WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, turut menghadiri agenda Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelaksanaan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sakura RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan tersebut merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur. Agenda ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya jajaran Polda Kaltim, rumah sakit, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PT Jasa Raharja, serta mitra terkait. 

Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan yang berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat.

Selama ini, BAZNAS Kaltim telah membangun sinergi dengan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur, termasuk RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Kerja sama tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Kaltim dalam memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa meskipun BAZNAS Kaltim tidak menjadi pihak yang secara langsung menandatangani PKS pada agenda tersebut, BAZNAS tetap memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“BAZNAS Kaltim memang tidak secara langsung menjadi bagian dari PKS ini. Namun, kami tetap mendukung setiap program yang membawa kemaslahatan bagi umat, terlebih dalam hal penanganan korban kecelakaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Nabhan.

Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi hal penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

“Selama ini BAZNAS Kaltim juga telah bersinergi dengan Dinas Kesehatan maupun rumah sakit dalam berbagai program kesehatan. Karena itu, kami tentu mendukung langkah-langkah yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Timur,” lanjutnya.

Dalam agenda tersebut, Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, drg. Ahmad Jais, M.H., MARS, dalam laporannya menjelaskan bahwa layanan satu pintu tersebut dikembangkan melalui inovasi SI JAKA (Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas).

SI JAKA dirancang untuk mengintegrasikan proses pelayanan dan administrasi penjaminan korban kecelakaan lalu lintas. Sistem tersebut menjadi bagian dari ekosistem layanan yang mencakup petugas pelayanan Sahabat LAKA, Ruangan Bersama sebagai ruang layanan terpadu, serta aplikasi SI JAKA sebagai sistem pendukung pelayanan.

Melalui sistem tersebut, proses yang sebelumnya membutuhkan koordinasi antarinstansi diupayakan menjadi lebih terintegrasi, mulai dari penerimaan korban, verifikasi data, penginputan ke sistem penjaminan, pelaporan hingga koordinasi dengan instansi terkait.

RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan juga ditetapkan sebagai rumah sakit percontohan atau pilot project dalam penerapan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas. Selanjutnya, penerapan layanan tersebut akan dikembangkan secara bertahap pada rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sesuai hasil evaluasi dan kesiapan masing-masing rumah sakit.

Menariknya, dalam pengembangan ke depan, pengelolaan aplikasi SI JAKA direncanakan melibatkan Tim Gabungan Pengelola Aplikasi yang terdiri atas unsur Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur, PT Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS, serta rumah sakit pengguna aplikasi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari ruang sinergi antarlembaga dalam mendukung pelayanan publik, tanpa mengurangi peran dan kewenangan masing-masing lembaga.

Ahmad Nabhan menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Prinsipnya, BAZNAS akan terus mendukung apa yang menjadi kemaslahatan umat. Apalagi jika program tersebut menyangkut pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus diperkuat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dukungan BAZNAS Kaltim terhadap sektor kesehatan merupakan bagian dari komitmen agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan merata oleh masyarakat di Kalimantan Timur.

“Harapan kami, berbagai bentuk kerja sama yang sudah terjalin dengan rumah sakit dan instansi terkait dapat terus berkembang. BAZNAS Kaltim ingin hadir sebagai mitra yang dapat memberikan kontribusi sesuai dengan peran dan kemampuan lembaga,” tuturnya.

Agenda penandatanganan PKS ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur, para pejabat utama Polda Kaltim, kepala rumah sakit, kepala satuan lalu lintas, serta perwakilan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PT Jasa Raharja dan mitra lainnya. Daftar undangan resmi juga mencantumkan pimpinan sejumlah rumah sakit pemerintah di Kalimantan Timur. 

 

Melalui kehadiran dan dukungan tersebut, BAZNAS Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam berbagai upaya kolaboratif yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan dan pelayanan sosial di Kalimantan Timur.

16/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Respons Dampak Kemarau, BAZNAS Kaltim dan Pemprov Kaltim Salurkan 10 Ton Beras untuk warga di daerah Mahakam Ulu

SAMARINDA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 10 ton beras untuk masyarakat yang terdampak musim kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Sabtu, (29/08/2026).

Bantuan logistik pangan tersebut disalurkan melalui jalur darat menggunakan armada truk menuju kawasan Mahakam Ulu. Penyaluran bantuan ini dikawal langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, di antaranya Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan bentuk kepedulian bersama atas kesulitan yang dialami warga akibat kemarau panjang. Surutnya aliran Sungai Mahakam telah menghambat jalur transportasi air yang menjadi akses vital distribusi logistik, sehingga memicu lonjakan harga bahan pokok serta kelangkaan air bersih di wilayah tersebut.

"Dampak musim kemarau ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat di Mahakam Ulu, khususnya warga di wilayah hulu seperti Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai, serta kawasan ibu kota kabupaten di Long Bagun. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ujar Ahmad Nabhan saat pelepasan bantuan di Samarinda.

Ahmad Nabhan menambahkan, pengiriman beras dilakukan melalui jalur darat untuk memastikan logistik tiba dengan aman dan tepat sasaran. "Bantuan beras ini disalurkan lewat jalur darat menggunakan truk. Kami dari jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim juga turut mengawal langsung proses pengirimannya hingga sampai ke lokasi penyaluran," tegasnya.

Bantuan pangan sebanyak 10 ton tersebut nantinya disalurkan secara sinergis melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu. Bantuan ditargetkan menjangkau 1.000 mustahik, di mana masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan alokasi 10 kg beras.

Melalui sinergi antara Pemprov Kaltim, BAZNAS Kaltim, dan Pemkab Mahulu, diharapkan bantuan logistik ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat terdampak serta menekan dampak krisis ekonomi dan sosial akibat bencana musim kemarau di wilayah perbatasan Kalimantan Timur tersebut.

29/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Melunasi Biaya Pengobatan Luka Bakar Nabila, Putri Penjual Roti Keliling Asal Paser

BALIKPAPAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pengobatan dan perawatan medis kepada Nabila Desty Nurillah (18), warga Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, yang mengalami musibah luka bakar akibat kebocoran gas kompor.

Musibah tersebut terjadi saat Nabila hendak memasak. Kompor yang mengalami kerusakan memicu kebocoran gas, sehingga saat pemantik dinyalakan, api dengan cepat menyambar bagian wajah dan kedua tangan korban. Nabila dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dan langsung mendapatkan penanganan darurat di Intesive Care Unit (ICU) serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Berdasarkan hasil diagnosis medis, Nabila mengalami combustio (luka bakar) derajat IIA sebesar 9% pada regio wajah serta antebrachii dextra-sinistra (lengan bawah kanan dan kiri) yang masuk dalam kategori critical area. Kondisi tersebut mengharuskannya menjalani tindakan operasi dan rawat inap intensif di RSKD Balikpapan sejak 5 hingga 13 Agustus 2026.

Namun, kendala biaya membentangi proses pemulihannya. Nabila belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, sementara sang ayah, Achmad Waris, hanyalah seorang penjual roti keliling yang telah melakoni profesinya selama 10 tahun dengan penghasilan tidak menentu. Meski sempat mendapat pinjaman pinjam-meminjam bantuan dari kerabat, jumlah tersebut belum mencukupi tagihan tindakan medis dan perawatan rumah sakit.

