Berita Terbaru
KEMBANGKAN KREATIVITAS PASIEN TBC: BAZNAS KALTIM DAN DINAS KESEHATAN GELAR WORKSHOP EKONOMI KREATIF
Samarinda – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan workshop produk ekonomi kreatif di Gedung Workshop Manika Kaltim, Jl. KH. Harun Nafsi, Samarinda. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari 16 hingga 17 September 2024.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS beserta jajaran, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DISPERINDAGKOP & UKM) Marsidah, Tim Manika Kaltim, serta peserta workshop yang sebagian besar merupakan pasien TBC.
Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, BAZNAS Kaltim tidak hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk konsumtif, tetapi juga produktif. Workshop ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut, dimana BAZNAS Kaltim berkolaborasi dengan pemerintah untuk meminimalisir kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi.
"BAZNAS Kaltim selalu berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Workshop ini adalah sarana untuk memberikan motivasi dan membangun produktivitas para penderita TBC agar hidup mereka lebih terarah dan produktif," kata Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP.
Beliau juga berharap bahwa setelah pelatihan ini, para peserta tetap produktif dan mampu memasarkan karya mereka seperti produk UMKM Manika Kaltim.
Sebanyak 21 pasien TBC dari berbagai daerah di Samarinda diajak untuk mengikuti pelatihan merangkai kerajinan manik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas mereka dan membantu membangun ekonomi kreatif di kalangan pasien yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan atau pekerjaan.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS menjelaskan, Indonesia menjadi negara kedua dengan angka kematian akibat TBC tertinggi di dunia. Di Kaltim, angka kematian mencapai 800 orang per tahun. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya support sosial dan efek obat yang berat.
"Melalui proyek perubahan ini, kami ingin memberikan pendampingan pengobatan dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi penderita dan keluarga mereka. Tujuannya tentu memberikan dukungan sosial selama masa pengobatan" kata Dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS.Menurutnya program ini sangat penting untuk menjaga para penyintas TB, sebab jika mereka keluar, maka penyakitnya tidak akan sembuh, sehingga dapat mengancam lingkungan terdekatnya.
"Tentu ini akan terus kami kembangkan dan juga sebagai contoh program untuk proses penyembuhan penyakit-penyakit yang lain," tambahnya.
Selain membuat produk kerajinan, peserta juga diajarkan tentang proses penjualan dan evaluasi pelatihan pengembangan SDM. Perwakilan dari DISPERINDAGKOP & UKM Marsidah, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi peserta agar tetap konsisten dalam menjalani pengobatan dan aktif dalam kegiatan ekonomi kreatif.
"Kreativitas yang dibangun melalui pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan produk yang dapat dipasarkan dan memberikan keuntungan bagi peserta, kami juga berterima kasih kepada Manika Kaltim yang telah menjadi support dalam kegiatan ini," kata Mursidah.
Workshop ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Kaltim, Dinas Kesehatan Kaltim, dan Manika Kaltim dalam membangun ekonomi kreatif serta meningkatkan kualitas hidup pasien TBC. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat lebih produktif dan mandiri secara ekonomi, serta dapat terus mengembangkan keterampilan mereka untuk masa depan yang lebih baik.
BERITA17/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BEKALI 20 MUSTAHIK PADA PROGRAM Z-AUTO UNTUK KELOLA USAHA BENGKEL MOTOR LEBIH PROFESIONAL
Samarinda – Sebanyak 20 mustahik penerima program Z-Auto BAZNAS Kaltim mendapatkan pembekalan untuk mengelola usaha bengkel motor secara lebih profesional. Hingga saat ini, 50% dari mereka telah menerima perlengkapan, alat-alat bengkel, serta booth dengan branding Z-Auto BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa tahap pertama program Z-Auto yang melibatkan 10 orang mustahik telah berhasil. "Kami berharap tahap selanjutnya bisa lebih maju dan memberikan banyak manfaat dengan fasilitas dan layanan yang diberikan di setiap outletnya," ujar Nabhan saat memberikan sambutan Kamis, (05/09/2024) lalu.
Selain itu Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR., MAP, mengimbau para penerima bantuan untuk memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah. Ia menekankan bahwa mustahik harus bisa mengembangkan modal sebesar 20 juta rupiah yang diberikan.
"Kesungguhan penerima manfaat merupakan harapan besar BAZNAS," katanya.
Abdurrahman juga mengajak para mustahik untuk menguasai skill dan keterampilan yang belum dikuasai guna mengembangkan amanah yang diberikan oleh BAZNAS.
Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, menambahkan bahwa keberkahan dalam mengemban amanah ini wajib selalu terjaga.
"Sumber dana Z-Auto berasal dari harta suci para muzakki, oleh karena itu, bisnis ini harus memiliki visi dan misi yang jelas," ujarnya.
H. Badrus Syamsi juga menekankan pentingnya pendampingan dalam menjalankan usaha, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan dalam bisnis.
"Bisnis tidak selamanya untung terus, ketika di bawah, harus bangkit lagi. Selalu mengikuti arahan dari pembimbing dan QRIS code diperlukan dalam Z-Auto," tambahnya.
Dengan pembekalan ini, diharapkan para mustahik bisa lebih siap dan percaya diri dalam mengelola usaha bengkel motor, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA16/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
KUNJUNGAN SILATURRAHMI DAN SHARING PENGELOLAAN ZIS: BAZNAS KALTIM SAMBUT KEHADIRAN BAZNAS PROVINSI LAIN
Samarinda – BAZNAS Kaltim menerima kunjungan silaturrahmi dan sharing terkait perkembangan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari berbagai perwakilan BAZNAS Provinsi lain di Indonesia. Acara yang digelar di kantor BAZNAS Kaltim ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno, SH.
Hadir pula dalam acara tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Prof. Dr. H Waryono Abdul Ghafur, M. Ag, serta perwakilan dari BAZNAS Jawa Barat, BAZIS DKI Jakarta, BAZNAS Kepulauan Riau, dan BAZNAS Jawa Tengah.
Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyatakan bahwa kehadiran rekan-rekan dari berbagai daerah merupakan kebanggaan tersendiri. "Kehadiran dari rekan-rekan BAZNAS Provinsi di berbagai daerah ini menjadi kebanggaan bagi kami. Selain itu, kita saling berbagi dan bertukar ilmu bagaimana mengelola ZIS, mulai dari manajemen amil hingga pelaporan akhir," ujar Nabhan.
