terus mengembangkan layanan dan kapasitas Digital Banking melalui M2U (App dan Web), M2E untuk nasabah korporasi dan berbagai saluran lainnya. Pada Desember 2024, Maybank Indonesia memiliki 314 cabang termasuk cabang Syariah yang tersebar di Indonesia dan satu cabang luar negeri (Mumbai, India); 22 KCP Mobile dan 747 ATM (termasuk 26 Cash Recycle Machines/CRM) yang terkoneksi dengan lebih dari 20.000 ATM tergabung dalam jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, CIRRUS, dan terhubung dengan 3.500 ATM Maybank di Singapura, Malaysia dan Brunei. Maybank Indonesia mengelola simpanan nasabah sebesar Rp119,00 triliun dan memiliki total aset senilai Rp197,18 triliun pada Desember 2024. Untuk informasi lebih lanjut: Bayu Irawan Head, Corporate Communications Email: [email protected] Telp: +6221 2922-888
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
GUBERNUR KALTIM WAJIBKAN ASN, PEJABAT, DAN PERUSAHAAN TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
GUBERNUR KALTIM WAJIBKAN ASN, PEJABAT, DAN PERUSAHAAN TUNAIKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS KALTIM
Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., menegaskan kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat pemerintahan, perusahaan, serta masyarakat Kaltim untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim. Hal ini disampaikannya sebagai bentuk dukungan dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat. "Jika sudah sejahtera, infak dan sedekah dapat diberikan kepada provinsi lain di Indonesia. Zakat adalah kewajiban, sedangkan infak dan sedekah adalah cerminan kebesaran hati. Orang yang menunaikan ZIS tidak akan menjadi miskin, justru keberkahan akan mendatangkan kebaikan dan membuka kelapangan hati," ungkap Gubernur. Lebih lanjut, Gubernur menekankan agar BAZNAS Kaltim lebih responsif dan sensitif terhadap kondisi saudara-saudara fakir dan miskin, termasuk warga di lembaga pemasyarakatan yang juga berhak mendapatkan perhatian. Dalam hal ini, peran BAZNAS Kaltim sangat penting untuk memastikan dana zakat tersalurkan dengan tepat guna. Gubernur juga mengajak para pengusaha, pejabat, serta ASN yang jumlahnya sekitar 16.000 orang di Kaltim untuk berpartisipasi dalam menunaikan zakat. "Target kita harus lebih besar, minimal lima kali lipat dari sebelumnya. BAZNAS Kaltim perlu hadir di semua golongan yang berhak menerima manfaat zakat," tambahnya. Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penghimpun zakat, tetapi juga sebagai fasilitator yang membangun kebersamaan, saling mendukung, mendengarkan, serta menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Sebagai penutup, Gubernur berpesan kepada BAZNAS Kaltim agar memastikan dana yang disalurkan tepat sasaran, dapat membangun ekonomi keumatan, serta terus meningkatkan pengabdian bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah provinsi, diharapkan optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat melalui BAZNAS Kaltim dapat semakin berkembang serta memberikan manfaat luas bagi umat.
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
KALTIM BERZAKAT 2025: DENGAN DUKUNGAN GUBERNUR, PENGUMPULAN ZIS BISA LEBIH MAKSIMAL
KALTIM BERZAKAT 2025: DENGAN DUKUNGAN GUBERNUR, PENGUMPULAN ZIS BISA LEBIH MAKSIMAL
Samarinda - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam acara Kaltim Berzakat yang digelar pada Senin (11/03) di Gedung Olah Bebaya, Samarinda. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa BAZNAS bukanlah organisasi masyarakat (Ormas), melainkan Lembaga Pemerintah Nonstruktural yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menjelaskan bahwa tugas utama lembaga ini meliputi pengumpulan dana ZIS serta dana sosial keagamaan lainnya, termasuk dana corporate social responsibility (CSR), pendistribusiannya kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) sebagaimana yang disyariatkan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 60, serta membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, khususnya di Kalimantan Timur. Pertumbuhan Penghimpunan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Dalam laporannya, Ahmad Nabhan memaparkan perkembangan pengumpulan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya dari tahun ke tahun, yakni: 2021: Rp6.840.869.915 2022: Rp8.796.789.366 2023: Rp14.443.093.225 2024: Rp16.693.006.601 (hingga saat ini) Jika dihitung secara keseluruhan dengan penghimpunan dari BAZNAS kabupaten/kota se-Kaltim dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp175 miliar. Padahal, potensi dana ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di Kaltim diperkirakan mencapai Rp6 triliun. Saat ini, BAZNAS Kaltim menerima dana ZIS dan DSKL sekitar Rp450 juta per bulan. Beberapa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbesar yang berkontribusi, antara lain: UPZ Bank Kaltimtara – Rp250 juta/bulan UPZ Dinas Kehutanan – Rp118 juta/bulan UPZ UINSI Samarinda – Rp26 juta/bulan UPZ Bappeda – Rp24 juta/bulan UPZ lainnya – Rp6-20 juta/bulan BAZNAS Kabupaten/Kota di Kaltim yang memiliki capaian penghimpunan tertinggi adalah BAZNAS Kutai Timur dengan total pengumpulan ZIS mencapai Rp1,5 miliar per bulan. Keberhasilan ini didorong oleh kebijakan Bupati Kutai Timur, H. Ardiyansyah, yang mewajibkan ASN Muslim di wilayahnya menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Penyaluran Dana ZIS dan Dampak Sosial Dana yang dihimpun BAZNAS Kaltim telah didistribusikan setiap tahunnya melalui lima program utama, yaitu: Pendidikan – Rp546.840.324 Bantuan bulanan sekolah Peralatan sekolah Uang Kuliah Tunggal (UKT) Kesehatan – Rp3.530.887.760 Operasi celah bibir dan langit-langit Bantuan anak stunting Khitanan massal Pemberdayaan Ekonomi – Rp1.984.760.701 Bantuan petani padi Program Z-Auto dan Z-Mart Bantuan peternak ikan dan domba Modal usaha mikro Kemanusiaan – Rp6.149.230.000 Bantuan korban kebakaran dan banjir Program Paket Ramadhan Bahagia (PRB) Bantuan Rumah Layak Huni (RTLH) sebanyak 40 unit x Rp50 juta Advokasi dan Dakwah – Rp810.723.834 Bantuan untuk ustaz dan guru Bantuan bagi mualaf dan pembinaan keagamaan Harapan Dukungan Gubernur Kaltim Di akhir sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan harapan agar Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, dapat menginstruksikan kepada ASN, BUMN, BUMD, dan perusahaan lainnya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim. Dukungan ini diyakini akan semakin mengoptimalkan penghimpunan ZIS dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur. “Kami berharap adanya kebijakan dari Bapak Gubernur seperti yang diterapkan di Kutai Timur, sehingga penghimpunan ZIS dapat lebih maksimal dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tutup Ahmad Nabhan. Acara Kaltim Berzakat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
DORONG KESADARAN ZAKAT, GUBERNUR KALTIM : YANG BERZAKAT TAK AKAN MERASA KEKURANGAN
DORONG KESADARAN ZAKAT, GUBERNUR KALTIM : YANG BERZAKAT TAK AKAN MERASA KEKURANGAN
Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial dalam mengatasi kesenjangan ekonomi. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Kaltim Berzakat yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Senin (10/03). Ia menyebutkan bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam pengumpulan zakat. Zakat, menurutnya, bukan sekadar kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga sebuah tantangan sosial yang harus dihadapi bersama. "Orang yang berzakat dan berinfak tidak akan pernah merasa kekurangan. Semua kebutuhannya akan tercukupi dengan kelapangan hati. Jika kita memahami wasilah dan fadilahnya, tentu kita akan berbondong-bondong melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya. Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa zakat memiliki banyak fungsi sosial, mulai dari membantu saudara-saudara yang menganggur, mendukung pendidikan, hingga mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS diharapkan dapat hadir sebagai lembaga yang menaungi dan menyalurkan zakat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Tahun ini, pengumpulan zakat di Kalimantan Timur harus lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kata Gubernur. Ia juga mendorong BAZNAS untuk lebih siap dalam menjalankan program-program sosial, termasuk bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, seperti biaya sekolah dan tempat tinggal. Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antara BAZNAS dengan berbagai lembaga sosial agar pendataan mustahik lebih akurat dan penyaluran zakat lebih tepat sasaran. "Sedekah satu rupiah, Insya Allah akan diganti dengan berlipat ganda. Salurkan zakat dan sedekah melalui BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) agar bisa membantu UMKM, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur," pungkasnya
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
DUKUNG PENGELOLAAN ZAKAT, DPRD KALTIM SAMBUT BAIK USULAN REGULASI DARI BAZNAS KALTIM
DUKUNG PENGELOLAAN ZAKAT, DPRD KALTIM SAMBUT BAIK USULAN REGULASI DARI BAZNAS KALTIM
Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur di Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda pada Kamis, (06/03). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus membahas optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kaltim. Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud didampingi Ketua Komisi IV H. Baba, menerima langsung kunjungan dari jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim. Hadir dalam audiensi ini, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR, M.AP, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, Direktur Pelaksana Munawarah, S.Sos.I, Kepala Divisi Pengumpulan Muhammad Mulyono, S.H, serta staf pelaksana BAZNAS Kaltim. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan memaparkan perkembangan pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, termasuk pencapaian keuangan dan berbagai program sosial yang telah dijalankan. Ia menjelaskan bahwa penghimpunan dana zakat mengalami pertumbuhan signifikan dari Rp 8,7 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp 16,6 miliar pada tahun 2024. Dengan potensi dana zakat yang mencapai Rp 6 triliun, BAZNAS Kaltim terus berupaya mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian dana tersebut demi kesejahteraan masyarakat. “Dana yang dihimpun telah disalurkan melalui berbagai program sosial, seperti operasi medis untuk anak-anak kurang mampu dengan total lebih dari Rp 10 miliar, bantuan perumahan senilai Rp 3,5 miliar, serta dukungan di sektor pertanian sebesar Rp 1,8 miliar. Namun, kami masih menghadapi tantangan operasional kedepannya dan sangat perlu adanya dukungan dari pemerintah,” ujarnya pada Kamis, (06/03) Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menyoroti pentingnya optimalisasi dana ZIS untuk membantu masyarakat miskin. Ia menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kaltim murni ditujukan untuk pengentasan kemiskinan dan tidak berafiliasi dengan kepentingan politik. “Kami berharap ada regulasi yang lebih kuat dalam pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, termasuk dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) yang mendukung pembayaran zakat melalui BAZNAS Kaltim. Dengan regulasi yang jelas, pengumpulan zakat dapat lebih maksimal, sehingga manfaatnya bagi masyarakat semakin luas,” ungkapnya. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud menyambut baik usulan tindak lanjut mengenai regulasi zakat. Ia menekankan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Oleh karena itu, diperlukan diskusi lebih lanjut untuk mengoptimalkan peran BAZNAS di tingkat daerah melalui dukungan pemerintah provinsi. “Manajemen yang baik dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS sangat penting. Kami berharap BAZNAS Kaltim terus mengedepankan transparansi serta efektivitas dalam menjalankan programnya, agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini semakin meningkat,” kata Hasanuddin Mas'ud. Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS Kaltim dan DPRD Kaltim dalam mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan programnya agar semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui dana zakat yang dikelola secara profesional dan transparan.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERSAMA BANK INDONESIA DORONG DIGITALISASI KEUANGAN DI PESANTREN SAMARINDA
BAZNAS KALTIM BERSAMA BANK INDONESIA DORONG DIGITALISASI KEUANGAN DI PESANTREN SAMARINDA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia Kpw Kalimantan Timur ajak 54 pondok pesantren se kota Samarinda untuk turut serta dalam membangun pemberdayaan ekonomi di lingkungan pondok pesantren. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bagi santri mustahik melalui berbagai program pemberdayaan. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengungkapkan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan taraf hidup santri yang berasal dari keluarga kurang mampu. Salah satunya adalah program pendidikan. “Program yang kami lakukan yaitu dengan membantu santri yang tidak bisa membayar uang sekolahnya, jangan sampai karena tidak bayar uang sekolah santri tersebut di keluarkan dari pondok pesantren tersebut” ujarnya pada sambutan di acara Sosialisai Program BAZNAS Kaltim, Kamis (27/02). Ahmad Nabhan juga menyampaikan, dalam mengelola pondok pesantren jangan hanya menjadi mustahik, tetapi juga harus bisa menjadi muzaki. Bantuan-bantuan yang sifatnya kepada ponpes, itu harus kembali lagi ke ponpes manfaatnya. Dalam program ini, Bank Indonesia juga memperkenalkan sistem pembayaran digital berbasis QRIS untuk meningkatkan efisiensi transaksi keuangan di lingkungan pesantren. Kepala perwakilan kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Hartanto menjelaskan, dengan penerapan QRIS, para santri dan pesantren dapat melakukan transaksi keuangan dengan lebih mudah, cepat, dan aman. “Perkembangan saat ini sudah mengarah pada teknologi digital, hal ini yang mendorong kami dalam program pemberdayaan pesantren, kami bantu dengan teknologi agar lebih maju.” Ujar nya. Budi Hartanto juga berharap melalui program ini dapat mengembangkan ekosistem ekonomi berbasis pesantren di Kaltim. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS dan Bank Indonesia, para santri tidak hanya akan menjadi individu yang religius, tetapi juga mampu berkontribusi dalam sektor ekonomi dan pembangunan masyarakat.
BERITA27/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERPERAN AKTIF DALAM PROGRAM ULAMA PEDULI INFLASI UNTUK STABILITAS EKONOMI UMAT
BAZNAS KALTIM BERPERAN AKTIF DALAM PROGRAM ULAMA PEDULI INFLASI UNTUK STABILITAS EKONOMI UMAT
Balikpapan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur turut berperan aktif dalam program Ulama Peduli Inflasi yang diinisiasi oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan. Program ini dilaksanakan dalam rangka memastikan stabilitas harga dan perekonomian di Kota Balikpapan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H. Acara bertajuk Silaturahmi, Dzikir, dan Doa Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H ini digelar pada Rabu, (26/02/2025) di Balikpapan. Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, menegaskan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintahan memiliki peran strategis dalam mensosialisasikan pengendalian inflasi, tidak hanya di Balikpapan tetapi juga di seluruh wilayah Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim turut mengajak para ulama untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola konsumsi yang bijak serta pentingnya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen kesejahteraan sosial. “Sebagai lembaga yang bergerak di bidang kesejahteraan umat, BAZNAS Kaltim mendukung upaya menjaga stabilitas ekonomi melalui edukasi dan pemanfaatan dana ZIS. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai solusi konkret dalam menyeimbangkan perekonomian masyarakat dan mengurangi dampak inflasi,” ujar H. Badrus Syamsi. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program Ulama Peduli Inflasi diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan berbasis syariah. “BAZNAS Kaltim turut mendukung program ini dan berharap ke depan dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan solusi berkelanjutan dalam menjaga stabilitas ekonomi di Kalimantan Timur,” tambahnya. Selain agenda Silaturahmi, Dzikir, dan Doa, dalam program ini juga dilaksanakan Training of Trainers (ToT) Ulama Peduli Inflasi 2026 serta Silaturahim & Koordinasi Lembaga Dakwah Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para ulama dengan pemahaman yang lebih dalam mengenai inflasi serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi, terutama dalam menghadapi bulan Ramadhan yang sering diiringi dengan lonjakan harga kebutuhan pokok.
