ZAKAT PRODUKTIF: BAZNAS KALTIM WUJUDKAN KEMANDIRIAN SANTRI LEWAT AYAM PETELUR
02/05/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Kaltim
Peninjauan lokasi pembangunan kandang Ayam
Balikpapan — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi pesantren, BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur bersama Bank Indonesia Balikpapan melakukan survei lokasi rencana pembangunan kandang ayam petelur di Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari pada Jumat (02/05).
Rencana program ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia Balikpapan, yang akan merealisasikan dua unit kandang ayam petelur dengan kapasitas masing-masing 1.008 ekor ayam. Proyek ini diharapkan menjadi motor pemberdayaan ekonomi bagi pesantren dan para santri, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan survei tersebut, turut hadir Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Direktur Pelaksana Munawarah, S.Sos., serta perwakilan dari Bank Indonesia Balikpapan dan pihak vendor penyedia sarana budidaya ayam petelur.
Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS Kaltim dalam menciptakan kemandirian umat, khususnya di lingkungan pesantren.
"Kami ingin memberdayakan para santri agar mereka memiliki keterampilan dan pengalaman dalam dunia usaha, khususnya budidaya ayam petelur. Kami juga meminta kepada vendor untuk menyiapkan material terlebih dahulu agar saat proses administrasi dari BI dan BAZNAS selesai, pembangunan kandang bisa langsung dimulai," jelas Badrus Syamsi.
Lebih lanjut, Badrus menekankan bahwa program produktif seperti ini juga menjadi bentuk inovasi dalam pengelolaan dana zakat. Menurutnya, zakat akan lebih memberikan manfaat jika diarahkan kepada program yang berkelanjutan.
"Zakat tidak hanya sekadar diberikan habis untuk kebutuhan sesaat, tetapi harus diarahkan pada program produktif yang membuat mustahik terus berkembang. Dengan demikian, zakat tidak habis setelah disalurkan, tetapi justru menjadi modal kemandirian ekonomi umat," tegasnya.
Program ini juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Bank Indonesia Balikpapan merespon arahan tersebut dengan menggagas program budidaya ayam petelur berbasis pesantren, yang manfaatnya dapat terus dikembangkan dan memberi dampak ekonomi jangka panjang.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi sentra ekonomi produktif yang dapat mencetak santri-santri mandiri dan berdaya saing.
Berita Lainnya
BAZNAS Kaltim Terima Bantuan Kemanusiaan Rp30 Juta dari FKTT untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
BAZNAS Kaltim dan BPIC Sinergi Rencana Anggaran UPZ Islamic Center Tahun 2026
Rekrutmen Terbuka, BAZNAS Kaltim Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kaltim Salurkan Santunan Rp 100 Juta untuk 200 Anak Yatim Dhuafa dalam Program Bahagia Anak Yatim
Sambut Ramadhan 2026 BAZNAS Kaltim Siapkan 5.000 Paket Ramadhan Bahagia dan Agenda Kaltim Berzakat
Gubernur Kaltim Apresiasi Transparansi BAZNAS Kaltim, Dorong Penyaluran Zakat ke Program Produktif

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