Dalam arahannya, Prof. Waryono Abdul Ghafur menyampaikan beberapa poin penting terkait pengelolaan ZIS. Ia menyoroti permasalahan yang terjadi akibat tumpang tindih pekerjaan yang menghambat efisiensi. "Permasalahan terjadi karena doble pekerjaan, sehingga cukup menghambat pekerjaan. Kita harus menyelesaikan permasalahan agar tidak menjadi warisan bagi generasi selanjutnya. Selain itu, muzaki harus mencantumkan by name by address untuk mempermudah pendataan," ungkap Waryono.
Prof. Waryono juga berharap bahwa tata kelola zakat di BAZNAS bisa menjadi salah satu yang terbaik di masa depan.
Ketua BAZNAS Jawa Barat Drs. Anang Jauharuddin, M.M.Pd memberikan pandangannya mengenai potensi yang harus terus digali. "Potensi harus terus digali, tidak hanya bergantung pada ASN. Namun lebih dari itu, kita perlu memperluas sosialisasi kepada berbagai stakeholder," kata perwakilan BAZNAS Jawa Barat.
Ketua BAZNAS Kepulauan Riau Drs. H. Arusman Yusuf, M. H. I menyampaikan bahwa penerimaan ZIS masih dominan dari ASN. "Kami mencoba memperluas sosialisasi ke berbagai stakeholder agar penerimaan ZIS tidak hanya bergantung pada ASN," ujarnya.
Sementara itu, wakil ketua I BAZIS DKI Jakarta Dr. KH. A. Nur Alam Bakhtiar, MA menambahkan pentingnya agenda silaturrahmi seperti ini untuk terus diagendakan, terutama dalam rencana kerja tahunan. "Silaturrahmi seperti ini harus diagendakan, terutama dalam rencana kerja tahunan. Ini merupakan momen saling tukar pikiran, ide, dan gagasan terkait pengelolaan zakat. Harus ada perspektif dan filosofis. Harapannya, pengelolaan zakat di Indonesia dapat menjadi yang terdepan melalui BAZNAS Kaltim," jelasnya.Pada kunjungan ini perwakilan setiap BAZNAS daerah sekaligus memberi dukungan kepada para kafilah MTQ Nasional ke XXX yang berlangsung di Kalimantan Timur.
Acara silaturrahmi dan sharing ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-BAZNAS Provinsi dalam meningkatkan pengelolaan ZIS yang lebih efektif dan efisien untuk kesejahteraan umat.
BERITA10/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DORONG PERTUMBUHAN UMKM, BAZNAS KALTIM KENALKAN PROGRAM Z-AUTO DI LINGKUNGAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DESA
Samarinda – Dalam upaya memperluas jangkauan layanan dan mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Timur, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi dan kerjasama program Z-Auto di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Dr. H. Abdurrahman, AR,.MAP, Kepala DPMPD Kaltim Puguh Harjanto, S.STP.,M.Si, Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Muhamad Mulyono, S.H, serta pendamping program Z-Auto Bagas Raga.
Dr. H. Abdurrahman, AR dalam sambutannya menyatakan bahwa tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk meningkatkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui DPMPD serta memberikan dukungan bagi kendaraan roda dua yang membutuhkan perawatan untuk dibawa ke outlet Z-Auto terdekat.
“Program Z-Auto ini juga menjadi salah satu pendorong untuk perkembangan UMKM di Kaltim, terutama dengan bertambahnya jumlah kendaraan seiring dengan pembangunan IKN yang otomatis akan memperluas pasar bagi pelaku bengkel motor," ungkapnya.
Saat ini Z-Auto BAZNAS Kaltim telah memiliki 10 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Kota Samarinda, dan akan menambah jumlah outlet agar program ini dapat lebih merata di seluruh Kalimantan Timur.
“Program ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan layanan perawatan kendaraan tetapi juga untuk mendukung pengusaha bengkel motor dalam mengembangkan usaha mereka”, tambahnya.
Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, menyambut positif sosialisasi ini.
“Program Z-Auto adalah inisiatif yang sangat baik dan kami sebagai dinas yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat, melihat adanya potensi kolaborasi yang besar dalam program ini”, ujarnya.
Puguh Harianto berharap agar kerjasama ini dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Timur," ujarnya.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan program Z-Auto BAZNAS dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mendukung pertumbuhan UMKM di Kalimantan Timur.
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM AJAK SMK NEGERI 7 SAMARINDA OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZIS MELALUI SOSIALISASI
SAMARINDA — BAZNAS Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Dalam rangkaian upaya tersebut, BAZNAS Kaltim menggelar sosialisasi tata kelola ZIS di SMK Negeri 7 Samarinda. Acara yang berlangsung pada Rabu, (04/09/2024), ini dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, beserta jajaran staff Bidang Pengumpulan, serta perwakilan guru dan siswa SMK Negeri 7 Samarinda.
Dalam sambutannya, H. Miswan Thahadi menekankan pentingnya edukasi sejak dini mengenai zakat, infak, dan sedekah kepada para pelajar.
"Kami berharap melalui sosialisasi ini, jiwa sosial dan semangat berbagi di kalangan siswa dapat tumbuh dan diterapkan, baik dalam kehidupan di sekolah maupun dalam keseharian mereka," ujar H. Miswan Thahadi.
Selain memberikan pemahaman mendalam mengenai ZIS, H. Miswan juga mengajak para siswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai program sosial yang diinisiasi oleh BAZNAS Kaltim. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam program-program tersebut dapat menjadi salah satu langkah awal dalam membentuk karakter sosial yang kuat.
Sementara itu perwakilan guru SMK Negeri 7 Samarinda Fadli, S.Si, menyambut baik inisiatif BAZNAS Kaltim ini. Ia mengungkapkan apresiasinya atas penyelenggaraan sosialisasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi siswa.
"Dari sosialisasi ini, kami berharap para siswa memiliki karakter jiwa sosial yang tinggi. Kami juga berharap kedepannya BAZNAS Kaltim dapat terus memberikan edukasi seperti ini kepada anak-anak," tutur Fadli.
Dengan kegiatan ini, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun kesadaran sosial di kalangan pelajar, sekaligus mengoptimalkan pengumpulan ZIS di Kalimantan Timur.
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
SAMBUT HARI KEMERDEKAAN RI, BAZNAS KALTIM GELAR GATHERING KELUARGA BESAR AMIL
SAMARINDA — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, BAZNAS Kalimantan Timur menggelar acara gathering keluarga besar amil pada Sabtu, (31/08/2024), di Kantor BAZNAS Kaltim, Jalan Harmonika.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kaltim beserta keluarga.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kebersamaan dalam keluarga besar BAZNAS Kaltim.
“Acara ini menjadi ajang pertemuan untuk lebih saling mengenal satu sama lain. Momen kemerdekaan ini menjadi penguat bagi kita dan merupakan salah satu bentuk persatuan agar dapat terus menciptakan lingkungan yang harmonis,” ujar Ahmad Nabhan.
Dengan semakin eratnya hubungan antar amil, diharapkan dapat memperkuat juga kerjasama di kantor, sehingga pelayanan kepada muzaki maupun mustahik semakin baik.
“Kita jaga silaturahmi kita, dengan semangat kemerdekaan ini, menjadi motivasi bagi kita untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan, tentunya untuk muzaki dan mustahik.” Tambah Ahmad
Kegiatan gathering diisi dengan berbagai lomba yang melibatkan pimpinan, amil, serta anak-anak. Lomba-lomba ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana meriah dalam perayaan kemerdekaan.
Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Achmad Suparno, SH, yang sekaligus menjadi penggagas kegiatan ini, mengungkapkan bahwa tujuan gathering ini bukan sekadar untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antar amil.
“Tema gathering kali ini adalah ‘Meriahkan Hari Merdeka, Eratkan Tali Keluarga’. Dari sinilah kita memaknai kebersamaan keluarga besar BAZNAS Kaltim dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan. Tentu ini adalah misi kita bersama untuk tetap solid," jelas Achmad Suparno.
Sementara itu Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, M.Pd.I, menambahkan bahwa gathering sasaran kegiatan ini adalah untuk memeriahkan Kemerdekaan RI dan menjadi media untuk menjalin silaturahim.
“Mudah-mudahan silaturahmi ini tetap terpupuk dan produktif untuk kebaikan," kata Miswan Thahadi.
Acara gathering ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, diakhiri dengan foto bersama dan pembagian hadiah seluruh peserta. BAZNAS Kaltim berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antaramil dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan solid.
BERITA31/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
RAPAT PERSIAPAN BAKTI SOSIAL PARIPURNA: BAZNAS KALTIM DAN PDGI SIAP GELAR OPERASI BIBIR SUMBING KE-3
SAMARINDA — Dalam rangka menyukseskan bakti sosial operasi bibir sumbing yang akan digelar untuk ketiga kalinya, BAZNAS Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan rapat persiapan di Kantor BAZNAS Kaltim Rabu, (28/08/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR. M.AP, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H. Tim PDGI Kaltim dr. Syahril Samad, dr. Deasy Evriyani, dr. Zheditya Ayu, perwakilan Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia Sumadi Yahya Ma’ruf, dan para amil BAZNAS yang terlibat dalam kepanitiaan.
Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, melaporkan bahwa jumlah pasien yang akan menjalani operasi bibir sumbing tahun ini telah mencapai 48 orang, yang terdiri dari pasien baru dan pasien lama yang membutuhkan koreksi tindak lanjut. Target tahun ini adalah 60 pasien, dan panitia optimis jumlah tersebut akan tercapai.
"Kami berharap bakti sosial tahun ini dapat berjalan lebih baik dengan evaluasi dari operasi tahap 1 dan 2. Kami pastikan seluruh peserta nantinya mendapatkan pelayanan yang prima," ungkap H. Badrus Syamsi.
Dalam rapat tersebut, dr. Deasy Evriyani dari tim PDGI menyampaikan bahwa masih banyak pasien yang perlu dilakukan koreksi, terutama terkait susunan dan lengkung gigi.
“Jadi kami dari tim medis akan mempersiapkan langkah-langkah untuk meminimalisir rasa sakit pada anak-anak yang akan menjalani operasi, terutama pada pasien anak-anak,” jelas dr. Deasy.dr. Deasy juga menjelaskan agenda ini tentu banyak sekali dalam pembiayaan pemulihan pasien, baik dari biaya operasi hingga obat-obatan.
“Nanti kami akan coba untuk berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan, untuk membantu merecover pembiayaannya,” kata dr. Deasy.
Selain itu, dr. Deasy menegaskan bahwa misi bakti sosial ini juga berfokus pada upaya pencegahan stunting.
"Kami akan memeriksa kondisi anak-anak, karena gangguan pada gigi bisa menjadi salah satu penyebab stunting," tambahnya.
Sementara itu perwakilan PDGI dr.Syahril Samad turut mengapresiasi langkat BAZNAS Kaltim, karena dalam kegiatan bakti sosial paripurna ini, baru BAZNAS Kaltim yang aktif dalam merealisasikan kegiatan ini.
“Tentu ini sangat baik sekali, sebab dari banyaknya agenda operasi bibir sumbing, selama ini hanya yayasan yang memang memiliki rumah sakit saja yang melaksanakan. Alhamdulillah, di Kaltim BAZNAS Provinsi Kaltim ini aktif dari operasi pertama hingga ini sudah masuk tahun ke 3, kita lakukan lagi,” kata dr. Syahril.Pada bakti sosial selanjutnya, ia berharap BAZNAS Kaltim akan terus melanjutnya program ini, hingga paripurna. Artinya pasien yang mendapatkan bantuan ini bisa terus dioperasi hingga mendapatkan kondisi yang baik dan sempurna.
BAZNAS Kaltim dan PDGI berkomitmen untuk terus mengupayakan layanan kesehatan yang terbaik bagi anak-anak di Kalimantan Timur, terutama mereka yang membutuhkan operasi bibir sumbing. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi para pasien dan keluarga.
BERITA29/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM DUKUNG PELATIHAN AL-QUR'AN ISYARAT DI 15 SLB KALIMANTAN TIMUR
Samarinda - BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif dengan menyalurkan 1000 mushaf Al-Qur'an isyarat kepada 15 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalimantan Timur. Dukungan ini merupakan hasil kerja sama dengan Bankaltimtara Syariah yang turut menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim.
Acara penyerahan mushaf ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan harapannya agar mushaf Al-Qur'an isyarat ini bisa bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus di SLB.
“Selama ini, kita sudah banyak melihat anak-anak tuna netra yang menguasai Al-Qur'an braille. Dengan adanya Al-Qur'an isyarat ini, kami berharap anak-anak dengan kebutuhan khusus lainnya juga bisa belajar Al-Qur'an,” ujar Ahmad Nabhan saat memberikan sambutan Rabu, (28/08/2024) lalu.
Drs. H. Ahmad Nabhan juga mengucapkan terima kasih kepada Bankaltimtara Syariah atas dukungan dan kerja samanya dalam program ini.
“Kami sangat mengapresiasi Bankaltimtara yang telah menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kaltim. Kerja sama ini sangat berarti dalam penyaluran mushaf Al-Qur'an isyarat kepada anak-anak kita di SLB,” tambahnya.
Selain itu, Drs. H. Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa salah satu tugas utama BAZNAS Kaltim adalah membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui berbagai program yang sesuai dengan 8 asnaf (penerima manfaat).
“Program penyaluran mushaf ini termasuk dalam program sarana dakwah yang masuk dalam asnaf fii sabilillah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya yang membutuhkan,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperluas akses pendidikan agama bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kalimantan Timur. Dukungan dari BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara Syariah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga filantropi dan lembaga keuangan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
BERITA28/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BKKBN RI DAN TIM BAZNAS RI UNTUK ASSESSMENT SINERGI ZAKAT BAGI UPPKA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI serta Tim BAZNAS RI pada Selasa (06/08/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan assessment sinergi zakat bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai calon penerima manfaat pengembangan usaha ekonomi. Kegiatan assessment ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Agustus 2024 di kota Samarinda dan Bontang.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR. MAP, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H, Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN RI Wahidah Paheng, Penata KKB Ahli Madya BKKBN RI Setyorini, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Agus Siswanto, serta Senior Staff ZCD BAZNAS Muhammad Faruq.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan,
"Sejauh ini, dalam program pendistribusian, BAZNAS Kaltim sudah terlibat dalam program penanganan stunting bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur. Untuk memaksimalkan program selanjutnya, kami berharap dari BKKBN dapat mengajak stakeholder seperti perusahaan untuk dapat menyetorkan terlebih dahulu seluruh dana kegiatan ke BAZNAS Kaltim.” Kata Ahmad Nabhan.
Menurutnya dengan menyetorkan dana terlebih dahulu melalui BAZNAS Kaltim, maka dana tersebut akan dilakukan pencatatan, kemudian dana tersebut akan diserahkan 100% kembali ke BKKBN lagi, sehingga transparansi dana dapat dilaporkan kepada masyarakat.
Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR menambahkan, untuk menjalankan program kerja sama, terutama dalam menjalankan program ini, tentu dalam anggaran diambil dari dana zakat.
“Jadi sejauh ini masih belum maksimal secara pendanaan. Oleh karena itu, sinergi dengan stakeholder yang terlibat dalam program ini untuk dapat menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim sangatlah penting. Semakin banyak dana yang disetorkan, semakin banyak pula outputnya kepada programnya."
Kunjungan dan assessment ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara BAZNAS Kaltim dan BKKBN dalam upaya pengembangan usaha ekonomi bagi kelompok UPPKA, serta memperkuat kerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan zakat.
BERITA06/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN LOKASI PERSIAPAN PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT BUDIDAYA PADI DI LEMPAKE
Wakil Ketua II dan Kepala Devisi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur melakukan peninjauan lokasi rencana realisasi program Zakat Community Development (ZCD) budidaya padi di Lempake, Samarinda Utara, pada Senin (05/08/2024).
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR. MAP menjelaskan, bahwa program ini merupakan permulaan dari percobaan penanaman padi seluas 10 hektar dengan melibatkan 10 anggota.
“Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal sebesar 85 juta rupiah, sebagian akan digunakan untuk membeli mesin bajak yang diperlukan dalam proses penanaman," ujarnya.
H. Abdurrahman, AR menambahkan, proses membajak sawah direncanakan akan dimulai akhir September, diikuti dengan penanaman bibit padi yang jenisnya masih dalam tahap perundingan.
“Tentu diharapkan dengan rencana ini, panen bisa dilakukan pada sekitar bulan Maret 2025 jika mengikuti alur secara konsisten”, ujarnya.
Menurutnya lokasi budidaya masih perlu dilakuakan assessment lebih lanjut untuk memastikan program ZCD ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat setempat dan juga keberhasilan program.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi padi di daerah tersebut, tetapi juga menjadi model pemberdayaan masyarakat melalui zakat yang efektif dan berkelanjutan.
BERITA05/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENTINGNYA KOMPETENSI AMIL BAZNAS KALTIM DALAM BEKERJA: MENJAGA SINERGI DAN DEDIKASI
Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, menegaskan pentingnya kompetensi dan kerjasama di antara para amil dalam menjalankan tugas mereka. Dalam breafing pagi Kamis, (01/08/2024), Achmad Suparno menyampaikan bahwa setiap bidang di BAZNAS Kaltim saling berkaitan, sehingga diperlukan sinergi dan dukungan satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama.
"Kita harus selalu bekerja sama dan saling membantu. Setiap bidang di sini saling berkaitan," ujar Achmad Suparno. Ia juga menekankan bahwa yang terpenting di BAZNAS Kaltim adalah muzaki dan mustahik. "Amil diimbau untuk mentaati peraturan dan ketentuan yang ada, karena tujuan utama kita adalah melayani muzaki dan mustahik dengan sebaik-baiknya," tambahnya.
Achmad Suparno juga berharap bahwa ke depannya, BAZNAS Kaltim akan terus menciptakan lingkungan kerja yang lebih religius, aman, dan kondusif. "Dengan adanya lingkungan yang positif, maka kerja-kerja amil juga akan lebih kondusif dalam melayani muzaki dan mustahik," tuturnya.
Langkah-langkah yang diambil oleh BAZNAS Kaltim ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kompetensi amil yang terus ditingkatkan dan lingkungan kerja yang mendukung diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS Kaltim dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Upaya untuk menjaga sinergi dan dedikasi di antara para amil menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan BAZNAS Kaltim. Dengan semangat kebersamaan dan kepatuhan terhadap peraturan yang ada, BAZNAS Kaltim optimis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional kepada muzaki dan mustahik di wilayah Kalimantan Timur.
Achmad Suparno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh amil yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas mereka. "Terima kasih kepada seluruh amil yang telah bekerja dengan baik. Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dan dedikasi kita untuk BAZNAS Kaltim yang lebih baik," tutupnya.
Dengan langkah-langkah yang tepat dan komitmen yang kuat, BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk menjadi lembaga yang mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA01/08/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TEKEN KERJASAMA DENGAN CV. ANUGERAH JAYA KONSTRUKSI UNTUK PEMBANGUNAN WTP DI DESA BATUAH
Dalam upaya merealisasikan pembangunan Water Treatment Plant (WTP) dan distribusi air bersih untuk masyarakat Desa Batuah, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan penandatanganan surat penawaran harga pekerjaan WTP dengan CV. Anugerah Jaya Konstruksi pada Senin, (22/07/2024) di Kantor BAZNAS Kaltim.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan didampingi oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H dan juga dihadiri oleh Direktur CV. Anugerah Jaya Konstruksi, Hamsiah.
Ketua BAZNAS Kaltim Drs, Ahmad Nabhan mengungkapkan bahwa program water treatment ini sudah ada beberapa yang terlaksana. Salah satu proyek yang baru saja diresmikan terletak di daerah Berambai, yang dibangun melalui kerjasama dengan PT. Ansaf.
“Saat ini BAZNAS Kaltim kembali membangun sumber air di wilayah Desa Batuah untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat. Proyek ini menggandeng CV. Anugerah Jaya Konstruksi sebagai pelaksana pembangunan, yang bertanggung jawab dalam penyediaan material dan tenaga kerja.” Kata Ahmad Nabhan.
Ahmad Nabhan juga menambahkan lama pengerjaan proyek ini diperkirakan mencapai 100 hari kerja dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 580.828.442. Ia berharap bahwa pembangunan WTP dan distribusi air bersih ini dapat segera selesai dan bermanfaat bagi warga Desa Batuah, khususnya di wilayah Jalan Soekarno Hatta yang mengalami kesulitan akses air bersih.
Direktur CV. Anugerah Jaya Konstruksi, Hamsiah, mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya dalam proyek pembangunan WTP dan distribusi air bersih ini. “Dengan adanya kerjasama ini, kami telah memberikan penawaran sesuai dengan RAB yang telah disepakati bersama,” ujarnya.
Proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Batuah dengan menyediakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. Kerjasama antara BAZNAS Kaltim dan CV. Anugerah Jaya Konstruksi ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar yang penting.
BERITA22/07/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENGUATAN KERJASAMA BAZNAS KALTIM DAN BANKALTIMTARA: SINERGI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Dalam upaya mempererat silaturrahmi dan menguatkan kerjasama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur Kaltim mengadakan pertemuan dengan Bankaltimtara pada Jum’at, (28/06/2024) di Ruang Rapat Lantai II BAZNAS Kaltim. Pertemuan ini membahas berbagai program kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta persiapan program ESQ (Emotional Spiritual Quotient) Qur'an Braille.
Turut hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, Direktur Pelaksana Munawarah, dan perwakilan dari Bankaltimtara.
Sebelumnya telah dilakukan pertemuan dalam rangka merealisasikan program membantu nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang macet, termasuk golongan asnaf ghorimin. Hal ini menjadi salah satu program yang akan direalisasikan oleh BAZNAS Kaltim dan Bankaltim.
Pada pertemuan tersebut H. Badrus Syamsi menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana ZIS.
"Dana harus jelas dengan by name by address, agar saat publik mengetahui bahwa dana ZIS ini disalurkan secara bertanggungjawab. Sesuai dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI," ujarnya. Ia juga menyampaikan jika pengumpulan ZIS dari Bankaltim maksimal baik secara perorangan maupun perusahaan, untuk kemudahan maka akan menggunakan sistem payroll dan akan melibatkan IT pusat agar sesuai dengan sistem Bankaltimtara.
Lebih lanjut, H. Badrus Syamsi menambahkan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di Bankaltimtara harus memberikan data muzakki yang masuk.
"UPZ harus menjadi kepanjangan tangan dari BAZNAS Kaltim, harus disetorkan dan dicatat oleh lembaga resmi, sehingga dana disalurkan tidak dianggap pungli," jelasnya.
Kolaborasi ini juga bertujuan untuk memperbaiki administrasi bersama dan mengelola dana ummat agar lebih bermanfaat. H. Badrus Syamsi mengajak Bankaltimtara untuk bersama-sama membuat program yang dapat didanai oleh BAZNAS Kaltim.
"BAZNAS Kaltim siap untuk membantu dalam pendanaannya," tutupnya.
Sementara itu Bendahara UPZ, Tri Verawati Pasaribu, menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi berkala dalam pengelolaan zakat. "Masih perlu adanya arahan dari BAZNAS Kaltim tentang pengelolaan zakat ini agar kerjasama ke depannya sesuai dengan visi dan misi bersama," ungkapnya.
Dengan kerjasama ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur akan semakin meningkat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang lebih efektif dan efisien. Bankaltimtara, sebagai bank daerah, memainkan peran penting dalam mengelola keuangan masyarakat dan mendukung berbagai program kesejahteraan sosial.(*hms-bkt/rch/mun)
BERITA28/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TURUT SERTA PADA RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PELAKSANAAN MTQN XXX KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menghadiri rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXX yang akan berlangsung pada tanggal 6-16 September 2024 di Kalimantan Timur.
Rapat yang diadakan di ruang rapat pimpinan lantai 2 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Timur Senin, (25/06/2024) dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, SH, Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I, Bidang 14 MTQN yang terdiri dari Kepala Dinas Kehutanan, BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), ESDM (Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Prov. Kaltim), Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), dan Dinas Pekerja Umum.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi dan kerjasama antara berbagai pihak terkait guna menyukseskan penyelenggaraan MTQN XXX. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno menyatakan pentingnya koordinasi yang baik untuk memastikan segala persiapan berjalan lancar.
"Sebagai tuan rumah MTQ kali ini, tentu membutuhkan persiapan matang dari segala aspek. Kami berharap melalui rapat koordinasi ini, semua pihak dapat bekerja sama dengan baik untuk menciptakan acara yang sukses dan berkesan," ujar Achmad Suparno.
Menurutnya dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyukseskan event nasional ini.
"BAZNAS Kaltim siap mendukung da nberpartisipasi kelancaran MTQN XXX. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan setiap detail persiapan terencana dengan baik," ungkap Achmad Suparno. Selain itu ia juga menambahkan, bahwa BAZNAS Kaltim akan berperan aktif dalam pengelolaan pendanaan untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di daerah tersebut. Namun, demi menjaga transparansi dan amanah umat, semua dana yang akan digunakan harus terlebih dahulu tercatat di BAZNAS Kaltim. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap dana yang disalurkan untuk kegiatan keagamaan ini dapat dilaporkan dengan jelas dan tidak ada penyalahgunaan dana yang terjadi. MTQN XXX Kalimantan Timur tahun 2024 diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar daerah serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Acara ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan dakwah Islam di Indonesia.
Dengan persiapan yang matang dan kerjasama yang solid, MTQN XXX di Kalimantan Timur diharapkan akan berlangsung sukses dan memberikan pengalaman yang berharga bagi seluruh peserta dan masyarakat. (hms-bkt/rch/..)
BERITA25/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
STUDI TIRU BAZNAS KALTIM KE BAZNAS NTB: OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK MASYARAKAT KALTIM
BAZNAS Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan studi tiru ke BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jum'at (21/06/2024) dalam upaya evaluasi dan peningkatan pengelolaan zakat.
Pertemuan ini dilakukan untuk mengadaptasi strategi sukses BAZNAS NTB dalam pengumpulan dan distribusi Zakat, dengan harapan memperkuat komitmen BAZNAS Kaltim dalam mengelola dana zakat yang besar potensinya di wilayah ini.Kehadiran BAZNAS Kaltim disambut baik oleh Kepala Biro Kesra NTB, Drs. H. Sahnan, M.Pd. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS NTB Dr. TGH. Muhammad Said, Lc., MA, Wakil Ketua III BAZNAS NTB Drs. H. Maad Umar, M.Pd, dan Wakil Ketua IV Drs. TGH. Munajib Kholid BAZNAS NTB.
"BAZNAS NTB dipilih karena menjadi salah satu BAZNAS Provinsi dengan pengumpulan terbaik. Kami ingin mempelajari strategi pengelolaan zakat terutama dalam pengumpulan ZIS dari perusahaan, ASN, maupun perorangan," ujar Ahmad Nabhan.
Ahmad Nabhan menekankan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat sebagai kunci keberhasilan pengelolaan zakat. "Pengumpulan merupakan tonggak utama dalam pengelolaan zakat. Jika pengumpulan optimal, maka penyaluran ZIS melalui program dan pengadaan operasional akan berkesinambungan," tambahnya.
Harapan besar diungkapkan Ahmad Nabhan mengenai hasil dari studi tiru ini. "Kami berharap studi tiru ini tidak hanya sebatas kunjungan saja, namun strategi pengelolaan ZIS yang telah dibagikan oleh BAZNAS NTB dapat kami terapkan di Kaltim. Pengelolaan SDM juga perlu ditingkatkan, amil sebagai pengelola zakat harus terus meningkatkan kompetensinya," ujarnya.
Selain dari BAZNAS Kaltim, turut hadir Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Kepala Bankaltimtara Syariah cabang Samarinda, Direktur dan Sekretaris Bisnis dan Syariah Bankaltimtara. Mereka hadir untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan dana zakat, termasuk kolaborasi dalam program kesehatan dan peran bank daerah dalam mendukung program ZIS BAZNAS Kaltim.
"Selama ini BAZNAS Kaltim telah mengelola dana ZIS yang sumber dananya antara lain dari perusahaan, pegawai ASN, digital, perorangan, dan CSR perusahaan. Dana tersebut dicatat melalui SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dan disalurkan dalam bentuk program bantuan konsumtif maupun pendayagunaan," jelas Ahmad Nabhan.
Dalam pertemuan ini, perwakilan dari Biro Kesra Prov. Kaltim juga mempelajari bagaimana mengatur dan memberikan hak keuangan pengelola BAZNAS melalui APBD, untuk memastikan pengelolaan zakat di Kaltim semakin efektif.“Alhamdulillah kita sudah didukung oleh Kesra Setda Prov Kaltim dalam hak keuangan pimpinan, jadi pimpinan tidak lagi menggunakan dana hak amil dari dana zakat,” jelas Ahmad Nabhan.
BAZNAS Kaltim telah mengelola dana ZIS dari berbagai sumber, termasuk perusahaan, ASN, dan perorangan, serta CSR perusahaan, tentunya tetap berpegang pada prinsip 3A (Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), salah satunya dengan pencatatan laporan melalui SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dan tertib dalam administrasi.
Studi ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat infrastruktur zakat, menjadikan potensi zakat wilayah ini menjadi sumber daya yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA21/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERIKAN BANTUAN SAPI KURBAN KEPADA MASYARAKAT MAHAKAM ULU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan bantuan sapi kurban kepada masyarakat di Mahakam Ulu. Bantuan ini disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu dan Kementerian Agama Mahakam Ulu.
Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan dalam rangka membantu masyarakat Mahakam Ulu yang terdampak banjir besar beberapa waktu lalu. Banjir tersebut menyebabkan ketersediaan sapi kurban di daerah tersebut menjadi sangat terbatas.
"Bantuan ini kami berikan untuk membantu masyarakat Mahakam Ulu yang kesulitan mendapatkan sapi kurban setelah banjir besar yang melanda. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dan bisa merayakan Iduladha dengan penuh suka cita," ujar Ahmad Nabhan.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Mahakam Ulu, Longginus, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini membawa kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Mahakam Ulu yang telah lama tidak merayakan Iduladha dengan pemotongan hewan kurban.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan sapi kurban ini. Setelah satu dasawarsa, akhirnya masyarakat Mahakam Ulu dapat merayakan Iduladha dengan melakukan pemotongan hewan kurban hasil dari bantuan BAZNAS Kaltim. Ini adalah sebuah kegembiraan tersendiri bagi kami," kata Longginus.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Mahakam Ulu dapat merasakan daging kurban dan merayakan Iduladha dengan penuh suka cita, meskipun sebelumnya sempat dilanda bencana. BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus membantu dan mendukung masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch)
BERITA18/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BANKALTIMTARA: TINGKATKAN KERJASAMA DALAM PENGELOLAAN ZIS DAN CSR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Bankaltimtara di ruang rapat Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin, (10/06/2024).
Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR.,MAP, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH, serta Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara Muhammad Edwin beserta jajarannya.
Dalam pertemuan ini, Muhammad Edwin mengajak BAZNAS Kaltim untuk menjalin kerjasama dalam membantu nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang macet, termasuk golongan asnaf ghorimin.
“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, nasabah yang mengalami kesulitan dapat terbantu melalui mekanisme yang diatur oleh BAZNAS Kaltim,” ujar Muhammad Edwin. Ia juga menambahkan bahwa persyaratan dan kebijakan terkait akan diserahkan melalui BAZNAS Kaltim dengan melampirkan surat rekomendasi dari Bankaltimtara.
Muhammad Edwin berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa depan untuk kebaikan bersama. “Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi lebih lanjut dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyambut baik pertemuan ini, mengingat hubungan antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara ini berkesinambungan, terutama dalam mengelola keuangan.“Tentu kami berharap tidak hanya silaturrahmi saja yang harus dijaga, namun dari segi kolaborasi program, dan juga kewajiban menunaikan ZIS para karyawan Bankaltimtara ini harus terus sama-sama kita tingkatkan,” kata Ahmad Nabhan.Menurutnya instansi seperti perbankan terdapat dana ZIS, CSR, dan DSKL yang sangat potensial. Jika dikelola dengan baik, maka dapat membantu masyarakat kita yang tidak mampu untuk diberdayakan. “Jadi nanti dana seperti zakat, CSR bisa kita kelola, dan kita manfaatkan untuk membuat program pemberdayaan masyarakat miskin. Beberapa program kita yang sudah berjalan seperti Z-Mart, Z-Auto, budidaya ikan, domba, dan beras organik, alhamdulillah sudah dapat membantu para mustahik kita baik di provinsi maupun daerah kabupaten/kota,” jelas Ahmad Nabhan.
Sementara itu Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME menyampaikan pentingnya transparansi dalam pencatatan pembayaran zakat dan infak.
“Setiap instansi harus menyetorkan nama beserta nominalnya setiap bulan agar BAZNAS Kaltim dapat mencetak Bukti Setor Zakat (BSZ) ke masing-masing karyawan yang berzakat. Ini adalah bentuk transparansi kami kepada masyarakat,” tegas H. Badrus Syamsi.
H. Badrus Syamsi juga mengajak jajaran Bankaltimtara untuk bekerjasama dalam tertib administrasi proses pembayaran ZIS karyawan.
“Prinsip Aman 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) harus tetap terjaga karena baik BAZNAS Kaltim maupun Bankaltimtara memiliki tugas yang sama dalam mengelola dana ummat,” ujarnya.
Selain itu, H. Badrus Syamsi juga mengajak Bankaltimtara untuk berkolaborasi dalam program-program BAZNAS Kaltim melalui dana ZIS, CSR, dan DSKL.
“Potensi ZIS, CSR, dan DSKL dari Bankaltimtara sangat besar karena merupakan satu-satunya bank daerah di Kaltim. Dengan kolaborasi bersama, kita bisa mengentaskan kemiskinan di Kalimantan Timur,” jelasnya.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH menambahkan pentingnya pembaharuan SK UPZ Bankaltimtara.
“SK yang lama akan segera berakhir, sehingga perlu diperbaharui agar kontrol BAZNAS Kaltim terhadap pengelolaan dana ZIS, CSR, dan DSKL tetap berjalan sesuai regulasi,” ungkap Achmad Suparno.
Kunjungan ini diharapkan menjadi kerjasama yang baik antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara dalam mengelola dan mendistribusikan dana ummat demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA10/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN TANAH WAKAF DAN PENYERAHAN TERNAK DOMBA PROGRAM ZCD KEPADA MUSTAHIK DI TSA PONDOK PESANTREN TRUBUS IMAN
Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat melalui zakat dan wakaf, Kementerian Agama Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar acara peninjauan tanah wakaf dan penyerahan ternak domba program Zakat Community Development di Trubus Sentra Agrobisnis (TSA) Pondok Pesantren Trubus Iman pada Minggu (09/06/2024).
Acara ini dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Indonesia, Prof Dr. Waryono Abdul Ghafur, M. Ag, Pendiri dan Mawaqif Pondok Pesantren Trubus Iman H. Tony Budi Hartono, Pimpinan Pondok Pesantren Trubus Iman Ustadz Dr. Daniar, MA, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan, serta para wakil ketua BAZNAS Kaltim dan perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur mengapresiasi program ini sebagai salah satu penggerak ekonomi berbasis zakat dan wakaf. "Potensi wakaf uang kita itu 180 triliun. Seandainya seluruh pekerja muslim formal saja berwakaf senilai harga kopi yang tiap hari kita bayar Rp25 ribu, jika dihitung jumlah pegawai muslim di Kaltim sebanyak 700.000 orang, itu satu bulan saja kurang lebih mencapai 16 miliar," jelas Prof. Waryono.
Beliau menekankan pentingnya kerjasama dan transparansi dalam mengelola dana zakat dan wakaf untuk membangun kepercayaan masyarakat. "Tentu kita harus mencari partner, membangun sistem, itulah caranya agar masyarakat percaya," tambahnya.
Pada tahun 2023, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Bank Indonesia, PT. Ansaf, Wizstren, dan Pondok Pesantren Trubus Iman telah menyalurkan dana sebesar Rp1,2 milyar untuk program zakat community development budidaya peternakan domba. Program ini dikelola oleh para santri Pondok Pesantren Trubus Iman dan telah berhasil mengembangbiakkan domba dari 100 ekor menjadi 170 ekor pada tahun 2024.
Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyatakan bahwa program budidaya ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke daerah-daerah lain di Kalimantan Timur. "Alhamdulillah sekarang sudah berkembang biak hingga 70 ekor domba dengan usia rata-rata 6 sampai 7 bulan, sudah layak untuk dibeli kembali dan diberikan kepada mustahik baru," ungkap Ahmad Nabhan.
Sebanyak 20 domba telah dibeli oleh BAZNAS Kaltim pada acara tersebut dan diserahkan kepada mustahik baru, termasuk mustahik binaan BAZNAS Paser. Ahmad Nabhan juga menambahkan bahwa dalam tiga bulan ke depan, BAZNAS akan membeli lagi 20 ekor domba untuk diserahkan kepada BAZNAS daerah lainnya yang siap mengelola program budidaya ini.
Dalam pengelolaan program budidaya domba, Ahmad Nabhan menekankan pentingnya kesiapan dari segi kandang, lingkungan budidaya, kesehatan hewan, dan manajemen SDM agar program ini dapat berjalan dengan baik dan berdaya secara ekonomi.
"Kita juga sudah berkomunikasi dengan nadzir Trubus Iman agar kedepannya dilakukan pelatihan nadzir di daerah-daerah melalui kanwil Kemenag Kaltim, agar pengelolaan wakaf dapat lebih produktif," tambahnya.
Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui sinergi antara berbagai lembaga dan program zakat serta wakaf yang produktif di Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA09/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BANGUN EKONOMI PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO
Program Z-Auto, sebuah inisiatif usaha bengkel motor yang diresmikan pada Januari 2024 lalu, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sebanyak 10 kios bengkel telah beroperasi di berbagai daerah, termasuk Samarinda Seberang, Sambutan, Loa Bahu, Loa Bakung, Teluk Lerong, dan Sungai Kunjang.
Para penerima manfaat program ini sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan uji kompetensi dari Balai Latihan Kerja (BLK). Mereka juga menerima sertifikat yang dapat digunakan untuk meningkatkan kredibilitas dan peluang mereka di dunia kerja.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Abdurrahman AR, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap UMKM di Kalimantan Timur.
"Dengan adanya program ini, kami harap nantinya akan lebih banyak lagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah terbantu dan dapat mandiri. Tentu akan terus kita pantau perkembangannya," kata Abdurrahman AR.
Lebih lanjut, Abdurrahman menyatakan bahwa Z-Auto adalah program pemberdayaan masyarakat yang fokus pada pengembangan keterampilan dan kompetensi.
"Jadi, dengan disalurkan melalui program ini, dana zakat tidak langsung habis seperti bantuan konsumtif. Hari ini kita beri uang, besok sudah miskin kembali. Oleh karena itu, program pemberdayaan ini dapat terus menjadikan dana zakat itu berputar, tidak langsung habis," jelasnya.
Bengkel Z-Auto direncanakan akan ditambah lagi agar lebih merata di seluruh daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Tentunya, penambahan ini akan melalui proses asesmen yang ketat untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan.
“Program Z-Auto diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat kurang mampu di Kalimantan Timur. Dengan adanya bengkel-bengkel ini, masyarakat dapat lebih produktif dan berdaya secara ekonomi, sehingga kualitas hidup mereka meningkat,"ungkapnya.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PERKENALKAN PRODUK MUSTAHIK BINAAN MELALUI KALA FEST
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut serta dalam Kala Fest (Kaltim Halal Festival) Road To Fesyar KTI 2024 untuk memperkenalkan produk unggulan dari mustahik binaan. Acara yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia ini berlangsung dari 30 Mei hingga 1 Juni 2024 di atrium Big Mall Samarinda, mengusung tema produk halal yang menarik perhatian masyarakat.
BAZNAS Kaltim menghadirkan stand pameran yang menampilkan berbagai produk UMKM hasil karya mustahik binaan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Produk-produk tersebut antara lain beras kualitas premium Mentik Susu Wangi, bumbu masakan siap pakai, gula aren, amplang, dan kue kering olahan rumahan.
Produk-produk ini merupakan hasil produksi mustahik binaan dari BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, BAZNAS Kabupaten Berau, BAZNAS Kabupaten Kutai Timur, dan BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara.
Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nathan, menjelaskan bahwa partisipasi dalam pameran ini merupakan kesempatan berharga bagi BAZNAS Kaltim untuk memperkenalkan produk-produk binaan kepada masyarakat luas.
"Setiap tahunnya, BAZNAS Kaltim selalu mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pameran UMKM yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, BAZNAS Kaltim turut andil dalam memperkenalkan produk karya mustahik binaan kami," ujar H. Ahmad Nathan.
Selain memperkenalkan produk-produk berkualitas, BAZNAS Kaltim juga berupaya untuk mempromosikan kemandirian ekonomi para mustahik melalui program-program binaan yang didanai oleh zakat dari masyarakat Kalimantan Timur.
"Ini adalah kesempatan baik bagi kita untuk memperkenalkan produk binaan. Selain itu, kami ingin memperkenalkan produk-produk hasil dari para mustahik yang dibina agar dapat mandiri secara ekonomi, tentunya melalui dana zakat yang telah dipercayakan oleh masyarakat Kalimantan Timur," tambahnya.
Tidak hanya produk mustahik binaan, BAZNAS Kaltim juga membuka layanan konsultasi zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Selain itu, layanan pembayaran ZIS juga dapat dilakukan melalui layanan qriss, baik zakat maupun infak.
“Dengan layanan qriss ini, tentu sejalan dengan program Bank Indonesia dalam memajukan ekonomi digital, jadi bagi yang menunaikan ZIS bisa langsung scan saja,” jelas Nabhan.
Kala Fest 2024 ini menjadi platform yang ideal untuk mempromosikan produk halal dan mendukung pengembangan UMKM di Kalimantan Timur. Dengan partisipasi aktif dari BAZNAS Kaltim, diharapkan produk-produk mustahik binaan dapat semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para mustahik. (hms/bkt/rch)
BERITA02/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