Menanggapi kondisi darurat muzaki dan mustahik tersebut, BAZNAS Kaltim bergerak cepat menyalurkan bantuan penanganan kesehatan secara langsung melalui pihak rumah sakit untuk melunasi biaya operasi, perawatan medis, hingga kebutuhan akomodasi pendampingan selama di Balikpapan.

Ayah korban, Achmad Waris, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para muzaki yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim serta seluruh donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di saat kesulitan. Semoga menjadi amal ibadah, mendapat keberkahan, serta kelancaran rezeki bagi para donatur. Semoga keberadaan BAZNAS Kaltim dapat terus membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkap Achmad Waris.

Secara terpisah, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan program Kaltim Sehat ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki, termasuk para pegawai dan aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kaltim.

"Bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi program kesehatan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis mendesak. Mayoritas permohonan yang masuk melalui kerjasama RSKD Balikpapan memang berasal dari keluarga berpenghasilan tidak menentu dengan biaya pengobatan tinggi yang tidak ditanggung oleh BPJS," jelas Ahmad Nabhan.

Ahmad Nabhan juga mendoakan agar Ananda Nabila dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Pihaknya menegaskan komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus hadir merespons cepat setiap permasalahan sosial dan kesehatan yang dihadapi warga kurang mampu di Kalimantan Timur.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar RAKORDA dan BSD, Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat dan Ekonomi Umat

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) dan BAZNAS Strategic Development (BSD) tahun 2026. Acara yang menjadi momentum strategis bagi tata kelola zakat di Kalimantan Timur ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Selasa (11/8/2026).

Dalam laporannya, Pimpinan BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, memaparkan capaian membanggakan terkait penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dan DSKL yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data BAZNAS Kaltim, penghimpunan dana mengalami kenaikan signifikan setiap tahunnya, mencapai Rp20,6 miliar pada tahun 2025. Hingga Juli 2026, angka penghimpunan bahkan telah menyentuh Rp19,05 miliar.

"Peningkatan ini merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh serta komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah memberikan pelayanan terbaik. Capaian ini juga didukung dengan perbaikan administrasi dan tata kelola yang transparan, terbukti dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik secara berturut-turut," ujar Ahmad Nabhan.

Wakil Gubernur Kaltim, Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Kaltim. Ia menegaskan bahwa zakat adalah instrumen krusial dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendukung penguatan zakat. Saya mengajak seluruh pimpinan Forkopimda dan instansi terkait untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim. Dengan zakat yang terhimpun, kita dapat fokus pada pemberdayaan UMKM agar manfaatnya lebih luas, nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat kecil," tegas Wagub Seno Aji.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menekankan pentingnya sinergi kelembagaan. Menurutnya, pengelolaan zakat tidak boleh stagnan dan harus terus ditumbuhkan, baik dari sisi penghimpunan maupun pendayagunaan.

"Pengelolaan zakat yang profesional memiliki dampak langsung bagi pembangunan daerah. BAZNAS harus terus bertransformasi agar setiap rupiah zakat yang disalurkan dapat menjadi solusi bagi pengentasan kemiskinan dan mendukung program-program pembangunan daerah secara terukur," jelas Zainut Tauhid.

Kegiatan RAKORDA dan BSD 2026 ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026, dengan melibatkan pimpinan BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Forum ini diharapkan mampu merumuskan langkah taktis dalam memperkuat kelembagaan serta mengintegrasikan program pendayagunaan zakat yang lebih berdampak bagi kesejahteraan umat di Kalimantan Timur.

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Pengelolaan ZIS dan Perluasan Program Sosial, Gubernur Kaltim Beri Arahan Strategis untuk BAZNAS Kaltim

SAMARINDA — Jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar audiensi bersama Gubernur Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21/07/2026). Pertemuan strategis ini diselenggarakan untuk bersilaturahmi, memaparkan laporan kinerja semester berjalan, sekaligus memohon bimbingan, evaluasi, serta arahan langsung dari Gubernur selaku pimpinan pemegang kebijakan tertinggi di daerah.

Suasana pertemuan yang berlangsung di ruang kerja gubernur tersebut tampak begitu hangat, cair, dan penuh keakraban. Gubernur tampak antusias berdialog interaktif dengan jajaran pimpinan BAZNAS dan manajemen rumah sakit, menyelipkan beberapa gurauan ringan yang mencairkan suasana namun tetap sarat akan makna dan evaluasi konstruktif.

Agenda penting ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Aji Muhammad Fitra Firnanda, S.T., M.M., serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Timur Dr. Hj. Dasmiah, S.Pd., M.A.P. Hadir pula Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H., Kepala Dinas Kesehatan Dr. dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ., M.Kes., MARS, serta Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan drg. Ahmad Jais, M.H., MARS beserta jajaran.

Dalam pemaparannya, pimpinan BAZNAS Kaltim menyampaikan capaian penghimpunan dana ZIS yang telah mencapai Rp18,6 miliar dengan realisasi pendistribusian menyentuh angka Rp19,1 miliar, yang ditopang dari sisa saldo tahun sebelumnya guna mengantisipasi kebutuhan momentum Ramadan. Selain itu, BAZNAS Kaltim turut melaporkan raihan Indeks Zakat Nasional (IZN) tertinggi secara nasional dengan skor 0,90 berkategori sustainable dari BAZNAS RI, serta rencana strategis pembangunan rumah singgah di Balikpapan bagi pasien RSKD beserta keluarga.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Kaltim menyambut baik berbagai ikhtiar dan program kemaslahatan yang dihadirkan, sekaligus membagikan banyak masukan konstruktif sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat di Benua Etam.

"Kita tentu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur yang selalu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat. Terkait rencana pembangunan rumah singgah, kita menyambut baik dan perlu berdiskusi mengenai peletakannya agar rumah ini bukan sekadar tempat bermalam, tetapi menghadirkan harapan bagi pasien dan keluarganya untuk berjuang mendapatkan kesembuhan," ujar Gubernur.

Gubernur juga menekankan agar BAZNAS Kaltim ke depan dapat memperluas cakupan pendekatan, tidak terbatas pada jalur religius semata, melainkan merambah ke ranah sosial-ekonomi yang lebih luas melalui mapping program yang matang di mana BAZNAS berperan aktif dalam menghimpun data di lapangan. Guna mengoptimalkan potensi zakat korporasi—khususnya dari sektor perkebunan berskala besar dan pertambangan—Gubernur berharap BAZNAS Kaltim dapat dilibatkan dan membersamai seluruh agenda serta rangkaian kegiatan kunjungan kerja kepala daerah bersama dinas teknis terkait.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan mendalam atas waktu, perhatian, serta seluruh arahan berharga yang telah diberikan oleh Gubernur beserta jajaran pemprov.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan langsung dari Bapak Gubernur. Seluruh masukan dan evaluasi yang disampaikan menjadi momentum penting bagi kami di BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS, serta memperluas jangkauan kolaborasi agar manfaat zakat semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Timur," ungkap H. Badrus Syamsi.

Kehangatan pertemuan tersebut kemudian berlanjut ketika azan berkumandang. Gubernur bersama seluruh tamu undangan dan jajaran BAZNAS beranjak bersama menuju Masjid Nurul Mukminin di lingkungan kompleks kantor gubernur untuk melaksanakan sholat berjamaah. Usai menunaikan ibadah, Gubernur menjamu seluruh rombongan untuk menikmati makan siang bersama di ruang VIP Odah Etam. 

