WhatsApp Icon
BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

BALIKPAPAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, turut menghadiri agenda Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelaksanaan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sakura RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan tersebut merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur. Agenda ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya jajaran Polda Kaltim, rumah sakit, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PT Jasa Raharja, serta mitra terkait. 

Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan yang berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat.

Selama ini, BAZNAS Kaltim telah membangun sinergi dengan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur, termasuk RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Kerja sama tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Kaltim dalam memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa meskipun BAZNAS Kaltim tidak menjadi pihak yang secara langsung menandatangani PKS pada agenda tersebut, BAZNAS tetap memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“BAZNAS Kaltim memang tidak secara langsung menjadi bagian dari PKS ini. Namun, kami tetap mendukung setiap program yang membawa kemaslahatan bagi umat, terlebih dalam hal penanganan korban kecelakaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Nabhan.

Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi hal penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

“Selama ini BAZNAS Kaltim juga telah bersinergi dengan Dinas Kesehatan maupun rumah sakit dalam berbagai program kesehatan. Karena itu, kami tentu mendukung langkah-langkah yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Timur,” lanjutnya.

Dalam agenda tersebut, Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, drg. Ahmad Jais, M.H., MARS, dalam laporannya menjelaskan bahwa layanan satu pintu tersebut dikembangkan melalui inovasi SI JAKA (Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas).

SI JAKA dirancang untuk mengintegrasikan proses pelayanan dan administrasi penjaminan korban kecelakaan lalu lintas. Sistem tersebut menjadi bagian dari ekosistem layanan yang mencakup petugas pelayanan Sahabat LAKA, Ruangan Bersama sebagai ruang layanan terpadu, serta aplikasi SI JAKA sebagai sistem pendukung pelayanan.

Melalui sistem tersebut, proses yang sebelumnya membutuhkan koordinasi antarinstansi diupayakan menjadi lebih terintegrasi, mulai dari penerimaan korban, verifikasi data, penginputan ke sistem penjaminan, pelaporan hingga koordinasi dengan instansi terkait.

RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan juga ditetapkan sebagai rumah sakit percontohan atau pilot project dalam penerapan Layanan Satu Pintu Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas. Selanjutnya, penerapan layanan tersebut akan dikembangkan secara bertahap pada rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sesuai hasil evaluasi dan kesiapan masing-masing rumah sakit.

Menariknya, dalam pengembangan ke depan, pengelolaan aplikasi SI JAKA direncanakan melibatkan Tim Gabungan Pengelola Aplikasi yang terdiri atas unsur Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur, PT Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS, serta rumah sakit pengguna aplikasi.

Bagi BAZNAS Kaltim, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari ruang sinergi antarlembaga dalam mendukung pelayanan publik, tanpa mengurangi peran dan kewenangan masing-masing lembaga.

Ahmad Nabhan menegaskan bahwa BAZNAS Kaltim akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Prinsipnya, BAZNAS akan terus mendukung apa yang menjadi kemaslahatan umat. Apalagi jika program tersebut menyangkut pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus diperkuat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dukungan BAZNAS Kaltim terhadap sektor kesehatan merupakan bagian dari komitmen agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan merata oleh masyarakat di Kalimantan Timur.

“Harapan kami, berbagai bentuk kerja sama yang sudah terjalin dengan rumah sakit dan instansi terkait dapat terus berkembang. BAZNAS Kaltim ingin hadir sebagai mitra yang dapat memberikan kontribusi sesuai dengan peran dan kemampuan lembaga,” tuturnya.

Agenda penandatanganan PKS ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur, para pejabat utama Polda Kaltim, kepala rumah sakit, kepala satuan lalu lintas, serta perwakilan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PT Jasa Raharja dan mitra lainnya. Daftar undangan resmi juga mencantumkan pimpinan sejumlah rumah sakit pemerintah di Kalimantan Timur. 

 

Melalui kehadiran dan dukungan tersebut, BAZNAS Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam berbagai upaya kolaboratif yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan dan pelayanan sosial di Kalimantan Timur.

16/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Respons Dampak Kemarau, BAZNAS Kaltim dan Pemprov Kaltim Salurkan 10 Ton Beras untuk warga di daerah Mahakam Ulu

SAMARINDA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 10 ton beras untuk masyarakat yang terdampak musim kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Sabtu, (29/08/2026).

Bantuan logistik pangan tersebut disalurkan melalui jalur darat menggunakan armada truk menuju kawasan Mahakam Ulu. Penyaluran bantuan ini dikawal langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, di antaranya Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dan Wakil Ketua IV Achmad Suparno, S.H.

Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan bentuk kepedulian bersama atas kesulitan yang dialami warga akibat kemarau panjang. Surutnya aliran Sungai Mahakam telah menghambat jalur transportasi air yang menjadi akses vital distribusi logistik, sehingga memicu lonjakan harga bahan pokok serta kelangkaan air bersih di wilayah tersebut.

"Dampak musim kemarau ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat di Mahakam Ulu, khususnya warga di wilayah hulu seperti Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai, serta kawasan ibu kota kabupaten di Long Bagun. Oleh karena itu, BAZNAS Kaltim bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ujar Ahmad Nabhan saat pelepasan bantuan di Samarinda.

Ahmad Nabhan menambahkan, pengiriman beras dilakukan melalui jalur darat untuk memastikan logistik tiba dengan aman dan tepat sasaran. "Bantuan beras ini disalurkan lewat jalur darat menggunakan truk. Kami dari jajaran pimpinan BAZNAS Kaltim juga turut mengawal langsung proses pengirimannya hingga sampai ke lokasi penyaluran," tegasnya.

Bantuan pangan sebanyak 10 ton tersebut nantinya disalurkan secara sinergis melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan BAZNAS Kabupaten Mahakam Ulu. Bantuan ditargetkan menjangkau 1.000 mustahik, di mana masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan alokasi 10 kg beras.

Melalui sinergi antara Pemprov Kaltim, BAZNAS Kaltim, dan Pemkab Mahulu, diharapkan bantuan logistik ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat terdampak serta menekan dampak krisis ekonomi dan sosial akibat bencana musim kemarau di wilayah perbatasan Kalimantan Timur tersebut.

29/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Melunasi Biaya Pengobatan Luka Bakar Nabila, Putri Penjual Roti Keliling Asal Paser

BALIKPAPAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan biaya pengobatan dan perawatan medis kepada Nabila Desty Nurillah (18), warga Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, yang mengalami musibah luka bakar akibat kebocoran gas kompor.

Musibah tersebut terjadi saat Nabila hendak memasak. Kompor yang mengalami kerusakan memicu kebocoran gas, sehingga saat pemantik dinyalakan, api dengan cepat menyambar bagian wajah dan kedua tangan korban. Nabila dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dan langsung mendapatkan penanganan darurat di Intesive Care Unit (ICU) serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Berdasarkan hasil diagnosis medis, Nabila mengalami combustio (luka bakar) derajat IIA sebesar 9% pada regio wajah serta antebrachii dextra-sinistra (lengan bawah kanan dan kiri) yang masuk dalam kategori critical area. Kondisi tersebut mengharuskannya menjalani tindakan operasi dan rawat inap intensif di RSKD Balikpapan sejak 5 hingga 13 Agustus 2026.

Namun, kendala biaya membentangi proses pemulihannya. Nabila belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, sementara sang ayah, Achmad Waris, hanyalah seorang penjual roti keliling yang telah melakoni profesinya selama 10 tahun dengan penghasilan tidak menentu. Meski sempat mendapat pinjaman pinjam-meminjam bantuan dari kerabat, jumlah tersebut belum mencukupi tagihan tindakan medis dan perawatan rumah sakit.

