Setelah Operasi Gendang Telinga, BAZNAS Kaltim Kembali Dukung Akses Kesehatan Lewat Workshop Bedah RIRS di RSUD AWS
18/06/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Kaltim
Foto: Humas BAZNAS Kaltim
Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung akses kesehatan masyarakat terus diperkuat. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan untuk pelaksanaan operasi infeksi gendang telinga bagi 15 pasien pada Jumat–Sabtu (30–31 Mei 2025) lalu, kali ini BAZNAS Kaltim kembali hadir dalam Workshop Retrograde Intra Renal Surgery (RIRS) di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Rabu (18/06).
Kegiatan ini merupakan rangkaian kolaborasi antara BAZNAS Kaltim dan RSUD AWS, dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya pasien yang menghadapi kendala pembiayaan atau belum tercover BPJS secara penuh.
Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E, menyampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama BAZNAS dalam penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). BAZNAS hadir untuk mengisi celah kebutuhan medis masyarakat yang tidak tertangani oleh sistem jaminan kesehatan formal.
“Setelah operasi gendang telinga beberapa waktu lalu, hari ini kami kembali hadir untuk mendukung tindakan bedah RIRS—sebuah teknologi baru untuk memecah batu saluran kemih secara minimal invasif. Semua ini kami lakukan agar zakat benar-benar memberi manfaat yang nyata,” ujarnya.
Badrus juga mengajak para dokter dan tenaga medis untuk aktif merekomendasikan pasien yang membutuhkan bantuan medis kepada BAZNAS.
“Kami pastikan akan merespons cepat dan membantu selama kebutuhannya bersifat medis dan pasien tersebut tidak mampu. Dan kami tidak melihat latar belakang agama, suku, atau ras—selama mereka penduduk Kalimantan Timur, mereka berhak dibantu,” tegasnya.
Sebagai bagian dari strategi perluasan program kesehatan, untuk dua kegiatan tersebut BAZNAS Kaltim mengalokasikan dana sebesar Rp400 juta untuk mendukung berbagai kebutuhan medis, termasuk dukungan tindakan medis khusus dan bantuan akomodasi pasien luar daerah.
Workshop bedah RIRS ini turut dihadiri oleh Plt. Direktur RSUD AWS Samarinda, dr. Indah Puspitasari, MARS, serta para tenaga medis dan jajaran manajemen rumah sakit. Dr. Indah menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS Kaltim dalam mendukung program kemanusiaan bidang kesehatan.
“Kegiatan ini bukan hanya soal teknologi medis, tapi juga kolaborasi nyata antara lembaga zakat, rumah sakit, dan profesi medis yang bertujuan sama—yaitu membantu mereka yang kurang mampu agar tetap mendapatkan layanan kesehatan terbaik,” jelasnya.
Dengan semangat kolaboratif, BAZNAS Kaltim kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat, dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Berita Lainnya
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim
Tingkatkan Ekonomi Umat, BAZNAS Kaltim Salurkan 20 Unit Z-Motor Senilai Rp464 Juta di Kutai Kartanegara
Perkuat Ekonomi UMKM di Hari Jadi Paser ke-66, BAZNAS Kaltim Salurkan Bantuan Z-Motor Senilai Rp 468 Juta
Gubernur Kaltim Apresiasi Transparansi BAZNAS Kaltim, Dorong Penyaluran Zakat ke Program Produktif
Wujudkan Senyum Baru, BAZNAS Kaltim Kembali Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahap Ke-4
Gubernur Rudy Mas’ud Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kaltim dan Ajak Masyarakat Berzakat

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