Di sela-sela santap siang yang penuh kekeluargaan tersebut, suasana diskusi tetap mengalir cair. Pembicaraan kemudian dilanjutkan kembali secara lebih mendalam guna memantapkan rencana teknis pembangunan Rumah Singgah di RSKD Balikpapan, sebelum akhirnya rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kaltim 2026 yang dijadwalkan pada Agustus mendatang. Seluruh rangkaian agenda ini semakin mempertegas komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

21/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

WORKSHOP INTEGRASI ATM DDORONG KOMITMEN LINTAS SEKTOR, BAZNAS KALTIM HADIR SAMPAIKAN PERAN ZIS DALAM PENANGANAN KESEHATAN
WORKSHOP INTEGRASI ATM DDORONG KOMITMEN LINTAS SEKTOR, BAZNAS KALTIM HADIR SAMPAIKAN PERAN ZIS DALAM PENANGANAN KESEHATAN
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung sektor kesehatan dan penguatan sinergi antar lembaga, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur hadir dalam Workshop Petunjuk Teknis Integrasi ATM dan Kebijakan Terkait ATM Tingkat Provinsi yang digelar oleh Adinkes Kaltim bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Senin (26/5/2025) di Hotel Harris Samarinda. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menjadi narasumber dan menyampaikan peran serta kontribusi BAZNAS dalam mendukung program pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM). Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting, dan BAZNAS siap menjadi mitra aktif Dinas Kesehatan dalam penanganan isu kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur. “Kami di BAZNAS Kaltim hadir bukan hanya sebagai lembaga zakat, tetapi sebagai bagian dari solusi sosial yang berkelanjutan. Penanganan ATM tidak hanya soal pengobatan, tetapi juga bagaimana mendukung pemulihan ekonomi dan martabat hidup para pasien,” jelas H. Badrus. Melalui program kesehatan, BAZNAS Kaltim telah memberikan bantuan kepada pasien tuberkulosis dalam bentuk pelatihan ekonomi kreatif dan pengembangan keterampilan, yang bertujuan mengembalikan produktivitas pasien selama masa pemulihan. Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BAZNAS dan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. “Banyak pasien TBC yang kehilangan pendapatan karena sakit. Di sinilah zakat kami hadir, untuk mendampingi mereka agar tetap bisa berdaya. Ini juga bagian dari dakwah sosial,” tambahnya. Workshop yang diikuti oleh OPD terkait dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim ini bertujuan mendorong integrasi kebijakan ATM ke dalam dokumen perencanaan daerah sesuai Permendagri No. 90 Tahun 2019 dan Permendagri No. 84 Tahun 2022. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam forum ini diharapkan memperkuat sinergi dan menambah energi kolaboratif dalam membangun sistem kesehatan daerah yang tangguh dan inklusif. BAZNAS Kaltim percaya, keberhasilan eliminasi ATM di tahun 2030 tidak hanya bergantung pada sektor medis, tetapi juga pada kolaborasi dengan lembaga zakat, sosial, dan ekonomi yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Inilah semangat sinergi yang terus dijaga dan dikembangkan BAZNAS Kaltim bersama mitra-mitra strategis di Kalimantan Timur.
BERITA26/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TEGASKAN KOMITMEN PENGUATAN TATA KELOLA ZAKAT MELALUI RAKERNIS NASIONAL
BAZNAS KALTIM TEGASKAN KOMITMEN PENGUATAN TATA KELOLA ZAKAT MELALUI RAKERNIS NASIONAL
Bogor – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengelolaan zakat yang amanah dan kolaboratif melalui keikutsertaan aktif dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) BAZNAS Se-Indonesia yang diselenggarakan mulai Rabu (21/05) di Bogor, Jawa Barat. Rakernis tahun ini mengangkat tema “Sinergi Pengelolaan Zakat Nasional yang Efektif, Kolaboratif, dan Bertanggung Jawab”, dan menjadi momentum strategis bagi seluruh BAZNAS provinsi, termasuk BAZNAS Kaltim, untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat koordinasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari pusat hingga daerah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dalam pembukaan acara menekankan pentingnya profesionalisme dan kerja sama lintas sektor dalam memastikan manfaat zakat terasa langsung oleh masyarakat. Semangat ini sejalan dengan prinsip kerja BAZNAS Kaltim yang mengedepankan tata kelola yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Dalam agenda Rakernis, BAZNAS Kaltim turut berbagi pengalaman dan hasil pelaporan kinerja pengelolaan zakat wilayah Kalimantan Timur. Salah satu sesi penting diisi dengan diskusi teknis antara BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota terkait pelaporan zakat melalui aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS). Tercatat pada tahun 2024, sebanyak 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur telah melaporkan pengelolaan ZIS secara digital melalui SIMBA. Namun, pada tahun 2025, jumlah tersebut mengalami penurunan menjadi 9 kabupaten/kota yang aktif menyampaikan pelaporan kinerja pengelolaan zakat melalui sistem tersebut. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus mendorong BAZNAS kabupaten/kota untuk menjaga konsistensi pelaporan melalui SIMBA guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana umat. “Kami melihat SIMBA sebagai instrumen strategis untuk mengintegrasikan tata kelola zakat di seluruh wilayah Kalimantan Timur secara profesional dan terukur,” jelasnya. Rakernis yang berlangsung selama tiga hari ini juga menjadi sarana pertukaran praktik baik antar daerah, sekaligus forum reflektif terhadap capaian program zakat nasional. BAZNAS Kaltim berharap melalui forum ini, kinerja dan sinergi pengelolaan zakat di Kalimantan Timur dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi penghimpunan, distribusi, maupun pelaporan, guna mendukung kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DORONG TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK PENGELOLAAN ZAKAT YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL
BAZNAS KALTIM DORONG TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK PENGELOLAAN ZAKAT YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL
Rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) BAZNAS Se-Indonesia berlanjut ke hari kedua dengan pembahasan yang lebih mendalam mengenai tata kelola dan kepemimpinan dalam pengelolaan zakat nasional. Salah satu fokus utama dalam sesi ini adalah menguatkan peran struktural dan strategis Wakil Ketua III di masing-masing BAZNAS daerah. Dalam forum diskusi, disampaikan bahwa Wakil Ketua III memegang peranan penting sebagai pilar utama dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan pelaporan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Fungsi ini menjadi krusial untuk memastikan bahwa program yang dijalankan tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga selaras dengan prinsip akuntabilitas dan amanah publik. Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., turut menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat agar lembaga zakat mampu menghadapi tantangan zaman dan menjaga kepercayaan masyarakat. "Kepemimpinan di BAZNAS harus bergerak dalam kerangka strategis yang terukur dan terlapor dengan baik. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan syar’i yang kita emban bersama," ujarnya. Salah satu hal penting yang juga dibahas dalam forum ini adalah urgensi transparansi pengelolaan ZIS. Transparansi tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan trust (kepercayaan) publik, tetapi juga menjadi tameng perlindungan terhadap lembaga dari potensi berita negatif maupun niat buruk pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebagai bentuk konkret dari transparansi tersebut, forum merekomendasikan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota. PPID diharapkan menjadi pusat layanan keterbukaan informasi publik dan menjamin bahwa semua proses pengelolaan dana zakat dapat diakses, dimonitor, dan dipertanggungjawabkan secara terbuka. Hari kedua Rakernis ini memperkuat komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus mendorong pengelolaan zakat yang tidak hanya patuh secara regulasi, tetapi juga adaptif terhadap tuntutan era digital dan transparansi publik. Dengan tata kelola dan kepemimpinan yang kuat, BAZNAS akan semakin dipercaya dan berdampak dalam membangun kesejahteraan umat.