BERITA26/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
52.000 PAKET MAKANAN UNTUK GAZA DISALURKAN BAZNAS RI, BAZNAS KALTIM BUKA DONASI MEMBASUH LUKA PALESTINA
52.000 PAKET MAKANAN UNTUK GAZA DISALURKAN BAZNAS RI, BAZNAS KALTIM BUKA DONASI MEMBASUH LUKA PALESTINA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyiapkan 52.000 paket makanan bagi masyarakat Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan. Bantuan ini terwujud melalui kolaborasi dengan Muassaaah Alamiyah, sebuah perusahaan perdagangan umum. Paket bantuan tersebut terdiri dari 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan disalurkan melalui Mishr El Khair, 8.500 paket lainnya senilai Rp2 miliar melalui Shuna’a al-Hayah, serta 35.000 paket makanan senilai 500.000 dolar AS yang akan dikelola oleh Bayt Zakat. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., MA., mengungkapkan bahwa BAZNAS RI berupaya memastikan penyaluran setiap amanah dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal. “BAZNAS RI berkomitmen agar bantuan yang disalurkan dapat dirasakan langsung manfaatnya. Dengan menggandeng mitra-mitra terpercaya, kami berharap bantuan ini dapat menjangkau lebih banyak saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/2/2025). Subhan menambahkan, Muassaaah Alamiyah berperan sebagai penyedia barang bantuan, yang selanjutnya akan disalurkan melalui mitra lembaga kemanusiaan terpercaya. Paket makanan tersebut mencakup bahan pokok seperti beras, tepung, mie, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Sebelum pengiriman, semua paket akan melalui proses quality control (QC) oleh tim BAZNAS RI untuk memastikan kualitas bantuan tetap terjaga. Lebih lanjut, Subhan menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang diselenggarakan pada November 2024. “Lewat BIF, BAZNAS RI berhasil menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga internasional, termasuk Muassaaah Alamiyah, untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran,” jelasnya. Subhan juga menegaskan bahwa inisiatif ini bukanlah yang terakhir. Ke depan, BAZNAS RI akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan bantuan kemanusiaan yang berkesinambungan. Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., menyatakan bahwa BAZNAS Kaltim turut berperan aktif dalam upaya kemanusiaan ini. Salah satu bentuk dukungan BAZNAS Kaltim adalah dengan terus membuka donasi untuk program Membasuh Luka Palestina. “BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk selalu hadir dalam aksi-aksi kemanusiaan, termasuk untuk saudara-saudara kita di Palestina. Melalui program Membasuh Luka Palestina, kami membuka kesempatan bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk berdonasi, terutama di bulan Ramadhan nanti. Kami berharap donasi yang terkumpul dapat membantu dan meringankan beban mereka yang terdampak di Palestina,” ungkap Miswan. Dengan inisiatif ini, BAZNAS RI dan BAZNAS Kaltim kembali menegaskan perannya sebagai lembaga zakat nasional dan daerah yang aktif dalam misi kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. BAZNAS terus berupaya menjadi jembatan kebaikan, menghubungkan kedermawanan masyarakat Indonesia dengan kebutuhan kemanusiaan global.
BERITA19/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PERKUAT HUBUNGAN DENGAN MUZAKI, OPTIMALKAN LAYANAN ZIS JELANG RAMADHAN
BAZNAS KALTIM PERKUAT HUBUNGAN DENGAN MUZAKI, OPTIMALKAN LAYANAN ZIS JELANG RAMADHAN
Samarinda – Dalam rangka mengoptimalkan layanan bagi para muzaki menjelang bulan suci Ramadhan 2025, BAZNAS Kalimantan Timur turut serta dalam pengajian dan diskusi berbagi ilmu dengan tema “Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki Melalui Layanan Prima”. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Layanan Promosi dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Layanan Muzaki BAZNAS RI, Dwi Retno Damayanti, pada Selasa (18/02/2025). Direktur Layanan Promosi dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, menegaskan bahwa layanan prima merupakan kunci dalam mencapai target penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). “Keberhasilan dalam fundraising berbanding lurus dengan efektivitas komunikasi dan literasi yang kita sampaikan kepada muzaki. Selain itu, keberagaman saluran pembayaran ZIS serta kualitas layanan yang diberikan juga menjadi faktor utama dalam optimalisasi pengumpulan dana,” ujarnya. Senada dengan itu, Kepala Divisi Layanan Muzaki BAZNAS RI, Dwi Retno Damayanti, menambahkan bahwa kualitas pelayanan yang prima akan meningkatkan loyalitas muzaki serta berdampak langsung pada pengelolaan ZIS. “Melalui Customer Relationship Management (CRM) yang baik, kita dapat memahami target capaian serta strategi dalam optimalisasi pengumpulan ZIS. Layanan unggul harus mampu menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi muzaki dengan pendekatan personalisasi dan empati,” jelasnya. BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada para muzaki, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Dengan pengalaman dan wawasan yang didapatkan dari kegiatan ini, BAZNAS Kaltim akan mengimplementasikan strategi layanan yang lebih optimal guna mendukung peningkatan penghimpunan ZIS, terutama di bulan Ramadhan yang menjadi momentum utama dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Melalui langkah-langkah inovatif dan pendekatan yang lebih personal, BAZNAS Kaltim berharap dapat menjaga kepercayaan muzaki serta memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA18/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
OMSET Z-AUTO BAZNAS KALTIM TEMBUS RP50 JUTA PER TAHUN, PROGRAM PEMBERDAYAAN UMKM MAKIN BERKEMBANG
OMSET Z-AUTO BAZNAS KALTIM TEMBUS RP50 JUTA PER TAHUN, PROGRAM PEMBERDAYAAN UMKM MAKIN BERKEMBANG
Samarinda - Program pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang otomotif yang digagas oleh BAZNAS Kalimantan Timur, Z-Auto, menunjukkan hasil yang signifikan. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2024, program ini telah membantu mustahik mengembangkan usaha bengkel motor mandiri dengan dukungan permodalan, pelatihan, serta pendampingan teknis. Sepanjang tahun 2024, sebanyak 10 penerima manfaat berhasil mengelola bengkel motor mereka dengan omset rata-rata sebesar Rp5 juta per bulan. Dengan pencapaian ini, total omset tahunan yang dihasilkan dari program Z-Auto mencapai Rp50 juta. Keberhasilan program ini mendorong BAZNAS Kaltim untuk memperluas dampaknya. Pada Oktober 2024, BAZNAS Kaltim kembali meluncurkan 20 bengkel baru yang diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Sri Wahyuni, M.P.P. Dengan tambahan ini, total jumlah bengkel Z-Auto kini mencapai 30 unit yang tersebar di berbagai daerah di Kota Samarinda. “Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mustahik melalui usaha yang berkelanjutan. Alhamdulillah, omset yang dihasilkan menunjukkan bahwa program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif,” ujar Dr. H. Abdurrahman, AR wakil ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim. Z-Auto tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga membekali penerima manfaat dengan pelatihan teknis dan manajemen usaha, sehingga mereka dapat menjalankan bisnisnya secara profesional. Ke depan, BAZNAS Kaltim menargetkan untuk terus mengembangkan program ini agar lebih banyak mustahik yang dapat mandiri secara ekonomi. Dengan perkembangan ini, diharapkan Z-Auto dapat menjadi contoh nyata bagaimana filantropi berbasis pemberdayaan ekonomi dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
BERITA18/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP OPTIMALKAN KANTOR DIGITAL UNTUK SYIAR ZAKAT DI BULAN RAMADHAN
BAZNAS KALTIM SIAP OPTIMALKAN KANTOR DIGITAL UNTUK SYIAR ZAKAT DI BULAN RAMADHAN
Samarinda – Menjelang bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat strategi komunikasi digital guna meningkatkan syiar zakat serta efektivitas penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam upaya ini, BAZNAS Kaltim turut serta dalam Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman bertema "Membangun Komunikasi dan Channeling Digital Marketing di Bulan Ramadhan" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV dan zoom meeting, Selasa (11/2/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., serta Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa strategi komunikasi selama Ramadhan harus difokuskan pada upaya fundraising dan syiar zakat agar berdampak langsung pada peningkatan penghimpunan dana ZIS. Prof. Nadratuzzaman Hosen menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran berzakat di kalangan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa dengan strategi komunikasi yang efektif, BAZNAS dapat menggugah hati para muzaki agar lebih terdorong menunaikan zakatnya melalui lembaga yang kredibel. Selain itu, optimalisasi kantor digital menjadi langkah strategis dalam menyebarluaskan informasi terkait zakat secara luas dan transparan. Mendukung inisiatif ini, Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati menambahkan bahwa Kantor Digital BAZNAS memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan kampanye zakat secara akurat dan terpercaya. Ia juga menggarisbawahi bahwa melalui Kantor Digital, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi seputar program-program pemberdayaan BAZNAS seperti Balai Ternak BAZNAS, Lumbung Pangan BAZNAS, ZChicken, ZAuto, ZMart, serta berbagai inisiatif lainnya. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., menyatakan bahwa optimalisasi dan peran media menjadi salah satu upaya penting dalam publikasi kegiatan BAZNAS Kaltim. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan publikasi, baik dari sisi pelaporan, penghimpunan, maupun pendistribusian dana ZIS. Selain itu, BAZNAS Kaltim akan terus mengoptimalkan kantor digital dan website, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses seluruh kegiatan kami, terutama di bulan Ramadhan ini,” ujarnya. Dengan adanya kantor digital, BAZNAS Kaltim berharap dapat memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan zakat. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam membangun kepercayaan masyarakat serta meningkatkan partisipasi muzaki dalam menunaikan zakat guna mendukung kesejahteraan mustahik.
BERITA13/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA, DONASI TERUS DIBUKA
BAZNAS KALTIM DUKUNG BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA, DONASI TERUS DIBUKA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 12.000 paket makanan dan 12.000 selimut kepada masyarakat Gaza, Palestina. Bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia ini disalurkan melalui kerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Sunnah Al Hayyah. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, seperti tepung terigu, mi, susu kotak, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, hingga air mineral. Selain itu, BAZNAS juga mendistribusikan selimut untuk membantu warga Palestina menghadapi musim dingin yang ekstrem. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap penderitaan rakyat Palestina. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bantuan sampai ke tangan penerima manfaat dengan cepat dan tepat sasaran, terutama bagi anak-anak, perempuan, dan lansia yang paling terdampak. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, menyampaikan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus membuka peluang donasi bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk membantu saudara-saudara di Palestina. Seperti yang telah dilakukan pada tahun 2023 dan 2024, BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan ke Palestina melalui BAZNAS RI. Di tahun 2025, BAZNAS Kaltim juga berharap dapat terus berpartisipasi dalam upaya kemanusiaan ini. “Kami mengajak masyarakat Kaltim untuk terus menyalurkan kepeduliannya melalui donasi yang dibuka oleh BAZNAS Kaltim. InsyaAllah, di bulan Ramadhan mendatang, kami akan meluncurkan program ‘Membasuh Luka Palestina’ guna memastikan bantuan terus mengalir untuk saudara kita di sana,” ujar H. Miswan Thahadi. BAZNAS Kaltim juga terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat penggalangan dana dan memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat bermanfaat secara optimal bagi masyarakat Palestina. Selain melalui donasi materi, BAZNAS Kaltim juga mengajak masyarakat untuk senantiasa mendoakan keselamatan dan ketabahan bagi rakyat Palestina dalam menghadapi ujian berat ini. Dengan adanya komitmen yang kuat dari masyarakat Indonesia, diharapkan bantuan kemanusiaan ini dapat menjadi penyemangat bagi warga Palestina dalam menjalani kehidupan di tengah kondisi sulit akibat konflik yang berkepanjangan. BAZNAS Kaltim siap menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini.
BERITA13/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS AJAK MASYARAKAT SALURKAN ZAKAT MELALUI LEMBAGA RESMI
BAZNAS AJAK MASYARAKAT SALURKAN ZAKAT MELALUI LEMBAGA RESMI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terjamin dan tepat sasaran bagi mereka yang berhak menerima. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, dalam Pengajian Sabtu Pagi bertema Shadaqah Menjadi Lifestyle yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu (8/2/2025). Menurutnya, salah satu cara memastikan zakat tersalurkan dengan baik adalah dengan menunaikannya melalui lembaga seperti BAZNAS, yang memiliki sistem distribusi terpercaya dan sesuai ketentuan syariah. “Masyarakat tetap dapat berkontribusi secara langsung dalam membantu sesama, namun tetap melalui jalur yang sudah ditetapkan,” ujar Prof. Nadra. Beliau menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana membersihkan harta dan memperkuat solidaritas sosial. Sedangkan dalam bersedekah, dianjurkan memberikan sesuatu yang terbaik dan bukan sekadar sisa. Prof. Nadra juga mencontohkan bagaimana para ulama terdahulu, termasuk Imam Alai dan Ali bin Abi Thalib, menunjukkan keteladanan dalam berbagi tanpa pamrih. Begitu pula dengan Rasulullah SAW yang memiliki tingkat kedermawanan luar biasa, terutama di bulan Ramadan, dengan tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga menebarkan kasih sayang kepada sesama. Sebagai lembaga yang berwenang dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, BAZNAS Kaltim terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui mekanisme yang aman dan terpercaya, demi kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat.
BERITA13/02/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
HARI JADI BAZNAS KE-24: SEMANGAT BARU UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN
HARI JADI BAZNAS KE-24: SEMANGAT BARU UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang ke-24, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar syukuran dan doa bersama pada Jumat, (17/01/2025) di Kantor BAZNAS Kaltim. Acara ini menjadi momentum penuh makna sebagai bentuk solidaritas dan rasa syukur atas kontribusi yang telah diberikan selama lebih dari dua dekade dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Turut hadir wakil ketua I BAZNAS Kaltim H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, wakil ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR. M.AP, wakil ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I.,M.E, wakil ketua IV Achmad Suparno, S.H, direktur pelaksana Munawarah, S.Sos, dan jajaran staff BAZNAS Kaltim. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para muzaki dan mustahik atas dukungan dan doa yang telah diberikan. Ia juga menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS, khususnya BAZNAS Kaltim, terus meningkat. “Kami berterima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, dan juga kepada para mustahik yang terus mendoakan kami. InsyaAllah, BAZNAS akan terus menjadi lembaga utama dalam upaya mensejahterakan umat,” ujar Drs. H. Ahmad Nabhan. Acara syukuran tersebut juga dirangkai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus harapan agar BAZNAS Kaltim terus berperan aktif dalam pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur. Momentum peringatan HUT ini menjadi pengingat pentingnya peran BAZNAS sebagai penggerak utama filantropi Islam yang inklusif dan profesional. BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Timur. "Semoga dengan bertambahnya usia ini, BAZNAS Kaltim dapat semakin dipercaya oleh masyarakat dan terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik," pungkas Ahmad Nabhan.
BERITA17/01/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM HADIR DALAM MOMEN BERKAH: KHATAMAN AL-QUR'AN DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BAPPEDA
BAZNAS KALTIM HADIR DALAM MOMEN BERKAH: KHATAMAN AL-QUR'AN DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BAPPEDA
Samarinda - Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, beserta Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Abdurrahman, AR. M.AP, menghadiri kegiatan khataman Al-Qur'an dan pemberian santunan anak yatim yang diselenggarakan di Badan Pendapatan Daerah (BAPPEDA) Kalimantan Timur pada hari Senin, (06/01/2025). Acara yang juga dihadiri oleh Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra), Dr. Dasmiah, S.Pd., M.A.P, ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kaltim untuk mendukung kegiatan sosial seperti ini. Sebagai mitra yang erat, BAZNAS Kaltim memastikan dukungan terus diberikan dalam setiap kegiatan yang diinisiasi oleh BAPPEDA, yang juga merupakan salah satu Unit Pengumpul Zakat bagi BAZNAS Kaltim. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyatakan komitmennya terhadap sinergi yang terjalin dengan BAPPEDA dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur. "Kami sangat mendukung dan berharap program-program seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk manfaat bersama," ujar Drs. H. Ahmad Nabhan. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak yatim di Kalimantan Timur.
BERITA06/01/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM MENDAPAT KUNJUNGAN DARI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) UINSI CABANG SAMARINDA
BAZNAS KALTIM MENDAPAT KUNJUNGAN DARI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) UINSI CABANG SAMARINDA
Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur mendapat kunjungan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) UINSI Cabang Samarinda pada hari Rabu, (18/12). Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP, Direktur Pelaksana Munawarah, S.Sos.I, serta perwakilan HMI UINSI Cabang Samarinda. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan HMI UINSI Cabang Samarinda menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan bakti ibu dalam rangka memperingati Hari Ibu. Kegiatan ini akan mencakup seminar atau talkshow, bantuan konsumtif untuk dhuafa, serta bantuan modal usaha untuk ibu-ibu dhuafa. Mereka berharap BAZNAS Kaltim dapat mendukung dan mensupport kegiatan ini. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyambut baik rencana kegiatan yang diinisiasi oleh HMI UINSI Cabang Samarinda. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat jika direalisasikan di lingkungan masyarakat, terutama bantuan untuk dhuafa. Namun, beliau menekankan pentingnya tindak lanjut seperti pengawasan berkala agar program berjalan signifikan dan tepat sasaran. "Dalam bantuan modal usaha harus memastikan kembali, perlunya ada pendampingan karena tanpa pendampingan program akan gagal," jelas Ahmad Nabhan.
BERITA18/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PANEN PERDANA ANGGUR DI GREEN HOUSE BINAAN BAZNAS KALTIM: MANFAAT UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
PANEN PERDANA ANGGUR DI GREEN HOUSE BINAAN BAZNAS KALTIM: MANFAAT UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Balikpapan – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, BAZNAS Kaltim turut berkontribusi dengan mengembangkan green house di Asrama Haji Balikpapan. Green house ini difokuskan pada anggur, yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Bekerjasama dengan Asrama Haji dan Royal Rizky Farm, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan harapannya agar program budidaya ini dapat terus dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas. “Alhamdulillah, setelah selama 9 bulan kita berhasil panen anggur, semoga dengan panen anggur ini, hasil selanjutnya dapat terus dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Nabhan saat panen anggur di Green House Asrama Haji Balikpapan pada Senin, (16/12) lalu. Budidaya anggur yang dilakukan BAZNAS Kaltim telah menghasilkan berbagai jenis anggur dengan kualitas yang tidak kalah saing dengan produk di pasaran. Perwakilan Royal Rizky Farm, Rizkyansyah, yang menjadi pendamping dan pengawas dalam pengelolaan budidaya anggur di green house ini, menekankan bahwa budidaya anggur tidak terlalu sulit, namun membutuhkan perawatan yang sungguh-sungguh dan konsisten. "Jika sudah tertanam di dalam diri niat sungguh-sungguh dalam mengelola, maka sangatlah mudah untuk melakukan apapun. Di sini sudah ada sekitar 50 pohon anggur, terdiri dari 20 jenis anggur dari berbagai jenis di dunia," jelas Rizky. Menurutnya, dalam mengelola anggur ini, tidak perlu banyak tenaga pengelola. Yang penting adalah ketersediaan air dan pemenuhan kebutuhan seperti pupuk pada setiap pohonnya. Dengan demikian, setiap orang bisa membudidayakan pohon anggur dengan mudah. Program green house ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk budidaya tanaman pangan, serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Turut hadir pada kegiatan panen anggur Penjabat Gubernur Kaltim Dr. Akmal Malik, Karo Kesra Setda Hj. Dasmiah, Kepala Kemenag Kaltim Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd, Wakil ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR, M.AP, beserta jajaran.
BERITA17/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM IKUT SERTA DALAM RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS TANGGAP BENCANA DAN RUMAH SEHAT BAZNAS DI SEMARANG
BAZNAS KALTIM IKUT SERTA DALAM RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS TANGGAP BENCANA DAN RUMAH SEHAT BAZNAS DI SEMARANG
Semarang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim turut serta dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS yang berlangsung pada 13-15 Desember 2024 di Semarang, Jawa Tengah. Delegasi BAZNAS Kaltim yang hadir adalah Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., serta staf Bidang IV, Lamini. Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kesiagaan terhadap bencana di Indonesia, khususnya kesiapan dalam menghadapi kebencanaan di wilayah Kalimantan Timur. Rakornas ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dalam sambutannya, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan kebencanaan secara terpadu dan efektif. “Setiap langkah BAZNAS adalah amanah Allah SWT. Dengan pendekatan transendensi, kita tidak hanya fokus pada aspek duniawi tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas,” ujar Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan kredibel dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Jangan pernah merasa malu mengajak masyarakat mendukung program kita, karena ini adalah kewajiban yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Apa yang kita lakukan merupakan bagian dari amanah yang Allah SWT perintahkan kepada kita,” tegasnya. Rakornas ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana berbasis zakat dengan pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai elemen seperti masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media. Pada akhir kegiatan ini, dihasilkan tujuh poin utama dalam optimalisasi penanggulangan bencana yang tertuang dalam Risalah Simpang Lima Semarang 2024, yaitu: Komitmen BAZNAS dan LAZ Seluruh Indonesia untuk mencapai visi bersama menjadi lembaga utama yang menyejahterakan umat dengan mengutamakan penyelamatan nyawa (hifzun nafs) dalam program kebencanaan serta mendukung peningkatan pengumpulan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Penguatan Kelembagaan dan Struktur BTB yang dikomandoi langsung oleh pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota sesuai hasil kesepakatan pleno pimpinan. Penunjukan Kepala Pelaksana Harian dari Unsur Amil/Staf atau Profesional untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas penanganan bencana di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota. Pembentukan dan Pengelolaan Tim Relawan Kebencanaan yang memadai sesuai kebutuhan, terlatih, dan siap siaga dalam menghadapi situasi darurat. Pengalokasian Dana yang Memadai dalam RKAT untuk mendukung program kebencanaan mitigasi, kedaruratan, pemulihan, dan rekonstruksi serta penyediaan sarana prasarana yang diperlukan sesuai dengan Fatwa MUI No. 66 Tahun 2022. Pelaksanaan Program Kebencanaan dengan Prinsip Akuntabilitas Tinggi, transparansi pengelolaan dana, dan pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada para muzaki, mustahik, dan masyarakat luas. Pembagian Peran dalam Manajemen Kebencanaan antara BAZNAS Kabupaten/Kota yang bertugas mengonsolidasikan relawan di tingkat kabupaten/kota hingga desa, BAZNAS Provinsi yang bertugas meningkatkan kapasitas relawan dengan dukungan pelatihan dan pendanaan, serta BAZNAS RI yang bertugas menyiapkan regulasi, SOP Tata Kelola, SDM, Keuangan, Sertifikasi SDM, dukungan infrastruktur kebencanaan, dan pendanaan secara nasional. Dengan adanya Rakornas ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan berbagai elemen masyarakat semakin kuat dalam penanggulangan bencana di Indonesia, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat yang membutuhkan.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM GELAR KHITANAN MASSAL DI KABUPATEN PASER, SAMBUT HUT KE-65 KABUPATEN PASER DENGAN 150 PESERTA
BAZNAS KALTIM GELAR KHITANAN MASSAL DI KABUPATEN PASER, SAMBUT HUT KE-65 KABUPATEN PASER DENGAN 150 PESERTA
Tanah Grogot – Dalam rangka menyambut HUT ke-65 Kabupaten Paser, BAZNAS Kaltim kembali melaksanakan kegiatan khitanan massal yang diadakan di kantor BAZNAS Paser, Tanah Grogot. Sebanyak 150 anak mengikuti khitanan massal ini, setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan khitanan massal di Kota Samarinda dengan jumlah peserta sebanyak 250 anak. Peserta khitanan massal di Kabupaten Paser tidak hanya menerima layanan khitan, tetapi juga mendapatkan berbagai fasilitas tambahan berupa uang transport, uang saku, kaos, bingkisan berisi alat sekolah, snack, dan sarung. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap peserta merasa dihargai dan diperhatikan. Ahmad Nabhan, dalam sambutannya usai pembukaan agenda Khitanan Massal pada Minggu (15/12), menyampaikan pentingnya kegiatan ini. "Kegiatan ini tentunya sangat memberikan manfaat yang besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Terkait dengan kesehatan ini menjadi perhatian kita bersama. Dengan dikhitannya anak-anak kita, disamping terjaga kebersihannya, tentu ini juga terkait ibadah yang kita laksanakan nanti," ujarnya. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan (Kpw) Balikpapan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan melalui BAZNAS Kaltim. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Wahyu Setyoko, menyambut baik kegiatan ini dan berharap kolaborasi ini dapat berlanjut di masa mendatang. "Ini adalah bagian dari program sosial Bank Indonesia yang mengedepankan dedikasi untuk negeri. Kedepannya, kami menyambut baik dan akan berkolaborasi dengan BAZNAS Kaltim. Kami akan coba menjajaki program apa yang berpotensi untuk dilakukan kerjasama, maka akan kami realisasikan," jelas Wahyu Setyoko. Khitanan massal yang diadakan oleh BAZNAS Kaltim ini menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap kesehatan anak-anak serta upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Semangat ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA15/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK MELALUI PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PASER
BAZNAS KALTIM TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK MELALUI PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI DI KABUPATEN PASER
Paser – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini telah memberikan manfaat signifikan bagi para mustahik di berbagai wilayah, termasuk di Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Tiga unit rumah telah dibantu oleh BAZNAS Kaltim berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Paser, dan satu unit di antaranya kini sudah dapat dihuni. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dalam agenda peninjauan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kabupaten Paser pada Sabtu (14/12), menyampaikan harapannya agar bantuan renovasi rumah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang menerimanya. "Semoga bantuan renovasi rumah ini dapat dirasakan manfaatnya oleh para masyarakat, terutama bagi penerima," ujar Ahmad Nabhan. Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kaltim tidak hanya membantu masyarakat di Kabupaten Paser, tetapi juga di wilayah lain seperti Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Kutai Barat, dan Kabupaten Berau. Bantuan yang diberikan berupa renovasi rumah bagi masyarakat tidak mampu yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak. Beberapa daerah bahkan menerima bantuan dalam bentuk perabotan rumah tangga seperti tempat tidur. "Beberapa daerah alhamdulillah sudah merasakan manfaat dari rumah layak huni BAZNAS, beberapa daerah bahkan ada yang dibantu dalam segi perabotan seperti tempat tidur," tambah Ahmad Nabhan. Kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan BAZNAS daerah sangat penting dalam menjalankan program ini. Kerja sama yang baik memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ahmad Nabhan juga berharap program Rumah Layak Huni BAZNAS ini dapat terus berlanjut dan manfaatnya dirasakan lebih luas di berbagai daerah di Kalimantan Timur. "Harapan kami, kedepannya BAZNAS Kaltim bisa terus melanjutkan program Rumah Layak Huni BAZNAS ini, agar manfaatnya dirasakan lebih luas di berbagai daerah di Kaltim," ujar Ahmad Nabhan. Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu upaya BAZNAS Kaltim dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Dengan adanya program ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak bagi mustahik, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat