WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

BAZNAS Kaltim Berpartisipasi dalam Pembentukan Klaster Logistik Kebencanaan, Perkuat Peran BTB

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut berpartisipasi dalam agenda Pembentukan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan logistik serta kelancaran distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BAZNAS Kaltim hadir dalam kegiatan tersebut melalui Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, dan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas respons kemanusiaan melalui sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Pembentukan klaster logistik kebencanaan bertujuan membangun koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta masyarakat dalam pengelolaan logistik bencana. Melalui mekanisme tersebut, ketersediaan dan distribusi bantuan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Klaster ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, memperkuat sistem informasi logistik, serta mengatasi kesenjangan dan hambatan distribusi bantuan. Dengan demikian, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih terpadu, efektif, efisien, dan akuntabel.

Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam pembentukan klaster logistik sejalan dengan pelaksanaan program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yaitu program kebencanaan BAZNAS yang berperan dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan masyarakat terdampak sesuai kapasitas dan kebutuhan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, BTB tidak hanya berfokus pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong kesiapan personel, peralatan, koordinasi, serta dukungan logistik agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan BPBD dan unsur terkait menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan fungsi dan sumber daya yang saling melengkapi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan dalam klaster logistik juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi mengenai kebutuhan di lapangan, mekanisme mobilisasi bantuan, serta dukungan sumber daya yang dapat dioptimalkan ketika terjadi kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap dan responsif.

“Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Melalui partisipasi ini, kami berharap peran BAZNAS Tanggap Bencana semakin terintegrasi dalam upaya kemanusiaan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.

Ia menambahkan, kesiapan logistik dan koordinasi sejak sebelum bencana terjadi dapat membantu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan melalui BTB serta menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pembentukan klaster logistik juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kebencanaan tidak hanya tersedia, tetapi dapat dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi. Informasi mengenai kebutuhan, ketersediaan barang, jalur distribusi, dan kondisi wilayah terdampak menjadi unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan saat keadaan darurat.

Perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi menyampaikan bahwa pembentukan klaster logistik diharapkan memperkuat kerja sama lintas sektor, sehingga pengelolaan bantuan dapat dilakukan secara lebih terencana dan hambatan distribusi dapat diminimalkan.

“Melalui klaster logistik, koordinasi antarinstansi dan mitra kebencanaan diharapkan semakin kuat. Dengan informasi yang terintegrasi dan pembagian peran yang jelas, ketersediaan serta distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat,” demikian rumusan pernyataan yang dapat disesuaikan dengan keterangan resmi BPBD.

Keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam agenda ini diharapkan memperkuat hubungan kerja dengan BPBD dan mitra kebencanaan lainnya, khususnya dalam mendukung kesiapan logistik, respons darurat, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar Evaluasi dan Bimtek Perencanaan 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dengan Arah Pembangunan Nasional

SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan 2027 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi program, serta sinkronisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan BAZNAS RI dan pembangunan nasional.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak seluruh jajaran BAZNAS di Kalimantan Timur untuk menjadikan evaluasi sebagai momentum perbaikan bersama. Hal-hal yang belum berjalan baik perlu diperbaiki, sementara capaian dan praktik yang sudah baik harus dipertahankan serta terus ditingkatkan.

“Yang belum baik mari kita perbaiki. Apa yang sudah baik mari bersama kita pertahankan dan semakin lebih baik lagi. Jangan sampai hanya hitam di atas putih, tetapi perlu adanya tindak lanjut yang signifikan,” pesannya.

Ahmad Nabhan juga menekankan bahwa dokumen perencanaan harus disusun selaras dengan kebijakan dan arah perencanaan BAZNAS RI, namun tetap mempertimbangkan kondisi serta kemampuan daerah. Dengan demikian, target dan program yang direncanakan dapat disusun secara realistis dan memungkinkan untuk direalisasikan.

Ia turut mengajak seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya dan berdiskusi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, materi bimbingan teknis disampaikan oleh Syaidah, staf Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 sekaligus mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pengelolaan zakat untuk tahun 2027.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS memiliki keterkaitan dengan siklus perencanaan pembangunan nasional. Dokumen perencanaan BAZNAS disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Siklus tersebut mencakup penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pada tingkat daerah, Renstra dan Renja BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota menjadi pedoman dalam menyusun program dan anggaran yang sesuai dengan arah kebijakan serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Penyusunan dokumen tersebut juga perlu memperhatikan keterkaitannya dengan dokumen pembangunan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024. RPJPN menjadi arah pembangunan jangka panjang Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Materi tersebut turut menjelaskan bahwa visi Indonesia 2045 diarahkan pada terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Arah pembangunan ini berlandaskan pada kekuatan modal dasar Indonesia, perkembangan megatrend global, serta capaian pembangunan periode sebelumnya.

Dalam konteks tersebut, zakat memiliki peran strategis sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan sosial syariah. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, mengatasi kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat diharapkan mampu memperkuat redistribusi ekonomi secara adil dan produktif. Dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik serta mendukung program pemberdayaan ekonomi, sejalan dengan upaya memperkuat perlindungan sosial yang adil dan berbasis nilai keagamaan.

Direktorat Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI memberikan sejumlah arahan yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di antaranya mengisi Form Evaluasi Perencanaan 2026 dan Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027.

Selain itu, masing-masing BAZNAS diminta menyusun rancangan awal atau draf dokumen LK dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027, dengan memprioritaskan penyusunan RKAT 2027 terlebih dahulu. Penyusunan tersebut perlu mengacu pada dokumen pendukung, meliputi Renstra, Renja, RKAT, petunjuk teknis, contoh dokumen yang telah terisi, serta target nasional tahun 2027.

Dalam arahannya, BAZNAS RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan rapat pleno pimpinan sebelum Bimtek. Setiap bidang di lingkungan BAZNAS harus berkontribusi dalam penyusunan dokumen perencanaan, sementara bagian perencanaan bertindak sebagai koordinator proses penyusunannya.

Dokumen perencanaan selanjutnya perlu dibahas dan disepakati bersama melalui rapat pleno yang melibatkan Ketua dan Wakil Ketua. Langkah ini diperlukan agar perencanaan yang disusun menjadi hasil kesepahaman bersama dan mencerminkan kebutuhan serta prioritas lembaga.

Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, BAZNAS Kaltim berharap seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat koordinasi ant bidang, serta menyusun program dan anggaran tahun 2027 secara terarah, terukur, dan realistis.

Dengan perencanaan yang matang, selaras dengan arah pembangunan nasional, serta didukung tindak lanjut yang nyata, pengelolaan zakat di Kalimantan Timur diharapkan semakin efektif dan akuntabel. Lebih dari itu, zakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pencapaian kesejahteraan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

30/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Sanitasi bagi Korban Kebakaran di Dua Lokasi di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sanitasi kepada warga terdampak kebakaran di dua lokasi di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan di RT 33 Kelurahan Melayu serta wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H. Bantuan ini merupakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan dan sanitasi warga, melengkapi bantuan bahan pangan yang telah diterima dari berbagai pihak.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Berdasarkan informasi yang diterima, bantuan berupa sembako, termasuk beras dan bahan pangan lainnya, telah banyak disalurkan. Karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan dukungan dalam bentuk paket sanitasi agar kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi.

“BAZNAS Kaltim membantu di dua titik lokasi kebakaran. Kami mendapatkan informasi bahwa bantuan sembako, beras, dan kebutuhan pangan lainnya sudah cukup banyak disalurkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan berupa paket sanitasi dengan total bantuan Rp22.989.500 untuk 112 kepala keluarga, di luar bantuan sembako yang telah tersedia,” jelas Achmad Suparno.

Setiap paket sanitasi berisi handuk besar, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi dan sikat gigi, sabun cuci cair atau bubuk, serta pewangi pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi dan keluarga selama menjalani masa pemulihan.

Achmad Suparno juga berharap kolaborasi antara BAZNAS Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Tim Penggerak PKK, dan berbagai pihak terkait dapat terus terjalin dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, PKK, dan BAZNAS selalu terjalin untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum, turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BAZNAS Kaltim dalam penyaluran bantuan dan mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dalam membantu masyarakat.

