WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Senyum untuk Masa Depan Reyhan: BAZNAS Kaltim Ringankan Beban Operasi Bayi Penderita Kelainan Testis
Senyum untuk Masa Depan Reyhan: BAZNAS Kaltim Ringankan Beban Operasi Bayi Penderita Kelainan Testis
BALIKPAPAN – Di tengah kesulitan ekonomi yang menghimpit, sebuah titik terang hadir bagi keluarga kecil Arif Pratama, warga Balikpapan. Buah hatinya, Muhammad Reyhan Pratama yang baru berusia 9 bulan, akhirnya berhasil menjalani operasi penting berkat dukungan dana zakat yang disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Reyhan didiagnosa menderita Undesensus Testis (UDT) Bilateral, sebuah kelainan bawaan di mana kedua testisnya gagal turun ke dalam skrotum. Tindakan operasi segera sangat krusial untuk mencegah risiko kemandulan hingga kanker testis di masa depan. Namun bagi Arif, yang sehari-hari bekerja sebagai kurir dengan penghasilan tidak menentu, biaya operasi menjadi tembok besar yang sulit ditembus, apalagi prosedur ini tidak sepenuhnya tercover oleh BPJS. "Penghasilan saya tidak tentu, kalau ada barang baru jalan, kalau tidak ada ya di rumah saja. Kami sempat bingung karena biaya perawatan belum lunas," ujar Arif saat diwawancarai pada Rabu (06/05/2026). Kesulitan semakin bertambah ketika Reyhan awalnya direkomendasikan untuk dioperasi di Samarinda. Mengingat biaya akomodasi yang akan membengkak dan ketidaktahuan medan di kota tetangga, keluarga memilih bertahan di Balikpapan. Di saat kritis inilah, BAZNAS Kaltim hadir memberikan bantuan senilai Rp13 juta untuk melunasi biaya perawatan di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menjamin kesehatan masyarakat kurang mampu. "Bantuan ini adalah amanah dari para muzaki (pembayar zakat) yang disalurkan melalui program kesehatan. Sesuai rekomendasi dari RSKD, pasien yang tidak mampu secara materi pasti akan kami bantu. Ini adalah bentuk sinergi kami untuk memastikan tidak ada warga yang terkendala biaya saat membutuhkan pelayanan kesehatan darurat," jelas Ahmad Nabhan. Kini, kondisi Reyhan berangsur membaik dalam masa pemulihan pasca-operasi. Dokter pun memberikan harapan besar bahwa fungsi organ vital bayi tersebut akan kembali normal sepenuhnya. "Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan masyarakat yang dititipkan melalui BAZNAS Kaltim. Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami," ucap Arif penuh syukur. Hadirnya BAZNAS Kaltim dalam kasus ini kembali membuktikan bahwa kekuatan zakat mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan kemanusiaan di Kalimantan Timur, memberikan harapan baru bagi masa depan generasi bangsa seperti bayi Reyhan.
