Foto : Humas BAZNAS Kaltim
DORONG KESADARAN ZAKAT, GUBERNUR KALTIM : YANG BERZAKAT TAK AKAN MERASA KEKURANGAN
10/03/2025 | Humas BAZNAS KaltimSamarinda - Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial dalam mengatasi kesenjangan ekonomi. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Kaltim Berzakat yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Senin (10/03).
Ia menyebutkan bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam pengumpulan zakat. Zakat, menurutnya, bukan sekadar kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga sebuah tantangan sosial yang harus dihadapi bersama.
"Orang yang berzakat dan berinfak tidak akan pernah merasa kekurangan. Semua kebutuhannya akan tercukupi dengan kelapangan hati. Jika kita memahami wasilah dan fadilahnya, tentu kita akan berbondong-bondong melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa zakat memiliki banyak fungsi sosial, mulai dari membantu saudara-saudara yang menganggur, mendukung pendidikan, hingga mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS diharapkan dapat hadir sebagai lembaga yang menaungi dan menyalurkan zakat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Tahun ini, pengumpulan zakat di Kalimantan Timur harus lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kata Gubernur. Ia juga mendorong BAZNAS untuk lebih siap dalam menjalankan program-program sosial, termasuk bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, seperti biaya sekolah dan tempat tinggal.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antara BAZNAS dengan berbagai lembaga sosial agar pendataan mustahik lebih akurat dan penyaluran zakat lebih tepat sasaran.
"Sedekah satu rupiah, Insya Allah akan diganti dengan berlipat ganda. Salurkan zakat dan sedekah melalui BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) agar bisa membantu UMKM, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur," pungkasnya