Menanggapi kondisi darurat muzaki dan mustahik tersebut, BAZNAS Kaltim bergerak cepat menyalurkan bantuan penanganan kesehatan secara langsung melalui pihak rumah sakit untuk melunasi biaya operasi, perawatan medis, hingga kebutuhan akomodasi pendampingan selama di Balikpapan.

Ayah korban, Achmad Waris, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para muzaki yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kaltim serta seluruh donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di saat kesulitan. Semoga menjadi amal ibadah, mendapat keberkahan, serta kelancaran rezeki bagi para donatur. Semoga keberadaan BAZNAS Kaltim dapat terus membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkap Achmad Waris.

Secara terpisah, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan program Kaltim Sehat ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki, termasuk para pegawai dan aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kaltim.

"Bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi program kesehatan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis mendesak. Mayoritas permohonan yang masuk melalui kerjasama RSKD Balikpapan memang berasal dari keluarga berpenghasilan tidak menentu dengan biaya pengobatan tinggi yang tidak ditanggung oleh BPJS," jelas Ahmad Nabhan.

Ahmad Nabhan juga mendoakan agar Ananda Nabila dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Pihaknya menegaskan komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus hadir merespons cepat setiap permasalahan sosial dan kesehatan yang dihadapi warga kurang mampu di Kalimantan Timur.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gelar RAKORDA dan BSD, Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat dan Ekonomi Umat

SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) dan BAZNAS Strategic Development (BSD) tahun 2026. Acara yang menjadi momentum strategis bagi tata kelola zakat di Kalimantan Timur ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Selasa (11/8/2026).

Dalam laporannya, Pimpinan BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, memaparkan capaian membanggakan terkait penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dan DSKL yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data BAZNAS Kaltim, penghimpunan dana mengalami kenaikan signifikan setiap tahunnya, mencapai Rp20,6 miliar pada tahun 2025. Hingga Juli 2026, angka penghimpunan bahkan telah menyentuh Rp19,05 miliar.

"Peningkatan ini merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh serta komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah memberikan pelayanan terbaik. Capaian ini juga didukung dengan perbaikan administrasi dan tata kelola yang transparan, terbukti dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik secara berturut-turut," ujar Ahmad Nabhan.

Wakil Gubernur Kaltim, Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Kaltim. Ia menegaskan bahwa zakat adalah instrumen krusial dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendukung penguatan zakat. Saya mengajak seluruh pimpinan Forkopimda dan instansi terkait untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kaltim. Dengan zakat yang terhimpun, kita dapat fokus pada pemberdayaan UMKM agar manfaatnya lebih luas, nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat kecil," tegas Wagub Seno Aji.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menekankan pentingnya sinergi kelembagaan. Menurutnya, pengelolaan zakat tidak boleh stagnan dan harus terus ditumbuhkan, baik dari sisi penghimpunan maupun pendayagunaan.

"Pengelolaan zakat yang profesional memiliki dampak langsung bagi pembangunan daerah. BAZNAS harus terus bertransformasi agar setiap rupiah zakat yang disalurkan dapat menjadi solusi bagi pengentasan kemiskinan dan mendukung program-program pembangunan daerah secara terukur," jelas Zainut Tauhid.

Kegiatan RAKORDA dan BSD 2026 ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026, dengan melibatkan pimpinan BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Forum ini diharapkan mampu merumuskan langkah taktis dalam memperkuat kelembagaan serta mengintegrasikan program pendayagunaan zakat yang lebih berdampak bagi kesejahteraan umat di Kalimantan Timur.

10/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Pengelolaan ZIS dan Perluasan Program Sosial, Gubernur Kaltim Beri Arahan Strategis untuk BAZNAS Kaltim

SAMARINDA — Jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar audiensi bersama Gubernur Kalimantan Timur di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21/07/2026). Pertemuan strategis ini diselenggarakan untuk bersilaturahmi, memaparkan laporan kinerja semester berjalan, sekaligus memohon bimbingan, evaluasi, serta arahan langsung dari Gubernur selaku pimpinan pemegang kebijakan tertinggi di daerah.

Suasana pertemuan yang berlangsung di ruang kerja gubernur tersebut tampak begitu hangat, cair, dan penuh keakraban. Gubernur tampak antusias berdialog interaktif dengan jajaran pimpinan BAZNAS dan manajemen rumah sakit, menyelipkan beberapa gurauan ringan yang mencairkan suasana namun tetap sarat akan makna dan evaluasi konstruktif.

Agenda penting ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Aji Muhammad Fitra Firnanda, S.T., M.M., serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Timur Dr. Hj. Dasmiah, S.Pd., M.A.P. Hadir pula Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim H. Miswan Thahadi, M.Pd.I., Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H., Kepala Dinas Kesehatan Dr. dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ., M.Kes., MARS, serta Direktur RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan drg. Ahmad Jais, M.H., MARS beserta jajaran.

Dalam pemaparannya, pimpinan BAZNAS Kaltim menyampaikan capaian penghimpunan dana ZIS yang telah mencapai Rp18,6 miliar dengan realisasi pendistribusian menyentuh angka Rp19,1 miliar, yang ditopang dari sisa saldo tahun sebelumnya guna mengantisipasi kebutuhan momentum Ramadan. Selain itu, BAZNAS Kaltim turut melaporkan raihan Indeks Zakat Nasional (IZN) tertinggi secara nasional dengan skor 0,90 berkategori sustainable dari BAZNAS RI, serta rencana strategis pembangunan rumah singgah di Balikpapan bagi pasien RSKD beserta keluarga.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Kaltim menyambut baik berbagai ikhtiar dan program kemaslahatan yang dihadirkan, sekaligus membagikan banyak masukan konstruktif sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola zakat di Benua Etam.

"Kita tentu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur yang selalu menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat. Terkait rencana pembangunan rumah singgah, kita menyambut baik dan perlu berdiskusi mengenai peletakannya agar rumah ini bukan sekadar tempat bermalam, tetapi menghadirkan harapan bagi pasien dan keluarganya untuk berjuang mendapatkan kesembuhan," ujar Gubernur.

Gubernur juga menekankan agar BAZNAS Kaltim ke depan dapat memperluas cakupan pendekatan, tidak terbatas pada jalur religius semata, melainkan merambah ke ranah sosial-ekonomi yang lebih luas melalui mapping program yang matang di mana BAZNAS berperan aktif dalam menghimpun data di lapangan. Guna mengoptimalkan potensi zakat korporasi—khususnya dari sektor perkebunan berskala besar dan pertambangan—Gubernur berharap BAZNAS Kaltim dapat dilibatkan dan membersamai seluruh agenda serta rangkaian kegiatan kunjungan kerja kepala daerah bersama dinas teknis terkait.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan mendalam atas waktu, perhatian, serta seluruh arahan berharga yang telah diberikan oleh Gubernur beserta jajaran pemprov.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan langsung dari Bapak Gubernur. Seluruh masukan dan evaluasi yang disampaikan menjadi momentum penting bagi kami di BAZNAS Kaltim untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS, serta memperluas jangkauan kolaborasi agar manfaat zakat semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Timur," ungkap H. Badrus Syamsi.

Kehangatan pertemuan tersebut kemudian berlanjut ketika azan berkumandang. Gubernur bersama seluruh tamu undangan dan jajaran BAZNAS beranjak bersama menuju Masjid Nurul Mukminin di lingkungan kompleks kantor gubernur untuk melaksanakan sholat berjamaah. Usai menunaikan ibadah, Gubernur menjamu seluruh rombongan untuk menikmati makan siang bersama di ruang VIP Odah Etam. 

Di sela-sela santap siang yang penuh kekeluargaan tersebut, suasana diskusi tetap mengalir cair. Pembicaraan kemudian dilanjutkan kembali secara lebih mendalam guna memantapkan rencana teknis pembangunan Rumah Singgah di RSKD Balikpapan, sebelum akhirnya rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kaltim 2026 yang dijadwalkan pada Agustus mendatang. Seluruh rangkaian agenda ini semakin mempertegas komitmen BAZNAS Kaltim untuk terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

21/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kaltim

Berita Terbaru

Sinergi Perkuat Ekosistem Halal, BAZNAS Kaltim Paparkan Peran Strategis Zakat di Kaltim Halal Festival 2026
Sinergi Perkuat Ekosistem Halal, BAZNAS Kaltim Paparkan Peran Strategis Zakat di Kaltim Halal Festival 2026
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan peran aktifnya dalam memperkuat ekonomi syariah di Benua Etam. Kali ini, BAZNAS Kaltim hadir sebagai narasumber dalam gelaran Kaltim Halal Festival (Kala Fest) 2026, festival ekonomi syariah terbesar di Kalimantan Timur yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Kaltim. Bertempat di Masjid Raya Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda pada Sabtu (12/06/2026), agenda tahunan ini bertujuan untuk memperkokoh ekosistem halal, mendukung UMKM lokal, serta mengampanyekan gaya hidup halal di tengah masyarakat Kalimantan Timur. Hadir mewakili BAZNAS Kaltim, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E., memaparkan bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bertransformasi menjadi penggerak ekonomi riil. Beliau menekankan bahwa kolaborasi erat dengan Bank Indonesia telah melahirkan berbagai produk ekonomi, baik di sektor ekonomi kreatif maupun produktif. "Dana ZIS yang kami kelola bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan modal kemandirian. Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS telah mencetak produk-produk ekonomi yang mampu bersaing, yang mana ini merupakan hasil sinergi berkelanjutan kami bersama Bank Indonesia Kpw Kaltim," ujar H. Badrus Syamsi. Selain aspek pemberdayaan, H. Badrus juga menyoroti capaian prestasi BAZNAS Kaltim dalam digitalisasi pengelolaan zakat. Penggunaan Simba (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) menjadi kunci utama dalam menjaga akurasi dan akuntabilitas data. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan pengumpulan dana zakat yang tumbuh signifikan setiap tahunnya. "Tren pertumbuhan zakat yang terus meningkat adalah bukti nyata bahwa tingkat literasi dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS semakin kuat. Sebagai bentuk tanggung jawab, kami berkomitmen untuk selalu memberikan keterbukaan informasi publik, yang kini kami maksimalkan melalui layanan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi)," tambahnya. Sesi diskusi edukatif ini juga menghadirkan para pakar di bidangnya untuk membedah rantai nilai halal dari berbagai sudut pandang. Turut hadir sebagai narasumber Marah Umar Aditiawarman, Ph.D. (Deputi Direktur Rantai Nilai Halal, Manajemen Eksekutif KNEKS), drh. H. Sumarsongko (Direktur LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Timur), dan Ike Purnamasari, Ph.D. (Manajemen Eksekutif Kewirausahaan UMKM dan Pelaku Usaha Bisnis Syariah KDEKS Kaltim) Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam Kala Fest 2026 ini diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat bahwa zakat memiliki andil besar dalam menciptakan kemaslahatan umat melalui penguatan ekosistem halal yang inklusif di Kalimantan Timur.
BERITA09/05/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI
BAZNAS Kaltim Perkuat Koordinasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026 bersama Kemenag RI
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur secara aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Pemberdayaan Zakat & Wakaf Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI ini dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (14/04/2026). Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.AP, hadir langsung memberikan pandangan strategis guna memastikan program nasional ini dapat terimplementasi dengan baik di wilayah Kalimantan Timur. Beliau menyoroti tiga aspek utama sebagai acuan daerah: tahapan koordinasi, pelaksana program, dan pemetaan wilayah. Tahapan Koordinasi dan Target Program mengacu pada rencana strategis yang menargetkan peningkatan kesejahteraan melalui dana sosial keagamaan. Target kinerja untuk tahun 2026 mencakup: Penyaluran manfaat bagi sekitar 700.800 jiwa penduduk miskin Islam (3% dari total nasional), dan Target kolaborasi program pendayagunaan zakat dan pengembangan wakaf sebesar 12,00%. Siapa Pelaksana Program? (Skema Kolaborasi) Implementasi program 2026 mengedepankan sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) melalui pembagian titik lokasi kolaborasi. Skema kontribusi yang disiapkan meliputi: BAZNAS: Target 1.000 titik secara nasional, di mana BAZNAS Provinsi (termasuk Kaltim) diharapkan berkontribusi pada 170 titik. LAZ: Target 1.000 titik, dengan kontribusi LAZ Provinsi sebanyak 210 titik. Program Khusus: Pengembangan program "Kampung Zakat" yang mengintegrasikan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah, dan ekoteologi. Daerah Terprogram dan Fokus Pemberdayaan Fokus utama program tahun 2026 meliputi finalisasi usulan titik lokasi di daerah-daerah strategis. Di Kalimantan Timur, koordinasi mencakup seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Selain Kampung Zakat, program unggulan lainnya yang menjadi sorotan adalah: BeZakat (Beasiswa Zakat Indonesia): Beasiswa sarjana S1 full funded untuk 8 semester bagi mustahik (fakir, miskin, sabilillah) yang lulus di PTN/PTKIN terpilih. Pemberdayaan Ekonomi: Pendayagunaan zakat untuk usaha produktif dengan kriteria prioritas bagi kepala keluarga dengan tanggungan usia sekolah dan mustahik yang memiliki keterbatasan akses perbankan. "Kejelasan mengenai siapa melakukan apa dan di daerah mana sangat penting agar BAZNAS Kaltim dapat menyusun rencana tindak lanjut yang konkret. Kami ingin memastikan partisipasi aktif daerah mampu mengakselerasi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal," tegas Dr. H. Abdurrahman dalam diskusi tersebut. Rapat ini menjadi pijakan bagi BAZNAS Kaltim untuk mensinkronkan data dan menetapkan lokasi kolaborasi guna menyongsong tahun 2026 yang lebih berdampak bagi umat
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Bantu Biaya Pengobatan Anak Perantau yang Kritis Akibat Keracunan
BAZNAS Kaltim Bantu Biaya Pengobatan Anak Perantau yang Kritis Akibat Keracunan
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur salurkan bantuan untuk Khairil, seorang anak dari keluarga perantau asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang tengah berjuang melewati masa kritis di ruang ICU, Senin (13/04/2026). Khairil dilarikan ke rumah sakit setelah tidak sengaja meminum cairan obat rumput. Kejadian tragis tersebut mengakibatkan luka serius dan pembengkakan pada bagian kerongkongan serta tenggorokan dalam, sehingga memerlukan perawatan intensif jangka panjang. Orang tua Khairil, Bapak Nasarudin, menuturkan bahwa dirinya baru menetap beberapa bulan di Kalimantan Timur sebagai buruh kebun. Keterbatasan administrasi menjadi kendala utama saat ia berupaya mencari bantuan ke Dinas Sosial sebelumnya, karena belum memiliki KTP dan KK domisili Kalimantan Timur.. Merespons aduan tersebut, BAZNAS Kaltim segera melakukan verifikasi dan memberikan bantuan biaya pengobatan guna melunasi tunggakan serta memastikan Khairil tetap mendapatkan tindakan medis yang diperlukan. Ketua BAZNAS Kaltim menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk implementasi dari program Kaltim Sehat. Meski terdapat kendala administrasi kependudukan, aspek keselamatan nyawa tetap menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan darurat. "Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki inilah yang menjadi jembatan penyelamat bagi saudara-saudara kita yang kesulitan seperti Bapak Nasarudin. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan ananda Khairil bisa segera pulih," pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, Khairil masih dalam pemantauan medis secara intensif. BAZNAS Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Khairil dan terus mendukung gerakan zakat agar lebih banyak jiwa yang dapat terbantu.
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat
Optimalkan Tata Kelola ZIS, BAZNAS Kaltim Dampingi BAZNAS Berau Audiensi ke BAZNAS RI Terkait Aset Rumah Sehat
JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen terus memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat guna memastikan optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, bersama Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., dalam mendampingi jajaran pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Berau melakukan audiensi strategis ke Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (13/4/2026). Rombongan dari Kalimantan Timur diterima langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., didampingi Pimpinan BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Meeting Ketua Lantai 2 ini memfokuskan pembahasan pada legalitas dan status kepemilikan aset Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Berau. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan langkah penting untuk memastikan program-program unggulan di daerah memiliki payung hukum dan manajemen aset yang kuat. > "Kami hadir untuk memastikan sinergi antara BAZNAS RI, Provinsi, dan Kabupaten berjalan selaras. RSB Berau adalah aset luar biasa bagi umat di Kalimantan Timur, sehingga kejelasan status kepemilikan dan tata kelolanya sangat krusial agar manfaatnya bagi para mustahik dapat terus berlanjut secara profesional dan berkelanjutan," ujar Ahmad Nabhan. RSB Berau bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa. Pembangunannya yang dimulai sejak 2019 merupakan buah kolaborasi nyata antara BAZNAS RI, BAZNAS Kaltim, BAZNAS Berau, Pemerintah Kabupaten Berau, serta PT Berau Coal. Sejak dilakukan soft opening pada 27 Juli 2024 lalu di Jl. SA Maulana, Tanjung Redeb, RSB ini telah mencatatkan sejarah sebagai Rumah Sehat BAZNAS terbesar di Indonesia dan yang pertama di Pulau Kalimantan. Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, meliputi layanan UGD, dokter umum dan spesialis, rawat inap, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans dan edukasi kesehatan. Seluruh layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu (mustahik). Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menambahkan bahwa pertemuan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi pimpinan baru BAZNAS Berau. "Dengan kepemimpinan yang baru di Berau, kami ingin memperkuat koordinasi agar pengelolaan ZIS di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, semakin optimal. RSB Berau adalah bukti nyata bahwa zakat dapat dikelola menjadi program produktif di bidang kesehatan yang inklusif," ungkapnya. Dalam audiensi tersebut, turut hadir jajaran internal BAZNAS RI untuk memberikan masukan teknis, di antaranya Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Mulya Dwi Hartanto, Kepala Bagian URT dan Manajemen Aset Atika Astuti, serta perwakilan Divisi Kesehatan Siti Masturoh. Sementara dari jajaran BAZNAS Berau, hadir Ketua BAZNAS Berau Ir. H. Muhammad Gazali, S.IP., M.M., bersama Wakil Ketua II Jul Amri Putra, S.Pd., dan Wakil Ketua IV Suparman, S.Pkp., M.Ap.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur
Wujudkan Lembaga Informatif, BAZNAS Kaltim Gelar Bimtek Penguatan PPID Se-Kalimantan Timur
SAMARINDA – Sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Acara yang diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur ini berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kaltim, Selasa (7/4/2026). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menekankan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust). "BAZNAS adalah lembaga pengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang bersifat sangat sensitif. Tanpa transparansi, mustahil kita bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari muzaki. Melalui penguatan PPID ini, kita menargetkan seluruh BAZNAS se-Kaltim mampu bertransformasi menjadi lembaga dengan kualifikasi 'Informatif'," tegas Ahmad Nabhan saat membuka acara. Untuk memberikan pemahaman mendalam, BAZNAS Kaltim menghadirkan tiga pakar dari Komisi Informasi Kaltim sebagai pemateri. Hajaturamsyah, S.Hut., M.M. Wakil Ketua KI Kaltim, Juraidah, S.P., M.AP. Koordinator Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik dan Wesley L. Hutasoit, S.Sos., M.SP. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Tata Kelola. Materi yang disampaikan meliputi urgensi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), tata cara penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), hingga aspek teknis pengujian konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan. Salah satu agenda utama dalam Bimtek ini adalah sesi praktik pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk persiapan monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026. Para peserta dibimbing langsung dalam melakukan simulasi pengisian e-monev yang mencakup enam indikator besar, yaitu: * Informasi yang wajib diumumkan secara berkala. * Informasi yang wajib tersedia setiap saat. * Standar pelayanan informasi publik. * Ketersediaan sarana dan prasarana. * Digitalisasi melalui media sosial dan website. * Komitmen organisasi dan dukungan anggaran PPID. Semangat kolaborasi terlihat dari kehadiran perwakilan tim PPID dari 10 Kabupaten/Kota, mulai dari Berau hingga Mahakam Ulu. Dengan total peserta yang hadir, kegiatan ini diharapkan menghasilkan keseragaman standar layanan informasi di seluruh tingkatan BAZNAS se-Kaltim. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menambahkan bahwa tindak lanjut dari Bimtek ini adalah pendampingan intensif bagi daerah agar setiap BAZNAS kabupaten/kota segera menetapkan SK PPID dan mengalokasikan anggaran khusus untuk keterbukaan informasi. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan mudah diakses oleh publik melalui kanal-kanal digital yang kita miliki," pungkasnya.
BERITA07/04/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BAZNAS Kaltim Lakukan Pembaruan Sistem PPID Melalui Kerja Sama Strategis
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, BAZNAS Kaltim Lakukan Pembaruan Sistem PPID Melalui Kerja Sama Strategis
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat komitmennya dalam keterbukaan informasi publik melalui langkah strategis digitalisasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama pembangunan Website Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) bersama ZETA (Zenith Engineering & Tech Alliance) pada Rabu (18/03/2026). Dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Pelaporan, dan Amil, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Direktur Pelaksana, Munawarah, S.Sos.I. Kerja sama ini bertujuan untuk membangun sistem digital yang komprehensif, mencakup pelayanan informasi secara daring, pengelolaan konten yang edukatif, serta pengembangan infrastruktur digital lembaga yang lebih modern dan akuntabel. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E menjelaskan bahwa keberadaan website PPID yang mumpuni merupakan instrumen vital dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat di era digital. "Layanan PPID secara online ini adalah kunci. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik melalui pengelolaan data yang profesional. Target kami jelas, tahun ini BAZNAS Kaltim harus meraih predikat Informatif," ujar Badrus Syamsi. Optimisme ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) menempatkan BAZNAS Kaltim pada kategori "Menuju Informatif". Dengan adanya sistem baru ini, diharapkan standar keterbukaan informasi lembaga akan meningkat signifikan. Selain penguatan di tingkat provinsi, BAZNAS Kaltim juga berharap langkah ini menjadi stimulus bagi BAZNAS di tingkat kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur. "Kami mendorong BAZNAS daerah untuk memaksimalkan hal yang sama. Minimal, semua bisa mencapai kategori 'Menuju Informatif' dalam pengelolaan informasi dan data," tambahnya. Langkah digitalisasi ini juga ditegaskan sebagai manifestasi dari implementasi prinsip 3A yang menjadi ruh pengelolaan zakat di Indonesia. "Transparansi ini adalah bagian dari upaya kita untuk tetap teguh pada prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Masyarakat harus tahu bagaimana dana umat dikelola dan didistribusikan secara transparan," tutupnya. Melalui kemitraan dengan ZETA, website PPID BAZNAS Kaltim diharapkan dapat segera beroperasi penuh untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses data, laporan keuangan, hingga program-program pemberdayaan secara cepat dan akurat.
BERITA18/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gandeng Insan Pers: Jadilah Mata dan Telinga Publik dalam Mengawal Dana Umat
BAZNAS Kaltim Gandeng Insan Pers: Jadilah Mata dan Telinga Publik dalam Mengawal Dana Umat
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa transparansi bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus dikawal bersama. Dalam agenda silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers di Harris Hotel Samarinda (16/3/2026), BAZNAS Kaltim secara terbuka mengajak media di Kalimantan Timur untuk menjadi mitra kritis dalam pengawasan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menekankan bahwa lembaga tidak anti-kritik. Media diharapkan tidak hanya menyoroti keberhasilan program, tetapi juga berani menyuarakan kejanggalan jika ditemukan. "Jika ada yang dirasa kurang tepat, mari kita benahi bersama. Kami ingin media menjadi mitra yang mengoreksi agar tata kelola kami semakin sempurna," ujar Badrus. BAZNAS Kaltim mengajak wartawan untuk membantu masyarakat memahami cara membaca laporan keuangan lembaga zakat. Hal ini penting agar tidak terjadi salah tafsir terkait arus kas dan distribusi dana, sehingga kepercayaan publik yang tengah tumbuh pesat tetap terjaga. Di tengah tren kenaikan pengumpulan dana yang signifikan—dari Rp6,7 miliar (2022) hingga mencapai Rp20,5 miliar (2025)—BAZNAS Kaltim menegaskan bahwa sinergi dengan media adalah kunci untuk menjaga Prinsip 3A: Aman Syar'i: Pengelolaan sesuai syariat Islam. Aman Regulasi: Kepatuhan terhadap hukum negara (terbukti dengan predikat WTP tercepat). Aman NKRI: Memastikan dana zakat memperkuat keutuhan bangsa. Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menegaskan kepada media bahwa kegiatan operasional dan silaturahmi seperti ini tidak menggunakan dana zakat sedikitpun, melainkan menggunakan pos hak amil atau dukungan APBD. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap rupiah dana zakat dari muzzaki benar-benar sampai ke tangan mustahik yang berhak. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kaltim berharap media massa di Kalimantan Timur berperan sebagai "mata dan telinga" masyarakat. Dengan pengawasan yang ketat dari pers, BAZNAS optimis target pengumpulan Rp25 Miliar di tahun 2026 dapat tercapai dengan tetap menjaga akuntabilitas yang tinggi.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Gandeng Media: Wujudkan Transparansi dalam Pengelolaan Dana Umat
BAZNAS Kaltim Gandeng Media: Wujudkan Transparansi dalam Pengelolaan Dana Umat
SAMARINDA – Kepercayaan masyarakat (public trust) adalah nyawa bagi lembaga pengelola zakat. Menyadari hal tersebut, BAZNAS Kalimantan Timur melakukan langkah progresif dengan merangkul insan pers sebagai "benteng" sekaligus "kaca transparan" dalam pengawasan pengelolaan, pelaporan, hingga pendistribusian dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E, menegaskan bahwa komitmen transparansi BAZNAS Kaltim tidak hanya sebatas angka di atas kertas, tetapi juga keberanian untuk dikoreksi. Beliau memandang wartawan sebagai mitra kritis yang dapat membantu menjaga integritas lembaga. "Kami tidak ingin media hanya memberitakan yang manis-manis saja. Jika rekan-rekan menemukan ada yang tidak beres, ada kejanggalan dalam pengelolaan, atau laporan keuangan yang dirasa tidak sinkron, ayo kita duduk bersama. Koreksi kami, benahi bersama, agar pengelolaan dana umat ini semakin sempurna," tegas Badrus dalam momentum silaturahmi di Samarinda (16/3/2026). Komitmen transparansi ini dituangkan ke dalam tiga aspek krusial yang dipaparkan kepada media: Pengelolaan & Pelaporan yang Akuntabel: BAZNAS Kaltim telah membuktikan kepatuhan administrasinya melalui opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2025. Badrus menekankan bahwa laporan keuangan harus bisa dibaca secara utuh oleh publik agar tidak terjadi misinformasi. Pendistribusian yang Berdampak: Hingga pertengahan Maret 2026, distribusi dana telah mencapai Rp5,7 miliar (termasuk program unggulan Ramadan Bahagia senilai Rp3 miliar). Media diajak untuk melihat langsung bagaimana dana zakat dikonversi menjadi solusi bagi mustahik (penerima zakat). Integritas Operasional: Untuk menjaga kemurnian dana zakat, BAZNAS memastikan kegiatan seremonial seperti buka puasa bersama tidak menyentuh dana zakat sepeser pun, melainkan menggunakan dana operasional resmi (APBD/Hak Amil) yang diaudit secara ketat oleh Satuan Audit Internal. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kaltim ingin memastikan seluruh aktivitasnya selaras dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dengan menggandeng media sebagai mitra syiar, BAZNAS Kaltim tidak hanya bertujuan mengejar target pengumpulan sebesar Rp25 miliar di tahun 2026, tetapi juga ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh muzakki (pembayar zakat) dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka, profesional, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Timur.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Indonesia Bagikan 74.228 Makanan Berbuka Puasa kepada Warga Palestina di Bulan Ramadan
BAZNAS Indonesia Bagikan 74.228 Makanan Berbuka Puasa kepada Warga Palestina di Bulan Ramadan
BAZNAS RI telah menyalurkan 74.228 porsi hidangan berbuka puasa kepada warga Palestina yang tinggal di kamp-kamp pengungsian di Jalur Gaza selama bulan Ramadan. Bantuan makanan siap saji ini diberikan untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat yang terkena dampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut. Program kemanusiaan yang diluncurkan oleh BAZNAS RI ini telah didistribusikan di beberapa wilayah di Jalur Gaza, termasuk Khan Yunis, Deir al-Balah, Al Mawasi, Al Musaddar, dan Al Buraij. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap, mencakup tenda pengungsian dan masyarakat yang terdampak konflik serta kesulitan mengakses kebutuhan dasar. Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Deputi II BAZNAS RI, menyatakan bahwa pembagian hidangan berbuka puasa kepada warga Palestina merupakan bagian dari agenda kemanusiaan rutin yang dilakukan BAZNAS setiap Ramadan. Tujuan program ini adalah untuk membantu warga Gaza dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan layak. BAZNAS RI senantiasa berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terkena dampak konflik dan krisis kemanusiaan. Selain bantuan makanan berbuka puasa, BAZNAS juga menyediakan program dukungan lain seperti paket pangan, layanan kesehatan, air bersih, pakaian, tenda, selimut, dan fasilitas pendidikan darurat untuk anak-anak. Masyarakat Indonesia dihimbau untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina dengan menyumbangkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar bantuan dapat terus sampai kepada mereka yang membutuhkan. Sumber: BAZNAS RI. “Selama Ramadan, BAZNAS RI Distribusikan 74.228 Porsi Hidangan Berbuka Puasa untuk Warga Palestina.” Dipublikasikan pada 12 Maret 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Tuntaskan Safari Ramadhan, BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kutai Barat dan Mahakam Ulu
Tuntaskan Safari Ramadhan, BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadhan Bahagia di Kutai Barat dan Mahakam Ulu
KUTAI BARAT – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyelesaikan rangkaian agenda Safari Ramadhan 1447 H bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Titik akhir perjalanan ini dipusatkan di dua lokasi strategis, yakni Masjid Islamic Center Melak Ulu, Kutai Barat, dan Masjid Baitul Muttaqin, Mahakam Ulu. Dalam agenda yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan paket "Ramadhan Bahagia" kepada masing-masing 150 Kepala Keluarga (KK) di kedua wilayah tersebut. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan bantuan menjangkau kawasan terjauh di Kalimantan Timur. Hadir mendampingi Wakil Gubernur, Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H. Ia menegaskan bahwa rute Kutai Barat dan Mahakam Ulu ini menjadi penutup yang sangat berkesan dalam rangkaian syiar zakat tahun ini. Dalam keterangannya, Achmad Suparno menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian distribusi bantuan di seluruh penjuru Bumi Etam. "Agenda di Kutai Barat dan Mahakam Ulu ini menjadi titik penutup rangkaian Safari Ramadhan kami tahun ini. BAZNAS Kaltim secara konsisten melakukan penyaluran paket Ramadhan melalui koordinasi intensif dengan BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh wilayah," ujar Achmad Suparno, S.H saat kunjungan di Mahulu Minggu, (15/03/2026) lalu. Lebih lanjut, Achmad Suparno menjelaskan bahwa program "Ramadhan Bahagia" tahun 1447 H ini telah berhasil menjangkau seluruh pelosok Kalimantan Timur. BAZNAS Kaltim memastikan bahwa keberkahan zakat dirasakan secara merata di tingkat provinsi. "Secara keseluruhan, BAZNAS Kaltim telah mendistribusikan total 1.720 paket bantuan yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para mustahik dan membawa kebahagiaan bagi mereka dalam menyambut hari kemenangan," pungkasnya. Dengan berakhirnya agenda di Mahakam Ulu, BAZNAS Kaltim kini fokus pada optimalisasi pengumpulan Zakat Fitrah dan Zakat Maal menjelang Idul Fitri, guna memastikan seluruh dana yang terhimpun dapat segera disalurkan sesuai syariat dan tepat sasaran.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia Salurkan 150 Paket Bahagia serta Perkuat Literasi Digital Lansia
BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia Salurkan 150 Paket Bahagia serta Perkuat Literasi Digital Lansia
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur menggelar aksi kolaborasi bertajuk "BUBUHAN PeKA" (NgaBUburit dan BUka Bersama BubuHAN PeKA) di Kantor BI Kaltim, Jumat (13/03/2026). Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kaltim menyalurkan 150 Paket Ramadan Bahagia (PRB) yang dikhususkan bagi para lansia dhuafa di Kota Samarinda. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi bantuan pangan, tetapi juga dibekali dengan edukasi perlindungan konsumen dan keamanan transaksi digital bagi kelompok rentan. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, dalam sambutannya mengapresiasi kemitraan kokoh yang telah terjalin antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini telah melahirkan berbagai program berdampak luas bagi masyarakat Kaltim. "Kolaborasi kami dengan Bank Indonesia sudah sangat mendalam dan mencakup berbagai pilar. Di sektor ekonomi, kita telah membangun Workshop Manik Kaltim untuk mendukung UMKM pengrajin khas Dayak agar naik kelas. Di sektor kesehatan, sinergi kita terwujud melalui khitanan massal, sementara di sektor pendidikan kita telah mengupayakan pengadaan fasilitas belajar berupa meja kursi untuk beberapa sekolah di Kalimantan Timur," papar Ahmad Nabhan. Semnetara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Jajang Hermawan menambahkan bahwa di era digital ini, pemberian bantuan sosial harus dibarengi dengan proteksi literasi. "Dukungan kepada masyarakat perlu disertai edukasi agar saudara-saudara kita, terutama para lansia, terhindar dari berbagai modus penipuan transaksi digital," kata Jajang saat memberikan sambutan. Dalam sesi edukasi, para penerima manfaat diajarkan cara menjaga keamanan data pribadi serta mengenali indikasi penipuan daring (online). Sinergi ini merupakan wujud nyata kepedulian negara dan lembaga zakat dalam mendorong pemberdayaan kelompok dhuafa agar semakin cerdas dan aman dalam memanfaatkan layanan keuangan. Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, serta perwakilan dari MUI, Muhammadiyah, dan Dinas Sosial ini ditutup dengan khidmat melalui doa bersama dan buka puasa. Penyerahan 150 Paket Ramadan Bahagia secara simbolis menjadi penanda bahwa zakat dan instrumen kebijakan moneter dapat berjalan beriringan dalam menciptakan kesejahteraan sosial. Diharapkan, Paket Ramadan Bahagia ini mampu meringankan kebutuhan pokok para lansia dhuafa di sepuluh hari terakhir bulan suci.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur kembali menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadhan melalui program "Bahagia Anak Yatim". Sebanyak 200 anak yatim dhuafa di wilayah Samarinda menerima santunan pada Kamis (12/03/2026) di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (PPT) MAN 2 Samarinda. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kaltim dalam memuliakan anak yatim serta memastikan mereka merasakan kegembiraan di bulan penuh berkah. Penyaluran tahun ini turut didukung oleh mitra perbankan, yakni Maybank Syariah dan OCBC Syariah. Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim, Achmad Suparno, S.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa total dana yang disalurkan dalam agenda ini mencapai Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah). "Setiap anak mendapatkan manfaat berupa uang tabungan sebesar Rp 500.000,- yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing, ditambah dengan paket souvenir dan kaos senilai Rp 145.000,-. Kami ingin memastikan bantuan ini memberikan manfaat bagi kebutuhan mereka," ujar Achmad Suparno. Achmad Suparno juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat luar biasa, di mana kuota pendaftaran telah terpenuhi jauh sebelum batas waktu yang ditentukan. Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan agar jangkauan manfaat bagi umat semakin luas. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., dalam tausiyahnya memberikan penguatan spiritual kepada para pendamping dan anak-anak yang hadir. Ia berpesan agar para pendamping terus membimbing anak-anak dalam jalur ketaatan, seperti menjaga sholat, puasa, dan mengaji agar senantiasa dalam naungan Rahmatan Lil 'Alamin. "Anak-anakku, teruslah belajar agar menjadi manusia yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Jangan lupa kirimkan doa terbaik untuk orang tua yang telah tiada. Kita harus menanamkan rasa syukur dan semangat juang agar tidak terus berada dalam lingkaran kemiskinan. Ingatlah, sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat, bukan sekadar meminta," pesan Dr. Abdurrahman. Acara ditutup dengan doa bersama untuk para muzaki (donatur) agar senantiasa diberikan keberkahan harta dan kesehatan.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Terima Penyaluran Zakat Karyawan Bankaltimtara Senilai Rp3,6 Miliar
BAZNAS Kaltim Terima Penyaluran Zakat Karyawan Bankaltimtara Senilai Rp3,6 Miliar
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menerima amanah besar dari keluarga besar PT BPD Kaltim Kaltimtara. Dalam agenda resmi yang digelar pada Rabu (11/03/2026), dilakukan penyerahan zakat dari jajaran Komisaris, Direksi, dan Pegawai Bankaltimtara dengan nilai total mencapai Rp3.684.946.474,00. Secara simbolis, dana tersebut diserahkan kepada BAZNAS Kaltim sebagai bentuk kepatuhan dan kepedulian sosial karyawan perbankan daerah terhadap kesejahteraan umat. Pada momen yang sama, BAZNAS Kaltim juga langsung mendistribusikan kembali dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp1.850.191.216,00 untuk para mustahik di lingkungan PT BPD Kaltimtara yang diserahkan langsung kepada Direktur Syariah Bankaltimtara, Muhammad Edwin. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan, didampingi Wakil Ketua III H. Barus Syamsi, S.Pd.I, M.E, serta Direktur Pelaksana Munawarah S.Sos.I. Dampak Nyata Zakat Sepanjang 2025 Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bankaltimtara. Ia memaparkan bahwa amanah zakat yang dikelola BAZNAS telah memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur melalui 5 Pilar Program Utama. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kaltim mencatatkan capaian penyaluran sebagai berikut: Pilar Program Jumlah Penerima Manfaat Total Anggaran Kaltim Peduli 9.501 orang Rp10,44 Miliar Kaltim Makmur 516 orang Rp6,79 Miliar Kaltim Taqwa 2.558 orang Rp1,75 Miliar Kaltim Sehat 2.574 orang Rp1,73 Miliar Kaltim Cerdas 194 orang Rp224,69 Juta Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki Ahmad Nabhan menekankan bahwa pendayagunaan zakat kini lebih difokuskan pada program pemberdayaan ekonomi. Beberapa keberhasilan yang disoroti meliputi Sektor seperti peternakan domba di Paser serta ayam petelur di Balikpapan dan Samarinda. UMKM pemberian bantuan motor dan gerobak jualan di berbagai kabupaten/kota. Kesehatan & Sosial: Operasi celah bibir, khitan massal, dan santunan anak yatim. Semnetara itu Pendidikan berupa bantuan biaya sekolah, UKT (Uang Kuliah Tunggal), hingga fasilitas meja dan kursi sekolah. "Kami berharap kolaborasi dengan Bankaltimtara terus berlanjut dan berkembang. Kedepannya, penyaluran tidak hanya terbatas bagi mustahik di lingkungan internal bank, namun bisa merambah lebih luas ke program-program pemberdayaan produktif agar manfaat zakat ini semakin luas dirasakan masyarakat Kaltim," ujar Ahmad Nabhan. Dengan sinergi yang kuat antara lembaga keuangan dan lembaga pengelola zakat, BAZNAS Kaltim optimis visi untuk menyejahterakan umat dan mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) dapat segera terwujud.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
SAMARINDA – Semangat berbagi di bulan suci terus bergulir. Kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggandeng Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kaltim dalam agenda kolaboratif bertajuk "Rasa Ramadan". Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan di kawasan Lempake pada Selasa, (10/03/2026). Sebanyak 200 Paket Ramadan Bahagia (PRB) disalurkan secara serentak untuk 200 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga wilayah strategis, yaitu: Kecamatan Palaran Kecamatan Samarinda Ilir Kecamatan Samarinda Utara Apresiasi dari Yayasan Jantung Indonesia Ketua YJI Kaltim, Hj. Wahyu Seno Aji, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya penyaluran bantuan ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat prasejahtera di momen Ramadan. "Kami sangat bersyukur dapat menyalurkan bantuan ini secara langsung kepada warga. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada BAZNAS Kaltim yang telah membuka ruang kolaborasi dengan YJI. Semoga sinergi ini membawa keberkahan bagi para penerima manfaat," ujar Hj. Wahyu Seno Aji. Komitmen BAZNAS Kaltim dalam Kolaborasi Kebaikan Sementara itu, Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa menggandeng komunitas dan yayasan sosial seperti YJI adalah strategi efektif untuk memastikan zakat menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan secara lebih luas. "Kolaborasi adalah kunci. Dengan menggandeng YJI, kami dapat menyisir mustahik di berbagai kecamatan seperti Palaran dan Samarinda Ilir dengan lebih akurat. Ini adalah amanah dari para muzakki yang harus kami sampaikan dengan penuh rasa tanggung jawab," ungkap H. Ahmad Nabhan. Menebar Manfaat, Menjaga Amanah Penyaluran 200 paket di Lempake ini menjadi bagian dari target besar BAZNAS Kaltim dalam program Ramadan Bahagia tahun ini. Angka 200 paket ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan kepedulian bahwa negara dan lembaga zakat hadir di tengah kesulitan masyarakat. Dengan semangat Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS Kaltim berkomitmen untuk terus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pihak guna memaksimalkan potensi zakat demi kesejahteraan umat di Kalimantan Timur.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
BAZNAS Kaltim dan Yayasan Jantung Indonesia Salurkan 200 Paket Ramadan Bahagia di Tiga Kecamatan
SAMARINDA – Semangat berbagi di bulan suci terus bergulir. Kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggandeng Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kaltim dalam agenda kolaboratif bertajuk "Rasa Ramadan". Kegiatan penyaluran bantuan ini dilaksanakan di kawasan Lempake pada Selasa, (10/03/2026). Sebanyak 200 Paket Ramadan Bahagia (PRB) disalurkan secara serentak untuk 200 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga wilayah secara bertahap, yaitu: Kecamatan Palaran Kecamatan Samarinda Ilir Kecamatan Samarinda Utara Ketua YJI Kaltim, Hj. Wahyu Seno Aji, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya penyaluran bantuan ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat prasejahtera di momen Ramadan. "Kami sangat bersyukur dapat menyalurkan bantuan ini secara langsung kepada warga. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada BAZNAS Kaltim yang telah membuka ruang kolaborasi dengan YJI. Semoga sinergi ini membawa keberkahan bagi para penerima manfaat," ujar Hj. Wahyu Seno Aji. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa menggandeng komunitas dan yayasan sosial seperti YJI adalah strategi efektif untuk memastikan zakat menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan secara lebih luas. "Kolaborasi adalah kunci. Dengan menggandeng YJI, kami dapat menyisir mustahik di berbagai kecamatan seperti Palaran dan Samarinda Ilir dengan lebih akurat. Ini adalah amanah dari para muzakki yang harus kami sampaikan dengan penuh rasa tanggung jawab," ungkap H. Ahmad Nabhan. Penyaluran 200 paket di Lempake ini menjadi bagian dari target besar BAZNAS Kaltim dalam program Ramadan Bahagia tahun ini. Angka 200 paket ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan kepedulian bahwa negara dan lembaga zakat hadir di tengah kesulitan masyarakat.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Kemanusiaan: BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadan Bahagia di Lingkungan DLH
Sinergi Kemanusiaan: BAZNAS Kaltim Salurkan Paket Ramadan Bahagia di Lingkungan DLH
SAMARINDA – Mengawali pekan kedua bulan suci, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar agenda penyaluran Paket Ramadan Bahagia (PRB) sekaligus buka puasa bersama di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, serta jajaran pimpinan Dinas Lingkungan Hidup. Kehadiran BAZNAS di tengah keluarga besar DLH ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk mendistribusikan dana zakat secara tepat sasaran kepada para mustahik di lingkungan instansi pemerintahan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Joko Istanto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian BAZNAS Kaltim terhadap para mustahik di lingkungannya. Menurutnya, bantuan ini hadir di waktu yang sangat tepat. "Kami sangat mengapresiasi bantuan dari BAZNAS Kaltim. Paket Ramadan Bahagia ini tentu sangat bermanfaat bagi para penerima manfaat di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, terlebih di tengah momentum Ramadan yang penuh berkah ini," ujar Joko Istanto. Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, menjelaskan bahwa program PRB ini dirancang untuk memastikan kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan secara merata. Penyaluran di DLH ini merupakan salah satu titik dari rangkaian distribusi besar yang dilakukan BAZNAS Kaltim sepanjang bulan suci. "Kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan amanah dari para muzakki. Kami berharap paket ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita dalam menjalankan ibadah puasa," tutur Miswan. Acara penyaluran yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama. Momen ini menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat hubungan antara pengelola zakat dan instansi pemerintah, guna mewujudkan tata kelola filantropi Islam yang harmonis di Kalimantan Timur. Dengan terlaksananya penyaluran ini, BAZNAS Kaltim kembali menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang transparan dan profesional mampu menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan umat, sejalan dengan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Hadirkan Senyum di Bulan Suci, BAZNAS Kaltim Salurkan 25 Paket Ramadan Bahagia di RS Atma Husada Mahakam
Hadirkan Senyum di Bulan Suci, BAZNAS Kaltim Salurkan 25 Paket Ramadan Bahagia di RS Atma Husada Mahakam
SAMARINDA – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Aula Bahempas RS Atma Husada Mahakam, Rabu (18/3/2026). Di tengah momentum bulan suci yang penuh berkah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menebar kemaslahatan melalui agenda penyerahan Paket Ramadan Bahagia (PRB). Sebanyak 25 paket sembako disalurkan khusus bagi para mustahik yang berada di lingkungan sekitar RS Atma Husada Mahakam. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur RS Atma Husada Mahakam, dr. Indah Puspitasari, MARS. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaboratif yang diinisiasi oleh BAZNAS Kaltim. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian BAZNAS Kaltim kepada warga di lingkungan rumah sakit kami. Sinergi ini membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan ini," ujar dr. Indah. Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan, penyaluran 25 paket ini merupakan bagian dari rangkaian program unggulan BAZNAS Kaltim selama bulan suci. “Sebagaimana diketahui, BAZNAS Kaltim menargetkan pendistribusian ribuan paket serupa di seluruh wilayah Kalimantan Timur baik melalui BAZNAS Kabupaten/Kota, UPZ, dan langsung perorangan” jelasnya. Penyerahan paket dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat, diikuti dengan doa bersama untuk keberkahan para muzakki (pembayar zakat) dan kemajuan pembangunan di Kalimantan Timur. Senyum merekah dari para penerima manfaat menjadi bukti bahwa dana zakat yang dikelola dengan amanah mampu menghadirkan dampak nyata. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltim kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), memastikan setiap bantuan tepat sasaran kepada mereka yang berhak. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban kebutuhan pokok masyarakat sekitar RS Atma Husada Mahakam dapat terbantu, sehingga mereka dapat menjalani sisa bulan Ramadan dengan lebih tenang dan bahagia.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Dalam Bulan Ramadan, BAZNAS RI Salurkan 100.000 Liter Air Bersih ke Warga Gaza Palestina
Dalam Bulan Ramadan, BAZNAS RI Salurkan 100.000 Liter Air Bersih ke Warga Gaza Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyalurkan 100.000 liter air bersih di Al Jalaa region, Gaza, Palestina, dalam upaya membantu warga Palestina yang membutuhkan air bersih akibat krisis air. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengungkapkan kebahagiaannya atas berhasilnya penyaluran air bersih ini sebagai respons dari masyarakat Indonesia yang berkomitmen memberikan bantuan kepada Palestina. "Alhamdulillah penyaluran air bersih telah dilaksanakan, kebutuhan air bersih adalah hal yang mendesak terutama dalam situasi darurat dan bulan suci Ramadan," ungkap Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS RI akan terus mengirimkan bantuan air bersih untuk membantu warga Gaza menghadapi krisis air yang mereka alami. Program distribusi air bersih ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palestina dan memperkuat solidaritas antara Indonesia dan Palestina. Warga Gaza menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indonesia atas bantuan air bersih yang diberikan. Kiai Noor menekankan bahwa BAZNAS RI akan terus memantau situasi di Gaza dan memastikan kebutuhan dasar seperti pangan, air, dan layanan kesehatan tetap terpenuhi. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan bantuan melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS untuk meringankan beban yang dirasakan oleh warga Palestina. Untuk mendukung aksi kemanusiaan ini, Anda dapat berdonasi melalui kanal resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dilink: https://kaltim.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
Berikan Layanan Prima, BAZNAS Kaltim Jemput Zakat General Manager Hotel Bumi Senyiur
Berikan Layanan Prima, BAZNAS Kaltim Jemput Zakat General Manager Hotel Bumi Senyiur
SAMARINDA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan bagi para muzakki untuk menunaikan kewajiban Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Pada Rabu (04/03/2026), BAZNAS Kaltim melaksanakan layanan jemput zakat langsung kepada General Manager Hotel Bumi Senyiur di Hotel Bumi Senyiur Samarinda. Hadir memimpin langsung layanan tersebut adalah Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, S.Sos.I. Langkah jemput bola ini merupakan bagian dari strategi BAZNAS Kaltim untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para profesional dan muzakki perorangan yang memiliki kesibukan tinggi. H. Miswan Thahadi menyampaikan bahwa layanan jemput zakat ini adalah bentuk treatment khusus dan apresiasi BAZNAS Kaltim kepada para muzakki. Menurutnya, kenyamanan muzakki dalam menyalurkan dana ZIS menjadi prioritas utama lembaga. "Layanan jemput zakat ini menjadi bentuk komitmen kami dalam mengelola dana ZIS secara profesional. Kami ingin memastikan bahwa setiap muzakki mendapatkan pelayanan yang terbaik, mudah, dan transparan tanpa harus mengganggu aktivitas keseharian mereka," ujar H. Miswan. Meskipun antusiasme berzakat meningkat tajam di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kaltim menegaskan bahwa layanan jemput zakat ini tersedia sepanjang tahun. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini kapan saja untuk menunaikan zakat mal, zakat profesi, maupun sedekah lainnya. Sejauh ini, layanan jemput zakat BAZNAS Kaltim telah menyasar berbagai sektor, antara lain: Unit Pengumpul Zakat (UPZ): Dinas-dinas dan instansi pemerintah di lingkungan Pemprov Kaltim. Sektor Swasta: Perhotelan, perusahaan, dan pelaku usaha. Muzakki Perorangan: Masyarakat umum yang menghendaki layanan di rumah atau kantor. Dengan semakin masifnya layanan jemput zakat, BAZNAS Kaltim berharap pengumpulan dana umat dapat dioptimalkan. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program unggulan untuk membantu mustahik dan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur. Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, BAZNAS Kaltim menyediakan saluran komunikasi yang responsif agar tim jemput zakat dapat segera menjangkau lokasi muzakki.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Salurkan Rp124 Juta untuk Korban Kebakaran di Paser Bersama Gubernur
BAZNAS Kaltim Salurkan Rp124 Juta untuk Korban Kebakaran di Paser Bersama Gubernur
PASER – BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan kepedulian nyata bagi masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran di Desa Muara Adang, Kabupaten Paser. Penyaluran bantuan ini dilakukan bertepatan dengan kunjungan kerja dan peninjauan langsung Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., ke lokasi kejadian pada pada Rabu, (04/03/2026) Dalam agenda tersebut, BAZNAS Kaltim hadir melalui Wakil Ketua III, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., yang turut mendampingi Gubernur serta Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, guna memastikan bantuan bagi warga terdampak tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Melalui program Paket Ramadan Bahagia (PRB), BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan kepada 207 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban musibah kebakaran. Total nilai bantuan yang digelontorkan mencapai Rp124.200.000, di mana setiap keluarga mendapatkan paket bantuan senilai Rp600.000 untuk membantu meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok di bulan Ramadan. Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di lokasi bencana merupakan komitmen lembaga untuk selalu hadir di tengah kesulitan umat. "Penyaluran ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki. Di tengah suasana Ramadan, kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di Desa Muara Adang tetap merasakan kebahagiaan dan memiliki harapan untuk bangkit kembali," ujar H. Badrus Syamsi. Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas'ud, dalam arahannya saat peninjauan mengapresiasi langkah responsif BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Kabupaten Paser. Beliau menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat sangat krusial dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga yang mengalami musibah. Gubernur berharap bantuan Paket Ramadan Bahagia ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga untuk menopang kebutuhan harian selama masa pemulihan pascabencana. Penyaluran bantuan ini juga turut didampingi oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Paser, di antaranya Wakil Ketua II/IV Ustadz H. Nasruddin, Lc., M.Pd., dan Wakil Ketua I Drs. H. M. Jufri Kadir, M.M. Kolaborasi lintas tingkat ini memastikan bahwa koordinasi pendataan di lapangan berjalan akurat, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan. BAZNAS Kaltim terus berkomitmen untuk mengawal proses pemulihan sosial ekonomi bagi para penyintas bencana di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →