WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan Wakil Bupati Paser, Bahas Penguatan Sinergi Program Pemberdayaan dan Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kaltim Terima Kunjungan Wakil Bupati Paser, Bahas Penguatan Sinergi Program Pemberdayaan dan Pengelolaan Zakat
Samarinda - BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan resmi Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos, pada Jum’at (28/11/2025) di Ruang Rapat Lantai II BAZNAS Kaltim. Kunjungan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Paser serta BAZNAS Kabupaten Paser dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat serta memperluas jangkauan program pemberdayaan mustahik di daerah. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa banyak program BAZNAS Kaltim pada periode 2024–2025 telah berjalan secara kolaboratif dengan BAZNAS kabupaten/kota, termasuk dukungan dari para mitra seperti Bank Indonesia dan PT Ansaf melalui dana CSR. “BAZNAS Kaltim terus memperkuat program pemberdayaan dan pendistribusian yang melibatkan BAZNAS kabupaten/kota. Kami menyambut baik setiap bentuk kerja sama, terutama dalam pendayagunaan yang berkelanjutan. Ke depan, kami berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Paser semakin optimal,” ungkapnya. Dalam dialog tersebut, Wakil Bupati Paser menekankan pentingnya penyaluran dana zakat yang tepat sasaran serta upaya membangun pola pikir produktif di kalangan masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar BAZNAS lebih aktif menjangkau desa-desa yang membutuhkan pembinaan, khususnya bidang keagamaan dan sosial. BAZNAS Kaltim menyambut baik aspirasi tersebut sebagai wujud kebutuhan nyata masyarakat di tingkat akar rumput. Kunjungan ini membuka peluang bagi BAZNAS Kaltim bersama BAZNAS Paser untuk memperluas program pemberdayaan dan pembinaan berbasis keumatan di desa. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Ir. H. Romif Erwinadi, M.Si menyampaikan kesiapan Pemkab Paser untuk mengoordinasikan OPD terkait dalam mendukung program pertanian, peternakan, dan perkebunan yang dikelola bersama BAZNAS. BAZNAS Kaltim memandang komitmen tersebut sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang lebih terarah dan terukur, termasuk dalam mendorong optimalisasi pengumpulan ZIS melalui ASN. Pada kesempatan itu, wakil ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, memaparkan program pendayagunaan yang dirancang untuk Kabupaten Paser. Di antaranya adalah penyaluran 20 unit motor, untuk mendukung usaha ekonomi mustahik serta rencana pengembangan program peternakan ayam sebanyak 1.000 ekor yang akan disalurkan ke Paser. “BAZNAS Kaltim berfokus pada program yang bersifat produktif—bukan konsumtif—agar dampak pemberdayaan lebih panjang dan berkelanjutan. Program pembinaan dai di Desa Mului juga terus berjalan sebagai bagian dari penguatan keagamaan masyarakat,” terangnya. Sementara itu wakil ketua BAZNAS Kaltim, Suparno, S.H menekankan pentingnya tata kelola pelaporan yang tertib, khususnya dalam pengelolaan zakat di daerah. Ia mengapresiasi kinerja BAZNAS Paser yang telah bersinergi baik dengan pemerintah daerah. BAZNAS Kaltim berharap dukungan Wakil Bupati dapat semakin memperkuat pengumpulan ZIS di Kabupaten Paser sehingga program yang dijalankan BAZNAS Paser dapat terus berkembang. BAZNAS Kaltim menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Paser. Sinergi ini diharapkan semakin memperluas manfaat zakat bagi mustahik di Paser serta mendorong penyelenggaraan program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Pertemuan terlaksana dengan penuh kehangatan dan dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kaltim serta jajaran perwakilan Pemkab Paser.
28/11/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Samarinda Sinergikan Zakat Produktif: 20 Unit Sepeda Motor dan Gerobak Disalurkan untuk Akselerasi Mustahik Menjadi Muzaki
BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Samarinda Sinergikan Zakat Produktif: 20 Unit Sepeda Motor dan Gerobak Disalurkan untuk Akselerasi Mustahik Menjadi Muzaki
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan BAZNAS Kota Samarinda memberikan bantuan modal usaha produktif berupa 20 unit sepeda motor dan gerobak kepada mustahik di Kota Samarinda Selasa, (25/11/2025) di Komplek Citra Niaga Samarinda. Penyaluran bantuan ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam menerapkan zakat produktif demi memberdayakan mustahik (penerima zakat) agar dapat bertransformasi menjadi muzaki (pemberi zakat). Turut hadir Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S. T. , S. H. , M. Si. , dan Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M. A. P. , serta para pimpinan BAZNAS Kota Samarinda, Jajaran forkopimda kota Samarinda. Dalam sambutannya, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun, memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kaltim dan BAZNAS Kota Samarinda atas pelaksanaan program pemberdayaan ini. Ia menekankan bahwa inisiatif ini sangat tepat karena fokus pada upaya pemberdayaan ekonomi umat, sesuai dengan maqashid syariah dalam aspek hifzh al-mal (perlindungan harta). “Langkah yang diambil BAZNAS malam ini sangatlah tepat, karena ini adalah pengembangan nilai usaha mikro, sebagai bentuk implementasi nyata dari maqashid syariah di area hifzh al-mal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dr. H. Andi Harun. Wali Kota juga merujuk pada pendapat Imam Al-Ghazali dan Muhammad Yusuf Al-Qardawi yang menyoroti pentingnya zakat, terutama untuk orang-orang miskin, harus lebih diprioritaskan dalam konteks pemberdayaan ekonomi, bukan hanya pada aspek konsumsi. Ia secara spesifik mengungkapkan potensi zakat dari sektor sumber daya alam, seperti batu bara, dengan rujukan kepada Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 267. “Masyarakat diwajibkan untuk mengeluarkan zakat dari semua yang mereka hasilkan, termasuk apa yang berasal dari perut bumi. Batu bara adalah salah satu contohnya. Mari kita doakan para pengusaha batu bara dan sumber daya alam lainnya agar semakin mendapatkan rezeki yang berkah karena telah menunaikan perintah Allah,” tegasnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M. A. P. , sebagai perwakilan dari provinsi, menyatakan harapannya agar bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh para mustahik. “Kami berharap motor ini bisa digunakan sebaik mungkin oleh mustahik, semoga bisa dimanfaatkan secara optimal. Harapannya agar para mustahik dapat merasakan dampak positif pada perkembangan ekonomi mereka. Pemberdayaan ekonomi yang menjadi tujuan BAZNAS harus berjalan dengan baik,” kata Dr. H. Abdurrahman AR. Ia menekankan bahwa bantuan berupa sepeda motor dan gerobak tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat usaha, sehingga penerima dapat meningkatkan kondisi ekonomi mereka. Program Z–Gerobak Motor adalah salah satu inisiatif BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur untuk mendorong kemandirian ekonomi bagi mustahik melalui program Zakat Community Development (ZCD). Program ini dirancang untuk memberikan bantuan usaha kepada mustahik yang kurang mampu untuk bisa berjualan keliling menggunakan kendaraan yang layak dan aman, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Pada kesempatan kali ini, BAZNAS Kaltim bekerja sama dengan BAZNAS Kota Samarinda menyalurkan 20 unit sepeda motor dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan gerobak usaha dari BAZNAS Kota Samarinda. Jumlah bantuan khusus untuk Samarinda ini mencapai Rp482. 000. 000 (Empat Ratus Delapan Puluh Dua Juta Rupiah). Secara keseluruhan, di Kalimantan Timur, Program Z–Gerobak Motor tahun 2025 merupakan kerjasama antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Setiap penerima manfaat mendapatkan 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 CW dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Total distribusi se-Kalimantan Timur adalah 155 unit motor dan gerobak dengan total nilai Rp3. 789. 900. 000 (Tiga Miliar Tujuh Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah). Dengan adanya program ini, BAZNAS berharap penerima manfaat di Samarinda dapat segera bertransformasi, sesuai dengan visi BAZNAS Samarinda dalam programnya yaitu Samarinda Berdaya - Akselerasi Mustahik Menuju Muzaki (A-M2), dengan target minimal 15% penerima manfaat yang produktif dapat naik kelas menjadi muzaki pada tahun 2026.
25/11/2025 | Humas BAZNAS Kaltim
BAZNAS Kaltim Dampingi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Berau 2025-2030: Proses Verifikasi Faktual Digelar Ketat
BAZNAS Kaltim Dampingi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Berau 2025-2030: Proses Verifikasi Faktual Digelar Ketat
BAZNAS Kaltim Dampingi Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Berau 2025-2030: Proses Verifikasi Faktual Digelar Ketat BERAU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama BAZNAS RI menggelar tahapan krusial Pendampingan Verifikasi Faktual (Wawancara) Offline bagi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau Periode 2025-2030. Kegiatan penting ini dilaksanakan pada Selas, (25/11/2025), sebagai bagian dari proses seleksi ketat untuk memastikan terpilihnya pimpinan yang kompeten dan berintegritas. Proses verifikasi faktual ini bertujuan mendalami visi, misi, rekam jejak, dan komitmen para calon dalam memajukan pengelolaan zakat di Kabupaten Berau. Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan resmi yang dilakukan oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Berau serta selaku Panitia Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau. Hal ini menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Berau terhadap proses penguatan lembaga amil zakat di daerah. Tim seleksi wawancara pada kesempatan ini terdiri dari perwakilan BAZNAS RI dan BAZNAS Kaltim. Dari BAZNAS RI hadir pakar zakat terkemuka, Prof. Ir. H. Muh. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D., dan Putra Erianton. Sementara itu, jajaran Pimpinan BAZNAS Kaltim yang hadir dalam pendampingan ini Drs. H. Ahmad Nabhan (Ketua BAZNAS Kaltim), H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E. (Wakil Ketua III), Achmad Suparno, S.H. (Wakil Ketua IV), dan Munawarah, S.Sos.I. (Direktur Pelaksana) Kehadiran tim gabungan ini memastikan bahwa proses seleksi berjalan sesuai dengan standar nasional BAZNAS, mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Turut hadir pula Kabag Kesra Pemkab Berau. Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa peran BAZNAS Kaltim dalam pendampingan ini adalah untuk memastikan sinergi program pengelolaan zakat antara Provinsi dan Kabupaten/Kota dapat berjalan optimal. "Pimpinan BAZNAS Berau terpilih nantinya harus memiliki pemahaman mendalam tentang potensi zakat daerah dan mampu menerjemahkannya ke dalam program-program produktif yang nyata," jelas beliau. Setelah tahapan Verifikasi Faktual dan wawancara ini selesai, seluruh hasil akan dibahas dan diplenokan secara internal oleh BAZNAS RI. Pleno ini akan menghasilkan rekomendasi resmi nama-nama calon pimpinan terbaik yang akan dikirimkan kepada Bupati Berau. Rekomendasi dari BAZNAS RI tersebut akan ditindaklanjuti oleh Bupati Berau dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau Periode 2025-2030. Proses ini diharapkan dapat mempercepat pengukuhan pimpinan baru agar roda organisasi dapat segera bergerak dalam menyusun program kerja dan rencana strategis ke depan. BAZNAS Kaltim berharap pimpinan BAZNAS Kabupaten Berau yang baru nanti dapat semakin memperkuat tata kelola zakat, meningkatkan penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), dan mengakselerasi program pemberdayaan ekonomi umat di Berau, sejalan dengan visi BAZNAS untuk menyejahterakan masyarakat.
25/11/2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Agenda Pimpinan

BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Peran Posyandu Melalui FGD Bersama Gubernur dan TP PKK Kaltim
BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Peran Posyandu Melalui FGD Bersama Gubernur dan TP PKK Kaltim
Samarinda — Wakil Ketua I Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Transformasi Peran Posyandu pada Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, yang digelar di Ruang Tepian II, Lantai 2, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Rabu (05/11/2025). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., dan turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kaltim sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Hj. Syarifah Suraidah Rudy Mas’ud, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. FGD ini membahas penguatan sinergi lintas sektor dalam rangka mendukung Transformasi Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi peran Posyandu di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus berpartisipasi aktif dalam program-program kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting dan peningkatan gizi anak. Selama beberapa tahun terakhir, BAZNAS Kaltim telah bersinergi dengan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur dalam program pengentasan stunting. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kaltim menyalurkan bantuan berupa paket bahan makanan bergizi dan makanan siap saji bergizi yang dibagikan melalui Posyandu di berbagai daerah se-Kalimantan Timur. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kualitas gizi anak dan kesehatan keluarga prasejahtera. Wakil Ketua I BAZNAS Kaltim, H. Miswan Thahadi, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. “Keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk membantu pemerintah mengentaskan stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi ini, kita bersama-sama memperkuat ketahanan keluarga dan generasi masa depan Kalimantan Timur,” ujar Miswan. Ia juga menambahkan bahwa semangat pelayanan yang dilakukan Posyandu sejalan dengan nilai-nilai zakat yang menekankan pada kepedulian dan pemberdayaan umat. “Posyandu adalah ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Sementara zakat, infak, dan sedekah adalah instrumen pemberdayaan umat. Jika keduanya disinergikan, insyaallah akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terwujud rumusan kerja sama konkret antara pemerintah, BAZNAS, dan lembaga sosial lainnya dalam memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat menuju Kalimantan Timur yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

05-11-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Sinergi Antar Lembaga
BAZNAS Kaltim Dukung Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Sinergi Antar Lembaga
Samarinda — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P, turut hadir dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Petugas Antar Lembaga Layanan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), bertempat di Hotel Mercure Samarinda, Rabu (5/11/2025). Mengusung tema “Sinergi Lintas Sektor dan Mewujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak yang Berkualitas”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi serta standarisasi pelayanan dalam penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di berbagai lembaga. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdurrahman AR menyampaikan bahwa BAZNAS Kaltim mendukung penuh langkah sinergis ini sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh bagi umat. “BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga berperan dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada masyarakat, termasuk perempuan dan anak. Sinergi antar lembaga seperti ini menjadi penting agar layanan yang diberikan benar-benar berkualitas, terstandar, dan berpihak pada mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Menurutnya, BAZNAS Kaltim selama ini telah menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi yang juga melibatkan perempuan, terutama mustahik binaan dari kalangan keluarga prasejahtera. Melalui pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, hingga pendampingan berkelanjutan, diharapkan perempuan tidak hanya terlindungi, tetapi juga berdaya secara ekonomi. Lebih lanjut, Dr. Abdurrahman menegaskan bahwa nilai-nilai perlindungan terhadap perempuan dan anak selaras dengan semangat pelayanan yang dipegang oleh BAZNAS Kaltim, yakni menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial berbasis keimanan dan kepedulian. “Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan. BAZNAS Kaltim akan terus bersinergi dengan DP3A dan lembaga lainnya agar layanan perlindungan dan pemberdayaan umat semakin optimal,” tutupnya. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai instansi lintas sektor, termasuk lembaga pemerintah, organisasi sosial, dan lembaga keagamaan yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, BAZNAS Kaltim meneguhkan perannya bukan hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, aman, dan sejahtera bagi semua kalangan.

05-11-2025 | Humas BAZNAS Kaltim

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda
Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Pesantren Nabil Husein Samarinda
Samarinda — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan, menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nabil Husein, Samarinda, pada Rabu (22/10/2025). Peringatan Hari Santri tahun ini menjadi momentum ke-15 sejak ditetapkannya pada tahun 2010. Tanggal 22 Oktober dipilih untuk mengenang Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’arie, sebagai bentuk seruan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya sebatas mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat nilai keislaman di tengah masyarakat. “Santri adalah salah satu tonggak perjuangan umat. Dulu mereka berjuang di medan jihad mempertahankan kemerdekaan, kini para santri berjuang dengan ilmu, akhlak, dan karya nyata untuk kemaslahatan umat,” ujar Ahmad Nabhan. Beliau menambahkan, semangat santri hari ini harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian yang nyata bagi masyarakat, termasuk dalam penguatan ekonomi umat dan kepedulian sosial melalui lembaga-lembaga seperti BAZNAS. “Semangat kemandirian, keikhlasan, dan pengabdian santri sejalan dengan misi BAZNAS dalam menebar keberkahan dan kesejahteraan umat. Santri hari ini harus menjadi pelopor kebaikan, tidak hanya di pesantren, tetapi juga di tengah masyarakat,” tambahnya. Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga sosial keumatan seperti BAZNAS dalam membangun masyarakat yang berdaya, sejahtera, dan berakhlak mulia.

22-10-2025 | Humas BAZNAS Kaltim