BERITA21/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TINDAK LANJUTI ARAHAN GUBERNUR UNTUK RANCANG REGULASI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM
BAZNAS KALTIM TINDAK LANJUTI ARAHAN GUBERNUR UNTUK RANCANG REGULASI PENGELOLAAN ZAKAT DI KALTIM
Sebagai bentuk komitmen dalam menindaklanjuti arahan Gubernur Kalimantan Timur untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kaltim menginisiasi pembahasan awal Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim tentang Pengelolaan ZIS. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (14/05) di Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, dihadiri oleh sejumlah instansi strategis. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menghadiri rapat bersama perwakilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kaltim, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, dan Biro Hukum Setda Provinsi Kaltim. Rapat ini bertujuan menyusun kerangka regulasi yang akan menjadi pedoman kuat dalam pengelolaan ZIS, khususnya zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Timur. Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan bahwa arahan Gubernur Kaltim menjadi pijakan penting bagi BAZNAS untuk memperkuat pengelolaan zakat secara optimal dan terstruktur. “Kami ingin zakat menjadi instrumen sosial yang berdampak nyata. Dengan adanya regulasi yang dirancang, pengumpulan dana zakat—terutama dari ASN—dapat berjalan lebih sistematis, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kaltim,” ujarnya. Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi menambahkan, regulasi ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, namun juga mendorong kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. “Zakat ASN adalah potensi besar. Jika dikelola dengan sistem yang kuat dan terstandarisasi, manfaatnya akan jauh lebih terasa oleh masyarakat. Ini juga memperkuat peran zakat sebagai solusi pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi umat,” katanya. Pembahasan rancangan ini mencakup sejumlah aspek teknis, seperti mekanisme penghimpunan zakat ASN, pengelolaan dana, sistem pelaporan, hingga tata kelola distribusi agar tetap akuntabel dan tepat sasaran. Melalui rapat ini, BAZNAS Kaltim juga menyampaikan sejumlah masukan konstruktif terkait penguatan kelembagaan zakat di daerah. Selama beberapa tahun terakhir, BAZNAS Kaltim terus berupaya mengembangkan ekosistem pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas, mulai dari program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pendidikan. Kehadiran peraturan resmi dari pemerintah daerah akan menjadi landasan hukum yang memperkuat semua langkah tersebut. Rancangan peraturan ini akan terus dikaji bersama hingga mencapai bentuk final yang siap disahkan sebagai Peraturan Gubernur. Diharapkan dengan adanya regulasi ini, potensi zakat di Kalimantan Timur dapat digali lebih dalam, dimanfaatkan lebih maksimal, dan menjangkau lebih banyak mustahik di seluruh pelosok daerah. Dengan langkah ini, BAZNAS Kaltim menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan tata kelola zakat yang amanah, transparan, dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA15/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM AJAK 5 MEDIA BESAR KALTIM PERKUAT TRANSPARANSI DAN SYIAR ZAKAT
BAZNAS KALTIM AJAK 5 MEDIA BESAR KALTIM PERKUAT TRANSPARANSI DAN SYIAR ZAKAT
Samarinda – Dalam upaya memperkuat transparansi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sekaligus mempererat sinergi dengan media, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar silaturahmi dan dialog bersama wartawan dari lima media besar Kaltim, Selasa (06/05), di ruang rapat lantai 2 Kantor BAZNAS Kaltim. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS Kaltim telah berdiri sejak tahun 1992 dan tetap eksis hingga kini dalam menjalankan amanah umat untuk mengelola dana zakat. BAZNAS hadir sebagai pengelola dana umat yang tidak hanya bertugas menghimpun, tetapi juga mendistribusikan serta melaporkan dana ZIS dengan prinsip akuntabilitas dan kebermanfaatan bagi masyarakat. "Ini adalah bentuk keterbukaan kami kepada masyarakat. Kami mengajak media untuk menjadi mitra dalam menyampaikan informasi secara jujur, transparan, dan konstruktif," ungkap Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan dalam pertemuan tersebut. Turut hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari lima media besar Kalimantan Timur, yaitu Kaltim Post, Koran Kaltim, Samarinda Pos (Sapos), Tribun Kaltim, dan LKBN Antara. Dialog berlangsung hangat dengan semangat kolaborasi untuk mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan inspiratif. BAZNAS Kaltim menekankan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan syiar zakat serta memperluas pemahaman publik terkait pengelolaan dana ZIS. "Kami berharap, melalui tulisan-tulisan di media, masyarakat bisa lebih paham, percaya, dan turut berpartisipasi dalam zakat melalui BAZNAS," tambah Ahmad Nabhan. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, menegaskan bahwa BAZNAS menjunjung tinggi kebebasan pers sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi. "Silakan teman-teman media menulis apa adanya, memberi kritik dan saran. Karena kami percaya, kritik yang membangun adalah bagian dari upaya menjadikan BAZNAS Kaltim lebih baik," ujarnya. Menurutnya, prinsip pengelolaan BAZNAS yang mengacu pada 3A – Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI – menjadi dasar kuat dalam menjaga integritas lembaga dan kepercayaan publik. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kaltim berharap media tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra dakwah dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan dan keadilan sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
BERITA06/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
PERKUAT DIGITALISASI, BAZNAS KALTIM BERIKAN SOSIALISASI DAN PELATIHAN KANTOR DIGITAL DI BAZNAS PPU
PERKUAT DIGITALISASI, BAZNAS KALTIM BERIKAN SOSIALISASI DAN PELATIHAN KANTOR DIGITAL DI BAZNAS PPU
Penajam Paser Utara – Dalam upaya memperkuat digitalisasi dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur berikan Sosialisasi dan Pelatihan Kantor Digital di kantor BAZNAS Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin (05/05). Agenda ini dihadiri oleh para amil dari BAZNAS PPU dan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS PPU, H. Tahmid. H. Tahmid menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas pelatihan yang diberikan kepada para amil mengenai fungsi dan pengelolaan website kantor digital. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS PPU akan segera meluncurkan website baru sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan transparansi pelaporan kegiatan lembaga kepada masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi pendampingan yang diberikan BAZNAS Kaltim. Website BAZNAS PPU sebelumnya sudah ada, namun sempat tidak aktif. Sekarang akan diperbaharui dengan domain dari pusat untuk memastikan informasi yang disampaikan lebih terstruktur dan terpercaya. Kami berharap pelatihan ini bisa terus berlanjut, sehingga kemampuan SDM kami dalam mengelola website semakin berkembang,” ujar H. Tahmid. Dengan website yang dikelola secara profesional, BAZNAS PPU diharapkan mampu menyajikan informasi yang lebih akurat dan cepat kepada publik, mulai dari program penyaluran zakat, infak, dan sedekah hingga laporan keuangan yang transparan. Dalam pengelolaan website memerlukan pendampingan yang berkelanjutan, mengingat keterbatasan SDM yang fokus pada bidang teknologi informasi di BAZNAS PPU H. Tahmid berharap BAZNAS Provinsi dapat terus memberikan bimbingan untuk memastikan website ini berfungsi optimal sebagai media komunikasi dengan para muzaki, mustahik, dan masyarakat luas. “Kami ingin memastikan bahwa informasi yang kami sampaikan melalui website ini dapat diakses dengan mudah dan transparan oleh masyarakat. Ini juga sebagai upaya untuk membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat yang amanah,” tambahnya. BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus mendorong transformasi digital di berbagai level, termasuk di tingkat kabupaten dan kota, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi lembaga filantropi. Dengan pemanfaatan teknologi digital, BAZNAS berharap mampu memperluas jangkauan pelayanan, mempercepat proses pelaporan, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga.
BERITA06/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PERKUAT LITERASI ZAKAT DI KALANGAN MAHASISWA UINSI SAMARINDA
BAZNAS KALTIM PERKUAT LITERASI ZAKAT DI KALANGAN MAHASISWA UINSI SAMARINDA
Samarinda – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus memperluas peran sebagai lembaga filantropi dengan tidak hanya menghimpun dan menyalurkan dana zakat, tetapi juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Salah satu upaya ini diwujudkan melalui kuliah umum tentang “Manajemen Lembaga Zakat dan Wakaf” yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., kepada para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda pada Senin (05/05) di kantor BAZNAS Kaltim. Dalam kuliah tersebut, H. Badrus Syamsi menekankan bahwa peran mahasiswa sangat penting dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya bisa berperan sebagai penerima edukasi, tetapi juga sebagai penggerak dalam gerakan sadar zakat di masyarakat. “Mahasiswa adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam dunia filantropi, baik melalui edukasi langsung kepada masyarakat maupun dengan memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan informasi tentang zakat." ujar H. Badrus Syamsi. Badrus juga menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim selama ini aktif dalam menyebarkan edukasi tentang zakat, infak, dan sedekah (ZIS) baik secara langsung ke berbagai instansi, lembaga pendidikan, komunitas, hingga masyarakat umum. Selain itu, BAZNAS Kaltim juga memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan informasi, termasuk media sosial, website, dan aplikasi pembayaran zakat online. “Edukasi tentang zakat adalah bagian penting dari tugas kami sebagai lembaga filantropi. Ini bukan hanya tentang mengelola dana, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat bahwa zakat adalah instrumen penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi,” tambahnya. Melalui kuliah ini, para mahasiswa diajak untuk memahami peran strategis zakat dalam pemberdayaan umat, mulai dari pengumpulan, pengelolaan, hingga pendistribusian dana zakat yang transparan dan akuntabel. Badrus berharap mahasiswa bisa terlibat aktif dalam mendukung gerakan zakat, baik sebagai pengelola, penggerak, atau bahkan pemimpin di masa depan. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi yang hangat, di mana para mahasiswa berkesempatan untuk bertanya langsung kepada H. Badrus Syamsi tentang berbagai aspek pengelolaan zakat dan wakaf. Dengan adanya kegiatan seperti ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat terus memperkuat literasi zakat di masyarakat, sehingga semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya zakat dalam memperkuat ekonomi umat dan mengentaskan kemiskinan.
BERITA05/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
ZAKAT PRODUKTIF: BAZNAS KALTIM WUJUDKAN KEMANDIRIAN SANTRI LEWAT AYAM PETELUR
ZAKAT PRODUKTIF: BAZNAS KALTIM WUJUDKAN KEMANDIRIAN SANTRI LEWAT AYAM PETELUR
Balikpapan — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi pesantren, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia Balikpapan melakukan survei lokasi rencana pembangunan kandang ayam petelur di Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari pada Jumat (02/05). Rencana program ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia Balikpapan, yang akan merealisasikan dua unit kandang ayam petelur dengan kapasitas masing-masing 1.008 ekor ayam. Proyek ini diharapkan menjadi motor pemberdayaan ekonomi bagi pesantren dan para santri, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan survei tersebut, turut hadir Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Direktur Pelaksana Munawarah, S.Sos., serta perwakilan dari Bank Indonesia Balikpapan dan pihak vendor penyedia sarana budidaya ayam petelur. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS Kaltim dalam menciptakan kemandirian umat, khususnya di lingkungan pesantren. "Kami ingin memberdayakan para santri agar mereka memiliki keterampilan dan pengalaman dalam dunia usaha, khususnya budidaya ayam petelur. Kami juga meminta kepada vendor untuk menyiapkan material terlebih dahulu agar saat proses administrasi dari BI dan BAZNAS selesai, pembangunan kandang bisa langsung dimulai," jelas Badrus Syamsi. Lebih lanjut, Badrus menekankan bahwa program produktif seperti ini juga menjadi bentuk inovasi dalam pengelolaan dana zakat. Menurutnya, zakat akan lebih memberikan manfaat jika diarahkan kepada program yang berkelanjutan. "Zakat tidak hanya sekadar diberikan habis untuk kebutuhan sesaat, tetapi harus diarahkan pada program produktif yang membuat mustahik terus berkembang. Dengan demikian, zakat tidak habis setelah disalurkan, tetapi justru menjadi modal kemandirian ekonomi umat," tegasnya. Program ini juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Bank Indonesia Balikpapan merespon arahan tersebut dengan menggagas program budidaya ayam petelur berbasis pesantren, yang manfaatnya dapat terus dikembangkan dan memberi dampak ekonomi jangka panjang. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi sentra ekonomi produktif yang dapat mencetak santri-santri mandiri dan berdaya saing.
BERITA02/05/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PERKUAT FUNDRAISING DIGITAL, MAKSIMALKAN LAYANAN WHATSAPP UNTUK JANGKAU MUZAKI
BAZNAS KALTIM PERKUAT FUNDRAISING DIGITAL, MAKSIMALKAN LAYANAN WHATSAPP UNTUK JANGKAU MUZAKI
Dalam rangka meningkatkan efektivitas layanan publik sekaligus memperluas jangkauan pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya memperkuat sistem fundraising digital, salah satunya dengan mengoptimalkan penggunaan layanan WhatsApp. Langkah ini selaras dengan arahan BAZNAS RI yang menekankan pentingnya integrasi teknologi sebagai sarana untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ZIS sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. Berdasarkan data nasional, sekitar 60 persen penghimpunan dana BAZNAS saat ini berasal dari kanal digital, termasuk WhatsApp. Wakil ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan layanan WhatsApp Business API sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan komunikasi digital kepada muzaki maupun mustahik. WhatsApp dinilai menjadi media yang paling familiar dan mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai kalangan. "Kami melihat potensi besar dalam pemanfaatan WhatsApp untuk penguatan layanan zakat, tidak hanya sebagai kanal komunikasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, konsultasi, hingga pengingat donasi," terang Achmad Suparno, S.H. Dengan fitur-fitur canggih seperti WhatsApp Ads, katalog donasi, broadcast pesan, dan link donasi interaktif, BAZNAS Kaltim optimis kanal ini akan semakin mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat dan mempermudah mereka dalam berzakat secara aman dan nyaman. BAZNAS Kaltim juga mendukung arahan Pimpinan BAZNAS RI Prof. Nadratuzzaman Hosen agar seluruh kantor BAZNAS di daerah memaksimalkan kantor digital dan sistem layanan WhatsApp yang sudah tersedia. Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar pilihan, melainkan keniscayaan agar BAZNAS tetap relevan di era digital. Melalui upaya ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas partisipasi muzaki dalam mendukung kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA29/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SIAP BERSINERGI DI KALAFEST 2025 UNTUK KUATKAN EKONOMI SYARIAH KALTIM
BAZNAS KALTIM SIAP BERSINERGI DI KALAFEST 2025 UNTUK KUATKAN EKONOMI SYARIAH KALTIM
Samarinda — Dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut serta dalam diskusi awal sinergi Penyelenggaraan Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2025 yang akan digelar pada 23 hingga 25 Mei 2025 bersama dengan Bank Indonesia KPw Kalimantan Timur. Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Kalimantan Timur”, Kalafest menjadi salah satu program strategis Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Timur. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, dalam agenda diskusi yang dilaksanakan pada Jum'at, (25/04) menyampaikan bahwa BAZNAS Kaltim siap bersinergi dalam kegiatan ini, khususnya untuk memperkuat literasi dan edukasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat luas. “Partisipasi kami dalam KalaFest ini adalah bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi syariah di Kaltim. Kami akan menghadirkan edukasi ZIS melalui kegiatan expo syariah agar masyarakat semakin sadar dan tergerak untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi berbasis syariah,” jelas Ahmad Nabhan. BAZNAS Kaltim akan mengambil bagian dalam Sharia Expo, yang menjadi salah satu rangkaian utama dalam KalaFest, sekaligus momentum strategis untuk meningkatkan pemahaman publik terkait peran zakat dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Biro Ekonomi Provinsi Kalimantan Timur, BPD Bank Kaltimtara UUS, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Timur. Sinergi antara lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, dan lembaga zakat ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
BERITA25/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM RAIH PENGHARGAAN INDEKS ZAKAT NASIONAL 2024
BAZNAS KALTIM RAIH PENGHARGAAN INDEKS ZAKAT NASIONAL 2024
Samarinda — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur meraih penghargaan dari BAZNAS RI atas partisipasinya dalam Pelaksanaan Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat (KDZ) tahun 2024. BAZNAS Kaltim memperoleh nilai 0,52 dengan kategori Stable/Stabil, sebagai bentuk capaian atas pelaksanaan indikator tata kelola zakat yang transparan dan berbasis data. Capaian ini menunjukkan stabilitas BAZNAS Kaltim dalam menjalankan enam indikator penilaian IZN, yaitu pelaksanaan regulasi, dukungan APBN/APBD, database zakat, penguatan jaringan, literasi dan dakwah zakat, serta indeks tata kelola. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan apresiasi melalui surat resmi kepada seluruh BAZNAS daerah, termasuk BAZNAS Kaltim, atas komitmen dalam pengisian data IZN dan KDZ. “Pengukuran ini penting sebagai bahan evaluasi dan penguatan kualitas tata kelola zakat yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. “Ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen BAZNAS Kaltim, didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, masyarakat, serta kepercayaan dari para muzaki. Kami juga berterima kasih atas do'a para mustahik yang menjadi semangat perjuangan kami,” tutur Ahmad Nabhan. Ia menambahkan bahwa prestasi BAZNAS Kaltim ini menjadi motivasi untuk terus bertumbuh dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat. BAZNAS Kaltim juga akan terus memperkuat literasi zakat melalui media digital dan komunitas, memperluas pemberdayaan ekonomi mustahik dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, serta meningkatkan transparansi pelaporan melalui kanal digital yang mudah diakses publik. Penghargaan ini diberikan pada tanggal 30 Maret 2025 di Jakarta dan menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS Kaltim terus berkomitmen menghadirkan layanan zakat yang profesional, amanah, dan berpegang teguh pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI).
BERITA24/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
DORONG ZAKAT SATU PINTU, GUBERNUR KALTIM SIAPKAN PERGUB UNTUK ASN
DORONG ZAKAT SATU PINTU, GUBERNUR KALTIM SIAPKAN PERGUB UNTUK ASN
Balikpapan — Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., menyatakan dukungan penuh terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan bersama Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., di Balikpapan, Selasa (22/04). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim melaporkan perkembangan penghimpunan dana ZIS yang dikelola oleh BAZNAS Kaltim, sekaligus menyampaikan usulan terkait penyusunan regulasi berupa Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pembayaran ZIS di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Kalimantan Timur. Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Kaltim Dr. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., menyambut baik dan menyatakan komitmennya untuk mendukung penerbitan Pergub yang mengatur pembayaran zakat, infak, dan sedekah di kalangan ASN melalui BAZNAS Kaltim. "Dengan regulasi ini, kita ingin memastikan pengelolaan zakat berjalan melalui satu pintu, lebih terarah, dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujar Gubernur. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS Kaltim dilaksanakan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana zakat, yang diwujudkan melalui pencatatan keuangan secara berkala di website kantor digital BAZNAS Kaltim. "Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi semangat kami untuk menjaga akuntabilitas. Setiap tahun, laporan keuangan BAZNAS Kaltim diaudit secara independen, dan selama ini kami selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," terang Badrus. Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, BAZNAS Kaltim optimis akan terus meningkatkan profesionalisme dan kebermanfaatan zakat bagi kemaslahatan umat di Kalimantan Timur.
BERITA22/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG EKONOMI UMAT LEWAT BUDIDAYA DOMBA
BAZNAS KALTIM DUKUNG EKONOMI UMAT LEWAT BUDIDAYA DOMBA
Samarinda — Dalam upaya mendukung kemandirian ekonomi pesantren dan pemberdayaan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Timur merealisasikan program Zakat Community Development (ZCD) melalui budidaya peternakan domba di Kampus 2 Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, Jalan Batu Besaung RT.41, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Program ini dilaksanakan di atas lahan seluas 30 x 5 meter, dengan jumlah 30 ekor domba jenis Cross Texel yang dikelola langsung oleh para santri sebagai bentuk edukasi dan pelatihan kewirausahaan di lingkungan pesantren. Selain penyediaan bibit ternak, BAZNAS Kaltim juga menyalurkan bantuan pakan berupa 50 karung bungkil sawit ukuran 50 kg, 1 karung garam krosok ukuran 50 kg, serta 1 unit mesin chopper rumput untuk mempermudah proses pengolahan pakan ternak. Kepala Sekolah SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda Arip Saripudin, S.Pd.I., M.A., ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada pondok pesantren. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini menjadi semangat baru bagi para santri untuk belajar berwirausaha secara langsung. Kami berharap program ini bisa sukses dan menjadi pelopor peternakan domba di Kalimantan Timur, karena berdasarkan studi yang kami lakukan, jumlah peternak domba masih sangat terbatas di daerah ini," ujar Arip pada Senin (21/04) lalu. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi seluruh domba dalam keadaan sehat. Beberapa di antaranya telah hamil dan bahkan telah melahirkan. Saat ini, proses seleksi bibit unggul tengah dilakukan sebagai langkah pengembangan jangka panjang. Program ZCD ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam memberdayakan mustahik dan lembaga pendidikan berbasis keumatan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir kemandirian ekonomi umat dari pesantren, serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Timur.
BERITA22/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG PROGRAM GENTING UNTUK CEGAH STUNTING DI KALTIM
BAZNAS KALTIM DUKUNG PROGRAM GENTING UNTUK CEGAH STUNTING DI KALTIM
Samarinda — Dalam upaya mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur turut ambil bagian dalam kegiatan Sosialisasi Implementasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digagas oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur, Senin (14/04). Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Sedap Malam, Jalan Teuku Umar Gang Senyiur 1 Etam RT.22, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Program GENTING menyasar 10 keluarga berisiko stunting (KRS) yang memiliki anak bawah dua tahun (baduta), dengan pemberian bantuan nutrisi dan edukasi selama enam bulan ke depan. Pelaksanaan program dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Penyuluh KB sebagai pelaksana teknis di lapangan. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.Ap, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting di Kalimantan Timur. Ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2022, BAZNAS Kaltim telah aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan stunting melalui berbagai program bantuan langsung. “Pada tahun 2022, kami menyalurkan dana sebesar Rp540 juta untuk membantu 200 anak stunting di Kaltim melalui program Bapak Asuh Stunting. Kemudian pada tahun 2023, jumlahnya meningkat menjadi Rp1,80 miliar untuk 400 anak. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung program-program pemerintah, khususnya yang menyasar asnaf fakir dan miskin sebagai penerima manfaat zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. Dr. Abdurrahman juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam mendukung program seperti ini melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kaltim. Dengan begitu, program-program sosial seperti GENTING dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang luas. Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, dr. Kiky, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GENTING merupakan program kolaboratif yang mengusung semangat gotong royong lintas sektor atau mitra pentahelix, yang bertujuan mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. “Kegiatan hari ini menjadi pilot project yang akan dipantau langsung oleh Tim Pendamping Gizi (TPG) Provinsi dan Kota Samarinda. Program ini diharapkan bisa menjadi contoh untuk daerah lain di Kalimantan Timur. Penyaluran bantuannya dilakukan melalui BAZNAS selama enam bulan ke depan. Semoga tidak ada lagi kasus stunting, khususnya di Samarinda,” ungkapnya. Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam program GENTING menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan bebas dari stunting.
BERITA14/04/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DAN MAYBANK SYARIAH KOLABORASI SALURKAN DANA KEBAJIKAN UNTUK YATIM DAN DHUAFA
BAZNAS KALTIM DAN MAYBANK SYARIAH KOLABORASI SALURKAN DANA KEBAJIKAN UNTUK YATIM DAN DHUAFA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bersama Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia kembali menjalin kolaborasi dalam penyaluran dana kebajikan untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa. Penyerahan dana dilakukan secara simbolis pada Kamis (27/03) di Kantor BAZNAS Kaltim, sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dana kebajikan kali ini menyasar 100 anak yatim dari dua panti asuhan di Kota Samarinda, yaitu Panti Asuhan Bunda Utari dan Panti Asuhan Baitul Walad. Bantuan senilai Rp25.000.000 disalurkan dalam bentuk program “Belanja Bersama Yatim” yang digelar di Mall Lembuswana Samarinda. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak berbelanja dan bebas memilih sendiri pakaian, celana, dan sepatu favorit mereka. Momen ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan personal dan kebahagiaan anak-anak yatim menjelang Hari Raya. Turut hadir dalam penyerahan simbolis, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., serta perwakilan dari Maybank Syariah Cabang Kota Samarinda, Mita Novritalia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang telah terjalin dengan Maybank Syariah. “Maybank merupakan mitra strategis BAZNAS Kaltim yang konsisten dalam mendukung berbagai program sosial kami. Sejak tahun 2023 hingga 2025, kolaborasi ini telah menghadirkan beragam program seperti pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Kurban Berkah, Santunan Yatim dan Dhuafa, serta dukungan pada program kesehatan seperti Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit. Kami sangat mengapresiasi kepedulian Maybank terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan umat,” ujar Ahmad Nabhan. Sementara itu, Mita Novritalia dari Maybank Syariah menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini adalah bagian dari misi perusahaan untuk “Humanising Financial Services” yang menempatkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial sebagai prioritas utama. “Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut ke depannya, agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan kebahagiaan dari program-program sosial yang dijalankan bersama,” ungkapnya. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim dan Maybank Syariah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, dan terus berupaya mewujudkan keadilan sosial melalui program-program filantropi yang berkelanjutan.
BERITA27/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
WAKIL GUBERNUR KALTIM DUKUNG PROGRAM BAZNAS KALTIM, APRESIASI RUMAH SEHAT BAZNAS BERAU
WAKIL GUBERNUR KALTIM DUKUNG PROGRAM BAZNAS KALTIM, APRESIASI RUMAH SEHAT BAZNAS BERAU
Berau — Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Ir. H. Seno Aji, M.Si, menyampaikan dukungan dan apresiasi atas berbagai program yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur, khususnya keberadaan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke Rumah Sehat BAZNAS Berau dalam rangkaian agenda Safari Ramadan di Kabupaten Berau, Rabu (19/3). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan rasa bangganya terhadap kontribusi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan kesehatan berbasis zakat. “Saya sangat mengapresiasi kerja keras BAZNAS Kaltim serta para muzaki, baik perorangan maupun perusahaan, yang telah berkontribusi dalam mendirikan Rumah Sehat BAZNAS ini. Rumah ini telah beroperasi sejak 2024 dan terbukti memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat Berau,” ujar H. Seno Aji. RSB Berau merupakan fasilitas layanan kesehatan setara rumah sakit yang dibangun atas kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, PT Sinar Mas, PT Berau Coal, dan Bankaltimtara. Fasilitas ini telah aktif memberikan layanan sejak pertengahan tahun 2024. Dalam momen yang sama, PT Berau Coal juga menyerahkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada BAZNAS Berau sebesar Rp1,3 miliar, serta zakat karyawan periode Maret 2024–Februari 2025 sebesar Rp674.261.323. Wakil Gubernur berharap kontribusi perusahaan seperti PT Berau Coal terus meningkat seiring perkembangan usaha, sehingga dampak sosial yang ditimbulkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Wakil Gubernur. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kepercayaan dari pemerintah, para muzaki, serta seluruh elemen masyarakat terhadap program-program BAZNAS. Sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BAZNAS kabupaten/kota akan terus diperkuat dalam pengelolaan ZIS sesuai dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” jelas Ahmad Nabhan. Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dana ZIS di BAZNAS Kaltim dilakukan secara profesional dan akuntabel. “Setiap tahun kami diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), dan alhamdulillah selalu memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini adalah komitmen kami dalam menjaga amanah umat,” tutupnya. Dengan dukungan yang terus mengalir dari pemerintah dan para muzaki, BAZNAS Kaltim optimistis dapat terus memperluas manfaat program-programnya untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA19/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA DANA ZAKAT DARI DIREKSI DAN PEGAWAI PT. BPD KALTIM KALTARA, 1.797 MUSTAHIK TERBANTU
BAZNAS KALTIM TERIMA DANA ZAKAT DARI DIREKSI DAN PEGAWAI PT. BPD KALTIM KALTARA, 1.797 MUSTAHIK TERBANTU
Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima dana zakat dari direksi dan pegawai PT. BPD Kaltim Kaltara dalam sebuah prosesi seremonial yang digelar pada Rabu, (19/03) di Kantor Pusat Bankaltimtara, Jl. Jenderal Sudirman, lantai 6. Dana zakat tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bankaltimtara, Muhammad Yamin, kepada Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen PT. BPD Kaltim Kaltara dalam menunaikan kewajiban zakat dan mendukung program pemberdayaan mustahik yang dijalankan oleh BAZNAS Kaltim. Selain menerima zakat dari direksi dan pegawai PT. BPD Kaltim Kaltara, BAZNAS Kaltim juga menyalurkan bantuan kepada 1.797 mustahik yang berada di lingkungan perusahaan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima, sekaligus mendorong semangat solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan pegawai dan masyarakat luas. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP., mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh PT. BPD Kaltim Kaltara kepada BAZNAS Kaltim dalam menyalurkan zakat pegawai. Ia menegaskan bahwa dana zakat yang diterima akan dikelola dengan profesional dan transparan untuk mendukung berbagai program kemaslahatan umat. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT. BPD Kaltim Kaltara kepada BAZNAS Kaltim dalam pengelolaan zakat. Dana ini akan kami salurkan kepada yang berhak sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik yang membutuhkan," ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama Bankaltimtara, Muhammad Yamin, menyampaikan bahwa penyerahan zakat ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan serta upaya dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di kalangan pegawai. "Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana untuk membersihkan harta dan meningkatkan keberkahan. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kaltim," ungkapnya.
BERITA19/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
SINERGI BAZNAS KALTIM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN GURU PESANTREN MELALUI QRIS
SINERGI BAZNAS KALTIM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN GURU PESANTREN MELALUI QRIS
Samarinda – BAZNAS Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia KPw Kalimantan Timur dan Bank Kaltimtara resmi meluncurkan program QRIS Kasih Sayang Guru Pondok Pesantren Kota Samarinda di Kantor Bank Indonesia KPw Kalimantan Timur. Program ini merupakan bentuk pengabdian kepada para guru yang telah berperan besar dalam mencerdaskan bangsa. Turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, serta Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, MAP. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia KPw Kaltim memberikan manfaat luar biasa, salah satunya bagi UMKM Manik Kaltim. Selain itu, dalam rangkaian kegiatan sosial, juga diselenggarakan khitanan massal bagi 250 anak di Samarinda dan 150 anak di Paser. "Harapan kami, dengan kolaborasi ini, semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita. Mari kita dukung program ini, terutama dalam digitalisasi transaksi QRIS yang diinisiasi oleh Bank Indonesia," ujar Drs. H. Ahmad Nabhan pada Senin (17/03) lalu. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Hartanto, menyampaikan bahwa guru pondok pesantren memiliki jasa yang luar biasa dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan. Oleh karena itu, Bank Indonesia memberikan dukungan berupa penerapan QRIS guna mempercepat transformasi digital, khususnya dalam transaksi keuangan di lingkungan pondok pesantren. Melalui BAZNAS Kaltim, juga disalurkan bantuan ekonomi bagi para guru pondok pesantren yang belum memiliki akses terhadap sistem pembayaran digital. Saat ini, transaksi menggunakan QRIS mengalami pertumbuhan signifikan hingga 170% dan terus berkembang. Bahkan, di Kota Samarinda tercatat 34 juta transaksi QRIS dengan lebih dari 205.400 merchant yang telah mengadopsi sistem pembayaran ini. Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan telah menjadi bagian penting dalam mendorong perekonomian di Kalimantan Timur. Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Kaltim berharap program ini dapat semakin menguatkan solidaritas sosial. Masyarakat diimbau untuk mendukung pembayaran ZIS secara digital guna meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyaluran dana zakat. BAZNAS Kaltim bersama Bank Indonesia dan Bank Kaltimtara optimistis bahwa sinergi ini akan membawa manfaat bagi lingkungan pesantren serta meningkatkan kesejahteraan sosial di Kalimantan Timur. Mari kita dukung gerakan ini demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif secara digital.
BERITA18/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
PERINGATI NUZULUL QURAN BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN KEPADA MUSTAHIK DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KALTIM
PERINGATI NUZULUL QURAN BAZNAS KALTIM SALURKAN PAKET RAMADHAN KEPADA MUSTAHIK DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KALTIM
Samarinda — Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan PRB (Paket Ramadhan Bahagia) kepada para mustahik yang bekerja di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (17/03) bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kaltim. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.Ap, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dr. H. Jaya Mualimin, Sp.Kj, M.Kes, MAR, serta para pegawai Dinas Kesehatan Kaltim. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim dalam tausiyahnya, Dr. H. Abdurrahman AR, M.Ap menyampaikan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. "Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan kita dengan Allah serta sesama," ujar Dr. Abdurrahman. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kaltim menyerahkan bantuan kepada para tenaga keamanan (security) dan petugas kebersihan (cleaning service) yang bertugas di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap para pekerja yang turut menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan kerja, terutama di bulan penuh berkah ini. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, dr. H. Jaya Mualimin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kontribusi BAZNAS Kaltim dalam mempererat tali ukhuwah serta kepedulian sosial. “Semoga peringatan Nuzulul Quran ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat kebersamaan di lingkungan Dinas Kesehatan Kaltim,” ucapnya. Kegiatan ini tidak hanya memperingati turunnya Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial melalui kolaborasi antara lembaga pemerintah dan lembaga amil zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SEDIAKAN 500 KUOTA UNTUK LAYANAN SERVIS DAN GANTI OLI GRATIS
BAZNAS KALTIM SEDIAKAN 500 KUOTA UNTUK LAYANAN SERVIS DAN GANTI OLI GRATIS
Samarinda – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menghadirkan program 5000 Service Gratis yang merupakan bagian dari program nasional BAZNAS RI. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kaltim menyediakan 500 kuota bagi mustahik untuk mendapatkan layanan servis dan ganti oli gratis. Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin (17/03) dan dilanjutkan hingga Rabu, 19 Maret 2025 guna memastikan seluruh kuota terpenuhi. Program ini melibatkan 10 mekanik perharinya dari program Z-Auto BAZNAS Kaltim yang memberikan layanan perawatan kendaraan roda dua, seperti penggantian oli, pengecekan, serta pembersihan mesin. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, terutama pekerja sektor informal seperti ojek online dan buruh harian yang bergantung pada kendaraan mereka untuk mencari nafkah. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam membantu mustahik agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman. “Alhamdulillah, hari ini sudah ada 167 kendaraan yang menerima layanan ini. Kami masih membuka kesempatan hingga besok agar seluruh kuota 500 penerima manfaat bisa terpenuhi,” ujarnya. Secara nasional, program ini melibatkan 220 mekanik Z-Auto yang tersebar di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya, Medan, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari. Setiap daerah menargetkan 500 penerima manfaat, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. Drs. H. Ahmad Nabhan menambahkan bahwa program Z-Auto merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor bengkel motor. “Kami tidak hanya memberikan layanan gratis, tetapi juga ingin mendukung para mekanik mustahik agar memiliki usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan. Harapannya, mereka dapat berkembang hingga akhirnya menjadi muzaki yang berkontribusi dalam zakat,” jelasnya. Sejak pagi, antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap program ini. “Sudah ada sekitar 40 pengendara ojek online yang memanfaatkan layanan ini, dan jumlahnya terus bertambah. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari program ini,” tambahnya. BAZNAS Kaltim terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun pemberdayaan ekonomi. Melalui program 5000 Service Gratis ini, BAZNAS Kaltim berharap dapat membantu mustahik dalam menjaga kelayakan kendaraan mereka sekaligus mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →