BAZNAS KALTIM PERKUAT KOMITMEN PENGENTASAN KEMISKINAN LEWAT PROGRAM STUNTING
22/04/2024 | Penulis: Humas BAZNAS Kaltim
Forum Koordinasi Program Penurunan Stunting
Melalui forum koordinasi yang membahas program Bangga Kencana dan upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Kalimantan Timur pada Senin, (22/04/2024) di Hotel Mercure Samarinda, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur, Drs. H. Ahmad Nabhan menyampaikan komitmen BAZNAS Kaltim sebagai lembaga pemerintahan non-struktural yang mengelola keuangan seperti dana zakat, turut berperan dalam penanganan stunting.
Hal ini dibuktikan dengan bantuan yang salurkan untuk keluarga terdampak stunting di Kaltim melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2022.
“Stunting inikan merupakan program pemerintah yang harus ditangani berbagai pihak, termasuk juga lembaga keuangan seperti BAZNAS ini. Kami tetap berkomitmen untuk mengurangi angka kemiskinan di Provinsi Kalimantan Timur, salah satunya melalui program bantuan kepada anak stunting,” kata Ahmad Nabhan.
Ahmad Nabhan menjelaskan BAZNAS Kaltim telah menyalurkan bantuan sebesar Rp1.080 miliar untuk 400 jiwa, yaitu Rp540 juta untuk 200 jiwa pada tahun 2022, dan pada tahun 2023 kembali menyalurkan dengan nominal yang sama. Bantuan berupa paket makanan lokal tinggi protein, ditujukan untuk calon pengantin, ibu hamil, dan bayi usia 0-23 bulan.
“Tentu ditahun ini kami akan bantu lagi untuk penanganan stunting, namun untuk nominal kami masih menyesuaikan pengumpulan di tahun 2024, melihat dari dana yang dihimpun masih perlu dimaksimalkan,” jelas Nabhan.
Untuk target 2024 yang telah ditentukan BAZNAS Pusat yaitu Rp20 miliar, sementara untuk pengumpulan di tahun 2024 periode Januari hingga April baru mencapai Rp5,8 miliar.
“Dalam mencapai target di 2024 ini, harapan kita dapat melalui dukungan pemerintah daerah Pj. Gubernur, Sekretaris Daerah, untuk dapat menghimbau kepada beberapa perusahaan, baik tambang maupun perkebunan, agar dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya, baik karyawan maupun perusahaannya melalui BAZNAS Kaltim,” tambahnya.
Nabhan juga berharap, melalui kontribusi ini, akan terjadi peningkatan signifikan dalam penanganan stunting di Provinsi Kalimantan Timur, mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas untuk masa depan Indonesia.
“Kami berharap program pengentasan stunting ini akan terus berjalan, oleh karena itu kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi pada program ini, dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS Kaltim. Semakin banyaknya dana zakat terhimpun, insyaAllah makin banyak pula penerima manfaatnya,” tambah Nabhan.
Press Release Lainnya
BAZNAS KALTIM GELAR PELATIHAN Z-MART, 60 PENERIMA MANFAAT SIAP KELOLA WARUNG KELONTONG SECARA PROFESIONAL

BAZNAS KALTIM KEMBALI MERAIH DUA PENGHARGAAN PADA BAZNAS AWARD 2024
EVALUASI PENGELOLAAN ZAKAT TAHUN 2023 DAN SEMESTER I 2024: FOKUS PADA PENGUATAN PELAPORAN MELALUI SIMBA
RAPAT KOORDINASI DAERAH BAZNAS SE-PROVINSI KALIMANTAN TIMUR HASILKAN 17 RESOLUSI
SUKSES, BAZNAS KALTIM GELAR KHITANAN MASSAL UNTUK 240 ANAK DENGAN DUKUNGAN BANK INDONESIA KPW KALTIM

WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN SERAHKAN BEASISWA KEPADA 30 SANTRI PONDOK PESANTREN NABIL HUSEIN

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
