WhatsApp Icon

Perkuat Tata Kelola Zakat, Pimpinan BAZNAS Kaltim Lakukan Monev Program ke BAZNAS Kota Bontang

Foto: Humas BAZNAS Kaltim

03-07-2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kaltim

Bagikan:URL telah tercopy
Perkuat Tata Kelola Zakat, Pimpinan BAZNAS Kaltim Lakukan Monev Program ke BAZNAS Kota Bontang - Gambar Utama
Perkuat Tata Kelola Zakat, Pimpinan BAZNAS Kaltim Lakukan Monev Program ke BAZNAS Kota Bontang - Gambar 2

BONTANG – Guna memastikan efektivitas dan akuntabilitas pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) ke BAZNAS Kota Bontang, Jumat (03/07/2026).

Kunjungan ini dilaksankan oleh Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltim Achmad Suparno, S.H, serta Direktur Pelaksana BAZNAS Kaltim, Munawarah, S.Sos.I.

Dalam kunjungan tersebut, tim BAZNAS Kaltim meninjau beberapa program pendayagunaan yang telah berjalan. Untuk program Z-Mart, evaluasi mencatat sekitar 30% penerima manfaat berhasil mempertahankan keberlangsungan usahanya. Namun, ketersediaan pasokan barang menjadi catatan penting akibat belum tersedianya Distribution Center (DC). Selain itu, penguatan kapasitas SDM bagi pelaku usaha pun menjadi perhatian agar pengelolaan usaha dan pelayanan kepada pelanggan lebih maksimal.

Terkait aset bantuan berupa kapal, hasil peninjauan di lapangan menunjukkan kondisi unit sudah tidak efektif untuk dioperasikan akibat kebocoran pada badan kapal dan kerusakan mesin. Sementara itu, untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), BAZNAS Bontang diminta segera mengajukan permohonan agar penyaluran bantuan dapat terlaksana pada bulan Agustus dengan target penyelesaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) pada bulan Oktober.

Menanggapi hasil evaluasi, Ketua BAZNAS Kaltim, Drs. H. Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa penyesuaian strategi diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program.

“Beberapa program sudah berjalan baik, namun perlu peningkatan. Salah satunya Z-Mart yang memerlukan stock point agar harga bahan baku lebih kompetitif di tengah tren kenaikan harga saat ini. Untuk program pemberdayaan ayam potong, kami akan mengembangkannya ke budidaya ayam petelur karena peluang pasarnya menjanjikan dan berpotensi memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mustahik, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” jelas Ahmad Nabhan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., menekankan bahwa monitoring ketat adalah wujud tanggung jawab BAZNAS kepada para muzaki.

“Dana ZIS yang diamanahkan kepada kami harus dipastikan tersalurkan dengan produktif. Meskipun dana terkumpul di provinsi, realisasinya tetap kami fokuskan ke daerah kabupaten/kota karena di sanalah sasaran mustahik yang membutuhkan pemberdayaan masif berada. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan manfaat zakat semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Badrus.

Ke depannya, BAZNAS Kaltim mendorong BAZNAS Kota Bontang untuk terus berkolaborasi dalam melahirkan program-program usaha produktif yang inovatif. Sinergi ini diharapkan mampu mentransformasi para mustahik menjadi muzaki, sehingga kemandirian ekonomi umat di Kalimantan Timur dapat terwujud secara berkelanjutan.

Bagikan:URL telah tercopy

Agenda Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Timur.

Lihat Daftar Rekening →