12/05/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Edukasi Pengelolaan Zakat dan Wakaf, BAZNAS Kaltim Terima Audiensi dan Penelitian Mahasiswa Akuntansi Unmul
Edukasi Pengelolaan Zakat dan Wakaf, BAZNAS Kaltim Terima Audiensi dan Penelitian Mahasiswa Akuntansi Unmul
SAMARINDA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung literasi dunia pendidikan dan keterbukaan informasi, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan audiensi sekaligus penelitian dari mahasiswa program studi Akuntansi Universitas Mulawarman (Unmul). Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor BAZNAS Kaltim pada Senin (11/05/2026). Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan secara mendalam mengenai mekanisme pengelolaan laporan keuangan di lembaga filantropi Islam, khususnya BAZNAS. H. Badrus Syamsi menegaskan bahwa memahami laporan keuangan lembaga pengelola zakat membutuhkan ketelitian khusus karena memiliki standar yang berbeda dengan perusahaan komersial. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Kaltim telah sepenuhnya mengadopsi PSAK 409. "Membaca laporan keuangan lembaga filantropi itu tidak bisa sembarangan. BAZNAS Kaltim ini kita sudah menerapkan PSAK 409 sebagai standar akuntansi syariah terbaru. Standar ini menggantikan PSAK 109 untuk memastikan pengakuan, pengukuran, hingga penyajian transaksi ZIS menjadi jauh lebih transparan dan akuntabel," jelas H. Badrus. Dalam diskusi tersebut, beberapa poin krusial mengenai tata kelola modern di BAZNAS Kaltim turut disampaikan, di antaranya: Sistem SIMBA: Seluruh pelaporan BAZNAS telah terintegrasi melalui Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA) guna meminimalisir kesalahan manual. Transaksi Cashless: Untuk menjaga keamanan dan akuntabilitas, BAZNAS Kaltim memaksimalkan transaksi non-tunai (cashless) dalam setiap penghimpunan dan pendistribusian dana. Alur Mustahik: Penjelasan mengenai alur permohonan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan agar bantuan tepat sasaran dan sesuai prosedur. Kualitas SDM: Penekanan pada peningkatan kompetensi amil agar bekerja secara profesional, amanah, dan taat aturan (regulasi). Edukasi Mengenai Wakaf Terkait pengelolaan wakaf, H. Badrus memberikan saran edukatif agar aturan tidak tumpang tindih. Beliau menjelaskan bahwa meski BAZNAS dapat menerima wakaf, koordinasi tetap diutamakan melalui lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti Badan Wakaf Indonesia (BWI). "Pengelolaan wakaf harus tertib alur dan memiliki legalitas hukum yang kuat agar manfaatnya abadi bagi umat," tambahnya. Apresiasi dari Mahasiswa Perwakilan mahasiswa Akuntansi Unmul, Selina Nur Rahmadani, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan terbuka dari pihak BAZNAS Kaltim. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kerja sama yang luar biasa dari BAZNAS Kaltim. Penjelasan yang diberikan sangat membantu proses penelitian dan tugas wawancara kami hari ini. Semoga BAZNAS Kaltim sukses selalu dalam menjalankan amanah umat," ungkap Selina. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltim berharap kesadaran generasi muda, khususnya calon akuntan, semakin meningkat terhadap pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi demi dampak sosial yang lebih luas dan terukur.
11/05/2026 | Humas BAZNAS Kaltim
Sinergi Perkuat Ekosistem Halal, BAZNAS Kaltim Paparkan Peran Strategis Zakat di Kaltim Halal Festival 2026
Sinergi Perkuat Ekosistem Halal, BAZNAS Kaltim Paparkan Peran Strategis Zakat di Kaltim Halal Festival 2026
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan peran aktifnya dalam memperkuat ekonomi syariah di Benua Etam. Kali ini, BAZNAS Kaltim hadir sebagai narasumber dalam gelaran Kaltim Halal Festival (Kala Fest) 2026, festival ekonomi syariah terbesar di Kalimantan Timur yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Kaltim. Bertempat di Masjid Raya Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda pada Sabtu (12/06/2026), agenda tahunan ini bertujuan untuk memperkokoh ekosistem halal, mendukung UMKM lokal, serta mengampanyekan gaya hidup halal di tengah masyarakat Kalimantan Timur. Hadir mewakili BAZNAS Kaltim, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I, M.E., memaparkan bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bertransformasi menjadi penggerak ekonomi riil. Beliau menekankan bahwa kolaborasi erat dengan Bank Indonesia telah melahirkan berbagai produk ekonomi, baik di sektor ekonomi kreatif maupun produktif. "Dana ZIS yang kami kelola bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan modal kemandirian. Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS telah mencetak produk-produk ekonomi yang mampu bersaing, yang mana ini merupakan hasil sinergi berkelanjutan kami bersama Bank Indonesia Kpw Kaltim," ujar H. Badrus Syamsi. Selain aspek pemberdayaan, H. Badrus juga menyoroti capaian prestasi BAZNAS Kaltim dalam digitalisasi pengelolaan zakat. Penggunaan Simba (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS) menjadi kunci utama dalam menjaga akurasi dan akuntabilitas data. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan pengumpulan dana zakat yang tumbuh signifikan setiap tahunnya. "Tren pertumbuhan zakat yang terus meningkat adalah bukti nyata bahwa tingkat literasi dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS semakin kuat. Sebagai bentuk tanggung jawab, kami berkomitmen untuk selalu memberikan keterbukaan informasi publik, yang kini kami maksimalkan melalui layanan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi)," tambahnya. Sesi diskusi edukatif ini juga menghadirkan para pakar di bidangnya untuk membedah rantai nilai halal dari berbagai sudut pandang. Turut hadir sebagai narasumber Marah Umar Aditiawarman, Ph.D. (Deputi Direktur Rantai Nilai Halal, Manajemen Eksekutif KNEKS), drh. H. Sumarsongko (Direktur LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Timur), dan Ike Purnamasari, Ph.D. (Manajemen Eksekutif Kewirausahaan UMKM dan Pelaku Usaha Bisnis Syariah KDEKS Kaltim) Partisipasi BAZNAS Kaltim dalam Kala Fest 2026 ini diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat bahwa zakat memiliki andil besar dalam menciptakan kemaslahatan umat melalui penguatan ekosistem halal yang inklusif di Kalimantan Timur.
09/05/2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peluncuran Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan: Optimalkan Pengumpulan Lewat Inovasi Layanan
Ketua BAZNAS Kaltim Hadiri Peluncuran Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan: Optimalkan Pengumpulan Lewat Inovasi Layanan
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Ahmad Nabhan, menghadiri pembukaan layanan Drive Thru Zakat dan Kampung Ramadan yang digelar di Lapangan Eks Bandara Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (25/02/2026). Kegiatan yang diresmikan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Samarinda dan BAZNAS Kota Samarinda guna menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus memfasilitasi kemudahan beribadah di bulan suci. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kaltim, Dr. H. Ahmad Nabhan, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap inovasi Drive Thru Zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kota Samarinda. Menurutnya, inovasi ini adalah langkah cerdas dalam melakukan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di era modern. "Kami sangat mendukung layanan Drive Thru Zakat ini. Ini adalah solusi nyata untuk mempermudah masyarakat. Para pengguna jalan kini tidak perlu lagi bersusah payah mencari tempat parkir atau turun dari kendaraan; cukup melintas, mereka sudah bisa menunaikan kewajiban zakatnya dengan cepat dan nyaman," ujar Dr. H. Ahmad Nabhan. Beliau menambahkan bahwa kemudahan akses fisik yang dipadukan dengan sistem pembayaran digital (QRIS) akan sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi umat untuk berbagi di bulan Ramadan. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan tahun ini harus menjadi momentum bergeraknya "Sirkel Ekonomi" dan "Sirkel Kebaikan" secara bersamaan. Kampung Ramadan yang melibatkan sekitar 50 tenant UMKM binaan BAZNAS dan pelaku ekonomi kreatif ini diharapkan tidak hanya mencari keuntungan materi, tetapi juga keberkahan akhirat. Sebagai bentuk kepedulian nyata, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis: Penyaluran Bantuan: 50 paket sembako diserahkan kepada para mustahik di wilayah Kecamatan Sungai Pinang. Pemberdayaan UMKM: Pelibatan aktif UMKM binaan BAZNAS untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, Kepala BAZNAS Kota Samarinda Syahir Idsir, perwakilan Kementerian Agama, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkot Samarinda. Layanan Drive Thru Zakat di Eks Bandara Temindung ini akan melayani masyarakat setiap hari mulai pagi hingga pukul 22.00 WITA selama bulan Ramadan. Dengan sinergi antara BAZNAS Provinsi dan Kota, diharapkan target pengumpulan zakat tahun ini dapat tercapai maksimal demi kemaslahatan umat di Kalimantan Timur.

25-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Perbaiki Diri dan Optimalkan ZIS
BAZNAS Kaltim Ajak Pegawai RSJD Atma Husada Perbaiki Diri dan Optimalkan ZIS
SAMARINDA – Memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur terus aktif melakukan syiar dakwah dan literasi zakat ke berbagai instansi pemerintah. Pada Selasa (24/02/2026), Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Dr. H. Abdurrahman AR, M.A.P., hadir memberikan Tausiyah Ramadhan di hadapan jajaran pegawai RSJD Atma Husada Mahakam, Kaltim. Dalam ceramah agama yang berlangsung khidmat tersebut, Dr. Abdurrahman mengusung tema sentral "Bulan Tarbiyah: Momentum Perbaikan Diri". Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan madrasah (sekolah) untuk memperbaiki kualitas spiritual dan profesionalisme kerja. Ramadhan sebagai Madrasah Karakter Dr. Abdurrahman menjelaskan bahwa esensi dari Tarbiyah adalah proses pendidikan dan pengasuhan jiwa. Bagi para pegawai di lingkungan rumah sakit jiwa, momentum ini sangat relevan untuk memperkuat rasa empati dan kesabaran dalam melayani masyarakat. "Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk melakukan evaluasi total. Perbaikan diri dimulai dari hati yang bersih, tutur kata yang terjaga, dan tindakan yang bermanfaat bagi sesama. Inilah esensi dari menjadi pribadi yang bertakwa," ujar Dr. Abdurrahman dalam tausiyahnya. Zakat Sebagai Penyempurna Ibadah Selain fokus pada perbaikan akhlak, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim ini juga mengingatkan para jamaah mengenai kewajiban mal (harta). Beliau mengajak seluruh pegawai RSJD Atma Husada untuk tidak melewatkan kesempatan melipatgandakan pahala melalui menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Beliau menjelaskan bahwa ZIS yang dikelola secara profesional oleh BAZNAS akan disalurkan kembali untuk membantu masyarakat Kaltim yang membutuhkan, termasuk program-program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan semangat kemanusiaan di rumah sakit. Memperkuat Sinergi Kemanusiaan Kegiatan ceramah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara BAZNAS Kaltim dan RSJD Atma Husada, sekaligus meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan ASN dan tenaga medis. Dengan semangat "Bulan Tarbiyah", diharapkan muncul komitmen baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik secara spiritual maupun sosial. "Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai titik balik. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah, dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia melalui sedekah," tutupnya.

24-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kaltim Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TP PKK Kaltim
Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan, BAZNAS Kaltim Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TP PKK Kaltim
SAMARINDA – Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur menghadiri pembukaan Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltim di halaman Kantor TP PKK Kaltim, Jalan M. Yamin, Samarinda, Sabtu (21/02/2026). Acara ini dibuka secara resmi oleh Penasihat TP PKK Kaltim, Rusmilawati M. Ali, yang hadir mewakili Ketua TP PKK Kaltim, Sarifah Suraidah Harum. Kehadiran BAZNAS Kaltim dalam agenda ini menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung sinergi lintas sektor demi percepatan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur melalui pemberdayaan ekonomi umat. Dalam sambutan Ketua TP PKK Kaltim yang dibacakan oleh Rusmilawati, ditekankan bahwa Bazar Ramadan ini merupakan wujud nyata peran PKK dalam memperkuat ekonomi keluarga. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan ruang promosi bagi produk UMKM lokal agar lebih berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kaltim menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pengembangan UMKM adalah pilar penting dalam strategi pengentasan kemiskinan. "Sinergi antara BAZNAS dan PKK memiliki tujuan yang selaras, yaitu membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan mendukung UMKM binaan, kita sedang berupaya memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat ekonomi para mustahik menjadi lebih mandiri," ujar beliau. Bazar yang berlangsung hingga 14 Maret 2026 ini diikuti oleh sekitar 30 tenant dari Pokja 1 hingga Pokja 4, serta didukung oleh Bankaltimtara, Perusda Bara Kaltim Sejahtera, dan berbagai OPD terkait. Menariknya, seluruh stan disediakan secara gratis bagi pelaku usaha untuk mendorong pendapatan keluarga. Selain aspek ekonomi, acara ini juga menyediakan layanan sosial yang sejalan dengan program kemanusiaan BAZNAS, yakni pemeriksaan kesehatan gratis (kolesterol, gula darah, asam urat, dan risiko diabetes) oleh Pokja IV, serta layanan kemitraan lainnya. Kerja sama strategis antara BAZNAS Kaltim dan TP PKK Kaltim telah lama terjalin melalui berbagai program yang berdampak langsung pada masyarakat rentan, antara lain: Program Belanja Anak Yatim: Memberikan santunan dan keceriaan bagi anak yatim. Bantuan Sembako Dhuafa: Penyaluran bantuan pangan untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera. Dukungan Kesehatan: Bantuan bagi penderita kanker di RSUD AWS Samarinda. Melalui kehadiran dalam Bazar Ramadan ini, BAZNAS Kaltim berharap kolaborasi dengan TP PKK dan mitra kerja lainnya terus konsisten dilakukan setiap tahun. Hal ini diharapkan menjadi ladang amal sekaligus solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur secara menyeluruh.

21-02-2026 | Humas BAZNAS Kaltim

Artikel Terbaru

Memahami Zakat Mal: Definisi, Ketentuan, dan Cara Penunaian
Memahami Zakat Mal: Definisi, Ketentuan, dan Cara Penunaian
Secara etimologi, kata Mal berakar dari bahasa Arab (al-amwal) yang bermakna kekayaan atau harta benda—yakni segala sesuatu yang ingin dimiliki dan disimpan oleh manusia. Dalam pandangan Islam, harta adalah sesuatu yang dapat dikuasai dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan pemiliknya. Oleh karena itu, Zakat Mal merupakan kewajiban atas harta yang dimiliki seseorang, selama zat dan cara perolehannya sejalan dengan prinsip syariah. Tujuan utamanya adalah untuk menyucikan jiwa dan membersihkan harta, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an: "Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka..." (QS. At-Taubah: 103). Jenis-Jenis Harta yang Wajib Di-zakatkan Berdasarkan klasifikasi dari Syaikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi serta regulasi UU No. 23 Tahun 2011, cakupan zakat mal meliputi berbagai aset, di antaranya: 1. Logam Mulia: Emas, perak, dan logam mulia lainnya. 2. Keuangan: Uang tunai, surat berharga, saham, dan obligasi. 3. Sektor Ekonomi: Hasil perniagaan, industri, serta jasa atau pendapatan profesi. 4. Hasil Alam: Pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan, hingga hasil laut/perikanan. 5. Lainnya: Hasil ternak, penyewaan aset, serta penemuan harta karun (Rikaz). Syarat Wajib Harta dalam Zakat Mal Agar sebuah harta wajib dikenakan zakat, terdapat kriteria tertentu yang harus dipenuhi: 1. Kepemilikan Penuh: Harta berada di bawah kuasa penuh pemiliknya. 2. Halal: Baik sumber maupun zat hartanya tidak melanggar syariat. 3. Produktif: Harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang atau memberikan manfaat. 4. Mencapai Nisab: Telah memenuhi batas minimum jumlah harta wajib zakat. 5. Bebas Hutang: Pemilik tidak memiliki kewajiban hutang yang mendesak. 6. Kepemilikan Satu Tahun (Haul): Telah dimiliki selama 12 bulan (kecuali untuk hasil tani yang dizakatkan saat panen). Panduan Menunaikan Zakat di BAZNAS Kaltim Menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kaltim tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga membantu penguatan program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan umat. Berikut adalah langkah praktis membayar zakat melalui BAZNAS Kaltim: 1. Hitung dengan Kalkulator Zakat: Pastikan jumlah zakat Anda akurat dengan menggunakan fitur kalkulator di situs resmi BAZNAS Kaltim. Fitur ini memudahkan Anda menghitung kewajiban sesuai kaidah syariah. 2. Pembayaran Online: Anda bisa langsung menuju platform digital di kaltim.baznas.go.id/bayarzakat untuk memilih kategori zakat. Sistem BAZNAS Kaltim akan memprosesnya secara otomatis dan cepat. 3. Transfer Bank & Konfirmasi: Jika lebih nyaman dengan transfer manual, Anda dapat mengirimkan dana ke rekening resmi BAZNAS Kaltim. Pastikan untuk melakukan konfirmasi melalui layanan WhatsApp resmi BAZNAS Kaltim agar pencatatan zakat Anda terverifikasi dengan baik.
29/01/2026 | Humas BAZNAS Kaltim