Sarifah Suraidah Harum juga menguatkan warga agar tetap tabah menghadapi musibah dan tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.

“Bapak dan Ibu tidak sendirian. Kita akan bersama-sama melewati masa sulit ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan selalu hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat,” pesannya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi warga serta memperkuat koordinasi antarpihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

Di Kelurahan Melayu, kebakaran dilaporkan berdampak terhadap 75 kepala keluarga, dengan 35 rumah dan 277 jiwa terdampak. Sementara itu, kebakaran di wilayah RT 26 dan RT 61 Kelurahan Loa Ipuh mengakibatkan 11 rumah terbakar dan empat rumah lainnya terdampak. Peristiwa tersebut berdampak pada 19 kepala keluarga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, Andi Deezca Pravidhia Aulia, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap warga terdampak. Menurutnya, kebersamaan dan dukungan lintas lembaga menjadi kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan dan menata kembali kehidupan mereka. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kutai Kartanegara terus melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan, seperti surat-menyurat dan akta kelahiran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur, Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) Kalimantan Timur, KORMI Kalimantan Timur, TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sediakan Kuota bagi 300 Mahasiswa Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah tahun 2026. Program ini ditujukan bagi 300 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu bersaing di tingkat global untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui program tersebut, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama maksimal dua tahun. Selain itu, BAZNAS menyediakan seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui kegiatan mentoring setiap bulan, serta dukungan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.

Dalam peluncuran BCB Timur Tengah 2026 yang berlangsung di Kairo, Mesir, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (27/10/2026), Sodik menjelaskan bahwa program ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan beasiswa selama 24 bulan, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp8.162.500.000. Anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program bagi 300 mahasiswa penerima beasiswa.

Pendaftaran BCB Timur Tengah 2026 dibuka pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. Calon peserta dapat mempelajari petunjuk teknis serta mengunduh format dokumen persyaratan melalui tautan berikut:

Persyaratan Pendaftaran

Mahasiswa yang berminat mengikuti program BCB Timur Tengah 2026 perlu memenuhi sejumlah ketentuan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  2. Beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.

  3. Berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4, yang dibuktikan dengan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku dari perguruan tinggi.

  4. Diutamakan mahasiswa jenjang S1, dengan kesempatan mendaftar yang juga terbuka bagi mahasiswa S2.

  5. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak lain.

  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.

  7. Memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

  8. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

  9. Menyerahkan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2026, BAZNAS berharap dapat memperluas akses dukungan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Program ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

28/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Pendidikan Rp25 Juta untuk 50 Santri pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

SAMARINDA – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta kepada 50 santri dari berbagai pondok pesantren di Kalimantan Timur. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.

Penyerahan bantuan disaksikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., dan Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kaltim dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu serta berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Mohammad Irfan Prananta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama serta santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengisi kemerdekaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang diimbangi dengan akhlak mulia, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., M.H., menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim terbuka untuk terus mendukung kegiatan santri dan pondok pesantren sepanjang sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat dan memenuhi kriteria asnaf.

“Santri dapat termasuk dalam asnaf fisabilillah, dan dalam kondisi tertentu juga terdapat penerima yang memenuhi kriteria asnaf miskin. Dukungan dapat diberikan untuk kegiatan santri, biaya pendidikan, maupun kebutuhan guru pesantren, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Achmad Suparno juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat melalui Direktorat Jenderal Pesantren maupun di daerah melalui Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Menurutnya, sinergi tersebut dapat membuka peluang kerja sama untuk mendukung berbagai agenda pendidikan dan pengembangan pesantren ke depan.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Indonesia. Ia berharap santri terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Adapun bantuan biaya pendidikan ini disalurkan kepada 50 santri dari 24 pondok pesantren, yakni:

PP. Al Arsyadi 2 Samarinda — 2 santri

PPS Al Jamil — 3 santri

PP. Darul Ihsan — 3 santri

PP Muslimin Indonesia Center — 2 santri

PP. Tanzilul Hakim — 2 santri

PP. Sabilarrasyad — 2 santri

PP An-Nur — 2 santri

PP. Darul Falaah — 2 santri

PP. Nabil Husein — 2 santri

PP. Al Mujahidah NW — 2 santri

PP. Hidayatullah — 2 santri

PP. Annashru Wal Futuuh — 2 santri

PP. Al Falah — 2 santri

PP. Hidayatul Mubtadiin — 2 santri

PP. Ihya Ulumuddin — 2 santri

PP. Istiqomah — 2 santri

PP. Langit Langit — 2 santri

PP. Al Aziziyah — 2 santri

PP. Darus Sa'adah — 2 santri

PP. At Tanwir — 2 santri

PP. Nurul Amin — 2 santri

PP. Al Wa'id — 2 santri

PP. Al Muhajirin — 2 santri

PP. Syaichona Cholil — 2 santri

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kaltim berharap semakin banyak santri yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan santri juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berpengetahuan, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi santri serta masyarakat luas.

22/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

STUDI TIRU BAZNAS KALTIM KE BAZNAS NTB: OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK MASYARAKAT KALTIM
STUDI TIRU BAZNAS KALTIM KE BAZNAS NTB: OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK MASYARAKAT KALTIM
BAZNAS Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan studi tiru ke BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jum'at (21/06/2024) dalam upaya evaluasi dan peningkatan pengelolaan zakat. Pertemuan ini dilakukan untuk mengadaptasi strategi sukses BAZNAS NTB dalam pengumpulan dan distribusi Zakat, dengan harapan memperkuat komitmen BAZNAS Kaltim dalam mengelola dana zakat yang besar potensinya di wilayah ini.Kehadiran BAZNAS Kaltim disambut baik oleh Kepala Biro Kesra NTB, Drs. H. Sahnan, M.Pd. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS NTB Dr. TGH. Muhammad Said, Lc., MA, Wakil Ketua III BAZNAS NTB Drs. H. Maad Umar, M.Pd, dan Wakil Ketua IV Drs. TGH. Munajib Kholid BAZNAS NTB. "BAZNAS NTB dipilih karena menjadi salah satu BAZNAS Provinsi dengan pengumpulan terbaik. Kami ingin mempelajari strategi pengelolaan zakat terutama dalam pengumpulan ZIS dari perusahaan, ASN, maupun perorangan," ujar Ahmad Nabhan. Ahmad Nabhan menekankan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat sebagai kunci keberhasilan pengelolaan zakat. "Pengumpulan merupakan tonggak utama dalam pengelolaan zakat. Jika pengumpulan optimal, maka penyaluran ZIS melalui program dan pengadaan operasional akan berkesinambungan," tambahnya. Harapan besar diungkapkan Ahmad Nabhan mengenai hasil dari studi tiru ini. "Kami berharap studi tiru ini tidak hanya sebatas kunjungan saja, namun strategi pengelolaan ZIS yang telah dibagikan oleh BAZNAS NTB dapat kami terapkan di Kaltim. Pengelolaan SDM juga perlu ditingkatkan, amil sebagai pengelola zakat harus terus meningkatkan kompetensinya," ujarnya. Selain dari BAZNAS Kaltim, turut hadir Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Kepala Bankaltimtara Syariah cabang Samarinda, Direktur dan Sekretaris Bisnis dan Syariah Bankaltimtara. Mereka hadir untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan dana zakat, termasuk kolaborasi dalam program kesehatan dan peran bank daerah dalam mendukung program ZIS BAZNAS Kaltim. "Selama ini BAZNAS Kaltim telah mengelola dana ZIS yang sumber dananya antara lain dari perusahaan, pegawai ASN, digital, perorangan, dan CSR perusahaan. Dana tersebut dicatat melalui SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dan disalurkan dalam bentuk program bantuan konsumtif maupun pendayagunaan," jelas Ahmad Nabhan. Dalam pertemuan ini, perwakilan dari Biro Kesra Prov. Kaltim juga mempelajari bagaimana mengatur dan memberikan hak keuangan pengelola BAZNAS melalui APBD, untuk memastikan pengelolaan zakat di Kaltim semakin efektif.“Alhamdulillah kita sudah didukung oleh Kesra Setda Prov Kaltim dalam hak keuangan pimpinan, jadi pimpinan tidak lagi menggunakan dana hak amil dari dana zakat,” jelas Ahmad Nabhan. BAZNAS Kaltim telah mengelola dana ZIS dari berbagai sumber, termasuk perusahaan, ASN, dan perorangan, serta CSR perusahaan, tentunya tetap berpegang pada prinsip 3A (Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), salah satunya dengan pencatatan laporan melalui SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) dan tertib dalam administrasi. Studi ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kaltim untuk memperkuat infrastruktur zakat, menjadikan potensi zakat wilayah ini menjadi sumber daya yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA21/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERIKAN BANTUAN SAPI KURBAN KEPADA MASYARAKAT MAHAKAM ULU
BAZNAS KALTIM BERIKAN BANTUAN SAPI KURBAN KEPADA MASYARAKAT MAHAKAM ULU
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan bantuan sapi kurban kepada masyarakat di Mahakam Ulu. Bantuan ini disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu dan Kementerian Agama Mahakam Ulu. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan dalam rangka membantu masyarakat Mahakam Ulu yang terdampak banjir besar beberapa waktu lalu. Banjir tersebut menyebabkan ketersediaan sapi kurban di daerah tersebut menjadi sangat terbatas. "Bantuan ini kami berikan untuk membantu masyarakat Mahakam Ulu yang kesulitan mendapatkan sapi kurban setelah banjir besar yang melanda. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dan bisa merayakan Iduladha dengan penuh suka cita," ujar Ahmad Nabhan. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Mahakam Ulu, Longginus, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini membawa kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Mahakam Ulu yang telah lama tidak merayakan Iduladha dengan pemotongan hewan kurban. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan sapi kurban ini. Setelah satu dasawarsa, akhirnya masyarakat Mahakam Ulu dapat merayakan Iduladha dengan melakukan pemotongan hewan kurban hasil dari bantuan BAZNAS Kaltim. Ini adalah sebuah kegembiraan tersendiri bagi kami," kata Longginus. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Mahakam Ulu dapat merasakan daging kurban dan merayakan Iduladha dengan penuh suka cita, meskipun sebelumnya sempat dilanda bencana. BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus membantu dan mendukung masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch)
BERITA18/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BANKALTIMTARA: TINGKATKAN KERJASAMA DALAM PENGELOLAAN ZIS DAN CSR
BAZNAS KALTIM TERIMA KUNJUNGAN BANKALTIMTARA: TINGKATKAN KERJASAMA DALAM PENGELOLAAN ZIS DAN CSR
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Bankaltimtara di ruang rapat Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin, (10/06/2024). Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II Dr. H. Abdurrahman, AR.,MAP, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH, serta Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara Muhammad Edwin beserta jajarannya. Dalam pertemuan ini, Muhammad Edwin mengajak BAZNAS Kaltim untuk menjalin kerjasama dalam membantu nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang macet, termasuk golongan asnaf ghorimin. “Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, nasabah yang mengalami kesulitan dapat terbantu melalui mekanisme yang diatur oleh BAZNAS Kaltim,” ujar Muhammad Edwin. Ia juga menambahkan bahwa persyaratan dan kebijakan terkait akan diserahkan melalui BAZNAS Kaltim dengan melampirkan surat rekomendasi dari Bankaltimtara. Muhammad Edwin berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa depan untuk kebaikan bersama. “Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi lebih lanjut dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyambut baik pertemuan ini, mengingat hubungan antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara ini berkesinambungan, terutama dalam mengelola keuangan.“Tentu kami berharap tidak hanya silaturrahmi saja yang harus dijaga, namun dari segi kolaborasi program, dan juga kewajiban menunaikan ZIS para karyawan Bankaltimtara ini harus terus sama-sama kita tingkatkan,” kata Ahmad Nabhan.Menurutnya instansi seperti perbankan terdapat dana ZIS, CSR, dan DSKL yang sangat potensial. Jika dikelola dengan baik, maka dapat membantu masyarakat kita yang tidak mampu untuk diberdayakan. “Jadi nanti dana seperti zakat, CSR bisa kita kelola, dan kita manfaatkan untuk membuat program pemberdayaan masyarakat miskin. Beberapa program kita yang sudah berjalan seperti Z-Mart, Z-Auto, budidaya ikan, domba, dan beras organik, alhamdulillah sudah dapat membantu para mustahik kita baik di provinsi maupun daerah kabupaten/kota,” jelas Ahmad Nabhan. Sementara itu Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., ME menyampaikan pentingnya transparansi dalam pencatatan pembayaran zakat dan infak. “Setiap instansi harus menyetorkan nama beserta nominalnya setiap bulan agar BAZNAS Kaltim dapat mencetak Bukti Setor Zakat (BSZ) ke masing-masing karyawan yang berzakat. Ini adalah bentuk transparansi kami kepada masyarakat,” tegas H. Badrus Syamsi. H. Badrus Syamsi juga mengajak jajaran Bankaltimtara untuk bekerjasama dalam tertib administrasi proses pembayaran ZIS karyawan. “Prinsip Aman 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) harus tetap terjaga karena baik BAZNAS Kaltim maupun Bankaltimtara memiliki tugas yang sama dalam mengelola dana ummat,” ujarnya. Selain itu, H. Badrus Syamsi juga mengajak Bankaltimtara untuk berkolaborasi dalam program-program BAZNAS Kaltim melalui dana ZIS, CSR, dan DSKL. “Potensi ZIS, CSR, dan DSKL dari Bankaltimtara sangat besar karena merupakan satu-satunya bank daerah di Kaltim. Dengan kolaborasi bersama, kita bisa mengentaskan kemiskinan di Kalimantan Timur,” jelasnya. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, SH menambahkan pentingnya pembaharuan SK UPZ Bankaltimtara. “SK yang lama akan segera berakhir, sehingga perlu diperbaharui agar kontrol BAZNAS Kaltim terhadap pengelolaan dana ZIS, CSR, dan DSKL tetap berjalan sesuai regulasi,” ungkap Achmad Suparno. Kunjungan ini diharapkan menjadi kerjasama yang baik antara BAZNAS Kaltim dan Bankaltimtara dalam mengelola dan mendistribusikan dana ummat demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA10/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PENINJAUAN TANAH WAKAF DAN PENYERAHAN TERNAK DOMBA PROGRAM ZCD KEPADA MUSTAHIK DI TSA PONDOK PESANTREN TRUBUS IMAN
PENINJAUAN TANAH WAKAF DAN PENYERAHAN TERNAK DOMBA PROGRAM ZCD KEPADA MUSTAHIK DI TSA PONDOK PESANTREN TRUBUS IMAN
Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat melalui zakat dan wakaf, Kementerian Agama Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar acara peninjauan tanah wakaf dan penyerahan ternak domba program Zakat Community Development di Trubus Sentra Agrobisnis (TSA) Pondok Pesantren Trubus Iman pada Minggu (09/06/2024). Acara ini dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Indonesia, Prof Dr. Waryono Abdul Ghafur, M. Ag, Pendiri dan Mawaqif Pondok Pesantren Trubus Iman H. Tony Budi Hartono, Pimpinan Pondok Pesantren Trubus Iman Ustadz Dr. Daniar, MA, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan, serta para wakil ketua BAZNAS Kaltim dan perwakilan BAZNAS Kabupaten Paser. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur mengapresiasi program ini sebagai salah satu penggerak ekonomi berbasis zakat dan wakaf. "Potensi wakaf uang kita itu 180 triliun. Seandainya seluruh pekerja muslim formal saja berwakaf senilai harga kopi yang tiap hari kita bayar Rp25 ribu, jika dihitung jumlah pegawai muslim di Kaltim sebanyak 700.000 orang, itu satu bulan saja kurang lebih mencapai 16 miliar," jelas Prof. Waryono. Beliau menekankan pentingnya kerjasama dan transparansi dalam mengelola dana zakat dan wakaf untuk membangun kepercayaan masyarakat. "Tentu kita harus mencari partner, membangun sistem, itulah caranya agar masyarakat percaya," tambahnya. Pada tahun 2023, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Bank Indonesia, PT. Ansaf, Wizstren, dan Pondok Pesantren Trubus Iman telah menyalurkan dana sebesar Rp1,2 milyar untuk program zakat community development budidaya peternakan domba. Program ini dikelola oleh para santri Pondok Pesantren Trubus Iman dan telah berhasil mengembangbiakkan domba dari 100 ekor menjadi 170 ekor pada tahun 2024. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyatakan bahwa program budidaya ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke daerah-daerah lain di Kalimantan Timur. "Alhamdulillah sekarang sudah berkembang biak hingga 70 ekor domba dengan usia rata-rata 6 sampai 7 bulan, sudah layak untuk dibeli kembali dan diberikan kepada mustahik baru," ungkap Ahmad Nabhan. Sebanyak 20 domba telah dibeli oleh BAZNAS Kaltim pada acara tersebut dan diserahkan kepada mustahik baru, termasuk mustahik binaan BAZNAS Paser. Ahmad Nabhan juga menambahkan bahwa dalam tiga bulan ke depan, BAZNAS akan membeli lagi 20 ekor domba untuk diserahkan kepada BAZNAS daerah lainnya yang siap mengelola program budidaya ini. Dalam pengelolaan program budidaya domba, Ahmad Nabhan menekankan pentingnya kesiapan dari segi kandang, lingkungan budidaya, kesehatan hewan, dan manajemen SDM agar program ini dapat berjalan dengan baik dan berdaya secara ekonomi. "Kita juga sudah berkomunikasi dengan nadzir Trubus Iman agar kedepannya dilakukan pelatihan nadzir di daerah-daerah melalui kanwil Kemenag Kaltim, agar pengelolaan wakaf dapat lebih produktif," tambahnya. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui sinergi antara berbagai lembaga dan program zakat serta wakaf yang produktif di Kalimantan Timur. (*hms/bkt/rch/mun)
BERITA09/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BANGUN EKONOMI PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO
BAZNAS KALTIM BANGUN EKONOMI PRODUKTIF MELALUI PROGRAM BENGKEL MOTOR Z-AUTO
Program Z-Auto, sebuah inisiatif usaha bengkel motor yang diresmikan pada Januari 2024 lalu, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sebanyak 10 kios bengkel telah beroperasi di berbagai daerah, termasuk Samarinda Seberang, Sambutan, Loa Bahu, Loa Bakung, Teluk Lerong, dan Sungai Kunjang. Para penerima manfaat program ini sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan uji kompetensi dari Balai Latihan Kerja (BLK). Mereka juga menerima sertifikat yang dapat digunakan untuk meningkatkan kredibilitas dan peluang mereka di dunia kerja. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Abdurrahman AR, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap UMKM di Kalimantan Timur. "Dengan adanya program ini, kami harap nantinya akan lebih banyak lagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah terbantu dan dapat mandiri. Tentu akan terus kita pantau perkembangannya," kata Abdurrahman AR. Lebih lanjut, Abdurrahman menyatakan bahwa Z-Auto adalah program pemberdayaan masyarakat yang fokus pada pengembangan keterampilan dan kompetensi. "Jadi, dengan disalurkan melalui program ini, dana zakat tidak langsung habis seperti bantuan konsumtif. Hari ini kita beri uang, besok sudah miskin kembali. Oleh karena itu, program pemberdayaan ini dapat terus menjadikan dana zakat itu berputar, tidak langsung habis," jelasnya. Bengkel Z-Auto direncanakan akan ditambah lagi agar lebih merata di seluruh daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Tentunya, penambahan ini akan melalui proses asesmen yang ketat untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan. “Program Z-Auto diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat kurang mampu di Kalimantan Timur. Dengan adanya bengkel-bengkel ini, masyarakat dapat lebih produktif dan berdaya secara ekonomi, sehingga kualitas hidup mereka meningkat,"ungkapnya.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM PERKENALKAN PRODUK MUSTAHIK BINAAN MELALUI KALA FEST
BAZNAS KALTIM PERKENALKAN PRODUK MUSTAHIK BINAAN MELALUI KALA FEST
BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur turut serta dalam Kala Fest (Kaltim Halal Festival) Road To Fesyar KTI 2024 untuk memperkenalkan produk unggulan dari mustahik binaan. Acara yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia ini berlangsung dari 30 Mei hingga 1 Juni 2024 di atrium Big Mall Samarinda, mengusung tema produk halal yang menarik perhatian masyarakat. BAZNAS Kaltim menghadirkan stand pameran yang menampilkan berbagai produk UMKM hasil karya mustahik binaan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Produk-produk tersebut antara lain beras kualitas premium Mentik Susu Wangi, bumbu masakan siap pakai, gula aren, amplang, dan kue kering olahan rumahan. Produk-produk ini merupakan hasil produksi mustahik binaan dari BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, BAZNAS Kabupaten Berau, BAZNAS Kabupaten Kutai Timur, dan BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nathan, menjelaskan bahwa partisipasi dalam pameran ini merupakan kesempatan berharga bagi BAZNAS Kaltim untuk memperkenalkan produk-produk binaan kepada masyarakat luas. "Setiap tahunnya, BAZNAS Kaltim selalu mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pameran UMKM yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, BAZNAS Kaltim turut andil dalam memperkenalkan produk karya mustahik binaan kami," ujar H. Ahmad Nathan. Selain memperkenalkan produk-produk berkualitas, BAZNAS Kaltim juga berupaya untuk mempromosikan kemandirian ekonomi para mustahik melalui program-program binaan yang didanai oleh zakat dari masyarakat Kalimantan Timur. "Ini adalah kesempatan baik bagi kita untuk memperkenalkan produk binaan. Selain itu, kami ingin memperkenalkan produk-produk hasil dari para mustahik yang dibina agar dapat mandiri secara ekonomi, tentunya melalui dana zakat yang telah dipercayakan oleh masyarakat Kalimantan Timur," tambahnya. Tidak hanya produk mustahik binaan, BAZNAS Kaltim juga membuka layanan konsultasi zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Selain itu, layanan pembayaran ZIS juga dapat dilakukan melalui layanan qriss, baik zakat maupun infak. “Dengan layanan qriss ini, tentu sejalan dengan program Bank Indonesia dalam memajukan ekonomi digital, jadi bagi yang menunaikan ZIS bisa langsung scan saja,” jelas Nabhan. Kala Fest 2024 ini menjadi platform yang ideal untuk mempromosikan produk halal dan mendukung pengembangan UMKM di Kalimantan Timur. Dengan partisipasi aktif dari BAZNAS Kaltim, diharapkan produk-produk mustahik binaan dapat semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para mustahik. (hms/bkt/rch)
BERITA02/06/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DUKUNG UMKM DI KALIMANTAN TIMUR : BAZNAS KALTIM AKAN RESMIKAN GEDUNG WORKSHOP MANIK KALTIM
DUKUNG UMKM DI KALIMANTAN TIMUR : BAZNAS KALTIM AKAN RESMIKAN GEDUNG WORKSHOP MANIK KALTIM
Pembangunan gedung untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Timur telah mencapai tahap penyelesaian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim bersama Bank Indonesia akan segera meresmikan gedung Workshop Manika, sebuah langkah besar untuk memberdayakan UMKM lokal. Gedung ini didedikasikan untuk pengerajin Manika Kaltim, sebuah usaha keluarga yang telah berdiri sejak 1995. Manika Kaltim dikenal dengan kerajinan anyaman manik khas suku Dayak, yang menghasilkan berbagai produk seperti tas, baju, gelang, masker, taplak meja, kalung, dan lainnya. Mayoritas pengrajin Manika Kaltim adalah ibu rumah tangga yang gigih dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya ini. Pembangunan gedung Workshop Manika dimulai pada Januari 2024 lalu dan telah rampung 100%. Gedung workshop ini berlokasi di Jalan KH. Harun Nafsi RT. 25 no. 45 Kelurahan Rapak dalam Kecamatan Loa Janan Ilir. Kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia dalam proyek ini menunjukkan komitmen untuk memajukan UMKM lokal, memberikan mereka tempat yang nyaman dan representatif untuk berkarya. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan mengatakan kolaborasi ini merupakan suatu bentuk dukungan kepada UMKM di Kalimantan Timur.“Kita lakukan kolaborasi dengan BI dalam pembangunan workshop Manika Kaltim ini, dan ini bentuk dukungan kita terhadap kemajuan UMKM Kaltim, tentunya juga dalam melestarikan warisan budaya,” Ujar Nabhan. Rencananya, peresmian gedung Workshop Manika akan dihadiri oleh para pengrajin Manika Kaltim, perwakilan BAZNAS Kaltim, Bank Indonesia, serta pihak terkait lainnya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung UMKM lokal untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian regional. “Jadi ini sudah selesai pembangunannya, beberapa peralatan pengerajin, dan produknya sudah juga disusun dengan rapi, jadi kita tinggal menunggu nanti bersama dengan bank Indonesia untuk segera meresmikan.” Jelas Nabhan. (hms/bkt/rch)
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PIMPINAN BAZNAS DAERAH SE-KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA : UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLAAN DANA UMAT
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PIMPINAN BAZNAS DAERAH SE-KALIMANTAN TIMUR DAN KALIMANTAN UTARA : UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGELOLAAN DANA UMAT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menjadi tuan rumah dalam acara pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi skema pimpinan BAZNAS daerah se-Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara pada Senin, (27/Mei/2024) di Hotel Fugo Samarinda. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Ahmad Nabhan, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS Ibu Sarniti, S.H.,MH, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi BAZNAS Dr. H. Muhammad Choirin, Lc., MA, jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim dan peserta Pelatihan Acara yang dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi pimpinan BAZNAS daerah. Dalam sambutannya, Prof. Nadra menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kemampuan pengurus BAZNAS dalam mengelola dana umat. "Meskipun BAZNAS adalah lembaga pemerintah, tetap harus Fastabiqul khairat, harus tetap berlomba-lomba dalam kebaikan," kata Prof. Nadra. Menurutnya BAZNAS menjadi tombak dalam mengelola dana umat. Jadi untuk mengelola dengan baik, maka harus memiliki pengurus yang baik dan kompeten juga. Menyikapi pentingnya kegiatan ini, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd, I., M.E., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus BAZNAS dalam mengelola dana umat dengan lebih baik. "Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kompetensi para amil, terutama para pimpinan BAZNAS daerah dalam memimpin lembaga masing-masing," ungkapnya. Badrus berharap dengan adanya acara ini diharapkan pimpinan dapat meningkatkan kualitas pengelola ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) di daerah masing-masing, tentunya sesuai dengan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). “Jadi dengan begitu, manfaat zakat dapat dirasakan oleh mustahik dalam menerima zakat, dan muzaki dalam menyalurkan zakat,” jelas Badrus Syamsi. Pelatihan dan sertifikasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa para pimpinan BAZNAS daerah memiliki kualifikasi yang memadai dalam mengemban amanah mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari umat Islam di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Dengan demikian, para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas layanan BAZNAS di daerah masing-masing.(*hms/bkt/rch/mna)
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS RI Dirikan Tenda Darurat dan Toilet Umum bagi Masyarakat Gaza di Rafah
BAZNAS RI Dirikan Tenda Darurat dan Toilet Umum bagi Masyarakat Gaza di Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendirikan 200 tenda darurat dan 20 toilet umum yang diperuntukkan bagi para pengungsi Palestina di Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, selain mendirikan tenda darurat dan toilet umum, BAZNAS juga menyediakan 400 matras, 400 selimut, dan 800 bantal. "Jadi, masing-masing tenda darurat memiliki 2 matras, 2 selimut, serta 4 bantal yang bisa dimanfaatkan oleh saudara-saudara kita di Rafah," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/5/2024). Dia menjelaskan, pendirian tenda darurat ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal sementara yang aman dan nyaman bagi lebih dari 800 pengungsi. "Sementara itu, fasilitas toilet umum yang dibangun diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan dan kebersihan para pengungsi, mengingat pentingnya sanitasi dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pengungsian," katanya. Kiai Noor menambahkan, bantuan tersebut berasal dari infak yang disalurkan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI, sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat di Palestina. "Kami menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk membantu rakyat Palestina yang sampai saat ini masih mendapat serangan Israel," jelasnya. BAZNAS RI, lanjut Kiai Noor, terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestina. "BAZNAS RI secara bertahap akan terus mengirim bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Palestina," tegasnya. Kiai Noor berharap, dengan bantuan tersebut, para pengungsi Palestina di Rafah dapat merasakan sedikit kelegaan di tengah situasi yang sulit. "Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada mereka, serta memberikan kemudahan bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama," harapnya.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM RESMI BERIKAN SURAT REKOMENDASI KEPADA LAZ BAITUL MAAL MUNZALAN
BAZNAS KALTIM RESMI BERIKAN SURAT REKOMENDASI KEPADA LAZ BAITUL MAAL MUNZALAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur secara resmi memberikan surat rekomendasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Bantul Maal Munzalan, Rabu, (15/05/2024). Penyerahan surat rekomendasi ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kaltim dan dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kaltim dan perwakilan dari LAZ Baitul Maal Munzalan. BAZNAS Kaltim, sebagai lembaga pemerintahan non-struktural yang bertanggung jawab dalam pengawasan dan pembinaan LAZ, selalu berkomitmen menjaga prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dalam menjalankan prinsip Aman Regulasi, BAZNAS Kaltim memastikan bahwa setiap lembaga zakat yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur telah memenuhi semua persyaratan legal dan syariah yang berlaku. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno SH, selaku penanggungjawab dalam memberikan rekomendasi, menegaskan pentingnya surat rekomendasi ini. "Setiap lembaga zakat yang berada di bawah naungan BAZNAS Kaltim harus terlebih dahulu mendapatkan surat rekomendasi sebelum resmi beroperasi," ujar Achmad Suparno. "Ini untuk memastikan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga kegiatan mereka aman dari segi syar'i, regulasi, dan kepentingan nasional." Tambah Suparno. Serah terima surat rekomendasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kaltim untuk memastikan bahwa seluruh lembaga amil zakat di wilayah Kaltim menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Achmad Suparno juga mengatakan LAZ-LAZ lainnya di Kaltim wajib memiliki surat rekomendasi dari BAZNAS Kaltim sebelum beroperasi. Ia berharap dengan ini setiap LAZ dapat menjalankan program-programnya, dan membantu BAZNAS Kaltim dalam mensejahterakan umat. “Dengan adanya surat rekomendasi ini, LAZ Baitul Maal Munzalan diharapkan dapat lebih efektif dalam menjalankan program-programnya dan memberikan kontribusi yang positif bagi masyaraka,” tambah Suparno. Pimpinan LAZ Baitul Maal Munzalan, yang menerima langsung surat rekomendasi tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kaltim. "Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kaltim. Surat rekomendasi ini sangat penting bagi kami untuk bisa beroperasi dengan sah dan teratur di Kalimantan Timur," katanya. Dengan penyerahan surat rekomendasi ini, BAZNAS Kaltim menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan filantropi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga zakat lainnya dalam menjaga integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat di Indonesia. BAZNAS Kaltim terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat melalui pengawasan dan pembinaan yang ketat, sehingga dana zakat dapat dikelola secara transparan dan akuntabel untuk kemaslahatan umat.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BUKA LAYANAN KONSULTASI DAN PEMBAYARAN ZIS DI ASRAMA HAJI BALIKPAPAN
BAZNAS KALTIM BUKA LAYANAN KONSULTASI DAN PEMBAYARAN ZIS DI ASRAMA HAJI BALIKPAPAN
Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji dan mendukung pelaksanaan rukun Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur membuka gerai layanan konsultasi dan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Asrama Haji Balikpapan. Momen bulan Dzulhijjah, yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji, menjadi waktu yang tepat bagi BAZNAS Kaltim untuk hadir lebih dekat dengan para jamaah. Gerai layanan yang dibuka sejak tanggal 13 Mei 2024 ini menawarkan berbagai layanan, mulai dari konsultasi terkait zakat, infak, dan sedekah, hingga pemahaman mendalam tentang pelaksanaan ibadah tersebut. "Kami berharap layanan ini dapat memudahkan para jamaah dalam menunaikan kewajiban berzakat serta meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah," ujar Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan. "Dengan adanya gerai ini, kami juga ingin memastikan bahwa para jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang tanpa harus khawatir tentang kewajiban ZIS mereka."kata Nabhan. Tidak hanya layanan konsultasi, BAZNAS Kaltim juga menyediakan kotak amal di beberapa titik strategis, termasuk di masjid-masjid sekitar Asrama Haji Balikpapan. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan para jamaah dalam menunaikan infak mereka, sehingga amalan mereka dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. "Penempatan kotak amal ini adalah bentuk pelayanan tambahan kami untuk mendukung para jamaah dalam beramal secara mudah dan praktis," tambah Ahmad Nabhan. "Kami mengajak seluruh calon jamaah dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya."tambahnya. BAZNAS Kaltim berharap dengan adanya layanan ini, tidak hanya membantu para jamaah haji, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih aktif dalam berzakat dan berinfak. Dukungan dari semua pihak sangat diharapkan agar upaya filantropi ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi yang membutuhkan. Melalui gerai layanan ZIS ini, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menjalankan kewajiban dan amalan ibadah yang sesuai dengan ajaran Islam. (hms/bkt/rch)
BERITA16/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN KEPADA WARGA TERDAMPAK BANJIR DI MAHAKAM ULU
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN KEPADA WARGA TERDAMPAK BANJIR DI MAHAKAM ULU
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sejak 13 Mei 2024 telah mencatatkan diri sebagai banjir terbesar yang pernah terjadi di wilayah tersebut. Akibat bencana ini, ratusan warga mengalami kerugian besar dan sangat membutuhkan bantuan, terutama kebutuhan pokok seperti sembako, air bersih, dan dapur umum. Kondisi ini memicu keprihatinan banyak pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim telah mengirimkan bantuan sebesar Rp. 50 juta melalui BAZNAS Kabupaten Mahulu untuk membantu warga terdampak banjir. Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terimbas bencana. Kepala Divisi Pengumpulan dan Pendayagunaan BAZNAS Kaltim, Muhammad Mulyono, S.H., menyatakan bahwa pihaknya terus membuka layanan donasi untuk masyarakat terdampak banjir di Mahakam Ulu. "Saat ini kami terus membuka donasi untuk masyarakat terdampak banjir di Mahakam Ulu, dan tentu kami terus berkoordinasi dengan BAZNAS Mahakam Ulu, agar nantinya dapat langsung ke lapangan untuk menindaklanjutinya," ujar Mulyono. Ia menambahkan bahwa kondisi banjir saat ini sudah mulai surut dan beberapa wilayah telah ditinjau oleh BAZNAS Mahulu. Pada tahap awal, beberapa warga sudah menerima bantuan berupa makanan siap saji seperti nasi bungkus dan sembako. "Alhamdulillah, untuk beberapa wilayah sudah ditangani oleh BAZNAS Mahakam Ulu, langsung ke lapangan. Selanjutnya, kami akan terus memantau perkembangannya," tambah Mulyono. Banjir yang melanda Mahulu ini menjadi sorotan banyak pihak, mengingat dampaknya yang cukup luas dan merugikan. Bantuan dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu masyarakat bangkit kembali pasca-bencana. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, BAZNAS Kaltim membuka layanan donasi dan berkoordinasi langsung dengan BAZNAS Mahakam Ulu untuk penyalurannya. Dengan upaya bersama, diharapkan masyarakat terdampak banjir di Mahulu dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal. BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Mahulu terus berupaya memberikan yang terbaik bagi para korban bencana ini.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
PEMBERANGKATAN HAJI KALTIM: BAZNAS KALTIM SIAPKAN LAYANAN KHUSUS DI ASRAMA HAJI
PEMBERANGKATAN HAJI KALTIM: BAZNAS KALTIM SIAPKAN LAYANAN KHUSUS DI ASRAMA HAJI
Sebanyak 2.723 calon jemaah haji (CJH) dari Kalimantan Timur (Kaltim) bersiap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Pemberangkatan ini terbagi dalam 19 kloter yang dimulai pada 14 Mei 2024 dan berakhir pada 10 Juni 2024. Kloter pertama resmi diberangkatkan pada Selasa (14/5/2024). Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh PJ Gubernur Kaltim, Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan, Masrivani, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim yang terdiri dari Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I.,M.E, dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno. Dalam sambutannya, PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menghimbau kepada seluruh jamaah agar saling tolong-menolong selama di Baitullah. "Bantu sesama jamaah agar ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat. Saya juga mendoakan semoga para jamaah menjadi haji yang mabrur," katanya. Sementara itu Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan harapannya agar para jemaah yang terpanggil untuk menunaikan ibadah haji tahun ini dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan penuh khusyuk. "Doa dan dukungan dari keluarga dan masyarakat mengiringi langkah mereka menuju Baitullah," ujarnya. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kaltim membuka layanan konsultasi dan penunaian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Asrama Haji Balikpapan. Layanan ini diharapkan dapat memfasilitasi para jemaah dalam memenuhi rukun Islam selama berada di Tanah Suci. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perjalanan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa berkah bagi seluruh jemaah.
BERITA14/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM HADIRI SOSIALISASI BANTUAN HIBAH PEMPROV KALTIM DI BALIKPAPAN
BAZNAS KALTIM HADIRI SOSIALISASI BANTUAN HIBAH PEMPROV KALTIM DI BALIKPAPAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur menghadiri agenda pengarahan bantuan hibah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada para calon penerima hibah. Acara yang berlangsung pada Senin, (06/05/2024) di Asrama Haji Balikpapan ini dihadiri oleh berbagai lembaga keagamaan dan kemasyarakatan. Pada sosialisasi tersebut, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, turut hadir dan memberikan presentasi mengenai kinerja BAZNAS dalam mengelola dana ummat. Dalam paparannya, Badrus Syamsi menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak agar BAZNAS dapat terus menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi mitra pemerintah dalam mengatasi masalah kemiskinan, termasuk kasus stunting di Kalimantan Timur. "Kami berharap BAZNAS Kaltim dapat terus diberikan dukungan dalam melaksanakan tugasnya. Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan, salah satunya dengan menangani kasus stunting di Kalimantan Timur," ujar Badrus Syamsi. Ia juga menegaskan komitmen BAZNAS Kaltim dalam mengelola dana hibah dengan amanah, berpegang pada prinsip 3A BAZNAS yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. "Kami akan memastikan bahwa dana hibah ini dikelola dengan amanah dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan," tambahnya. Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, yang juga hadir dalam acara tersebut, mengingatkan pentingnya dampak bantuan yang diberikan kepada lembaga keagamaan dan kemasyarakatan. Menurutnya, bantuan tersebut harus mampu berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting. "Kalau lembaga keagamaan dan kemasyarakatan bisa membangun masjid dan gereja itu biasa. Tapi kalau mereka juga bisa bantu pemerintah atasi stunting dan kemiskinan, itu baru luar biasa," kata Akmal Malik. Akmal Malik menjelaskan bahwa pemerintah memberikan bantuan kepada lembaga keagamaan dan kemasyarakatan karena tidak mungkin membangun daerah ini sendiri. "Pemerintah sangat membutuhkan dukungan dan bantuan masyarakat. Oleh karena itu, lembaga-lembaga kemasyarakatan yang nantinya diberi bantuan oleh Pemprov Kaltim diharapkan bisa membantu pemerintah, minimal untuk penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan," tambahnya. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai lembaga dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Timur. (hms/bkt/rch)
BERITA06/05/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN RAMADHAN KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI BALIKPAPAN
BAZNAS KALTIM SALURKAN BANTUAN RAMADHAN KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI BALIKPAPAN
Dalam momentum Pengajian Amaliah di Auditorium Balai Kota Balikpapan Kamis (28/03/2024), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara simbolis menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Kota Balikpapan berupa Paket Ramadhan Bahagian senilai Rp. 56,1 juta kepada 102 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak kebakaran. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Direktur Pelaksana Munawarah, S.Sos.I, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin S.T., M.T. Dalam pernyataannya, Sekda Muhaimin menyampaikan bahwa bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah dan ampunan, di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki kualitas spiritual dan moral. "Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kaltim atas bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran selama bulan Ramadan ini," ujar Sekda Muhaimin. Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos., juga menambahkan, "Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Kalimantan Timur yang memang harus disalurkan. Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran, terutama kebutuhan pangan dan sembako yang sangat dibutuhkan selama bulan Ramadan ini." Bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kaltim terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi sulit seperti korban kebakaran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada korban untuk menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan.
BERITA28/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
DUKUNGAN BAZNAS KALTIM DALAM PROGRAM ISBAT NIKAH DAN NIKAH MASSAL DI LAPAS KELAS II A SAMARINDA
DUKUNGAN BAZNAS KALTIM DALAM PROGRAM ISBAT NIKAH DAN NIKAH MASSAL DI LAPAS KELAS II A SAMARINDA
Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HPB) ke-60, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Timur-Kalimantan Utara menggelar peluncuran program Isbat Nikah dan Nikah Massal bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Kamis, (25/04/2024) di Lapas Kelas II A Samarinda. Program ini merupakan inisiasi dari Kemenkumham, bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim, Kementerian Agama Kota Samarinda, dan Pengadilan Agama Kota Samarinda. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman AR, Kepala Kantor Kemenkumham Kaltim Gun Gun Gunawan, serta berbagai kepala divisi dan Unit Pelaksana Teknis di wilayah Samarinda, Tenggarong, dan Balikpapan. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenkumham Kaltim Gun Gun Gunawan menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi WBP terkait status pernikahan mereka. “Kegiatan ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mencakup empat aspek penting: kehadiran negara dalam pemenuhan hak masyarakat, ketenangan bagi kedua belah pihak karena pengesahan yang jelas, dan sebagai pembelajaran bagi WBP serta keluarganya,” ujarnya. Lebih lanjut, Gun Gunawan menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata upaya reintegrasi sosial bagi WBP. Dengan administrasi kependudukan yang jelas dan diakui secara hukum, kualitas hidup keluarga WBP diharapkan meningkat ketika mereka kembali ke masyarakat. Selain Isbat Nikah dan Nikah Massal, kegiatan ini juga mencakup sunatan massal bagi WBP yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Tenggarong. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan dalam sambutannya mengapresiasi Kemenkumham yang telah memprakarsai kegiatan ini. “BAZNAS Kaltim mendukung penuh program ini dan membantu dalam pembiayaan pernikahan serta proses administrasinya. Masih banyak warga binaan yang belum memiliki buku nikah karena berbagai alasan, termasuk pernikahan siri atau ketidakmampuan menikah secara resmi. Oleh karena itu, banyak yang perlu dibantu,” kata Nabhan. Pada program ini, dari 14 orang yang akan mengikuti nikah massal, baru satu pasangan yang siap melangsungkan pernikahan. Untuk pasangan yang tidak mampu, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk mendukung pembiayaannya. Program ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi WBP, baik dari segi kesehatan maupun aspek spiritual. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kaltim, diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan memberikan harapan baru bagi warga binaan pemasyarakatan.
BERITA25/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BANGUN KERJASAMA STRATEGI DAN SYIAR ZAKAT PMII AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE BAZNAS KALTIM
BANGUN KERJASAMA STRATEGI DAN SYIAR ZAKAT PMII AUDIENSI DAN SILATURAHMI KE BAZNAS KALTIM
Wakil Ketua IV Bidang SDM, ADM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., menyambut baik audiensi yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terkait kolaborasi dalam kegiatan promosi dan syiar zakat di Kalimantan Timur. Dalam wawancara Rabu, (25/04/2024) Achmad Suparno mengungkapkan pentingnya strategi dalam mencapai target penghimpunan zakat. "Dengan adanya audiensi ini, kami berharap dapat membangun kerjasama yang erat dengan PMII serta melibatkan mahasiswa dalam upaya syiar zakat," ujar Suparno. “Jadi dari audiensi bersama dengan mahasiswa PMII, disamping mengajak kolaborasi dalam kegiatan pengumpulan dan pendistribusian, mereka ingin meminta dukungan dan partisipasi untuk kegiatan kaderisasi.” Jelas Suparno. Menurutnya, PMII sebagai organisasi mahasiswa yang besar memiliki potensi untuk menghubungkan BAZNAS Kaltim dengan berbagai pihak terkait, baik dari sektor korporasi maupun pemerintahan. "Target penghimpunan zakat tahun ini di BAZNAS RI adalah sebesar 20 miliar, namun potensi zakat di Kalimantan Timur jauh lebih besar dari itu," papar Suparno. Ia menambahkan bahwa hanya dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja, potensi penghimpunan zakat sudah sangat signifikan jika dimaksimalkan. Lebih lanjut, Suparno menjelaskan bahwa BAZNAS Kaltim saat ini sedang memfokuskan upaya penghimpunan zakat melalui OPD. Namun, ia berencana untuk melibatkan mahasiswa dalam strategi tersebut secara bertahap. Achmad Suparno berharap kolaborasi dengan PMII dapat membawa dampak positif dalam menggalang partisipasi masyarakat dalam penghimpunan zakat di Kalimantan Timur. Audiensi antara PMII dengan BAZNAS Kaltim ini menandai langkah awal untuk menjalin kerjasama yang kuat dalam upaya memajukan syiar zakat di wilayah tersebut.
BERITA24/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZIS DI BAPPEDA KALTIM
OPTIMALISASI PENGUMPULAN ZAKAT: BAZNAS KALTIM SOSIALISASI TATA KELOLA ZIS DI BAPPEDA KALTIM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun 2024 melalui sosialisasi di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (23/04/2024), ruang Poldas BAPPEDA Samarinda. Turut hadir Kepala BAPPEDA Yusliando, ST, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman, AR, Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H. ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mispoyo, S.Pd, M.Pd, bendahara UPZ Sri Hartati, S.Sos, serta seluruh pegawai BAPPEDA Kaltim. Dalam sambutannya, Kepala BAPPEDA Yusliando menyambut baik sosialisasi ini. Ia menjelaskan bahwa BAPPEDA Kaltim telah membentuk UPZ untuk memfasilitasi pegawai yang ingin menyalurkan zakatnya. “Tujuan dari UPZ ini adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan ZIS di kalangan pegawai BAPPEDA, dengan harapan mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun ini,” kata Yusliando. Kepala BAPPEDA juga menghimbau kepada para pegawainya untuk menunaikan zakat profesinya bagi yang sudah mencapai nishab melalui BAZNAS Kaltim. Dan bagi yang belum mencapai nishab dapat menunaikan infaknya. Tentunya dikelola secara amanah, dan profesional agar dan zakat dapat disalurkan sesuai dengan peruntukannya. “Jadi kami himbau, kepada para pegawai yang gajinya sudah mencapai 6,8 juta atau sesuai nishab zakat, untuk menunaikan zakatnya. Dan insyaAllah kita sama-sama kelola secara amanah melalui UPZ dan tetap berkoordinasi melalui BAZNAS Kaltim,” tambahnya. Sementara itu Wakil Ketua BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman, AR, menjelaskan pentingnya menunaikan zakat sebagai pembersih harta dan menjelaskan tugas serta fungsi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. “Kami menekankan bahwa dalam pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kaltim, berpegang pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), tentunya prinsip ini sebagai komitmen kita sebagai lembaga yang mengelola dana umat secara transparan dan amanah,” jelas Abdurrahman. Menurut nya perlu adanya komitmen bersama antara UPZ dan BAZNAS Kaltim untuk meningkatkan kesadaran dan efektivitas dalam pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah di Provinsi Kalimantan Timur, dengan harapan dapat memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan ini Wakil Ketua IV Achmad Suparno, SH menambahkan jika hak keuangan pimpinan BAZNAS Kaltim telah diatur oleh peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 40 Tahun 2022 tentang Hak Keuangan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur. Sehingga pimpinan tidak lagi menggunakan dana amil untuk hak keuangannya. “Jadi kami pimpinan sumber gajinya tidak dari dana amil atau diambil dana zakat, jadi insyaAllah dengan adanya peraturan ini masyarakat tidak perlu lagi mempertanyakan atau khawatir akan adanya penyalahgunaan dana zakat,” tambahnya. Sementara itu, Bendahara UPZ BAPPEDA, Sri Hartati, mengatakan jika sudah banyak partisipasi pegawai yang menunaikan ZIS melalui UPZ BAPPEDA, namun juga mengingatkan kepada yang belum agar mengikuti himbauan Gubernur Kaltim Nomor 8 Tahun 2021 tentang pentingnya menunaikan zakat profesi bagi ASN yang telah mencapai nishabnya melalui BAZNAS Kaltim. “Beberapa pegawai sudah ada yang menunaikan infaknya, tentu ini juga mengacu pada himbauan gubernur nomor 8 tahun 2021 dan juga melalui himbauan kepala BAPPEDA diharapkan pengumpulan pada tahun ini lebih maksimal,” jelas Hartati.
BERITA23/04/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS KALTIM BERI SANTUNAN KEPADA 250 ANAK YATIM PADA ACARA YATIM FESTIVAL 2024
BAZNAS KALTIM BERI SANTUNAN KEPADA 250 ANAK YATIM PADA ACARA YATIM FESTIVAL 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Yatim Festival pada Sabtu (30/03/2024) di Atrium Big Mall Samarinda. Acara ini merupakan bagian dari program Bahagia Anak Sholeh yang bertujuan untuk memberikan santunan kepada 250 anak yatim. Turut hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan H. Badrus Syamsi, S.Pd.I.,M.E, serta perwakilan dari Bank Syariah Indonesia, Bank Kaltimtara Syariah, PT. Kumala Naga, dan Bank Syariah Indonesia Area Manager Kaltimtara Wawan Purwantoro dan 250 anak yatim. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. Abdurrahman, AR, menyampaikan terima kasih kepada para sponsorship yang telah mendukung acara ini, termasuk Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, Bank Kaltimtara Syariah, Bank Syariah Indonesia, Bank Maybank, Bank CIMB Niaga Syariah, dan PT. Kumala Naga. Program ini merupakan bagian dari dedikasi BAZNAS Kaltim dalam membantu anak-anak yatim. "Hari ini kami mengadakan Yatim Festival sebagai bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yatim. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk membantu sesama, khususnya anak-anak yatim," ujar Dr. H. Abdurrahman, AR. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menambahkan bahwa santunan kepada anak-anak yatim mencakup tabungan pendidikan dan transportasi senilai Rp500 ribu dalam bentuk rekening. Anak-anak yang belum memiliki tabungan akan diberikan buku tabungan, sehingga dana yang disalurkan dapat diterima langsung oleh penerima. Selain itu, mereka juga diberikan kaos, bingkisan, dan konsumsi untuk buka puasa. “Acara ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk berbagi kepada sesama, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Nabhan.Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan juga mengajak para mitra untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan BAZNAS Kaltim di masa mendatang. “Melalui kegiatan ini, kami juga berharap dapat menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi anak-anak yatim, dan berharap dapat menggerakan masyarakat di Kalimantan Timur untuk mendukung kegiatan penyaluran BAZNAS Kaltim lainnya.
BERITA30/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
OPTIMALKAN POTENSI ZAKAT DI KALIMANTAN TIMUR: PENJABAT GUBERNUR DAN BAZNAS KALTIM AJAK MASYARAKAT AKTIF BERZAKAT DI BAZNAS KALTIM
OPTIMALKAN POTENSI ZAKAT DI KALIMANTAN TIMUR: PENJABAT GUBERNUR DAN BAZNAS KALTIM AJAK MASYARAKAT AKTIF BERZAKAT DI BAZNAS KALTIM
Dalam upaya memaksimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) K BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menyelenggarakan Kaltim Berzakat, penyerahan zakat oleh Penjabat Gubernur, dan pejabat pemerintah serta muzaki lainnya pada Rabu, (27/03/2024) di Gedung Olah Bebaya Samarinda. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Provinsi Kalimantan Timur Dasmiah dan jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Penjabat Gubernur Kaltim Dr. Drs. Akmal Malik dalam sambutannya mengatakan, dalam optimalisasi pengumpulan zakat di BAZNAS Kaltim harus terus menggunakan metode yang inovatif. Menurutnya, BAZNAS Kaltim harus terus menggunakan pendekatan yang luar biasa untuk mencapai target pengumpulan zakat. Salah satu langkah yang diusulkan adalah dengan memperhatikan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (HKPN) sebagai acuan dalam setiap instansi, lembaga, dan perusahaan di Kalimantan Timur. Hal ini diharapkan dapat membantu para muzaki untuk memahami kewajiban zakat yang harus mereka keluarkan.“Potensi zakat kita besar. Kuncinya bagaimana BAZNAS bisa melakukan konsolidasi kelembagaan dan tata kelola. Pemprov siap membantu, kita himpun perusahaan yang punya IUP. Termasuk OPD dan mitra-mitra di bawahnya. Seperti Dinas ESDM, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, atau Biro Perekonomian yang menaungi perbankan dan Dinas Kesehatan yang menaungi rumah sakit,” kata Akmal Malik.Pj Gubernur Akmal Malik mengatakan akan segera mengeluarkan surat edaran tentang kewajiban membayar zakat penghasilan, zakat harta, dan zakat lainnya melalui BAZNAS Kaltim.“Ya, setelah ini nanti bersama dengan bu Sekda akan membuat surat edaran kepada seluruh OPD, ada 34 OPD, dan juga meminta kepada pak Kadis Pendidikan untuk segera membentuk UPZ di sekolah-sekolah agar anak-anak nanti diajari untuk berproses dan membangun kesadaran bahwa membayar merupakan kewajiban," ungkap Akmal Malik. Selain itu, Akmal Malik juga mengajak masyarakat Kalimantan Timur untuk aktif menunaikan zakat melalui BAZNAS Kaltim, baik itu zakat maal, zakat fitrah, maupun zakat lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan harapannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam memberikan zakat. Menurutnya, dengan banyaknya dana zakat yang terkumpul, banyak manfaat yang dapat diberikan kepada saudara-saudara yang membutuhkan. "Pada tahun 2023, BAZNAS Kaltim berhasil mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar 14,4 miliar rupiah. Dana ini telah disalurkan melalui berbagai program, termasuk Program Pendidikan, Kesehatan, Kemanusiaan, Ekonomi, dan Dakwah serta Advokasi," papar Ahmad Nabhan. Lebih lanjut, Ahmad Nabhan juga mengungkapkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan selama Bulan Ramadhan tahun 2024. Di antaranya adalah pembagian takjil gratis kepada 125 orang setiap hari, santunan dan buka puasa bersama anak yatim dhuafa sebanyak 250 orang, serta pembagian Paket Ramadhan Bahagia kepada 4.000 penerima manfaat. Program ini mencakup bantuan kepada BAZNAS Kabupaten/Kota Sekaltim, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada kantor/dinas/badan setingkat provinsi, dan para mustahik yang telah terdaftar. Dengan terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat dan melalui kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan BAZNAS Kaltim dapat terus memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA27/03/2024 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →